Author Topic: Pertanyaan sulit bagi orang Kristen  (Read 1069 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 26, 2020, 04:02:21 PM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3396
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Tapi khusus di thread ini, kita berdiskusi soal bagaimana kita sebagai Iman Kristen,
diperhadapkan dengan pertanyaan2 sulit seperti ini.
Menurutku sulit kita memasukkan "Pertanyaan sulit bagi org Kristen" kpd mereka
Mungkin lebih mudah kita ikuttan memahami keabsolutan "esa" yg mereka mauin
Entah lah!

 
Jangan sampai kita kebingungan menjawab ketika tiba2 bertemu pertanyaan seperti ini kapan saja, dimana saja. karena pengetahuan ini akan sangat berguna, dan batu sandungan bagi mereka harus dihilangkan, agar mengerti prinsip Iman Kristen.
---
Benar, bw kita hrs siap juga utk itu
Jawaban dr Bro@HW sudah memadai
Walau pasti lebih sulit lagi bagi mereka

Membahas ke-esa-an mungkin elok ber-sama2 dr halaman pertama
Ke dua Kitab di dibahas kalimat pertamanya saja, lalu 3 kalimat, dst
Contoh dr sobat SOTAR:
Kej 1:1-3 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.

Yang merah menunjukkan Allah yang esa.
Yang biru menunjukkan Allah yang esa yang merah itu memiliki Roh, disebut Roha Allah.
Yang coklat menunjukkan Allah yang esa  yang merah itu mencipta dengan Firman, karena yang merah itu mempunyai Firman, sehingga Dia berfirman menciptaklan segala sesuatu.

Salam Damai!
« Last Edit: September 26, 2020, 04:14:20 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 27, 2020, 12:02:56 PM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3738
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Literatur seperti itu tidak akan membuat mereka mengerti. Literatur2 itu hanya untuk orang Kristiani saja, yang sudah dari lahir memeluk agama Kristen
Jika anda selalu berpendapat bahwa Tritunggal tidak akan bisa dijelaskan memakai logika islam, berarti anda tidak cocok berada di thread ini.
Karena sampai kapan pun anda tidak akan mencari jalan keluar mengenai masalah ini.
Anda hanya berpikiran "ya sudahlah, memang Tritunggal tidak bisa dijelaskan memakai logika Islam"
Padahal kalau kita mau mempelajari keduanya, ada kemiripan disitu, itulah yang akan kita pakai untuk menjelaskan.

Ada baiknya anda tidak perlu masuk di dalam logika iman mereka. Yang harus dijadikan sandaran adalah iman kita. Sepakati dahulu Apakah Bagi Mereka TAK ADA YG MUSTAHIL BAGI ALLAH? Jika sudah ada kesepakatan bahwa tidak ada yg mustahil bagi Allah, barulah diskusi bisa dilanjutkan dengan memberikan sangahan jika anda percaya bahwa tak ada yg mustahil bagi Allah, maka jangan heran jika Allah berkehendak menjadi manusia! Persoalan debat atau diskusi dengan Islam adalah bahwa Mereka menerima bahwa Allah mampu melakukan segalanya namun mereka menolak ketika Allah menjadi manusia. Artinya mereka sendiri yg membatasi KEMAHAKUASAAN ALLAH. Allah itu Harus diterima oleh Akal sehat mereka atau Hikmah mereka. Jika tidak masuk ke dalam hikmah mereka maka yg demikian bukanlah Allah. Itu menurut anggapan mereka, sebaliknya kita berpegang kepada Kitab suci yg berkata supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah. (I Korintus 2:5)

Umat Kristin mengimani Allah yg tak terbatas ini memang tidak hanya bisa diimani degan logika terbatas, tetapi yg tak terbatas ini kita imani dengan percaya kepada Kekuatan-Nya, bahwa tak ada yg tak mungkin baginya.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 27, 2020, 12:04:26 PM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3738
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Apakah Yesus benar2 Tuhan? sedangkan Yesus sendiri tidak tahu kapan hari kedatangan Tuhan "Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri" (Matius 24:36)
Apakah Tuhan tidak tau hari kedatanganNya sendiri?
Ya pertanyaan lain adalah : apakah Yesus Tuhan, kalau Yesus Tuhan mengapa dilahirkan, lapar, menangis dan mati? Jika Yesus dapat lahir, lapar dan meninggal itu tidak akan membatakan ke TUHAN an Diri-Nya oleh karena Yesus MEMILIKI DUA KODRAT yaitu: Sungguh2 Manusia dan Sungguh2 Allah.

Ketika Yesus lapar dan juga dapat Mati, bukan ke Ilahian-Nya yg demikian namun kodrat kemanusiaan yg Ia kenakan dalam keilahian-Nya. Kedagingan Yesus lah yg mati dan bukan ke Ilahian yg ada pada Diri-Nya SEJAK SEMULA, sejak kekekalan.  Karena itu ketidaktahuan Yesus Allah-Manusia akan kiamat bukanlah  ketidaktahuan-Nya didalam Ke-Ilahian-Nya, melainkan ketidaktahuan didalam Kemanusiaan-Nya.

Yesus juga tidak pernah mengaku Tuhan, Yesus mengaku diriNya mesias.
Saya juga bisa katakan bahwa saya tidak percaya Bill Gates adalah orang kaya, karena dia tidak pernah mengakui atau mengatakannya. Namun jangan kita lupa meskipun Bill Gates tidak pernah mengatakan:"Saya kaya" namun media-media dunia MEMBERITAKAN bahwa dia kaya. Demikian pula dengan Kristus meskipun  tidak pernah mengatakan Diri-Nya TUHAN, namun KESAKSIAN INJIL menyatakan-Nya.

Analogi ini yg kiranya dapat dijadikan contoh untuk kasus ini. Ada seorang anak yg mengaku dengan mulutnya “Saya terpandai di satu sekolah!” Tetapi oleh KESAKSIAN kawan-kawan  sekelasnya dan juga gurunya, dikatakan bahwa nilai anak itu paling buruk dan dia selalu rangking terakhir. Sekarang apakah anda lebih percaya apa yg dikatakan orang tersebut ataukah percaya oleh KESAKSIAN kawan sekelasnya?

Kemudian kalau harus dengan perkataan saya TUHAN baru anda percaya dan menyembah dia, saya bisa rekomendasikan beberapa orang yg pernah menyatakan hal tsb. Salah satunya adalah SAI BABA dari India. Dia pernah menyatakan dirinya adalah tuhan. Nah... sekarang anda sudah menemukan bukan, mereka yg menyatakan dirinya tuhan? Silahkan datang dan sembahlah Sai Baba. Tambahan lagi baru baru ini ada anak yang mengaku dirinya tuhan, mungkin anda harus segera temui anak tsb dan menyembahnya: https://www.youtube.com/watch?v=Thyax4Lcgtc


« Last Edit: September 27, 2020, 02:10:14 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 28, 2020, 10:51:03 AM
Reply #43
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2

Yesus adalah bagian dari Bapa. ada ayatnya kok
(Yohanes 8:42)... sebab Aku keluar dan datang dari Allah
(Yohanes 1:14) Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,


Karena Yesus adalah bagian dari Bapa. Maka Yesus dan Bapa adalah satu kesatuan.

 :afro:

Bila umat lain mendengar bahwa Yesus bukanlah satu-satunya Tuhan, maka akan timbul pemahaman bahwa Tuhan Kristen lebih dari satu dan itu bukannya malah membuat kesalahpahaman yang lebih lebar?
October 06, 2020, 08:14:58 PM
Reply #44
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 34
  • Denominasi: Kharismatik
Ada lagi yang mau bantu menjawab?
Langsung saja dari saya, pertanyaannya adalah, Apakah Yesus benar2 Tuhan? sedangkan Yesus sendiri tidak tahu kapan hari kedatangan Tuhan "Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri" (Matius 24:36

Apakah Tuhan tidak tau hari kedatanganNya sendiri?

Benar! Yesus Kristus tidak Mahatahu  setelah menanggalkan Kemuliaan-Nya (Kinosis) Filipi 2:7

Yesus juga tidak pernah mengaku Tuhan, Yesus mengaku diriNya mesias.

(Yohanes 13:13 (TB)  Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.)

(1 Korintus 8:6 (TB)  namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.)


"Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit" (Markus 14:62)
Disitu tertulis Yesus akan duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa. Berarti ada yang lebih berkuasa daripada Yesus? Apakah Allah Bapa lebih berkuasa daripada Yesus? Yesus siapanya Allah Bapa? Apakah AnakNya?

Benar! Allah Bapa lebih besar daripada Yesus Kristus
Sebab Yesus Kristus merupakan utusan yang menjadi perantara Allah Bapa (1 Timotius 2:5 (TB)  Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus)


Jika Yesus adalah AnakNya, berarti Tuhan bisa memiliki Anak. Berarti ada 2 Tuhan.

Tuhan hanya 1 yakni Yesus Kristus (lihat ayat diatas 1 Kor 8:6) dikatakan sebagai anak karena Firman itu keluar dr Allah yg menjadi manusia. Baca Amsal 8:22-31


Yesus tidak mengutus diriNya sendiri, tapi Dia jelas2 diutus oleh Pribadi yang lain.
Jika Yesus adalah satu2nya Allah yang turun ke dunia untuk menjadi manusia untuk menebus manusia, lalu siapakah yang berbicara kepada Yesus pada waktu Yesus dibabtis "Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan" (Markus 1:11)
Ada 2 Pribadi yang berbeda. Yesus dan Bapa.

Yups sudah Benar, ada 2 pribadi; Allah Bapa itu Esa, Yesus Kristus juga Esa.
October 07, 2020, 12:40:34 AM
Reply #45
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 34
  • Gender: Male
  • Denominasi: Advent
Menurut saya, sebagai umat yang sudah lama kenal Yesus puluhan tahun, sepertinya itu bukan pertanyaan yang sulit, dan tidak akan mengguncangkan iman kita.  Sebagai penganut Trinitas seharusnya sebagai orang Kristen mengerti  bahwa Allah kita itu punya 3 pribadi, sedangkan Yesus itu sama tingkatannya seperti Allah-Allah yang lain.  Jadi kalau Allah Bapa mengutus Yesus itu bukan masalah besar dari kacamata iman kita, yang diutus ini sangat sepesial, bukan sekedar nabi, tetapi Allah yang menjadi manusia.  Coba baca Yohanes 1:1-3, dijelaskan tentang keAllahan Yesus.  Tentang trinitas seperti yang terdapat dalam Mateus 28:19 kalau mau dianalogikan secara sederhana seperti Perseroan Terbatas atau PT.  PT itu satu, tapi didalamnya ada 3 entitas, Direktur, Komisaris dan para pemegang saham. Tiga-tiganya harus ada kalau ingin disebut PT dan tidak ada yang lebih tinggi atau rendah dari ketiga-tiganya, saling tergantung dan bersinergi.  Tanpa salah satu dari tiga ini PT itu pasti bubar. Para pemegang saham itu pasti lebih dari pada satu, bisa ribuan sama seperti Allah ROH KUDUS yang bisa ada di setiap orang yang percaya. Tapi analogi ini tidak sempurna, kalau mau buktikan kebenarannya, ini kata orang Manado, "Setia-setia jo ngoni pa Yesus, so ngoni boleh lia akang Yesus, tanya jo sampe ngoni puas".  Sebetulnya di agama saudara kita itu juga ada tertulis, hanya saja tidak dibaca dan dipelajari, karena mereka jarang yang mau mempelajarinya langsung dari kitabnya, tapi dari ustatnya.  Contohnya istri saya otomatis langsung murtat ketika membaca dan mempelajarinya di kitabnya sendiri, sekarang jadi umatNya yang taat dan setia.<afro.gif>  Kalau ditanya kenapa Yesus tidak tahu kapan hari kedatanganNya, karena pada saat itu Ia sebagai manusia yang bergantung kepada Allah Bapa, otomatis saat itu Ia tidak tahu, karena kemampuanNya sebagai Allah dibatasi.  Tapi kalau tanya sekarang pasti Ia tahu karena sudah kembali menjadi Allah selain itu ada syarat nubuatan Allah yang harus terjadi/terpenuhi lebih dahulu.
Gal 5:22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
October 12, 2020, 09:28:35 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2069
  • Gender: Male
  • oohh bulan, indah sekali
  • Denominasi: Katolik
Syalom, nama saya Leya, saya pelayanan di gereja sudah 7 tahun sebagai pemain musik.
Sebenarnya pertanyaan ini timbul dari rekan2 saya yang beragama lain. Karena saya hidup di lingkungan sekuler, maka pertanyaan2 seperti ini sering saya dapatkan. saya sekarang sudah tau bagaimana cara menjawabnya, tapi pertanyaan ini seringkali susah untuk dijawab mengikuti cara berpikir mereka.
Jangan langsung goyah ya imanmu setelah melihat pertanyaan ini. Karena semuanya ada jawabannya.

langsung saja dari saya, pertanyaannya adalah, Apakah Yesus benar2 Tuhan? sedangkan Yesus sendiri tidak tahu kapan hari kedatangan Tuhan "Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri" (Matius 24:36)
Apakah Tuhan tidak tau hari kedatanganNya sendiri?

Yesus juga tidak pernah mengaku Tuhan, Yesus mengaku diriNya mesias.
"Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit" (Markus 14:62)
Disitu tertulis Yesus akan duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa. Berarti ada yang lebih berkuasa daripada Yesus? Apakah Allah Bapa lebih berkuasa daripada Yesus? Yesus siapanya Allah Bapa? Apakah AnakNya?
Jika Yesus adalah AnakNya, berarti Tuhan bisa memiliki Anak. Berarti ada 2 Tuhan.

Yesus tidak mengutus diriNya sendiri, tapi Dia jelas2 diutus oleh Pribadi yang lain.
Jika Yesus adalah satu2nya Allah yang turun ke dunia untuk menjadi manusia untuk menebus manusia, lalu siapakah yang berbicara kepada Yesus pada waktu Yesus dibabtis "Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan" (Markus 1:11)
Ada 2 Pribadi yang berbeda. Yesus dan Bapa.

Ini bukan pertanyaan yang menyesatkan, tetapi pertanyaan inilah yang sering dijadikan senjata oleh para pendebat dari agama lain, khususnya islam, dan kebanyakan dari orang Kristen dan hamba Tuhan sekalipun akan sulit untuk menjawabnya. Karena hamba Tuhan akan menjawab sesuai dengan theologi yang didapatkan dari sekolah Alkitab. Sementara Theologi kita berasal dari negara barat yang tidak pernah bersentuhan dengan dunia islam dan tidak pernah memperhitungkan islam dalam agenda bertheologi mereka.

karena pertanyaan2 inilah, banyak orang Kristen menjadi bingung atas identitas Kekristenan mereka, dan akhirnya meninggalkan Yesus.

Mohon dijawab dengan bahasa yang sesimple mungkin, jangan dengan theologi yang berat. Seolah2 anda sedang menjelaskan kepada orang islam

Pertanyaan ini akan dijawab pada postingan berikutnya apabila thread ini sudah lumayan ramai.
Dimohon untuk membaca juga jawaban dari rekan2 kita agar tidak ada jawaban yang sama
Jawabannya tidak boleh bertentangan dengan ayat2 lain dan mudah diterima oleh muslim

kebetulan kalau di Gereja Katolik  sudah ditopang dengan Dogma ,"Maria Bunda Allah". sejatinya umat katolik ngga usah mikir mikir. Yesus adalah Allah (Titik) :-)

kalau ada keraguan, bahwa Yesus hanyalah manusia:
pertanyaannya manusia macam apakah yg bisa menghidupkan orang mati,manusia macam apakah yg bisa 
mengampuni dosa,manusia macam apakah yg bisa mengatakan .......... banyak dehhhh
begadang jangan begadang
October 16, 2020, 03:10:29 PM
Reply #47
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 150
  • Denominasi: Interdenominasi
Syalom, nama saya Leya, saya pelayanan di gereja sudah 7 tahun sebagai pemain musik.
Sebenarnya pertanyaan ini timbul dari rekan2 saya yang beragama lain. Karena saya hidup di lingkungan sekuler, maka pertanyaan2 seperti ini sering saya dapatkan. saya sekarang sudah tau bagaimana cara menjawabnya, tapi pertanyaan ini seringkali susah untuk dijawab mengikuti cara berpikir mereka.
Jangan langsung goyah ya imanmu setelah melihat pertanyaan ini. Karena semuanya ada jawabannya.

...

Mohon dijawab dengan bahasa yang sesimple mungkin, jangan dengan theologi yang berat. Seolah2 anda sedang menjelaskan kepada orang islam

Pertanyaan ini akan dijawab pada postingan berikutnya apabila thread ini sudah lumayan ramai.
Dimohon untuk membaca juga jawaban dari rekan2 kita agar tidak ada jawaban yang sama
Jawabannya tidak boleh bertentangan dengan ayat2 lain dan mudah diterima oleh muslim


sebenarnya simpel saja,
Tidak usah dijawab dengan ilmu Theologia, alasanya?

Orang yang mengulik ajaran Kristen dengan sangat mendalam biasanya memang orang Islam, malah mungkin lebih dalam ngulik ayat daripada orang Kristen sendiri.

Kenapa mereka bertanya kepada orang Kristen, ada beberapa kemungkinan alasan:

1. Karena mungkin orang Kristen terang bercahaya dimata mereka sehingga patut ditanyai hal-hal yang ilahi, mungkin mereka penasaran.
2. Kelakuan orang Kristen baik sehingga patut ditanyai hal-hal tentang ketuhanan, biasanya karena hubungan pertemanan.
3. Karena penceramah mereka biasa mengajarkan Yesus itu bukan Tuhan, karena itu mereka ingin kejelasan dari orang Kristen sendiri soal hal tersebut.
4. Mungkin mereka berusaha mencari pahala dengan memurtadkan orang Kristen, kadang ada "janji sorga" yang ditawarkan oleh penceramah mereka soal memurtadkan orang Kristen.

Pertama kita sebagai orang Kristen harus tau dulu ketulusan pertanyaan tersebut, apakah pertanyaan tersebut benar-benar mengharapkan jawaban, atau hanya sekedar pertanyaan untuk menyulitkan kita dan membuat kita goyang imanya saja. Maka inilah fungsi menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan (ROH KUDUS) sehingga kita bisa peka terhadap pertanyaan-pertanyaan mereka, dan tahu ketulusan pertanyaan-pertanyaan tersebut.


Berikut langkah-langkahnya:

Pertama aktifkanlah ROH KUDUS untuk membantu kita menilai pertanyaan mereka.

Kemudian apabila ROH KUDUS memberikan petunjuk bahwa itu adalah pertanyaan yang tulus, maka ROH KUDUS akan membimbing kita dengan jawaban yang tepat.

Tetapi bila pertanyaanya tulus, namun ROH KUDUS tidak membimbing ke jawaban yang harusnya diberikan, mintalah waktu kepada si penanya untuk mempelajari pertanyaan tersebut, dan berdoa minta pimpinan ROH KUDUS di waktu khusus kita, baru berikan jawaban setelah kita mendapati jawaban ROH KUDUS.

Sebaliknya, apabila ROH KUDUS memberikan petunjuk bahwa itu adalah sekedar pertanyaan jebakan saja, maka ROH KUDUS juga akan memimpin kita untuk menjawab pertanyaan jebakan tersebut dan membalikan keadaan.

Sementara apabila kita sudah tau pertanyaan-pertanyaan itu hanya menjebak saja, sementara ROH KUDUS tidak memberikan petunjuk apapun untuk menjawabnya dan orang tersebut mendesak dengan sangat. Mudah saja, ini adalah jawaban standar bagi orang Kristen yang merasa diberi pertanyaan-pertanyaan jebakan yang menyulitkan, apabila kita ingin menyudahi perdebatan tiada ujung apabila yang bertanya itu adalah orang muslim.

Jawab saja begini :
Lakum di-inukum waliyadi-in

Yang artinya kurang lebih :
Bagimu Agamamu bagiku Agamaku

Apabila beliaunya tidak berhenti dengan jawaban diatas, maka kita tau ajaran agamanya saja tidak beliau gubris, ya tentu saja percumah meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaanya-pertanyaanya yang sudah  jelas samasekali tidak ditanyakan dalam rangka memperdalam ilmu agama.

 ;D :afro:
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
November 08, 2020, 12:52:36 AM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3396
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Orang yang mengulik ajaran Kristen dengan sangat mendalam biasanya memang orang Islam, malah mungkin lebih dalam ngulik ayat daripada orang Kristen sendiri. Kenapa mereka bertanya kepada orang Kristen, ada beberapa kemungkinan alasan:
1. Karena mungkin orang Kristen terang bercahaya dimata mereka sehingga patut ditanyai hal-hal yang ilahi, mungkin mereka penasaran.
2. Kelakuan orang Kristen baik sehingga patut ditanyai hal-hal tentang ketuhanan, biasanya karena hubungan pertemanan.
3. Karena penceramah mereka biasa mengajarkan Yesus itu bukan Tuhan, karena itu mereka ingin kejelasan dari orang Kristen sendiri soal hal tersebut.
4. Mungkin mereka berusaha mencari pahala dengan memurtadkan orang Kristen, kadang ada "janji sorga" yang ditawarkan oleh penceramah mereka soal memurtadkan orang Kristen.

Alasan lain bisa lebih karena penekanan mereka pd mata, “bacalah” (iqro)
Perintah itu rapat berulang, “bacalah”, ngerti tak ngerti, “bacalah”
Itu sebab orientasinya mendalami ilmu pengetahuan keillahian

Manfaatnya dominan utk dikembangkan kpd org2 yg belum
Itu sebabnya mereka tdk sungkan utk menjadi Ahli Agama

Kontras dgn Kristen adalah penekanannya pd telinga, “dengarlah”
Perintah itu berulang, “dengarlah”, ngerti gak ngerti, “dengarlah”
Itu sebab orientasinya menyelami hal keberimanan kpd yg illahi

Manfaatnya dominan ditekankan kpd diri dlm menumbuhkan iman
Itu sebabnya mereka sungkan menjadi Ahli Kitab, bagai Ahli Taurat

Kata “bacalah” dlm pencarian kata Alkitab hanya ada satu ayat saja
Tapi kata “dengarlah” ada bejibun, kata “dengarkanlah” pun bejibun

Yesus pun kerap berkata: “Siapa bertelinga hendaklah mendengar”
Yg terkesan baru bagiku: “perhatikanlah cara kamu mendengar ...”

Salam Damai!

« Last Edit: November 09, 2020, 02:45:30 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)