Author Topic: Api yang Membinasakan dan Api yang Memurnikan  (Read 13968 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 11, 2013, 03:31:22 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
Re: Api yang Membinasakan dan Api yang Memurnikan

Api yang Memurnikan
1 Ptr. 4:12-16
Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.

Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.
Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.
Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.




Yuppss...betul itu...!!! Itulah sejatinya / hakikinya urat nadi Iman kristiani YANG BENAR..!!!

Apa perlu di sucikan..?? jika orang itu meninggal karena tidak sanggup menghayatai urat nadinya Iman kristiani tsb..??

Lhaa...sebetulnya kalau dia si manusianya saat hidup di dunia fana ini, tidak sanggup menghayati urat nadinya Iman Kristiani tsb...Ya berarti dia tidak berani bayar harga, tidak berani menderita ( sangkal diri, pikul salib. )...dst nya ..dstnya.....ya akhirnya "tidak akan berhasil" ( =gagal ) menjadi Murid Tuhan Yesus KRISTUS...saat didunia ini kan..??
Nahh...kenapa saat didunia ini dia tidak di bantu diiinjili ..BROOWW....!!??? Kenapa..ehh kenapa....???

BERARTI ITU TANGGUNG JAWAB KITA SEMUA SAAT ADA MANUSIA TIPE SEPERTI ITU DIDUNIA UNTUK DIINJILI  ( = ITU AMANAH AGUNG TUHAN YESUS DI MAT 28 : 19 - 20 )..

Jadi jIka sudah mati..?? kemudian ADA orang memohon sama Tuhan supaya orang mati tsb bisa menjadi Murid-Nya TUHAN..SETELAH dia mati mejadi debu dan tanah...?? Ohhhhh.....untuk supaya nanatinya dalam Proses penghakiman..ternyata ga jadi masuk neraka...??? Wahhhh...waahhh...wahh....enak kale achhh...Sama saja tidak menghargai dan menghormatai Yesus Kristus mati di kayu salib kalau begitu achh..dan tdak menghargai dan menghormati darah Yesus....Hemmm bagi saya itu sudah menyalahkan aturan Rencana besar KARYA BESAR KESELAMATAN...DARI ALLAH...yang di anugerahi secara cuma cuma  bagi kita yang sebetulnya tidak layak menerimanya...!! Jadi janganlah menjadi orang Kristen yang ngelunjak dan lupa diri untuk sampai jatuh kedalam dosa yang di murkai oleh Allah..So..???

SALAM GBU..
September 11, 2013, 03:37:30 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2810
  • Denominasi: Protestan
Dan jika menurut Protestan bahwa tidak ada api penyucian maka siapakah yang akan mampu ke surga? Sebab sangat2 sedikit manusia yg hidup di dunia ini dapat hidup kudus tanpa setitik dosapun. Akan sangat tidak adil jika hanya karena belum sungguh kudus sehingga manusia harus ke neraka, justru sebaliknya Oleh karena itulah Api Penyucian diperlukan untuk memurnikan jiwa2 Kristen yang belum benar2 kudus sehingga ia layak ke surga untuk menatap muka dengan muka Allah di Surga.
maksud anda Darah Kristus belum cukup berkuasa memurnikan dosa ?

Salam
Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.(Roma 10:2)
September 11, 2013, 05:00:52 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
Sabar sis...  memang ada kaitanya. Sebab yg kita bahas di sini adalah keraguan Protestan akan adanya api penyucian, sehingga beranggapan bahwa doa bagi mereka yang telah mati tidak ada faedahnya. Sementara Katolik mengakui adanya Api penyucian berdasarkan ajaran yg diterima melalui Bapa Gereja dan Tradisi Katolik dan Yudaisme. Oleh karena itu saya mencoba dalam threat ini menunjukkan kepada rekan2 protestan ayat ayat yang menunjukkan atau mendukung doktrin Gereka Katolik tentang Api penyucian. Dan menunjukkan bahwa dasar ajaran tersebut menurut istilah Protestan sangatlah ALKITABIAH!

Lagipula ayat2 yg digunakan Protestan utk menyanggah Doktrin Purgotary adalah setiap pribadi mempertanggungjawabkan perbuatannya masing-masing.. Katolikpun tidak menyangah hal itu. M

Memang benar demikian bahwa setiap pribadi mempertanggungjawabkan perbuatannya masing-masing.  Kita selagi di dunia lah yang beroleh kesempatan mendoakan mereka sedang mengalami penderitaan di api penyucian? Mereka berada di api penyucian dalam konteks mempertanggungjawabkan dosanya masing masing. Sementara doa kita yang merupakan ungkapan kasih  kepada mereka yang kita doakan mempunyai pengaruh terhadap lama atau tidaknya hukuman tu mereka jalani. Dan jika menurut Protestan bahwa tidak ada api penyucian maka siapakah yang akan mampu ke surga? Sebab sangat2 sedikit manusia yg hidup di dunia ini dapat hidup kudus tanpa setitik dosapun. Akan sangat tidak adil jika hanya karena belum sungguh kudus sehingga manusia harus ke neraka, justru sebaliknya Oleh karena itulah Api Penyucian diperlukan untuk memurnikan jiwa2 Kristen yang belum benar2 kudus sehingga ia layak ke surga untuk menatap muka dengan muka Allah di Surga.


Broo@ Clay...

Pada dasarnya saya salud kepada anda, karena sudah demikian bersusah payah memberikan penjelasan -penjelasan yang begitu panjang dan pasti sudah menguras pikiran anda.. mengenai suatu poin  saja dalam Ajaran KEIMANAN ANDA DI GEREJA KATOLIK, Bahwa suatu tindakan mendoakan orang yang sudah meninggal diharapkan dapat berdampak pada orang yang sudah menginggal tsb. Seperti misalnya  yang anda secara tegas katakan adalah demi memperpendek masa penghukuman di dunia orang mati tsb. Namun kalau di pertanyakan lagi apa dasarnya sehingga Tuhan menjadi berkenan untuk memperpendek dan memperpanjang hukuman yang anda maksudkan itu..??
Karena setau saya sepanjang hidup saya sebagai umat percaya yang ber gereja di Gereja Protestan..jika kita membaca Alkitab , maka kita ketahui dng jelas bahwa setiap Tuhan Allah itu bekerja , pasti DIA memiliki  PRINSIP, ATURAN., PROSEDUR DAN KETERTIBAN...Dan semuanya itu selalu mencerminkan ABSOLUTIKA,KONSISTENSI, KONSEKWENSI, KESETIAAN DAN KEADILAN...dll lagi.

Sehingga jika masuk dalam wacana anda ini , dimana untuk mencari klarifikasi dan validasi   mengenai benar dan tidak benarnya  kaidah orang menndoakan orang yang sudah meninggal tsb..??  Maka menurut hemat saya, anda sudah jelas anda memporak porandakan atau menjungkir balikan segala kaidah KEBENARAN ALKITAB..Artinya disitu pula anda sudah dng sengaja menguburkan Kebenaran Firman Tuhan.

Contoh contoh yang sudah saya utarakan sebelumnya di post-post komen saya, sepertinya tidak anda anggap / tidak anda gubris sama sekali atau komen saya anda nilai tidak punya bobot atau tidak punya alasan sama sekali unt meng-counter pandangan/wacana anda. Padahal itu suara dari seorang Protestan yang  melihat sodara seimannya yang dari Katolik mengumandangkan minta disetujui prilaku berdoanya kepada orang yang sudah meninggal.
Dasar landasan Alasan yang di punyai oleh orang Gereja Katolik berdasarkan informasi broo@CLAY nya seperti ini ( MAAF SAYA COPAS ):

>>"""Dan jika menurut Protestan bahwa tidak ada api penyucian maka siapakah yang akan mampu ke surga? Sebab sangat2 sedikit manusia yg hidup di dunia ini dapat hidup kudus tanpa setitik dosapun. Akan sangat tidak adil jika hanya karena belum sungguh kudus sehingga manusia harus ke neraka, justru sebaliknya Oleh karena itulah Api Penyucian diperlukan untuk memurnikan jiwa2 Kristen yang belum benar2 kudus sehingga ia layak ke surga untuk menatap muka dengan muka Allah di Surga.[/color]"" <<

Nahh..yng saya bold diatas warna biru tsb adalh alasan fundamentalnya dari Broo@CLAY..Tapi apakah itu suara alasan dari produk vatikan juga atau hanya produk buatan tafsiranya Broo@Clay sendiri..?? Saya pun tidak tau...Namun intinya itulah alasan kebenarranya bagi broo@Clay....oke..???

>>> Bersambung...kemudian jika...

September 11, 2013, 05:01:23 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
Kemudian jika itu YANG DIPAKAI DAN DIYAKINI nya sbg suatu alasan Alkitabiahnya bagi Umat Gereja Katolik..?? Maka sudah tentu dapat kita kaji dan kita cermati dng seksama dan dng pikiran jernih pula..apakah memang demikian yang di inginkan oleh Firman Tuhan Dalam ALKITAB...??? hehehe...

Yuuu , mari kita tinjau satu demi satu dari setiap bunyi kalaimat yng di anggap benar oleh Broo@CLAY..:

*Dan jika menurut Protestan bahwa tidak ada api penyucian maka siapakah yang akan mampu ke surga?
$ Maka tanggapan saya dari protestan adalah :  Memang tidak ada pengajaran tentang API PENYUCIAN dalam Alkitab ( 39PL+ 27PB)...Jadi tidak perlu lagi dianggap dan diandai=andai disitu. titik.
$ Maka tanggapan saya dari protestan adalah  yang akan mampu kesorga adalah Semua Umat Percaya yang berkharakter 5 gadis pintar / bijaksana, karena disitulah kita harus memiliki kelimpahan ROH KUDUS sebelum kita mati ( meninggalkan dunia fana ini ). Tapi setelah kita mati, maka tamat semuanya. ( sudah closing ).

*Sebab sangat2 sedikit manusia yg hidup di dunia ini dapat hidup kudus tanpa setitik dosapun.


$Maka tanggapan saya dari PROTESTAN adalah : Memang sudah seperti itu kenyataan nantinya, bahwa yang masuk sorga itu sangatlah sedikit dan Firman Tuhan sifatnya memang harus digenapi, bukannya malahannya diakal-akali atau disiasati begitu rupa dng kesombongan dan kemegahan beriman ..?? Padahal sudah jelas Firman Tuhan seperti ini : Matius 7 : 12-14...Jalan yang benar (Luk 11:9-13)
*(13) Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
*(14) karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
Jadi intinya setelah sudah tau bahwa nantia bisa terjadi seperti itu..??Ya pada saat masih hiduplah si manusianya harus di beri pelajaran untuk menjalankan dan mengerjakan Firman Tuhan supaya dapat hidup kudus,..Lhaa..bukannya sudah mati didoakan supaya kudus...!! Kan aneh prinsipnya kalo bgitu ya..?? hehe

*Akan sangat tidak adil jika hanya karena belum sungguh kudus sehingga manusia harus ke neraka,

$ Maka tanggapan dari Protestan adalah :Lhaa...SIAPAKAH MANUSIA ITU yng merasa bisa MENGHAKIMI DAN mengatakan TUHAN TIDAK ADIL..?? DIMANA TUHAN.mengambil nyawa seorang manusia..?? Dan si Manusia yang merasa beriman itu bisa melihat/ mengukur /memprediksi bahwa besarnya dosanya  simanusia sesamanya sendiri..?? Malah bukan nya memprediksi besarnya upahnya manusia itu di sorga ...hahaha...jadi anehkan...disitu..kenapa bukan hartanya yang disorga yang diprediksi..tapi malah dosanya yang dipredik si oleh PAUS & @CLAY..?? Apakah ini tipe manusia PAUS divatikan atau Broo@aclay..??? hehe ganjil dan ses**

* justru sebaliknya Oleh karena itulah Api Penyucian diperlukan untuk memurnikan jiwa2 Kristen yang belum benar2 kudus sehingga ia layak ke surga untuk menatap muka dengan muka Allah di Surga.[/b][/color]"" <<

$ Maka tanggapan dari PROTESTAN adalah : bunyi perkataan seperti itu adalah produk pembenarran PRIBADI sendiri, bukan berdasarkan Firaman Tuhan, Namun ITU JENIS perkataan untuk membesarkan hati umat Gereja KATOLIK YANG DIPRODUKSI OLEH PAUS VATIKAN atau oleh broo@CLAY  sendiri. Artinya perkataan itu bukan alaan yang Alkitabiah ( mohon maaf harus saya katakan jujur disini ).

$ Maka tanggapan dari Protestan ADALAH : YANG LAYAK MENATAP MUKA ALLAH DISORGA Umat Percaya YANG TELAH DI BENTUK KEKUDUSANNYA SAAT DIA MASIH HIDUP DIDUNIA FANA INI, bukannya setelah dia mati terkubur jasad nya hancur menjadi debu dan tanah..baru mau diupayakan untuk dikuduskan..!! ITU ses**

Kiranya seperti ini pemahaman saya ..semaoga dapa direnungkan..

Salam GBU..
September 11, 2013, 05:06:04 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
maksud anda Darah Kristus belum cukup berkuasa memurnikan dosa ?

Salam


Tentu saja, Darah Yesus itulah yang menyelamatkan kita. Gereja Katolik juga mengajarkan demikian. 1 Yoh 1:7 mengatakan, Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Ajaran tentang Api Penyucian bukannya bertujuan untuk mengatakan bahwa Darah Yesus kurang berkuasa untuk menyucikan kita. Sebab jiwa- jiwa yang ada di dalam Api Penyucian itu adalah jiwa- jiwa yang nantinya juga pasti masuk Surga, oleh kuasa penebusan Darah Kristus. Adanya Api Penyucian ini yang merupakan kondisi pemurnian jiwa- jiwa, adalah demi sifat keadilan Tuhan sendiri, yang tidak mungkin menerima jiwa yang belum sepenuhnya kudus dan sempurna untuk bersatu dengan-Nya di surga. Baca ulang : http://forumkristen.com/index.php?topic=50235.msg924363#msg924363

“Belas kasih-Ku tak menghendaki ini, tetapi keadilan menuntutnya.

Sebab tak ada sesuatu yang najis dapat masuk dalam kerajaan surga (Why 21: 27); dan juga, sebab tanpa kekudusan tak ada seorangpun dapat melihat Allah (Ibr 12:14). Padahal kita ketahui manusia pada umumnya meninggal dalam keadaan belum sepenuhnya kudus, walaupun sudah mengimani Kristus.

Justru pemahaman yang keliru adalah Konsep keselamatan menurut Luther adalah meskipun kita berdosa berat, kita tetap “diselimuti oleh jubah keselamatan Kristus”, sehingga dibenarkan Tuhan. Jadi dalam hal ini pengertian “Sola Fide/ Faith alone” menurut Luther adalah benar-benar iman saja, tidak termasuk perbuatan baik, atau perbuatan baik tidak dianggap sebagai kesatuan dengan iman. Maka “Justification” menurut Luther adalah kita dibenarkan karena kita diselubungi Kristus, sehingga Allah tidak melihat dosa kita, tetapi melihat Kristus yang menyelubungi kita. Jadi di sini tidak ada perubahan kondisi sebelum atau sesudah dibenarkan oleh Tuhan: kita tetap berdosa. Biarpun berdosa, tetapi dibenarkan. Sekali dibenarkan, tetap dibenarkan, dan diselamatkan, atau “once saved, always saved”. Meskipun sehabis menerima Kristus sebagai Juru Selamat, kita jatuh di dalam dosa, maka kita tak perlu kuatir dan bertobat, sebab kita pasti tetap diselamatkan oleh Tuhan.Dalam suratnya kepada Melancthon tanggal August 1, 1521, (translated by Erika Bullmann Flores for Project Wittenberg); online at http://www.iclnet.org/pub/resources/text/wittenberg/luther/letsinsbe.txt , lihat nomor 13, Luther mengatakan, “…Be a sinner, and let your sins be strong, but let your trust in Christ be stronger…. No sin can separate us from Him, even if we were to kill or commit adultery thousands of times each day…”Pernyataan ini berbeda  dengan ajaran Gereja Katolik yang mensyaratkan iman dan pertobatan, hidup dalam Kristus, dan melaksanakan kasih, baru manusia dapat diselamatkan.

Kita dibenarkan, karena rahmat Tuhan sungguh- sungguh mengubah kita menjadi kudus. Efek inilah yang sesungguhnya kita peroleh setelah Pembaptisan kita. Kita bukan hanya diselubungi, tetapi sungguh-sungguh diubah menjadi kudus oleh Tuhan sendiri, dan selanjutnya sesudah pembaptisan, kita harus terus berjuang untuk hidup kudus, memenuhi hukum kasih, agar kita dapat diselamatkan. Maka konsekuaensinya, jika setelah dibaptis kita kembali hidup dalam dosa, maka kita tidak dapat diselamatkan.Dengan demikian, maka, Gereja Katolik tidak mengajarkan bahwa kita boleh berdosa terus. Sebab dosa bertentangan dengan hukum kasih dan dosa-lah yang memisahkan kita dari Allah.

lanjut bawah....
« Last Edit: September 11, 2013, 05:36:59 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 11, 2013, 05:09:46 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Masalahnya adalah karena anda melihat Api Penyucian dan pengorbanan Kristus sebagai hal yang kontradiktif karena anda menganggapnya sebagai dua hal yang terpisah. Namun kalau anda melihatnya sebagai satu kesatuan, maka tidak akan menjadi kontradiktif.

Kita tetap diselamatkan oleh jasa pengorbanan Kristus. Darah Kristuslah yang menyelamatkan kita. Tanpa pengorbanan Kristus, semua umat manusia binasa karena dosa, karena upah dosa adalah maut (Rom 6:23). Dengan pengorbanan Kristus maka terjembatanilah jurang yang memisahkan kita dengan Tuhan, dosa- dosa kita ditebus dan kita dapat memperoleh keselamatan. Kristus menjadi yang sulung dari segala ciptaan (Kol 1:15), yang pertama bangkit dari alam maut (Kol 1:18) dan darah-Nya memperdamaikan manusia dengan Allah (Kol 1:20) dan Kristus membuka pintu surga bagi kita manusia.

Dengan demikian, pengorbanan Kristus itulah yang memungkinkan kita manusia dapat masuk surga. Namun prosesnya bagaimana agar dapat sampai ke sana, itu adalah melalui proses pemurnian, yang juga dilakukan oleh Allah sendiri; entah lewat berbagai ujian hidup di dunia ini, ataupun melalui ujian setelah kita beralih dari dunia ini. Nah, ujian/ proses pemurnian yang terjadi sesaat kita telah wafat ini dikenal sebagai Api Penyucian; di mana Allah sendiri akan memurnikan jiwa seseorang sampai ia siap untuk bersatu dengan-Nya di surga. Kenapa harus ada proses pemurnian ini? Karena ini adalah syarat bagi keadilan Tuhan sendiri, yang tidak akan membiarkan segala yang belum sempurna dan kudus untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga dan memandang Allah (lih. Why 21:27; Ibr 12:14).

Maka proses pemurnian jiwa tersebut tidak untuk dipertentangkan dengan pengorbanan Kristus. Tanpa pengorbanan Kristus tidak akan ada manusia yang dapat masuk surga, maka tidak ada juga Api penyucian; sebab semua orang akan binasa di neraka. Namun bukan ini rencana Allah; sebab Allah berkehendak agar semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan tentang kebenaran (1 Tim 2:4). Rencana keselamatan Allah ini diberikan melalui penjelmaan Kristus menjadi manusia, yang wafat dan bangkit bagi kita. Namun untuk sampai pada keselamatan itu Allah juga melibatkan manusia untuk bekerja sama dengan-Nya. Jadi, keselamatan ini bukan hanya berarti diselubungi oleh jubah kebenaran Kristus, lalu seseorang dapat langsung masuk surga, walaupun di balik jubah itu, jiwanya masih belum sempurna. Ini kondisi yang bertentangan dengan Firman Tuhan dalam Why 21:27 dan Ibr 12:14 tersebut.

Saya menyadari bahwa ada banyak orang sulit menerima ajaran tentang Api Penyucian ini, terutama mereka yang berpendapat bahwa sekali menerima Yesus, maka sudah pasti selamat, entah ia hidup kudus atau tidak.  Namun jika anda mempelajari Kitab Suci dari Perjanjian Lama, sampai dengan Perjanjian Baru, anda akan melihat prinsip dasar keadilan Allah yang selalu berdampingan dengan belas kasihan-Nya. Allah tidak hanya mensyaratkan iman yang terlepas dari perbuatan kasih; dan Allah mensyaratkan kekudusan agar kita dapat diselamatkan (Ibr 12:14). Dengan demikian, tidaklah mungkin Allah mau bersatu dengan jiwa yang belum sepenuhnya kudus; atau hanya dinyatakan kudus karena diselubungi oleh jubah Kristus. Maka Api penyucian ini adalah sarana yang diadakan Allah untuk menguduskan umat-Nya, jiwa ia wafat dalam kondisi rahmat, namun belum sepenuhnya sempurna. Dalam kondisi ini, Allah sendiri akan menjadikan jiwa itu sepenuhnya kudus, baru kemudian membawanya bersatu dengan-Nya di surga. Proses penyucian ini dikenal dengan Api Penyucian, karena Allah yang adalah Sang Api Kasih (Ul 4:24; Ibr 12:29) akan menyalakan jiwa kita sampai kita sepenuhnya siap untuk memandang-Nya dalam keadaan-Nya yang sesungguhnya (1 Yoh 3:2).

Salam
« Last Edit: September 11, 2013, 05:39:35 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 11, 2013, 05:38:29 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika

 Anda menuliskan

 Bla bla bla bla... Tra la la la la...

$ Maka tanggapan dari Protestan ADALAH : YANG LAYAK MENATAP MUKA ALLAH DISORGA Umat Percaya YANG TELAH DI BENTUK KEKUDUSANNYA SAAT DIA MASIH HIDUP DIDUNIA FANA INI, bukannya setelah dia mati terkubur jasad nya hancur menjadi debu dan tanah..baru mau diupayakan untuk dikuduskan..!! ITU ses**

Kiranya seperti ini pemahaman saya ..semaoga dapa direnungkan..

Salam GBU..

Tolong dijelaskan terlebih dahulu kalimat anda ini: YANG TELAH DI BENTUK KEKUDUSANNYA SAAT DIA MASIH HIDUP DIDUNIA FANA INI. Seperti apakah dibentuk kekudusannya saat masih hidup di dunia ini?
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 11, 2013, 06:40:08 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2810
  • Denominasi: Protestan
Ajaran tentang Api Penyucian bukannya bertujuan untuk mengatakan bahwa Darah Yesus kurang berkuasa untuk menyucikan kita. Sebab jiwa- jiwa yang ada di dalam Api Penyucian itu adalah jiwa- jiwa yang nantinya juga pasti masuk Surga, oleh kuasa penebusan Darah Kristus. Adanya Api Penyucian ini yang merupakan kondisi pemurnian jiwa- jiwa, adalah demi sifat keadilan Tuhan sendiri, yang tidak mungkin menerima jiwa yang belum sepenuhnya kudus dan sempurna untuk bersatu dengan-Nya di surga.


tapi saya tidak melihat adanya purgatory dalam ayat ini :

Wahyu 7:14 ..... Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.

dalam ayat itu dikatakan bahwa yang men-suci-kan manusia hanya Darah Anak Domba, tidak ada api-apian segala bro :)
kalo harus ditambahkan/melalui api-apian, maka artinya Darah Anak Domba kurang berkuasa. itu logikanya

“Belas kasih-Ku tak menghendaki ini, tetapi keadilan menuntutnya.

ini ayat dalam kitab apa bro ?  :)

Sebab tak ada sesuatu yang najis dapat masuk dalam kerajaan surga (Why 21: 27); dan juga, sebab tanpa kekudusan tak ada seorangpun dapat melihat Allah (Ibr 12:14). Padahal kita ketahui manusia pada umumnya meninggal dalam keadaan belum sepenuhnya kudus, walaupun sudah mengimani Kristus.

Yang meng-Kudus-kan kita adalah Darah Anak Domba Allah  :wink:

Justru pemahaman yang keliru adalah Konsep keselamatan menurut Luther

belum tentu juga Luther salah, belum tentu juga Luther benar 
harusnya anda menggunakan 2 kemungkinan itu.  :wink:

adalah meskipun kita berdosa berat, kita tetap “diselimuti oleh jubah keselamatan Kristus”, sehingga dibenarkan Tuhan. Jadi dalam hal ini pengertian “Sola Fide/ Faith alone” menurut Luther adalah benar-benar iman saja, tidak termasuk perbuatan baik, atau perbuatan baik tidak dianggap sebagai kesatuan dengan iman. ......Jadi di sini tidak ada perubahan kondisi sebelum atau sesudah dibenarkan oleh Tuhan: kita tetap berdosa. Biarpun berdosa, tetapi dibenarkan. Sekali dibenarkan, tetap dibenarkan, dan diselamatkan, atau “once saved, always saved”.

anda keliru memahami Sola Fide, atau bisa saja saya yang keliru  :)

Sola Fide adalah sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Suci, perbuatan baik dalam Sola Fide adalah buah atau hasil dari iman, kalo iman seseorang bukan kepada Kristus, maka hasilnya adalah perbuatan tidak baik. seseorang yg betul2 beriman pada Kristus adalah seperti ranting yang menempel pada Pokok Anggur yang benar. maka ranting tsb akan menghasilkan/membuahkan perbuatan baik.

perbuatan baik bukan syarat untuk keselamatan, tetapi hasil dari keselamatan

itu yang saya tahu tentang Sola Fide, tapi mungkin saja saya keliru  :)

Meskipun sehabis menerima Kristus sebagai Juru Selamat, kita jatuh di dalam dosa, maka kita tak perlu kuatir dan bertobat, sebab kita pasti tetap diselamatkan oleh Tuhan.

setahu saya Sola Fide tidak seperti itu bro.

kalo minta ampun dan mengaku dosa pada Tuhan itu harus,
saya punya pertanyaan, seandainya si A hari ini bertobat dan dengan sungguh mau mengikut Kristus, apakah Tuhan tidak tahu jika si A setahun kemudian misalnya akan berbuat dosa ?  :)

Dalam suratnya kepada Melancthon tanggal August 1, 1521, (translated by Erika Bullmann Flores for Project Wittenberg); online at http://www.iclnet.org/pub/resources/text/wittenberg/luther/letsinsbe.txt , lihat nomor 13, Luther mengatakan, “…Be a sinner, and let your sins be strong, but let your trust in Christ be stronger…. No sin can separate us from Him, even if we were to kill or commit adultery thousands of times each day…”Pernyataan ini berbeda  dengan ajaran Gereja Katolik yang mensyaratkan iman dan pertobatan, hidup dalam Kristus, dan melaksanakan kasih, baru manusia dapat diselamatkan.

saya tidak paham bahasa Inggris, jadi saya pakai translete untuk kalimat itu,


bersambung
Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.(Roma 10:2)
September 11, 2013, 06:41:35 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2810
  • Denominasi: Protestan
sambungan

Quote
Jadilah orang berdosa, dan membiarkan dosa-dosamu menjadi kuat, tapi biarkan kepercayaan Anda dalam Kristus menjadi lebih kuat, dan bersukacita di dalam Kristus yang adalah pemenang atas dosa, kematian, dan dunia.

saya teringat sindrom cat basah, dimana jika kita mendengar perintah "JANGAN" maka daging kita akan "berontak" dan justru semakin ingin untuk melakukannya, namun ketika mendengar perintah "LAKUKAN" maka daging kita juga akan "berontak" untuk tidak melakukannya.

sebagai contoh :
jika anda punya seorang anak yang masih kecil dan suka bermain air, maka ketika anda memberi perintah "JANGAN main air, nanti kamu sakit" lihatlah hasilnya, anak anda akan semakin gemar melakukan hal itu, juga ketika anda berkata "JANGAN nakal" maka lihatlah hasilnya  :)

saya sudah mempraktekan hal itu pada anak saya.
justru ketika saya memberikan perintah "PERGI sana main air supaya kamu sakit", anak saya justru menolak untuk main air dan kebiasaan itu sudah berhenti sampai hari ini.  :wink:

perkataan Luther tsb termasuk perkataan yang "keras" tidak bisa diartikan seperti biasa, sama seperti perkataan Paulus yang "keras", ini satu contohnya :

I Korintus 5:5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

nah, kok diserahkan pada Iblis ?   :huh:

Quote
Tidak ada dosa yang dapat memisahkan kita dari-Nya, bahkan jika kita membunuh atau berzinah ribuan kali setiap hari.
ini juga perkataan yang "keras"

saya melihat perkataan ini maknanya adalah membunuh dan berzinah yang dimaksud adalah sebelum menerima Kristus, setelah menerima Kristus dosa2 kita sebelumnya akan tetap diampuni walaupun kita dahulu hidup dalam kegelapan  :) tidak ada kegelapan yang dapat memisahkan kita dari Kasih Kristus

Kita dibenarkan, karena rahmat Tuhan sungguh- sungguh mengubah kita menjadi kudus. Efek inilah yang sesungguhnya kita peroleh setelah Pembaptisan kita. Kita bukan hanya diselubungi, tetapi sungguh-sungguh diubah menjadi kudus oleh Tuhan sendiri, dan selanjutnya sesudah pembaptisan, kita harus terus berjuang untuk hidup kudus, memenuhi hukum kasih, agar kita dapat diselamatkan. Maka konsekuaensinya, jika setelah dibaptis kita kembali hidup dalam dosa, maka kita tidak dapat diselamatkan.Dengan demikian, maka, Gereja Katolik tidak mengajarkan bahwa kita boleh berdosa terus. Sebab dosa bertentangan dengan hukum kasih dan dosa-lah yang memisahkan kita dari Allah.

Dosa apa yg mampu memisahkan kita dengan Kasih Kristus ?

Salam
« Last Edit: September 11, 2013, 06:46:29 PM by manweljs »
Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.(Roma 10:2)
September 11, 2013, 07:18:52 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
tapi saya tidak melihat adanya purgatory dalam ayat ini :

Wahyu 7:14 ..... Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.


Karena ayat itu memang bukan berbicara ttg purgatory.

dalam ayat itu dikatakan bahwa yang men-suci-kan manusia hanya Darah Anak Domba, tidak ada api-apian segala bro :)
kalo harus ditambahkan/melalui api-apian, maka artinya Darah Anak Domba kurang berkuasa. itu logikanya


Sudah saya jelaskan  Kita tetap diselamatkan oleh jasa pengorbanan Kristus. Darah Kristuslah yang menyelamatkan kita. Tanpa pengorbanan Kristus, semua umat manusia binasa karena dosa, karena upah dosa adalah maut (Rom 6:23). Dengan pengorbanan Kristus maka terjembatanilah jurang yang memisahkan kita dengan Tuhan, dosa- dosa kita ditebus dan kita dapat memperoleh keselamatan. Kristus menjadi yang sulung dari segala ciptaan (Kol 1:15), yang pertama bangkit dari alam maut (Kol 1:18) dan darah-Nya memperdamaikan manusia dengan Allah (Kol 1:20) dan Kristus membuka pintu surga bagi kita manusia.

Masalahnya adalah karena anda melihat Api Penyucian dan pengorbanan Kristus sebagai hal yang kontradiktif karena anda menganggapnya sebagai dua hal yang terpisah. Namun kalau anda melihatnya sebagai satu kesatuan, maka tidak akan menjadi kontradiktif. Soal api yang memurnikan khan sudah saya tulis di awal threat. coba baca ulang:    Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil  nama-Ku, dan Aku akan menjawab  mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku,  dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku! " Zacharia 13:9

Lengkapnya baca: http://forumkristen.com/index.php?topic=50235.msg923851#msg923851
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)