Author Topic: bentuk bentuk ibadah kreatif  (Read 32337 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 08, 2013, 09:15:23 PM
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 54
  • Denominasi: Protestan
syalom......
saya mohon bantuan teman teman ....
minggu saya  pelayanan ibadah kreatif tapi say masi bingung''' bagaimana bentuknya mungkin ada teman teman yang bisa bantu saya???
 sebelumnya Trima kasih JBU All
September 09, 2013, 08:34:44 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
  • Denominasi: Apa saja sah dan boleh-boleh sajalah yauwww..
Solusinya:
1. Browsing via Tuan Besar Mr. Google.
2. Ke toko buku Kristen, cari buku ttg Ibadah/Kebaktian "Kreatif/Inovatif/Ibadah PL-PB/Dinamis... dst...". Jangan lupa membeli+baca buku Pemimpin Pujian Yang Kreatif 'Petunjuk Praktis untuk Pemimpin Pujian dan Pemusik', pengarangnya Mangapul Sagala, penerbitnya: Perkantas Jakarta, 52 halaman.
3. Duduk, buka, baca Kisah Rasul mulai pasal 1-5, 16, Yohanes pasal 4, Yakobus 1:27, Roma 12:1-2, Mazmur 150:1-6   berulang-ulang.
4. Langkah 1-3 jaminan mutu tampil beda kualitas prima.
September 13, 2013, 11:03:20 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
Kalo hanya berdasarkan kata "kreatif", IMHO, ada dua hal yg bisa dilakukan, pertama, menciptakan sesuatu yg baru dan kedua, "memodifikasi" sesuatu yg lama. Ane jadi teringat kalo dulu di gereja ane, tim pujian-penyembahan itu nama lainnya adalah "creative ministry".

Kreatif dalam ibadah itu dapat dibagi menjadi tiga, yaitu kreatif jasmani, kreatif jiwani & kreatif rohani. Untuk kreatif rohani, silahkan lakukan apa yg telah disarankan masbro @jadiforumkusaja, khususnya poin nomor tiga. Kreatif jasmani akan lebih mengarah kepada penampilan fisik dan dekorasi ruangan ibadah khususnya panggung. Sedang kreatif jiwani akan lebih banyak berkutat di sekitar pemilihan dan pembawaan lagu-lagu pujian dan penyembahan.

Sekali lagi, komen di atas adalah menurut pandangan ane sendiri karena jika menilik apa yg ditampilkan via searching by mbah gugel, poin-poin ibadah kreatif itu cakupannya luas sekali.

Selamat melayani ibadah kreatif!
September 13, 2013, 11:08:49 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1902
  • Gender: Male
seminggu sebelum hari H, doa kalo perlu puasa, minta hikmat dan kreatifitas.

pertama : topik apa dulu yg Tuhan mau akan angkat.
kedua  : tanya pelaksanaannya bagaimana
ketiga : minta Tuhan sendiri yang hadir spy ada lawatan dan jamahan Tuhan

andalkan Tuhan bukan pikiran sendiri, nanti akan lain ibadahmu, ada Roh Tuhan yang bekerja.
kalo andalkan pikiran sendiri apa bedanya dengan EO, dan apa bedanya dengan acara2 biasa lainnya ?

Dia adalah Tuhan, Dia adalah Raja segala Raja yang tidak pernah menarik perkataan(Firman)Nya !
September 14, 2013, 09:17:35 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
  • Denominasi: Apa saja sah dan boleh-boleh sajalah yauwww..
Quote
andalkan Tuhan bukan pikiran sendiri, nanti akan lain ibadahmu, ada Roh Tuhan yang bekerja.
kalo andalkan pikiran sendiri apa bedanya dengan EO, dan apa bedanya dengan acara2 biasa lainnya ?

bukan pikiran sendiri, nanti akan lain ibadahmu...???
Event Organizer???

Quote
... berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.
16  Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "amin" atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan?
17  Sebab sekalipun pengucapan syukurmu itu sangat baik, tetapi orang lain tidak dibangun olehnya (1 Kor 14:15-17).

Quote
... aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku....
Apakah akal budi dimatikan/dikubur/dibekukan???

Fakta & data Alkitab mengajarkan 'menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku' 1 Kor 14:15).


Apakah Event Organizer/Master of Ceremony (MC) TIDAK DAPAT DIJADIKAN SEBGAGAI MEDIA TAMPIL BEDA N BERBOBOT???
Lantas, Worship Leader (WL) hanya tunggu Tuhan berkarya n melawat... hhhMMMM... kelihatannya SANGAT ROHANI, pada prinsipnya bodoh dalam pelayanan n malas hanya berpangku tangan.




« Last Edit: September 16, 2013, 03:30:33 PM by jadiforumkusaja »
September 16, 2013, 10:10:20 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1902
  • Gender: Male
bukan pikiran sendiri, nanti akan lain ibadahmu...???
Event Organizer???
Apakah akal budi dimatikan/dikubur/dibekukan???

Fakta & data Alkitab mengajarkan 'menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku' 1 Kor 14:15).


Apakah Event Organizer/Master Center (MC) TIDAK DAPAT DIJADIKAN SEBGAGAI MEDIA TAMPIL BEDA N BERBOBOT???
Lantas, Worship Leader (WL) hanya tunggu Tuhan berkarya n melawat... hhhMMMM... kelihatannya SANGAT ROHANI, pada prinsipnya bodoh dalam pelayanan n malas hanya berpangku tangan.
hmmm... penilaian pribadi itu terserah pribadi masing-masing.

sekarang saya tanya : anda buat ibadah itu tujuannya untuk acara manusia atau acara Tuhan ? coba jawab dulu.

siapa bilang bahwa akal budi dibekukan ? coba diposting saya dibaca pelan-pelan ya ?
sudah tidak seharusnya kita membuat ibadah seperti membuat acara ulang tahun (biasa) ? atau acara arisan ?
bedanya apa para hamba Tuhan dengan EO kalo begitu ? pernyataan saya apakah salah ?

kalo anda buat acara hanya untuk menghabiskan waktu ya monggo terserah kan ? tapi ibadah bukan untuk manusia bukan? seharusnya kita persiapkan dengan baik dan tanya ROH KUDUS, karena Dia yang mau datang.
mau yang hadir cuman 1 ataupun 2 ya ga masalah.....yang penting Tuhan datang, kalo Dia ditinggikan maka Dia sendiri yang akan menarik banyak orang.

kalo anda yang menarik banyak orang apa bisa ?
kalo selama ini anda berhasil itu kerja anda sendiri berarti ?

bukan berpangku tangan tetapi BERDOA dan APLIKASIKAN, jelas kan seperti yang saya postingkan  di atas, maaf sekali @forumkusaja kalo anda Event Organizer ? saya hanya menuntun bagaimana seorang pekerja Tuhan melekat pada pokok Anggur, bukan melekat pada pikiran sendiri, dan diri sendri.
« Last Edit: September 16, 2013, 10:20:15 AM by PI »

Dia adalah Tuhan, Dia adalah Raja segala Raja yang tidak pernah menarik perkataan(Firman)Nya !
September 16, 2013, 10:11:57 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1902
  • Gender: Male
baca dan ulas 1 Kor 14:15 dengan lengkap ga usah dipotong-potong....

14:15. Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.




« Last Edit: September 16, 2013, 10:15:51 AM by PI »

Dia adalah Tuhan, Dia adalah Raja segala Raja yang tidak pernah menarik perkataan(Firman)Nya !
September 16, 2013, 10:51:21 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
  • Denominasi: Apa saja sah dan boleh-boleh sajalah yauwww..
Quote
sekarang saya tanya : anda buat ibadah itu tujuannya untuk acara manusia atau acara Tuhan ? coba jawab dulu.
- tujuannya untuk acara manusia atau acara Tuhan ?
 Jelas sekali acaranya adalah acara manusia karena manusia yang mengadakannya bukan Tuhan mengadakannya.

- Bila ditanya manusia membuat acara dihadiri manusia untuk ibadah, di sinilah letak gaya bahasanya bro???
> Pakai nalar logika bahasa.
> Apakah Tuhan yang membuat acaranya? Khan manusia / kamu tho?
> Oleh n sebab itulah bro: maknai tata bahasa jangan buat membingunkan diri sendiri.

Coba simak di bawah ini:
Matius 18:19-20
19  Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
20  Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Maleakhi 3:16
16  Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."


Roma 12:1
1  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Yakobus 1:27
27  Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

Matius 25:40
40  Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.


Bila kamu hanya tahu acara yg kamu buat itu adalah acara Tuhan, kamu lepaskan tanggung jawabnya kepada Tuhan: berlutut+doa+mengucapakan kata-kata: haleluya... amin berulang-ulang tidak ada bedanya dg org di tempat penyembahan lain.... spt teman kita sebut monoton/monolog.

Acara ibadah/kebaktian tetap acara manusia, acara itu diatur sedemikian rupa memanfaatkan akal sehat, perasaan damai/sukacita, disertai sikap takut menghormati Tuhan Yesus Kristus yg layak menerima sembah & pujian.
Manusianya mutlak harus mengerti bahasa manusianya sendiri, kemudian menyusun rangkaian/urutan ibadah/kebaktiannya berdasarkan skala prioritas: maunya jingkrak2 spt dilakukan oleh penganut 'PUNYA ROH KUDUS'  atau mengutamakan keagungan dalam acara keaktian/ibadah: diatur memakai lembar acara yang dikenal LITURGI: Pengantar/Votum, pujian awal, pujian tengah, pujian pengakuan, pujian pengagungan, dls... Semua itu diatur oleh manusia bukan Tuhan. Diketik memakai mesin ketik/PC/Laptop dengan tujuannya manusia membuat acara ibadah/kebaktian agar hati/pikiran/perasaan/gerak-geriknya membawa suasana takut n menghormati Tuhan Yesus.

Selesai kebaktian, diharapkan kuasa/pengaruh ibadah mengawali hati pikiran dalam kasih Tuhan Yesus shg kuat jadi manusia untuk sesamanya manusia juga dengan mengandalkan kuasa Firman-Nya yang dikerjakan oleh kuasa ROH KUDUS mengingatkan/menginsafkan/membawa ke dalam seluruh kebenaran Alkitab (yohanes 16:4b-15.

Quote
Yohanes 16:8-14
8   Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
9  akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
10  akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;
11  akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
12  Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
13  Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
14  Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.


Quote
Yohanes 4:20-24
20  Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
21  Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
22  Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
23  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24  Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.

Yohanes 4:24  Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.

« Last Edit: September 16, 2013, 01:21:56 PM by jadiforumkusaja »
September 16, 2013, 01:45:45 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1902
  • Gender: Male
- tujuannya untuk acara manusia atau acara Tuhan ?
 Jelas sekali acaranya adalah acara manusia karena manusia yang mengadakannya bukan Tuhan mengadakannya.

- Bila ditanya manusia membuat acara dihadiri manusia untuk ibadah, di sinilah letak gaya bahasanya bro???
> Pakai nalar logika bahasa.
> Apakah Tuhan yang membuat acaranya? Khan manusia / kamu tho?
> Oleh n sebab itulah bro: maknai tata bahasa jangan buat membingunkan diri sendiri.
perasaan bahasa saya sudah jelas, maaf kalo membuat anda bingung.
coba anda baca pelan-pelan :

anda buat ibadah itu tujuannya untuk acara manusia atau acara Tuhan ? coba jawab dulu.

jelas pertanyaannya itu adalah......anda membuat ibadah UNTUK SIAPA ? jelas kan ? ga usah diputer-puter kemana-mana.


Quote
Bila kamu hanya tahu acara yg kamu buat itu adalah acara Tuhan, kamu lepaskan tanggung jawabnya kepada Tuhan: berlutut+doa+mengucapakan kata-kata: haleluya... amin berulang-ulang tidak ada bedanya dg org di tempat penyembahan lain.... spt teman kita sebut monoton/monolog.
siapa yang bilang bahwa saya berkata seperti yg berwarna itu ? itu kan asumsi dari anda sendiri yang menafsirkan SALAH.

coba ditilik posting saya apakah saya meyarankan ibadah model seperti itu : di reply#3

Quote
Acara ibadah/kebaktian tetap acara manusia, acara itu diatur sedemikian rupa memanfaatkan akal sehat, perasaan damai/sukacita, disertai sikap takut menghormati Tuhan Yesus Kristus yg layak menerima sembah & pujian.
Manusianya mutlak harus mengerti bahasa manusianya sendiri, kemudian menyusun rangkaian/urutan ibadah/kebaktiannya berdasarkan skala prioritas: maunya jingkrak2 spt dilakukan oleh penganut 'PUNYA ROH KUDUS'  atau mengutamakan keagungan dalam acara keaktian/ibadah: diatur memakai lembar acara yang dikenal LITURGI: Pengantar/Votum, pujian awal, pujian tengah, pujian pengakuan, pujian pengagungan, dls... Semua itu diatur oleh manusia bukan Tuhan. Diketik memakai mesin ketik/PC/Laptop dengan tujuannya manusia membuat acara ibadah/kebaktian agar hati/pikiran/perasaan/gerak-geriknya membawa suasana takut n menghormati Tuhan Yesus.


Selesai kebaktian, diharapkan kuasa/pengaruh ibadah mengawali hati pikiran dalam kasih Tuhan Yesus shg kuat jadi manusia untuk sesamanya manusia juga dengan mengandalkan kuasa Firman-Nya yang dikerjakan oleh kuasa ROH KUDUS mengingatkan/menginsafkan/membawa ke dalam seluruh kebenaran Alkitab (yohanes 16:4b-15.
ketika kita tanya TUHAN dan serahkan acaranya untuk kemuliaan TUHAN, kita sadar bahwa kita mendedikasikan acara UNTUK Tuhan, maka Tuhan akan bergerak sesuai dengan selera, kemauanNya.

acara terserah anda yang mengatur aturlah sesuai dengan tema dan hikmat yang diberikan ROH KUDUS dalam persiapan seminggu sebelumnya, biarkan Tuhan bebas bergerak.

semakin detil hasil doa, semakin bagus, semakin Roh Tuhan bebas bergerak sesuai mau Nya, bukan mau kita.

Dari TUHAN untuk TUHAN, maka Tuhan yang akan campur tangan memberkati umatNya.
bukan Tuhan yang diatur kita supaya memberkati kita, beda sekali pusatnya/ centre nya.

ga usah bingung-bingung mikirin dampak, itu urusan Tuhan sendiri, toh Dia yang bergerak.
« Last Edit: September 16, 2013, 01:52:55 PM by PI »

Dia adalah Tuhan, Dia adalah Raja segala Raja yang tidak pernah menarik perkataan(Firman)Nya !
September 16, 2013, 02:51:40 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
  • Denominasi: Apa saja sah dan boleh-boleh sajalah yauwww..
Quote
ketika kita tanya TUHAN dan serahkan acaranya untuk kemuliaan TUHAN, kita sadar bahwa kita mendedikasikan acara UNTUK Tuhan, maka Tuhan akan bergerak sesuai dengan selera, kemauanNya.
acara terserah anda yang mengatur aturlah sesuai dengan tema dan hikmat yang diberikan ROH KUDUS dalam persiapan seminggu sebelumnya, biarkan Tuhan bebas bergerak.
semakin detil hasil doa, semakin bagus, semakin Roh Tuhan bebas bergerak sesuai mau Nya, bukan mau kita.
Dari TUHAN untuk TUHAN, maka Tuhan yang akan campur tangan memberkati umatNya.
bukan Tuhan yang diatur kita supaya memberkati kita, beda sekali pusatnya/ centre nya.
ga usah bingung-bingung mikirin dampak, itu urusan Tuhan sendiri, toh Dia yang bergerak.


- Hee... heee.... hee....
->  kita tanya TUHAN dan serahkan acaranya untuk kemuliaan TUHAN...
-> Tuhan akan bergerak sesuai dengan selera, kemauanNya.

>>> Bagaimana kamu tahu bahwa itu: Tuhan akan bergerak sesuai dengan selera, kemauanNya.
>>> Untuk ke sekian kalinya, orang yg kurang teliti penggunaan & cara penulisan bahasa Indonesia... ya... kamu lagi tho. Coba buka Alkitab bahasa Indonesia edidi di atas tahun 1990, perhatikan & amaati cara menuliskan kata yg punya huruf besar/kapital itu bagaimana: ada Ku, Mu, Nya. Kelihatannya sederhana, namun nampak jelas  ketidaktelitian/ketidaktahuan penggunaan bahasa Indonesia termasuk cara menulis kamu jadi anda, seharusnya pakai kapital atau huruf kecil??? Coba belajar lagi... ya... haaa... haaa...

-> acara terserah anda yang mengatur aturlah sesuai dengan tema dan hikmat yang diberikan ROH KUDUS dalam persiapan seminggu sebelumnya
>>>>>>> Di sini ditulis mengatur acara: tema berarti juga diizinkan u/ menentukan tujuan sesuai tema khan?
Pertanyaanya: manusianya yg berpikir kemudian menulis/berbicara atau Tuhan yg menulis/berbicara?
Coba kamu jawab.

-> ga usah bingung-bingung mikirin dampak, itu urusan Tuhan sendiri,
>>>> kembali lagi ke masalah pengaturan tema, tujuan, target pencapaiannya bagaimana?

Coba deh baca ttg Fokus/Focus biar bias logikanya jalan mulus.
 di   sini.

Coretan itu kombinasi dari buku The Purpose Driven Life (Rick Warren)+Pemimpin adalah Pemimpi '10 langkah menjadi pemimpin berhasil' (Samuel H. Tirtamihardja)+ beberapa URL via Tuan Besar Google.







 
« Last Edit: September 16, 2013, 03:25:13 PM by jadiforumkusaja »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)