Author Topic: Menguji Tulisan Pdt. Budi Asali tentang Tritunggal.  (Read 5334 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 12, 2013, 10:50:27 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Trinitirian.

Meskipun Musa mewakili YHWH, tetapi kalimat itu mengatakan bahwa YHWH menjadikan Musa sebagai Allah atas Firaun, dengan kata lain Musa adalah Allah bagi Firaun. Mengingat kata 'el' (akar kata ELOHIM) berarti "yang berkuasa", maka dapat dikatakan Musa adalah Allah (el, berkuasa) atas Firaun.

Penggunaan kata ELOHIM juga digunakan untuk allah bangsa-bangsa non-Israel. Apakah allah bangsa-bangsa non-Israel itu juga memiliki kejamakan pribadi dalam dirinya?

Mengenai Kis 10:3-4, kata "Tuhan" di ayat 4 berasal dari kata Yunani 'kyrios', yang artinya "tuan".


Penggunaan kata "ELOHIM" berdasar konteksnya dapat dibaca disini:
http://biblesuite.com/hebrew/430.htm

NASB Translation
divine (1), divine being (1), exceedingly (1), God (2326), god (45), God's (14), goddess (2), godly (1), gods (204), great (2), judges (3), mighty (2), rulers (1), shrine* (1).

2 Plural intensive.
a. god or goddess, always with suffix 1 Samuel 5:7 (Dagon), Judges 11:24 (Chemosh), 1 Kings 18:24 (Baal), Judges 9:27; Daniel 1:2 (twice in verse); or construct לעשתרת מואב ׳צדנים לכמוש א ׳א to Ashtoreth goddess of the Zidonians, Chemosh god of Moab, etc.
b. godlike one Exodus 4:16 (J; Moses in relation to Aaron), Exodus 7:1 (P; in relation to Pharaoh), 1 Samuel 28:13 (the shade of Samuel),

Pemahaman bahwa kata ELOHIM menunjukkan adanya kejamakan pribadi dalam diri Allah hanyalah tafsir. Tidak ada dasar bahwa itulah kepastiannya.


Silahkan anda utarakan interpretasi anda terhadap ayat2 berikut:

Yoh. 10:30 Aku dan Bapa adalah satu."
Yoh. 12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.
1Yoh. 5:7   Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan ROH KUDUS; dan ketiganya adalah satu.
1Yoh. 5:8   Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

Luk. 10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
=========

Menurut sodara, siapa "Kita" pada ayat berikut:

Kej. 1:26   Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Kej. 3:22   Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."
======

Didalam diri anda menjadi ada berapa pribadi kalau ada tujuh roh pula berdiam dalam diri anda (anda tidak bisa melihat, menyadari keadaan mereka.. namun keinginan anda bisa dipengaruhi oleh mereka) :

"Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.
Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapih teratur.
Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini."
(Mat. 12:43-45)


September 12, 2013, 11:02:28 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Trinitirian.

Memang menurut definisinya tritunggal berbeda dengan monarkianisme. Tetapi dengan mengatakan bahwa hakikat Allah itu abstrak, ada dimana saja dan memenuhi apa saja (mirip dynamic monarchianism), bukankah ini menjadi tidak sejalan dengan kepercayaan bahwa Allah adalah pribadi?

Perbedaan mendasar:
Dynamic Monarchianism is the view that Jesus was not in His nature God.
It is the view that God existed in Jesus, just as God exists in all of us, but that God existed in Jesus in a particularly powerful way.
Jesus was God because God inhabited Him.
Monarchianism teaches that there is one God as one person:  the Father.

Jadi menurut Dynamic Monarchianism: yang berhakekat Allah hanya Bapa saja.

The Trinity is that there is one God in three persons:  Father, Son, and the Holy Spirit. 
The Trinity is monotheistic, not polytheistic as some of its critics like to assert.


September 12, 2013, 11:16:24 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Masalahnya, segala sesuatu yang diciptakan Allah ketika itu adalah baru berupa IDE; Dan IDE Penciptaan yang ada pada Allah itu adalah mengenai Visible Wold,
Silahkan diperjelas konsep sodara:
1. Yang diciptakan Allah hanyalah IDE penciptaan visible world ???
2. Lalu visible world siapa yang menciptakan kalau menurut sodara, yang diciptakan Allah ternyata hanyalah IDE saja ?
3. Apakah menurut anda: the world sudah exist, tapi belum visible.. dan the world itu kekal "alfa omega" dan "yang terdahulu" sebagaimana Allah ?
- Jika demikian konsepnya, apakah menurut anda Allah berdusta dengan mengatakan "Yang Terdahulu" padahal makna "Yang Terdahulu" = tidak ada suatu apapun yang co-eternal dengan Dia ?
- Kalau the world, roh bersifat co-eternal dengan Dia, tentunya Dia tidak bersaksi bahwa diri-Nya "Yang TERDAHULU" bukan ?
- Pada alkitab, siapa yang bersama2 Allah pada mulanya: "Firman" atau "malaikat2" ?
- Sodara tahu beda antara "LOGOS" vs "RHEMA", bukan ?



September 12, 2013, 11:36:22 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Pdt. Budi Asali menulis:

Pdt. Budi Asali berargumen bahwa karena 'ELOHIM' menggunakan kata kerja bentuk jamak, maka 'ELOHIM' pastilah memiliki kejamakan pribadi.

Disitulah letak kesalahan pemahaman konsep Allah Tritunggal, dimana konsep itu berkesimpulan bahwa setiap kata ELOHIM (jamak) yang ada di dalam Kitab Suci --selalu-- menunjuk kepada Bapa.

Padahal Yesus Kristus jelas-jelas menyatakan bahwa Ἀββά, Bapa-Nya itu MONOS (The Only) satu-satunya Allah yang benar.


Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa sewaktu melakukan sesuatu, kata 'ELOHIM' tidak selalu diikuti kata kerja bentuk jamak? Misalnya:

Gen 1:1  Pada mulanya Allah (ELOHIM) menciptakan (bara) langit dan bumi.

Kata Ibrani 'bara' di ayat ini adalah kata kerja bentuk tunggal. Nah, apakah pada penciptaan langit dan bumi ketiga pribadi Allah tidak terlibat? Tetapi tentu rekan trinitarian akan menjawab tidak.

Faktanya, kata 'ELOHIM' lebih sering diikuti kata kerja bentuk tunggal. Hanya beberapa ayat yang diikuti oleh kata kerja bentuk jamak. Jadi itu tidak kuat untuk membuktikan adanya kejamakan pribadi dalam diri Allah.


Sebenarnya, penolakkan saya atas konsep Allah Tritunggal bukan didasarkan dari penilaian kata kerja yang mengikuti kata "ELOHIM" melainkan berdasarkan pengenalan akan "ELOHIM" itu sendiri.

Mengenai Kej. 1:1 --sebenarnya-- bukan mengungkapkan tentang Ἀββά, sebab Ἀββά TIDAK MENCIPTAKAN SESUATU APAPUN, melainkan ELOHIM yang menciptakan segala sesuatu dan TUHAN yang mewujudkannya karena semua yang diciptakan oleh ELOHIM itu adalah baik adanya.


Salam,
September 12, 2013, 11:47:10 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Masalahnya, segala sesuatu yang diciptakan Allah ketika itu adalah baru berupa IDE; Dan IDE Penciptaan yang ada pada Allah itu adalah mengenai Visible Wold, Bukan mengenai "roh".

Pernyataan sodara: "God menciptakan angels jauh sebelum...." hanya merupakan kesimpulan orang/kelompok orang yang berkeyakinan bahwa Malaikat diciptakan oleh Allah; Namun demikian, kesimpulan itu tidak bisa dijadikan bukti bahwa Malaikat diciptakan oleh Allah. Sebab, ketika Visible Wold diciptakan, bintang-bintang fajar dan anak-anak Allah sudah ada.

karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu:
- segala sesuatu yang ada di sorga >> apa isi segala sesuatu yang ada di sorga; heavenly being bukan termasuk "segala sesuatu yang ada di sorga" ?
- segala sesuatu yang ada di bumi >> apa isi segala sesuatu yang ada di bumi; jiwa adam bukan termasuk "segala sesuatu yang ada dibumi" ?
- segala sesuatu yang kelihatan >> universe tidak termasuk "segala sesuatu yang kelihatan" - creation ex nihilo ?
- segala sesuatu yang tidak kelihatan >> heavenly being tidak termasuk "segala sesuatu yang tidak kelihatan" ?
- baik singgasana, maupun kerajaan,
- baik pemerintah, maupun penguasa;
- segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
(Kol. 1:16)

"Beholding the heavens and the earth, and seeing all that is there, you will understand that God has created it all from nothing"
(2 Macc. 7:28)

Ayat lainnya:
Neh. 9:6   "Hanya Engkau adalah TUHAN!
Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya,
dan bumi dengan segala yang ada di atasnya,
dan laut dengan segala yang ada di dalamnya.
Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.

Mzr. 148
148:1   Haleluya! Pujilah TUHAN di sorga, pujilah Dia di tempat tinggi!
148:2   Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya, pujilah Dia, hai segala tentara-Nya!
148:3   Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang!
148:4   Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit!
148:5   Baiklah semuanya memuji nama TUHAN, sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta.
("semuanya" refer ayat2 sebelumnya)


Dan tentunya, konsep yang sodara yakini itu sama dengan keyakinan orang-orang dunia yang tidak mengenal Allah.
Sayangnya, saya TIDAK mencari pembenaran manusia.. disini kita saling tukar pikiran saja...
Anda mau menerima pemikiran saya, silahkan..
Anda menolak dan mengatakan keliru, tidak mengenal Allah pun silahkan...
Sebab saya tidak perlu mencari pembenaran / ngotot ingin dibenarkan oleh anda.
People tends to believe what they WANTS to believe.

apa sih yang bukan "konsep" sebenarnya ?
Anda baca satu ayat, orang lain baca ayat yg sama; ayat itu tulisan dan kalimatnya sama - namun makna yang anda tangkap berbeda dengan yg orang lain tangkap..
baik anda maupun orang lain yang sama2 membaca ayat yg sama tersebut == sama2 mengkonsepkan sendiri apa yang dibacanya.
Sebab itulah; dogma (konsep hasil interpretasi) bukanlah Allah Himself.

Dan juga, walau anda katakan saya sebagai setan, iblis pendusta, penyesat == tidak berpengaruh apapun terhadap keimanan saya.

 :wink:
September 12, 2013, 12:11:30 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Silahkan diperjelas konsep sodara:
1. Yang diciptakan Allah hanyalah IDE penciptaan visible world ???

Semua yang diciptakan ELOHIM (hari pertama-hari keenam) pada pasal satu Kitab Kejadian belum berwujud, sebab semuanya baru dalam IDE ELOHIM.
Baru pada hari ketujuh, TUHAN yang mewujudkan semua IDE penciptaan ELOHIM tersebut.

2. Lalu visible world siapa yang menciptakan kalau menurut sodara, yang diciptakan Allah ternyata hanyalah IDE saja ?
Yang mewujudkan penciptaan (IDE ELOHIM) tersebut adalah TUHAN.

3. Apakah menurut anda: the world sudah exist, tapi belum visible.. dan the world itu kekal "alfa omega" dan "yang terdahulu" sebagaimana Allah ?
- Jika demikian konsepnya, apakah menurut anda Allah berdusta dengan mengatakan "Yang Terdahulu" padahal makna "Yang Terdahulu" = tidak ada suatu apapun yang co-eternal dengan Dia ?

Sebelum ELOHIM mengeluarkan IDE (menciptakan) The World belum exist, sekalipun bahan-bahan dasar untuk membuat The World sudah exist dan kekal.
Itulah sebabnya Kitab Kejadian mengungkapan penciptaan dengan kata Ibrani bā·rā (choose)

ELOHIM tidak berdusta mengenai Penciptaan The World, hanya saja sodara yang tidak memahami tentang keberadaan segala sesuatu itu bahwa segala sesuatu itu sudah ada dihadapan-Nya dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi di hdapan-Nya.

- Kalau the world, roh bersifat co-eternal dengan Dia, tentunya Dia tidak bersaksi bahwa diri-Nya "Yang TERDAHULU" bukan ?
- Pada alkitab, siapa yang bersama2 Allah pada mulanya: "Firman" atau "malaikat2" ?
- Sodara tahu beda antara "LOGOS" vs "RHEMA", bukan ?

Kesaksian TUHAN yang mengatakan bahwa Dia Yang TERDAHULU merupakan pernyataan keberadaan-Nya terhadap The World yang dijadikan/diwujudkan-Nya; BUKAN terhadap roh-roh Malaikat.


Salam,
September 12, 2013, 12:32:32 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670

Sebab, ketika Visible Wold diciptakan, bintang-bintang fajar dan anak-anak Allah sudah ada.

Nah, mari berfantasi sebentar tentang "fajar"dan "fungsi heavenly being" :

A. fungsi heavenly being a/l:
- roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan (Ibr. 1:14)

B. "fajar" :
Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! (Ay. 38:4)
-- ayat2 terkait penciptaan dan penentuan hukum alam; i.e dasar dari bumi diletakkan oleh Allah --

pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai? (Ayb. 38:7)
-- bintang2 fajar bersorak-sorai bersama2; menunjukkan bahwa heavenly being ada saat hal2 tersebut terjadi; namun kita juga tahu ada rank dan tugas heavenly being masing2 --

Kej. 1:1-5
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
-- First of all: Allah menciptakan heaven dan earth, namun earth belum berbentuk dan kosong--

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam.
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
-- Note : tiap hari penciptaan selesai 'SEALED' dengan "jadilah pagi" --

1:5   Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
1:8   Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
1:13   Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
1:19   Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
1:23   Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
1:31   Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Menurut anda; ada kemungkinan/tidak 'jadilah pagi' = penciptaan heavenly being yang berbeda2 rank dan tugasnya ?

============

Sodara LOT menafsirkan Kej. 1:3 -- "terang" = yesus.
Namun terbentur sendiri sebab:
1:5   Dan Allah menamai terang itu siang
-- terang = siang --

1:16   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
-- dengan konsep sodara LOT; terang = yesus.. maka BENDA PENERANG menguasai yesus ???? --

« Last Edit: September 12, 2013, 12:47:47 PM by driew »
September 12, 2013, 12:44:58 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Disitulah letak kesalahan pemahaman konsep Allah Tritunggal, dimana konsep itu berkesimpulan bahwa setiap kata ELOHIM (jamak) yang ada di dalam Kitab Suci --selalu-- menunjuk kepada Bapa.

Padahal Yesus Kristus jelas-jelas menyatakan bahwa Ἀββά, Bapa-Nya itu MONOS (The Only) satu-satunya Allah yang benar.


Trinitirian menjawab:
Padahal Yesus Kristus jelas-jelas menyatakan bahwa "Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh. 10:30)
 ;D

Sebenarnya, penolakkan saya atas konsep Allah Tritunggal bukan didasarkan dari penilaian kata kerja yang mengikuti kata "ELOHIM" melainkan berdasarkan pengenalan akan "ELOHIM" itu sendiri.

Mengenai Kej. 1:1 --sebenarnya-- bukan mengungkapkan tentang Ἀββά, sebab Ἀββά TIDAK MENCIPTAKAN SESUATU APAPUN, melainkan ELOHIM yang menciptakan segala sesuatu dan TUHAN yang mewujudkannya karena semua yang diciptakan oleh ELOHIM itu adalah baik adanya.


Salam,


Trinitirian (Eastern Ortodox perspective) menjawab:

NiceneConstantinopolitan creed (325/381) that
the Father is the "Creator of heaven and earth and of all things visible and invisible",
the Son "He through whom all things were made",
and the Holy Spirit, the "Creator of life" (zoopion).
Thus, the three persons created together the world, which is the fruit of the common action of the Holy Trinity issuing out of the one essence.

As St. Basil the Great said,
"We should understand in the creation:
the original cause of the Father as a founding cause,
the cause of the Son as a creative,
and the cause of the Spirit as an implementing one."

Thus the Father is the "Creator of all things",
the Son is the one "through whom all things were made",
and the Holy Spirit is the one "in whom are all things".

Everything that he (God the Creator) had made ... was very good" (Gen. 1:31), because "first He conceived, and His conception was a work carried out by His Word, and perfectly by His Spirit.

http://forumkristen.com/index.php?topic=50262.msg924735#msg924735

September 12, 2013, 01:06:19 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Sebelum ELOHIM mengeluarkan IDE (menciptakan) The World belum exist, sekalipun bahan-bahan dasar untuk membuat The World sudah exist dan kekal.
Itulah sebabnya Kitab Kejadian mengungkapan penciptaan dengan kata Ibrani bā·rā (choose)


Nah, konsep anda mungkin berdasar mengartikan/menterjemahkan "bara" pada Kejadian 1: anda artikan "memilih" bukan "creation ex nihilo/menciptakan dari ketiadaan"
Gen 1:1  Pada mulanya Allah (ELOHIM) menciptakan (bara) langit dan bumi.

Konsep sodara sixbn:
- bahan-bahan dasar untuk membuat The World sudah exist dan kekal.. jadi Allah tidak create ex nihilo.

Konsep Judaism mystical (kabbala):
- kabbalah menterjemahkan secara linear: "With the beginning __ (Ineffable)__ created ELOHIM, heaven, and earth.

Konsep modernist :
- Re-Creation

Mungkin ayat yang dijadikan dasar pemikiran mereka:
Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air, dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah. (2 Ptr 3:5-7)
-- jika demikian fondasi kesimpulannya; perhatikan kata "OLEH firman Allah" sehingga menjadi jelas keberadaan langit dan bumi yang telah ada itu OLEH apa/siapa" --

Baca selengkapnya disini: http://faculty.gordon.edu/hu/bi/ted_hildebrandt/otesources/01-Genesis/Text/Articles-Books/Rooker-Gen1Pt2-BSsac.pdf

Konsep Trinitirian :
- CREATION EX NIHILO



September 12, 2013, 01:07:05 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu:
- segala sesuatu yang ada di sorga >> apa isi segala sesuatu yang ada di sorga; heavenly being bukan termasuk "segala sesuatu yang ada di sorga" ?
- segala sesuatu yang ada di bumi >> apa isi segala sesuatu yang ada di bumi; jiwa adam bukan termasuk "segala sesuatu yang ada dibumi" ?
- segala sesuatu yang kelihatan >> universe tidak termasuk "segala sesuatu yang kelihatan" - creation ex nihilo ?
- segala sesuatu yang tidak kelihatan >> heavenly being tidak termasuk "segala sesuatu yang tidak kelihatan" ?
- baik singgasana, maupun kerajaan,
- baik pemerintah, maupun penguasa;
- segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
(Kol. 1:16)

"Beholding the heavens and the earth, and seeing all that is there, you will understand that God has created it all from nothing"
(2 Macc. 7:28)

"SORGA" dalam konteks yang diciptakan oleh ELOHIM adalah = LANGIT; Bukan SORGA dimana ELOHIM berada.
Jadi, maksud dari segala sesuatu yang ada di langit dan yang tidak kelihatan itu, tentunya semua benda-benda langit  seperti matahari, bulan, bintang dan gugusan bintang-bintang yang luas ruangnya tidak terbatas.... Itulah yang dimaksud dalam Kol. 1:16 "yang diciptakan yang tidak kelihatan" oleh kita tentunya, bukan oleh ELOHIM.

Ayat lainnya:
Neh. 9:6   "Hanya Engkau adalah TUHAN!
Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya,
dan bumi dengan segala yang ada di atasnya,
dan laut dengan segala yang ada di dalamnya.
Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.

Mzr. 148
148:1   Haleluya! Pujilah TUHAN di sorga, pujilah Dia di tempat tinggi!
148:2   Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya, pujilah Dia, hai segala tentara-Nya!
148:3   Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang!
148:4   Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit!
148:5   Baiklah semuanya memuji nama TUHAN, sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta.
("semuanya" refer ayat2 sebelumnya)

Pengertian yang dimaksud "bala tentara langit" dalam konteks itu adalah mengenai perbedaan kebesaran/kemuliaan pada masing-masing benda langit yang diciptakan; Misalnya kebesaran/kemuliaan Matahari lebih besar dari pada kebesaran/kemuliaan bulan dst...

Hal sudah rasul Paulus jelaskan dalam 1Kor. Pasal 15 --untuk lebih jelasnya baca penjelasannya di pasal itu---

1Kor. 15:41 Kemuliaan matahari lain dari pada kemuliaan bulan, dan kemuliaan bulan lain dari pada kemuliaan bintang-bintang, dan kemuliaan bintang yang satu berbeda dengan kemuliaan bintang yang lain.


Salam,
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)