Author Topic: Menguji Tulisan Pdt. Budi Asali tentang Tritunggal.  (Read 5521 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 12, 2013, 01:22:46 PM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 625
  • Denominasi: Kristen
Trinitirian.

Perbedaan mendasar:
Dynamic Monarchianism is the view that Jesus was not in His nature God.
It is the view that God existed in Jesus, just as God exists in all of us, but that God existed in Jesus in a particularly powerful way.
Jesus was God because God inhabited Him.
Monarchianism teaches that there is one God as one person:  the Father.

Jadi menurut Dynamic Monarchianism: yang berhakekat Allah hanya Bapa saja.

The Trinity is that there is one God in three persons:  Father, Son, and the Holy Spirit. 
The Trinity is monotheistic, not polytheistic as some of its critics like to assert.

Baiklah, mari kita abaikan dynamic monarcianism. Penjelasan Saudara itu --bahwa hakikat Allah adalah abstrak, ada dimana saja-- mungkin lebih mirip panteism-monistik.

Yang menjadi masalah, apakah secara resmi trinitarian memang menganggap hakikat Allah itu ada dimana saja, seperti udara? Bagaimana mensikronkan ini dengan keyakinan bahwa Allah hanya terdiri dari tiga pribadi?
"Jeova Sanctus Unus"

"Jeova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
September 12, 2013, 01:31:23 PM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 625
  • Denominasi: Kristen
Trinitirian.

Penggunaan kata "ELOHIM" berdasar konteksnya dapat dibaca disini:
http://biblesuite.com/hebrew/430.htm

NASB Translation
divine (1), divine being (1), exceedingly (1), God (2326), god (45), God's (14), goddess (2), godly (1), gods (204), great (2), judges (3), mighty (2), rulers (1), shrine* (1).

2 Plural intensive.
a. god or goddess, always with suffix 1 Samuel 5:7 (Dagon), Judges 11:24 (Chemosh), 1 Kings 18:24 (Baal), Judges 9:27; Daniel 1:2 (twice in verse); or construct לעשתרת מואב ׳צדנים לכמוש א ׳א to Ashtoreth goddess of the Zidonians, Chemosh god of Moab, etc.
b. godlike one Exodus 4:16 (J; Moses in relation to Aaron), Exodus 7:1 (P; in relation to Pharaoh), 1 Samuel 28:13 (the shade of Samuel),


Tentu kita sama-sama tahu pemunculan dan penggunaan kata ELOHIM dalam Alkitab. Namun faktanya, Musa disebut sebagai Allah (tentu saja, bukan berarti Musa adalah YHWH).

Baiklah, mari kita ambil contoh lain: Dagon. Dagon juga disebut ELOHIM (tentu bukan dalam arti ELOHIM-Yang-Benar). Apakah karena Dagon juga disebut ELOHIM, ini berarti ada kejamakan pribadi dalam diri Dagon?
"Jeova Sanctus Unus"

"Jeova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
September 12, 2013, 01:38:01 PM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
"SORGA" dalam konteks yang diciptakan oleh ELOHIM adalah = LANGIT; Bukan SORGA dimana ELOHIM berada.

Dengan konsep sedemikian;
- Mana lebih awal:
a. Sorga tempat Allah berada
b. Allah dan Sorga tempat Dia berada sama2 kekal
c. Allah = termasuk sorga itulah Allah juga in sense 'divine' berdasar penafsiran ayat:
Why. 21:22   Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
d. Allah lah yang lebih awal dari Sorga tempat Allah berada.

Jadi, maksud dari segala sesuatu yang ada di langit dan yang tidak kelihatan itu, tentunya semua benda-benda langit  seperti matahari, bulan, bintang dan gugusan bintang-bintang yang luas ruangnya tidak terbatas.... Itulah yang dimaksud dalam Kol. 1:16 "yang diciptakan yang tidak kelihatan" oleh kita tentunya, bukan oleh ELOHIM.
Dengan konsep demikian, bukankah justru menjadi rancu, sebab standart konsep anda menafsirkan "Allah menciptakan segala sesuatu yang tidak kelihatan" = "benda yang jauh dari manusia" :
- orang jaman tidak ada satelite - planet saturnus pun tidak kelihatan.
Bagi orang jaman itu planet saturunus itulah yang diciptakan Allah tidak kelihatan... dan mereka mengajarkan bahwa planet saturnus itulah yang dimaksud "Allah menciptakan segala sesuatu yang tidak kelihatan"

- orang jaman kelak - antariksa yang lebih jauh dari pluto dan gugusan bintang2 pun akan bisa terlihat.
Bagi orang kaman kelak, mereka bantah ajaran orang jaman dulu..

Lalu letak "kebenarannya" menjadi rancu bukan ?


Begini saja... selama sodara belum bisa menangkap konsep Trinitirian "Creation ex nihilo"... diskusi akan berubah menjadi debat dan sodara tetap tidak mengerti konsep mereka..

Sederhananya begini:
GOD = LIFE Himself (UNCREATED)
adam = LIVING soul. (CREATED)

anda tidak mungkin bisa membuktikan hakekat "LIFE" itu apa sih, sebab "LIFE" bukanlah suatu senyawa kimia, bukanlah suatu unsur, partikel, atom...
anda juga tidak mungkin bisa melihat wujudnya "LIFE", dimana Dia berada...

Demikian pula dengan "KASIH"... sama seperti diatas penjelasannya.

Orang bukan "kasih"
Yang kasih ialah Yesus.. sebab itu, orang yang tidak tinggal didalam Yesus = binasa.
Sehingga dari sini terlihat perbedaan hakekat Kristus vs hakekat orang.

Yesus ada didalam tiap2 orang percaya..
Apakah Yesus berjumlah milliaran ?
Sehingga dari sini terlihat jumlahnya Yesus vs 1 Yesus.

Kalau anda sudah menangkap uraian diatas tentang hakekat,
silahkan uraikan argumen anda bahwa Yesus tidak bernature (hakekat) Allah, disamping berhakekat Manusia...



September 12, 2013, 01:49:24 PM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Sambungan reply:
http://forumkristen.com/index.php?topic=50262.msg925766#msg925766

Untuk dapat mengerti bagaimana jalan pikiran Trinitirian, mudah2an tiga ayat ini bisa membantu lagi.. sehingga sodara Non Tri tahu terlebih dahulu konsepnya mereka.. daripada debat mempertahankan kosnep sendiri namun konsep lawan tetap tidak dimengerti dengan semestinya:


Luk. 10:22   Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."

Yoh. 6:44   Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Yoh. 14:6   Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.


September 12, 2013, 01:55:33 PM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Nah, mari berfantasi sebentar tentang "fajar"dan "fungsi heavenly being" :

A. fungsi heavenly being a/l:
- roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan (Ibr. 1:14)

B. "fajar" :
Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! (Ay. 38:4)
-- ayat2 terkait penciptaan dan penentuan hukum alam; i.e dasar dari bumi diletakkan oleh Allah --

pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai? (Ayb. 38:7)
-- bintang2 fajar bersorak-sorai bersama2; menunjukkan bahwa heavenly being ada saat hal2 tersebut terjadi; namun kita juga tahu ada rank dan tugas heavenly being masing2 --

Kej. 1:1-5
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
-- First of all: Allah menciptakan heaven dan earth, namun earth belum berbentuk dan kosong--

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam.
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
-- Note : tiap hari penciptaan selesai 'SEALED' dengan "jadilah pagi" --

1:5   Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
1:8   Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
1:13   Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
1:19   Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
1:23   Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
1:31   Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Menurut anda; ada kemungkinan/tidak 'jadilah pagi' = penciptaan heavenly being yang berbeda2 rank dan tugasnya ?

============

Konteks itu tidak sama sekali memungkinkan pengertian penciptaan heavenly being.
--jadilah petang-- dan 'jadilah pagi' hanya mengandung pengertian menunjukkan masa pada proses penciptaan The World (langit dan bumi).

salam,
« Last Edit: September 12, 2013, 02:20:17 PM by sizxbn »
September 12, 2013, 01:58:48 PM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 625
  • Denominasi: Kristen
Silahkan anda utarakan interpretasi anda terhadap ayat2 berikut:

Yoh. 10:30 Aku dan Bapa adalah satu."


Disini akan timbul pertanyaan, "SATU dalam arti apa?" Orang bisa menduga: satu pribadi, atau mungkin satu hakikat, atau mungkin satu maksud-tujuan. Terbuka kemungkinan untuk itu.

Namun dengan mempertimbangkan Yoh 17:11, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud adalah satu maksud-tujuan (atau dengan kata lain, sepikiran).

Joh 17:11  Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

Murid-murid dikatakan menjadi satu, tentu bukan menjadi satu pribadi atau satu hakikat, melainkan satu maksud-tujuan, atau sepikiran. Demikian juga persatuan antara Bapa dan Yesus, karena dikatakan "sama seperti kita".

"Jeova Sanctus Unus"

"Jeova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
September 12, 2013, 02:10:55 PM
Reply #66
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 625
  • Denominasi: Kristen
Yoh. 12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.

Ini bisa berarti bahwa Yesus dengan sempurna mencerminkan Bapanya. Kasih Yesus mencerminkan kasih Bapa (jadi tidak berarti harus Yesus satu hakikat dengan Bapa).
"Jeova Sanctus Unus"

"Jeova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
September 12, 2013, 02:14:01 PM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 625
  • Denominasi: Kristen

1Yoh. 5:7   Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan ROH KUDUS; dan ketiganya adalah satu.
1Yoh. 5:8   Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.


Comma Johanneum adalah ayat kontroversial. Jadi mungkin tidak perlu dibahas dulu.
"Jeova Sanctus Unus"

"Jeova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
September 12, 2013, 02:18:36 PM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Dengan konsep sedemikian;
- Mana lebih awal:
a. Sorga tempat Allah berada
b. Allah dan Sorga tempat Dia berada sama2 kekal
c. Allah = termasuk sorga itulah Allah juga in sense 'divine' berdasar penafsiran ayat:
Why. 21:22   Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
d. Allah lah yang lebih awal dari Sorga tempat Allah berada.

SORGA dimana ELOHIM berada itu bukanlah suatu tempat yang terpisah dari keberadaan ELOHIM seperti makhluk dangan suatu tempat tertentu.
Sebab yang dimaksud dengan SORGA itu adalah dimana ELOHIM itu berada, disitulah SORGA.

Dengan konsep demikian, bukankah justru menjadi rancu, sebab standart konsep anda menafsirkan "Allah menciptakan segala sesuatu yang tidak kelihatan" = "benda yang jauh dari manusia" :
- orang jaman tidak ada satelite - planet saturnus pun tidak kelihatan.
Bagi orang jaman itu planet saturunus itulah yang diciptakan Allah tidak kelihatan... dan mereka mengajarkan bahwa planet saturnus itulah yang dimaksud "Allah menciptakan segala sesuatu yang tidak kelihatan"

- orang jaman kelak - antariksa yang lebih jauh dari pluto dan gugusan bintang2 pun akan bisa terlihat.
Bagi orang kaman kelak, mereka bantah ajaran orang jaman dulu..

Lalu letak "kebenarannya" menjadi rancu bukan ?

Sodara boleh saja memperbandingkan kemampuan orang2 jaman purba dengan kemampuan orang2 jaman sekarang untuk membantah Penjelasan saya, Namun Kebenaran sesungguhnya adalah bahwa sampai kapanpun, orang2 dari jaman manapun --jaman yang lalu, sekarang dan yang akan datang--, tidak akan pernah ada yang sanggup melihat batas/pembatas langit secara visual maupun secara logical. Hanya orang2 yang diterangi mata hatinya oleh TUHAN yang dapat mengerti dan melihatnya.

Begini saja... selama sodara belum bisa menangkap konsep Trinitirian "Creation ex nihilo"... diskusi akan berubah menjadi debat dan sodara tetap tidak mengerti konsep mereka..

Sederhananya begini:
GOD = LIFE Himself (UNCREATED)
adam = LIVING soul. (CREATED)

anda tidak mungkin bisa membuktikan hakekat "LIFE" itu apa sih, sebab "LIFE" bukanlah suatu senyawa kimia, bukanlah suatu unsur, partikel, atom...
anda juga tidak mungkin bisa melihat wujudnya "LIFE", dimana Dia berada...

Demikian pula dengan "KASIH"... sama seperti diatas penjelasannya.

Orang bukan "kasih"
Yang kasih ialah Yesus.. sebab itu, orang yang tidak tinggal didalam Yesus = binasa.
Sehingga dari sini terlihat perbedaan hakekat Kristus vs hakekat orang.

Yesus ada didalam tiap2 orang percaya..
Apakah Yesus berjumlah milliaran ?
Sehingga dari sini terlihat jumlahnya Yesus vs 1 Yesus.

Kalau anda sudah menangkap uraian diatas tentang hakekat,
silahkan uraikan argumen anda bahwa Yesus tidak bernature (hakekat) Allah, disamping berhakekat Manusia...

Bagi saya, pembuktian adanya Hakekat Yang LIFE itu adalah ADANYA TUHAN; Sebab tanpa ADA-Nya TUHAN, maka segala sesuatu yang telah diciptakan ELOHIM tidak akan pernah ADA (Wujud).

Oleh sebab itu TUHAN mengatakan: AKU ADALAH AKU dengan pengertian bahwa Akulah yang mengadakan segala sesuatu yang diciptakan ELOHIM menjadi ada.


Salam,
« Last Edit: September 12, 2013, 02:54:10 PM by sizxbn »
September 14, 2013, 09:07:45 AM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Disini akan timbul pertanyaan, "SATU dalam arti apa?" Orang bisa menduga: satu pribadi, atau mungkin satu hakikat, atau mungkin satu maksud-tujuan. Terbuka kemungkinan untuk itu.

Namun dengan mempertimbangkan Yoh 17:11, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud adalah satu maksud-tujuan (atau dengan kata lain, sepikiran).

Joh 17:11  Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

Murid-murid dikatakan menjadi satu, tentu bukan menjadi satu pribadi atau satu hakikat, melainkan satu maksud-tujuan, atau sepikiran. Demikian juga persatuan antara Bapa dan Yesus, karena dikatakan "sama seperti kita".



Kenapa kamu tidak mengajak kami untuk melihat konteks ini:

Yoh
10:30        
Aku dan Bapa adalah satu."

10:31        
Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

Sekte-mu memang takut melihat kenyataan ini, bukan?
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)