Author Topic: Menguji Tulisan Pdt. Budi Asali tentang Tritunggal.  (Read 5519 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 16, 2013, 10:08:02 PM
Reply #90
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Trinitirian
- Eastern Orthodox belief -

Namun dengan mempertimbangkan Yoh 17:11, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud adalah satu maksud-tujuan (atau dengan kata lain, sepikiran).

Joh 17:11
Murid-murid dikatakan menjadi satu, tentu bukan menjadi satu pribadi atau satu hakikat, melainkan satu maksud-tujuan, atau sepikiran. Demikian juga persatuan antara Bapa dan Yesus, karena dikatakan "sama seperti kita".


karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, (Flp. 2:2)
1. Silahkan jelaskan makna "sehati, sepikiran, satu kasih, satu jiwa, satu tujuan" pada Flp. 2:2 ?
2. Bagaimana bisa dalam "satu kasih" jika anda tahu bahwa Allah adalah kasih, serta anda telah membaca "mengambil bagian dalam kodrat ilahi" ? -- note: hakekat manusia tetap bukan ilahi, melainkan mengambil bagian dalam kodrat ilahi - hakekat tetap manusia namun yg ilahi itu menyertainya dan awareness-consciousness manusia didalam yg ilahi (super consciousness) tersebut' --

=======

For Orthodox Christians, salvation means deification.
Just as the Father, Son, and Holy Spirit dwell in one another in a constant movement of reciprocal love,
so are humans, made in the image and likeness of the Holy Trinity,
called to dwell in that same Trinitarian movement of love.

The Gospel of John emphasized the hope that humanity would dwell together in communion with God,
for example in the prayer attributed to Jesus in John 17:21, "that all of them may be one, Father, just as you are in me and I am in you."
Paul's epistles repeatedly return to the theme of life "in Christ,"
and 2 Peter 1:4 goes to the heart of the matter by assuring Christians that they may "participate in the divine nature."

http://www.patheos.com/Library/Eastern-Orthodoxy/Beliefs/Afterlife-and-Salvation.html

September 16, 2013, 10:22:17 PM
Reply #91
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Ini bisa berarti bahwa Yesus dengan sempurna mencerminkan Bapanya. Kasih Yesus mencerminkan kasih Bapa (jadi tidak berarti harus Yesus satu hakikat dengan Bapa).

- Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. (Ibr. 4:15)
- Imam Besar... saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga, (Ibr. 7:26)
- persembahan yang tak bercacat (Ibr. 9:14)
- Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. (1Ptr. 2:22)
- di dalam Dia tidak ada dosa. (1Yoh. 3:5)
- Dia yang tidak mengenal dosa (2Kor. 5:21)
- Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. (Ibr. 1:3)
- Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. (Yoh. 1:18)
- Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6)
- Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa. (Yoh. 6:44)
- tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu. (Luk. 10:22)

September 17, 2013, 11:31:50 AM
Reply #92
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
- Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. (Ibr. 4:15)
- Imam Besar... saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga, (Ibr. 7:26)
- persembahan yang tak bercacat (Ibr. 9:14)
- Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. (1Ptr. 2:22)
- di dalam Dia tidak ada dosa. (1Yoh. 3:5)
- Dia yang tidak mengenal dosa (2Kor. 5:21)
- Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. (Ibr. 1:3)
- Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. (Yoh. 1:18)
- Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6)
- Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa. (Yoh. 6:44)
- tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu. (Luk. 10:22)

tambah 1 bro :

5:26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri..


salam
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka.
September 17, 2013, 11:47:28 AM
Reply #93
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 190
  • Gender: Male
  • Denominasi: Alkitab
Haha.. jadi anda tidak  tahu kenapa ya?

Tidak diperlukan koreksi dari penulis, karena Yesus sendiri sudah mengoreksinya sendiri, baca ayat2 lanjutannya, jgn cuma mentog di ayat 30. 
Btul skali..jadi inget wktktm saksi yehova yg suka motong2 ayat bt ngedukung pendapat ny...hehe
September 17, 2013, 11:51:25 AM
Reply #94
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
September 28, 2013, 03:04:28 PM
Reply #95
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
tambah 1 bro :

5:26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri..


salam

"hidup" yang dimaksud bukan seperti adam menjadi makhluk yg "hidup", om..

Seperti Bapa sendiri sumber hidup, Ia menjadikan Anak-Nya sumber hidup juga. (BIS)
Karena sama seperti Sang Bapa adalah sumber hidup, Ia juga men-jadikan Sang Anak sumber hidup. (KSI)
(Yoh 5:26)

Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. (TB)
Sabda itu sumber hidup, dan hidup memberi terang kepada manusia. (BIS)
Di dalam Dia ada hidup kekal, dan hidup inilah yang memberi terang kepada segenap umat manusia. (FAYH)

(Yoh 1:4)

Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal.
Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."
(Yoh. 12:50)

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
(Yoh. 14:6)

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
(Yoh. 17:3)

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
(Yoh 1:1,14)

Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, (Kol. 1:19)
Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, (Kol. 2:9)

Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
(Luk 10:22)

==========

Sedangkan kita bukan sumber hidup, om...

"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
(Yoh 15:1-5)

==============

Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku,
sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

(Why. 3:21)

============
Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. (TB)

Saya tidak melihat Rumah Allah di dalam kota itu, sebab Rumah Allahnya ialah Tuhan sendiri, Allah Yang Mahakuasa, dan Anak Domba itu. (BIS)

Di dalam kota itu tidak tampak Bait Allah, karena di situ Tuhan Allah Yang Mahakuasa dan Anak Domba dapat disembah di mana saja. (FAYH)

Aku tidak melihat Bait di dalam kota itu. Tuhan Allah Yang Mahakuasa dan Anak Domba itu ialah Bait kota itu. (DRFT_WBTC)

Maka aku tampak tiada Rumah Allah di dalamnya, karena Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak domba itulah rumah-Nya. (TL)

Aku tidak melihat Bait Allah di dalam kota itu, karena Bait Allahnya adalah Allah sendiri, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak Domba itu. (KSI)

(Why 21:22)


October 01, 2013, 02:38:02 PM
Reply #96
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
"hidup" yang dimaksud bukan seperti adam menjadi makhluk yg "hidup", om..

oh gitu ya
Seperti Bapa sendiri sumber hidup, Ia menjadikan Anak-Nya sumber hidup juga. (BIS)
Karena sama seperti Sang Bapa adalah sumber hidup, Ia juga men-jadikan Sang Anak sumber hidup. (KSI)
(Yoh 5:26)

jadi jika sang Bapa menjadikan sang Anak sumber hidup apakah hal itu menjadikan sang Anak setara dengan Bapa :


Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. (TB)
Sabda itu sumber hidup, dan hidup memberi terang kepada manusia. (BIS)
Di dalam Dia ada hidup kekal, dan hidup inilah yang memberi terang kepada segenap umat manusia. (FAYH)

(Yoh 1:4)

bukankah ada tertulis :
Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
"Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal.
Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."
(Yoh. 12:50)

nah siapakah Pemberi perintah dan siapakah penerima perintah?


Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
(Yoh. 14:6)
bukankah ada tertulis :

Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.
Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut."

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
(Yoh. 17:3)
nah siapakah yang mengutus dan siapakah yang diutus?

quote author=driew link=topic=50262.msg931337#msg931337 date=1380355468]
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
(Yoh 1:1,14)
[/quote]

siapakah pemberi kemuliaan dan siapakah penerima kemuliaan?


Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, (Kol. 1:19)
Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, (Kol. 2:9)

bagaimana anda mengartikan ayat ini :

1:51 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
(Luk 10:22)

jika Petrus bersaksi :

3:13 Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Yesus

3:20 agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.

apakah Petrus tidak mengenal Yesus?

menurut para trinitarian Bapa, Yesus, ROH KUDUS = YHVH, akan tetapi dalam kesaksiannya Ia memisahkan antara YHVH(TUHAN) dan Yesus Kristus (Hamba), jadi apakah Petrus tidak mengenal Yesus karena ia bukan seorang trinitarian?

==========

Sedangkan kita bukan sumber hidup, om...

benar, kita hanya ditugaskan untuk memberi kesaksian tentang sumber hidup yang dipilih oleh TUHAN, Allah Israel.


bersambung ....
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka.
October 01, 2013, 02:38:24 PM
Reply #97
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male

"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
(Yoh 15:1-5)

yang menjadi permasalahan adalah para trinitarian menyetarakan pohon anggur dengan pengusaha pohon anggur tersebut.

==============


Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku,
sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

(Why. 3:21)

sebagaimana Amin telah menang dan duduk bersama Bapa diatas tahta Bapa, jadi bilamana jika kita menang kemudian duduk bersama Amin, saksi yang setia dan benar di tahta Bapa, apakah menjadikan kita setara dengan amin? atau bahkan setara dengan Bapa yang mengutus Amin? atau apakah hal itu menjadikan kita adalah Amin bahkan Bapa yang mengutus Amin?
============

Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. (TB)

Saya tidak melihat Rumah Allah di dalam kota itu, sebab Rumah Allahnya ialah Tuhan sendiri, Allah Yang Mahakuasa, dan Anak Domba itu. (BIS)

Di dalam kota itu tidak tampak Bait Allah, karena di situ Tuhan Allah Yang Mahakuasa dan Anak Domba dapat disembah di mana saja. (FAYH)

Aku tidak melihat Bait di dalam kota itu. Tuhan Allah Yang Mahakuasa dan Anak Domba itu ialah Bait kota itu. (DRFT_WBTC)

Maka aku tampak tiada Rumah Allah di dalamnya, karena Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak domba itulah rumah-Nya. (TL)

Aku tidak melihat Bait Allah di dalam kota itu, karena Bait Allahnya adalah Allah sendiri, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak Domba itu. (KSI)

(Why 21:22)

apa yang ingin anda sampaikan dari ayat diatas :

1. apakah anda ingin menyampaikan bahwa yesus = Bapa?

2. apakah anda ingin menyampaikan bahwa Yesus setara dengan Bapa?


salam
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka.
October 01, 2013, 05:26:44 PM
Reply #98
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Trinitarian belief

jadi jika sang Bapa menjadikan sang Anak sumber hidup apakah hal itu menjadikan sang Anak setara dengan Bapa :
jadi mana pilihan anda:
a. mau menghormati Anak sama seperti menghormati Bapa.
b. menolak menghormati Anak sama seperti menghormati Bapa.

bukankah ada tertulis :

nah siapakah Pemberi perintah dan siapakah penerima perintah?
Yang memberi perintah : Bapa
Yang menerima perintah : Anak

Lalu....
1. apakah yang anda sebut sebagai "Allah" "TUHAN" mau berbagi kemuliaan kepada yang lain ?
2. ada juruselamat selain yang anda sebut sebagai "TUHAN" ?
3. ada juruselamat selain yang anda sebut sebagai "Allah yang menyembunyikan diri yaitu Allah israel" ?
4. jadi siapa itu yang anda sebut sebagai "TUHAN" dan "Allah Israel" ?
5. oleh "Siapa" Allah menjadikan alam semesta ?
6. "Siapa" yang ditentukan untuk menerima segala yang ada ?

bukankah ada tertulis :

Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.
Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut."
nah siapakah yang mengutus dan siapakah yang diutus?
7. Apakah anda membaca adanya kata "diutus, mengutus" pada ayat terkait ?
8. jadi siapa yang anda sebut sebagai "TUHAN" "Allah" berdasar dua ayat berikut:

Sebab siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil, mereka akan bersukaria melihat batu pilihan di tangan Zerubabel. Yang tujuh ini adalah mata TUHAN, yang menjelajah seluruh bumi." (Za. 4:10)

Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi. (Why. 5:6)

siapakah pemberi kemuliaan dan siapakah penerima kemuliaan?
Pemberi kemuliaan : Bapa
Penerima kemuliaan : Anak

9. apakah yang anda sebut sebagai "Allah" "TUHAN" mau berbagi kemuliaan kepada yang lain ?
10. lalu kenapa yang anda sebut sebagai "Allah" itu mau memberikan kemuliaan pada Yesus ?


bagaimana anda mengartikan ayat ini :

1:51
11. artikan saja secara harafiah bahwa 'yang disebut engkau' itu melihat langit terbuka dan malaikat2 Allah turun naik kepada Anak Manusia, memang anda mengartikannya secara apa ?

jika Petrus bersaksi :
3:13
3:20
apakah Petrus tidak mengenal Yesus?
Oleh sebab itu, beginilah Firman Tuhan ALLAH terhadap mereka.
Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan menjadi hakim di antara domba yang gemuk dengan domba yang kurus; (Yeh. 34:20)

"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
(Mat 25:31~21)


12. anda sudah mengenal Yesus lebih jauh ?


October 01, 2013, 05:48:22 PM
Reply #99
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
menurut para trinitarian Bapa, Yesus, ROH KUDUS = YHVH, akan tetapi dalam kesaksiannya Ia memisahkan antara YHVH(TUHAN) dan Yesus Kristus (Hamba), jadi apakah Petrus tidak mengenal Yesus karena ia bukan seorang trinitarian?

13. Apakah anda tidak tahu bahwa Yesus sendiri yang menghendaki untuk menjadi "Hamba" ?
14. lalu apa masalahnya jika petrus menyebut Yesus sebagai "Hamba" ?
15. saya pun sebut Yesus sebagai Hamba Allah tuh ?

Yesus Kristus, yang tidak menuntut dan tidak tetap berpegang kepada hak-hak-Nya sebagai Allah, meskipun sebenarnya Dia Allah.
Ia mengesampingkan kuasa serta kemuliaan-Nya dan mengambil sikap seorang hamba dan menjadi sama seperti manusia.
Ia lebih merendahkan diri-Nya lagi, bahkan sampai mati di kayu salib seperti seorang penjahat.
Tetapi, karena inilah Allah meninggikan Dia sampai ke surga dan memberikan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dengan mendengar nama Yesus Kristus segala lutut akan bertelut, baik yang ada di langit, yang ada di atas bumi, maupun yang ada di bawah bumi, dan segala lidah akan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, bagi kemuliaan Allah Bapa.
(Flp 2:5-11)

Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki
Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
(2Ptr. 1:11)

16. Kerajaan kekal yaitu Kerajaan .... ? anda mau masuk ?

yang menjadi permasalahan adalah para trinitarian menyetarakan pohon anggur dengan pengusaha pohon anggur tersebut.
17. Bapa keberatan kalau Anak Tunggal-Nya "setara" ?
18. segala milik Bapa bukan milik Yesus ?

dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
Aku dan Bapa adalah satu."
(Yoh 10:28-30)

19. bingung ?

sebagaimana Amin telah menang dan duduk bersama Bapa diatas tahta Bapa, jadi bilamana jika kita menang kemudian duduk bersama Amin, saksi yang setia dan benar di tahta Bapa, apakah menjadikan kita setara dengan amin? atau bahkan setara dengan Bapa yang mengutus Amin? atau apakah hal itu menjadikan kita adalah Amin bahkan Bapa yang mengutus Amin?

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6)

Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. (Yoh. 6:44)

Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. (Mat. 11:27)

Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. (Yoh. 14:11)

20. tambah bingung ?


 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)