Author Topic: Teologi kemakmuran: penyesatan akhir jaman!  (Read 43239 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 18, 2017, 01:54:32 PM
Reply #1470
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 110
Bukan soal kaya, makmur, miskin, sederhana atau melimpah...

Ini soal 'penatalayanan'.

Apapun doktrin, paham dan teologi yg diyakini seseorang, jika ia tidak mmandang hartanya/kepunyaannya dalam konteks penatalayanan, maka ia meleset.

Para rasul misalnya mreka miskin namun kaya raya.
Stiap hari ada orang yg mnyerahkan harta pribadi mreka ke kaki para rasul,
Namun krn para rasul menjalankan hidup penatalayanan, maka smua harta itu disalurkan utk yg mbutuhkan.

Paradigma penatalayanan itu mmandang bhw semua harta/pendapatan yg seorang peroleh semua adalah milik Tuhan dan siap sedia disalurkan kemana Tuhan inginkan kapan pun.
Sisanya barulah milik pribadi apabila Tuhan menyatakannya sbg milik pribadi.

Bisa saja seorang berlimpah harta pribadi krn ia bisa dipercaya Tuhan dalam penatalayanan atau bisa juga ia miskin harta pribadi krn penatalayanannya.

Kl bisa, jangan buru-buru mhakimi orang krn ia kaya/miskin.
Kekayaan dan kemiskinan memang mudah dilihat mata, tp penatalayanan itu sulit skali dinilainya.

setuju bro... inilah yg sepatutnya.

bkn soal kaya atau miskin..

sbb seorang kaya bila2 shj masuk sorga bila ia setia kpd kasih yg Tuhan amanatkn dan bukan kayanya sbb menganiaya org lain..

seorang miskin selagi tdk mencuri dan merompak utk hidup adalah berharga di mata Tuhan...

bagaimana pula kalo kaya seperti mark zuckerberg atau bill gates?
https://iluminasi.com/bm/ini-alasan-mark-zuckerberg-memilih-gaji-sekadar-rm4-20-setahun.html
September 18, 2017, 03:22:38 PM
Reply #1471
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6470
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Yg pasti, Tuhan menuntut orang sesuai dengan apa yg Ia berikan.
Kl diberi banyak, dituntut banyak; kl diberi sedikit, dituntut sedikit.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
September 19, 2017, 12:55:22 PM
Reply #1472
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 110
Yg pasti, Tuhan menuntut orang sesuai dengan apa yg Ia berikan.
Kl diberi banyak, dituntut banyak; kl diberi sedikit, dituntut sedikit.
Iya benar sekali ini adalah alkitabiahnya yg harus semua faham..
gereja bkn agen pengajar kemiskinan kpd umat manusia... karya Yesus adalah keselamatan syurgawi dan di dunia. Seboleh bolehnya harus upayakan diri supaya mampu menolong org2 susah... mampu mempermudahkn masalah2 org yg susah... bukannya menambahkn kemudaratan dunia dgn menetapkan mesti dan harus miskin kalo ikut Tuhan atau mesti dan harus kaya kalo ikut Tuhan sbg ukuran.

Ukurannya sudah Yesus tetapkn.. datanglah kpdNya dan akan di berikan.. yg haus.. yg lapar dan yg lainnya
September 24, 2017, 10:38:33 AM
Reply #1473
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Orang yang miskin harta tetapi kaya rohani akan selamat.

Orang yang kaya harta dan kaya Rohani juga akan selamat.

Kesimpulan:

Keselamatan bukan soal harta dunia tetapi harta di Surga :

Matius  6:19,20 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)