Author Topic: Seks pranikah = persundalan  (Read 1680 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 25, 2013, 03:15:35 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2088
  • Gender: Male
  • Denominasi: Sola Scriptura

Sedikit koreksi, persetubuhan sebelum menikah dianggap persundalan dalam Alkitab (Ulangan 22:20-21)

Anda tidak paham kitab Ulangan 22. Coba baca awalnya kepada siapa perempuan itu dibicarakan. Berikut cuplikan ayat 13 dan 14, awal topiknya.

"Apabila seseorang mengambil isteri dan setelah menghampiri perempuan itu, menjadi benci kepadanya, menuduhkan kepadanya perbuatan yang kurang senonoh dan membusukkan namanya dengan berkata: Perempuan ini kuambil menjadi isteriku, tetapi ketika ia kuhampiri, tidak ada kudapati padanya tanda-tanda keperawanan"

Saya pindahkan ke topik baru supaya tidak OOT.

Ulangan 22:13-30 berbicara tentang hukum perkawinan. Ayat 13-21 berbicara tentang seorang lelaki yang menuduh isterinya tidak perawan lagi pada malam pertama.

Adat perkawinan bangsa Israel adalah bila perempuan menikah pertama kali, maka pada malam pertama pasangan suami isteri bersetubh di atas ranjang yang dihampiri kain putih. Bisa jadi seorang suami merasa bahwa isteri yang baru dinikahinya tidak perawan lagi. Maka bila dia menuduh demikian, kain putih itu akan dibentangkan di hadapan tua-tua untuk diperiksa (ayat 15 dan 17).

Ada dua kemungkinan:
1. Terdapat tanda2 keperawanan, yakni ada bercak darah di kain itu. Berarti tuduhan itu palsu sehingga lelaki itu harus dihajar, didenda 100 sikap perak, dan tidak dibenarkan menceraikan isterinya selamanya (ayat 18-19).
2. Tidak terdapat tanda2 keperawanan, sehingga tuduhan itu ternyata benar. Maka gadis itu harus dilempari batu orang sekota, karena dia telah bersundal di rumah ayahnya (ayat 21).

Perhatikan kata "bersundal". Seorang anak gadis yang masih "berada di rumah ayahnya" (belum kawin, masih di bawah otoritas ayahnya), apabila ditemukan sudah tidak perawan lagi pada "malam pertama" dikatakan bersundal. Jadi seks pranikah menurut Alkitab adalah persundalan. Tidak dikatakan berapa kali perempuan itu telah melakukan hubungan seks atau dengan berapa pria dia melakukannya. Sekali hubungan seks saja sudah membuat perempuan itu sebagai perempuan sundal.

Itulah salah satu kriteria suatu perbuatan disebut sebagai persundalan, yang bahasa Ibraninya adalah "zanah".
November 25, 2013, 03:23:36 PM
Reply #1
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 52
  • Denominasi: gpib
Saya pindahkan ke topik baru supaya tidak OOT.

Ulangan 22:13-30 berbicara tentang hukum perkawinan. Ayat 13-21 berbicara tentang seorang lelaki yang menuduh isterinya tidak perawan lagi pada malam pertama.

Adat perkawinan bangsa Israel adalah bila perempuan menikah pertama kali, maka pada malam pertama pasangan suami isteri bersetubh di atas ranjang yang dihampiri kain putih. Bisa jadi seorang suami merasa bahwa isteri yang baru dinikahinya tidak perawan lagi. Maka bila dia menuduh demikian, kain putih itu akan dibentangkan di hadapan tua-tua untuk diperiksa (ayat 15 dan 17).

Ada dua kemungkinan:
1. Terdapat tanda2 keperawanan, yakni ada bercak darah di kain itu. Berarti tuduhan itu palsu sehingga lelaki itu harus dihajar, didenda 100 sikap perak, dan tidak dibenarkan menceraikan isterinya selamanya (ayat 18-19).
2. Tidak terdapat tanda2 keperawanan, sehingga tuduhan itu ternyata benar. Maka gadis itu harus dilempari batu orang sekota, karena dia telah bersundal di rumah ayahnya (ayat 21).

Perhatikan kata "bersundal". Seorang anak gadis yang masih "berada di rumah ayahnya" (belum kawin, masih di bawah otoritas ayahnya), apabila ditemukan sudah tidak perawan lagi pada "malam pertama" dikatakan bersundal. Jadi seks pranikah menurut Alkitab adalah persundalan. Tidak dikatakan berapa kali perempuan itu telah melakukan hubungan seks atau dengan berapa pria dia melakukannya. Sekali hubungan seks saja sudah membuat perempuan itu sebagai perempuan sundal.

Itulah salah satu kriteria suatu perbuatan disebut sebagai persundalan, yang bahasa Ibraninya adalah "zanah".

apa yang mau ditanyakan?
November 25, 2013, 03:40:02 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2088
  • Gender: Male
  • Denominasi: Sola Scriptura
apa yang mau ditanyakan?

Dalam thread lain Krispus menulis begini:

Kita juga boleh dong bersetubuh dengan lawan jenis selama belum menikah, sebab kita kan tidak bisa disebut berzinah, sementara tidak ada ayat yang melarang seks sebelum menikah???

Maka saya katakan kalau dalam Ulangan 22:21, seorang anak gadis yang kawin tetapi ternyata pada malam pertama diketahui sudah tidak perawan lagi harus dihukum mati karena dia telah bersundal. Jadi pengertian sundal adalah belum kawin tapi sudah tidak perawan lagi (dengan catatan bukan korban perkosaan).
November 25, 2013, 06:05:20 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2088
  • Gender: Male
  • Denominasi: Sola Scriptura
Istilah "sundal" yang diterjemahkan dai kata Ibrani "zanah" pertama kali muncul di Alkitab dalam kisah Dina dan Sikhem (Kejadian 34)

Kejadian 34:1-4
Pada suatu kali pergilah Dina, anak perempuan Lea yang dilahirkannya bagi Yakub, mengunjungi perempuan-perempuan di negeri itu.
Ketika itu terlihatlah ia oleh Sikhem, anak Hemor, orang Hewi, raja negeri itu, lalu Dina itu dilarikannya dan diperkosanya.
Tetapi terikatlah hatinya kepada Dina, anak Yakub; ia cinta kepada gadis itu, lalu menenangkan hati gadis itu.
Sebab itu berkatalah Sikhem kepada Hemor, ayahnya: "Ambillah bagiku gadis ini untuk menjadi isteriku."

Dari kisah ini diketahui bahwa Sikhem memerkosa Dina, anak perempuan Yakub dan Lea. Setelah memerkosanya, Sikhem menjadi cinta kepada Dina, dan ingin "mengambilnya menjadi isterinya" (mengawininya dengan resmi). Dengan kata lain, Sikhem melakukan hubungan seks sebelum menikah.

Ayat2 berikutnya menjelaskan bagaimana Hemor, ayah Sikhem, mendatangi Yakub untuk menanyakan syarat2 perkawinan (ayat 8-12). Anak2 Yakub, saudara lelaki Dina, melakukan tipu muslihat dengan mensyaratkan Hemor, Sikhem, dan seluruh lelaki orang Hewi untuk disunat (ayat 15). Persyaratan itu diterima Hemor dan Sikhem (ayat 18).

Akan tetapi, saat orang2 itu sedang kesakitan setelah disunat, Simeon dan Lewi membunuhi mereka, termasuk Sikhem, lalu membawa pergi Dina (ayat 25-26). Anak2 Yakub lain turut menjarah kekayaan mereka (ayat 27-29). Perbuatan mereka membuat Yakub marah (ayat 30). Tetapi mereka menjawab, "Mengapa adik kita diperlakukannya sebagai seorang perempuan sundal!" (ayat 31)

Mengapa dikatakan Dina diperlakukan sebagai seorang perempuan sundal? Karena Sikhem lebih dahulu menyetubuhinya sebelum bermaksud mengawininya!
November 25, 2013, 06:14:24 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2088
  • Gender: Male
  • Denominasi: Sola Scriptura
Kisah Dina dan Sikhem memberi pelajaran bagi kita agar tidak melakukan hubungan seks sebelum perkawinan. Alkitab menunjukkan bahwa perbuatan tersebut adalah persundalan. Dina memang diperkosa, dan itu berarti di luar kehendaknya. Akan tetapi perbuatan Sikhem itu telah mencemari Dina, telah memperlakukannya sebagai perempuan sundal.

Karena itu hendaknya para lelaki, khususnya yang masih perjaka, menahan diri dari hubungan seks pranikah. Para gadis, hendaknya berhati2, jangan mau ditipu bujuk rayu lelaki yang ingin melampiaskan nafsunya. Berhati2lah bila bepergian ke luar, jangan sampai memberi kesempatan niat jahat lelaki penuh nafsu.

GBU
November 25, 2013, 06:29:16 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1301
Kisah Dina dan Sikhem memberi pelajaran bagi kita agar tidak melakukan hubungan seks sebelum perkawinan. Alkitab menunjukkan bahwa perbuatan tersebut adalah persundalan. Dina memang diperkosa, dan itu berarti di luar kehendaknya. Akan tetapi perbuatan Sikhem itu telah mencemari Dina, telah memperlakukannya sebagai perempuan sundal.

Karena itu hendaknya para lelaki, khususnya yang masih perjaka, menahan diri dari hubungan seks pranikah. Para gadis, hendaknya berhati2, jangan mau ditipu bujuk rayu lelaki yang ingin melampiaskan nafsunya. Berhati2lah bila bepergian ke luar, jangan sampai memberi kesempatan niat jahat lelaki penuh nafsu.

GBU

kasus pemerkosaan berbeda dengan perzinahan, beda juga dengan seks pranikah.

GBU
November 25, 2013, 06:34:10 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2088
  • Gender: Male
  • Denominasi: Sola Scriptura
kasus pemerkosaan berbeda dengan perzinahan, beda juga dengan seks pranikah.

GBU

Perkosaan: seorang lelaki memaksa seorang perempuan yang bukan isterinya untuk bersetubuh
Perzinahan: seorang lelaki bersetubuh dengan isteri orang lain atas dasar suka sama suka
Seks pranikah: seorang lelaki menyetubuhi seorang gadis sebelum menikahinya secara resmi

Memerkosa anak gadis termasuk seks pranikah, tetapi karena di luar kehendak gadis tersebut, maka disebut perkosaan (memaksa).

Ada persamaan ketiga hal di atas, yakni pencemaran terhadap seorang perempuan.
« Last Edit: November 25, 2013, 07:04:21 PM by Deraya »
December 08, 2013, 03:06:52 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
Sedikit komen aza :

Jika Tuhan memberkati pernikahan yg kudus kenapa kita harus menghancurkannya dengan suatu "sex"?
December 08, 2013, 03:49:10 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2088
  • Gender: Male
  • Denominasi: Sola Scriptura
Kalau bersetubuh sebelum perkawinan, analog dengan hukum "memecahkan berarti membeli" untuk barang pecah belah, atau "membuka bungkus berarti membeli" untuk barang yang dikemas dalam bungkusan.

Keluaran 22:16-17
Apabila seseorang membujuk seorang anak perawan yang belum bertunangan, dan tidur dengan dia, maka haruslah ia mengambilnya menjadi isterinya dengan membayar mas kawin.
Jika ayah perempuan itu sungguh-sungguh menolak memberikannya kepadanya, maka ia harus juga membayar perak itu sepenuhnya, sebanyak mas kawin anak perawan."

Ulangan 22:28-29
Apabila seseorang bertemu dengan seorang gadis, yang masih perawan dan belum bertunangan, memaksa gadis itu tidur dengan dia, dan keduanya kedapatan--
maka haruslah laki-laki yang sudah tidur dengan gadis itu memberikan lima puluh syikal perak kepada ayah gadis itu, dan gadis itu haruslah menjadi isterinya, sebab laki-laki itu telah memperkosa dia; selama hidupnya tidak boleh laki-laki itu menyuruh dia pergi.
December 08, 2013, 04:56:12 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1503
  • Gender: Male
  • Denominasi: K R I S T E N
Sedikit komen aza :

Jika Tuhan memberkati pernikahan yg kudus kenapa kita harus menghancurkannya dengan suatu "sex"?

karena justru itu, sex itu yang pengaruhnya yang besar.. yang mampu membobol tembok pendirian orang yang teriming2 melakukannya.  ;D
Mat 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)