Author Topic: Kebohongan The Da Vinci Code  (Read 5797 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 29, 2008, 08:30:10 AM
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1533
  • Gender: Male
    • Cakka's Blog - Blog Berwawasan Pengetahuan dan Religius
Kita bahas tentang The Da Vinci Code yuk  :afro:
Klo ada yang blom punya Buku nya, silakan Download EBook The Da Vinci Code

Banyak kebohongan di sana, semoga dengan pembahasan di sini jadi peneguhan iman  :)

Yang pertama adalah pernikahan Yesus dengan Maria Magdalena  :ashamed0004: , klo Yesus menikah dan tidak meninggal di Kayu Salib lalu apa arti janji Tuhan dalam  penggenapan nya bagi manusia  :angry:

December 29, 2008, 08:57:49 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 535
  • Gender: Male
    • Integrated IT Solutions
the da vinci code itu bukan soal bohong gak bohong, tapi itu adalah pikiran liar dengan didukung fakta2 yg dibengkokkan sesuai dengan keinginan pengarang. sama seperti teori konspirasi gt.

btw, dah tahu buku da vinci code gak baik untuk Kristen, tapi malah2 bagi e-book, gak slah tuch?
December 29, 2008, 03:37:46 PM
Reply #2
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1533
  • Gender: Male
    • Cakka's Blog - Blog Berwawasan Pengetahuan dan Religius
@percetakan
Tujuan nya bukan untuk baik atau tidak baik :)
Berpikir lah positif.... !!!

Tapi untuk lebih mengerti kebenaran Firman Tuhan  :angel:
Klo kamu memang gak mau gak perlu download  :ashamed0004:

Aku hanya ingin saling sharing dan meneguhkan dan gak ada yang tergoyahkan karena penulisan2 serupa seperti itu  :ashamed0004:
December 29, 2008, 05:39:23 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 535
  • Gender: Male
    • Integrated IT Solutions
December 29, 2008, 07:11:02 PM
Reply #4
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1533
  • Gender: Male
    • Cakka's Blog - Blog Berwawasan Pengetahuan dan Religius
@percetakan
Mohon maaf ya klo kata2 ku menyinggung....  :)
GBU
December 29, 2008, 11:14:56 PM
Reply #5
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6591
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste

Secara teologis, cerita tersebut jelas merupakan suatu
hujatan paling hebat bagi agama Kristen.

Katholik, Vatikan, dan Paus di dalam novel "The Da Vinci Code", -- juga pada novel lainnya, "Angels and Demons," --  digambarkan hakikinya merupakan suatu organisasi kejahatan terbesar di  dunia yg berbajukan agama, dan dikamuflase oleh
ritual-ritual agung, dan wajah-wajah alim di Vatikan. Nama Katholik, Vatikan, dan Paus betul2 dirusak
Dan Brown di dalam kedua novelnya tsb.
Tetapi reaksi orang Kristen dan para tokohnya tidak diimplemnetasikan dgn kekerasan. Tidak juga dgn
seruan pemboikotan terhadap novel dan filmnya. Kalau pun ada hanya segelintir saja. Secara umum, tidak.
Opini dibalas opini, analisa dibalas analisa,  argumen dibalas argumen, buku dibalas dgn buku! Sudah puluhan buku, yg ditulis oleh para pakar teologi, para pakar sejarah agama, membantah apa yg disebut Dan Brown sbg fakta sejarah tsb.
Misalnya, The Da Vinci Code: Fact or Fiction, Truth and Fiction in The Da Vinci Code: A Historian Reveals What We Really Known about Jesus,  Maria Magdalene, and Constantine, Cracking Da Vinci's Code: You've Read the Fiction,
Now Read the Fact, dan masih banyak lagi. Di Indonesia kira2 sudah ada 10 buku terjemahannya, dan beberapa hasil karya orang Indonesia sendiri.

Sikap umum orang-orang Kristen terhadap hujatan "Da Vinci Code" tsb membuktikan kedewasaan berpikir,  obyektif, kritis dan percaya bahwa keimanan Kristen  adalah benar, dan tak akan tergoyahkan dgn berbagai  hujatan bagaimana pun canggihnya. Tuhan juga tidak  perlu dibela, karena hanya "Tuhan yang lemah" sajalah yang perlu dibela oleh manusia. Hanya Kebenaran yang tak  mutlak sajalah yg harus dibela dengan kekerasan agar  jangan terungkap kelemahannya.

  Sikap orang Kristen sedemikian merupakan wujud nyata  dari implementasi iman yang diajar oleh Yesus sendiri:
"Janganlah membalas kejahatan dgn kejahatan; lakukan yg baik bagi semua orang, sedapat-dapatnya kalau  hal itu tergantung padamu. Hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang. Pembalasan adalah hakKu."

yah.. kalo di kaji ulang sih emang kayanya sang penulis The da Vinci Code itu, emang kaum liberal...
maksudnya adalah dia gak percaya isi alkitab sepenuhnya, malah suka membelok-belokkan ke arah yang sangat salah..
yang aku bingung kok bisa ya buku semacam itu diijinkan untuk terbit, padahal kan isinya menyangkut kebohongan dan belom terbukti kebenarannya...dah gitu, berani banget dia bilang klo Yesus udah menikah,,
ada pendapat temenku yang bukan Kristen soal Yesus menikah sm Maria magdalena, dia bilang Yesus kan turun sebagai manusia..
jadi dia punya sifat yang "Manusiawi" juga..
yah kalo menurut aku sih sangkin pinternya sang penulis The Da Vinci code, Dan brown.. jadi membuat otaknya gak bisa diajak kerja sama dengan Tuhan Yesus..
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
December 29, 2008, 11:57:59 PM
Reply #6
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6591
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
Mungkin ada sebagian orang nonKristen yg menyambut gembira "The Da Vinci Code" karena menganggap bahwa
Dan Brown telah berjasa, berhasil membongkar habis rahasia maha besar kebohongan Kristen (versi org gak percaya). Kalau bisa
Dan Brown akan diberi penghargaan olehnya, dan dielu-elukan.
Itu kalau ybs belum pernah membaca novelnya, dan memahami isinya. Kalau sudah, dia, sebagai umat beragama, agama apa saja, pasti akan ikut mengecam Brown. Betapa tidak lewat novelnya tsb, Brown juga secara tersirat hendak menyampaikan pesan kepada pembacanya bahwa
hubungan yg tepat dan benar2 dapat "melihat Allah" adalah lewat hubungan sek bebas antara pria dengan wanita.
Yang dilakukan lewat  ritual "keagamaan" tertentu yg menurut sejarah telah dilakukan oleh kelompok The Priory of Zion selama berabad-abad.

Menurut Brown, ritual seks merupakan salah satu bagian ritual agama yg benar, merupakan cara yg dikehendaki Allah untuk dapat "bertemu dgn Allah." Ritual seks tsb dapat dilakukan oleh setiap pria dan wanita di dalam ritual keagamaan untuk dapat mencapai tingkat tertinggi "merasakan kehadiran Allah."
     Novel tsb menyatakan, menurut sejarah ritual seks dalam upacara "keagamaan" seperti itu sudah sejak berabad-abad lalu dilakukan oleh kelompok The Priory of Zion. Jacques Sauniere, pimpinan The Priory of Zion, kakek dari Sophie Neveu, yang diceritakan dibunuh pada awal novel ini oleh Silas, pengikut Opus Dei, biasa melakukan ritual seks tersebut di ruang bawah tanah rumahnya bersama anggota Prory of Zion lainnya.

Sepintas kelihatannya upacara ritual seks guna dapat merasakan kehadiran Allah ini mirip dgn kelompok yg  menamakan diri dgn sebutan "Children of God" yg sekitar tahun 1980-an pernah menghebohkan dunia, termasuk di Indonesia. Children of God juga dalam setiap "peribadatannya" selalu mengada sesi ritual hubungan seks antara pria dengan wanita sesama anggota Children of God.
Alasan dan dasar pemahaman kelompok sesat ini mirip-mirip dgn apa yg dituturkan oleh Brown, yakni lewat
ritual seks, manusia dapat merasakan kehadiran Allah sesungguhnya.

Apakah ada kaitannya antara keduanya?
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
December 30, 2008, 01:41:16 PM
Reply #7
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2565
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Mnrt gue Dan Brown beraliran pagan.

Paganism itu yg sdg ingin dia sebarkan.

Ttg Da Vinci code,
Namanya juga 'novel'.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)
December 30, 2008, 03:19:34 PM
Reply #8
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2739
  • me , just moe without 'o'
Namanya juga penulis, ya harus cari akal biar tulisannya laris manis ta :D
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
December 30, 2008, 09:23:07 PM
Reply #9
  • Local Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12104
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
gosip............. semakin digosok semakin siip

kalo jualan cerita tapi ga menarik mana mungkin bisa laris.

yang penting kita ga terjebak & menjadi ga bisa membedakan mana itu fiksi mana itu fakta.
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)