Author Topic: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?  (Read 3258 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 29, 2013, 02:40:48 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?

Bukankah salah satu sifat Allah adalah tidak berubah?
Manusia menangkap bahwa bila ia sidelamatkan, mk kejadiannya adl bhw ia di hidupkan setelah kematian fisiknya shg ia bisa bersamasama dg Allah dikekekalan.
Hal inilah yg perlu Allah jelaskan gambaran prosesnya (proses anugerah ), shg Allah harus menjadi manusia .

Why5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
Dalam ay diatas yg saya cetak tebal telah disembelih = berfungsi sbg domba korban, Engkau telah membeli mereka bagi Allah= berfungsi sbg imam .
 
Quote
Bukankah salah satu sifat Allah adalah tidak berubah?

dalam proses anugerah hidup yang dikerjakan Allah sendiri unt milikNya, digambarkan sejak PL sbb:
Ada domba korban.
Ada imam yg memercikkan darah domba korban kepada manusia spy tahir.
Ada manusia yg ditahirkan.

Ketika kita tahu bahwa selamat adl anugerah (hari ke tujuh/sabat) untuk menjelaskan ini kepada manusia, maka ketiga fungsi diatas haruslah Allah sendiri yg memerankan ( tdk boleh melibatkan manusia) ,sebab bila peran tsb diatas diperankan oleh manusia sdh bukan anugerah namanya, krn manusia itu bertindak atas namanya sendiri unt keselamatannya sendiri (666) , ini sekaligus adl bukti bhw Yesus bukanlah manusia ciptaan spt kita ini, melainkan Allah sendiri.
Dan ketiga peran itu telah digenapiNya di kayu salib, dan kemenangan atas maut ditunjukkan dg kebangkitanNya dari kubur, mk ini semua telah menjelaskan dg jelas kepada manusia bagaimana proses anugerah itu.Gby
December 29, 2013, 05:55:27 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1381
*
Numpang tanya :
.
Pada saat Allah menjadi manusia, apakah pada saat itu juga Allah itu menjadi ada dua atau Allah tetap satu secara kuantitas ?
.
Jika Yesus di sebut memiliki sifat Allah, maka berarti ketika Yesus berdoa itu sama artinya dengan Yesus berdoa kepada diri NYA sendiri, betul nggak ?
.
.
Jika pertanyaan diatas sekiranya dianggap OOT, harap  diabaikan saja.
December 29, 2013, 06:13:55 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 706
  • Denominasi: Kristen aja
Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?
Supaya Allah dapat menggantikan dlm menanggung dosa2 manusia
tanpa menjadi manusia maka tidak ada tebusan yg sepadan utk menebus dosa2 manusia

Bukankah salah satu sifat Allah adalah tidak berubah?
Betul, sejak semula Allah mengasihi manusia,
oleh sebab itu ketika manusia jatuh dlm dosa Allah mau menebus manusia, krn kasih-Nya tdk berubah
December 29, 2013, 08:50:04 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8870
  • Gender: Male
  • Shihonage
  • Denominasi: Sebelum muncul kata "denominasi".
Jika Yesus di sebut memiliki sifat Allah, maka berarti ketika Yesus berdoa itu sama artinya dengan Yesus berdoa kepada diri NYA sendiri, betul nggak ?
Yesus sedang berbicara kepada Bapa-Nya, bukan kepada diri-Nya sendiri.
Tidak ada istilah "sorga kosong" saat Firman Allah menjadi Manusia.
Nantikanlah hari kematianmu setiap pagi... Itulah jembatan yang membawamu kepada Kristus.
December 29, 2013, 10:03:42 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?

Bukankah salah satu sifat Allah adalah tidak berubah?

Alkitab mengatakan bahwa upah dosa adalah maut (Rom.6:23). Artinya semua manusia yang berdosa pasti akan mengalami kematian (banding. Kej.2:17).

Karena Allah itu adalah Allah yang adil dan karenanya dosa tetap harus dihukum dan hukumannya adalah kematian/maut. Tetapi klo manusia berdosa yang harus menerima hukuman mati itu sedniri maka sama dengan mereka tidak diselamatkan.

Supaya mereka diselamatkan maka harus ada yang harus mati mengantikan manusia berdosa dan itu adalah Allah sendiri.

Nah karena  Allah itu tidak bisa mati maka Ia perlu menjelma menjadi manusia terlebih dahulu supaya bisa mati.

Dan memang Ia akhirnya mati disalibkan dan oleh kematian-Nya itu kita manusia berdosa diselamatkan.

Utk melaksanakan hal tsb harus terjadi inkarnasi yaitu Allah yang menjelma dalam daging. Allah telah menyatakan bahwa hukuman dosa ialah maut. Berhubung Allah tak dapat mati, maka harus terjadi suatu inkarnasi agar ada tabiat/sifat manusia yang bisa mengakibatkan kematian dan dengan demikian membayar hukuman dosa.
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
December 29, 2013, 10:34:07 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1952
  • Denominasi: Hanya akui Firman Tuhan
Re: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia ?

Kalau Allah gak mau jadi manusia, ya bagaimana Allah bisa mengadilin manusia ? Begitu Allah menongol dipengadilan manusia kelak, maka seluruh manusia langsung pinsan semuanya. Maka Allah yang Esa sangat perlu dan harus jadi manusia Yesus !

GBU.
December 31, 2013, 12:15:14 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1503
  • Gender: Male
  • Denominasi: K R I S T E N
Kasian kalo dibinasain semua.. itu pekerjaaan yang sia2..
lebih baik dari awal tidak usah diciptain, dan tidak ada manusia, KALO SEMUA DIBINASAIN TANPA KONFIRMASI..
that's not fair..
Mat 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
January 01, 2014, 06:15:42 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 950
  • Denominasi: Baptis
*
Numpang tanya :
. :)
Pada saat Allah menjadi manusia, apakah pada saat itu juga Allah itu menjadi ada dua atau Allah tetap satu secara kuantitas ?
.Jika kita berdoa secara bersamaan di kebaktian dgn doa yg berbeda dan seluruh dunia berdoa pula maka Allah itu banyak ya  :)
Jika Yesus di sebut memiliki sifat Allah, maka berarti ketika Yesus berdoa itu sama artinya dengan Yesus berdoa kepada diri NYA sendiri, betul nggak ?
.Ndak tuh  :) Yesus ya Yesus , Allah ya Allah=kebangkitanNya menjadi Allah.
.Itu contoh bagaimana kita hidup dalam Dia(berdoa slalu) dan Yesus(manusia) berdoa kepada diriNya(Allah) sendiri itu adalah kepada Allah yg adalah Dia sendiri.
Gak ngerti=Allah 100%,manusia 100%, manusia itu harus bergantung pada Allah dan itu di lakukan oleh Yesus ketika menjadi manusia(teladan yg sempurna)

Jika pertanyaan diatas sekiranya dianggap OOT, harap  diabaikan saja.
Kayaknya sih  :D

Re: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?
Menggenapi/menepati apa yg Dia janjikan.
January 01, 2014, 12:17:39 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2728
  • Denominasi: Katolik
Benar.
Karena dosa Adamlah (seorang manusia) semua manusia dihukum mati sesuai dengan hukum Tuhan, jiwa ganti jiwa maka dibutuhkan penebusan orang seorang Manusia (Adam kedua). jiwa ganti jiwa, semua manusia dibenarkan.

Ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: 'Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki; tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiKu. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh Aku datang; dalam gulungan Kitab ada tertulis tentang Aku, untuk melakukan kehendakMu, ya AllahKu'.... Dan karena kehendakNya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus (Ibr 10:5-7.10).
Karena adam yang 1, tidak taat, hidup manusia menjadi hamba dosa didalam kedagingan.
Yesus anak Allah, incarnasi menjadi manusia sebagai Adam ke 2 yang taat, akan mengembalikan hidup manusia didalam kedagingan ke hidup didalam roh, kembali didalam kemuliaan Allah dan tidak jatuh ditangan iblis.

Pertanyaan:
Bagaimana prosedur proses cara Allah mengembalikan, manusia dari kedagingan menjadi roh dan dapat hidup didalam kemuliaan Allah ?
Jawab:
Yesus incarnasi menjadi manusia, untuk dikorbankan dijadikan Anak Domba Allah, daging Nya harus kita makan dan darah Nya harus kita minum, agar nyawa manusia dipersatukan dengan nyawa Yesus.

Yoh.6: 56.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Dengan mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan, sekalipun wujudnya adalah seorang manusia, maka nyawa kita yang sudah dipersatukan dengan nyawa Yesus, siap mengalami kebangkitan seperti Yesus, dimana kebangkitan Yesus dinyatakan sebagai kebangkitan yang sulung.

Im.17:11.
Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.


Artinya: Didalam bait Allah, yaitu tubuh kita, terjadi pendamaian antara nyawa kita dan nyawa Yesus.

Dari manusia Adam pertama, manusia dari hidup roh menjadi hidup kedagingan.
Dari manusia Adam kedua, yaitu Yesus, manusia dari hidup kedagingan dikembalikan menjadi hidup didalam kemuliaan Allah berupa roh.
January 01, 2014, 12:23:54 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1381

.Jika kita berdoa secara bersamaan di kebaktian dgn doa yg berbeda dan seluruh dunia berdoa pula maka Allah itu banyak ya  :)

.
Jawabannya gak nyambung.
.
Yg sy tanya itu Yesus yg masih dlm konteks Allah (memiliki sifat Allah).
.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)