Author Topic: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?  (Read 3365 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 24, 2015, 07:25:28 PM
Reply #60
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 3
  • Denominasi: Protestan
Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?

Bukankah salah satu sifat Allah adalah tidak berubah?

Agar korban yang tidak berdosa dapat dipersiapkan untuk penebusan manusia. Tanpa Allah menjadi manusia tidak ada manusia yang tak berdosa bisa didapat untuk menjadi korban penebus dosa semua kita. Bisa juga ditanya kenapa Allah tidak saja mengutus salah seorang malaikatNya yang memang tidak berdosa untuk menjadi manusia yang tidak berdosa untuk menjadi korban penebus dosa. Namun kata firman "Akulah Tuhan, selain Aku tidak ada yang lain, dan Aku tidak membagi kemuliaanKu dengan siapapun" (Yesaya 42:8). Karena itu hanya Allah sendirilah yang harus menjadi manusia tak berdosa untuk melakukan penebusan dosa. Dengan demikian dosa sudah dihukum didalam daging, yaitu daging yang tidak berdosa, yaitu TUHAN YESUS. Dan dengan demikian kemuliaan hanya diberikan kepada Allah saja, tidak kepada yang lain atupun malaikat sekalipun.
July 01, 2015, 05:08:48 PM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 950
  • Denominasi: Baptis
mohon anda rapikan.
Saya susah menjawab.

Lewat aja brader :D pa kabar ?
sy sudah menemukan jawaban2nya lewat bro Tegas Firman
July 05, 2015, 11:45:02 PM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4653
  • Gender: Male
Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?

Bukankah salah satu sifat Allah adalah tidak berubah?

Apakah dengan menjadi manusia artinya Allah berubah-ubah? Memang Allah itu Kamen Raider?

Allah menjadi manusia adalah keputusan yang tidak dapat kita balas dengan apapun juga bahkan semilyar nyawa kita tidak sepantasnya Allah melakukan hal itu terhadap kita, manusia, binatang yang menerima roh Allah. Daud menyebut gambaran ini dan menyamakan dirinya seperti cacing.

Filipi 2:6-8
6  yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7  melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8  Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Yesus rela mengosongkan, menjadikan tidak ada diriNya sebagai Anak Allah dan mengambil wujud manusia. Bukan hanya sekeder manusia atau penguasa semacam raja, tetapi sebagai hamba, rakyat jelata yang akhirnya menjadi pesakitan dan disalibkan sampai mati.

Hal itu dilakukan agar kita yang harusnya menerima hukuman, digantikan oleh Anak Manusia, Yesus. Sehingga kita tidak dihukum bersama dunia karena penghukuman yang harusnya untuk kita, telah diterima oleh Yesus dalam rupa Anak Manusia yang sama seperti kita. Hal ini menggenapkan apa yang telah ditulis ribuan tahun lampau lewat para nabi-nabiNya bahkan sejak hari penciptaan alam semesta.

Jika tidak ada Taurat dan kitab para nabi, maka tidak perlu Allah menjadi manusia untuk membuka jalan bagi kita agar kita tetap dapat tinggal dalam kasih Allah. Tetapi karean semua hukum dan aturan telah dituliskan, maka kedatanganNya juga menggenapkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah melalui hukum Taurat dan kitab para nabi. Agar kita yang hidup jaman ini dapat mengenali Yesus yang adalah Tuhan dan Kristus, Anak Allah yang ditulis sejak ribuan tahun sebelum kedatanganNya.
July 21, 2018, 03:16:50 PM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Allah menjadi manusia karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sifat Allah tidak berubah, Allah itu kasih. PenampakanNya bisa apa saja, mungkin lidah api, mungkin tiang awan, mungkin manusia, mungkin apa saja. Perbedaan itu tidak mengubah sifat Allah yang adalah kasih.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
August 17, 2018, 08:29:23 AM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 934
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@Bro SP & All

Re: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?
Ya, memang karna Allah yg hrs memerdekakan kita!

Merdeka, Bro!
Selamat HUT RI-73


Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945,
Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika


Salam Damai!
« Last Edit: August 17, 2018, 09:32:19 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 18, 2018, 01:11:32 PM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Poin ini:
...
Re: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?
Ya, memang karna Allah yg hrs memerdekakan kita!
Ahh... siapa sih yang mengharuskan Allah melakukan sesuatu?
Yang benar, ah.
Tidak ada pihak yang mengharuskan Allah selain diriNya sendiri.

Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945,
Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika


Salam Damai!
Setuju.

Siapa kita?
Indonesia.

Siapa kita?
Indonesia.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
August 20, 2018, 01:25:44 AM
Reply #66
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1397
Kenapa ? Tanya kenapa ? Allah melakukan hal itu...tujuannya...

- Biar ada Alkitab...(sebagai pedoman hidup yang tertinggi/Hikmat tertinggi)
- Biar kita rajin beribadah/Gereja...
- Biar ada Damai Sejahtera...
- Biar ga ada yang memegahkan dirinya...
- Dll...segala yang baik, segala yang manis didengar, segala (Filipi berapa ya...lupa)

Salam Damai Temans...
Tuhan memberkati...

August 20, 2018, 09:14:11 AM
Reply #67
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 303
  • Denominasi: Katolik
Bukankah salah satu sifat Allah adalah tidak berubah?

Allah memang tidak pernah berubah. Jadi esensi/hakikat Allah ketika berinkarnasi tetap tidak berubah menjadi hakikat manusia. Pada saat inkarnasi ini, Allah mengambil hakikat manusia/ kedagingan manusia menjadi satu pribadi Yesus Kristus tanpa kehilangan keilahian-Nya ataupun tubuh yang ditempati Allah ini berubah menjadi hakikat Ilahi. Jadi hakikat keilahian dan kemanusiaan Yesus tidak pernah bercampur sehingga Yesus bisa dikatakan 100% Allah dan 100% manusia.

Selain itu ketika Allah berinkarnasi menjadi manusia bukan berarti di surga tidak ada Allah, tetapi tetap ada karena Allah itu Maha Hadir yang tidak terikat ruang dan waktu. Mengenai bagaimana  Allah itu Maha Hadir yang tidak terikat ruang dan waktu tidak bisa dijelaskan manusia tetapi suatu misteri Ilahi.


Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?

Allah menjadi manusia untuk menebus dosa manusia dengan wafat di kayu salib. Bila hanya sekedar mengadakan mukjizat, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati. Hal ini bisa dilakukan oleh nabi- nabi lain, Allah tidak perlu repot-repot berinkarnasi menjadi manusia.
Tetapi perihal menebus dosa manusia dengan wafat di kayu salib hanya bisa dilakukan oleh Allah sendiri.

Hanya masalahnya Allah itu kekal abadi, tidak bisa mati, tidak bisa dilukai. Maka untuk maksud ini Allah mengambil hakikat manusia/kedagingan manusia ketika berinkarnasi menjadi manusia dalam pribadi Yesus Kristus. Dimana Yesus mempunyai kodrat/ hakikat Ilahi dan kodrat/ hakikat manusia yang tidak bercampur.

Dengan kodrat/ hakikat manusia inilah Yesus dapat wafat di kayu salib dan dengan kodrat/ hakikat Ilahi-Nya Yesus dapat menebus dosa manusia.

Jadi yang perlu digarisbawahi yaitu Allah tidak pernah mati atau terluka. Yang mati dan terluka adalah kodrat kemanusiaan Yesus.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
August 20, 2018, 10:58:18 AM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 934
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@Bro SP

Re: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?
Ya, memang karna Allah yg hrs memerdekakan kita!
Jika bukan Allah yg hrs, siapa lagi yg kau harap hrs?

Ahh... siapa sih yang mengharuskan Allah melakukan sesuatu? Yang benar, ah.

Pikirku, hakim2, raja2 dan nabi2 telah diutus utk keselamatan
Tetapi manusia tetap begitu2 saja, tak mau tahu apa itu dosa

Jika Allah tak hrs menjadi manusia, kita akan tetap me-raba2
Jika Allah tak hrs menjadi dosa, kita akan tetap sengsara

Hrs, berarti tak ada jalan lain
Apa menurutmu masih ada?

Gimana pikirmu, Bro!
Rancangan-Nya itu

Quote
Tidak ada pihak yang mengharuskan Allah selain diriNya sendiri.

Ya, semua bebas diri
Allah  bebas memilih manusia, spt
Manusia bebas memilih allah-nya sendiri

Salam Damai!
« Last Edit: August 20, 2018, 12:15:08 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 20, 2018, 03:21:37 PM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
@Bro SP
Re: Memang kenapa Allah harus menjadi manusia?
Ya, memang karna Allah yg hrs memerdekakan kita!
Jika bukan Allah yg hrs, siapa lagi yg kau harap hrs?
Tidak ada pihak yang dapat mengharuskan Allah menyelamatkan manusia. Jangan ge-er merasa bahwa Allah harus menyelamatkan manusia. Manusia diselamatkan hanya karena belas kasihan Allah, bukan keharusan.

Quote
Pikirku, hakim2, raja2 dan nabi2 telah diutus utk keselamatan
Tetapi manusia tetap begitu2 saja, tak mau tahu apa itu dosa
Terus?
Kalau manusia sudah bersikap begitu, lantas, menjadi ada pihak yang mengharuskan Allah menyelamatkan manusia?
Kukira, tidak.
Allah tidak harus menyelamatkan manusia, namun karena kasihNya kepada manusia, maka Dia menyelamatkan manusia. Bukan keharusan.

Jika Allah tak hrs menjadi manusia, kita akan tetap me-raba2
Jika Allah tak hrs menjadi dosa, kita akan tetap sengsara

Hrs, berarti tak ada jalan lain
Apa menurutmu masih ada?

Gimana pikirmu, Bro!
Rancangan-Nya itu

Ya, semua bebas diri
Allah  bebas memilih manusia, spt
Manusia bebas memilih allah-nya sendiri

Salam Damai!
Maksudmu, tidak ada jalan lain-lah yang memaksa Allah?
Kenapa Allah bisa dipaksa?
Kalo bisa dipaksa, menurut hematku, itu bukan Allah.

Salam damai.
« Last Edit: August 20, 2018, 07:18:04 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)