Author Topic: alkitab sudah dirubah!?  (Read 11400 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 13, 2014, 09:49:18 AM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Yohanes 1:1
Pada mulanya adalah firman, dan firman itu bersama-sama dengan Tuhan, dan firman itu adalah Tuhan.

Bandingkan dengan:

Interlinear Scripture Analyzer 2,15 (ISA 2,15)

In original was the saying, and the saying was toward the God, and God was the saying.

Terjemahan:
Pada mulanya adalah firman, dan firman itu menunjukkan Tuhan, dan Tuhan itu adalah firman.

Ditafsirkan:

Joh 1:14 Dan Firman itu sudah menjadi daging dan berdiam di antara kita. Dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai yang tunggal dari Bapa, penuh anugerah dan kebenaran.

Yang dibold warna yang sama menunjukkan arti yang sama.

Bukankah itu berbeda dengan terjemahan di Alkitab pada umumnya?

Salam.


January 13, 2014, 10:45:56 AM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA

Yohanes 1:1
Pada mulanya adalah firman, dan firman itu bersama-sama dengan Tuhan, dan firman itu adalah Tuhan.

Bandingkan dengan:

Interlinear Scripture Analyzer 2,15 (ISA 2,15)

In original was the saying, and the saying was toward the God, and God was the saying.

Terjemahan:
Pada mulanya adalah firman, dan firman itu menunjukkan Tuhan, dan Tuhan itu adalah firman.

Ditafsirkan:

Joh 1:14 Dan Firman itu sudah menjadi daging dan berdiam di antara kita. Dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai yang tunggal dari Bapa, penuh anugerah dan kebenaran.

Yang dibold warna yang sama menunjukkan arti yang sama.

Bukankah itu berbeda dengan terjemahan di Alkitab pada umumnya?





Kajian interlinear dari ISA itu bukan TERJEMAHAN BAHASA INGGRIS YANG SUDAH JADI, kajian itu hanya menyajikan kata-perkata secara interlinear Yunani-Inggris tanpa memperhatikan gramatik Inggris.
Dan Gramatik Inggris dan Yunani itu berbeda.

Maka berdasarkan kajian Interlinear di atas, Anda tidak dapat mengartikannya secara bahasa Inggris: "In original was the saying, and the saying was toward the God, and God was the saying."

Sebagai contoh sederhana:

"BIG HOUSE" interlinearnya dengan bahasa Indonesia adalah "BESAR RUMAH", tetapi ini bukan terjemahan, karena "BESAR RUMAH" tidak cocok dengan gramatik Indonesia, dan terjemahan yang benar adalah "RUMAH BESAR."

Demikian pula dengan Kajian Interlinear Yohanes 1:1 BUKANLAH TERJEMAHAN. Yang disampaikan ISA adalah sajian INTERLINEAR saja.

Terjemahan dalam bahasa Inggris untuk Naskah John 1:1:

King James Version, "In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God."

New International Version, "In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God."


* Yohanes 1:1
LAI TB, Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
TR, εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος
WH, εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος
Majuscule, ΕΝ ΑΡΧΗ ΗΝ Ο ΛΟΓΟΣ ΚΑΙ Ο ΛΟΓΟΣ ΗΝ ΠΡΟΣ ΤΟΝ ΘΕΟΝ ΚΑΙ ΘΕΟΣ ΗΝ Ο ΛΟΓΟΣ
Translit Interlinear,  en {pada} arkhê {permulaan} ên {Dia adalah} ho logos {Firman itu} kai {dan} ho  logos {Firman itu} ên {Dia adalah} pros  {ke arah, (sehakekat melekat)} ton theon {Allah itu} kai {dan} theos {Allah} ên {(Dia adalah) adalah} ho logos {Firman itu}


Salah satu keunikan bahasa Yunani yang merupakan bahasa asli Perjanjian Baru adalah perubahan bentuk kata yang lebih rumit ketimbang bahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia. Hampir sebagian kata Yunani berubah bentuk berdasarkan pemakaiannya dalam kalimat dan maknanya. Salah satu unsur bahasa yang mempengaruhi perubahan bentuk ini dikenal dengan istilah kasus yaitu kategori gramatika dari nomina, frasa nomina, pronomina, atau adjektiva yang menunjukkan hubungannya dengan kata lain dalam konstruksi sintaksis.

Dalam bahasa Inggris, hanya ada tiga kasus: subjektif, obyektif, dan posesif, misalnya pronomina he yang subyektif, berubah menjadi him (obyektif) dan his (posesif). Pronomina ini berubah menurut kasus, tetapi tidak demikian halnya dengan nomina (kata benda). Book (buku) tetap tidak berubah meskipun berfungsi sebagai subyek, obyek langsung atau tidak langsung.

He asked me to gave his books to him.
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
January 13, 2014, 10:46:59 AM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Bahasa Yunani Alkitab menggunakan lima kasus: nominatif, genitif, akusatif, datif, dan vokatif; bahasa Yunani modern justru menambah kasus datif menjadi lokatif, dan instrumentatif. Hampir seluruh kata Yunani (kecuali preposisi, dan konjungsi) berubah menurut kasus-kasus ini. Sebagai contoh adalah kata Allah ho theos, Inggris: God, dapat dibandingkan dalam keanekaragaman perubahan seperti di bawah ini:


Matius 1:23, kasus nominatif, menandai subyek

μεθ ημων ο θεος
meth hêmon ho theos
Allah menyertai kita
God with us



Matius 5:8, kasus akusatif menandai obyek langsung

αυτοι τον θεον οψονται
autoi ton theon opsontai

Mereka akan melihat Allah
They shall see God



Lukas 2:14, kasus datif menandai obyek tidak langsung

δοξα εν υψιστοις θεω
doxa en hupsistois theô

Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi
Glory to God in the highest



Matius 3:16, kasus genitif menandai sumber atau milik

το πνευμα του θεου
to pneuma tou theou

Roh Allah
Spirit of God




Baik bahasa Indonesia (Allah) maupun bahasa Inggris (God), tidak dijumpai perubahan bentuk kata, tetapi tidak demikian halnya dengan bahasa Yunani karena kita jumpai kata θεος - theos berubah menjadi θεον - theon, θεω - theô, θεου - theou, dan satu lagi θεε - thee, wahai Allah (vokatif, kasus sapaan).

Di samping nomina (kata benda) yang senantiasa berubah bentuk, masih ada satu unsur bahasa yang kelihatannya sepele tetapi amat menentukan, yaitu artikel (kata sandang) yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan si, sang, tersebut, itu, dan dalam bahasa Inggris diterjemahkan dengan the.



Kasus nominatif adalah kasus yang menandai nomina atau sejenisnya sebagai subyek. Jika subyek menggunakan kata kerja to be (Indonesia: adalah, Inggris: am, is, are) yang memberi persamaan antara subyek dengan sesuatu yang lain, maka nomina lain juga muncul dalam bentuk yang sama, dalam kaidah bahasa Yunani disebut sebagai predikat nominatif.


Contoh:

*1 Korintus 10:4

η  πετρα ην ο χριστος
hê petra ên ho khristos

Batu karang itu ialah Kristus
that Rock was Christ


Yang menjadi subyek adalah batu karang (πετρα - petra, rock), dan Kristus (χριστος - khristos, Christ) merupakan predikat nominatif.

Dalam bahasa Inggris, subyek nominatif dan predikat nominatif dibedakan dari urut-urutan kata di dalam kalimat, subyek terletak di muka. Tidak demikian halnya dalam bahasa Yunani. Urutan kata dalam bahasa Yunani lebih luwes dan digunakan untuk penegasan/penekanan ketimbang untuk fungsi gramatika. Yang membedakan subyek nominatif dan predikat nominatif adalah artikel (kata sandang). Jika salah satu dari dua nomina memiliki artikel, kata yang memiliki artikel itulah yang menjadi subyek. Jika dua-duanya memiliki artikel, maka yang menempati urutan pertama adalah subyek.


bersambung...
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
January 13, 2014, 10:47:14 AM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Urutan kata dalam bahasa Yunani lebih mengutamakan penekanan atau penegasan. Secara umum, jika suatu kata diletakkan di muka frasa, hal itu digunakan untuk penekanan. Jika predikat nominatif diletakkan di depan verba, hal itu juga digunakan untuk menegaskan sesuatu. Ilustrasi yang menarik telah dikutip pada bagian awal tulisan ini, dan inilah penggal terakhir yang paling banyak menjadi sorotan:

και θεος ην ο λογος
kai theos ên ho logos

dan – Allah – Dia adalah – Firman itu
and – God – was – the Word



Firman itu (ο λογος - ho logos, the Word) adalah subyek karena kata itu memiliki artikel ο - ho, oleh karena itu Alkitab Terjemahan baik Indonesia maupun Inggris membalikkan penerjemahannya menjadi Firman itu adalah Allah (the Word was God) .

Dua pertanyaan akan timbul sehubungan dengan pembalikan letak subyek nominatif dan predikat nominatif ini:


1. Mengapa kata θεος - theos diletakkan di depan?
2. Mengapa kata θεος - theos tidak menggunakan artikel?

Pembalikan subyek nominatif dan predikat nominatif dengan satu artikel sedangkan nomina lain tidak menggunakan artikel masih dapat dijumpai dalam Yohanes 4:24, πνευμα ο θεος  ;  pneuma ho theos, Allah itu Roh dan bukan Roh adalah Allah.

Dalam 1 Yohanes 4:16, ο θεος αγαπη εστιν ; ho theos agapê estin, Allah adalah kasih dan bukan kasih adalah Allah.

Demikian pula dalam Yohanes 1:14, ο λογος σαρξ εγενετο  ; ho logos sarx egeneto, Firman itu telah menjadi manusia, dan bukan manusia yang menjadi Firman.


Maka, jelas sekali bahwa penulis Injil Yohanes menekankan secara positif:

APA YANG ADALAH ALLAH, FIRMAN ITULAH DIA
WHAT GOD WAS, THE WORD WAS.



Blessings,
BP
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
January 13, 2014, 02:14:50 PM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Kalau begitu, kenapa dua kelompok kata2 sebelumnya tidak diterjemahkan terbalik?

Kenapa kelompok kata kedua, terjemahannya tidak sama?

Salam.
January 13, 2014, 02:24:34 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Kalau saya setuju dengan diterjemahkan dengan: dan firman itu adalah Tuhan, maka ini menunjukkan arti yang sama dari kata2 sebelumnya: dan firman itu menunjukkan Tuhan, namun kenapa di sini pun terjemahannya berbeda, menjadi:
dan firman itu ada bersama Tuhan?

Salam.
January 13, 2014, 03:17:16 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1818
  • ??????????????????????????????????????????????????
Soalnya Yesus, Firman adalah Tuhan
ROH KUDUS adalah Tuhan
Allah Bapa adalah Tuhan

A adalah manusia, A bersama2 dengan manusia
SOS.... need help from God.
January 13, 2014, 03:23:34 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Kalau begitu, kenapa dua kelompok kata2 sebelumnya tidak diterjemahkan terbalik?

Kenapa kelompok kata kedua, terjemahannya tidak sama?

Hayatek/ Maniz/ Tangtoy, seperti saran saya dulu-dulu, Anda harus paham bahasa Yunani, gramatiknya dan melek hurufnya, baru nanti Anda akan mengerti penjelasan saya.
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
January 13, 2014, 06:48:52 PM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Hayatek/ Maniz/ Tangtoy, seperti saran saya dulu-dulu, Anda harus paham bahasa Yunani, gramatiknya dan melek hurufnya, baru nanti Anda akan mengerti penjelasan saya.

Kenapa anda selalu menekankan demikian, yang saya diskusikan itu sudah jelas interlinear dari Yunani langsung?

Kalau begitu, kenapa dua kelompok kata2 sebelumnya tidak diterjemahkan terbalik?

Kenapa kelompok kata kedua, terjemahannya tidak sama?

Salam.

Kalau saya setuju dengan diterjemahkan dengan: dan firman itu adalah Tuhan, maka ini menunjukkan arti yang sama dari kata2 sebelumnya: dan firman itu menunjukkan Tuhan, namun kenapa di sini pun terjemahannya berbeda, menjadi:
dan firman itu ada bersama Tuhan?

Salam.

Saya mau bertanya kepada anda, apakah bahasa Yunani mengenal hukum MD atau DM seperti bahasa Indonesia?

Saya mau berdiskusi dengan anda secara fokus dan lemah lembut, tidak mau tertengkar.

Salam.

January 13, 2014, 06:55:08 PM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Soalnya Yesus, Firman adalah Tuhan
ROH KUDUS adalah Tuhan
Allah Bapa adalah Tuhan

A adalah manusia, A bersama2 dengan manusia

Firman tidak mungkin disebut Tuhan, karena firman berasal dari Tuhan, bukan Tuhan berasal firman.

Demikian pula ROH KUDUS.

Satu2nya Tuhan yaitu Bapa saja, yang Esa.

1Co 8:6 tetapi bagi kita, ada satu Tuhan, yaitu Bapa, dari pada-Nyalah segala sesuatu, dan kita ada bagi Dia; dan satu Tuan, yaitu YESUS Kristus, melalui-Nyalah segala sesuatu, dan kita ada melalui Dia.

1Jn 5:20 Dan kita mengetahui bahwa Putra Tuhan sedang datang. Dan Dia telah mengaruniakan kepada kita akal budi, supaya kita dapat mengenal yang benar dan berada di dalam yang benar, di dalam Putra-Nya, YESUS Kristus. Dia adalah Tuhan yang benar dan hidup yang kekal.
1Jn 5:21 Hai anak-anak, jagalah dirimu sendiri dari berhala-berhala! Amin.

Yang dibold biru itu adalah Tuhan, bukan Yesus.

Salam.

« Last Edit: January 13, 2014, 06:59:11 PM by hayatek »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)