Author Topic: ketika Hawa berkata di Kejadian 4:1  (Read 2606 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 14, 2014, 01:08:33 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Menurut teks Ibrani nya tertulis: IEUE (YEHWEH).

Salam.
January 14, 2014, 02:06:42 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12947
    • fossil coral cantik
Menurut teks Ibrani nya tertulis: IEUE (YEHWEH).

Salam.


Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan IEUE

Ya... dan Hawa di real event-nya ayat 1 tsb, selama diskusi berjalan sudah disepakati pada kesimpulan : Hawa tidak menggunakan kata IEUE.

:)
salam.
January 15, 2014, 01:12:29 PM
Reply #52
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Ya, saya mengerti siip :)
 Terlepas "yg diduga" - "yg di klaim" - "yg mengklaim", entahlah... kalo menurut saya sih apabila sso ada berpedomankan kasihilah sesama manusia, diketika ybs timbul keinginan mencuri - dan ada "teguran" katahati yg berkata kira2 sbb : "Tuhan gak mau kamu mencuri, itu merugikan orang lain (tidak mengasihi sesama manusia)" - maka (imo) ybs tidak sedang berada dalam sikon orang penyembah a l l a h lain  :char11:
 Ya... dan (imo) khususnya di event Musa menghadap Firaun dan menyampaikan berita ke bgs Israel :).
 Saya cenderung sependapat dgn "teori" siip :).

Ada ayat menarik yang mungkin bisa dijadikan "dukungan" atas teori siip :

(14) Behold, You have driven me out this day from the face of the land, and from Your face I will be hidden;

Tidak ada ayat lain yang ada menyatakan (ataupun bisa di interpretasikan) bhw blakangan setelah event kalimat merah, Cain was not hidden anymore from God's face ---> dgn demikian terbuka kemungkinan-nya bhw Cain memanifestasikan spiritualism-nya ke sesembahan yg dibenaknya tidak dia rujuk ke sesembahan yg set a mark upon him.

Namun paparan diatas itu dari "pihak" Kain ... yang anggaplah cikalbakal dari eksistensi sesembahan yg menjadi berbedabeda.

Dilain sisi - di "pihak" AdamHawa, buat saya masih tidak terpecahkan kalimat di Kej 4:1 dan 26 tsb.
IMO, sungguh amat teramat sulit utk sampe ada orang bisa membuat ilustrasi krono yg paling bisa dianggap "pas" sejak ayat 1 s/d bunyi ayat 26 kalimat yg terakhir  :cheesy:

1. Sekalipun tertulis kata YHWH di ayat 1 dan ayat 26, sudah kita simpulkan baik Hawa (ayat 1) maupun orang2 lain (ayat 26) JELAS tidak menggunakan kata YHWH di real event-nya.
2. Taroh kata Hawa menyebutnya SangMahaTinggi - maka konsekwensinya di ayat 26 tsb barulah orang2 MULAI menyebut SangMahaTinggi.
3. Terasa amat janggal, bercikal-bakal dari 1 keluarga (pihak Hawa) s/d beranak cucu - Hawa merahasiakan sebutan : SangMahaTinggi
4. Mungkin Hawa cuma SEKALI aja menyebut SangMahaTinggi di event ayat 1 ?? - what did she call then during those times until Hawa dpt cucu Enos ?
5. atau jangan2, mungkin maksud kata "orang" (di ayat 26) disitu ngerujuk ke pihak Kain ?
6. atau jangan2, memang ada orang2 lain selain dari kedua pihak keluarga ini ?
7. alamak... puyeng, tapi kok ya terasa menarik yah siip ?  ;D :char11: ;D

Makasih atas masukan2 siip.

:)
salam.

Ingat ga ayat yg saya pernah tuliskan di depan, bhw pd masa lalu Tuhan belum mnyatakan diri sbg YHVH mlainkan mnyatakan diri sbg Allah Maha Kuasa (EL SHADDAI)?

Nah, perlu Bro ktahui bhw pd jaman Hawa itu bahasa manusia masih satu, belum beda-beda.
Baru pada jaman menara Babel terjadilah perbedaan bahasa.

Ptanyaan saya,
Hawa dulu pake bahasa apa?
Dia sebut nama Tuhan pake bahasa apa?
Apakah bahasa Ibrani (El Shaddai) atau bahasa lain?
Siapa yg tau?

Jd bisa saja nih, dahulu Hawa mnyebut nama EL-SHADDAI dg bahasa tsendiri yg tidak dikenal lagi oleh orang-orang pasca menara Babel.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 15, 2014, 02:53:45 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Ingat ga ayat yg saya pernah tuliskan di depan, bhw pd masa lalu Tuhan belum mnyatakan diri sbg YHVH mlainkan mnyatakan diri sbg Allah Maha Kuasa (EL SHADDAI)?

ISA 2,15:
and I am appearing to Abraham to Isaac and to Jacob in El who-suffices and name of Me IEUE not I was known to them.

El yang mencukupi.

Quote
Nah, perlu Bro ktahui bhw pd jaman Hawa itu bahasa manusia masih satu, belum beda-beda.
Baru pada jaman menara Babel terjadilah perbedaan bahasa.

Gen 10:5 Dari mereka inilah terpencar bangsa-bangsa pesisir di bumi, setiap orang menurut bahasanya, menurut kaum keluarga mereka, menurut bangsa-bangsa mereka.

Gen 10:20 Inilah keturunan Ham menurut kaum keluarga mereka, menurut bahasa-bahasa mereka, menurut tanah-tanah mereka, menurut bangsa-bangsa mereka.

Gen 10:31 Inilah keturunan Sem, menurut kaum keluarga mereka, menurut bahasa-bahasa mereka, menurut tanah-tanah mereka, dan menurut bangsa-bangsa mereka.

Nyatanya banyak bahasa-bahasa.

Quote
Ptanyaan saya,
Hawa dulu pake bahasa apa?
Dia sebut nama Tuhan pake bahasa apa?
Apakah bahasa Ibrani (El Shaddai) atau bahasa lain?
Siapa yg tau?

Jd bisa saja nih, dahulu Hawa mnyebut nama EL-SHADDAI dg bahasa tsendiri yg tidak dikenal lagi oleh orang-orang pasca menara Babel.

Nyatanya sebelum menara Babel sudah ada banyak bahasa.

Salam.
January 15, 2014, 03:19:55 PM
Reply #54
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
@Hayatek,

Kej 11:1,6-9
Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.
dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.
Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.


Menara Babel itu terjadi di jaman Peleg.
Peleg adalah cicit dari Sem.

Jd pd masa sebelum lahirnya Peleg, bahasanya manusia itu masih satu. Setelah Peleg lahir, terjadilah menara Babel dimana bahasa manusia dikacaubalaukan Tuhan dan manusia terserak ke seluruh bumi.

Kasus menara Babel di Kej 11 menjelaskan terjadinya perbedaan bahasa dari kaum keturunan Sem, Ham dan Yafet (daftar riwayat Kej 10) yang dimulai sejak jaman cicitnya Sem.

Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 15, 2014, 03:26:25 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
@Hayatek,

Kej 11:1,6-9
Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.
dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.
Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.


Menara Babel itu terjadi di jaman Peleg.
Peleg adalah cicit dari Sem.

Jd pd masa sebelum lahirnya Peleg, bahasanya manusia itu masih satu. Setelah Peleg lahir, terjadilah menara Babel dimana bahasa manusia dikacaubalaukan Tuhan dan manusia terserak ke seluruh bumi.

Kasus menara Babel di Kej 11 menjelaskan terjadinya perbedaan bahasa dari kaum keturunan Sem, Ham dan Yafet (daftar riwayat Kej 10) yang dimulai sejak jaman cicitnya Sem.

Nyatanya dari keturunan, Sem, Ham dan Yafet terdapat banyak bahasa menurut suku masing2.
Dan itu di Kejadian 10 sebelum menara Babel.

Menurut saya, satu yang anda maksudkan tidak salah.

Seperti sekarang bahasa Internasional: bahasa Inggris.
Namun pada umumnya banyak bahasa yang lain.

Salam.
January 15, 2014, 03:53:54 PM
Reply #56
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
@Hayatek,
Saya sudah kemukakan argumennya:
Stelah mnuliskan daftar riwayat manusia (di Kej 10) di mana di dalamnya maka dituliskanlah alasan dari perbedaan bahasa-bahasa dan latar belakang terbentuknya bangsa-bangsa yg berbeda-beda, yaitu peristiwa menara Babel (Kej 11).

Namun jika Hayatek sudah kekeh dg pendapatnya sendiri,
Ya sudah Bro.

Terima kasih.


Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 15, 2014, 04:41:06 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12947
    • fossil coral cantik
Ingat ga ayat yg saya pernah tuliskan di depan, bhw pd masa lalu Tuhan belum mnyatakan diri sbg YHVH mlainkan mnyatakan diri sbg Allah Maha Kuasa (EL SHADDAI)?
Iyah... saya inget siip :).

Quote
Nah, perlu Bro ktahui bhw pd jaman Hawa itu bahasa manusia masih satu, belum beda-beda.
Baru pada jaman menara Babel terjadilah perbedaan bahasa.
Ya, itulah. Ketika Kain lahir s/d Enos sang cucu lahir , asumsi kesimpulan kita (tentu ini masih dlm asumsi kan ?  :char11:) orang2 di daerah AdamHawa hidup, berbahasa yang sama.

Quote
Ptanyaan saya,
Hawa dulu pake bahasa apa?
Dia sebut nama Tuhan pake bahasa apa?
Apakah bahasa Ibrani (El Shaddai) atau bahasa lain?
Siapa yg tau?

Jd bisa saja nih, dahulu Hawa mnyebut nama EL-SHADDAI dg bahasa tsendiri yg tidak dikenal lagi oleh orang-orang pasca menara Babel.
Betul... gak ada yang tau ----kata apa---- yg digunakan Hawa ketika Kain lahir. Tetapi karena ada tampilan kata yg sama di ayat 1 dan ayat 26 (Yahweh), maka kesimpulannya : apapun kata yg digunakan ... maka kata tsb "menghilang?" "tenggelam?" "tdk ada yg tau kecuali Hawa?" selama durasi kurleb 200 tahun tsb.

Ngubek2 saya nyari di internet mengenai hal ini - tetep aja gak ketemu-temu. Akhirnya ya sementara ini saya bikin kesimpulan dari berbagai kemungkinan spt yg sy post sblmnya :

1. Hawa memang cuma sekali saja ngucapin kata tsb di ayat 1 ... lalu dia "bungkem" ... dan mulai dia ucapin lagi kata tsb utk yg kedua kalinya (dst) ketika Enos lahir. Maka barulah kata "orang" di ayat 26, yakni para penghuni kampung/drh sekitar AdamHawa hidup mengetahui kata tsb gara2 Hawa ... dimana mereka mulai menyebut kata tsb.

2. Hawa tidak bungkem, dia menggunakan kata tsb terus menerus selama dia hidup - otomatis orang2 di "kampung" AdamHawa juga sudah mulai menyebut kata tsb sejak Kain lahir. Dengan begitu, kata "orang" di ayat 26 tidak didalam konteks para penghuni "kampung"nya AdamHawa, melainkan "orang" secara "global" --- termasuk para orang dari pihak Kain yg tinggal di "kampung" lain.


Maap... saya OOT sebentar - karena tertarik ayat yg dari siip  :wink:

Kej 11:1,6-9
Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.

Pada kalimat merah, pengertiannya bisa dua kemungkinan :
1. Literally seluruh bumi
2. "seluruh bumi" dimana sejauh pov para orang di jaman tsb ketahui.

=====

Taroh kata ada 100 juta orang.

(1) AND THE whole earth was of one language and of one accent and mode of expression.

100 juta orang ini ada di seluruh bumi : satu bahasa dan satu logat namun sudah terdiri dari bbrp bangsa.

=====

(2) And as they journeyed eastward, they found a plain in the land of Shinar, and they settled and dwelt there.

Di ayat 2 mulai membingungkan.
ke 100 juta orang ini ternyata tidak sedang berada diseluruh bumi yg spt dikatakan di ayat 1 ... melainkan mereka nge-gompyok bersama sama dan sedang mengembara ke arah Timur yg spt dikatakan di ayat 2

IMO, semestinya dari sini sudah bisa diambil kesimpulan bhw kata "seluruh bumi" di ayat 1 tsb adalah dalam pengertian point-2 ---> yakni "seluruh bumi" sejauh pov para orang yg ngegompyok tsb ketahui ... dan mereka ini sepertinya tadinya nomaden ? Dimana blakangan di ayat 2, mereka memutuskan utk menetap ditanah Shinar.

Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN  KE seluruh bumi.

Kesimpulan akhir, saya sependapat dgn siip.
Tentang this specific 100 juta orang tsb ngegompyok di tanah Shinar .... dan dari situlah (Shinar) mereka berserakan KE seluruh bumi.

Namun terusterang saya tidak bisa ngotot/sakelek merasa pasti bhw disaat itu HANYA ada 100juta org yg ngegompyok tsb .... saya masih membuka kemungkinan bhw selain 100juta tsb, ada juga orang2 lain yg literally ada di seluruh bumi  :wink:  :char11:

BTT,
Dari kesimpulan ijo diatas, kalo menurut siip - yg mana yg mungkin lebih pas ?

:)
salam.
« Last Edit: January 15, 2014, 04:53:28 PM by odading »
January 15, 2014, 04:52:08 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12947
    • fossil coral cantik
@Hayatek,
Saya sudah kemukakan argumennya:
Stelah mnuliskan daftar riwayat manusia (di Kej 10) di mana di dalamnya maka dituliskanlah alasan dari perbedaan bahasa-bahasa dan latar belakang terbentuknya bangsa-bangsa yg berbeda-beda, yaitu peristiwa menara Babel (Kej 11).
Saya cenderung sependapat ama siip.

Kejadian 11 ibarat kisah flashback.

Di generasi Peleg keturunan Sem, sepertinya disitulah terjadi event menara Babel... cenderung sependapat ama siip :).
January 15, 2014, 05:45:13 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Saya cenderung sependapat ama siip.

Kejadian 11 ibarat kisah flashback.

Di generasi Peleg keturunan Sem, sepertinya disitulah terjadi event menara Babel... cenderung sependapat ama siip :).

Kalau dikatakan flash back, logikanya apakah keturunan Yafet dan Ham yang tertulis banyak bahasa, itu terjadi setelah Peleg/menara Babel?

Karena bahasa2 mereka dalam satu paket berbagai keturunan.

Salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)