Author Topic: ketika Hawa berkata di Kejadian 4:1  (Read 2605 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 15, 2014, 05:55:24 PM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
Gen 10:21  Lahirlah juga anak-anak bagi Sem, bapa semua anak Eber serta abang Yafet.
Gen 10:22  Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram.
Gen 10:23  Keturunan Aram ialah Us, Hul, Geter dan Mas.
Gen 10:24  Arpakhsad memperanakkan Selah, dan Selah memperanakkan Eber.
Gen 10:25  Bagi Eber lahir dua anak laki-laki; nama yang seorang ialah Peleg, sebab dalam zamannya bumi terbagi, dan nama adiknya ialah Yoktan.
Gen 10:26  Yoktan memperanakkan Almodad, Selef, Hazar-Mawet dan Yerah,
Gen 10:27  Hadoram, Uzal dan Dikla,
Gen 10:28  Obal, Abimael dan Syeba,
Gen 10:29  Ofir, Hawila dan Yobab; itulah semuanya keturunan Yoktan.
Gen 10:30  Daerah kediaman mereka terbentang dari Mesa ke arah Sefar, yaitu pegunungan di sebelah timur.
Gen 10:31  Itulah keturunan Sem, menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.

Ayat 22 daftar keturunan Sem.
Ayat 31 berbagai bahasa dari daftar keturunan Sem.

Apakah berbagai bahasa dari daftar keturunan Sem itu hanya dimulai dari Peleg saja.
Bukankah daftar itu dari atas sampai bawah keseluruhannya?
Berarti sebelum Peleg pun sudah berbagai bahasa, iyakan?

Silahkan koreksi lagi Bro, ini hanya usulan logika penalaran saya saja.

Salam.
January 15, 2014, 07:30:41 PM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12937
    • fossil coral cantik
Apakah berbagai bahasa dari daftar keturunan Sem itu hanya dimulai dari Peleg saja.
Tidak bisa saya pastikan, hayatek. Oleh karena itu saya katakan "cenderung" sependapat ama siip ... karena saya masih tetep membuka kemungkinan bhw di ketika event Babel - bangsa dan bahasa memang sudah beragam adanya :).

Quote
Bukankah daftar itu dari atas sampai bawah keseluruhannya?
Betul...
Ada dua kemungkinan cara dalam mengertikannya :

1. Pasal 10 ke pasal 11 adalah kronologi.
Dengan begitu memang sudah terjadi berbagai bangsa dan berbagai bahasa ---> "SumpahPemuda" ---> berbangsa "satu" - berbahasa "satu" bertanah-air "satu")

(10:32) Itulah segala kaum anak-anak Nuh menurut keturunan mereka, menurut bangsa mereka. Dan dari mereka itulah berpencar bangsa-bangsa di bumi setelah air bah itu.

berdasarkan cara point-1, maka asumsinya sebelum event Babel ... as soon as after aer Bah... mereka udah berpencar dan berada di seluruh bumi (sudah nggak nge-gompyok lagi).

2. Pasal 11 adalah flashback. (ibarat sebagian orang mengertikan Kej pasal 2, flashback dr pasal 1  ... bukan kronologi urut terjadi setelah pasal 1). Tidak bisa dipastikan KAPAN ---di generasi ke berapa spt yg di "list" di pasal 10 tsb--- terjadinya event mereka menetap di Shinar, dan terjadi tragedi Babel. Buat saya, dugaan diketika generasi Peleg adalah karena ada "cue" ttg Peleg sebab dalam zamannya bumi terbagi yg (imo) bisa dikaitkan ke tragedi Babel :).

Quote
Berarti sebelum Peleg pun sudah berbagai bahasa, iyakan?
Ya... saya terbuka pada kemungkinan tsb ... dan bahkan DILUAR keluarga Nuh... saya masih terbuka utk menerima kemungkinan adanya keluarga2 lain di "seluruh bumi" (dgn kata lain, banjirnya banjir lokal  :char11:).

Namun pertanyaannya tetep ada utk cara yg di point-1.
Ketika di generasi keberapakah terjadinya segompyok keluarga Nuh (yg sudah terdiri dari berbagai bangsa dan bahasa) itu berhenti nomaden dan memutuskan menetap di tanah Shinar lalu terjadi tragedi Babel ?

Kalo mau dibilang di generasi pertama dari anak Sem - rasanya gak mungkin Arpakhsad (anak Sem) dalam waktu singkat sudah membentuk suku/kaum tersendiri dgn bahasa-nya yg tersendiri pula.
So... tarohlah di generasi ke sekian ... namun apa yg menyebabkan mereka "memisahkan" diri dari bahasa yang dipakai oleh nenek moyangnya ?

Juga Kej 11:1 : (1) Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.

Menuntun ke pertanyaan : kalau diketika pasal 10, keluarga Abraham sudah tersebar di seluruh bumi - menjadi bangsa/kaum tersendiri dan bahasanya sendiri-sendiri (bhs jawa, sunda, madura, bali, irian) ... apakah maksud ayat Kej 11:1 itu adalah bahasa persatuan-nya (bhs indonesia)? Saya rasa jawaban yang pas ... "YA... mksd ayat 1 tsb adalah bhs persatuannya" :).

Quote
Silahkan koreksi lagi Bro, ini hanya usulan logika penalaran saya saja.
IMO, secara diluar Kekristenan ... yang "pas" nalarnya adalah :
1. Banjir lokal
2. Ada manusia2 lain yg sudah tersebar di bumi
3. Tragedi Babel itu menimpa khusus keluarga Nuh.

:)
salam.
January 15, 2014, 11:01:43 PM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1632
IMO, secara diluar Kekristenan ... yang "pas" nalarnya adalah :
1. Banjir lokal
2. Ada manusia2 lain yg sudah tersebar di bumi
3. Tragedi Babel itu menimpa khusus keluarga Nuh.

:)
salam.

1,2 dan 3 tidak benar.

1. Banjir global, karena Tuhan memberi tanda pelangi yang artinya Tuhan tidak akan menghukum umat manusia lagi dengan banjir global.

2. Semua manusia sudah musnah, tidak mungkin ada manusia lain.
3. Manusia yang mula2 setelah banjir besar hanyalah keturunan dari Nuh. Jelas tertulis di Alkitab.

Kalau dinilai dari luar Alkitab, maka asal manusia dari kera, riwayat kehidupan di bumi sudah jutaan tahun.
Manusia yang tidak dapat melihat tembus tembok telah membuat penilaian supranatural.

salam.

January 16, 2014, 02:37:12 AM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12937
    • fossil coral cantik
1,2 dan 3 tidak benar.

1. Banjir global, karena Tuhan memberi tanda pelangi yang artinya Tuhan tidak akan menghukum umat manusia lagi dengan banjir global.
Mksd saya begini hayatek,
Jakarta banjir, Bandung banjir, Surabaya banjir, Jogya banjir ---> bisa disebut banjir global ? YA. Namun tidak sertamerta artinya seluruh pulau jawa tenggelem :).

Quote
2. Semua manusia sudah musnah, tidak mungkin ada manusia lain.
Secara kisah berfokus pada keluarga Nuh dan orang2 yg hidup disekitarnya.

Quote
3. Manusia yang mula2 setelah banjir besar hanyalah keturunan dari Nuh. Jelas tertulis di Alkitab.
Secara kisah berfokus pada cikalbakal nenek moyang Yesus.

Oops...
saya baru ngeh, maapin saya... saya udah OOT  :char11:

BTT yuk.

:)
salam.
January 16, 2014, 09:23:27 AM
Reply #64
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Betul... gak ada yang tau ----kata apa---- yg digunakan Hawa ketika Kain lahir. Tetapi karena ada tampilan kata yg sama di ayat 1 dan ayat 26 (Yahweh), maka kesimpulannya : apapun kata yg digunakan ... maka kata tsb "menghilang?" "tenggelam?" "tdk ada yg tau kecuali Hawa?" selama durasi kurleb 200 tahun tsb.

1. Hawa memang cuma sekali saja ngucapin kata tsb di ayat 1 ... lalu dia "bungkem" ... dan mulai dia ucapin lagi kata tsb utk yg kedua kalinya (dst) ketika Enos lahir. Maka barulah kata "orang" di ayat 26, yakni para penghuni kampung/drh sekitar AdamHawa hidup mengetahui kata tsb gara2 Hawa ... dimana mereka mulai menyebut kata tsb.

2. Hawa tidak bungkem, dia menggunakan kata tsb terus menerus selama dia hidup - otomatis orang2 di "kampung" AdamHawa juga sudah mulai menyebut kata tsb sejak Kain lahir. Dengan begitu, kata "orang" di ayat 26 tidak didalam konteks para penghuni "kampung"nya AdamHawa, melainkan "orang" secara "global" --- termasuk para orang dari pihak Kain yg tinggal di "kampung" lain.

Oda, ptanyaan saya nih:
YHVH itu akarnya dari bahasa apa?
Bahasa Ibrani bukan?

Dulu Hawa pake bahasa apa? Apakah Hawa pake bahasa Ibrani?
Tidak bisa dipastikan.

Spekulasi saya nih,
Pd saat Kain lahir, maka Hawa mnyebut Allah (dg bahasa Hawa pd saat itu - belum tentu Ibrani).
Tp Musa mnuliskannya dg nama YHVH sbg identifikasi bagi org Yahudi yg mbaca tulisan itu.

Pd saat Set lahir, maka Hawa mnyebut Allah dg Nama (dg bahasa Hawa pd saat itu - belum tentu Ibrani).
Pd periode itulah maka orang-orang mulai mnyembah Allah dg mnggunakan Nama Pribadi.
Tp Musa mnuliskannya dg nama YHVH sbg identifikasi bagi org Yahudi yg mbaca tulisan itu.

Quote
Maap... saya OOT sebentar - karena tertarik ayat yg dari siip  :wink:

Kej 11:1,6-9
Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.

Pada kalimat merah, pengertiannya bisa dua kemungkinan :
1. Literally seluruh bumi
2. "seluruh bumi" dimana sejauh pov para orang di jaman tsb ketahui.

=====

Taroh kata ada 100 juta orang.

(1) AND THE whole earth was of one language and of one accent and mode of expression.

100 juta orang ini ada di seluruh bumi : satu bahasa dan satu logat namun sudah terdiri dari bbrp bangsa.

=====

(2) And as they journeyed eastward, they found a plain in the land of Shinar, and they settled and dwelt there.

Di ayat 2 mulai membingungkan.
ke 100 juta orang ini ternyata tidak sedang berada diseluruh bumi yg spt dikatakan di ayat 1 ... melainkan mereka nge-gompyok bersama sama dan sedang mengembara ke arah Timur yg spt dikatakan di ayat 2

IMO, semestinya dari sini sudah bisa diambil kesimpulan bhw kata "seluruh bumi" di ayat 1 tsb adalah dalam pengertian point-2 ---> yakni "seluruh bumi" sejauh pov para orang yg ngegompyok tsb ketahui ... dan mereka ini sepertinya tadinya nomaden ? Dimana blakangan di ayat 2, mereka memutuskan utk menetap ditanah Shinar.

Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN  KE seluruh bumi.

Kesimpulan akhir, saya sependapat dgn siip.
Tentang this specific 100 juta orang tsb ngegompyok di tanah Shinar .... dan dari situlah (Shinar) mereka berserakan KE seluruh bumi.

Namun terusterang saya tidak bisa ngotot/sakelek merasa pasti bhw disaat itu HANYA ada 100juta org yg ngegompyok tsb .... saya masih membuka kemungkinan bhw selain 100juta tsb, ada juga orang2 lain yg literally ada di seluruh bumi  :wink:  :char11:

BTT,
Dari kesimpulan ijo diatas, kalo menurut siip - yg mana yg mungkin lebih pas ?

:)
salam.

Perlu diingat bhw Menara Babel tjadi setelah banjir air bah.
Jd bisa saja seluruh penduduk bumi ya ngga sebanyak itu dan mreka masih lokalan.

Krn saya secara iman melihat kisah air bah dan menara Babel dijelaskan oleh Alkitab scr literal, maka saya menganggap bhw smua manusia pd saat itu memang terlokalisasi.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 16, 2014, 01:28:10 PM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12937
    • fossil coral cantik
Oda, ptanyaan saya nih:
YHVH itu akarnya dari bahasa apa?
Bahasa Ibrani bukan?

Dulu Hawa pake bahasa apa? Apakah Hawa pake bahasa Ibrani?
Tidak bisa dipastikan.

Spekulasi saya nih,
Pd saat Kain lahir, maka Hawa mnyebut Allah (dg bahasa Hawa pd saat itu - belum tentu Ibrani).
Tp Musa mnuliskannya dg nama YHVH sbg identifikasi bagi org Yahudi yg mbaca tulisan itu.

Pd saat Set lahir, maka Hawa mnyebut Allah dg Nama (dg bahasa Hawa pd saat itu - belum tentu Ibrani).
Pd periode itulah maka orang-orang mulai mnyembah Allah dg mnggunakan Nama Pribadi.
.
hehehe.... walopun diluar dari dua opsi yg tawarkan... buat saya, pendapat siip diatas memang terbuka juga kemungkinannya.

Quote
Tp Musa mnuliskannya dg nama YHVH sbg identifikasi bagi org Yahudi yg mbaca tulisan itu
Kenapa Musa nggak gunakan YHWH sebelum Kej 2:4 yah ?

Quote
Perlu diingat bhw Menara Babel tjadi setelah banjir air bah.
Jd bisa saja seluruh penduduk bumi ya ngga sebanyak itu dan mreka masih lokalan.
Nah itu dah maksud saya siip ... bold = Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.

Secara "refleks" kita pembaca ketika mendengar kalimat merah maka yg terbayang the whole planet (menyeluruh di bola dunia ini).

Bisa menjadi berbeda kalo tertulisnya :
Adapun di tanah situ, satu bahasanya dan satu logatnya

Quote
Krn saya secara iman melihat kisah air bah dan menara Babel dijelaskan oleh Alkitab scr literal, maka saya menganggap bhw smua manusia pd saat itu memang terlokalisasi.
Oke siip... supaya saya gak tambah OOT, nanti mungkin kalo pas ada thread yg pas kita ngobrol2 ttg hal ini yah ... :).

Makasih atas masukan2 siip.

:)
salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)