Author Topic: Ayub 1:5 terjemahan yang fatal  (Read 5052 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 18, 2014, 10:26:30 AM
Reply #90
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Jika orang memuji-muji 'ELOHIM dengan ---entah disadari atau tidak disadari---, maka dalam pandangan Yahweh, orang itu telah berbuat jahat kepada-Nya.


Salam,

silahkan baca postingan anda :

Saya sudah mati bersama Kristus bro... makanya saya mengenal ROH KUDUS itu, berbeda dengan sodara yang belum mati bersama Kristus, sehingga sodara menganggap di dalam diri sodara ada roh manusianya.


Salam,

Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saja anda tidak mengakuinya...

Bagaimana mungkin bro...? ;D lagi menyamar tah bro...


salam
« Last Edit: January 18, 2014, 10:34:37 AM by jannet »
January 18, 2014, 03:14:30 PM
Reply #91
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
Hehehe...... tenang saja bro oda, vbn gak puyeng kok :D

Semua pertanyaan yang timbul, seperti pertanyaan bro oda di atas; Itu dikarenakan --pada umumnya-- semua orang menganggap sama antara 'ELOHIM dengan Eloah Yahweh, kecuali Ayub. Dia tahu membedakan antara 'ELOHIM dengan Eloah Yahweh (Ha'ELOHIM) yang ia sembah; sehingga ia mempersalahkan Yahweh yang ia sembah ketika bencana menimpanya.
Aduh saya sambil ngetik sambil senyum2 sendiri nih vbn....  ;D :char11:  :cheesy:

Gimana bisa dikatakan bold, sementara padahal aksi Ayub yg merah itu = false ?
Artinya Ayub BELON TAU membedakan antara ELOHIMyg bkn YHWH dgn YHWH kan vbn ?

Quote
Dengan demikian, jawaban saya atas 4 pertanyaan tersebut sbb:

1. Ayub menyembah Ha'ELOHIM; tetapi isterinya menganggap Ayub menyembah 'ELOHIM, karena isterinya tidak bisa membedakan antara 'ELOHIM dengan Eloah Yahweh (Ha'ELOHIM).
Lagi saya tersenyum "kebingunan" ----> ini anak2 dan istri Ayub kan juga hidup stlh jaman Musa, tentu mereka tau kan yg mana yg  ELOHIMyg bkn YHWH - yg mana yg YHWH ?

Quote
karena isterinya tidak bisa membedakan antara 'ELOHIM dengan Eloah Yahweh (Ha'ELOHIM)
Demikian juga Ayub, Ayub tidak bisa membedakan malapetaka itu dateng dari siapa. Yang padahal menurut vbn malapetaka itu dateng dari ELOHIMyg bkn YHWH, tapi Ayub MENGIRA itu dateng dari YHWH.

Quote
2, 3 dan 4. Bisa saja, dengan alasan karena semua orang telah menganggap bahwa 'ELOHIM dengan Yahweh berada dalam satu Pemerintahan Kuasa, padahal tidak. Hal itu jugalah yang telah terjadi --sebelumnya-- di dalam benaknya Ayub.
Lah iya ....dengan begitu, di jaman Ayub hidup itu (yg sudah kita asumsikan SETELAH jaman Musa) : semua orang termasuk Ayub tidak bisa membedakan yg mana yg ELOHIMyg bkn YHWH dgn YHWH.

Dengan kata lain, baik Ayub - anak2nya dan istrinya cuma tau ELOHIM tok. (tidak mengetahui pembedaan yg mana ELOHIMyg bkn YHWH dan yg YHWH).

Quote
Namun demikian, jika membaca --kisah Ayub sampai habis, maka akan dapat dipahami bahwa perkiraan Ayub itu ternyata salah sehingga ia mengatakan:

Ayub. 42:5   Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
Ayub 42:6   Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."
Bold, ya ... baik Ayub, istri dan anak2nya - mereka semua telah salah, karena menjadikan satu si ELOHIMyg bkn YHWH dgn ELOHIMyg YHWH. Dengan kata lain, mereka semua menyembah pada ELOHIM yg salah menurut hasil kesimpulan kita berdua  :char11:

Tapi kalo pada real event-nya.... (imo) belon tentu kata "barakh" disitu = menyembah, mungkin juga bisa mengutuki .... Kenapa ? Ya karena Ayub itu sendiri gak bisa membedakan - dimana dia jadi-in satu antara ELOHIMyg bkn YHWH dgn YHWH ---> yang baik dari Ha'ELOHIM, yang buruk juga dari Ha'ELOHIM. Padahal dalam "skenario" pengertian kita, yang buruk itu dari ELOHIMyg bkn YHWH.

Gimanaaa.... ?  :char11:

:)
salam.
January 19, 2014, 07:40:58 AM
Reply #92
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Aduh saya sambil ngetik sambil senyum2 sendiri nih vbn....  ;D :char11:  :cheesy:

Gimana bisa dikatakan bold, sementara padahal aksi Ayub yg merah itu = false ?
Artinya Ayub BELON TAU membedakan antara ELOHIMyg bkn YHWH dgn YHWH kan vbn ?
 Lagi saya tersenyum "kebingunan" ----> ini anak2 dan istri Ayub kan juga hidup stlh jaman Musa, tentu mereka tau kan yg mana yg  ELOHIMyg bkn YHWH - yg mana yg YHWH ?
 Demikian juga Ayub, Ayub tidak bisa membedakan malapetaka itu dateng dari siapa. Yang padahal menurut vbn malapetaka itu dateng dari ELOHIMyg bkn YHWH, tapi Ayub MENGIRA itu dateng dari YHWH.
 Lah iya ....dengan begitu, di jaman Ayub hidup itu (yg sudah kita asumsikan SETELAH jaman Musa) : semua orang termasuk Ayub tidak bisa membedakan yg mana yg ELOHIMyg bkn YHWH dgn YHWH.

Dengan kata lain, baik Ayub - anak2nya dan istrinya cuma tau ELOHIM tok. (tidak mengetahui pembedaan yg mana ELOHIMyg bkn YHWH dan yg YHWH).
 Bold, ya ... baik Ayub, istri dan anak2nya - mereka semua telah salah, karena menjadikan satu si ELOHIMyg bkn YHWH dgn ELOHIMyg YHWH. Dengan kata lain, mereka semua menyembah pada ELOHIM yg salah menurut hasil kesimpulan kita berdua  :char11:

Tapi kalo pada real event-nya.... (imo) belon tentu kata "barakh" disitu = menyembah, mungkin juga bisa mengutuki .... Kenapa ? Ya karena Ayub itu sendiri gak bisa membedakan - dimana dia jadi-in satu antara ELOHIMyg bkn YHWH dgn YHWH ---> yang baik dari Ha'ELOHIM, yang buruk juga dari Ha'ELOHIM. Padahal dalam "skenario" pengertian kita, yang buruk itu dari ELOHIMyg bkn YHWH.

Gimanaaa.... ?  :char11:

:)
salam.
Sebenarnya saya sudah 'prediksi' kalau bro. oda akan menggunakan logika seperti di atas tapi saya pikir... nanti saja deh ngejelasinnya :)

Begini bro. oda... karena Ayub hanya mengenal Yahweh yang ia sembah sebagai Yang Maha Kuasa, maka otomatis di dalam benaknya Ayub meyakini bahwa segala kejadian yang akan dan sedang berlangsung berasal dari Yahweh.... Dalam konteks keyakinan Ayub yang seperti itulah yang telah menyatakan bahwa ia bersalah; Sebab, sekalipun Yahweh Maha Kuasa, namun Dia --ternyata-- tidak semena-semena menggunakan Kuasa-Nya untuk menghukum orang.... Dan oleh sebab itu Ayub mengakui kesalahannya setelah mengetahui Kebenaran-Nya.

Ayub. 42:5   Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
Ayub 42:6   Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."


Mengenai anak-anaknya Ayub.
Sekalipun mereka tahu yang mana yang ELOHIMyg bkn YHWH - yang mana yang YHWH, namun anak-anaknya --mungkin juga isterinya-- meyakini bahwa 'ELOHIM lah yang Maha Kuasa sehingga Ayub selalu khawatir setiap kali anak-anaknya selesai berpesta, lalu pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengucap syukur kepada 'ELOHIM di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.


Salam,
« Last Edit: January 19, 2014, 08:04:39 AM by sizxbn »
January 19, 2014, 11:52:00 AM
Reply #93
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
Sebenarnya saya sudah 'prediksi' kalau bro. oda akan menggunakan logika seperti di atas tapi saya pikir... nanti saja deh ngejelasinnya :)
Prediksi = tebak2an.... dan tebak2an vbn = bener ... hehehe :).

Quote
Ayub hanya mengenal Yahweh yang ia sembah sebagai Yang Maha Kuasa, maka otomatis di dalam benaknya Ayub meyakini bahwa segala kejadian yang akan dan sedang berlangsung berasal dari Yahweh....
Sementara pada kesimpulan kita anak2 dan istri Ayub ungu berasal dari  ELOHIMyg bkn YHWH

Dari situ keliatan : baik Ayub, anak2 dan istrinya meyakini ungu berasal dari sesembahan (apapun itu dipengertian/sebutan mereka pd sesembahan tsb).

Quote
Dalam konteks keyakinan Ayub yang seperti itulah yang telah menyatakan bahwa ia bersalah; Sebab, sekalipun Yahweh Maha Kuasa, namun Dia --ternyata-- tidak semena-semena menggunakan Kuasa-Nya untuk menghukum orang....
Dan dari apapun di pov setiap orang sesembahan mereka, YHWH tidak melihat "salah/tidak"nya pengertian para manusia ttg sesembahan tsb.

Sepertinya ada "misteri" dimana YHWH berpendapat (ataupun mengetahui isi hati Ayub) bhw Ayub itu berbeda dengan orang2 lain pada umumnya.

Quote
Dan oleh sebab itu Ayub mengakui kesalahannya setelah mengetahui Kebenaran-Nya.
Khusus dalam kisah Ayub ini, terus terang saya masih belon bisa menyimpulkan satu konklusi mengenai "Ayub blakangan mengetahui KebenaranNYA" .... apakah maksud dari kisah ini adl

Point-A
sebelum mengetahui KebenaranNYA :
Malapetaka berasal dari YHWH - Ayub tidak mengetahui bhw itu diberikan sbg ujian, di pov Ayub : dia gak pantes mendapatkan malapetaka tsb.

setelah mengetahui KebenaranNYA :
Malapetaka itu memang dari YHWH dan itu diberikan sbg ujian. Sekarang Ayub tau bhw kalo ada malapetaka menimpa dirinya, maka itu kerjaan YHWH personally/deliberately ke Ayub sebagai ujian.


Point-B
sebelum mengetahui KebenaranNYA :
Malapetaka berasal dari YHWH.

setelah mengetahui KebenaranNYA :
Malapetaka itu dari ELOHIMyg bkn YHWH. Sekarang Ayub tau bhw malapetaka itu ternyata bukan dari YHWH, melainkan dari ELOHIMyg bkn YHWH. Tidak ada ujian2 disini, YHWH cuma mao kasih tau bhw Ayub salah kalo berkeyakinan bhw malapetaka itu dateng dariNYA.


Point-C
sebelum mengetahui KebenaranNYA :
Malapetaka berasal dari YHWH dan diberikan YHWH personally/deliberately sebagai ujian utk Ayub - tetapi Ayub gak abis pikir, kenapa dia yang setia pada YHWH itu dikasih ujian berat oleh YHWH

setelah mengetahui KebenaranNYA :
YHWH tidak pernah personally/deliberately menguji Ayub. Sebelum mengetahui Kebenaran ini, Ayub sendirilah yg meng-interpretasikannya bhw malapetaka itu sbg ujian buat dirinya. Sekarang Ayub tau, bhw malapetaka itu dateng dari ELOHIMyg bkn YHWH. Tidak ada ujian2an disini.


Point-D
sebelum mengetahui KebenaranNYA :
Malapetaka berasal dari YHWH dan diberikan YHWH personally/deliberately sebagai ujian utk Ayub - tetapi Ayub gak abis pikir, kenapa dia yang setia pada YHWH itu dikasih ujian berat oleh YHWH

setelah mengetahui KebenaranNYA :
YHWH tidak pernah personally/deliberately menguji Ayub. Sebelum mengetahui Kebenaran ini, Ayub sendirilah yg meng-interpretasikannya bhw malapetaka itu sbg ujian buat dirinya. Sekarang Ayub tau, bhw malapetaka adalah part of the System (Causal) ---> Ayub borokan, karena kena kuman - hartanya amblas dirampok karena kurangnya sistim pengamanan - ternak kesamber gledeg, karena Ayub gak pasang penangkal petir - anak2nya mati, ya emang itu udah saatnya anak2 mesti mati kooook....


opsi yang ditawarkan :
Cuma satu dari ke empat point diatas yang benar.
Nggak terima salah satunya bisa benar ataupun kombinasi dari ke-empat point tsb.
Odading milih yang point-D  :char11:
Kalo vbn ? :)

bersambung.
January 19, 2014, 11:55:15 AM
Reply #94
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
Quote
Mengenai anak-anaknya Ayub.
Sekalipun mereka tahu yang mana yang ELOHIMyg bkn YHWH - yang mana yang YHWH, namun anak-anaknya --mungkin juga isterinya-- meyakini bahwa 'ELOHIM lah yang Maha Kuasa sehingga Ayub selalu khawatir setiap kali anak-anaknya selesai berpesta, lalu pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengucap syukur kepada 'ELOHIM di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
Terus terang saya masih belon bisa menemukan perbedaannya, vbn. Kalo Ayub berpendapat : segala yg baik dan yg buruk dateng dr YHWH --- sementara anak2 dan istrinya berpendapat : segala yg baik dan yg buruk dtg dari ELOHIMyg bkn YHWH ---> maka either kedua2nya bener, or kedua2nya salah.

Ada sesembahan.
Sesembahan ini di-interpretasikan manusia sbg YangMahaKuasa.
Sebagian dari manusia tsb menyebut sesembahan tsb Superman (kelompok XXX)
Sisanya menyebut sesembahan tsb Spiderman (kelompok YYY)
Baik kelompok XXX maupun YYY berpendapat bhw segala yg baik dan yg buruk datang dari masing2 panggilannya.

Secara apapun itu nama panggilannya ngerujuk ke sesembahan yg ada di interpretasi yg sama (YangMahaKuasa), maka either yg manggil Superman/Spiderman salah berpendapat orange, or yg manggil Superman/Spiderman itu bener berpendapat orange. Dengan kata lain, either YangMahaKuasa adl pemberi segala yg baik dan yg buruk personally/deliberately = true, or YangMahaKuasa adl pemberi segala yg baik dan yg buruk personally/deliberately = false.

Iya kan, vbn ?  :wink:

:)
salam.
January 19, 2014, 12:05:06 PM
Reply #95
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Kalau saya harus memilih, maka saya memilih point "C" bro...  :)
January 19, 2014, 12:16:18 PM
Reply #96
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Terus terang saya masih belon bisa menemukan perbedaannya, vbn. Kalo Ayub berpendapat : segala yg baik dan yg buruk dateng dr YHWH --- sementara anak2 dan istrinya berpendapat : segala yg baik dan yg buruk dtg dari ELOHIMyg bkn YHWH ---> maka either kedua2nya bener, or kedua2nya salah.
Yang pasti kedua-duanya salah... tetapi, karena Ayub beribadah kepada Yahweh, maka ia mendapatkan koreksi keyakinannya dan dibenarkan; Sedangkan anak-anaknya dan isterinya tidak mendapatkan apa-apa dari 'ELOHIM. :)

Ada sesembahan.
Sesembahan ini di-interpretasikan manusia sbg YangMahaKuasa.
Sebagian dari manusia tsb menyebut sesembahan tsb Superman (kelompok XXX)
Sisanya menyebut sesembahan tsb Spiderman (kelompok YYY)
Baik kelompok XXX maupun YYY berpendapat bhw segala yg baik dan yg buruk datang dari masing2 panggilannya.

Secara apapun itu nama panggilannya ngerujuk ke sesembahan yg ada di interpretasi yg sama (YangMahaKuasa), maka either yg manggil Superman/Spiderman salah berpendapat orange, or yg manggil Superman/Spiderman itu bener berpendapat orange. Dengan kata lain, either YangMahaKuasa adl pemberi segala yg baik dan yg buruk personally/deliberately = true, or YangMahaKuasa adl pemberi segala yg baik dan yg buruk personally/deliberately = false.

Iya kan, vbn ?  :wink:

:)
salam.
Gak juga sih bro...
Karena Yahweh --pada dasarnya-- tidak memberikan hal buruk kepada siapapun.
Kalau ada sekelompok orang yang berpendapat bahwa segala yang baik dan yang buruk dateng dai Yahweh, tentunya ia salah pendapat..... contohnya Ayub. :D


Salam,
Salam,
January 23, 2014, 12:18:49 AM
Reply #97
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
Yang pasti kedua-duanya salah... tetapi, karena Ayub beribadah kepada Yahweh, maka ia mendapatkan koreksi keyakinannya dan dibenarkan; Sedangkan anak-anaknya dan isterinya tidak mendapatkan apa-apa dari 'ELOHIM. :)
Gak juga sih bro...
Karena Yahweh --pada dasarnya-- tidak memberikan hal buruk kepada siapapun.
Kalau ada sekelompok orang yang berpendapat bahwa segala yang baik dan yang buruk dateng dari Yahweh, tentunya ia salah pendapat..... contohnya Ayub. :D
IMO, kalimat bold itu bisa dimengertikan secara berbeda, vbn.

Saya mengertikannya sbb :

1. Secara System dibuat oleh Tuhan, maka secara gak langsung Akibat baik dan buruk itu berasal dari Tuhan (Causal Law).

2. Tuhan tidak pernah personally/deliberately/intentionally berkehendak manusia (termasuk AdamHawa) terkena Akibat yang buruk. Apalagi memberikan hal yg buruk kepada manusia. Justru sebaliknya Tuhan personally menginginkan manusia jangan sampai terkena Akibat yg buruk.

Quote
Kalau saya harus memilih, maka saya memilih point "C" bro...
Barusan tak baca2 lagi kitab Ayub... ada tambahan :

Point-E
sebelum mengetahui KebenaranNYA :
Malapetaka berasal dari YHWH dan diberikan YHWH personally/deliberately, dimana berdasarkan pov Ayub yang merasa : "gak sepatutnya gue yang ga punya salah apa2, taat ama YHWH terkena malapetaka ini".

setelah mengetahui KebenaranNYA :
Instant Karma baik yg baik maupun yg tidak baik berasal dari YHWH. Peristiwa malapetaka yang Ayub alami hanyalah sekelumit matarantai SebabAkibat. Ayub sekarang nyadar bhw dia tidak pantas spt ungu.

:)
salam.
« Last Edit: January 23, 2014, 12:59:05 AM by odading »
January 23, 2014, 01:08:14 AM
Reply #98
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
IMO, kalimat bold itu bisa dimengertikan secara berbeda, vbn.

Saya mengertikannya sbb :

1. Secara System dibuat oleh Tuhan, maka secara gak langsung Akibat baik dan buruk itu berasal dari Tuhan (Causal Law).

2. Tuhan tidak pernah personally/deliberately/intentionally berkehendak manusia (termasuk AdamHawa) terkena Akibat yang buruk. Apalagi memberikan hal yg buruk kepada manusia. Justru sebaliknya Tuhan personally menginginkan manusia jangan sampai terkena Akibat yg buruk.

:)
salam.
1. TUHAN tidak membuat "System"; Tetapi TUHAN membuat Perintah.
"System" yang bro.oda maksudkan itu merupakan pilihan manusia untuk tidak mentaati Perintah TUHAN.
2. Setuju, tetapi lagi-lagi saya katakan bahwa TUHAN tidak pernah membuat "System" yang mengakibatkan manusia terpuruk ke dalam kondisi baik-buruk... itu merupakan pilihan Manusia sendiri untuk menghindar dari perintah TUHAN.

Salam,
January 23, 2014, 01:36:08 AM
Reply #99
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
1. TUHAN tidak membuat "System"; Tetapi TUHAN membuat Perintah.
Maksud saya LAW, vbn. Causal Law :). Tuhan kan yang buat ?  :wink:

Quote
"System" yang bro.oda maksudkan itu merupakan pilihan manusia untuk tidak mentaati Perintah TUHAN.
Manusia kan diciptakan secara natur ABLE TO.
Nah di pengertian saya, Sistem itu "berjalan" berdasarkan ABLE TO nya si manusia :).

IMO yang bisa dikatakan pilihan itu bukan yg biner oposisi, vbn.
Yang bisa dikatakan pilihan adalah : adanya BP (buah pengetahuan) dan adanya buah2 pohon lain.
Secara sudah dicanangkan agar jangan makan BP, maka ada pilihan laen - yakni makan buah2 yang bukan BP.
So diketika AdamHawa makan BP, maka itu berdasarkan keinginan mereka utk makan BP :wink:

Quote
2. Setuju, tetapi lagi-lagi saya katakan bahwa TUHAN tidak pernah membuat "System" yang mengakibatkan manusia terpuruk ke dalam kondisi baik-buruk...
Entahlah vbn.... kalo menurut saya segala macem LAW itu ya Tuhan yang buat.... bukan manusia :).

Quote
itu merupakan pilihan Manusia sendiri untuk menghindar dari perintah TUHAN
IMO, Rule/Law  Perintah Tuhan (FT) adalah sebagian kecil dari LAW yang Dia nyatakan demi kebaikan manusia.  :azn:

:)
salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)