Author Topic: MENGAPA PETRUS YG DIPILIH SEBAGAI GEMBALA?  (Read 16698 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 02, 2014, 07:07:26 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3691
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Walaupun Tuhan mengatakan pada Peter gembalakan dombaku, tapi mas mengakui gembala bukan hanya peter, lalu apakah mas pikir gembala2 lain seperti Yakobus itu tidak diperintah Tuhan ? Yakobus disuruh diam saja tidak boleh mengajar oleh Tuhan tapi dia ignore dan mengajar?


Tunjukan ayatnya dimana YESUS secara khusus meminta kepada Yakobus untuk menggembalakan domba2nya?


2 tentang penyangkalan Peter.

Penyangkalan itu hukumannya neraka karena tidak diakui oleh Tuhan dihadapan bapa. Jadi ini dosa serius sekali.

Peter harus bertobat dulu dan pertobatannya harus dilihat oleh jemaat dalam hal ini murid2 supaya semua jelas bahwa FT itu iya dan amin.

......

Kalau pertobatan Peter itu tidak terbuka, nanti akan terjadi dimana orang menyangka bahwa menyangkal Tuhan itu tidak apa2. walaupun Tuhan bilang menyangkal itu hukumannya neraka.


BLA BLA BLA..........


Anda mau jadi hakim atas Petrus  tetapi TUHAN lah hakim sesungguhnya. Ia telah mengampuni Petrus, baca kembali injil Yohanes 21:15-19 tentang penunjukan Petrus sebagai Gembala  SETELAH YESUS KRISTUS BANGKIT dari mati dan menampakan diri kepada murid2nya,  HANYA KEPADA PETRUSLAH YESUS BERKATA 3 KALI.. GEMBALAKANLAH DOMBA2KU.

Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku  lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.  " Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. " Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku? " Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, v  Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu  dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah.  Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku. "
Yohanes 21:15-19


Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau,  supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu. (LUKAS22:32)


Kristus dalam Injil secara eksplisit menyuruh Petrus untuk menguatkan saudara-saudaranya (lih. Luk 22:32), yang mengindikasikan bahwa setelah Tuhan menguatkan iman Petrus, maka ia dimampukan Tuhan menjadi lebih kuat dari para murid yang lain, sehingga ia dapat menguatkan/ meneguhkan mereka. Dari kekuatannya sendiri, tentu saja Rasul Petrus tidak kuat, tetapi dengan rahmat dari Tuhan, maka ia dikuatkan.

Membaca kisah diatas mungkin anda akan stress mengapa TUHAN memilih Petrus sebagai gembala atas domba2Nya di dunia. Tetapi TUHAN bukan anda, Dia tahu lebih banyak  isi hati manusia (Bilangan 23:19). Petrus mungkin terlihat sebagai sosok yg lemah tetapi inilah cara kerja TUHAN JANGAN ANDA MALAHAN  PROTES ATAU SEWOT KARENA TUHAN TELAH MEMILIH PETRUS!!! Tuhan memang memilih apa yang lemah kecil di mata manusia, untuk menunjukkan kuasa Allah yang bekerja atasnya. Dengan demikian, tergenapi sabda Allah ini, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” (2 Kor 12:9)

Maka kelemahan Rasul Petrus tidak menghalangi rencana Kristus yang memilihnya sebagai batu karang bagi Gereja. Hal ini bahkan diakui oleh ahli Kitab Suci yang non-Katolik, yang bernama W.F Albright, yang mengatakan, “Menolak keutamaan kedudukan Petrus di antara para murid ataupun di kalangan komunitas Kristen awal merupakan sebuah pengingkaran bukti-bukti…. Perhatian kepada kegagalan dan sifat Petrus yang mudah berubah tidak menariknya dari keutamaan ini; melainkan malah menekankannya…” (W.F. Albright and C.S. Mann, The Anchor Bible: Matthew (Garden City, New York: Double Day& Co., 1971), p. 195). Justru dengan menggunakan kelemahan Petrus, Allah menunjukkan kuasa-Nya untuk mendirikan dan membangun Gereja-Nya.
« Last Edit: July 01, 2018, 09:41:08 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
February 02, 2014, 07:17:28 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3691
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Bagi mereka yang MENUDING Petrus tidak pantas sebagai gembala dan merasa diri lebih hebat dari Petrus, jangan lupa kita pun bisa bersikap seperti Petrus suatu ketika, namun Kasih TUHAN mengatasi kelemahan kita sebagaimana Kasih TUHAN yg besar juga mengatasi kelemahan Petrus.



Refleksi YESUS mengenai misteri Sengsara-Nya
dan nilainya bagi Penebusan.

seperti didiktekan Tuhan YESUS dan Santa Perawan Maria kepada
Catalina (Katya) Rivas
stigmatis, visionaris
[/b]




PETRUS MENYANGKAL YESUS
Sementara Hati-Ku mempersembahkan diri untuk menanggung segala sengsara ini, Petrus, yang Aku sebut sebagai “Pemimpin dan Kepala Gereja” dan yang beberapa jam sebelumnya telah berjanji untuk mengikuti-Ku hingga wafat-Ku, menyangkal Aku dalam suatu tanggapan terhadap suatu pertanyaan sederhana yang ditanyakan kepadanya dan yang sesungguhnya dapat mendatangkan kesempatan baginya untuk memberikan kesaksian tentang Aku. Dan sementara ketakutan mencekamnya terlebih hebat, ketika pertanyaan yang sama ditanyakan lagi kepadanya, ia bersumpah bahwa ia tidak pernah mengenal-Ku ataupun pernah menjadi murid-Ku. Ketika ditanya untuk ketiga kalinya, ia bahkan menjawab dengan umpatan ngeri.

Anak-anak kecil, ketika dunia menolak-Ku dan, berpaling kepada jiwa-jiwa terpilih-Ku, Aku mendapati DiriKu ditolak dan disangkal, tahukah kalian betapa dahsyat dukacita dan kepahitan dalam Hati-Ku?

Aku akan berkata kepada mereka seperti Aku berkata kepada Petrus: Jiwa, yang begitu Aku kasihi, tidakkah engkau ingat akan bukti-bukti kasih yang telah Aku berikan kepadamu? Adakah engkau telah lupa akan betapa banyak kali engkau berjanji kepada-Ku untuk setia dan membela-Ku?

Engkau tidak mempercayai dirimu sendiri sebab engkau sesat; tetapi, jika engkau datang kepada-Ku dengan kerendahan hati dan kepercayaan teguh, tanpa takut akan suatupun, engkau akan ditopang kuat.
Jiwa-jiwa, kalian yang hidup dengan dikelilingi begitu banyak mara bahaya, janganlah masuk ke dalam kesempatan-kesempatan dosa melalui keingintahuan yang sia-sia; waspadalah bahwa kalian dapat jatuh seperti Petrus.



....
Ketika para prajurit menggiring-Ku sebagai tahanan, Petrus setengah bersembunyi di salah satu serambi terbuka di antara khalayak ramai. Tatapan mata kami bertemu; matanya menyiratkan kebingungan; hanya sepersekian detik, namun Aku mengatakan begitu banyak hal kepadanya!... Aku melihatnya menangis pilu karena dosanya dan dengan Hati-Ku, Aku berkata kepadanya: “Musuh berusaha menguasaimu, tetapi Aku tidak meninggalkan engkau. Aku tahu bahwa hatimu tidak menyangkal Aku :'(. Bersiaplah untuk pertempuran yang akan datang, untuk pertempuran-pertempuran baru melawan kegelapan rohani dan persiapkanlah dirimu untuk menyampaikan kabar gembira. Selamat tinggal, Petrus.”

Berapa banyak kali Aku menatap ke dalam jiwa yang berdosa, tetapi adakah ia menatap-Ku juga? Tidak selalu tatapan mata kami bertemu. Berapa banyak kali Aku melayangkan pandangan kepada jiwa dan jiwa tidak melihat-Ku; ia tidak melihat Aku; ia buta…. Aku memanggilnya dengan namanya dan ia tiada menjawab Aku. Aku mengiriminya duka, derita, agar ia terbangun dari tidurnya, tetapi jiwa tak hendak bangun.

Jiwa-jiwa terkasih, jika kalian tidak menatap Surga, kalian akan hidup sebagai makhluk-makhluk yang tanpa tujuan. Angkatlah kepalamu dan renungkanlah Rumah yang menanti kalian. Carilah Tuhan-mu dan engkau akan senantiasa mendapati-Nya dengan mata-Nya tertuju kepadamu, dan dalam tatapan-Nya engkau akan mendapati damai dan hidup.

Renungkanlah Aku dalam penjara, di mana Aku melewatkan sebagian besar malam itu. Prajurit-prajurit datang untuk menghinakan-Ku dengan kata-kata dan perbuatan, mendorong-Ku, memukul-Ku, memperolok keadaan-Ku sebagai manusia.




http://forumkristen.com/index.php?topic=34694.msg412595#msg412595
« Last Edit: February 06, 2014, 09:17:06 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
February 09, 2014, 12:37:41 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3691
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika


Pada waktu YESUS ditangkap, dipukuli, diludahi, dihina, dan dialdili di rumah imam besar, Petrus mengalami shock terkejut bukan kepalang, ia kaget bahwa YESUS mengalami nasip yang amat tragis. YESUS tidak menampakkan kuasanya seperti saat Dia membuat mukjizat, mengusir setan dan meredakan angin. Dia kelihatan lemah, rapuh dan kalah. Kok begitu? Petrus bingung pikirannya kacau. Hatinya hancur lebur, saat itulah ia tiadk tahu lagi siapa YESUS sebenarnya dan bahkan ia tidak tahu lagi siapa dirinya dan mengapa ia mengikuti YESUS. Muaranyapun kita tahu Petrus menyangkal YESUS sampai tiga kali. Seorang murid jempolan ternyata bisa menyangkal TUHAN. tiga kali lagi! Rasanya pada saat itu tidak ada yang bisa menolong Petrus selain Tuhan sendiri.

Lukas menceritakan dengan bagus pertobatan Petrus sesudah Petrus menyangkal Tuhan yang ke tiga kalinya, setelah itu ayam berkokok. ( Lukas 22:61-62)

Petrus bertobat dan menjadi sadar bukan karena ayam berkokok. Melainkan karena TUHAN yang memandangnya. Pandangan TUHAN itu bermakna banyak bagi Petrus. Sekarang Tuhan membuat Petrus sadar siapa dirinya dihadapan TUHAN. Bukan ia yang harus menyelamatkan YESUS, bukan ia yang harus berjuang membela Tuhan tetapi Tuhan yang sedang menderita itulah yang akan menyelamatkan dirinya. Petrus kini sadar ia butuh belas kasihan Allah sendiri karena ia hanyalah pendosa dan orang yang tidak pantas.


Sumber: http://forumkristen.com/index.php?topic=24703.msg202070#msg202070

Aku bisa banyankan situasinya, menjadi kelompok 12 memang membanggakan ketika Yesus di elu-elukan dan dipuja, bahkan kita mau meninggalkan segala milik kita demi Dia. Dia yg kita anggap bakal menjadi "Raja" orang Yahudi demi mengusir penjajah Romawi dan kitapun berharap menerima bagian dalam pemerintahannya. Tetapi orang yg kita sangka2 bakal menjadi pemimpin "Politik" ini tidak berdaya sewaktu di tangkap? Mana kuasa yang ditampakan selama ini? Lantas siapa sih dia sebenarnya? Pasti iman kitapun akan guncang pada saat itu. tetapi untunglah TUHAN terlebih dahulu mengigatkan Petrus sehingga saat itu dia menjadi sadar dan mau masuk dalam pertobatan. Makasih atas renungannya mbak Debi.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
February 10, 2014, 11:22:27 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Quote from: CLAY
Tunjukan ayatnya dimana YESUS secara khusus meminta kepada Yakobus untuk menggembalakan domba2nya?

cut

Petrus sudah mati hampir dua ribu tahun lalu...

Jika yang dimaksud itu seorang pribadi bernama Petrus, apakah ada ayat yang menyebutkan seseorang ditetapkan Yesus kemudian untuk menggantikan Petrus?

Manusia berorganisasi, manusia menetapkan pemimpin. Yesus datang kedunia tidak membawa agama baru kedunia ini. Agama adalah produk budaya yang warnanya dipengaruhi budaya suatu bangsa dimana agama itu dilahirkan. Katholik terlalu Yunani dan Islam terlalu Arab, Protestan terlalu Eropa, Pentakosta terlalu Retro dan Hindu Budha terlalu India? Konghucu kental sekali Chinanya. Setiap bangsa dari manapun yang menjadi pemeluk sebuah agama, mereka dirubah menjadi semakin Yunani, semakin Arab, semakin India atau China.

Jika dulu Yesus berkata kepada Petrus, "gembalakanlah domba-dombaKu" maka setelah Petrus wafat, Yesus tidak berbicara khusus kepada seorangpun tentang siapa yang akan mengembalakan domba-dombaNya. Karena Paulus dalam ilham ROH KUDUS, menulis pesanNya, "Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala."

Budaya adalah wadah, demikian juga agama. Keselamatan itu bukan datang dari wadahnya. Jika kita menarik orang untuk menjadi pemeluk agama, kita tidak berbeda dengan Ahli Taurat dan orang Farisi. Yesus berkata, "Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri." Agama dapat membuat orang jadi jahat dan membenci agama lain.

Paulus dalam suratnya menuliskan, "berilah dirimu didamaikan dengan Allah." Ia tidak mengajak mereka memeluk sebuah agama baru, sebab saat itu tidak ada yang namanya agama Kristen, lalu agama apa mereka itu? Mereka bukan Yahudi, juga bukan Katholik. Para rasul memberitakan injil dan mengenapi tugas kerasulan mereka bukan untuk menjadikan seseorang pemeluk sebuah agama baru, tetapi mereka mendamaikan setiap manusia dengan Allah melalui Yesus Kristus. Selanjutnya mereka menerima pengajaran tentang Kebenaran, dan tentang pengajaran itu, Rasul Yohanes menuliskan dalam 1 Yohanes 2:27, demikian: Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu  —  dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta  —  dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Tiap orang menerima pengurapan berbeda-beda dan menerima jalan yang berbeda-beda untuk dilaluinya. Pengurapan itu adalah istilah budaya yang dipakai Tuhan (sebagai wadah) untuk menjelaskan bahwa tiap orang menerima karunia yang berbeda-beda dari Roh Allah. Seperti dikatakan kitab Roma, "Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita. Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik." Sungguh sederhana bagaimana kita hidup didalam Kristus, bukan serumit agama dengan berbagai aturan dan peraturan manusia harus ini dan itu, tidak boleh ini dan itu. Paulus mengatakan, "Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi." Umat Katholik sudah menemukan jalannya, Protestan juga, Pentakosta, Babtis, Advent masing-masing pada jalannya.

Sekarang haruskah Petrus yang sudah wafat seribu tahun lebih yang lalu diributkan tentang statusnya ia adalah the only Gembala yang ditunjuk Yesus atau dia bukan satu-satunya yang memerima dari Tuhan pelayanan pengembalaan. Kita ribut dengan apa yang sudah lewat, yang tidak memberi dampak untuk masa yang kedepan.
February 10, 2014, 03:36:54 PM
Reply #4
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 196
Kasian Petrus :'(
Sdh wafat dua ribu tahun masih aja jadi bahan pedebatan
February 10, 2014, 04:37:18 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
Kasian Petrus :'(
Sdh wafat dua ribu tahun masih aja jadi bahan pedebatan

Broo@cats..

Karena ada sebagian fikak yang mengklaim bahwa Yesus Kristus memerintahkan Petrus untuk memimpin suatu umat atau suatu Gereja tertentu...
Padahalnya Alkitab menceritakan bahwa tidak sama sekali Tuhan memerintahkan suatu kekhususan jemaat Tuhan untk dipimpin atau digembalakan oleh Petrus...
Namun yang jelas adalah Umat yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya...Jadi nota bene bukan yang bernama gereja katolik...
.Karena istialh itu pada zaman itu belum ada dan belum diwartakan samasekali dalam pelayanan Tuhan Yesus maupun Injil / khabar baik /Alkitab.

Jadi jika sekarang timbul perdebatan..??? ,yahhh dikarenakan faktor sifat lenjeh / genit saja dan kopeh saja dari rekan rekan gereja katolik kita yang ada sekarang ini...hehehe..

Salam GBU...
February 10, 2014, 10:30:00 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 972
  • Ad Majorem Dei Gloriam
  • Denominasi: Katolik!
ah ngga juga..., karena gereja katolik itu gereja yang mendokumentasikan sejarah pemikiran Kristen sejak awalmula... maka dari itu pentingnya menjaga jalur, dan suksesi kepemimpinan..  apostolik itu penting banget, ajaran katolik semua bersumber dan ada runutannya dari pemikiran Kristen mula2.

Gereja yang di gembalakan petrus dulu itu, terus hidup hingga kini... dan gereja itu gereja katolik.. apa mau klaim Gereja anda2 yang dari petrus?  kan jelas bukan ya? :D lalu mau ngomong gereja sampeyan dari yesus langsung? ya monggo saja.. itu klaim kok,, sah2 saja... karena yesus itu maha segalanya, termasuk maha kreatif, sehingga gereja-gereja yang dariyesus langsung itu bervariasi ajarannya...  :D

sory ya masbro... selaras dengan akal sehat, bahwa FAKTA protestanisme yang banyak varian ajaran itu menegaskan dan membuktikan secara sah dan meyakinkan, bahwa klaim2 dari Yesus langsung, dari ROH KUDUS, Kitabsuci saja, dari jemaat mula2,..dan fantasi2 sejenisnya adalah klaim yang tidak dapat dipertanggungjawabkan! dan hanya lamunan retoris yang naif..  :D

makanya bersatulah saudara2 protestan, seiya sekata...kan tidak mungkin kebenaran dari sumber yang sama yaitu Yesus, ROH KUDUS, dan alkitab bersivat relatif variatif.. ?  :coolsmiley:
supaya dunia (termasuk saya) percaya bahwa kalian memang langsung dari yesus, dari ROH KUDUS, dan dari alkitab saja.  :D

sory ya masbro... tapi bukanya begitu nalarnya ya? coba deh direnungi....  :azn:
« Last Edit: February 10, 2014, 10:33:06 PM by ignatiusloyola »
adalah contoh nyata para pengeritik Gereja Katolik tapi mereka sendiri tidak tahu apa yang mereka telah dan sedang kritik.
February 11, 2014, 10:32:02 AM
Reply #7
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 196
Broo@cats..

Karena ada sebagian fikak yang mengklaim bahwa Yesus Kristus memerintahkan Petrus untuk memimpin suatu umat atau suatu Gereja tertentu...
Padahalnya Alkitab menceritakan bahwa tidak sama sekali Tuhan memerintahkan suatu kekhususan jemaat Tuhan untk dipimpin atau digembalakan oleh Petrus...
Namun yang jelas adalah Umat yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya...Jadi nota bene bukan yang bernama gereja katolik...
.Karena istialh itu pada zaman itu belum ada dan belum diwartakan samasekali dalam pelayanan Tuhan Yesus maupun Injil / khabar baik /Alkitab.

Jadi jika sekarang timbul perdebatan..??? ,yahhh dikarenakan faktor sifat lenjeh / genit saja dan kopeh saja dari rekan rekan gereja katolik kita yang ada sekarang ini...hehehe..

Salam GBU...
Kasian para pendebat ini :'(
sudah ratusan tahun mendebat sampe turun temurun ya tetep gak isa merubah fakta :tongue:
February 11, 2014, 12:05:22 PM
Reply #8
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 90
  • Denominasi: Katolik
Kasian para pendebat ini :'(
sudah ratusan tahun mendebat sampe turun temurun ya tetep gak isa merubah fakta :tongue:

bahkan udah beribu-ribu aliran tetep gak isa merubah fakta :tongue:
February 12, 2014, 11:39:25 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3691
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Kasian para pendebat ini :'(
sudah ratusan tahun mendebat sampe turun temurun ya tetep gak isa merubah fakta :tongue:

1500 tahun lamanya tidak pernah ada perdebatan mengenai Primat Santo Petrus. Sejak kedatangan Martin Luther dan gerombolannya maka dimualailah penyangkalan2 ini. Makanya benar kata anda baru ratusan tahun, tidak sepanjang 1500 tahun lamanya ini telah diyakini sebelumya. Jadi keyakinan yang mengatakan bahwa TUHAN tidak mendirikan gerejaNya diatas Petrus adalah keyakinan yang masih baru, bukan keyakinan yang telah ribuan tahun sebelumnya diyakini selama ini bahwa TUHAN mendirikan GerejaNya diatas Petrus. Dan keyakinan tersebut sudah berusia 2000 tahun bukan cuma 500 tahun.
« Last Edit: February 12, 2014, 11:42:32 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)