Author Topic: illuminati  (Read 5942 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 18, 2019, 12:48:11 PM
Reply #70
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

3.
illuminati sejati : Firman Tuhan adalah terang "Maz 119:105, dan 130"
illuminati palsu : dijaman Yesus, ahli taurat dan orang farisi mengajarkan tradisi adalah ukuran kebenaran.
Pengikut Kristus diperintah untuk waspada dan berjaga-jaga terhadap ragi orang Farisi dan Saduki, bukan? (Mat 16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.") Maksudku, meski Ahli Taurat dan orang Farisi mengajarkan apa entah untuk tujuan apa, pengikut Kristus hendaknya mengikuti, menaati, mematuhi Yesus Kristus.

4.
illuminati sejati : Yesus adalah terang "Yoh 1:4"
illuminati palsu : ajaran gereja adalah dan orang orang kudus adalah terang.
Lhah, Gereja itu adalah Tubuh Kristus, bukan?
Bagaimana ceritanya ajaran Tubuh Kristus merupakan iluminati palsu?
Lalu, orang-orang kudus adalah orang yang dipilih Allah, bagaimana mungkin ajaran orang kudus merupakan iluminati palsu? 

5.
illuminati sejati : ROH KUDUS adalah terang, Yoh 14:26 (dan pengajaran Roh tidak bertentangan dengan Firman Tuhan)
lluminati palsu : ikuti perasaan, perasaan adalah suara Tuhan, sekalipun itu bertentangan dengan Alkitab
Perasaan perorangan memang bukan ajaran atau suara Tuhan. Para pihak yang mengikuti perasaan dan/atau suara hati sebagai mengikuti suara Tuhan, tersimpulkan bahwa mereka tidak mengenal atau tidak mengetahui siapa itu Tuhan.

6.
illuminati sejati : Firman Tuhan menggerakkan para Reformator
illuminati palsu : tidak ada Tuhan, Tuhan itu adalah kamu. akibatnya (revolusi perancis dan komunisme ateisme)
Sejauh ini, yang kutangkap, reformator yang ada, seperti Martin Liuther misalnya, justru menyesatkan, di mana dia memperkenalkan Sola Scriptura (hidup menggereja hanya [sola] berdasarkan pada ajaran tertulis semata saja), sementara Yesus Kristus tidak meninggalkan ajaran tertulis. Hukum Taurat dan kitab para nabi yang berlaku sampai kepada kedatangan Yohanes Pembaptis, dikatakan-Nya sampai zaman Yohanes (bdk. Luk 16:16).

Pikiran yang mengatakan tidak ada Tuhan menurut pendapat dan keimananku, adalah pikiran konyol yang tidak obyektif.

begitulah seterusnya, walaupun kelompok illuminati palsu yang sekarang sudah terorganisasi dengan baik, intinya adalah sama saja,  tujuannya sama,  untuk medirikan tatanan dunia yang lebih baik, DENGAN CARA SAYA.

aplikasi rohaninya, ide atau ajaran secemerlang apapun, sebaik apapun, kalau itu bertentangan dengan Firman Tuhan itu adalah Illuminati Palsu.  :)
Pikiran seperti ini akan lebih jelas apabila menunjukkan organisasi mana yang dimaksud. Kupikir, kalo sudah terorganisir dan sudah berbentuk organissasi, harusnya tidak masalah menunjuk organisasi itu. Kalo hanya menuding secara mengambang, sulit menerimanya.

Menurut pendapatku, jika seorang yang sehat rohani dan jasmani menulis atau mengatakan "Ada pertentangan antara sesuatu dengan yang lain", maka orang tersebut dapat menunjukkan pertentangan yang dimaksud. Juga menunjukkan bahwa menurut yang ini begini, menurut yang itu begitu, --->Tunjukkan bagian yang ini bertentangan dengan bagian yang itu dan berikan argumen yang memadai.
Jika hanya menyatakan atau menuliskan ada pertentangan antara yang ini dengan yang itu, tetapi tidak menunjukkan pertentangan yang dimaksud, itu justru akan mengarah ke hoaks. Jika menyatakan atau menuliskan ada pertentangan antara sesuatu dengan yang lain dan mengemukakan bukti tak terbantahkan, maka benarlah ada pertentangan.

Salam damai.
« Last Edit: December 06, 2019, 11:22:50 AM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 25, 2019, 10:37:40 AM
Reply #71
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2782
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
@Sotardugur Parreva ingin mengomentari

dipersilahkan,,  :) :) :)

Quote
Syalom.
Jenis iluminati digolongkan dua,

Yes,, Sangat betul.. Illuminati kuartikan sebagai: Ilham, Hikmat, Pencerahan, Wahyu, Penglihatan, Visi, Ide, untuk membuat sesuatu, apakah itu pemerintahan, organisasi, ilmu pengetahuan, menjadi Lebih baik menurut versi orang yang punya Illuminati tersebut.

sebagai contoh:
ada pertanyaan yang ditanyakan kepada 10 orang berbeda, pertanyaannya adalah: bagaimana caranya supaya bisa sampai di Roma.. ???
maka 10 orang berbeda ini menjawab berbeda beda, menurut pengetahuannya masing masing..
Pengetahuan inilah yang kumaksud sebagai Illuminati., orang yang dipengaruhi oleh Ide dari salah satu dari 10 orang ini, disebut Ter-Illuminati, atau Tercerahkan, maka selanjutnya orang tercerahkan ini melanjutkan pencerahan kepada orang lain, berdasarkan Illuminati yang tersimpan diotaknya, dan dianggapnya sebagai kebenaran.,

jadi dengan demikian sebenarnya ada banyak jenis Illuminati. kalau ada isme-isme nya dibalakang, itulah itu..
Ataisme, Pantheisme, Deisme, adventisme, protestantisme, mohamedism, katolikisme, paganisme,  seterusnya yang ada isme isme nya.. ada ribuan, puluhan ribuan dan mungkin jutaan isme di dunia ini..

namun kita persingkat saja menjadi Empat yaitu.
yaitu: Illuminati yang dari Tuhan, Iluminati yang di claim dari Tuhan, Iluminati dari Akal Budi Manusia, Iluminati dari Iblis Iblis..

dari empat ini kita persingkat lagi menjadi Dua yaitu:
Illuminati yang dari Tuhan dan Iluminati yang bukan dari Tuhan.  :afro: :afro: :afro:

Quote
Setuju. Dengan adanya iluminati, akan mengubah dunia menjadi lebih baik, atau menjadi lebih buruk.Berterima di nalarku.

sepaham..  :afro: :afro: :afro:

Quote
Ketika Perjanjian Lama, di mana ketika itu manusia masih sedikit, yang dicermati ialah hal-hal negatif.

mohon maaf kurang mengerti maksud penjelasan bro @sotardugur, maksudnya hal hal negatif apa yak.. ?? dari sisi apanya ya yang negatif ini dilihat.. ??  :rolleye0014: :rolleye0014:

Quote
Pada zaman Perjanjian Baru, setelah Yesus Kristus memberi pelayanan dan contoh hidup seharusnya, maka manusia diperintah patuh meneladani Yesus Kristus.

Amin, Puji TUhan, sangat Setuju.
Kehidupan Yesus Kristus, adalah Contoh Sempurna karakter seseorang yang dapat dibentuk oleh ketaatan yang sempurna kepada Hukum Kasih Allah.

Quote
Menurut pendapatku, setelah masuk masa Perjanjian Baru itu maka tidak semua manusia memilih terang palsu. Banyak (lebih dari satu orang) patuh pada teladan yang diberikan Yesus Kristus.

yups sangat setuju juga,,
ada murid murid Tuhan Yesus, yang terus meng-Illuminati para kawanan anak domba Allah, dan diteruskan kepada jemaat mula mula itu.

Quote
Lhah, contoh peristiwa yang diekspose kenapa peristiwa Perjanjian Lama sementara Tuhan Yesus Kristus sudah memberi contoh cara baru, dengan kasih. Kenapa masih bercokol di Perjanjian Lama?

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru Kisahnya Mirip, Perjanjian Baru adalah Lanjutan dari Kisah Perjanjian Lama..
Kisah Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru mengisahkan tentang "Pertentangan Besar (Great Controversy) antara Illuminati Palsu dan Illuminati Sejati. tak terpisahkan dua kitab ini..  :afro:

Quote
SAMBUNGIN

disambungin juga..
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 25, 2019, 11:15:14 AM
Reply #72
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2782
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
SAMBUNGAN
Pengikut Kristus diperintah untuk waspada dan berjaga-jaga terhadap ragi orang Farisi dan Saduki, bukan? 

yups, bethul sekali..  :afro:

Quote
(Mat 16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.") Maksudku, meski Ahli Taurat dan orang Farisi mengajarkan apa entah untuk tujuan apa,

perkenankan kuberikan sedikit tanggapan mengenai "RAGI" ini..
pernahkan sdr @sotardugur membuat atau melihat pembuatan Tape atau Tempe.. ??
Tape bahan utamanya terbuat dari Ubi Kayu, dan Tempe bahan utamanya terbuat dari Kacang Kedele.
Ubi Kayu tidak akan pernah berubah jadi Tape kalau tidak dicampur dengan Ragi.
Kacang Kedele tidak akan bernah berubah jadi Tempe kalau tidak dicampur dengan Ragi.

sebanyak apapun Ubinya apabila dicampur "SEDIKIT SAJA", dengan Ragi, maka Ubi yang banyak itu semuanya akan berubah jadi TAPE.

jadi RAGI itu kuartikan sebagai "ILLUMINATI/ PAHAM/AJARAN" Paham sekecil apapun dari ahli taurat akan merusak orang yang ter-Illuminati dengan Ragi pengajaran mereka.(baca bukan semua ahli taurat tapi orang orang yang mengaku ahli taurat di jaman Yesus)

Apakah Ragi Orang Farisi dan Ahli Taurat itu ???
Mat 16:12   
Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

dijawab oleh Firman Tuhan Ragi orang Farisi dan Saduki adalah:
1. Kemunafikan (Farisi dan Saduki)
2. mencampuradukkan ajaran Firman Allah dan Tradisi. (farisi)
3. Kuasa, Harta, Politik (Saduki)
4. percaya akan memperoleh keselamatan dengan Perbuatan (Farisi, Saduki)
5. tidak percaya ada hari Kebangkitan orang mati (Saduki)
6. terlalu taat kepada sebagian hukum tapi mengabaikan yang lain (Saduki, Farisi)
7. menambah nambahi Firman Tuhan, dan membuat berat dan menjadikan berat Pengudusan Hari Sabat, (Farisi)
8. dstt..

itulah artinya ragi Farisi dan Ragi Saduki, jangan kita ikut ikutan di dalamnya, jadi barangsiapa yang di dalam ajarannya didasarkan oleh: Kemunafikan, Tradisi, Kuasa, Harta, jasa Perbuatan Baik, tidak percaya hari kebangkitan dan mengajarkannya, terlalu taat kepada sebagian hukum tapi mengabaikan yang lain, adalah RAGI DAN AJARAN FARISI DAN SADUKI

Quote
Sejauh ini, yang kutangkap, reformator yang ada, seperti Martin Liuther misalnya, justru menyesatkan, di mana dia memperkenalkan Sola Scriptura

menurutku karena ajaran Martin Luther lah maka sekarang ini seluruh dunia, atau paling tidak Hampir Seluruh dunia, memiliki kebebasan berpendapat, beropini, dan bahkan menyembah Allah sesuai dengan hati nurani dan kepercayaan masing masing.

jadi dari Buahnya kita dapat mengenalnya:
dari Buah buah tersebut, yaitu Kebebasan Hati Nurani, Berpendapat dan Beropini.. buah buah tersebut adalah sesuai dengan Kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan bukanlah memaksa, tapi memberi kebebasan kepada setiap makhluk untuk memilih taat atau tidak taat, menyembah Tuhan atau tidak menyembah Tuhan.

dari buah buah tersebut, maka menurutku, Illuminati yang diajarkan oleh Martin Luther adalah: Illuminati Sejati..  :afro:

Quote
Pikiran yang mengatakan tidak ada Tuhan menurut pendapat dan keimananku, adalah pikiran konyol yang tidak obyektif.
Pikiran seperti ini akan lebih jelas apabila menunjukkan organisasi mana yang dimaksud. Kupikir, kalo sudah terorganisir dan sudah berbentuk organissasi, harusnya tidak masalah menunjuk organisasi itu. Kalo hanya menuding secara mengambang, sulit menerimanya.

sudah kusebut dalam Posanku sebelum ini,,
kuposkan kembali di bawah ini: ..

jadi dengan demikian sebenarnya ada banyak jenis Illuminati. kalau ada isme-isme nya dibalakang, itulah itu..
Ataisme, Pantheisme, Deisme, mohamedism, katolikisme, paganisme,  seterusnya yang ada isme isme nya.. ada ribuan, puluhan ribuan dan mungkin jutaan isme di dunia ini..


Quote
Salam damai.

salam Damai
TYM
« Last Edit: November 25, 2019, 11:22:44 AM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 01, 2019, 03:29:49 AM
Reply #73
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on November 18, 2019, 12:46:08 PM
Jenis iluminati digolongkan dua,
Yes,, Sangat betul.. Illuminati kuartikan sebagai: Ilham, Hikmat, Pencerahan, Wahyu, Penglihatan, Visi, Ide, untuk membuat sesuatu, apakah itu pemerintahan, organisasi, ilmu pengetahuan, menjadi Lebih baik menurut versi orang yang punya Illuminati tersebut.

sebagai contoh:
ada pertanyaan yang ditanyakan kepada 10 orang berbeda, pertanyaannya adalah: bagaimana caranya supaya bisa sampai di Roma.. ???
maka 10 orang berbeda ini menjawab berbeda beda, menurut pengetahuannya masing masing..
Pengetahuan inilah yang kumaksud sebagai Illuminati., orang yang dipengaruhi oleh Ide dari salah satu dari 10 orang ini, disebut Ter-Illuminati, atau Tercerahkan, maka selanjutnya orang tercerahkan ini melanjutkan pencerahan kepada orang lain, berdasarkan Illuminati yang tersimpan diotaknya, dan dianggapnya sebagai kebenaran.,

jadi dengan demikian sebenarnya ada banyak jenis Illuminati. kalau ada isme-isme nya dibalakang, itulah itu..
Ataisme, Pantheisme, Deisme, adventisme, protestantisme, mohamedism, katolikisme, paganisme,  seterusnya yang ada isme isme nya.. ada ribuan, puluhan ribuan dan mungkin jutaan isme di dunia ini..

namun kita persingkat saja menjadi Empat yaitu.
yaitu: Illuminati yang dari Tuhan, Iluminati yang di claim dari Tuhan, Iluminati dari Akal Budi Manusia, Iluminati dari Iblis Iblis..

dari empat ini kita persingkat lagi menjadi Dua yaitu:
Illuminati yang dari Tuhan dan Iluminati yang bukan dari Tuhan.  :afro: :afro: :afro:
Ooo… begitu. Beda dengan yang kukomentari.
Kumaksud, iluminati yang diklaim dari Tuhan tergolong bukan dari Tuhan. Kukaitkan dengan sistem bilangan, ada negatif, ada positif, dan ada nol. Kumaksudkan, jika dianalogikan dengan garis bilangan, iluminati itu ada yang dari Tuhan, ada yang bukan dari Tuhan, ada yang tidak tidak terkait dengan iluminati.

Quote from: Sotardugur Parreva on November 18, 2019, 12:46:08 PM
Ketika Perjanjian Lama, di mana ketika itu manusia masih sedikit, yang dicermati ialah hal-hal negatif.
mohon maaf kurang mengerti maksud penjelasan bro @sotardugur, maksudnya hal hal negatif apa yak.. ?? dari sisi apanya ya yang negatif ini dilihat.. ??  :rolleye0014: :rolleye0014:
Jangan dipenggal.
Posting-ku adalah ini:
Ketika Perjanjian Lama, di mana ketika itu manusia masih sedikit, yang dicermati ialah hal-hal negatif. Pada zaman Perjanjian Baru, setelah Yesus Kristus memberi pelayanan dan contoh hidup seharusnya, maka manusia diperintah patuh meneladani Yesus Kristus. Menurut pendapatku, setelah masuk masa Perjanjian Baru itu maka tidak semua manusia memilih terang palsu. Banyak (lebih dari satu orang) patuh pada teladan yang diberikan Yesus Kristus.
Posting tersebut kutulis untuk mengomentari posting Anda pada #49:

1.  illuminati sejati = kejadian 1:3>> berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." lalu terang itu jadi
     illuminati palsu = kejadian 3:4,5>> tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: sekali kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, pada waktu kamu memakannya matamu akan TERBUKA, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.
     manusia lebih percaya kepada terang palsu dan akibatnya adalah manusia jatuh ke dalam dosa.
Itu, yang merah adalah tulisan Anda.
Kutangkap, pencermatan kepada hal-hal negatif itu ialah yang merah.

Quote from: Sotardugur Parreva on November 18, 2019, 12:46:08 PM
Lhah, contoh peristiwa yang diekspose kenapa peristiwa Perjanjian Lama sementara Tuhan Yesus Kristus sudah memberi contoh cara baru, dengan kasih. Kenapa masih bercokol di Perjanjian Lama?
Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru Kisahnya Mirip, Perjanjian Baru adalah Lanjutan dari Kisah Perjanjian Lama..
Kisah Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru mengisahkan tentang "Pertentangan Besar (Great Controversy) antara Illuminati Palsu dan Illuminati Sejati. tak terpisahkan dua kitab ini..   
Ooo… begitu menurut Anda.
Menurutku, Perjanjian Lama adalah kisah mengenai akan datangnya Mesias, sementara Perjanjian Baru ialah bahwa Mesias sudah datang dan berada di antara manusia yang disebut Immanuel.
Dan berdasar Luk 16:16, Tuhan Yesus Kristus mengatakan bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi sampai zaman Yohanes.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 01, 2019, 03:40:19 AM
Reply #74
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on November 18, 2019, 12:48:11 PM
(Mat 16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.") Maksudku, meski Ahli Taurat dan orang Farisi mengajarkan apa entah untuk tujuan apa,
perkenankan kuberikan sedikit tanggapan mengenai "RAGI" ini..
pernahkan sdr @sotardugur membuat atau melihat pembuatan Tape atau Tempe.. ??
Tape bahan utamanya terbuat dari Ubi Kayu, dan Tempe bahan utamanya terbuat dari Kacang Kedele.
Ubi Kayu tidak akan pernah berubah jadi Tape kalau tidak dicampur dengan Ragi.
Kacang Kedele tidak akan bernah berubah jadi Tempe kalau tidak dicampur dengan Ragi.

sebanyak apapun Ubinya apabila dicampur "SEDIKIT SAJA", dengan Ragi, maka Ubi yang banyak itu semuanya akan berubah jadi TAPE.

jadi RAGI itu kuartikan sebagai "ILLUMINATI/ PAHAM/AJARAN" Paham sekecil apapun dari ahli taurat akan merusak orang yang ter-Illuminati dengan Ragi pengajaran mereka.(baca bukan semua ahli taurat tapi orang orang yang mengaku ahli taurat di jaman Yesus)

Apakah Ragi Orang Farisi dan Ahli Taurat itu ???
Mat 16:12   
Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

dijawab oleh Firman Tuhan Ragi orang Farisi dan Saduki adalah:
1. Kemunafikan (Farisi dan Saduki)
2. mencampuradukkan ajaran Firman Allah dan Tradisi. (farisi)
3. Kuasa, Harta, Politik (Saduki)
4. percaya akan memperoleh keselamatan dengan Perbuatan (Farisi, Saduki)
5. tidak percaya ada hari Kebangkitan orang mati (Saduki)
6. terlalu taat kepada sebagian hukum tapi mengabaikan yang lain (Saduki, Farisi)
7. menambah nambahi Firman Tuhan, dan membuat berat dan menjadikan berat Pengudusan Hari Sabat, (Farisi)
8. dstt..

itulah artinya ragi Farisi dan Ragi Saduki, jangan kita ikut ikutan di dalamnya, jadi barangsiapa yang di dalam ajarannya didasarkan oleh: Kemunafikan, Tradisi, Kuasa, Harta, jasa Perbuatan Baik, tidak percaya hari kebangkitan dan mengajarkannya, terlalu taat kepada sebagian hukum tapi mengabaikan yang lain, adalah RAGI DAN AJARAN FARISI DAN SADUKI
Uraian yang bagus.
Tuhan Yesus Kristus menghendaki agar pengikut-Nya tidak mengimani atau mengikuti atau menerima ajaran Farisi.

Quote from: Sotardugur Parreva on November 18, 2019, 12:48:11 PM
Sejauh ini, yang kutangkap, reformator yang ada, seperti Martin Liuther misalnya, justru menyesatkan, di mana dia memperkenalkan Sola Scriptura
menurutku karena ajaran Martin Luther lah maka sekarang ini seluruh dunia, atau paling tidak Hampir Seluruh dunia, memiliki kebebasan berpendapat, beropini, dan bahkan menyembah Allah sesuai dengan hati nurani dan kepercayaan masing masing.

jadi dari Buahnya kita dapat mengenalnya:
dari Buah buah tersebut, yaitu Kebebasan Hati Nurani, Berpendapat dan Beropini.. buah buah tersebut adalah sesuai dengan Kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan bukanlah memaksa, tapi memberi kebebasan kepada setiap makhluk untuk memilih taat atau tidak taat, menyembah Tuhan atau tidak menyembah Tuhan.

dari buah buah tersebut, maka menurutku, Illuminati yang diajarkan oleh Martin Luther adalah: Illuminati Sejati..  :afro:
Kebebasan?
Kebebasan yang mana yang diajarkan Tuhan Yesus Kristus?
Sejauh penangkapanku, kebebasan yang diajarkan Yesus Kristus bukan merubah ajaran-Nya. Sola Scriptura, berarti hanya berdasar pada Alkitab saja, adalah bukan ajaran Tuhan Yesus Kristus. Nyata bahwa Tuhan Yesus Kristus tidak meninggalkan, tidak mengirimkan, dan tidak memerintah rasul untuk memilih tulisan yang sudah ada dijadikan dasar menggereja. Rasul diperintah mengajar.

Benar, dari buahnya orang mengenal pohonnya. Kalo buah dari manusia adalah perkataan dan perbuatan, maka perkataan dan perbuatan seseorang menunjukkan ajaran yang diterimanya.
Jika Tuhan Yesus Kristus memberi kompetensi mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, dari perkataan dan perbuatan seseorang akan menunjukkan apakah orang tersebut patuh kepada ajaran penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zman atau justru menerima ajaran dari orang yang merasa atau mengklaim diri sebagai penerus rasul.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)