Author Topic: MENGAPA PETRUS YG DIPILIH SEBAGAI GEMBALA?  (Read 15748 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 09, 2019, 03:30:59 PM
Reply #310
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Menurut pendapatku, kunci Kerajaan Sorga itu diberikan hanya kepada Petrus.
Bukan kepada orang lain.
Itu bukan pendapatmu,
Melainkan apa yg tercatat

Apa pendapatmu, jika kunci itu
dpt digunakan oleh rasul2 yg lain?


Sudah lebih dari sekali Anda menulis seperti ini(@Sotardugur Parreva beriman banyak).
Sampai sekarang, Anda belum memaparkan alur pikirmu, kenapa menilai bahwa @Sotardugur Parreva beriman banyak. Mungkinkah Anda hanya asnul (asal nulis) tanpa mengerti apa yang Anda tulis?
Baca saja [Ibr 11:1]
Cocokkan pengharapanmu kpd rasul Petrus yg seolah ia berkuasa:
"... minta tolong kepada Petrus agar dia menggunakan kunci itu untuk hal yang menguntungkanku"


Tentang bukan satu-satunya tanda hidup,
yang kumaksud ialah bahwa 'perkembangbiakan' kelompok-kelompok
yang menamakan diri pengikut Kristus semakin banyak, bukan satu-satunya tanda hidup.
Satu2-nya tanda hidup yg utama berinteraksi
Baik interaksi positif maupun interaksi negatif


Tentang beragamnya domba Kristus yang digembalakan Petrus dan penerusnya, banyak yang mengelompokkan diri pada satu ordo, atau tarekat, atau kongregasi, atau nama lain yang mengkhususkan diri untuk tugas tertentu. Kelompok-kelompok itu tidak menganut doktrin berbeda. Pembeda antar kelompok adalah pada pokok perhatian. Misal, ada kelompok yang memperhatikan pendidikan, kelompok yang memperhatikan kesehatan, kelompok yang mengkhususkan diri berdoa, dll. Semua kelompok bersinergi.
Itu bagus sekali
Sebab beragam talenta manusia
Ragam pelayan ragam pelayanan
Mis.: Koinonia, Marturia, Diakonia

Salam Damai!
« Last Edit: October 09, 2019, 03:36:49 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 10, 2019, 12:15:59 PM
Reply #311
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 09, 2019, 03:02:07 PM
Menurut pendapatku, kunci Kerajaan Sorga itu diberikan hanya kepada Petrus.
Bukan kepada orang lain.
Itu bukan pendapatmu,
Melainkan apa yg tercatat

Apa pendapatmu, jika kunci itu
dpt digunakan oleh rasul2 yg lain?
Tidak haram bagiku membangun pendapat sama dengan hal yang sudah tercatat.
Tidak masalah dan bukan urusanku jika rasul lain dapat menggunakan kunci Kerajaan Sorga yang diberikan kepada Petrus.

Sudah lebih dari sekali Anda menulis seperti ini(@Sotardugur Parreva beriman banyak).
Sampai sekarang, Anda belum memaparkan alur pikirmu, kenapa menilai bahwa @Sotardugur Parreva beriman banyak. Mungkinkah Anda hanya asnul (asal nulis) tanpa mengerti apa yang Anda tulis?
Baca saja [Ibr 11:1]
Cocokkan pengharapanmu kpd rasul Petrus yg seolah ia berkuasa:
"... minta tolong kepada Petrus agar dia menggunakan kunci itu untuk hal yang menguntungkanku"
Ibr 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Apa kaitan ayat itu kepada tudinganmu bahwa @Sotardugur Parreva beriman banyak?
Bagaimana maksudmu dengan mencocokkan pengharapanku kepada Petrus?
Tentang kuasa Petrus, yang kutangkap, Petrus berkuasa sebatas yang diberikan kepadanya. Terkait kunci, Petrus diberi kuasa menggunakan kunci, yang seketika itu juga kondisi di sorga yaitu kondisi terikat atau terlepas seperti hal yang dilaksanakan Petrus dengan kunci Kerajaan Sorga. Petrus berkuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga.

Tentang bukan satu-satunya tanda hidup,
yang kumaksud ialah bahwa 'perkembangbiakan' kelompok-kelompok
yang menamakan diri pengikut Kristus semakin banyak, bukan satu-satunya tanda hidup.
Satu2-nya tanda hidup yg utama berinteraksi
Baik interaksi positif maupun interaksi negatif
Menurut pendapatku, tanda hidup bukan hanya satu, dan tidak ada yang penting atau tidak penting dari tanda-tanda hidup itu. 

Tentang beragamnya domba Kristus yang digembalakan Petrus dan penerusnya, banyak yang mengelompokkan diri pada satu ordo, atau tarekat, atau kongregasi, atau nama lain yang mengkhususkan diri untuk tugas tertentu. Kelompok-kelompok itu tidak menganut doktrin berbeda. Pembeda antar kelompok adalah pada pokok perhatian. Misal, ada kelompok yang memperhatikan pendidikan, kelompok yang memperhatikan kesehatan, kelompok yang mengkhususkan diri berdoa, dll. Semua kelompok bersinergi.
Itu bagus sekali
Sebab beragam talenta manusia
Ragam pelayan ragam pelayanan
Mis.: Koinonia, Marturia, Diakonia
Kelompok-kelompok seperti itu sudah sejak dahulu kala dan dapat dijumpai di Katolik. Sangat disayangkan observer dari luar tidak melihat hal itu, dan konyol, tanpa bertanya langsung menyimpulkan bahwa Katolik melakukan penyeragaman.

Salam Damai!
Damai masih tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 10, 2019, 01:35:30 PM
Reply #312
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
mk: Itu bukan pendapatmu,
Melainkan apa yg tercatat

Tidak haram bagiku membangun pendapat sama dengan hal yang sudah tercatat.
Walau halal walahualam kurang keren, tah!

mk:Apa pendapatmu, jika kunci itu
dpt digunakan oleh rasul2 yg lain?

Tidak masalah dan bukan urusanku
jika rasul lain dapat menggunakan kunci Kerajaan Sorga yang diberikan kepada Petrus.
Masalahnya,
Banyak kali urusanmu, Bro!
Tiapari omongnya gitu mulu
Walahualam kurang keren, tah!


Ibr 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Apa kaitan ayat itu kepada tudinganmu bahwa @Sotardugur Parreva beriman banyak?
Bagaimana maksudmu dengan mencocokkan pengharapanku kepada Petrus?
Tentang kuasa Petrus, yang kutangkap, Petrus berkuasa sebatas yang diberikan kepadanya.
Apakah urusanmu masih dlm batas kuasanya?

Terkait kunci, Petrus diberi kuasa menggunakan kunci, yang seketika itu juga kondisi di sorga yaitu kondisi terikat atau terlepas seperti hal yang dilaksanakan Petrus dengan kunci Kerajaan Sorga. Petrus berkuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga.
Semua itu tercatat dlm Kitab
Belum ada yg ternyata, kunci itu
Pd simbol Vatikan sudah tergambar 2-kunci


Menurut pendapatku, tanda hidup bukan hanya satu, dan tidak ada yang penting atau tidak penting dari tanda-tanda hidup itu. 
Yg utama no satu
Juru kunci no buntut


Kelompok-kelompok seperti itu sudah sejak dahulu kala dan dapat dijumpai di Katolik.
Itu spt Gol.Paulus, Apolos, Kefas, Kristus gitulah [1Kor 1:12]
Semua mengaku Gol.no.1, juru-kunci Gol.Kristus no problem


Sangat disayangkan observer dari luar tidak melihat hal itu, dan konyol, tanpa bertanya langsung menyimpulkan bahwa Katolik melakukan penyeragaman.

Mungkin tampak spt uniformity yg seharusnya unity:
Satu kawanan walau beda lahan di bumi pertiwi ini

Salam Damai!

 
« Last Edit: October 10, 2019, 01:44:02 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 10, 2019, 02:27:22 PM
Reply #313
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 10, 2019, 12:15:59 PM
mk: Itu bukan pendapatmu,
Melainkan apa yg tercatat

Tidak haram bagiku membangun pendapat sama dengan hal yang sudah tercatat.
Walau halal walahualam kurang keren, tah!
Diksusi ini bagiku bukan keren-kerenan.

Quote from: Sotardugur Parreva on October 10, 2019, 12:15:59 PM
mk:Apa pendapatmu, jika kunci itu
dpt digunakan oleh rasul2 yg lain?

Tidak masalah dan bukan urusanku jika rasul lain dapat menggunakan kunci Kerajaan Sorga yang diberikan kepada Petrus.
Masalahnya,
Banyak kali urusanmu, Bro!
Tiapari omongnya gitu mulu
Napa situ nyang repot?

Ibr 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Apa kaitan ayat itu kepada tudinganmu bahwa @Sotardugur Parreva beriman banyak?
Bagaimana maksudmu dengan mencocokkan pengharapanku kepada Petrus?
Tentang kuasa Petrus, yang kutangkap, Petrus berkuasa sebatas yang diberikan kepadanya.
Apakah urusanmu masih dlm batas kuasanya?
Lhoh, yang berikut ini, tulisanmu, kan?
Quote from: Maren Kitatau on October 09, 2019, 03:30:59 PM
Cocokkan pengharapanmu kpd rasul Petrus yg seolah ia berkuasa:
"... minta tolong kepada Petrus agar dia menggunakan kunci itu untuk hal yang menguntungkanku"
Situ yang mulai menulis tentang Petrus berkuasa, kenapa membatasi pemahamanku atasnya?

Terkait kunci, Petrus diberi kuasa menggunakan kunci, yang seketika itu juga kondisi di sorga yaitu kondisi terikat atau terlepas seperti hal yang dilaksanakan Petrus dengan kunci Kerajaan Sorga. Petrus berkuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga.
Semua itu tercatat
Belum ada yg ternyata, kunci itu
Pd simbol Vatikan sudah tergambar, dua
Tentang terikat dan terlepas di dunia dengan kekuasaan yang dimiliki Paus, sudah banyak. Martin Luther yang diikat (baca: diekskomunikasi) sudah terjadi di dunia. Apakah benar kondisi seperti di dunia itu terjadi di sorga, @Sotardugur Parreva belum menyaksikannya, tetapi @Sotardugur Parreva mempercayainya. Yang kupercaya, Yesus Kristus tidak berbohong tentang kunci Kerajaan Sorga itu.

Menurut pendapatku, tanda hidup bukan hanya satu, dan tidak ada yang penting atau tidak penting dari tanda-tanda hidup itu. 
Yg utama no satu
Juru kunci no buntut
Anak TK belajar Bahasa Inggris bilang, "Kau lembu".

Kelompok-kelompok seperti itu sudah sejak dahulu kala dan dapat dijumpai di Katolik.
Itu spt Gol.Paulus, Apolos, Kefas, Kristus gitulah [1Kor 1:12]
Semua mengaku Gol.no.1, juru-kunci Gol.Kristus no problem
Bukan.
Golongan Paulus, Golongan Apolos, Golongan Kefas, itu berdasar kesesuaian selera jemaat kepada pengajar. Yang suka kepada cara mengajarnya Paulus, merasa diri sebagai Golongan Paulus. Demikian juga dengan yang suka kepada cara Apolos, Kefas, dll.

Sangat disayangkan observer dari luar tidak melihat hal itu, dan konyol, tanpa bertanya langsung menyimpulkan bahwa Katolik melakukan penyeragaman.
Mungkin tampak spt uniformity yg seharusnya unity:
Satu kawanan walau beda lahan di bumi pertiwi ini
Teritorial tidak memisah kawanan domba Kristus. Kawanan domba Kristus di Kutub Utara adalah satu kawanan dengan domba Kristus yang di Kutub Selatan, sama-sama digembalakan penerus rasul Petrus.

Salam Damai!
Damai masih tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 10, 2019, 03:14:27 PM
Reply #314
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
mk: Walau halal walahualam kurang keren, tah!
Diksusi ini bagiku bukan keren-kerenan.
Sebab itu terimalah satu akan yg lain,
sama seperti Kristus juga telah menerima kita,
utk kemuliaan Allah. - Roma 15:7 [Alkitab Hari Ini - 10 Oktober 2019]


mk: Masalahnya,
Banyak kali urusanmu, Bro!
Tiapari omongnya gitu mulu

Napa situ nyang repot?
Pengen nyaho doang, konci

Lhoh, yang berikut ini, tulisanmu, kan?
Cocok, kah?
Jika cocok kau beriman banyak


Situ yang mulai menulis tentang Petrus berkuasa, kenapa membatasi pemahamanku atasnya?
Kuasa apa pun ada pd Yesus Kristus
Paling banter, @Sotardugur Parreva minta tolong kepada Petrus agar dia menggunakan kunci itu untuk hal yang menguntungkanku. Tidak perlu kuketahui apa kunci itu.
ROH KUDUS yg menuntun kpd seluruh kebenaran
Tanpa Dia, maka rohaneh yg mengambil alih jalan


Tentang terikat dan terlepas di dunia dengan kekuasaan yang dimiliki Paus, sudah banyak. Martin Luther yang diikat (baca: diekskomunikasi) sudah terjadi di dunia. Apakah benar kondisi seperti di dunia itu terjadi di sorga, @Sotardugur Parreva belum menyaksikannya, tetapi @Sotardugur Parreva mempercayainya. Yang kupercaya, Yesus Kristus tidak berbohong tentang kunci Kerajaan Sorga itu.
Aplikasinya tentu demi kasih Yesus Kristus

Golongan Paulus, Golongan Apolos, Golongan Kefas, itu berdasar kesesuaian selera jemaat kepada pengajar. Yang suka kepada cara mengajarnya Paulus, merasa diri sebagai Golongan Paulus. Demikian juga dengan yang suka kepada cara Apolos, Kefas, dll.
Itu mulanya interaksi
Antar domba antar gembala
Antar domba dgn gembala itu biasa
Ujungnya hrs saling adu peka thp suara-Nya
Pribadi lepas pribadi datang/bangkit berhimpun pd-Nya


Teritorial tidak memisah kawanan domba Kristus. Kawanan domba Kristus di Kutub Utara adalah satu kawanan dengan domba Kristus yang di Kutub Selatan, sama-sama digembalakan penerus rasul Petrus.
Yes!
Suara-Nya yg utama
Lain2-nya nomer dua

Salam Damai!
« Last Edit: October 10, 2019, 03:33:17 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 10, 2019, 04:15:08 PM
Reply #315
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Sebab itu terimalah satu akan yg lain,
sama seperti Kristus juga telah menerima kita,
utk kemuliaan Allah.
Bagus benar himbauan rasul Paulus kepada jemaat Roma itu. Kalo dicermati perikopnya, yang dihimbau untuk diterima ialah terkait dengan yang kuat dan yang lemah, harus saling menerima.
Menurut pendapatku, ada yang tidak patut diterima, yaitu pemberontak. Pribadi pemberontak tidak suka dengan keheningan, keteraturan, keguyuban. Yang begitu tidak patut diterima. Maka, dengan latar pemahaman seperti itu, @Sotardugur Parreva setuju dengan penghukuman bagi mereka yang memberontak.

Lhoh, yang berikut ini, tulisanmu, kan?
Cocok, kah?
Jika cocok kau beriman banyak
Apanya yang ingin situ cocokkan?
Petrus punya kuasa dalam hal menggunakan kunci Kerajaan Sorga, entah digunakan mengikat atau melepas. Yesus Kristus yang memberi kekuasaan penggunaan kunci Kerajaan Sorga (walau yang bagaimanapun bentuk kuncinya) itu.

Situ yang mulai menulis tentang Petrus berkuasa, kenapa membatasi pemahamanku atasnya?
Kuasa apa pun ada pd Yesus Kristus. ROH KUDUS yg menuntun kpd seluruh kebenaran
Tanpa Dia, maka rohaneh yg mengambil alih jalan
Kenapa terkesan situ meloncat-loncat nggak karuan?
Situ memulai menduga @Sotardugur Parreva percaya pada Petrus. Ya, @Sotardugur Parreva percaya pada Petrus karena Tuhan Yesus Kristus juga percaya padanya. Selanjutnya, situ menduga bahwa Petrus seolah berkuasa. Petrus memang berkuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepadanya.
Kenapa situ tiba-tiba meloncat ke soal ROH KUDUS yang menuntun kepada seluruh kebenaran?

Tentang terikat dan terlepas di dunia dengan kekuasaan yang dimiliki Paus, sudah banyak. Martin Luther yang diikat (baca: diekskomunikasi) sudah terjadi di dunia. Apakah benar kondisi seperti di dunia itu terjadi di sorga, @Sotardugur Parreva belum menyaksikannya, tetapi @Sotardugur Parreva mempercayainya. Yang kupercaya, Yesus Kristus tidak berbohong tentang kunci Kerajaan Sorga itu.
Aplikasinya tentu demi kasih Yesus Kristus
Penghukuman terhadap kesalahan juga wujud dari kasih.

Golongan Paulus, Golongan Apolos, Golongan Kefas, itu berdasar kesesuaian selera jemaat kepada pengajar. Yang suka kepada cara mengajarnya Paulus, merasa diri sebagai Golongan Paulus. Demikian juga dengan yang suka kepada cara Apolos, Kefas, dll.
Itu mulanya interaksi
Antar domba antar gembala
Antar domba dgn gembala itu biasa
Ujungnya hrs saling adu peka thp suara-Nya
Pribadi lepas pribadi datang/bangkit berhimpun pd-Nya
Bisa jadi seseorang merasa dirinya lebih peka kepada suara Tuhan, padahal, dia lebih mengutamakan super-egonya.

Salam Damai!
Damai masih tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 10, 2019, 05:01:33 PM
Reply #316
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Bagus benar himbauan rasul Paulus kepada jemaat Roma itu. Kalo dicermati perikopnya, yang dihimbau
untuk diterima ialah terkait dengan yang kuat dan yang lemah, harus saling menerima.
Menurut pendapatku, ada yang tidak patut diterima, yaitu pemberontak.
Pribadi pemberontak tidak suka dengan keheningan, keteraturan, keguyuban.
Yang begitu tidak patut diterima. Maka, dengan latar pemahaman seperti itu,
@Sotardugur Parreva setuju dengan penghukuman bagi mereka yang memberontak.
Perhening saja,
Agar dia makin tak suka, lalu pergi
Ada aparat, jika memang dia matsam2


Apanya yang ingin situ cocokkan?
Cocokan penggunaan iman dgn percaya

Petrus punya kuasa dalam hal menggunakan kunci Kerajaan Sorga, entah digunakan mengikat atau melepas. Yesus Kristus yang memberi kekuasaan penggunaan kunci Kerajaan Sorga (walau yang bagaimanapun bentuk kuncinya) itu.
Wujudnya kurasa berupa kata
Kemungkinan itu "kata kunci"


Kenapa terkesan situ meloncat-loncat nggak karuan?
Agar kuncinya bunyi2, "cring-cring2", gitu, jadi kedengaran
Let's stick on the "keys", not on the power of Peter to you


Situ memulai menduga @Sotardugur Parreva percaya pada Petrus.
Memulai menduga?

Ya, @Sotardugur Parreva percaya pada Petrus karena Tuhan Yesus Kristus juga percaya padanya. Selanjutnya, situ menduga bahwa Petrus seolah berkuasa. Petrus memang berkuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepadanya. Kenapa situ tiba-tiba meloncat ke soal ROH KUDUS yang menuntun kepada seluruh kebenaran?
Percaya situ bagus
Tapi iman, beda dgn percaya, beda dgn tahu
Kau belum paham Ibrani yg kau kutip itu
Sehingga kau berharap kpd Petrus

Paling banter, @Sotardugur Parreva minta tolong kepada Petrus agar dia menggunakan kunci itu untuk hal yang menguntungkanku. Tidak perlu kuketahui apa kunci itu.
Itu sebab ROH KUDUS meingatkan, dan mengajari kita agar beriman yg sejati kpd Kristus
Spy kita selalu fokus kpd perkatan2-Nya, bukan kpd kata2 rohaneh yg mengalihkan jalan-Nya


Penghukuman terhadap kesalahan juga wujud dari kasih.
Bisa jadi seseorang merasa dirinya lebih peka kepada suara Tuhan,
padahal, dia lebih mengutamakan super-egonya.
Kesalahan kita thp alam ini, maka alam yg menghukum kita
Kesalahan kita thp dunia ini, maka dunia yg menghukum kita
Kesalahan kita kpd Allah, maka Allah sendiri yg menghukum kita

Kurasa hrs gitu dominasi hukum itu, keknya!
Jangan kenakan H.Taurat kpd yg bukan Yahudi
Jangan paksakan hrs sunat kpd kawanan domba

Salam Damai!
« Last Edit: October 10, 2019, 10:09:18 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 10, 2019, 10:44:37 PM
Reply #317
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 10, 2019, 04:15:08 PM
Bagus benar himbauan rasul Paulus kepada jemaat Roma itu. Kalo dicermati perikopnya, yang dihimbau untuk diterima ialah terkait dengan yang kuat dan yang lemah, harus saling menerima.
Menurut pendapatku, ada yang tidak patut diterima, yaitu pemberontak. Pribadi pemberontak tidak suka dengan keheningan, keteraturan, keguyuban. Yang begitu tidak patut diterima. Maka, dengan latar pemahaman seperti itu, @Sotardugur Parreva setuju dengan penghukuman bagi mereka yang memberontak.
Perhening saja,
Agar dia makin tak suka, lalu pergi
Ada aparat, jika memang dia matsam2
Situ menulis apa, ya?
Bisa tunjukkan ketersambungan posting-mu yang terkutip itu dengan kutipanmu?
Kucurigai, situ tidak akan merespon secara nyambung.

Apanya yang ingin situ cocokkan?
Cocokan penggunaan iman dgn percaya
Apakah tidak lebih baik jika situ menulis pemaknaanmu?
Silahkan menunjukkan kecocokan yang situ maksudkan.

Petrus punya kuasa dalam hal menggunakan kunci Kerajaan Sorga, entah digunakan mengikat atau melepas. Yesus Kristus yang memberi kekuasaan penggunaan kunci Kerajaan Sorga (walau yang bagaimanapun bentuk kuncinya) itu.
Wujudnya kurasa berupa kata
Kemungkinan itu "kata kunci"
Oke. Situ merdeka hendak memaknainya apa atau bagaimana. Kutangkap, sesuai perkataan Yesus Kristus, kunci Kerajaan Sorga yang diberikan kepada Petrus digunakan untuk melepas atau mengikat. Petrus diberi kuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga, melepas atau mengikat.

Kenapa terkesan situ meloncat-loncat nggak karuan?
Agar kuncinya bunyi2, "cring-cring", gitu, ketauan
Let's stick on the keys not on the power of Peter to you
Lhah, Menurut pemahamanku, pemberian kunci Kerajaan Sorga itu memang pemberian kuasa, kok. Kuasa untuk mengikat atau melepas. Bukan the power of Peter hanya (sola) kepadaku.
Kumaknai, karena Tuhan Yesus Kristus memberi power mengikat atau melepas kepada Petrus, dan itu kupercaya, maka kuminta power Petrus itu untuk keuntunganku.
Jika situ tidak mempercayai bahwa Yesus Kristus memberi power kepada Petrus, dan Tuhan Yesus Kristus hanya (sola) memberi kunci tanpa power menggunakannya, situ merdeka memaknai seperti itu.

Situ memulai menduga @Sotardugur Parreva percaya pada Petrus.
Memulai menduga?
Ya.
Dalam diskusi ini, memang situ yang memulai menduga @Sotardugur Parreva percaya kepada Petrus, hingga situ menyimpulkan bahwa @Sotardugur Parreva beriman banyak. Buruknya, simpulan Anda tarik sebelum mengkonfirmasi.
Di diskusi ini, permulaan menunjukkan dugaan bahwa @Sotardugur Parreva percaya kepada Petrus, yang ini:
Baca saja [Ibr 11:1]
Cocokkan pengharapanmu kpd rasul Petrus yg seolah ia berkuasa:
...
Dari posting itu kumaknai, Situ tidak percaya pada Petrus, atau tidak percaya bahwa Petrus memiliki kuasa. Karena dari berbagai posting-anku situ menangkap bahwa @Sotardugur Parreva percaya Petrus mempunyai kekuasaan, maka situ menulis posting di atas, memperlihatkan bahwa menurut situ, Petrus seolah berkuasa.
Itu dugaanmu, kan? Situ menduga bahwa saya berpengharapan kepada Petrus yang situ pandang seolah berkuasa.
Faktanya, @Sotardugur Parreva memandang bahwa Petrus mempunyai kuasa yang diberikan Yesus Kristus. Pada poin kunci Kerajaan Sorga, Petrus berkuasa untuk mengikat atau melepas sesuatu dengan menggunakan kunci Kerajaan Sorga. Itu sesuai dengan perkataan Yesus Kristus. ‚ÄĚKepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga," kata Yesus Kristus kepada Petrus. Itu kutangkap, bahwa Yesus memberikan kuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus.
Nah, jika menurut situ perkataan Yesus Kristus pada Mat 16:19 itu bukan pemberian kuasa, silahkan situ berikan analisismu.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 10, 2019, 10:47:00 PM
Reply #318
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Ya, @Sotardugur Parreva percaya pada Petrus karena Tuhan Yesus Kristus juga percaya padanya. Selanjutnya, situ menduga bahwa Petrus seolah berkuasa. Petrus memang berkuasa menggunakan kunci Kerajaan Sorga yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepadanya. Kenapa situ tiba-tiba meloncat ke soal ROH KUDUS yang menuntun kepada seluruh kebenaran?
Iman, beda dgn percaya, beda dgn tahu
Kau belum paham Ibrani yg kau kutip itu
Sehingga kau berharap kpd Petrus
Lhah, kalo memang yang situ pandang ada perbedaan pemahamanmu dengan pemahamanku terhadap suatu hal, kemukakan yang situ pahami, tunjukkan perbedaannya dengan yang @Sotardugur Parreva pahami, mari berdiskusi. Sangat disayangkan, situ suka menyimpulkan sesuatu tentang partisipan lain sebelum melakukan konfirmasi atau klarifikasi.

Quote from: Sotardugur Parreva on October 09, 2019, 01:25:17 PM
Paling banter, @Sotardugur Parreva minta tolong kepada Petrus agar dia menggunakan kunci itu untuk hal yang menguntungkanku. Tidak perlu kuketahui apa kunci itu.
Itu sebab ROH KUDUS meingatkan, dan mengajari kita beriman yg sejati kpd Kristus
Spy kita selalu fokus kpd perkatan2-Nya, bukan kpd kata2 rohaneh yg mengalihkan jalan
Lhah, kedatangan ROH KUDUS setelah kepergian Yesus Kristus ke sorga diketahui dari perkataan Tuhan Yesus Kristus (Yoh 16:7).
Pemberian kuasa melepas atau mengikat menggunakan kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus diketahui dari perkataan Tuhan Yesus Kristus (Mat 16:19).
Penyertaan kepada rasul yang senantiasa sampai kepada akhir zaman diketahui dari perkataan Tuhan Yesus Kristus (Mat 28:20).
Apakah harus mempertentangkan perkataan-perkataan Tuhan Yesus Kristus itu? Haruskah pengikut Kristus memfokuskan perhatian kepada perkataan yang ini dari Yesus Kristus, dan mengabaikan perkataan yang itu dari Yesus Kristus?
Ketiga ayat itu, dengan ayat-ayat lain, harus diterima dan diakui oleh pengikut sejati Yesus Kristus, bukan?

Penghukuman terhadap kesalahan juga wujud dari kasih.
Bisa jadi seseorang merasa dirinya lebih peka kepada suara Tuhan, padahal, dia lebih mengutamakan super-egonya.
Kesalahan kita thp alam ini, maka alam yg menghukum kita
Kesalahan kita thp dunia ini, maka dunia yg menghukum kita
Kesalahan kita kpd Allah, maka Allah sendiri yg menghukum kita
Kurasa hrs gitu dominannya hukum itu, keknya!
Silahkan saja jika situ memandang bahwa alam dan/atau dunia mempunyai kuasa untuk menghukum. Menurut pendapatku, alam atau dunia tidak mempunyai kuasa menghukum. Manusialah yang menyerahkan dirinya kepada kuasa dunia sehingga manusia terhukum.

Salam Damai!
Damai masih tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 11, 2019, 01:33:49 AM
Reply #319
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Sangat memilukan Yesus sebagai Gembala Agung sudah digantikan oleh Petrus,gereja akan hancur kalau manusia biasa ditinggikan sedemikian rupa.Tidak nyambung.
Quoting Anda tentang kehancuran negeri karena kebodohan masyarakatnya, di mana masyarakatnya tidak mengerti apa yang ditulis sendiri, dan juga tidak mampu berinteraksi secara sepadan.
Sementara posting Anda bercerita tentang penggantian peran Yesus oleh Petrus yang diberi mandat langsung oleh Yesus Kristus.
Kejeblokan Anda menonjol, memperkirakan kehancuran Gereja yang dikatakan Yesus tidak akan dikuasai alam maut. Anda berasumsi bahwa ada peninggian manusia biasa. Benar-benar tidak mengapresiasi Tuhan Yesus Kristus yang memberi keutamaan lebih kepada Petrus.

Damaikan hatimu, jangan lagi menggunakan informasi hoaks sebagai referensi dalam diskusi.

Dgn menggantikan peran Kristus oleh Petrus maka gereja pasti akan menuju kehancuran krn tanpa fondasi yg benar.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)