Author Topic: MENGAPA PETRUS YG DIPILIH SEBAGAI GEMBALA?  (Read 22221 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 10, 2019, 05:41:00 PM
Reply #90
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2757
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kapan petrus dan para rasul ngajarin ajaran praktek berdoa kepada arwah ataupun ratu surga ? tidak ada
Soal Petrus
Aku barusan omong soal batu penjuru,
Apa alasan yg bisa kau ancer2 dr perkataan Yesus ini, Bro!

Maka Yesus berpaling dan berkata kpd Petrus: "Enyahlah Iblis.
Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan
apa yg dipikirkan Allah, melainkan apa yg dipikirkan manusia." [Mat 16:23]


Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
April 10, 2019, 05:50:36 PM
Reply #91
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1087
  • There is none like You
Soal Petrus
Aku barusan omong soal batu penjuru,
Apa alasan yg bisa kau ancer2 dr perkataan Yesus ini, Bro!

Maka Yesus berpaling dan berkata kpd Petrus: "Enyahlah Iblis.
Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan
apa yg dipikirkan Allah, melainkan apa yg dipikirkan manusia." [Mat 16:23]


Salam Damai!

itu artinya untuk murid Yesus sekaliber petrus yg notabene pada saat itu sudah sangat intim dengan Yesus pun saja masih ada cela sangat mungkin keluar dari rancangan pikiran Allah.

maka sangat berbahaya sekali bila generasi gereja menjadikan magistariumnya sebagai pilar kebenaran hanya karena magistariumnya mencatut nama rasul dan ngaku2 sebagai penerus rasul padahal jauh menyimpang ajarannya.

Potensi besar terjadi penyesatan massal.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
April 10, 2019, 08:56:33 PM
Reply #92
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4195
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
@Sotardugur Parreva nimbrung.
Kapan petrus dan para rasul ngajarin ajaran praktek berdoa kepada arwah ataupun ratu surga ? tidak ada.
Orang-orang yang menamakan kelompoknya sebagai pengikut Kristus, namun sudah memisahkan diri dari kelompok yang meneruskan pengajaran penerus rasul, memang tidak mungkin mendapat ajaran penerus rasul. Para pemilik logika bebal yang mendapat khotbah hoaks memang tidak dapat membedakan berdoa kepada dengan berdoa dengan.

sedangkan gereja anda gemar sekali ngajarin ajaran praktek berdoa kepada arwah ataupun ratu surga yang merupakan kekejian bagi Allah.
Hanya di mulut, eh di tulisan saja @ZheZhu menyatakan percaya kepada Yesus Kristus. Faktanya, walau Yesus Kristus mengatakan bahwa orang yang percaya kepadaNya akan hidup walaupun sudah mati, tidak @ZheZhu percaya. @ZheZhu mempercayai bahwa orang-orang kudus yang sudah mati fisik, tidak dapat berbuat apa-apa, tidak dapat diajak berdoa bersama. @ZheZhu tidak percaya bahwa semua orang percaya kepada Yesus Kristus, baik yang masih hidup fisik mupun sudah mati fisik, bersekutu dalam persekutuan para kudus. Kumpulan tempat @ZheZhu bersekutu tidak memiliki Pengakuan Iman Rasuli, kan? Atau, kalo punya, tetapi berbeda dari format Pengakuan Iman Rasuli yang dihasilkan Konsili Nicea, bukan?

Bagaimana anda menjelaskan hal ini ?
Menjelaskan apa maksud @ZheZhu?
Tidak ada hal yang perlu dijelaskan mengenai berdoa bersama orang kudus. Orang-orang yang sejatinya percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, mempercayai bahwa orang percaya akan hidup walaupun sudah mati, karena Yesus Kristus mengatakan begitu. Orang yang meninggalkan kumpulan yang digembalakan penerus rasul, memang memilah-milah perkataan Tuhan Yesus Kristus untuk dipercayai. Yang menyenangkan diimani. Yang berbeda dari khotbah hoaks, tidak diimani. :D

Ngajarin praktek doa menyimpang kok berani ngaku2 penerus rasul.
Justru @ZheZhu yang menyimpang, mengaku percaya kepada Yesus Kristus tetapi mengabaikan perkataan Yesus Kristus.

Quote
sontoloyo.
@ZheZhulah yang sontoloyo sebenarnya.

itu artinya untuk murid Yesus sekaliber petrus yg notabene pada saat itu sudah sangat intim dengan Yesus pun saja masih ada cela sangat mungkin keluar dari rancangan pikiran Allah.

maka sangat berbahaya sekali bila generasi gereja menjadikan magistariumnya sebagai pilar kebenaran hanya karena magistariumnya mencatut nama rasul dan ngaku2 sebagai penerus rasul padahal jauh menyimpang ajarannya.

Potensi besar terjadi penyesatan massal.
Bwahhaahhaahhaa...
@ZheZhu mengaku pengikut Kristus, tetapi tidak percaya perkataan Yesus Kristus di mana Dia akan senantiasa menyertai rasul sampai kepada akhir zaman?
Yesus yang mana yang @ZheZhu ikuti?
Yesus yang banyak di Filippina? ;D
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
April 11, 2019, 08:01:34 AM
Reply #93
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2757
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Para pemilik logika bebal yang mendapat khotbah hoaks memang
tidak dapat membedakan berdoa kepada vs berdoa dengan.
Ikut oot bentar membedakannya:
Berdoa kepada ... (sasaran doa, the one)
Berdoa dengan ... (sarana doa, the thing)
Aku kebetulan baru tulis perhal doa, sbb:


... dst
Doa adalah bentuk ritual yg dirancang, dimodifikasi, disaranai utk lebih membawa seseorang ke dlm hubungan yg lebih erat pd/kpd apa/siapa pun yg diyakini sebagai yg Tertinggi yg penuh rahmat yg dpt mengabulkan pengharapan2-nya itu. Dgn pengertian ini, baik upacara tarian Apache, gerak-gerik tubuh, maupun meditasi Buda adalah bentuk2 doa kpd yg Tertinggi itu. Sarana penguat doa yg dimaksud mis. berdoa dgn sarana: tabuh, tambur, tabung silindris, tasbih, sajadah, salib, lilin yg menyala, patung, dll. Semua tentu dimulai karena tradisi2 dr nenek moyang mereka yg mengadung filosofi hidup yg "suci" dr manusia2 pendosa tentu, yg terus berfikir ke arah kesempurnaan hidup dan kehidupannya.

Salam Damai!
« Last Edit: April 11, 2019, 11:55:51 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
April 11, 2019, 10:19:04 AM
Reply #94
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11002
itu artinya untuk murid Yesus sekaliber petrus yg notabene pada saat itu sudah sangat intim dengan Yesus pun saja masih ada cela sangat mungkin keluar dari rancangan pikiran Allah.

maka sangat berbahaya sekali bila generasi gereja menjadikan magistariumnya sebagai pilar kebenaran hanya karena magistariumnya mencatut nama rasul dan ngaku2 sebagai penerus rasul padahal jauh menyimpang ajarannya.

Potensi besar terjadi penyesatan massal.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu

selama ini penyesatan massal itu sudah terjadi atau belum?
April 11, 2019, 11:48:13 AM
Reply #95
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1593
Kapan petrus dan para rasul ngajarin ajaran praktek berdoa kepada arwah ataupun ratu surga ? tidak ada.

sedangkan gereja anda gemar sekali ngajarin ajaran praktek berdoa kepada arwah ataupun ratu surga yang merupakan kekejian bagi Allah.

Bagaimana anda menjelaskan hal ini ?

Ngajarin praktek doa menyimpang kok berani ngaku2 penerus rasul.

sontoloyo.

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Secara ga sadar Bro tidak percaya akan janji Yesus yang akan menyertai mereka sampai akhir zaman...
Boleh boleh aja Bro menunjukkan "Kepintaran" mu di forum ini , tapi ingat ada batasnya Bro (jangan sampai kebablasan menyangkal perkataan yang tertulis jelas dari Yesus di Alkitab)...ngaku" Sola Scriptura tapi mengingkari isinya...

Salam Damai Bro...
Semoga Tuhan senantiasa Memberkatimu...
April 11, 2019, 12:07:19 PM
Reply #96
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2757
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Back to topick agan2!

@SP
http://forumkristen.com/index.php?topic=51684.msg1251291#msg1251291

MK: Ini terulang ...
Memang Yesus melihat gairahnya yg kuat ketika ia ingin mendirikan kemah bagi-Nya [Mat 17:4]
Mungkin gairah ini muncul setelah nama Simon bin Yunus "direparasi" menjadi Petrus [Mat 16:18]


SP: Maksudnya?
@Maren Kitatau memandang pemberian tugas menggembalakan domba Kristus itu sama dengan atau mengulang hardikan Yesus kepada Petrus ketika Petrus menunjukkan gairah ingin mendampingi Yesus sampai mati?

MK: Maksudku Petrus selalu naik-turun, panas-dingin, fluktuatif berulang. Mis: Simon bangga dan bersemangat dan mungkin hampir GR setelah "direparasi" menjadi Petrus. Ketika itu Simon tanpa disadari berkata,  "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yg hidup!" Kemudian setelah mengenalkan kuasa Bapa, Yesus berkata, “Engkau adalah Petrus dan di atas “batu karang” ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” Mungkin sangkin bahagianya dan bangganya kpd kuasa Bapa, saat Yesus menceriterakan sengsaara yg hrs dilalui-Nya, sifat agresif Pertus kambuh hingga mau ngatur Yesus dgn menarik-Nya ke-samping utk menjamin, bw Bapa pasti melindungi-Nya. Lalu Petrus langsung dimarahi seketika dan dikatai sbg “batu sandungan”. Tentu Petrus langsung “down” dr "up", sedih seketika, mungkin malu juga didengar rasul2 yg lain.  Tapi ...

Enam hari setelah Petrus disebut “Iblis”, ia diajak menyaksikan Yesus ke massa lampau bercakap2 dgn Musa dan Elia. Petrus sangat tertegun, bangga lagi dan bahagia menyaksikan kejadian itu dan spontan lagi2 dgn agresif yg polos ingin segera merealisasikan jemaat Kristus dgn terlebih dahulu membalikkan “batu-sandungan” yg kemarin ke “batu karang yg teguh" kemaren-nya lagi dgn berkata, "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu utk Engkau, satu utk Musa dan satu utk Elia."  Mengapa Yesus tidak menanggapi Petrus? Justru terdengar jawab yg berkata, "Inilah Anak yg Kukasihi, kpd-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." Suara itu spt suara ketika Dia dibabtis.

Salam Damai!

« Last Edit: April 11, 2019, 12:44:54 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
April 11, 2019, 02:33:29 PM
Reply #97
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4195
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Back to topick agan2!
@SP
http://forumkristen.com/index.php?topic=51684.msg1251291#msg1251291
MK: Ini terulang ...
Memang Yesus melihat gairahnya yg kuat ketika ia ingin mendirikan kemah bagi-Nya [Mat 17:4]
Mungkin gairah ini muncul setelah nama Simon bin Yunus "direparasi" menjadi Petrus [Mat 16:18]

SP: Maksudnya?
@Maren Kitatau memandang pemberian tugas menggembalakan domba Kristus itu sama dengan atau mengulang hardikan Yesus kepada Petrus ketika Petrus menunjukkan gairah ingin mendampingi Yesus sampai mati?
MK: Maksudku Petrus selalu naik-turun, panas-dingin, fluktuatif berulang. Mis: Simon bangga dan bersemangat dan mungkin hampir GR setelah "direparasi" menjadi Petrus. Ketika itu Simon tanpa disadari berkata,  "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yg hidup!" Kemudian setelah mengenalkan kuasa Bapa, Yesus berkata, “Engkau adalah Petrus dan di atas “batu karang” ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” Mungkin sangkin bahagianya dan bangganya kpd kuasa Bapa, saat Yesus menceriterakan sengsaara yg hrs dilalui-Nya, sifat agresif Pertus kambuh hingga mau ngatur Yesus dgn menarik-Nya ke-samping utk menjamin, bw Bapa pasti melindungi-Nya. Lalu Petrus langsung dimarahi seketika dan dikatai sbg “batu sandungan”. Tentu Petrus langsung “down” dr "up", sedih seketika, mungkin malu juga didengar rasul2 yg lain.  Tapi ...
Enam hari setelah Petrus disebut “Iblis”, ia diajak menyaksikan Yesus ke massa lampau bercakap2 dgn Musa dan Elia. Petrus sangat tertegun, bangga lagi dan bahagia menyaksikan kejadian itu dan spontan lagi2 dgn agresif yg polos ingin segera merealisasikan jemaat Kristus dgn terlebih dahulu membalikkan “batu-sandungan” yg kemarin ke “batu karang yg teguh" kemaren-nya lagi dgn berkata, "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu utk Engkau, satu utk Musa dan satu utk Elia."  Mengapa Yesus tidak menanggapi Petrus? Justru terdengar jawab yg berkata, "Inilah Anak yg Kukasihi, kpd-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." Suara itu spt suara ketika Dia dibabtis.
Salam Damai!
Ya sudah. Siapa saja merdeka hendak mengartikan bagaimana.

Semangat Petrus sebelum ditinggal Yesus ke sorga memang spontan. Tetapi membaca Kisah Para Rasul dan Satu serta Dua Petrus, setelah ditinggal Yesus Kristus, spontanitas Petrus sudah mereda.

Jika @Maren Kitatau memandang "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia," sebagai jawaban, terserah juga. Menurut penangkapanku, kalimat itu bukan kalimat jawaban, melainkan kalimat pengumuman.

Salam damai (tanpa pentung).
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
April 11, 2019, 03:35:31 PM
Reply #98
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2757
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Jika @Maren Kitatau memandang "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia," sebagai jawaban, terserah juga. Menurut penangkapanku, kalimat itu bukan kalimat jawaban, melainkan kalimat pengumuman.
Ya! Itu terserahmu juga, Bro,
Sebaiknya beri juga ancer2
Mengapa Yesus tdk jawab

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
April 11, 2019, 04:33:30 PM
Reply #99
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1593
Ya! Itu terserahmu juga, Bro,
Sebaiknya beri juga ancer2
Mengapa Yesus tdk jawab

Salam Damai!

Bro, analisa saya waktu itu Petrus belum diurapi ROH KUDUS (Pantekosta), sehingga dia belum tahu mana yang lebih penting : Buat Kemah atau mendengarkan Firman-Nya...Ini mirip seperti ketika Marta menyambut Yesus dengan sibuk melayani Yesus dan tidak mendengarkan Firman-Nya yang teramat penting...
Masih banyak diantara kita yang seperti Marta...yang belum bisa Fokus hanya kepada Firman-Nya saja...

Salam Damai Bro...
Tuhan Memberkati...
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)