Author Topic: Bagaimana nasib mereka yang tidak mengenal Yesus hingga akhir hayatnya?  (Read 924 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 06, 2014, 10:58:35 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19943
  • Gender: Male
  • Yohanes 3:16
Pendeta saya pernah bilang tidak perlu, karena menurut beliau mereka yang belum mengenal Tuhan Yesus akan dilahirkan kembali untuk mengenal Dia, karena Tuhan Maha Pengasih, begitu. Benar atau tidak ya?

Mohon tanya, pendeta gereja mana yang bilang begitu?  Hemat saya Kristen tidak percaya "reinkarnasi" mungkin bro salah dengar kali...Mungkin maksudnya sang pendeta, bahwa jika kita selagi hidup didunia  bertobat maka kita akan dilahirbarukan oleh Tuhan.


Salam
February 13, 2014, 10:50:15 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 750
  • Gender: Male
  • Denominasi: Oikumene
Dalam bukunya, DR. Jaerock Lee menegaskan bahwa anak-anak ada kemungkinan untuk selamat meskipun mereka belum/ tidak dibaptis. Di halaman 23 ia menuliskan, seorang anak asalkan dia belum mencapai usia enam tahun, dapat menerima keselamatan kalau orang tuanya memiliki iman untuk diselamatkan dan membesarkan mereka dalam iman.

Sebab suami yang tidak percaya dilayakkan untuk menjadi anggota umat Allah karena perkawinannya dengan istri yang sudah menjadi milik Allah. Begitu juga istri yang tidak percaya dilayakkan untuk menjadi anggota umat Allah, karena perkawinannya dengan suami yang sudah menjadi milik Allah. Kalau tidak begitu, anak-anak mereka tentunya seperti anak-anak kafir, padahal anak-anak itu dianggap sebagai anggota umat Allah (1 Korintus 7:14, versi Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Meski demikian, tidaklah benar jika seorang anak tidak dapat diselamatkan secara mutlak hanya karena orang tuanya tidak beriman. Jadi, keselamatan anak-anak sangat tergantung pada iman orang tua mereka; bukan pada dibaptis/ tidaknya mereka. Mengapa ? Karena mereka belum bisa berpikir secara dewasa dengan mengambil keputusan untuk menerima Yesus sebagai juru selamat mereka. 

Lantas, bagaimana dengan nasib mereka yang tidak pernah mengenal Yesus dan belum percaya padaNya padahal ia berjiwa baik ? Roma 2:14-16 versi Kitab Suci Injili tertulis,
 ÔÇťApabila suku-suku bangsa lain yang tidak memperoleh hukum Taurat melakukan hukum Taurat berdasarkan naluri mereka, maka diri mereka sendirilah yang menjadi dasar hukumnya, sekalipun mereka tidak memperoleh hukum Taurat. Hal itu menyatakan bahwa isi hukum Taurat telah tersurat dalam hati mereka, bahkan batin mereka pun turut memberi kesaksian, karena seringkali mereka dituduh atau dibela oleh pikiran mereka sendiri.  Semua itu akan nampak pada saatnya, yaitu saat semua rahasia yang ada di dalam diri manusia akan dihakimi Allah melalui Isa Al Masih, sesuai dengan Injil yang kuberitakan.

   Setiap manusia yang belum mendengar Injil akan dihukum sesuai dengan ketaatan atau ketidaktaatan mereka pada suara hati nurani mereka. Jikalau selama mereka masih hidup menuruti suara hati nurani yang senantiasa mengingatkan mereka saat akan berbuat kesalahan serta mendorong mereka untuk berbuat baik, mereka ada kemungkinan untuk selamat jika IA berkenan. Suara hati nurani adalah hukum Taurat bagi mereka. Itulah kebijakan khusus yang saya sebutkan sebelumnya.
February 13, 2014, 12:14:03 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Bagaimana nasipnya???

Kita ribut dengan orang-orang yang jauh, tetapi sudakah orang disebelah anda, yang duduk didepan anda setiap harinya telah didamaikan dengan Allah dan menerima janji-janji Allah?

Seperti seorang tukang kayu yang tugasnya memasang kusen-kusen, setiap hari ia mengkawatirkan kesalahan pemasangan ubin dan menanyakan kesempurnaan pemasangan pipa air, tetapi kusen-kusen itu sendiri tidak disentuhnya.

Yesus mengatakan dalam Yohanes 4:35, "Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai."
May 28, 2019, 01:28:53 PM
Reply #13
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: Katolik
Salam saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,

Saya memiliki pertanyaan yang mengganjal di dalam hati saya, bagaimana kondisi sanak saudara kita yang hingga akhir hayatnya tidak mengenal Tuhan Yesus (bukan menolak, tapi memang belum pernah mendapatkan kabar sukacita/Injil). Seperti kakek dan nenek saya yang sudah meninggal, maupun anak perempuan saudara saya yang meninggal ketika berumur beberapa hari. Apakah mereka sekarang di neraka, di surga, atau dalam purgatory / penyucian?
Mohon kawan2 yang lebih tahu mengenai hal ini berkenan memberi penjelasan.
Terima kasih

(Mohon maaf bila threat ini saya post di tempat yang salah  :char11:)

GBU
Mereka yang tidak pernah mengenal Yesus bukan karena mereka menolak untuk percaya tetapi memang dikarenakan tidak pernah ada yang memperkenalkanNya kepada mereka sama sekali kemungkinan mereka akan diadili berdasarkan kepatuhan mereka terhadap Suara Hati. Karena Suara Hati tertanam di dalam diri setiap manusia dan Suara Hati manusia memberontak (menolak) setiap kali ingin berbuat jahat.

Untuk anak-anak kaum pagan (juga anak dari orang percaya tapi belum dibaptis) yang wafat sebelum mencapai umur diskresi (age of discretion) yaitu usia dimana seseorang sudah dapat membedakan mana yang baik dan mana yang jahat, Yesus berjanji bahwa roh anak-anak itu tidak akan menderita dan ditaruh di suatu tempat yang dirahasiakan oleh Yesus (baca: The Prophecies and Revelation of Saint Bridget of Sweden, Book 2, Chapter 1).

Mengenai jiwa-jiwa yang berada di api pencucian (purgatory), pembahasannya ada di Book 1, Chapter 50.

Semoga bermanfaat.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)