Author Topic: Mari kita kembali kepada Esensi Kekristenan yang semula.  (Read 4876 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 23, 2018, 06:27:39 PM
Reply #70
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 982
  • BIBLE IS TRUTH
Poskan yang @debat mengerti, dan menbgerti yyang #debat poskan.

Dalam suatu proyek pembangunan, jika sudah disebarkan kepada seluruh elemen Gereja bahwa dibutuhkan dana, maka ketika dari berbagai tempat mengalir dana masuk, tidak akan diassess satu demi satu. Nampaknya kekonyolan masih bercokol di benakmu @debat.
Bagaimana mau melarang jika tidak menbgatahui bahwa sumber dananya dari hal yang tabu?

Yang dipraktikkan sekarang ini, pengakuan dosa tidak diikuti dengan pemberian surat. Kompetensi mengampuni dosa dan menyatakan dosa tetap ada sudah diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada rasul-Nya.

Salam damai.

Apakah anda yakin Gereja tidak mengamini penjualan SPD tsb ?
Jangan munafiklah mas.
Itu dilakukan oleh organ gereja mas.
Kalau anda percaya gereja tidak tahu praktek yg sudah umum tsb maka anda orang yang paling munafik menurut saya.
February 23, 2018, 07:31:04 PM
Reply #71
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Apakah anda yakin Gereja tidak mengamini penjualan SPD tsb ?
Jangan munafiklah mas.
Itu dilakukan oleh organ gereja mas.
Kalau anda percaya gereja tidak tahu praktek yg sudah umum tsb maka anda orang yang paling munafik menurut saya.
Faktanya, sekarang pengakuan dosa jemaat tidak diikuti dengan surat menyurat. Mengaku dosa, ya mengaku dosa.
Gejala kemunafikan itu terletak pada orang yang suka memposkan hal yang tidak dimengerti. Bergaya seolah-olah tahu, padahal sebenarnya nihil.
Gunakan istilah yang @debat mengerti. Maksud @debat dengan organ Gereja itu, apa?
Praktik yang sudah umum? Apakah @debat adalah anggota Gereja yang disebut "dari kandang ini" oleh Tuhan Yesus Kristus dan @debat mengalami membeli surat pengakuan dosa?
Sejak saya menjadi anggota Gereja, belum pernah melihat surat yang dinamai dengan surat pengakuan dosa. Kenapa @debat lebih tahu, ya?
Apakah @debat sudah mengerti akan hal yang @debat poskan?

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 23, 2018, 07:37:52 PM
Reply #72
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 982
  • BIBLE IS TRUTH
Faktanya, sekarang pengakuan dosa jemaat tidak diikuti dengan surat menyurat. Mengaku dosa, ya mengaku dosa.
Gejala kemunafikan itu terletak pada orang yang suka memposkan hal yang tidak dimengerti. Bergaya seolah-olah tahu, padahal sebenarnya nihil.
Gunakan istilah yang @debat mengerti. Maksud @debat dengan organ Gereja itu, apa?
Praktik yang sudah umum? Apakah @debat adalah anggota Gereja yang disebut "dari kandang ini" oleh Tuhan Yesus Kristus dan @debat mengalami membeli surat pengakuan dosa?
Sejak saya menjadi anggota Gereja, belum pernah melihat surat yang dinamai dengan surat pengakuan dosa. Kenapa @debat lebih tahu, ya?
Apakah @debat sudah mengerti akan hal yang @debat poskan?

Salam damai.

Penjualan SPD itu adalah fakta sejarah yang ikut melahirkan gerakan Reformasi yg mencanangkan agar kembali kepada ajaran Bible karena gereja sudah sangat jauh menyimpang dari Bible.
DItambah lagi dengan segala macam tradisi mariologi.


February 23, 2018, 08:15:26 PM
Reply #73
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Penjualan SPD itu adalah fakta sejarah yang ikut melahirkan gerakan Reformasi yg mencanangkan agar kembali kepada ajaran Bible karena gereja sudah sangat jauh menyimpang dari Bible.
DItambah lagi dengan segala macam tradisi mariologi.
Tidak ada yang mengingkari penjualan surat pengakuan dosa pernah dilakukan oleh para penggiat Gereja. Kesalahan seorang atau beberapa orang yang menyimpang dari ajaran Gereja sama sekali tidak menunjukkan bahwa ajaran Gereja salah. Gereja yang adalah Tubuh Kristus, yang dikatakan Tuhan Yesus Kristus tidak akan dikuasai alam maut, yang dijanjikan Tuhan Yesus Kristus akan senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, akan terus hidup. Walau dirongrong dari dalam dan dari luar, Gereja akan senantiasa hidup sampai kepada akhir zaman. Dan catat, Gereja yang adalah Tubuh Kristus hanya satu.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 23, 2018, 08:31:45 PM
Reply #74
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 982
  • BIBLE IS TRUTH
Tidak ada yang mengingkari penjualan surat pengakuan dosa pernah dilakukan oleh para penggiat Gereja. Kesalahan seorang atau beberapa orang yang menyimpang dari ajaran Gereja sama sekali tidak menunjukkan bahwa ajaran Gereja salah. Gereja yang adalah Tubuh Kristus, yang dikatakan Tuhan Yesus Kristus tidak akan dikuasai alam maut, yang dijanjikan Tuhan Yesus Kristus akan senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, akan terus hidup. Walau dirongrong dari dalam dan dari luar, Gereja akan senantiasa hidup sampai kepada akhir zaman. Dan catat, Gereja yang adalah Tubuh Kristus hanya satu.

Salam damai.

Melakukan Penjualan SPD dengan memanipulasi ajaran Bible oleh Gereja hanyalah mencari untung dengan memanipulasi Firman Tuhan padahal isinya hanya ajaran palsu belaka.
Tanpa dukungan ajaran Gereja mengenai api pencucian yang palsu itu mana ada orang yg mau membeli SPD yang bohong itu.

February 23, 2018, 09:43:29 PM
Reply #75
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Melakukan Penjualan SPD dengan memanipulasi ajaran Bible oleh Gereja hanyalah mencari untung dengan memanipulasi Firman Tuhan padahal isinya hanya ajaran palsu belaka.
Tanpa dukungan ajaran Gereja mengenai api pencucian yang palsu itu mana ada orang yg mau membeli SPD yang bohong itu.
Penjualan surat pengampunan dosa dilakukan oleh segelintir penggiat Gereja. Bukan berupa ajaran Gereja. Jika menurut @debat, itu merupakan ajaran Gereja, @debat merdeka untuk berpandangan seperti itu.

Api pencucian? Lagi-lagi kurasa perlu mengusulkan kepada @debat, mengertilah apa yang @debat poskan, dan poskanlah yang @debat mengerti.
Yang diimani di Katolik ialah Api Penyucian (kata dasar penyucian ialah suci), bukan Api Pencucian (kata dasar pencucian ialah cuci). Pahami itu, sekali-kali jangan sok tahu padahal, nihil. Kata Tuhan Yesus Kristus Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang ROH KUDUS, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. (Mat 12:32). Dari yang tebal itu, terartikan bahwa ada pengampunan di dunia yang akan datang, yaitu bagi mereka yang tidak menghujat ROH KUDUS.

Salam damai. 
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 23, 2018, 09:55:06 PM
Reply #76
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 982
  • BIBLE IS TRUTH
Penjualan surat pengampunan dosa dilakukan oleh segelintir penggiat Gereja. Bukan berupa ajaran Gereja. Jika menurut @debat, itu merupakan ajaran Gereja, @debat merdeka untuk berpandangan seperti itu.

Api pencucian? Lagi-lagi kurasa perlu mengusulkan kepada @debat, mengertilah apa yang @debat poskan, dan poskanlah yang @debat mengerti.
Yang diimani di Katolik ialah Api Penyucian (kata dasar penyucian ialah suci), bukan Api Pencucian (kata dasar pencucian ialah cuci). Pahami itu, sekali-kali jangan sok tahu padahal, nihil. Kata Tuhan Yesus Kristus Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang ROH KUDUS, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. (Mat 12:32). Dari yang tebal itu, terartikan bahwa ada pengampunan di dunia yang akan datang, yaitu bagi mereka yang tidak menghujat ROH KUDUS.

Salam damai.

Anda tidak paham sejarah bahwa penjualan SPD itu adalah policy gereja untuk mencari uang secara tidak halal guna membangun Basilika.
Martin Luther tidak sebodoh dugaan anda kalau tidak mengetahui apa yg sebenarnya terjadi.
Menurut Kanon 993, indulgensi sebagian (bahasa Inggris: partial indulgence) menghapuskan sebagian hukuman (siksa dosa) sementara akibat dosa-dosa yang telah diampuni.[3] Pada masa silam, indulgensi sebagian diberikan dengan ukuran "hari", "bulan", atau "tahun" seiring dengan pertobatan seseorang yang sebanding dengan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penyilihan berat. Pada 1 Januari 1967, Paus Paulus VI menghapuskan perhitungan berdasarkan ukuran waktu tersebut dengan dikeluarkannya Konstitusi Apostolik Indulgentiarum Doctrina. Selain itu, sang paus juga menegaskan bahwa seseorang yang dengan hati penuh penyesalan melakukan perbuatan untuk memperoleh indulgensi sebagian, karena bantuan Gereja, telah menerima penghapusan (setidaknya sebagian) siksa dosa sementara sebanyak perbuatan yang dilakukannya—dan ia telah merasakannya.[6]

https://id.wikipedia.org/wiki/Indulgensi

Dari fakta diatas jelas anda mengingkari apa yang terjadi didalam sejarah gereja abad pertengahan.


« Last Edit: February 23, 2018, 09:59:58 PM by debat »
February 23, 2018, 10:30:17 PM
Reply #77
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Anda tidak paham sejarah bahwa penjualan SPD itu adalah policy gereja untuk mencari uang secara tidak halal guna membangun Basilika.
Martin Luther tidak sebodoh dugaan anda kalau tidak mengetahui apa yg sebenarnya terjadi.
Menurut Kanon 993, indulgensi sebagian (bahasa Inggris: partial indulgence) menghapuskan sebagian hukuman (siksa dosa) sementara akibat dosa-dosa yang telah diampuni.[3] Pada masa silam, indulgensi sebagian diberikan dengan ukuran "hari", "bulan", atau "tahun" seiring dengan pertobatan seseorang yang sebanding dengan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penyilihan berat. Pada 1 Januari 1967, Paus Paulus VI menghapuskan perhitungan berdasarkan ukuran waktu tersebut dengan dikeluarkannya Konstitusi Apostolik Indulgentiarum Doctrina. Selain itu, sang paus juga menegaskan bahwa seseorang yang dengan hati penuh penyesalan melakukan perbuatan untuk memperoleh indulgensi sebagian, karena bantuan Gereja, telah menerima penghapusan (setidaknya sebagian) siksa dosa sementara sebanyak perbuatan yang dilakukannya—dan ia telah merasakannya.[6]

https://id.wikipedia.org/wiki/Indulgensi

Dari fakta diatas jelas anda mengingkari apa yang terjadi didalam sejarah gereja abad pertengahan.
Hmmm... cara penyampaian @debat meningkat pesat. Sudah menggunakan referensi.
Namun, isi yang @debat sampaikan, masih nihil.
Coba quotekan, dari bagian mananya situs itu yang sesuai sebagai dasar tulisanmu?
Yang kumerahkan di atas, dari bagian mana situs hal itu disalin? Kenapa mengarah ke fitnah, ya?
Pada yang biru, tidak kutemukan hal yang @debat sangkakan bahwa penjualan surat pengakuan dosa direstui Gereja. Jika @debat menemukannya, coba quote-kan.
Buktikan nalarmu sudah sehat.
Jika @debat mengemukakan fitnah, biar Tuhan yang mengetahuinya.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 23, 2018, 10:35:20 PM
Reply #78
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 982
  • BIBLE IS TRUTH
Hmmm... cara penyampaian @debat meningkat pesat. Sudah menggunakan referensi.
Namun, isi yang @debat sampaikan, masih nihil.
Coba quotekan, dari bagian mananya situs itu yang sesuai sebagai dasar tulisanmu?
Yang kumerahkan di atas, dari bagian mana situs hal itu disalin? Kenapa mengarah ke fitnah, ya?
Pada yang biru, tidak kutemukan hal yang @debat sangkakan bahwa penjualan surat pengakuan dosa direstui Gereja. Jika @debat menemukannya, coba quote-kan.
Buktikan nalarmu sudah sehat.
Jika @debat mengemukakan fitnah, biar Tuhan yang mengetahuinya.

Salam damai.

Rupanya daya tangkap anda sangat lemah,saya kutip lagi yang lebih jelas dari sumber yang sama mas :

Pada abad ke-16, ketika Paus Leo X memulai proyek pembangunan kembali Basilika Santo Petrus di Roma, Gereja membutuhkan dana yang besar. Dikatakan bahwa Paus Leo X mengutus Johann Tetzel untuk 'memasarkan' surat indulgensi kepada umat, agar mereka menyumbang dana untuk pembangunan basilika. Tetzel sangat berhasil dalam hal ini, namun Martin Luther keberatan dengan kata-katanya: "Begitu mata uang bergemerincing di dalam kotak, jiwa yang sedang menanti di purgatorium pun akan terlepas".[9]:182 Luther memandang praktik penjualan indulgensi ini sebagai penyelewengan yang dapat menyesatkan umat, karena umat dianggap akan mengandalkan indulgensi itu saja dan mengabaikan pengakuan dosa serta pertobatan sejati. Sebagai akibatnya, pada 31 Oktober 1517, Luther memublikasikan 95 Tesis, salah satunya mengkritik praktik penjualan indulgensi tersebut, sehingga memicu terjadinya Reformasi Protestan.[9]:200

Sudah jelas mengapa ajaran Back to Bible muncul dari Martin Luther menurut sejarah gereja ?
Kalau anda masih membantah juga maka memang kemampuan anda memahami sangat rendah sekali.
February 23, 2018, 11:09:23 PM
Reply #79
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Rupanya daya tangkap anda sangat lemah,saya kutip lagi yang lebih jelas dari sumber yang sama mas :

Pada abad ke-16, ketika Paus Leo X memulai proyek pembangunan kembali Basilika Santo Petrus di Roma, Gereja membutuhkan dana yang besar. Dikatakan bahwa Paus Leo X mengutus Johann Tetzel untuk 'memasarkan' surat indulgensi kepada umat, agar mereka menyumbang dana untuk pembangunan basilika. Tetzel sangat berhasil dalam hal ini, namun Martin Luther keberatan dengan kata-katanya: "Begitu mata uang bergemerincing di dalam kotak, jiwa yang sedang menanti di purgatorium pun akan terlepas".[9]:182 Luther memandang praktik penjualan indulgensi ini sebagai penyelewengan yang dapat menyesatkan umat, karena umat dianggap akan mengandalkan indulgensi itu saja dan mengabaikan pengakuan dosa serta pertobatan sejati. Sebagai akibatnya, pada 31 Oktober 1517, Luther memublikasikan 95 Tesis, salah satunya mengkritik praktik penjualan indulgensi tersebut, sehingga memicu terjadinya Reformasi Protestan.[9]:200

Sudah jelas mengapa ajaran Back to Bible muncul dari Martin Luther menurut sejarah gereja ?
Kalau anda masih membantah juga maka memang kemampuan anda memahami sangat rendah sekali.
Konyoool... konyol.
Daya tangkap @debat sendiri yang sangat lemah, memprihatinkan, namun menuding sebaliknya.

Bukankah @debat membaca judul paragraf itu? Diberi judul Penyalahgunaan dengan ukuran font yang lebih besar. Kemudian, bukankah kata memasarkan diberi tanda kutip tunggal? Apa artinya?
Jika nalar @debat sehat, dengan membaca mulai dari Indulgensi ke Makna ke Persyaratan Umum ke Macam Indulgensi dan Cara Memperolehnya ke Indulgensi Bagi yang Telah Meninggal ke Indulgensi Saat Minggu Kerahiman Ilahi adakah @debat temukan surat penghapusan dosa? Sama sekali tidak kutemukan surat penghapusan dosa pada paragraf-paragraf itu. Jika @debat menemukan, coba [iquote[/i]kan.

Lalu, sampai ke paragraf Penyalahgunaan, ditulis 'memasarkan' surat indulgensi. Kenapa dari paragraf awal tidak mengindikasikan adanya surat indulgensi, lalu tiba-tiba di paragraf Penyalahgunaan dikatakan 'memasarkan'? Dari mana surat indulgensi yang 'dipasarkan' itu?

Pengampunan dosa, penghapusan dosa, atau indulgensi tidak melibatkan surat-suratan. Namun, Johann Tetzel memunculkan surat indulgensi, atau surat penghapusan dosa, dan 'memasarkannya'. Itu adalah penyimpangan, dan nalar jeblok @debat tidak mampu menangkapnya. Penghapusan dosa, atau pengampunan dosa, atau indulgensi tidak memerlukan surat, namun Johann Tetzel membuat dan 'memasarkan' surat penghapusan dosa atau surat pengampunan dosa, atau surat indulgensi. Dengan nekat pula @debat menuding orang lain tidak dapat menangkap, padahal, @debat yang tidak dapat menangkap. Jeblok.

Salam damai.

Lalu, di paragraf Penyimpangan dikatakan 'memasarkan',
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)