Author Topic: Kontroversi keranjang sampah  (Read 58224 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 03, 2009, 11:24:22 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 34
 Zina menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah Persetubuhan yang dilakukan oleh bukan suami istri, menurut Kamus Islam zina artinya hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan di luar perkawinan; tindakan pelacuran atau melacur, dan menurut Ensiklopedia Alkitab Masa Kini zina artinya hubungan seksual yang tidak diakui oleh masyarakat.

Zina merupakan perbuatan amoral, munkar dan berakibat sangat buruk bagi pelaku dan masyarakat, sehingga Allah mengingatkan agar hambanya terhindar dari perzinahan :

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. QS. 17:32

Allah juga memberikan jalan untuk menghindari perzinahan yaitu dengan berpuasa, menjaga pandangan dan memakai Jilbab bagi perempuan, dan Allah juga memberikan ancaman yang luar biasa bagi pelaku zina agar hambanya takut untuk melakukan zina :

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera. QS. 24:2

Maka ketika hukum Islam dijalankan, hasilnya sangat fantastis, perbuatan zina dan amoral betul-betul sangat minim dan masyarakatnya menjadi masyarakat yang baik. Amatilah dengan teliti dan obyektif sejak pemerintahan Rasulullah SAW hingga saat ini, ketika diterapkan hukum Islam secara utuh, maka terciptalah masyarakat yang baik.

Tetapi bila kita menengok hukum zina dalam Alkitab, yang tampak adalah adanya kontradiksi antara keras hukumannya dan tidak dihukum.

Dalil 1 : Yesus Melarang Berzina

Yesus bersabda Jangan berzina, yang di-kutip dari sepuluh (10) perintah Tuhan dalam kitab Taurat tepatnya Keluaran 20:14, kemudian Yesus juga memberikan peringatan agar umatnya tidak berbuat zina :

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu de-ngan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Matius 5:28-29

Peringatan Yesus tersebut memberikan arti kuat bahwa betapa sangat dilarangnya perbuatan zina, seseorang yang memandang perempuan dan tertarik maka oleh Yesus dikatakan sudah berbuat zina di dalam hatinya, dan menurut beberapa tafsir Alkitab, berkeinginan untuk berbuat zina sudah sama sifatnya dengan berzina.

Masih menurut sabda Yesus, bahwa mencungkil mata dan membuangnya adalah jauh lebih baik daripada mata kita menyebabkan kita memandang perempuan yang kemudian berkeinginan untuk berbuat zina, karena mata adalah salah satu pintu masuk bagi pikiran jahat. Mencungkil mata adalah simbolik agar kita mencegah untuk memandang perempuan yang bisa mencampakkan seluruh tubuh kita ke neraka.

Saya kira peringatan Yesus tersebut senada dengan peringatan dalam Al-Qur?an agar kita tidak berbuat zina, namun Al-Qur?an lebih realistis agar manusia tidak terjerumus ke dalam perbuatan zina, Allah memperingatkan jangan dekati zina dan bagi perempuan diperintahkan menutup auratnya, agar mata laki-laki tidak tersesat memandangnya, harus diakui bahwa banyak sekali kejahatan seksual bermula dari mata, entah melihat wanita berpakaian minim dan seksi ataupun melihat VCD porno.

Dalil 2 : Yesus Membiarkan Pezina

Suatu ketika ahli-ahli taurat dan orang-orang Farisi datang menemui Yesus untuk menyerahkan seorang wanita yang tertangkap basah berbuat zina :

"Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia se-dang berbuat zinah. Yohanes 8:4

Mereka terus mendesak Yesus agar menghukum wanita tersebut sesuai hukum Taurat yaitu dilempari batu sampai mati, namun Yesus menolak dan balik berkata kepada mereka :

"Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendak-lah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.? Yohanes 8:7

mendengar perkataan Yesus tersebut, satu-per-satu mereka mulai meninggalkan Yesus dan wanita pelacur tersebut, karena mereka merasa tidak seorangpun yang tidak berdosa. Maka tinggallah berdua Yesus dan wanita pezina itu, lalu Yesus berkata kepadanya :

"Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?" Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang." Yohanes 8:10

Sikap Yesus tidak melaksanakan hukuman sesuai hukum Taurat melahirkan tanda tanya besar, karena Yesus sendiri pernah bersabda :

" Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.? Matius 5:17

dan hukum Taurat yang dimaksud adalah :

Ulangan 17:5

Apakah Yesus tidak konsisten dengan ucapannya sendiri ? tidak mungkin, atau karena Yesus merasa dirinya sebagai orang yang berdosa sehingga ia tidak mau menghukum wanita itu ? tidak mungkin juga, karena hal ini berarti menuduh Yesus mempunyai dosa (karena menurut iman KristenYesus adalah manusia suci tanpa dosa), kalau semua itu tidak mungkin, lalu mana yang mungkin ? apakah kisah tersebut palsu ?? mungkin saja, tetapi sementara ini kita menganggap kisah tersebut asli.

Dalil 3 : Yesus Berduaan Dengan Pezina

Suatu ketika Yesus duduk di sebuah pinggiran sumur dari perjalanan yang meletihkan, dan murid-muridnya pergi ke kota untuk membeli makanan. Kira-kira pukul dua belas siang datanglah seorang wanita untuk mengambil air di sumur itu, lalu berkatalah Yesus kepadanya :

"Berilah Aku minum." Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" Yohanes 4:7,9

pembicaraanpun berlanjut cukup lama antara Yesus dan wanita tersebut yang tidak disertai murid-muridnya, mereka hanya berdua di sumur yang jauh dari rumah penduduk. Dan ternnyata wanita tersebut adalah seorang pelacur yang mempunyai lima (5) orang suami dan sedang menjalin hubungan dengan seorang laki-laki yang bukan suaminya :

Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata bena. Yohanes 4:17-18

Tentu saja wanita tersebut sangat menarik secara seksual, karena wanita tersebut sampai mempunyai lima (5) orang suami di tambah lagi dia mampu menjalin asmara dengan laki-laki lain yang bukan suaminya. Lalu yang menjadi pertanyaan besar adalah, mungkinkah Yesus berdua-duaan dengan wanita pezina ? Dan apakah mungkin Yesus tidak memandang wanita yang sedang bercakap-cakap dengannya ? Tentu ti-dak mungkin, karena Yesus pernah bersabda :

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu. Matius 5:28-29

Apakah Yesus lupa akan sabdanya ? tentu tidak mungkin, atau Yesus tidak konsisten dengan sabdanya ? tidak mungkin, atau Yesus tidak mau menjaga pandangannya ? tidak mungkin.

Dalil 4 : Yesus Diciumi Kakinya oleh Pezina

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Lukas 7:36

Lalu datanglah seorang perempuan pelacur terkenal yang penuh dosa dari kota itu menemui Yesus dengan membawa buli-buli pualam yang berisi minyak wangi, sambil menangis wanita itu bersimpuh dekat Yesus, dan membasahi kaki Yesus dengan air matanya dan menyeka dengan rambutnya, kemudian wanita tersebut menciumi kaki Yesus dan meminyakinya dengan minyak yang dibawanya, lalu Yesus berkata kepada Simon orang yang mengundangnya :

"Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kakiKu, tetapi dia membasahi kakiKu dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya. Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kakiKu. Engkau tidak meminyaki kepalaKu dengan minyak, tetapi dia meminyaki kakiKu dengan minyak wangi. Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih. Lukas 7:44-47

Pertanyaan besar yang muncul, mungkinkah Yesus mau diciumi kakinya oleh seorang pelacur, diseka kakinya dengan rambut pelacur tersebut dan diminyaki rambutnya oleh seorang pelacur, sebagai bukti pertobatan pelacur tersebut dari dosa perzinahan ??

Hal ini jauh lebih membahayakan dari pada hanya sekedar memandang, apakah mungkin Yesus tidak ada ketertarikan pada wanita tersebut ketika diciumi kakinya ? Katakanlah tidak ada, mengapa Yesus memberikan contoh demikian ? Bolehkah muridnya atau umatnya melakukan hal yang sama asal tidak terangsang ? Mungkinkah kisah ini sebagai kisah yang tidak pernah dialami oleh Yesus dengan kata lain kisah tersebut adalah kisah palsu ? menurut hemat saya, kisah tersebut sangat kontradiktif dengan ajaran Yesus yang melarang memandang perempuan apalagi diciumi kakinya.

Bagaimana Al-Kitab Mengatasi Perzinahan ?

Dalil 1, Yesus mengajarkan agar seseorang menghindari perzinahan, bahkan secara simbolik Yesus memerintahkan mencungkil mata dan membuangnya bila matanya mengakibatkan tertarik pada seorang perempuan dan mempunyai keinginan untuk melakukannya, memang banyak kejahatan seksual bermula dari pandangan mata. Islam memberikan solusi yang lebih indah :

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". QS. 24:30

Kemudian Allah memberikan petunjuknya, agar kita mendapatkan kemudahan menghindari pan-dangan yang mengundang hasrat seksual :

Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min :" Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. 33:59

Dalil 2, Pada dalil kedua Yesus membiarkan seseorang yang tertangkap basah berbuat Zinah, yang semestinya Yesus harus menghukumnya sesuai hukum Taurat, karena Yesus dan umatnya tunduk di bawah hukum Taurat, tetapi Yesus membiarkannya dengan alasan tidak ada orang yang berhak untuk menghukuminya, karena yang boleh menghukumi seorang pezinah adalah orang yang tidak berdosa. Tentu saja sikap ini memberikan peluang yang sangat lebar bagi pezina untuk berbuat zina, karena tidak ada seorangpun yang dapat menghukumi pezina kecuali orang yang tidak berdosa. Dan memang tidak ada orang yang tidak berdosa.

Dalil 3, Pada dalil ini Yesus memberikan contoh yang sangat tidak baik, yaitu berdua-duaan dengan seorang perempuan pelacur, padahal Yesus sebelumnya bersabda, untuk memandang saja jangan sampai dilakukan dan harus mencungkil matanya, lalu kalau berdua-duaan apakah mungkin untuk tidak memandang ? tidak mungkin bisa, apalagi perempuan tersebut memang seorang pelacur yang sangat digandrungi oleh laki-laki, suaminya lima dan dia mempunyai laki-laki lain yang bukan suaminya. Rasulullah SAW telah bersabda agar manusia terhindar dari zina :

?Maka janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya adalah Syetan? HR. Tirmidzi dan Ahmad

Dalil 4, Yesus kembali memberikan contoh yang tidak baik, yaitu membiarkan seorang pelacur menciumi kakinya dan membiarkan rambutnya diminyaki oleh wanita tersebut. Tentu perbuatan Yesus ini justru lebih mendekatkan kepada perzinaan daripada pandangan mata.
Dari ke-4 dalil tersebut, tidak mungkin ajaran Alkitab dapat mengatasi kehancuran moral karena perzinahan, anjuran baik perlu contoh yang baik dan hukuman untuk mencegahnya.

Rujukan :
1. Tafsir Injil Matius ? Penerbit Kanisius
2. Tafsir Alkitab Perjanjian Baru ? Lembaga Biblika Indonesia - Penerbit Kanisius
3. Tafsiran Alkitab Masa Kini ? Penerbit Yayasan Bina Kasih / OMF
4. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini ? Penerbit Yayasan Bina Kasih / OMF
January 24, 2009, 05:32:30 PM
Reply #1
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 31
Lukas 22:37 BIS
"Sebab, percayalah, ayat Alkitab yang berbunyi begini, 'Ia dianggap sebagai seorang penjahat,' harus terjadi atas diri-Ku. Sebab apa yang tertulis di dalam Alkitab mengenai Aku sedang terjadi sekarang ini."

Umumnya orang Kristen mengatakan bahwa kitab Yesaya 53 bernubuat untuk Yesus.

Yesaya 53:10
(BIS) TUHAN menghendaki bahwa ia menderita, dan menyerahkan diri sebagai kurban penghapus dosa. Maka ia akan panjang umur dan melihat keturunannya melalui dia kehendak TUHAN akan terlaksana.

(ESV) Yet it was the will of the LORD to crush him; he has put him to grief; when his soul makes an offering for guilt, he shall see his offspring; he shall prolong his days; the will of the LORD shall prosper in his hand.

Jadi nubuat Yesaya 53:10 adalah bahwa Yesus akan panjang umur (tidak mati disalib) dan akan melihat keturunannya, artinya Yesus menikah dengan seorang wanita dan memiliki anak (keturunan).

Penulis kisah kontroversi "Leonardo Da Vinci" mengetahui bahwa secara historis bahwa Yesus telah menikahi Maria Magdalena.

Dan kita tahu bahwa berdasarkan kitab Yesaya 53:10 tidak bisa tidak, bahwa Yesus memang telah menikahi wanita dan memperoleh keturunan, terlepas siapakah sesungguhnya wanita tsb.
Jadinya keturunan yang dimaksud adalah keturunan Yesus secara daging bukan spiritual. 
January 25, 2009, 05:18:42 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1995
  • Gender: Male
  • 1 Korintus 14:9-10
Ngelantur! Alkitab dibandingkan dengan novel?! 

Dari hal-hal yang seperti ini, benar-benar menunjukan ke*****an Anda dalam mengajukan permasalahan; lebih baik, permasalahan yang diajukan adalah yang Anda "copas" dari sana-sini. Anda masih terlihat terlalu ****** untuk mengajukan pertanyaan dari pemikiran Anda sendiri.
Segala sesuatu ingin kupinta dengan iman kepada-Nya; tetapi kutahu hanya apa yang dikehendaki-Nyalah yang akan terjadi kepadaku. Sekarang tegaklah kepalaku, menghadapi segala sesuatu seturut kehendak-Nya.
January 25, 2009, 10:57:43 AM
Reply #3
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 159
  • Gender: Female
Loh...apa yg tertulis di sana betul adanya kan? Dia emang panjang umur karna Dia memang ndak pernah mati.......keturunan-Nya ya adalah kita2 ini yg disebut anak2-Nya.....

Nubuatan itu terjadi kan? situ aja yg gak ngerti........
January 28, 2009, 08:27:03 AM
Reply #4
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 60
Saya orang kafir. saya punya pertanyaan terbuka kpada rekan muslim. tapi rekan Kristen blh menanggapi. saya bingung bgaimana agama islam menentukan kadar pahala dan amal ibadah supaya masuk surga. saya pernah mendengar, jika kita beramal bnyak2 maka kebaikan kita bertambah2. bgaimana dgn kaum tak punya? apakah krna tdk ada harta utk diamalkan lantas masuk neraka? kemudian brkaitan dgn ibadah. saya pernah dgar khotbah KH ZAINUDIN MZ bhwa ukuran ibadah sholat disetiap masjid beda2. kalau kita sholat di masjid kampung, amalnya dikit, masjid di kota lebih bnyak dikit dari di kampung. kalau di masjid al aqsa amal ibdahnya lbh bnyak lg, apalagi di masjidil haram berkali2 bnyaknya amal kita. dan jika sholat di masjidil haram pada mlm lailatul qadar maka amal kita beribu2 kali lipat dibanding sholat bulan2 sebelumx. ini yg mengherankan saya. menurut muslim sebuah amal ibdah dan pahala diukur dg neraca, jika neraca itu berat dosanya maka masuk neraka. hal yg tdak logis menurut saya. kalau benar dmikian, berarti smua org arab masuk surga karna sholat di masjid al aqsa dan masjidil haram, tapi org muslim indonesia bnyak masuk neraka karna sholat dikampung2. nah untk mengatasi hal ini, maka dilakukan jihad membunuh org2 yg dianggap kafir seperti saya. menurut amrozy dkk, satu kepala org kafir ada nilainya, sehingga hitung aja kepala2 yg udah dibunuh amrozy dkk di bali dan tempat2 lain. apakah masih pantas islam disebut damai? yg saya baca, islam berasal dari kata taslim (surrender), kalau damai artinya sohl. tidak ada penjelasan tentang ukuran amal ibadah dan pahala yg jelas di hadits2 alquran. kalau bgni caranya, islam telah jauh jatuh dlm kesesatan yg mereka tutupi krn mereka sendiri tidak mengerti. wassalam.
Matius 19:30 "Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
January 29, 2009, 12:23:28 PM
Reply #5
  • Guest
Kalo menutup dosa dengan perbuatan baik??

Kalo Alkitab menuliskan hal yang demikian , kesalehan yang dipakai untuk menutip dosa itu bak kain kotor di hadapan Tuhan.

Manusia dosa (ibarat spt  barang kotor) dilap/dibersihkan dengan kain kotor juga :undecided: :sad:

Yang terjadi : kotor kuadrat :D
January 29, 2009, 04:22:39 PM
Reply #6
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 60
Maksudnya apa neh alice? jawabanmu gw ga ngarti.
Matius 19:30 "Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
January 30, 2009, 11:50:26 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1995
  • Gender: Male
  • 1 Korintus 14:9-10
Segala sesuatu ingin kupinta dengan iman kepada-Nya; tetapi kutahu hanya apa yang dikehendaki-Nyalah yang akan terjadi kepadaku. Sekarang tegaklah kepalaku, menghadapi segala sesuatu seturut kehendak-Nya.
January 31, 2009, 09:43:07 AM
Reply #8
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 467
  • Gender: Female
  • hi,,it's me
aq pernah diskusi ama tmnku yg muslim (diskusi lo bukan debat) dia share klo semakin banyak amal semakin dekat diri kita ma keselamatan...tp sekali kita berbuat dosa sekecil apapun itu....semua amal baik kita lgsg runtuh semua dan hrs mulai lgi dr nol....

aq trus mikir :
1. pdhl mana ada manusia yg gk berdosa seharipun???
2. jd tiap hri itungannya balik k nol lgi dunk?
3. trus gmn slamatnya?
4. Terima kasih Tuhan, Kau ijinkan aq untuk mengenal Engkau dan mengenal anugrah..... KeselamatanMU
January 31, 2009, 10:05:13 AM
Reply #9
  • Guest
Maksudnya apa neh alice? jawabanmu gw ga ngarti.

Sy koment yang ini nih,

Quote
menurut muslim sebuah amal ibdah dan pahala diukur dg neraca, jika neraca itu berat dosanya maka masuk neraka.

Dosa di timbang timbang dengan pahala /perbuatan baik, padahal perbuatana baik bagai kain kotor di hadapan Tuhan .

Kalo dosa ditimbang (dihapuskan ) dengan kain kotor apa ngga kotornya kuadrat , sia sia aja pekerjaan itu.

Seharusnya dosa itu hanya bisa dihapuskan oleh Tuhan, krn kepadaNya manusia itu berdosa.

kalo dosa itu dihapuskan ( ditimbang) dg perbuatan baik itu spt orang yang mengisi air di kolam yang bocor :wink:

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)