Author Topic: Baptisan Selam Mutlak!?  (Read 6854 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 05, 2014, 08:06:37 AM
Reply #120
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12957
    • fossil coral cantik
klo TUHAN MARAH ATAU TIDAK, itu urusan TUHAN..................
tetapi klo mengerti MAKNA DARI BAPTISAN, tentunya tidak melakukan dengan cara yang lain.

bila anda melakukan sesuatu yang tidak berkenan di hati ATASAN ANDA, yang menyimpang dari yang sudah ditetapkan, apakah dia senang melihat hasil perbuatan anda ?
apakah Dia senang ?

Quote
klo TUHAN MARAH ATAU TIDAK, itu urusan TUHAN..................
saya pake jawaban janet : kalo dia senang ato tidak, itu urusan dia. Bagaimana ?  :wink:

Quote
Rm 6 : 3  Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
:4  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
5  Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.
6  Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.
7  Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.
8  Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.

silahkan anda renungkan sendiri, apa makna dibaptis dalam kematiannya
"problem"nya bukan urusan di makna, janet ... melainkan diurusan penggambaran / visualisasi jasmani itu selam kenapa jadi harus mutlak ?

Apakah di pov Kekristenan diketika penggambaran/visualisasi itu tidak selam, maka makna baptis itu jadi "kabur" gak jelas bagi yang dibaptis ?

Quote
kenapa baptisan itu harus  selam ?
apakah ini format PL ?
apa sebenarnya MAKNA DARI BAPTISAN ?? banyak yang hanya melakukan secara ritual saja, sedangkan makna sebenarnya dari baptisan tidak dimengerti.
bold, menuntun ke pendapat : apabila visualisasi/simbolisasi/penggambaran event pembaptisan dalam format selam maka ini = makna sebenarnya dari baptisan dimengerti baik oleh yg dibaptis maupun yg membaptis ??

Kalo tidak dilakukan dalam format selam, maka ini = makna sebenarnya dari baptisan tidak dimengerti baik oleh yg dibaptis maupun yg membaptis ??

begitukah ?
kok sepertinya jadi kembali bercara pandang seperti jaman PL ?

:)
salam.
May 05, 2014, 10:24:13 AM
Reply #121
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
apakah Dia senang ?
 

gini ya,
apakah atasan kamu senang, melihat kamu mengerjakan tidak sesuai dengan SOP?
menyimpang sengan SOP
May 05, 2014, 10:28:25 AM
Reply #122
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216

 "problem"nya bukan urusan di makna, janet ... melainkan diurusan penggambaran / visualisasi jasmani itu selam kenapa jadi harus mutlak ?



dibaptis selam.........-> seluruh bagian tubuh harus terbenam, tidak ada satu bagianpun yang tidak terbenam......
seperti bila orang mati... dikuburkan kepalanya masih nongol di permukaan tanah, apakah penguburan ini berlaku sempurna ?
May 05, 2014, 10:29:09 AM
Reply #123
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
Pertanyaan : SOP nya mana?
May 05, 2014, 10:34:00 AM
Reply #124
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216

Kalo tidak dilakukan dalam format selam, maka ini = makna sebenarnya dari baptisan tidak dimengerti baik oleh yg dibaptis maupun yg membaptis ??



:)
salam.
benar.................. mereka menerjemahkan sesuai akal mereka sendiri..........
yang tidak sesuai dengan KEBENARAN Firman Tuhan.


apa yang anda maksud dengan :

Quote
begitukah ?
kok sepertinya jadi kembali bercara pandang seperti jaman PL ?
May 05, 2014, 10:50:32 AM
Reply #125
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Quote from: EVATA on May 02, 2014, 09:08:51 AM
    Betul,,
    Karena Yesus yang Roh atau ROH KUDUS keluar dari Yesus yang manusia daging = tepisah = mati
    ROH KUDUS itu adalah "bagian" dari Bapa yang disebut Anak Tunggal, menyatu menjadi "Satu/Esa" Roh
    Roh = Hidup = Terang Manusia
:rolleye0014:
Yesus yang disalib adalah sebagai  manusia seperti anda.......... sehingga akibat disalib Dia mati. tetapi ROH yang ada dalam DIA keluar meninggalkan tubuhnya
Yang saya tulis diatas dan yang @jannet tulis kan maksud dan maknanya sama   :D

Kisah Rasul 2:36
Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa AllahTUHAN telah membuat Yesus(Anak Manusia), yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan(Anak Tunggal) dan Kristus(Anak Sulung)."   

Kisah Rasul 4:10
Maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus(Anak Manusia/Daging) Kristus(Anak Sulung), orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan AllahTuhan/Theos(Anak Tunggal) dari antara orang mati  —  bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu. 
« Last Edit: May 05, 2014, 10:53:00 AM by EVATA »
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
May 05, 2014, 11:18:45 AM
Reply #126
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Baptisan =>> mati dan bangkit bersama Yesus Kristus, "diselam(bisa bermakna kiasan)" dalam Nama Yesus Kristus.
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
May 05, 2014, 11:35:55 AM
Reply #127
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Baptisan =>> mati dan bangkit bersama Yesus Kristus, "diselam(bisa bermakna kiasan)" dalam Nama Yesus Kristus.

diselam menurut kamu dalam makna kiasan yang bagaimana ?
apakah ada metode lain dalam "pengertian" kamu "selam" ?
May 05, 2014, 04:10:37 PM
Reply #128
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
diselam menurut kamu dalam makna kiasan yang bagaimana ?
apakah ada metode lain dalam "pengertian" kamu "selam" ?
Secara utuh ada dalam Yesus Kristus  :coolsmiley:

Roma 6:3  Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?   
Roma 6:5  Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.
Roma 6:10  Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi AllahTheu/TUHANBAPA.   
2 Korintus 1:10  Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi,   
Filipi 3:10  Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,   
Kolose 1:22  sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.   
Ibrani 2:14  Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

Jadi saya pribadi tidak berbantah tentang ----di-selam di-dalam air di-dalam nama Yesus Kristus----

Karena pada tahun 1999 saya menerima Baptisan ini dan secara pribadi saya mengalami suatu pengalaman "Rohani" secara pribadi tentang "Terang" di-dalam Yesus Kristus
 :angel:
« Last Edit: May 05, 2014, 04:17:28 PM by EVATA »
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
May 05, 2014, 05:09:29 PM
Reply #129
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12957
    • fossil coral cantik
gini ya,
apakah atasan kamu senang, melihat kamu mengerjakan tidak sesuai dengan SOP?
menyimpang sengan SOP
lagi, Kekristenan menghubungkan hal jasmani dengan yang rohani.
Sso mengerjakan (dalam ranah jasmani) sesuatu sesuai dengan SOP dari atasan  disetarakan dgn pengerjaan (dalam ranah rohani) baptisan sesuai dengan SOP dari apa yang tertulis - sementara "atasan" itu sendiri tidak pernah menyatakan suatu kemutlakan.

Kekristenan : baptisan format selam = mutlak sesuai SOP dari yang tertulis sbg perintah dari "atasan".
odading tanya : apakah "atasan" Kekristenan tidak senang, melihat orang Kristen mengerjakan baptisan tidak sesuai dengan SOP (yakni selain selam) ?
Kekristenan jawab : "atasan" senang/tidaksenang adalah urusan "atasan".

Lalu Kekristenan menggunakan ilustrasi yg bersifat jasmani, dan bertanya ke saya :
apakah atasan kamu senang, melihat kamu mengerjakan tidak sesuai dengan SOP?

Kekristenan nge-define : kalo atasan di ilustrasi jasmani senang apabila anak buahnya mengerjakan sesuatu sesuai SOP ---> menuntun ke pendapat : Allah senang apabila Kekristenan melakukan baptisan dalam format selam (sesuai SOP).

Giliran tak tanyain ungu, jawabannya orange  :char11:

Quote
dibaptis selam.........-> seluruh bagian tubuh harus terbenam, tidak ada satu bagianpun yang tidak terbenam......
SEPERTI bila orang mati... dikuburkan kepalanya masih nongol di permukaan tanah, apakah penguburan ini berlaku sempurna ?
sekali lagi, saya tidak sedang "cerewet" penjelasan Kekristenan diatas kok.

Saya nggak sedang mao "cerewet" pada kalimat Kekristenan :
Quote
Baptisan dengan mencelup seluruh badan ke dalam air itu tepat sekali MENGGAMBARKAN penguburan.
ya betul...  melakukan baptisan dgn mencelup seluruh sosok yg dibaptis kebawah permukaan air tepat sekali menggambarkan / melambangkan sbg simbolisasi penguburan.

Yang saya ingin tau, kenapa MUTLAK ?
Sudah saya post buat TS : Kalo kemutlakan itu berdasarkan iman-percaya, ya masuklah Kekristenan yang melakukan event baptisan dalam format selam --- tidaklah perlu merealisasikan-nya utk pembuktian bhw selam itu mutlak melalui tulisan2 yang ada ataupun dgn menyandingkan dgn ilustrasi atasan - anak buah secara jasmani.

Quote
Quote
Kalo tidak dilakukan dalam format selam, maka ini = makna sebenarnya dari baptisan tidak dimengerti baik oleh yg dibaptis maupun yg membaptis ??
benar.................. mereka menerjemahkan sesuai akal mereka sendiri..........
  semua Kekristenan saat membaca tulisan2 tersebut menggunakan akal mereka sendiri2 dalam mengertikannya.

Sso yang dibaptis dalam format selain selam tidak sertamerta artinya mereka semua pasti tidak mengerti makna sebenarnya dari baptisan. Ada yang mengerti dan ada yang memang tidak/belum mengerti makna rohani baptisan.

Quote
yang tidak sesuai dengan KEBENARAN Firman Tuhan
makna rohani baptisan "dinilai" oleh Tuhan ... Tuhan yg menilai Kebenaran tsb. Manusia mau menggambarkannya baik secara selam, percik, guyur, Tuhan juga yg menilai Kebenaran di batin ybs.

Sso yang beriman percaya baptisan selam harusnya dia lakukan, namun ternyata dia masuk baptisan guyur ---> disini ybs membohongi iman percaya-nya.

Sso yang beriman percaya baptisan apapun jenis formatnya adalah bukan fokusnya namun yg terpenting makna rohani baptisan itu sendiri dia iman percayai, dan dia menyerahkan dirinya dibaptis ---> disini dia tidak membohongi iman percayanya.

Sso yg sudah dibaptis percik, belakangan berdasarkan pengetahuan dikatakan yang benar dan mutlak adalah baptis selam - sehingga dia lalu pindah ke Kekristenan yg melakukan baptis selam ---> saat dia dibaptis itu, dia tidak/belum tahu makna rohani baptisan. Dengan pindahnya dia ke ijo, dia "terperangkap" berdasarkan pengetahuan jasmani ... dimana sebetulnya dia tidak perlu pindah ke ijo, dia bisa mulai belajar mengerti/memahami makna rohani pembaptisan dan dia mulai belajar menerapkan pada dirinya tanpa harus pindah ke ijo.

Adalah percuma setelah dia pindah ke ijo, sementara makna rohaninya ybs tidak/belum mengerti - ataupun sudah mengerti namun tidak/belum mulai belajar menerapkannya.

Quote
apa yang anda maksud dengan :
kok sepertinya jadi kembali bercara pandang seperti jaman PL ?
Hal2 lahiriah/jasmaniah (menggambarkan/simbol/melambangkan) di-dewa2-kan ? ---> "ini loh yang benar dan mutlak harus dilakukan ... yg tidak melakukan bla3x" ?
Tidakkah Kekristenan ngerasa bhw ini = kembali "terperangkap" spt di jaman dulu ?
dijaman dulu ngeributin soal sunat lahiriah utk menentukan bhw ini yg = benar (mutlak harus dilakukan) .... dan blakangan setelah urusan sunat beres, sekarang ngurusin format baptis secara lahiriah - bhw yg diselam = yg benar (mutlak harus dilakukan) ???

:)
salam.
« Last Edit: May 05, 2014, 05:17:14 PM by odading »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)