Author Topic: Dapatkah seseorang masuk ke dalam Kerajaan Sorga tanpa Keputusan TUHAN?  (Read 2287 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 23, 2014, 12:23:35 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1526
  • Denominasi: kharismatik
Maksud sodara apa?
kan anda yang berkata

Yesus itu adalah Tuhan dan bukan Allah.

Bila anda berpengertian bahwa
Tuhan adalah Allah
Allah adalah Tuhan.

Maka Yesus sudah automatis adalah Tuhan/Allah/God/Yahwe/ELOHIM

tidak perlu anda pilah2 pengertian TUHAN itu.

tapi anda kan pilah dengan berkata Yesus adalah Tuhan dan bukan Allah.

maka pengertian anda pasti Allah yang adalah dzat.

 :)
May 23, 2014, 12:59:16 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
kan anda yang berkata

Yesus itu adalah Tuhan dan bukan Allah.

Bila anda berpengertian bahwa
Tuhan adalah Allah
Allah adalah Tuhan.


Maka Yesus sudah automatis adalah Tuhan/Allah/God/Yahwe/ELOHIM

tidak perlu anda pilah2 pengertian TUHAN itu.

tapi anda kan pilah dengan berkata Yesus adalah Tuhan dan bukan Allah.

maka pengertian anda pasti Allah yang adalah dzat.

 :)
Yang berpengertian seperti warna merah itu siapa bro?

Justru itu pengertian sodara sendiri yang pada dasarnya bertentangan dengan maksud Kitab Suci Hebrew!!
Kitab Suci Hebrew mengidikasikan pengertian bahwa TUHAN (Yahweh) bukan Allah ('ELOHIM) atau sebaliknya.

Pengertian warna merah tersebut adalah pengertian orang Indonesia-khususnya dari hasil MIX (pencampuran) pengertian Kitab Suci Hebrew dengan  Kitab Suci Arab tentang 'nama' sesembahan masing-masing.

Salam,
May 23, 2014, 02:18:17 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1526
  • Denominasi: kharismatik
Yang berpengertian seperti warna merah itu siapa bro?

Justru itu pengertian sodara sendiri yang pada dasarnya bertentangan dengan maksud Kitab Suci Hebrew!!
Kitab Suci Hebrew mengidikasikan pengertian bahwa TUHAN (Yahweh) bukan Allah ('ELOHIM) atau sebaliknya.

Pengertian warna merah tersebut adalah pengertian orang Indonesia-khususnya dari hasil MIX (pencampuran) pengertian Kitab Suci Hebrew dengan  Kitab Suci Arab tentang 'nama' sesembahan masing-masing.

Salam,
klo begitu apa yang anda bahas tidak ada hubungannya dengan judul bro. ;D

May 23, 2014, 04:31:29 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 940
Yesus itu TUHAN bro... bukan Allah.

Salam,
Apakah artinya:
Yesus bukan Allah?.
Yesus = ciptaan Allah?.
Bukankah : " manusia selamat hanya oleh anugerah " = " manusia hanya bisa selamat kalau di anugerahi hidup oleh Allah sendiri dan bukan upaya manusia ybs ".Gby
May 24, 2014, 11:12:01 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Apakah artinya:
Yesus bukan Allah?.
Yesus = ciptaan Allah?.
Kalo Manusia itu-memang = ciptaan ’ĕ·lō·hîm; tetapi Yesus itu adalah = Anak Manusia alias Kristus/Mesias, Yaitu Yahweh (hā·’ĕ·lō·hîm);Dia adalah satu-satunya Anak (Tunggal) ’êl yang benar (the mighty one) alias 'Aßßà.

Bukankah : " manusia selamat hanya oleh anugerah " = " manusia hanya bisa selamat kalau di anugerahi hidup oleh Allah sendiri dan bukan upaya manusia ybs ".Gby
Siapakah tuhan siapakah allah menurut sodara? :rolleye0014:

Salam,
May 24, 2014, 04:36:34 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 940
Kalo Manusia itu-memang = ciptaan ’ĕ·lō·hîm; tetapi Yesus itu adalah = Anak Manusia alias Kristus/Mesias, Yaitu Yahweh (hā·’ĕ·lō·hîm);Dia adalah satu-satunya Anak (Tunggal) ’êl yang benar (the mighty one) alias 'Aßßà.
Siapakah tuhan siapakah allah menurut sodara? :rolleye0014:

Salam,
Quote
Kalo Manusia itu-memang = ciptaan ’ĕ·lō·hîm; tetapi Yesus itu adalah = Anak Manusia alias Kristus/Mesias, Yaitu Yahweh (hā·’ĕ·lō·hîm);Dia adalah satu-satunya Anak (Tunggal) ’êl yang benar (the mighty one) alias 'Aßßà.
Jadi kalau menurut sdr sizxbn: Kristus/ Mesias tidak sama dg Allah, tp anak Allah dimana Anak dan Bapa itu berbeda (mrk dua oknum yang berbeda ).

Kej1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Apakah sdr sizxbn setuju kalau manusia itu diciptakan oleh Allah ?.

Quote
Siapakah tuhan siapakah allah menurut sodara?
Allah dan Tuhan adalah menunjuk pada pribadi yang sama, Allah konteknya dg semesta alam ( dimana semua unsur baik manusia hewan malaikat mengakui bhw oknum itu adl chaliknya ), sedang Tuhan konteknya dg manusia ( dimana manusia mengakui bhw oknum itu adl pribadi yg berkuasa atas dirinya/ sbg tuannya, sekaligus pribadi yg sangat kasih dan sangat dekat dg nya shg disebut pula Bapa ).
May 24, 2014, 11:21:57 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Jadi kalau menurut sdr sizxbn: Kristus/ Mesias tidak sama dg Allah, tp anak Allah dimana Anak dan Bapa itu berbeda (mrk dua oknum yang berbeda ).

Kej1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Apakah sdr sizxbn setuju kalau manusia itu diciptakan oleh Allah ?.
Ya, saya setuju :)

Allah dan Tuhan adalah menunjuk pada pribadi yang sama, Allah konteknya dg semesta alam ( dimana semua unsur baik manusia hewan malaikat mengakui bhw oknum itu adl chaliknya ), sedang Tuhan konteknya dg manusia ( dimana manusia mengakui bhw oknum itu adl pribadi yg berkuasa atas dirinya/ sbg tuannya, sekaligus pribadi yg sangat kasih dan sangat dekat dg nya shg disebut pula Bapa ).
Jika Allah dan Tuhan menunjuk pada pribadi yang sama, kenapa Kitab Kejadian (Pasal 1) hanya menyatakan Allah saja ketika menciptakan?... apa penjelasan sodara? :coolsmiley:

Salam,
May 25, 2014, 07:04:01 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 940
Ya, saya setuju :)
Jika Allah dan Tuhan menunjuk pada pribadi yang sama, kenapa Kitab Kejadian (Pasal 1) hanya menyatakan Allah saja ketika menciptakan?... apa penjelasan sodara? :coolsmiley:

Salam,
Quote
Jika Allah dan Tuhan menunjuk pada pribadi yang sama, kenapa Kitab Kejadian (Pasal 1) hanya menyatakan Allah saja ketika menciptakan?... apa penjelasan sodara? :coolsmiley:
Di reply diatas saya telah jelaskan :
 Allah konteknya dg semesta alam ( dimana semua unsur baik manusia hewan malaikat mengakui bhw oknum itu adl chaliknya ), sedang Tuhan konteknya dg manusia ( dimana manusia mengakui bhw oknum itu adl pribadi yg berkuasa atas dirinya/ sbg tuannya, sekaligus pribadi yg sangat kasih dan sangat dekat dg nya shg disebut pula Bapa ).
Di pasal 1 Allah menjelaskan bagaimana semesta alam ini dijadikanNya,
Sdr sizxbn bisa bandingkan dg ay berikut yg konteknya lebih khusus dg manusia :

Kej3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.
3:9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?

Kej4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."
4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,


Quote
Ya, saya setuju :)
Bila sdr sizxbn setuju bhw manusia diciptakan Allah, maka tentu ketika manusia itu harus dihidupkan dari mati rohaninya dg anugerah , pastilah anugerah itu juga harus Allah sendiri yg melakukannya.

kita tahu bhw manusia itu dihidupkanNya/ ditahirkanNya digambarkan sbb:
1. Ada darah hewan korban ( tanpa darah tdk ada pentahiran ).
2. Ada Imam yg memercikkan darah hewan korban itu kepada yg akan ditahirkan.
3. Ada alamat orang tertentu yg akan ditahirkan.

Kalau anugerah hidup itu harus Allah sendiri yg melakukannya , mk gambaran ketiga point di atas juga harus Allah yg melakukannya ( darahnya dari Allah, Imamnya adl Allah sendiri, yang ditahirkan harus Allah sendiri yg menentukan ).
Maka ketika manifestasi dari anugerah hidup itu dinyatakan ( peristiwa kayu salib ) pelakunya/Yesus haruslah Allah sendiri ( darahnya = darah Yesus, Imamnya = Yesus, yang ditahirkannya = Yesus ).

Bila Yesus itu bukan Allah, maka artinya Yesus bertindak untuk dan atas nama dirinya sendiri untuk mencapai selamat, dan ini artinya tidak ada ketentuan " selamat = anugerah " , yang ada adl selamat = upaya.

Padahal inti dari Injil keselamatan adl " selamat = anugerah ". Gby
May 25, 2014, 01:29:25 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Perbedaan Allah dengan Tuhan bukan hanya terletak pada "konteks" objek pekerjaannya saja; tetapi ada yang lebih prinsip dari pada itu, yakni tentang kwalitas hasil pekerjaannya masing-masing.

Allah menciptakan/konsep semesta alam dengan segala isinya; tetapi Tuhan yang mewujudkan konsepnya Allah itu.

Itulah alasan saya kenapa kemudian saya mengatakan bahwa antara Allah dan Tuhan itu adalah berbeda, tidak sama (se-'pribadi')


Salam
May 25, 2014, 01:47:10 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Sehubungan dengan Judul Topik, maka Yesus Kristus dengan tegas mengatakan:

Yoh. 5:22   Bapa tidak memutuskan hal itu, melainkan telah menyerahkan seluruh keputusannya kepada Anak,


Bagi mereka yang tidak meyakini bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN (Yahweh) sendiri, dipersilahkan berkomentar.


Salam,

kamu renungkan dengan cermat dan seksama ayat dibawah ini :

John 3 : 16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yesus berkata :

Yoh 14:6  Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)