Author Topic: Devosi GRII  (Read 28660 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 28, 2020, 06:09:53 AM
Reply #960
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25164
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0328

Sabtu, 28 Maret 2020

Kasih Kristus yang melampaui segala pengetahuan. [Efesus 3:19]

Manisnya, penuhnya, besarnya, dan setianya kasih Kristus melampaui segala pemahaman manusia. Di mana dapat ditemukan suatu bahasa yang mampu menjelaskan kasih-Nya terhadap anak-anak manusia yang tiada saing dan tiada banding itu? Kasih-Nya begitu luas dan tak terbatas, seperti burung layang-layang hanya menepis air tanpa menyelami kedalaman airnya, semua kata yang menjelaskan kasih-Nya hanya menyentuh permukaan, padahal di bawahnya kasih-Nya itu tak terukur. Pantas saja seorang penyair mengatakan,

        "O kasih, engkau adalah jurang tak berdasar!"

karena kasih Kristus memang tak terukur dan tak terpahami; tak ada yang dapat mengarungi kedalamannya. Sebelum kita dapat memiliki ide yang tepat tentang kasih Yesus, kita harus memahami besarnya keagungan dan kemuliaan-Nya sejak semula, dan inkarnasi-Nya ke dalam bumi yang hina. Tapi siapa yang dapat membuat kita paham akan keagungan Kristus? Ketika Dia bertakhta di langit yang tertinggi, Dia sungguh Sang Allah yang sejati; olehnya segala langit diciptakan, termasuk segala isinya. Lengan-Nya sendiri yang Mahakuasa menopang bulatan bumi; pujian dari kerubim dan serafim terus-menerus mengelilingi-Nya; segenap paduan suara menyerukan haleluya alam semesta yang tak henti-hentinya mengalir ke kaki takhta-Nya: Dia memerintah di atas semua ciptaan-Nya, Allah atas segalanya, yang terpuji selamanya. Siapa yang bisa menceritakan betapa tingginya kemuliaan-Nya? Di sisi lain, siapa yang dapat menceritakan betapa rendahnya Dia turun? Menjadi manusia, apalagi menjadi seorang manusia yang penuh kesengsaraan, apalagi mengalirkan darah, mati, menderita, semua itu ditanggung oleh Dia yang adalah Anak Allah. Terlebih lagi mengalami penderitaan yang tiada tandingnya — menanggung maut hinaan dan ditinggalkan oleh Bapa-Nya, inilah betapa dalam kasih perendahan diri yang tidak mungkin diselami bahkan oleh pikiran manusia yang terbaik. Inilah kasih itu! [1 Yohanes 4:10] dan sungguh, itulah kasih yang "melampaui segala pengetahuan." O semoga kasih ini mengisi hati kita dengan rasa kagum penuh ucapan syukur, dan memimpin kita dalam mewujudkan kuasa kasih itu.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




March 29, 2020, 05:28:54 AM
Reply #961
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25164
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0329

Minggu, 29 Maret 2020

Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya. [Ibrani 5:8]

Kita diberitahu bahwa Yesus, yang memimpin kita kepada keselamatan, menjadi sempurna melalui penderitaan [Ibrani 2:10], karena itu kita yang berdosa, yang jauh dari sempurna, tidak boleh bertanya-tanya apakah kita dipanggil melewati penderitaan juga. Masakan sang Kepala dimahkotai duri, tetapi anggota tubuh yang lain berayun-ayun dalam kenyamanan? Masakan Kristus melewati lautan darah-Nya sendiri untuk memenangkan mahkota, sementara kita berjalan ke surga dengan kaki yang kering memakai sandal perak? Tidak, pengalaman Tuan kita mengajarkan kita bahwa penderitaan itu perlu, dan anak yang sungguh lahir dari Allah tidak boleh dan tidak akan dapat melarikan diri. Tapi ada satu pemikiran yang sangat menghibur, bahwa Kristus "menjadi sempurna melalui penderitaan" — yaitu, bahwa Dia dapat merasakan hal yang sama dengan kita. "Dia bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita." [Ibrani 4:15] Dalam simpati Kristus ini kita menemukan kuasa yang menopang. Salah satu martir mula-mula berkata, "Aku dapat menanggung semuanya, karena Yesus pernah menderita, dan sekarang Dia menderita di dalam diriku; Dia bersimpati denganku, hal ini membuat aku kuat." Hai orang percaya, peganglah erat-erat pikiran ini dalam setiap saat penderitaan. Biarlah pikiran akan Yesus menguatkanmu ketika engkau mengikuti jejak-Nya. Temukan topangan yang manis dalam simpati-Nya; dan ingatlah bahwa menderita adalah hal yang terhormat — menderita bagi Kristus adalah kemuliaan. Para rasul bersukacita sebab mereka dianggap layak melakukan hal ini. Sejauh mana Dia memberi kita kasih karunia kepada kita untuk menderita bagi Kristus dan menderita bersama Kristus, sejauh itu pula Dia mempermuliakan kita. Permata dari seorang Kristen adalah penderitaannya. Tanda kerajaan dari raja-raja yang telah diurapi Allah adalah kesusahan, penderitaan, dan kesedihan mereka. Karena itu, janganlah kita menjauhi kehormatan yang diberikan kepada kita. Janganlah kita tidak mau dipermuliakan. Kesedihan mempermuliakan kita, dan masalah mengangkat kita. "Jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia." [2 Timotius 2:12]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





March 30, 2020, 06:41:47 AM
Reply #962
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25164
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0330

Senin, 30 Maret 2020

Ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak. [Yesaya 53:12]

Mengapa Yesus rela menderita dan diperhitungkan bersama orang-orang berdosa? Perendahan diri yang mengagumkan mempunyai banyak alasan kuat. Dengan status seperti itu Dia bisa semakin baik menjadi pembela mereka. Dalam pengadilan, pengacara kerap diidentikkan dengan klien mereka, dan mereka tidak dapat dipandang terpisah satu sama lain di mata hukum. Nah, ketika orang berdosa dibawa ke pengadilan, Yesus sendiri muncul di sana. Dia berdiri untuk menjawab tuduhan itu. Dia menunjuk ke lambung-Nya, tangan-Nya, kaki-Nya, dan menantang Keadilan untuk menyampaikan tuduhan apapun terhadap orang-orang berdosa yang Ia wakili; Ia memohon dengan darah-Nya, memohon dengan penuh kemenangan, terhitung di antara mereka dan berbagian dengan mereka, sehingga Sang Hakim menyatakan, "Biarkan mereka pergi; bebaskan mereka dari masuk ke dalam lubang, sebab mereka telah menemukan tebusan." Tuhan Yesus kita terhitung di antara para pemberontak agar mereka merasakan hati mereka yang tertarik ke arah-Nya. Siapa yang merasa takut dengan orang yang ditulis di dalam daftar yang sama dengan kita? Tentunya kita dapat datang dengan berani kepada-Nya, dan mengaku kesalahan kita. Dia yang terhitung di antara kita tidak bisa menuduh kita. Bukankah Ia tertulis dalam daftar pemberontak supaya kita bisa ditulis di dalam gulungan merah orang-orang kudus? Dia suci, dan tercatat di antara para kudus; kita bersalah, dan terhitung di antara orang-orang yang bersalah; Dia memindahkan nama-Nya dari daftar itu ke daftar dakwaan hitam ini, dan nama kita diambil dari daftar dakwaan, dan dituliskan pada gulungan penerimaan, karena ada perpindahan yang tuntas yang terjadi di antara Yesus dan umat-Nya. Semua keadaan kita yang menderita dan berdosa telah diambil oleh Yesus; dan semua milik Yesus telah datang kepada kita. Kebenaran-Nya, darah-Nya, dan segala sesuatu yang Ia punya telah Ia berikan kepada kita sebagai mas kawin kita. Bersukacitalah, hai orang percaya, dalam persatuanmu dengan Dia yang terhitung di antara para pemberontak; dan buktikanlah bahwa engkau benar-benar diselamatkan dengan menunjukkan bahwa engkau terhitung di antara mereka yang adalah ciptaan baru di dalam Dia.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




March 31, 2020, 07:14:00 AM
Reply #963
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25164
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

 http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0331

Selasa, 31 Maret 2020

Oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. [Yesaya 53:5]

Pilatus menyerahkan Tuhan kita kepada algojo untuk dicambuk. Cambuk Romawi adalah alat penyiksaan yang paling mengerikan. Cambuk itu terbuat dari urat tendon sapi, dan tulang-tulang tajam dipelintir di sana-sini di antara tendon tersebut; sehingga setiap kali cemeti itu diayunkan, potongan-potongan tulang itu menimbulkan cabikan yang mengerikan, dan mengoyak daging dari tulang. Sang Juruselamat, tidak diragukan lagi, diikat pada sebuah pilar, dan kemudian dipukuli. Dia telah dipukuli sebelumnya; tapi pukulan dari algojo Romawi ini mungkin siksaan cambuk yang paling parah. Jiwaku, berhenti sejenak di sini dan tangisilah tubuh-Nya yang dipukuli dengan begitu malang.

Hai orang percaya dalam Yesus, dapatkah engkau memandang-Nya tanpa mencucurkan air mata, ketika Ia berdiri di hadapanmu sebagai cermin dari kasih yang menyakitkan? Dia indah seperti bunga bakung yang tanpa salah, dan sekaligus semerah mawar karena kirmizi darah-Nya sendiri. Seraya kita merasakan kesembuhan yang pasti dan penuh berkat ini yang dikerjakan bilur-bilur-Nya dalam diri kita, tidakkah hati kita meleleh dalam cinta kasih sekaligus duka? Jika kita pernah mengasihi Yesus, Tuhan kita, pastinya kita sekarang merasa kasih sayang itu bercahaya di dalam dada kita.

        "Lihat bagaimana sabarnya Yesus bertahan,
        Dihina serendah-rendahnya!
        Para pendosa mengikat tangan Mahakuasa,
        Dan meludahi wajah Pencipta mereka.
        Dengan duri pelipisnya dilukai dan dibacok
        Memancarkan aliran darah dari setiap bagian;
        Punggung-Nya dirajam cambuk tersimpul.
        Namun cambuk yang lebih tajam mengoyak hati-Nya."

Kita akan dengan suka hati pergi ke kamar doa kita dan menangis; tapi karena urusan kita memanggil kita pergi, kita akan berdoa terlebih dahulu kepada Kekasih kita untuk mencetak gambar diri-Nya yang berdarah pada loh hati kita sepanjang hari ini, dan saat malam tiba kita akan kembali untuk bersekutu dengan Dia, dan menangisi dosa kita yang telah membuat Dia berkorban begitu besar.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)