Author Topic: Devosi GRII  (Read 18743 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 18, 2019, 05:43:21 AM
Reply #720
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22570
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0718

Kamis, 18 Juli 2019

Merekalah yang terkemudian berangkat menurut panji-panji mereka. [Bilangan 2:31]

Perkemahan bani Dan berada di belakang ketika tentara Israel sedang berbaris. Bani Dan menempati tempat paling belakang, tetapi apa pentingnya posisi, karena mereka sungguh-sungguh bagian dari tentara, sama seperti suku-suku yang di depan; mereka mengikuti tiang api dan awan, mereka memakan manna yang sama, meminum dari batu karang rohani yang sama, dan menuju warisan yang sama pula. Datanglah, hatiku, teguhkanlah hatimu, meskipun paling terakhir dan paling sedikit; ini merupakan hak istimewamu untuk menjadi bagian dalam tentara, dan mengikuti sebagaimana mereka mengikuti yang memimpin barisan depan. Seseorang harus berada di tempat paling belakang dalam penghormatan dan penghargaan, seseorang harus melakukan pekerjaan kasar bagi Yesus, dan mengapa bukan saya? Di sebuah desa miskin, di antara warga yang bebal; atau di jalan belakang, di antara orang-orang berdosa yang hina, aku akan bekerja terus, dan “berjalan terkemudian dengan panjiku”. Orang-orang Dan menempati tempat yang sangat berguna. Orang yang tersesat harus dijemput dalam barisan, dan milik yang hilang harus dikumpulkan dari ladang. Roh yang berapi-api mungkin berlari menerjang ke depan melewati jalur setapak untuk belajar kebenaran baru, dan memenangkan lebih banyak jiwa untuk Yesus; tetapi beberapa dari roh yang lebih konservatif mungkin juga terlibat dengan baik dalam mengingatkan gereja terhadap imannya yang mula-mula, dan memulihkan anak-anak yang tersesat. Setiap posisi punya tugasnya masing-masing, dan anak-anak Tuhan yang bergerak perlahan akan menemukan bagian khusus yang di dalamnya dapat membuat mereka mungkin menjadi berkat besar bagi seluruh kaum. Barisan belakang adalah tempat bahaya. Ada musuh-musuh baik di belakang kita maupun yang berada di depan kita. Serangan bisa datang dari segala mata angin. Kita membaca bahwa Kaum Amalek menyerang Israel, dan menewaskan beberapa orang di barisan belakang. Orang Kristen yang berpengalaman akan menemukan banyak yang harus dikerjakan untuk senjatanya dalam membantu jiwa-jiwa yang miskin dan ragu-ragu, putus asa, goyah, yang terbelakang dalam iman, pengetahuan, dan sukacita. Jiwa-jiwa ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, dan oleh karena itu menjadi urusan dari orang-orang kudus yang terajar, untuk menanggung panji-panji mereka di antara yang terbelakang. Jiwaku, dengan lembah lembut berjaga-jagalah untuk membantu yang terbelakang hari ini.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.
July 19, 2019, 05:26:01 AM
Reply #721
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22570
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0719

Jumat, 19 Juli 2019

TUHAN, Allah kita telah memperlihatkan kepada kita kemuliaan dan kebesaran-Nya. [Ulangan 5:24]

Rancangan Allah yang besar di dalam setiap pekerjaan-Nya adalah perwujudan dari kemuliaan-Nya sendiri. Segala tujuan yang kurang dari ini adalah tidak layak bagi Allah. Tetapi, bagaimana seharusnya kemuliaan Allah diwujudkan kepada ciptaan yang telah jatuh seperti kita? Mata manusia tidak hanya satu, dia selamanya memiliki pandangan sekilas terhadap kehormatannya sendiri, menilai terlalu tinggi kekuatannya sendiri, sehingga tidak memenuhi syarat untuk melihat kemuliaan Allah. Ini jelas, bahwa, diri harus disingkirkan, sehingga ada ruang bagi Tuhan untuk ditinggikan; dan inilah alasan mengapa Allah seringkali membawa umat-Nya kepada kesulitan-kesulitan dan kesukaran, sehingga, setelah dibuat sadar akan kebodohan dan kelemahannya, mereka pantas melihat keagungan Tuhan ketika Dia datang untuk mengerjakan pembebasan umat-Nya. Dia yang jalan hidupnya rata dan lancar, akan melihat sedikit kemuliaan Allah, karena mereka hanya memiliki sedikit kesempatan untuk pengosongan diri, dan karenanya, sedikitlah kepantasan untuk diisi dengan wahyu Allah. Mereka yang berlayar di anak sungai dan sungai-sungai dangkal, hanya mengetahui sedikit mengenai Allah yang berkuasa atas badai. Tetapi mereka yang “melakukan perdagangan di lautan bebas,” [Mazmur 107:23] mereka akan melihat “perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam.” [Mazmur 107:24] Di antara gelombang Atlantik raksasa perkabungan, kemiskinan, pencobaan, dan celaan; kita mempelajari kekuatan TUHAN, karena kita merasakan betapa kecilnya manusia. Maka berterimakasihlah kepada Tuhan, jika Anda telah dipimpin melalui jalan yang kasar: jalan inilah yang memberimu pengalaman akan kebesaran dan kasih Tuhan. Masalah-masalah Anda telah memperkaya Anda dengan kekayaan pengetahuan yang tidak didapat dengan cara lain: pencobaan Anda telah menjadi lekuk gunung [Keluaran 33:22] yang telah TUHAN tetapkan bagi Anda, seperti Tuhan memperlakukan hamba-Nya Musa, sehingga ketika kemuliaan-Nya lewat, Anda boleh melihatnya. Pujilah Allah jika Anda belum diserahkan kepada kegelapan dan kebebalan, yang mungkin melibatkan kemakmuran yang terus-menerus, tetapi di dalam peperangan penderitaan yang besar, Anda telah diberikan kapasitas untuk memancarkan kemuliaan-Nya dalam urusan-Nya yang indah dengan Anda.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)