Author Topic: Open mindedness di forum ini?  (Read 11197 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 01, 2014, 05:05:20 PM
Reply #70
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 533
  • Gender: Male
  • Santo Lucifer doakanlah kami
Memang scientist banyak yang Atheist, apalagi scientist yang mempelajari Kosmologi. Saya juga menyukai science saya sempat menjadi Atheist, namun akhirnya saya sadar, bahwa atheisme bukan jalan yang benar buat saya, saya bertobat, saya kembali mendalami agama saya lagi, dan saya merasakan dalam agama saya bisa mendapatkan kasih, dan kasih itu sungguh nyata. Dengan saling membagikan kasih, saling memperhatikan, sungguh indah ternyata dunia ini.
Filipi 2: 5-7 Let this mind be in you, which was also in Christ Jesus: Who, being in the form of God, thought it not robbery to be equal with God, But made himself of no reputation, & took upon him the form of a servant, & was made in the likeness of men.
July 01, 2014, 06:55:01 PM
Reply #71
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1526
  • Denominasi: kharismatik

BRO
GPS / HP / LAPTOP/ TELEKOMUNIKASI WIRELESS LU GIMANA JALANNYA?
BUKAN SIHIR BUKAN DOA BUKAN NGAREP JALAN.
TAPI PAKE "TEORI" RELATIVITAS.


gw udah kasih artikel sama bukti cara kerja itu alat2 yang lu pake buat bales post ini.
"Teori" relativitas buktinya apa?
Lu bisa nelpon pake hp
Buka internet
Gps satellite

Lu pikir pake apa itu bisa jalan?

Nama teori nempel karena sejak awal namanya teori. Ga pernah diganti. Tapi udah dibuktikan.
Jangan nanya ko ga ada bukti?
HP LU GAK PAKE SIHIR KAN NYALANYA?

Long live einstein and open mindedness.

Over and out
HP, GPS, LAPTOP, Video Game,parabola,smartphone...
Semua itu adalah tehnologi perkembangan ilmu pengetahuan manusia.
Tidak ada yang salah dari semua itu.

Semua menikmatinya..
Dan sama sekali tidak terusik untuk jauh hatinya dari Tuhan.
Karena tidak ada semuanya itu adalah balik ke pada mulanya....

Namun tetap saja balik ke pada mulanya "Tuhan menciptakan langit dan bumi"

Anda adalah manusia keturunan dari manusia yang pada mula adalah ciptaan Tuhan yang punya ide untuk menciptakan manusia.

Setalah anda tahu dan mengerti pengetahuan dan ilmu tehnologi...

Apakah anda pun merasa ragu akan gambar diri anda sebagai manusia sesuai yang di katakan Firman Tuhan yang tertulis di Al-Kitab ?

Siapa gambar diri anda ?... ;D hayooooo...

Siapakah anda manusia ?
 :azn:
 :azn:
 ;D
July 01, 2014, 08:12:37 PM
Reply #72
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 139
HP, GPS, LAPTOP, Video Game,parabola,smartphone...
Semua itu adalah tehnologi perkembangan ilmu pengetahuan manusia.
Tidak ada yang salah dari semua itu.

Semua menikmatinya..
Dan sama sekali tidak terusik untuk jauh hatinya dari Tuhan.
Karena tidak ada semuanya itu adalah balik ke pada mulanya....

Namun tetap saja balik ke pada mulanya "Tuhan menciptakan langit dan bumi"

Anda adalah manusia keturunan dari manusia yang pada mula adalah ciptaan Tuhan yang punya ide untuk menciptakan manusia.

Setalah anda tahu dan mengerti pengetahuan dan ilmu tehnologi...

Apakah anda pun merasa ragu akan gambar diri anda sebagai manusia sesuai yang di katakan Firman Tuhan yang tertulis di Al-Kitab ?

Siapa gambar diri anda ?... ;D hayooooo...

Siapakah anda manusia ?
 :azn:
 :azn:
 ;D

Haha ini yg sy mo kritik.
Dari kmaren kita ngmg science,
Kok kabur ke alkitab?
Anda tu bilang ini itu salah.
Evolusi salah.
Abiogenesis salah.
Relativitas salah.
Tapi ngomong gak ada dasar.
Asbun aja gitu klaim2.
Maksa juga.
Begitu anda terbukti salah,
Kabur ke alkitab.

Padahal kita ngmg open mindedness.

Saya setuju kalo teknologi tidak ada salahnya,
Gak ada hubungan sama ketuhanan.
Kita menikmati.

Bro,
Lain kali coba pelajari dulu sebelum bicara.

Siapa gambar diri saya?
Saya hasil dari kebetulan yang indah di alam semesta. Pure coincidence.

Saya manusia yang muncul sekejap dunia. Tapi dalam waktu yang singkat itu mencoba bikin dunia jadi lebih baik.

Over and out
July 01, 2014, 09:01:05 PM
Reply #73
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9615
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik

Bro nggak begitu.
Gak perlu dijadikan hukum.
Nama hukum itu gak absolut dalam penamaan di ilmu pengetahuan.
Hukum gravitasi tu secara prinsip salah loh.
Kenapa gak diturunkan?

Emang ada guru sd/smp/sma yang mau menjelaskan konsep gravitasi pake general relativity?
Ini jelasinnya aja susah banget, kalo gak paham ruang rimmenian.
Tapi anak sekola perlu tau soal gravitasi kan?
Makanya tetep aja hukum gravitasi.
Jadi jangan anggap hukum disini pasti benar.
Ok ya? Saya bantu anda ngerti nih disini. Maksyd saya baik.

Bagian yang saya bold,
Anda perlu pembuktian apa lagi?
Telekomunikasi satelit ini buktinya. Kita trading, komunikasi, kirim file, telponan, bales2an post, pesawat terbang, pasar saham, gerakin satelit,
Itu semua berjalan kan?
Mana ada pasar saham kalo kirim2an data aja caranya masi belum terbukti?
Perlu bukti apa lagi?
Kita udah berhasil menghitung kurvatur ruang-waktu loh pake gravity probe. <-- general relativity.
Kalo hitungan aja gagal,
Semua telekomunikasi didunia bersasarkan hoki2an dong?
Perlu bukti apa lagi?


Soal relativitas berdiri sendiri ini anda salah juga.
Banyak yang mendukung.
Kecepatan cahaya, orbit yang elips, cahaya masuk kedalam blackhole.
Seluruh penelitian fisika dari taun 1950 bakal runtuh kalo ternyata relativitas salah.
Kita mulai lagi dari 0.
Tapi relativitas ini konsisten sama alam.
Gak ngerti anda perlu bukti untuk apa lagi?

Saya gak akan ngomong abgiogenesis lagi. Kenapa soalnya abiogenesis dan percobaan pasteur itu 2 hal yang berbeda.
Gak bisa dipake untuk membantah satu sama lain
Anda sendiri yang bilang toh,
Pasteur cuma pake organisme kompleks?

Ya, kita beda pendekatan approach aja, saya kalau sudah omong science itu harus terbukti, berulang2, dan tidak ada yang mematahkan, itu adalah prinsip saya.

Pasteur itu hasilnya berlaku untuk semua organisme, tapi pro-abiogenesis bilang itu cuma berlaku buat yang kompleks, karena mereka bilang dari benda mati bisa keluar organisme bersel tunggal, yang sampai sekarang tidak bisa mereka buktikan. Itu yang bener.

Ya memang general relativity itu bisa memberikan model yang lebih akurat dalam menentukan besaran gravitasi, tetapi tidak membatalkan hukum gravitasi itu sendiri. Saya quote disini

Newton's law has since been superseded by Einstein's theory of general relativity, but it continues to be used as an excellent approximation of the effects of gravity. Relativity is required only when there is a need for extreme precision, or when dealing with very strong gravitational fields, such as those found near extremely massive and dense objects, or at very close distances (such as Mercury's orbit around the sun).

Jadi mengerti kira2 maksud saya ya? Tetap gaya gravitasinya mah benar, namun sekarang ada orang yang menemukan model yang lebih akurat lagi dalam menentukan besarannya, beda kalau misalnya ada orang yang menemukan cara untuk membatalkan hukum gravitasi ini, cara untuk menghilangkan gaya tarik menarik antar kedua benda. ketika era itu datang, mobil sudah bisa terbang hahaha
July 01, 2014, 09:53:31 PM
Reply #74
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 139
Ya, kita beda pendekatan approach aja, saya kalau sudah omong science itu harus terbukti, berulang2, dan tidak ada yang mematahkan, itu adalah prinsip saya.

Pasteur itu hasilnya berlaku untuk semua organisme, tapi pro-abiogenesis bilang itu cuma berlaku buat yang kompleks, karena mereka bilang dari benda mati bisa keluar organisme bersel tunggal, yang sampai sekarang tidak bisa mereka buktikan. Itu yang bener.

Ya memang general relativity itu bisa memberikan model yang lebih akurat dalam menentukan besaran gravitasi, tetapi tidak membatalkan hukum gravitasi itu sendiri. Saya quote disini

Newton's law has since been superseded by Einstein's theory of general relativity, but it continues to be used as an excellent approximation of the effects of gravity. Relativity is required only when there is a need for extreme precision, or when dealing with very strong gravitational fields, such as those found near extremely massive and dense objects, or at very close distances (such as Mercury's orbit around the sun).

Jadi mengerti kira2 maksud saya ya? Tetap gaya gravitasinya mah benar, namun sekarang ada orang yang menemukan model yang lebih akurat lagi dalam menentukan besarannya, beda kalau misalnya ada orang yang menemukan cara untuk membatalkan hukum gravitasi ini, cara untuk menghilangkan gaya tarik menarik antar kedua benda. ketika era itu datang, mobil sudah bisa terbang hahaha


Hahahaha anda ni gak logis.
Baca soal generalisasi sebagai logical fallacy.

Nah keliatan anda gak baca post saya diatas soal "hukum".
Perhatikan kata aproksimasi di atas.
Itu kan poin saya soal penjelasan guru sd sma. Sebenernya hukumnya salah makanya ada kata superseded.
Tapi masi digunakan sebagai aproksimasi,
Buat pelajaran di sekolah dasar / menengah.

Kok pakai poin saya
Untuk tidak setuju dengan saya?
Kelihatan kok anda sebenernya gak begitu paham,
Makanya saya bantuin.

Gengsi amat buat mengakui?

Salah itu biasa dan bagus.
Maksa bener itu gak sehat.
July 01, 2014, 10:02:18 PM
Reply #75
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1503
  • Gender: Male
  • Denominasi: K R I S T E N
yang jelas, Ilmu pengetahuan itu tidak mampu menjelaskan keseluruhan hidup ini..

jika suatu pernyataan: bahwa Manusia adalah yang ditanamkan Alien ke dunia, dan itu terbukti benar, yo wes..
mari kita percaya itu...?!!

apakah saya tidak open minded?

Tapi Yang terkaya sekalipun berkata: " bahwa tidak bijak bahwa dunia yang indah ini terjadi begitu saja, bahwa betul ada Tuhan dibalik kesemuanya ini.."
itu pernyataan Bill gates, bagaimana? apakah sepak terjang kita telah hebat dari Bill gates? bahwasanya pengalaman kita, sudut pandang kita lebih luas dari beliau dalam Hal membawa diri kita sebgai Atheist..??

saya open mind koq,
Mat 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
July 01, 2014, 10:05:37 PM
Reply #76
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1503
  • Gender: Male
  • Denominasi: K R I S T E N
Hi,
Perkenalkan Nama saya Adrian.
Saya dulu katolik, tapi sekarang atheist.
Orang-orang di sekitar saya ingin saya balik jadi theist.
Jd saya ga hold any grudge sm agama manapun,
so I COME IN PEACE.  :happy0025:


Nah, ke pertanyaan saya.
Sy baru baca-baca ke forum ini nemu karena dikasi temen.
Lihat ke beberapa thread,
Sy memang outsider disini, tapi berarti sy bawa point of view yang baru ya, dan apa yang sy lihat valid dong ya..


Ada beberapa thread disini yang membahas science vs religion.
Ya macem umur bumi, evolusi vs kreasi, dll dll you get the idea.

Ini yang saya temukan,
dan hal ini juga yang membuat sy (dan orang2 seperti sy) keluar dari agama.
Bukan soal MANA YANG BENAR, tapi soal KETERBUKAAN PIKIRAN. (jadi gak usah ribut bener mana science vs religion).

Ini yang sy temukan,
 Jika misalnya science membawa penemuan baru, yang kebetulan hasilnya bertentanga dengan apa kata alkitab. Theist seringkali bicara "ah itu penelitian ngaco", ato yang saya baca dari salah satu thread

"tu dia , itu teori evolusi siapa? agar kita dapat mencarikan referensi apakah benar atau tidak TEORINYA?

kalau ngarang2 saya juga bisa ngarang2 kalau sebenarnya manusia dibalik atheisisbetterforfuture adalah manusia yang suka "high" dengan drugs, sehingga tak ayal selalu berhalusinasi saja kegemarannya..

yah begitu.. claim yang egois, tanpa sebab musebab yang jelas dan dibuktikan scara empiris dilapangan."
[/color]

oleh member TAMAZ.

nah, ketika scientist hendak mengatakan bahwa suatu teori itu salah, dia membaca hasil penelitian. Itu panjang dan gak mudah. Lihat apa metodenya / gimana sih caranya dia dapetin data, apakah datanya valid, apakah pengukurannya valid, apakah hipotesanya masuk akal, apakah teori pendukungnya masuk akal, apakah sudah di review oleh kolega, apakah datanya cukup dll.

Setelah itu barulah scientist bisa setuju / tidak dengan suatu penelitian.

Contohnya laptop dan HP anda sekalian, TV, mobil, GPS satelite (yang menggunakan prinsip dilasi waktu). Itu kan hasil penelitian awalnya. Anda semua pakai toh, itu hasil penelitian yang berhasil. Tapi kenapa seringkali theist justru menyerang hasil penelitian science, tanpa dasar yang kuat (contoh member tamaz diatas).

Kalo memang hendak mengatakan bahwa teori tidak benar, baiknya memang penelitiannya dibaca dulu, apa isinya. Bukan berdasarkan artikel yang siapapun bisa tulis dan terbitkan, tapi berdasarkan jurnal yang dipublish oleh institusi yang bikin HP / leptop/ TV dll contohnya harvard, MIT dll (teman-teman scholar disini pasti paham).

Ingat, poin saya bukan soal MANA YANG BENAR, melainkan MENGAPA TIDAK BERPIKIRAN TERBUKA (memang hasil pendidikan agama cenderung dogmatis, tapi kita sekolah belajar ilmu pengetahuan juga).

Hal seperti ini yang membuat agama mulai kehilangan fans-nya,
saya baru mau tanya-tanya soal iman disini, lihat respon pikiran tertutup langsung malas.



Sy gatau tulisan saya ini rant atau apa.
Tapi saya sarankan buat theist untuk mulai berpikiran terbuka, dalam merespon pertanyaan / klaim dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan itu kan supaya kita mengenal diri kita, alam, dan keterbatasannya, dan mencari solusi untuk masalah kita. Bukan untuk menjatuhkan agama. Jadi jangan anggap klaim ilmu pengetahuan itu menyerang anda theist dan agama.


Sy mau naik pesawat yang dibangun MIT, tapi gak mau naik pesawat yang dibangun oleh gereja pentakosta (contoh aja). Anda gimana?

Jangan sampai berpikiran sempit membuat agama semakin dijauhi,
"I have no problem with god, it's the fans"

Anggap ini rant, anggap ini saran, anggap ini sampah.
tapi semoga bisa jadi tulisan yang membuka pikiran.

Adrian
Peace









yang anda di benak anda diatas masih dalam kondisi saya bertanya, belum mengambil kesimpulan..

atau belum memberikan pernyataan, anda teliti lagi postingan saya tersebut ..
Mat 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
July 01, 2014, 10:24:36 PM
Reply #77
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 139
yang anda di benak anda diatas masih dalam kondisi saya bertanya, belum mengambil kesimpulan..

atau belum memberikan pernyataan, anda teliti lagi postingan saya tersebut ..


"claim yang egois, tanpa sebab musebab yang jelas dan dibuktikan scara empiris dilapangan"
silakan dibaca dibawah hasil penelitian teori evolusi. Semuanya empiris.
Saya gak bilang pasti bener loh ya..
tapi bukti mengarah kesana.

tapi yang jelas bukan
"claim yang egois, tanpa sebab musebab yang jelas dan dibuktikan scara empiris dilapangan"


References
Jump up ^ Hall, B. K.; Hallgrímsson, B., eds. (2008). Strickberger's Evolution (4th ed.). Jones & Bartlett. ISBN 0-7637-0066-5.[page needed]
Jump up ^ Panno, Joseph (2005). The Cell: Evolution of the First Organism. Facts on File. p. xv-16. ISBN 0-8160-4946-7.
Jump up ^ Cracraft, J.; Donoghue, M. J., eds. (2005). Assembling the tree of life. Oxford University Press. ISBN 0-19-517234-5.[page needed]
Jump up ^ Lewontin, R. C. (1970). "The units of selection". Annual Review of Ecology and Systematics 1: 1–18. doi:10.1146/annurev.es.01.110170.000245. JSTOR 2096764.
Jump up ^ Darwin, Charles (1859). "XIV". On The Origin of Species. p. 503. ISBN 0-8014-1319-2.
^ Jump up to: a b Kimura M (1991). "The neutral theory of molecular evolution: a review of recent evidence". Jpn. J. Genet. 66 (4): 367–86. doi:10.1266/jjg.66.367. PMID 1954033.
Jump up ^ Provine, W. B. (1988). "Progress in evolution and meaning in life". Evolutionary progress. University of Chicago Press. pp. 49–79.
Jump up ^ National Academy of Science Institute of Medicine (2008). Science, Evolution, and Creationism. National Academy Press. ISBN 0-309-10586-2.[page needed]
Jump up ^ Moore, R.; Decker, M.; Cotner, S. (2009). Chronology of the Evolution-Creationism Controversy. Greenwood. p. 454. ISBN 0-313-36287-4.
Jump up ^ Futuyma, Douglas J., ed. (1999). "Evolution, Science, and Society: Evolutionary Biology and the National Research Agenda". Office of University Publications, Rutgers, The State University of New Jersey.[dead link]
Jump up ^ Kirk, Geoffrey; Raven, John; Schofield, John (1984a). The Presocratic Philosophers: A Critical History with a Selection of Texts (3rd ed.). Chicago: The University of Chicago Press. pp. 100–142. ISBN 0-521-27455-9.

July 01, 2014, 10:28:06 PM
Reply #78
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1526
  • Denominasi: kharismatik
Haha ini yg sy mo kritik.
Dari kmaren kita ngmg science,
Kok kabur ke alkitab?
Anda tu bilang ini itu salah.
Evolusi salah.
Abiogenesis salah.
Relativitas salah.
Tapi ngomong gak ada dasar.
Asbun aja gitu klaim2.
Maksa juga.
Begitu anda terbukti salah,
Kabur ke alkitab.

Padahal kita ngmg open mindedness.

Saya setuju kalo teknologi tidak ada salahnya,
Gak ada hubungan sama ketuhanan.
Kita menikmati.

Bro,
Lain kali coba pelajari dulu sebelum bicara.

Siapa gambar diri saya?
Saya hasil dari kebetulan yang indah di alam semesta. Pure coincidence.

Saya manusia yang muncul sekejap dunia. Tapi dalam waktu yang singkat itu mencoba bikin dunia jadi lebih baik.

Over and out
Kebetulan ?

Bukankah tidak ada yang secara kebetulan secara science.

Lho kenapa untuk anda sebagai "manusia" menjadi "kebetulan" ?

Anda menjadi sosok yang plin-plan disini...itu satu point untuk anda.

Anda hidup gk ada patokan hidup...

Makanya patokan anda adalah science..

Point kedua...

Firman Tuhan adalah patokan hidup dan juga  science seutuhnya dari yang sudah ditemukan...
Sampai yang science masih belum ditemukan. Hehehe...

Itu patokannya... ;D
July 01, 2014, 10:30:51 PM
Reply #79
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 59
buat response anda yang saya kasih warna merah.
Menurut saya ini pemikiran yang fatal,
memang teknologi gak selesaikan semua masalah. Dan gak akan bisa. Mau dituntut gimana juga gak akan bisa.
Tapi teknologi ini bantu kita mencoba menyelesaikan.
Saya juga mauuuuu, kalo bisa semua masalah selesai. Gak ada yang lapar gak ada yang sakit.
Tapi apa sesuai dengan pemikiran anda yang di bold merah?
Lebih baik membantu, memang ciptaan manusia, memang gak sempurna, tapi saya berani sumpah, hal ini bantu hidup banyak orang.

Tapi saya ingin berada di dunia yang sempurna ( heaven ) bukan seperti dunia yang sekarang tempati.

Jadi di sini lah batas antara saya (theist) dan anda (atheist)

Kalo bold kedua,
diskon sih urusan bisnis ya. Gak nemu hubungannya ama yang kita bahas disini.

Nah, bikin obat kenapa mahal?
ini sy pernah ikut konferensi selama 4 hari soal ini.

Obat itu bro,
begitu selesai,
pengujiannya 8 tahun.
baru bisa dinyatakan aman.
Cari efek jangka panjang.
Modalnya?
Rata-rata 1 obat itu researchnya 800 juta dolar (8 trilyun).
Harga bahan baku obat tu paling 1% bahkan kurang dari si obatnya.
Tapi perusahaan pharmaceutical ini perlu bertahan dong,
tiap dia bikin obat harus keluar uang banyak sekali.
Kalo dia bagi2in obatnya,
darimana dia punya uang untuk research.
Saya juga gak suka, tapi mau gimana?
Masa ke ustad guntur bumi?

The world is not perfect,
a lot of people need help.
If you can,
please do.

That's rite, you say it by yourself.

Manusia hidup di dunia ini butuh uang, begitu juga ilmu pengetahuan dan teknologi bahkan ustad guntur bumi   ;D ( dude, why that shity ustad always come on your posting)  ;D

Manusia terikat oleh uang, tanpa uang manusia tidak bisa beli makan, minum, hape, laptop, obat, etc etc

Tiap hari aktifitas yang sama ( yaitu mencari uang ), apakah tidak lelah atau jenuh?

Pernah dengar istilah Life's a Bitch and Then You Die?

Well, end of my story. I tire with this kind of world and choose become theist.

Sorry, kalau anda merasa seperti baca curhat  ;D.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)