Author Topic: Doktrin Api Penyucian itu Illusi atau Nyata?  (Read 12947 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 06, 2014, 08:05:37 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1081
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Tuhan Yesus berkata:
Yohanes  5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
Dari ayat itu jelas bahwa penghukuman baru dilaksanakan setelah kebangkitan orang mati, itu diperkuat oleh Wahyu 20:12-15 sbb:

Wahyu20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
20:13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.
20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu

Utk org2 percaya yg menang akan berdiam di Bumi & Langit yg baru:
Wahyu 21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."
21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."
21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

Menurut teman2 bagaimana? silakan diskusikan!
October 06, 2014, 08:18:41 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1081
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Ayat dlm Ibrani berikut juga mengatakan bahwa kesempatan manusia hanya satu kali,
tdk ada kesempatan kedua:
Ibrani 9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
October 06, 2014, 10:21:16 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
Ayat dlm Ibrani berikut juga mengatakan bahwa kesempatan manusia hanya satu kali,
tdk ada kesempatan kedua:
Ibrani 9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
Sebelum mengomentari post pembuka, saya ingin mengomentarai Reply#1 ini.
Begini:
Dari kalimat pengantar ayat terkutip itu, saya mengartikan bahwa menurut Charismata, dikaitkan dengan judul trit, ayat Ibrani yang Charismata kutip mengatakan bahwa kesempatan manusia hanya satu kali.
Saya baca ulang Ibr 9:27 itu, dan jika hanya satu ayat itu saja dibaca, akan mendatangkan pertanyaan: Setelah dihakimi, kemana si manusia?.
Menurut logikaku, ada dua kemungkinan setelah dihakimi, yaitu ke sorga atau ke neraka. Begitukah menurut Charismata?
Jika ke sorga, itu seperti domba yang dimasukkan ke tempat tersendiri, terpisah dari kambing, dan seperti gandum yang dimasukkan kedalam lumbung. Sementara, jika ke neraka, itu seperti kambing yang dimasukkan ke tempat tersendiri, terpisah dari domba, dan seperti ilalang yang dimasukkan ke pembakaran. Bukan begitu?

Yang ingin saya sampaikan ialah, bila kesempatan manusia semasa dirinya hidup di dunia fana dipandang sebagai satu kali, maka masih ada masa lain, yaitu masa setelah manusia itu mati jasmani tapi sebelum penghakiman. Atau, apakah menurut pemahaman Charismata, begitu seseorang meninggal dunia, ia langsung dihakimi untuk menetapkan apakah orang itu ke surga atau neraka? Jika demikian (begitu meninggal langsung dihakimi), untuk apa ada masa penghakiman tersendiri? Bagaimana pemahaman Charismata?

Bila dilanjutkan membaca ke Ibr 7:30, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia, menurut logikaku, pengertian yang ingin disampaikan oleh Paulus kepada orang-orang Ibrani ialah bahwa kematian jasmani manusia hanya sekali, demikian juga, kematian kemanusiaan Yesus Kristus hanya sekali, yaitu ketika Yesus Kristus menanggung dosa dunia dengan mati di kayu salib.

Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
October 06, 2014, 10:27:13 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Quote
Menurut logikaku, ada dua kemungkinan setelah dihakimi, yaitu ke sorga atau ke neraka. Begitukah menurut Charismata?

sesuai alkitab, bukan menurut logika manusia.

sorga atau neraka adalah tempat tinggal yang kekal bagi roh manusia. ( mereka yang mati rohnya  langsung ketempat tinggal kekal )

nanti setelah semuanya masuk ke sorga atau ke neraka, barulal terjadi penghakiman terhadapat mereka.

penghakiman kepada orang benar di sorga
penghakiman kepada orang dosa nanti setelah kiamat.
October 06, 2014, 10:28:15 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1081
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Sebelum mengomentari post pembuka, saya ingin mengomentarai Reply#1 ini.
Begini:
Dari kalimat pengantar ayat terkutip itu, saya mengartikan bahwa menurut Charismata, dikaitkan dengan judul trit, ayat Ibrani yang Charismata kutip mengatakan bahwa kesempatan manusia hanya satu kali.
Saya baca ulang Ibr 9:27 itu, dan jika hanya satu ayat itu saja dibaca, akan mendatangkan pertanyaan: Setelah dihakimi, kemana si manusia?.
Menurut logikaku, ada dua kemungkinan setelah dihakimi, yaitu ke sorga atau ke neraka. Begitukah menurut Charismata?
Jika ke sorga, itu seperti domba yang dimasukkan ke tempat tersendiri, terpisah dari kambing, dan seperti gandum yang dimasukkan kedalam lumbung. Sementara, jika ke neraka, itu seperti kambing yang dimasukkan ke tempat tersendiri, terpisah dari domba, dan seperti ilalang yang dimasukkan ke pembakaran. Bukan begitu?

Yang ingin saya sampaikan ialah, bila kesempatan manusia semasa dirinya hidup di dunia fana dipandang sebagai satu kali, maka masih ada masa lain, yaitu masa setelah manusia itu mati jasmani tapi sebelum penghakiman. Atau, apakah menurut pemahaman Charismata, begitu seseorang meninggal dunia, ia langsung dihakimi untuk menetapkan apakah orang itu ke surga atau neraka? Jika demikian (begitu meninggal langsung dihakimi), untuk apa ada masa penghakiman tersendiri? Bagaimana pemahaman Charismata?

Bila dilanjutkan membaca ke Ibr 7:30, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia, menurut logikaku, pengertian yang ingin disampaikan oleh Paulus kepada orang-orang Ibrani ialah bahwa kematian jasmani manusia hanya sekali, demikian juga, kematian kemanusiaan Yesus Kristus hanya sekali, yaitu ketika Yesus Kristus menanggung dosa dunia dengan mati di kayu salib.

Salam logika macam-macam.
Masa pasca kematian itu ada di Firdaus/Pangkuan Abraham utk org percaya yg akan ke surga
Utk org yg akan binasa ada di Alam maut.
Baca kisah Orang kaya dan Lazarus di Lukas 16.
October 06, 2014, 10:34:46 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
Tuhan Yesus berkata:
Yohanes  5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
Dari ayat itu jelas bahwa penghukuman baru dilaksanakan setelah kebangkitan orang mati, itu diperkuat oleh Wahyu 20:12-15 sbb:

Wahyu20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
20:13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.
20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu

Utk org2 percaya yg menang akan berdiam di Bumi & Langit yg baru:
Wahyu 21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."
21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."
21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

Menurut teman2 bagaimana? silakan diskusikan!
Menurut logikaku, judul topik yang Charismata pilih tidak ditunjang oleh uraian Charismata. Judul topik ingin mencari tahu tentang apakah Doktrin Api penyucian itu merupakan ilusi atau nyata. Saya pikir, doktrin itu sendiri adalah nyata, sebab, nyata-nyata diajarkan oleh penerus kerasulan Petrus. Yesus Kristus sendiri memberikan kewenangan kepada Petrus dengan kawan-kawan untuk mengajarkan segala sesuatu yang telah diperintahkan Yesus (bdk Mat 28:20).

Tapi, jika topik ingin mencari tahu apakah api penyucian itu ilusi atau nyata, keyaknya terbuka untuk didikusikan. Bila "Doktrin Api Penyucian itu Ilusi atau Nyata", jelas bahwa doktrin itu nyata, sudah didoktrinkan di Gereja yang eksis sejak didirikan dan dijanjikan oleh Yesus Kristus akan disertai sampai kepada akhir zaman.

Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
October 06, 2014, 10:37:18 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1081
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Menurut logikaku, judul topik yang Charismata pilih tidak ditunjang oleh uraian Charismata. Judul topik ingin mencari tahu tentang apakah Doktrin Api penyucian itu merupakan ilusi atau nyata. Saya pikir, doktrin itu sendiri adalah nyata, sebab, nyata-nyata diajarkan oleh penerus kerasulan Petrus. Yesus Kristus sendiri memberikan kewenangan kepada Petrus dengan kawan-kawan untuk mengajarkan segala sesuatu yang telah diperintahkan Yesus (bdk Mat 28:20).

Tapi, jika topik ingin mencari tahu apakah api penyucian itu ilusi atau nyata, keyaknya terbuka untuk didikusikan. Bila "Doktrin Api Penyucian itu Ilusi atau Nyata", jelas bahwa doktrin itu nyata, sudah didoktrinkan di Gereja yang eksis sejak didirikan dan dijanjikan oleh Yesus Kristus akan disertai sampai kepada akhir zaman.

Salam logika macam-macam.
Semua doktrin seharusnya mengacu ke Alkitab, barulah bisa dikatakan nyata
karena Alkitab adl Firman Tuhan yg tdk bisa salah.
October 06, 2014, 10:37:27 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Masa pasca kematian itu ada di Firdaus/Pangkuan Abraham utk org percaya yg akan ke surga
Utk org yg akan binasa ada di Alam maut.
Baca kisah Orang kaya dan Lazarus di Lukas 16.

Firdaus adalah bagian dari Sorga.
October 06, 2014, 10:39:06 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
sesuai alkitab, bukan menurut logika manusia.

sorga atau neraka adalah tempat tinggal yang kekal bagi roh manusia. ( mereka yang mati rohnya  langsung ketempat tinggal kekal )

nanti setelah semuanya masuk ke sorga atau ke neraka, barulal terjadi penghakiman terhadapat mereka.

penghakiman kepada orang benar di sorga
penghakiman kepada orang dosa nanti setelah kiamat.
Silahkan didukung dengan latar pikirnya, mungkin berupa analisis, atau ayat Alkitab, atau yang lain. Jika hanya ngomong begitu saja, tanpa ayat pendukung, sama saja dengan bersendawa, atau mengigau, bergumam.

Menurut logikaku, memang setelah selesainya suatu pengadilan, akan diperoleh suatu keputusan pengadilan, apakah pihak yang diadili termasuk bersalah atau benar.

Salam logika macam-macam.
Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
October 06, 2014, 10:40:33 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1081
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Firdaus adalah bagian dari Sorga.
Bisa jadi spt itu, krn semua org yg akan menuju surga menunggu disitu
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)