Author Topic: Bagaimana Individual Kristian Menafsirkan Ayat2 Alkitab  (Read 1910 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 27, 2018, 07:19:06 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Menurut dugaanku, istilah-istilah yang muncul terkait dengan penafsiran Alkitab itu merupakan bahan atau materi sekolah Theologia atau Filsafat. Smentara itu, para pihak yang mengimani Alkitab bukan hanya mereka yang pernah mengecap pendidikan atau sekolah Theologia atau Filsafat, maka sangat dimungkinkan apabila seseorang sudah melaksanakan apa yang dimaksud oleh istilah-istilah tersebut, namun tidak mengetahui bahwa orang itu telah melaksanakannya.  Bahkan mungkin, seseorang telah melakukan kombinasi dari istilah-istilah itu, namun orang itu tidak menamainya seperti istilah-istilah itu.

Jadi, besar kemungkinan, seorang pembaca Alkitab menafsirkan apa yang dimaksudkan ayat Alkitab, tanpa mengetahui teori-teori tafsiran Alkitab. Teori tafsiran apapun yang dipraktikkan, tanpa mengetahui nama teori yang dipraktikkan, seseorang akan mencoba menarik nilai baik dari hasil membaca Alkitab.

Tidak tertutup kemungkinan, ada pihak yang membaca Alkitab dengan menerapkan berbagai teori tafsir, justru ingin mencari sesuatu yang dapat digunakan mendiskreditkan Alkitab. Orang seperti itu menurut pendapatku ialah mereka yang justru sudah merasa mengerti Kitab Suci lain dan berniat membandingkan dengan patokan bahwa Kitab Suci yang dirasakan sudah dimengerti sebelumnya adalah yang paling benar. Berangkat dari patokan seperti itu, justru dia ingin membuktikan bahwa Alkitab bukan kitab kebenaran.

Faktanya, ketika Alkitab dikabarkan kepada seluruh bangsa, cara bangsa atau suku bangsa atau perorangan menfsirkan Alkitab itu akan beragam. Bagi mereka yang sudah mengerti pada teori-teori tafsir Alkitab akan menerapkannya, dan mereka yang belum mengenal teori-teori tafsir akan menafsir dengan logika yang dimiliki saja.

Praktik mana yang benar?
Menurut pendapatku, semua benar jika dilatari oleh niat baik.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
July 27, 2018, 04:50:58 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1775
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran

Hampir semua ahli2 penafsir Alkitab mengatakan, bhw semua org yg membaca Alkitab adalah penafsir Alkitab.

Menafsir untuk dirinya sendiri.

Dengan demikian tdk ada salahnya jika kita menafsir alkitab sesuai pikiran kita.

yang salah adalah jika kita menjadikan tafsiran kita sebagai standard kebenaran.

ketika tafsiran kita berbeda dengan tafsiran orang lain, maka hrs terbuka ruang untuk diskusi.

ketika diskusi sdh terjadi, dan kita tetap berkeyakinan bhw tafsiran kita yg benar,

maka jangan pernah menganggap apalagi menghakimi

bhw org lain yg tidak sepenafsiran dengan kita SESAT

salam

REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
July 27, 2018, 05:05:40 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
maka jangan pernah menganggap apalagi menghakimi
bhw org lain yg tidak sepenafsiran dengan kita SESAT

I like that!  :afro:

Itu yg utama dlm menafsir
Sebab bahasa kita sangat cair
Yg seabsolut Quran pun mubajir

Salam Damai!
« Last Edit: July 30, 2018, 06:59:16 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 11, 2018, 02:14:12 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Praktik mana yang benar?
Menurut pendapatku, semua benar jika dilatari oleh niat baik.

Kurasa tidak semua tafsir itu benar
Dan dgn niat baik saja tidak cukup
Niat baik itu haruslah juga benar
Baik dan benar pun kurang, jika
Niat itu bukan memerdekakan

Kita sudah lihat hasil para penafsir yg merasa tafsirannya mutlak benar
Baik itu dr Saduki maupun Farisi atau para Rabi atau yg dianggap Suci
Semuanya kaku, penuh dgn aturan2 dan hukum2 yg baru yg mengikat
Bahkan kadang kala aturan itu bukan membina malah membinasakan

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 11, 2018, 11:32:43 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
...
Praktik mana yang benar?
Menurut pendapatku, semua benar jika dilatari oleh niat baik.
Kurasa tidak semua tafsir itu benar
Dan dgn niat baik saja tidak cukup
Niat baik itu haruslah juga benar
Baik dan benar pun kurang, jika
Niat itu bukan memerdekakan

Kita sudah lihat hasil para penafsir yg merasa tafsirannya mutlak benar
Baik itu dr Saduki maupun Farisi atau para Rabi atau yg dianggap Suci
Semuanya kaku, penuh dgn aturan2 dan hukum2 yg baru yg mengikat
Bahkan kadang kala aturan itu bukan membina malah membinasakan

Salam Damai!
Itu perasaan @Maren Kitatau. Pendapatku, sepanjang dicoba ditafsir secara baik, dan obyektif, itu tafsiran benar.
Kalo menurut perasaan @Maren Kitatau bahwa niat baik tidak cukup, tidak apa-apa.
Tentang memerdekakan, memerdekakan siapa maksudnya?
Menurut pendapatku, Tuhanlah yang kompeten dan mau memerdekakan manusia. Seorang manusia biasa yang sudah terbelenggu, tidak dapat memerdekakan tanpa mendapat kompetensi. Kalo ada orang yang ternyata ddapat memerdekakan orang lain, kuduga itu kemerdekaan duniawi. Jika memerdekakan dari dosa, hanya pemilik kompetensi mengampuni saja yang dapat memerdekakan.
Masing-masing orang punya kemerdekaan untuk menilai tafsirannya, benar-benar benar atau masih terbuka bagi tafsiran lain yang mungkin mengandung kebenaran juga. Merdeka juga memberi penilaian terhadap tafsiran pihak lain, sepanjang memberitahukan alasan penilaian. Kalo hanya klaim kosong, meski orang itu merdeka untuk melakukan klaim kosong, klaim begitu tidak berterima di nalar sehat.

Salam damai (tanpa pentung).
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
September 12, 2018, 04:23:14 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Tentang memerdekakan, memerdekakan siapa maksudnya?
Menurut pendapatku, ...
Masing-masing orang punya kemerdekaan untuk menilai tafsirannya, benar atau masih terbuka bagi tafsiran lain yang mungkin mengandung kebenaran juga. Merdeka juga memberi penilaian terhadap tafsiran pihak lain, sepanjang memberitahukan alasan penilaian. Kalo hanya klaim kosong, meski orang itu merdeka untuk melakukan klaim kosong, klaim begitu tidak berterima di nalar sehat.

Ya! Spt2 itulah merdeka itu, membebaskan
Membebaskan dr belenggu alami, duniawi, rohani
Baik ikatan tradisi alami, tradisi duniawi pun tradisi rohani

Paulus melihat kerumitan Yahudi yg terkekang oleh Mitzvah
Yaitu 613 perintah “Tuhan”, merupakan bagian dr Halakha, Hk.Israel
Itu himpunan tafsiran para Rabi plus tradisi Yahudi yg dimutlakan benarnya

Jadi,
Supaya kita sungguh2 merdeka,
Kristus telah memerdekakan kita.
Karena itu berdirilah teguh dan jgn
mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kpd-mu:
jikalau kamu menyunatkan dirimu,
Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.

Sekali lagi aku katakan kpd tiap org yg menyunatkan dirinya, bw ia wajib melakukan seluruh hk.Taurat. Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hk.Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.  Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yg kita harapkan.  Sebab bagi org2 yg ada di dlm Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yg bekerja oleh kasih [Gal.5:1-6].

Maka kurasa kita pun sudah sepakat dgn kuplet-ku yg ke-2 di atas, bw:
Kita sudah lihat hasil para penafsir yg merasa tafsirannya mutlak benar
Baik itu dr Saduki maupun Farisi atau para Rabi atau yg dianggap Suci
Semuanya kaku, penuh dgn aturan2 dan hukum2 yg baru yg mengikat
Bahkan kadang kala aturan itu bukan membina malah membinasakan

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 12, 2018, 11:36:09 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kupikir, kemerdekaan pengikut Kristus terlaksana apabila pengikut tersebut melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus. Karena itu pula maka Yesus Kristus memberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus agar pengikut Kristus melaksanakan segala sesuatu yang diperintahkanNya.

Sayangnya, banyak pengikut Kristus yang menilai diri secara merdeka mampu menafsir dengan benar secara paripurna, apa yang hendak disampaikan Yesus Kristus. Karena itu maka mereka merasa tidak membutuhkan penerus rasul yang secara tersirat dijanjikan senantiasa disertai sampai kepad akhir zaman. Bukan hanya Farisi, bukan hanya Saduki, tapi tiap orang, sekali lagi tiap orang merasa merdeka dan mampu menafsir ayat Alkitab secara  paripurna, sehingga merasa tidak membutuhkan pewaris kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus. Namun demikian, masih lebih banyak pengikut Kristus yang tunduk pada Yesus Kristus, tunduk kepada pewaris kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus.

Alkitab sendiri, jika dicari dan dicermati riwayat terbit atau munculNya, sangat logis mengungkapkan bahwa Alkitab itu adalah bagian dari kewenangan mengajar yang dimiliki rasul dan penerus rasul. Menurut pendapatku, jika Alkitab itu adalah bagian dari tulisan rasul pemegang kewenangan mengajar, maka pihak yang paling kompeten menafsir Alkitab adalah penerus rasul. Orang perorangan merdeka saja hendak menafsirkan ayat Alkitab, merdeka pula merasa bahwa tafsirannya sempurna seperti yang dimaksudkan Tuhan yang terilham dalam ayat Alkitab, namun, di Alkitab tercatat bahwa pemegang kewenangan mengajar (termasuk menafsir Alkitab), adalah rasul yang senatiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Setiap orang, merdeka juga hendak mempercayai itu atau menolak.

Salam damai (tanpa pentung).   
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
September 13, 2018, 08:37:14 AM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kupikir, kemerdekaan pengikut Kristus terlaksana
apabila pengikut tersebut melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus.

Yes!

Teori memerdekakan sudah cukup banyak
Bahkan mungkin akan bertambah banyak
Formula keselamatan spt di-terbit2-kan

Praktek menyangkal diri dan memikul salibnya?
Inilah yg semakin sedikit yg bisa kita teladani
Semua org merasa merdeka dgn formula

Padahal,
Org yg mau ikut Yesus,
Ia harus menyangkal dirinya,
Dan hrs memikul salibnya sendiri.-[Mat.16:24]

Itu pandangan menurut pribadi-ku, Bro! (individu)
Kuplet yg ke-2 itu menurut sejarah (kelompok)
Apakah sejarah selalu berulang? Entahlah!

Salam Damai!
« Last Edit: September 13, 2018, 01:18:10 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 13, 2018, 05:56:02 PM
Reply #38
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 290
  • Denominasi: Katolik
Cara menafsirkan Ayat-ayat Alkitab

1. Bacalah kata perkata secara pelan-pelan. Kalau perlu tandai ayat tersebut. Jangan ditandai langsung di Alkitab tersebut. Sebaiknya dicatat ke kertas/ buku lalu ditandai. Atau mengcopy ayat tersebut dari Alkitab digital/ mengetikkan ayat tersebut ke aplikasi catatan di komputer di wordpad. (jangan pakai notepad karena kita tidak bisa menandai ayat tersebut dengan warna/ tanda seperti bold, italic, underline).

2.Bila menemukan suatu ayat, lihatlah ayat sebelumnya dan ayat sesudahnya karena tidak semua ayat alkitab bisa diambil satu ayat saja untuk mendapatkan tafsiran yang tepat. Kadang terlihat perbedaan maksud ayat tersebut bila kita hanya melihat hanya satu ayat tersebut dibandingkan jika kita melihat  ayat sebelumnya dan ayat sesudahnya.

3.Miliki alkitab digital yang ada fasilitas search/ bisa mengumpulkan ayat dengan kata-kata yang dicari sehingga bisa disimpan dalam bentuk teks.
Jadi bila ada kata sulit dalam suatu ayat kita bisa mencarinya pada ayat yang lain yang mengandung kata yang sama. Kadang-kadang ayat lain dengan kata-kata yang sama bisa menjawab kata-kata sulit pada ayat yang tidak kita mengerti.
Pada metode searching ini kita tidak hanya terpaku kata tersebut secara literal, tetapi search juga kata dasarnya, kata dasar yang berubah bentuknya karena imbuhan (prefiks, sufiks,infiks), kata-kata lain yang dekat / memiliki kaitan yang erat dengan kata yang dicari, ingatan kita tentang perkiraan ayat yang dimaksud.

Contoh untuk memahami perintah sunat dan siapa saja yang terikat / tidak terikat perintah sunat ini, maka kita perlu mengumpulkan kata-kata kunci seperti : sunat, nyunat (kata dasar yang berubah karena awalan me- ), khatan (kata yang memiliki kaitan yang erat dengan kata yang dicari).
Sebenarnya saya sendiri ketika mencari dengan kata kunci ini tidak menemukan kisah Paulus yang menyuruh Timotius untuk disunat, tetapi saya yakin kisah ini ada di Alkitab. saya mencarinya dengan kata kunci timotius sambil memperhatikan ayat sebelumnya dan sesudahnya. Akhirnya saya menemukan kisah tersebut. Hal ini karena saya tidak menyadari ada  kata dasar yang berubah bentuknya karena imbuhan yaitu kata dasar sunat yang berubah menjadi nyunat karena imbuhan me- (inilah pentingnya ingatan kita tentang perkiraan ayat yang dimaksud)

Tulisan tentang sunat yang dibuat berdasarkan metode searching :
http://www.sarapanpagi.org/penggenapan-sunat-dalam-perjanjian-baru-vt9756.html

4. Selain itu kita juga bisa mencari ayat alkitab dalam bahasa aslinya seperti di situs Biblehub
Dimana Perjanjian Lama disajikan dalam bahasa aslinya yaitu bahasa Ibrani dengan bentuk abjad Ibrani dan pelafalannya lalu diterjemahan kedalam bahasa Inggris kata per kata secara literal.
Pada Perjanjian Baru disajikan dalam bahasa aslinya yaitu bahasa Yunani dengan bentuk abjad Yunani dan pelafalannya lalu diterjemahan kedalam bahasa Inggris kata per kata secara literal.

Sebaiknya kita tahu nama-nama Pasal Alkitab dalam Bahasa Inggris.
Bila belum tahu :  masuk google-->ketik pasal alkitab dalam bahasa inggris.
Cari yang paling jelas/lengkap lalu save di komputer/HP kalau pake HP

Ketika kita cari ayat dalam bahasa aslinya di google biasanya Biblehub ini yang  pertamakali muncul.
Bahasa Inggris terjemahan tersebut bila kita tidak tahu, silahkan diterjemahkan dengan google translate atau lihat ayat tersebut dalam Alkitab bahasa Indonesia yang kita punya baik Alkitab dalam bentuk buku/elektronik.

5. Tanyakan kepada orang yang lebih mengerti/berotoritas seperti pastor/pendeta / teolog yang anda kenal

6.Lihatlah tulisan-tulisan / video para pakar Kristen seperti Bambang Noorsena, Steven Tong, atau tulisan/video lain sesuai denominasi masing-masing.

7. Kunjungi situs Kristen seperti "sarapan pagi, forum Kristen" dimana anda bisa menanyakan sesuatu, bertukar pikiran, mendapat pengetahuan, mendalami iman, curhat, dll.

8. Bisa juga dengan memakai terjemahan yang sudah ada.

Point-point ini sebagian berasal dari tulisan-tulisan, video pengajaran, sebagian lagi dari pengalaman pribadi.

Video ini juga bisa berguna untuk memahami Ayat Alkitab
https://www.youtube.com/watch?v=38icPVw5pe4

Demikianlah tulisan saya.
Mohon dikoreksi jika ada yang salah atau ditambahkan jika ada yang kurang.  :D :coolsmiley:
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
September 14, 2018, 01:16:05 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Betul, Bro!

Kita hrs mau ngulik kata per kata
Lalu ayat-per ayat hingga per-perikop
Atau mungkin dibalik, mulai dr perikop dulu

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)