Author Topic: incest, lesbi, dan aborsi  (Read 3395 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 13, 2014, 08:23:39 PM
Reply #20
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 196
Maaf teman2 krn saya penuh keraguan. Dalam hubungan ini, sy jg punya andil bersalah. Selama 8 tahun, saya membawa sepupu dlm dosa. Benarkah saya boleh pergi sendiri "menyelamatkan diri"? Saya sebelumnya mmg selalu bilang ke dia utk berpisah dan bertobat :'(
November 14, 2014, 03:29:08 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1568
  • Denominasi: Gak tau dah...
Saya sebelumnya mmg selalu bilang ke dia utk berpisah dan bertobat :'(

Bukan melalui doa, bukan melalui sharing, bukan melalui tanda-tanda ajaib, bukan melalui bla-bla bla-bla, tetapi melalui tindakan.

Mb. kopi, izinkan saya menjelaskan sesuatu di dalam diri Anda, yang mungkin tidak dapat terkatakan oleh Anda dengan jelas. Bisa saja karena tidak Anda sadari. Bisa juga karena Anda malu untuk mengakuinya. Saya tidak tahu yang mana yang benar. Dan mohon maaf bila saya bongkar di sini.

PERTAMA
Mb. kopi, satu hal yang harus Anda sadari saat ini, adalah Anda merasa kalau Anda tidak bisa hidup tanpa dia. Anda masih mengasihi dia. Bahkan Anda masih bermimpi, kalau suatu saat kelak, Anda dan dia dapat hidup normal dan berbahagia seperti pasangan suami isteri lainnya. Inilah yang saya maksud dengan Anda ingin mengatur Tuhan.

Seharusnya begini...
Atau mungkin saja akhirnya bisa begitu...
Mungkin dia bisa berubah...
Mungkin bila dia melihat saya berubah, maka dia akan berubah juga...
Siapa sih yang ngomong kalau seorang pendosa tidak bisa bertobat...
Tuhan kan maha baik. Tuhan pasti menerima si dia, kalau suatu saat si dia bertobat, dan aku yakin kalau suatu hari si dia akan bertobat...
Kan aku juga yang salah, membiarkan aku dan si dia berlarut-larut dalam dosa. Jadi harusnya aku juga yang bertanggung jawab...

Mb. kopi, inilah pikiran-pikiran Anda (kedagingan Anda), atau bisa juga pikiran dari si jahat (Iblis) yang berusaha keras untuk tidak melepaskan Anda. Tidak masalah yang mana yang benar, dan bukan itu intinya. Yang menjadi inti adalah sebagai berikut ini, yaitu maukah Anda meletakkan semua pemikiran dan rancangan Anda kepada Tuhan, sehingga rancangan Tuhanlah yang terjadi, bukan rancangan Anda.

Di sisi lain, Anda secara sadar maupun tidak sadar mengetahui, kalau mimpi Anda ini dihalangi oleh fakta, bahwa si dia adalah sepupu Anda. Sehingga mimpi Anda pun menjadi bias dan tidak jelas bagi diri Anda sendiri. Di sini saya bukan mau mengatakan, kalau mempunyai kekasih dari seorang sepupu itu adalah salah atau benar. Saya tidak membahas mengenai incest. Tapi saya membahas mengenai keadaan berpikir, entah disadari ataupun tidak disadari, yang ada dalam diri Anda. Seperti bergerak salah, tapi diam juga salah. Dan inilah yang membuat Anda semakin sulit untuk membuat keputusan, baik keputusan untuk meninggalkan sepupu Anda, ataupun keputusan untuk meneruskan mimpi-mimpi Anda akan kehidupan kalian. Belum lagi rasa bersalah Anda, mengenai janin yang Anda gugurkan. Sehingga perbuatan dosa tersebut, menurut Anda harus ditebus oleh kalian berdua. Sangat wajar kegelisahan Anda ini. Saya pun mungkin akan merasa seperti Anda saat ini bila ada di posisi Anda. Semua bercampur aduk menjadi satu.


KEDUA
Di sisi lain, Anda benar-benar takut akan sepupu Anda ini. Anda takut bila rahasia kalian akan dibongkarnya kepada keluarga. Anda tidak tega, bila keluarga Anda sampai tahu akan kejatuhan Anda. Anda tidak tega, bila orangtua Anda menjadi shok setengah mati bila mendengar akan kisah Anda dari sepupu Anda. Dan Anda juga takut bila dia akan meneror dan mengancam keselamatan Anda. Semua ketakutan ini juga bercampur menjadi satu. Sangat wajar akan ketakutan Anda ini.

Next...
November 14, 2014, 03:29:51 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1568
  • Denominasi: Gak tau dah...
Baiklah Mb. kopi. Sekarang saya ingin menjelaskan sedikit mengenai salib Kristus. Begitu banyak pengetahuan dan pengajaran mengenai salib Kristus, dimana fungsinya adalah memberikan kita ini dan itu. Bahkan mungkin Anda bisa saja lebih tahu daripada saya. Semuanya benar, tidak ada yang salah. Memang seperti itulah fungsi salib Kristus.

Tapi bagi diri Anda saat ini, bukan pemberian salib Kristus inilah yang utama, melainkan APAKAH ANDA MAU MENINGGALKAN BEBAN ANDA PADA SALIB KRISTUS? Ya, Mb. kopi, Anda tidak salah membacanya. Berikan kepedihan hati Anda kepada Yesus. Tinggalkan ketakutan Anda kepada-Nya. Hujamkan rasa bersalah ke lubang di tangan-Nya dan di perut-Nya. Anda tidak sanggup menahan semua kepedihan, ketakutan dan rasa bersalah ini. Saya juga tidak. Sudah terlalu lama Anda lelah dengan kehidupan Anda. Hanya Dia yang sanggup menahan semua kepedihan ini, dan Dia telah membuktikannya, dan DIA MENAGIH SERTA MENUNGGU ANDA MEMBERIKAN SEMUA KEPEDIHAN DAN KEPAHITAN MASA LALU ANDA!!!

Mb. kopi, saya tahu kalau Anda mengasihi Yesus. Saya tahu kalau Anda percaya kepada Yesus. Tapi maukah Anda mempercayakan hidup Anda ke dalam tangan-Nya? Memang sulit dan sungguh amat sulit. Kuncinya adalah di kenekatan. Bahwa Dia yang lebih dahulu mengasihi Anda. Bahwa Dia menunggu Anda. Bahwa Dia selama ini bersabar menanti Anda datang pada-Nya. Ya, inilah kuncinya, yaitu nekat. Tidak peduli mengenai hasilnya kelak. Tidak peduli mengenai ancaman sepupu Anda. Tidak peduli jika suatu saat keluarga Anda akan tahu mengenai kisah hidup Anda. Nekat, inilah kuncinya.

Mb. kopi, saya tidak tahu kapan Anda akan membaca posting saya ini. Jika saat Anda membaca posting saya, dan Anda mau untuk belajar mempercayakan hidup Anda kepada Tuhan Yesus, maka segeralah bertindak. Carilah kamar kosong, dimana orang tidak dapat mendengar Anda. Curahkan isi hati Anda kepada-Nya. Menjeritlah jika memang perlu untuk menjerit. Menangislah jika memang perlu untuk menangis. Dan percayalah, Tuhan Yesus siap mendengarkan Anda.
November 14, 2014, 11:10:58 AM
Reply #23
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 94
  • Denominasi: kharismatik
Di waktu kita sedih dan tertekan, Terkadang pelukan hangat seorang sahabat jauh lebih dibutuhkan ketimbang nasihat - nasihat teoritis..
November 14, 2014, 12:44:16 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1568
  • Denominasi: Gak tau dah...
Di waktu kita sedih dan tertekan, Terkadang pelukan hangat seorang sahabat jauh lebih dibutuhkan ketimbang nasihat - nasihat teoritis..

Maaf Mb. Inlin, jika saya mempunyai pendapat berbeda dengan Anda dan seperti sok-sok menasehati Anda. Mb. Inlin, tidakkah Anda bisa melihat gambaran besar dari permasalahan yang dihadapi oleh saudari kita ini? Dan permasalahan ini sekarang berkaitan erat dengan waktu? Delapan tahun, Mb.Inlin, delapan tahun, sudah cukup penderitaan yang dialami saudari kita ini. Belum lagi cuti beliau yang hampir habis.

Apakah Anda tahu kenapa bisa sampai berjalan selama delapan tahun? Karena pelukan hangat seorang Sahabat Sejati, telah digantikan oleh pelukan hangat seorang sahabat di dunia. Sahabat di dunia ini bukanlah berbicara mengenai sepupu Mb. kopi, melainkan kita-kita inilah, yang kadang tanpa sadar berusaha menjadi perantara antara Mb. kopi dengan Tuhan Yesus.

Saya cukup paham mengenai hubungan terlarang antara seorang pria dan wanita. Dan juga saya sangat paham, kapan waktunya untuk mendengarkan saja, kapan waktunya untuk memeluk seorang sahabat, dan kapan waktunya membukakan kebenaran Firman, yang mungkin menurut Anda bersifat teoritis. Ya, saya cukup paham. Bukan karena saya banyak membaca Alkitab ataupun sudah menjadi sosok suci dan kudus. Melainkan karena saya pernah mengalami dan terjerumus di dalam hubungan terlarang antara seorang pria dan wanita, serta boleh dipulihkan sedemikian rupa oleh Tuhan.

Waktu yang saya tempuh di dalam keterjerumusan ini sangat panjang, bukan satu tahun, dua tahun, lima tahun, ataupun delapan tahun. Melainkan belasan tahun, nyaris dua puluh tahun. Dan Anda tahu kenapa bisa sampai selama itu? Karena banyak sekali konselor yang berusaha menggantikan pelukan hangat Tuhan Yesus dengan pelukannya sendiri. Titik.

Mohon maaf saja, saya sudah sangat hafal akan gejala yang Anda lakukan. Akhirnya ketika si konseli tidak bisa mengikuti keinginan Anda, dimana Anda berusaha menggantikan pelukan hangat Tuhan Yesus, Anda mentah-mentah akan meninggalkan dia dan berkata, "Ini bukan bagianku. Biarlah ROH KUDUS sendiri yang meneranginya kelak. susah untuk menjelaskan kepada orang tegar tengkuk seperti dia." Mungkin Anda akan membantah saya dan berkata, "Kamu ngawur, mrt_bla. Saya tidak akan meninggalkan seorang konseli seperti yang Anda sebutkan!"

Sekali lagi saya ulangi, saya sudah sangat hafal, hafal, hafal, hafal, dan hafal akan gejala-gejala seperti ini. Bukan karena saya kepahitan. Melainkan ketika saya membuang kepahitan saya, terhadap konselor-konselor yang pernah saya hadapi selama belasan tahun, pemahaman pun diberikan kepada saya. Tolong Anda pahami ini dan tidak Anda ulangi lagi ke depannya. Pelukan hangat dari kita hanyalah sementara dan bersifat kabur serta bias. Tapi pelukan hangat dari Tuhan Yesus, tidak dapat digantikan oleh kita. Dan pelukan hangat ini, dikabarkan dan diberitakan oleh pekabaran dan nasehat-nasehat akan Dia, yang menurut Anda bersifat teoritis.

Saya sebenarnya cukup malas untuk kembali mengakui dosa-dosa masa lalu saya dan bersaksi mengenainya, dan saya tidak akan sembarang saja membuka dan menceritakannya. Kesaksian harus tunduk di bawah Firman Tuhan dan menjadi sebuah cerita ataupun kesaksian (namanya juga kesaksian) yang menguatkan pemberitaan Firman Tuhan. Bukan sebaliknya, dimana Firman Tuhan dibuat, dirumuskan, dan dibentuk sedemikian rupa untuk menguatkan kesaksian pribadi.
November 14, 2014, 02:38:27 PM
Reply #25
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 196
Terimakasih ka Inlin atas pelukannya *pelukbalik*. Tolong jgn marahin Mrt krn saat ini sy mmg butuh banyak masukan yg menguatkan. Selama ini berpikir dgn 1 kepala dan rasanya mmg sulit menanggung semua. Pikiran jg udh gk jernih.
Terimakasih Mrt..km sampe harus buka cerita lama lagi. Kamu benar karena sy sangat megasihi sepupu sy itu. Tp saya sadar ini bukan yg benar.
Btw, saya udh di jkt per siang td. Mendadak ditugasin ke malaysia senin besok dr kantor jd hrs ngurus ini itu. Blom ketemu sepupu sy itu. Takut, iya. Dia td siang sms udh mau "berhenti" (baca: bunuh diri). Yaahh... Sejauh ini sih saya hy bisa berdoa. Semuanya sy serahin aja sm Tuhan.
November 14, 2014, 02:38:53 PM
Reply #26
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 417
  • Gender: Male
  • agama saya katolik
dari tulisan nya ..
keliatan sok2 menasehati..
jujur, gw paling males deh sama orang yang sok2 menasehati gitu..
kesan nya, mau menang sendiri dan pengen gw ngalah gitu loh...

:rolleye0014:
November 14, 2014, 02:50:28 PM
Reply #27
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 196
Hai sasuke. Postingan sapa tuh yg sok nasihatin? Sini tante kopi jewer.
Gk ada yg nasihatin ko di sini. Ketika ada orang lebih berpengalaman dan bersedia membaginya, itu suatu hal yg baik. Kerasa loh yg mau nasihatin atau benar2 mendorong.
Saya bertahan dalam dosa krn msh merasa ada link yg hilang antara Tuhan dengan hukum-Nya dan kebahagiaan sepupu saya. Tulisan teman2 semua sedikit demi sedikit mengisi link itu. Memang gk mudah mengakuinya.
« Last Edit: November 14, 2014, 02:53:51 PM by kopisore »
November 14, 2014, 03:01:58 PM
Reply #28
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 94
  • Denominasi: kharismatik
Maaf Mb. Inlin, jika saya mempunyai pendapat berbeda dengan Anda dan seperti sok-sok menasehati Anda. Mb. Inlin, tidakkah Anda bisa melihat gambaran besar dari permasalahan yang dihadapi oleh saudari kita ini? Dan permasalahan ini sekarang berkaitan erat dengan waktu? Delapan tahun, Mb.Inlin, delapan tahun, sudah cukup penderitaan yang dialami saudari kita ini. Belum lagi cuti beliau yang hampir habis.

Apakah Anda tahu kenapa bisa sampai berjalan selama delapan tahun? Karena pelukan hangat seorang Sahabat Sejati, telah digantikan oleh pelukan hangat seorang sahabat di dunia. Sahabat di dunia ini bukanlah berbicara mengenai sepupu Mb. kopi, melainkan kita-kita inilah, yang kadang tanpa sadar berusaha menjadi perantara antara Mb. kopi dengan Tuhan Yesus.

Saya cukup paham mengenai hubungan terlarang antara seorang pria dan wanita. Dan juga saya sangat paham, kapan waktunya untuk mendengarkan saja, kapan waktunya untuk memeluk seorang sahabat, dan kapan waktunya membukakan kebenaran Firman, yang mungkin menurut Anda bersifat teoritis. Ya, saya cukup paham. Bukan karena saya banyak membaca Alkitab ataupun sudah menjadi sosok suci dan kudus. Melainkan karena saya pernah mengalami dan terjerumus di dalam hubungan terlarang antara seorang pria dan wanita, serta boleh dipulihkan sedemikian rupa oleh Tuhan.

Waktu yang saya tempuh di dalam keterjerumusan ini sangat panjang, bukan satu tahun, dua tahun, lima tahun, ataupun delapan tahun. Melainkan belasan tahun, nyaris dua puluh tahun. Dan Anda tahu kenapa bisa sampai selama itu? Karena banyak sekali konselor yang berusaha menggantikan pelukan hangat Tuhan Yesus dengan pelukannya sendiri. Titik.

Mohon maaf saja, saya sudah sangat hafal akan gejala yang Anda lakukan. Akhirnya ketika si konseli tidak bisa mengikuti keinginan Anda, dimana Anda berusaha menggantikan pelukan hangat Tuhan Yesus, Anda mentah-mentah akan meninggalkan dia dan berkata, "Ini bukan bagianku. Biarlah ROH KUDUS sendiri yang meneranginya kelak. susah untuk menjelaskan kepada orang tegar tengkuk seperti dia." Mungkin Anda akan membantah saya dan berkata, "Kamu ngawur, mrt_bla. Saya tidak akan meninggalkan seorang konseli seperti yang Anda sebutkan!"

Sekali lagi saya ulangi, saya sudah sangat hafal, hafal, hafal, hafal, dan hafal akan gejala-gejala seperti ini. Bukan karena saya kepahitan. Melainkan ketika saya membuang kepahitan saya, terhadap konselor-konselor yang pernah saya hadapi selama belasan tahun, pemahaman pun diberikan kepada saya. Tolong Anda pahami ini dan tidak Anda ulangi lagi ke depannya. Pelukan hangat dari kita hanyalah sementara dan bersifat kabur serta bias. Tapi pelukan hangat dari Tuhan Yesus, tidak dapat digantikan oleh kita. Dan pelukan hangat ini, dikabarkan dan diberitakan oleh pekabaran dan nasehat-nasehat akan Dia, yang menurut Anda bersifat teoritis.

Saya sebenarnya cukup malas untuk kembali mengakui dosa-dosa masa lalu saya dan bersaksi mengenainya, dan saya tidak akan sembarang saja membuka dan menceritakannya. Kesaksian harus tunduk di bawah Firman Tuhan dan menjadi sebuah cerita ataupun kesaksian (namanya juga kesaksian) yang menguatkan pemberitaan Firman Tuhan. Bukan sebaliknya, dimana Firman Tuhan dibuat, dirumuskan, dan dibentuk sedemikian rupa untuk menguatkan kesaksian pribadi.


Ya udeh sorry dorry klo saya ada salah kata..jgn marah yoo hehehe..emang gejala gejala yg saya lakukan apa? Hihihi..jd geli sendiri baca nya...stru krn saya ga bisa kasih nasihat panjang lebar seperti km jadi saya cm bisa peluk sist kopi (tu juga pelukan lewat online kok..sebatas niat saja bila bertemu sist kopi pasti sudah saya kasih big hug...tp kmu jgn salaj
H arti ya..pelukan saya ini mana bisa tergantikan dgn pelukan Bapa...saya ni sapo sehh..cuma org berdosa kok..yg sampai detik ini masih butuh pemulihan dari Tuhan.
November 14, 2014, 03:10:38 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
-- cut --

Btw, saya udh di jkt per siang td. Mendadak ditugasin ke malaysia senin besok dr kantor jd hrs ngurus ini itu. Blom ketemu sepupu sy itu. Takut, iya. Dia td siang sms udh mau "berhenti" (baca: bunuh diri). Yaahh... Sejauh ini sih saya hy bisa berdoa. Semuanya sy serahin aja sm Tuhan.
Tuh, Tuhan udah mulai "campur tangan". Praise The Lord. Yes, serahkanlah segala kekhawatiran ente kepada Tuhan.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)