Author Topic: Perjamuan Kudus Keliru?  (Read 8088 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 23, 2014, 09:22:13 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 588
  • Denominasi: nonvenom
Di sini saya mau membahas tentang PK,

dalam Perjamuan terakhir Yesus berkata: inilah tubuh-Ku dan inilah darah-Ku,

apakah menurut kalian itu adalah tubuh dan darah Yesus dalam arti sungguhan?

silahkan,

salam.
November 23, 2014, 11:16:15 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
November 23, 2014, 11:44:05 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 588
  • Denominasi: nonvenom
bukan....

BEtul!

kalau Kristen kebanyakan bagaimana?

belum ada yang berani menjawab tu.

salem.
November 24, 2014, 09:11:51 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
@tolool; @sizxbn :

Pernah "ikut" Perjamuan Kudus?
November 24, 2014, 09:22:37 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 588
  • Denominasi: nonvenom
Udah sering, tetapi sekarang malas karena imannya tidak Alktiabiah,

makanya saya minta konfirmasi ulang apakah PK roti tubuh Yesus dan anggur darah Yesus dalam arti sungguhan tubuh dan darah Yesus? belum anda jawab.

salem.
November 24, 2014, 10:12:32 AM
Reply #5
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 117
  • Gender: Female
  • Denominasi: Protestan
Di sini saya mau membahas tentang PK,

dalam Perjamuan terakhir Yesus berkata: inilah tubuh-Ku dan inilah darah-Ku,

apakah menurut kalian itu adalah tubuh dan darah Yesus dalam arti sungguhan?

silahkan,

salam.

Kalau anda tidak yakin tidaklah perlu percaya, itu aja kok repot.

November 24, 2014, 10:30:29 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 588
  • Denominasi: nonvenom
Kalau anda tidak yakin tidaklah perlu percaya, itu aja kok repot.

Ini forum diskusi Bro, kalau tidak mau dibilang forum debat!

Kalau gak mau repot, kenapa anda sendiri repot mau reply?

atau anda sendiri sudah kalah sebelum bertanding?

Mau repot atau tidak itu urusan saya, bukan urusan anda,

motivasi saya supaya Kekristenan itu maju!

kalau anda mau ngaso melulu itu urusan anda,

tetapi anda mungkin lupa untuk memberitakan kebenaran adalah amanat dari Yesus,

apakah anda sudah lupa??

apakah setiap diskusi itu selalu oot?

kalau oot mendingan gak usah reply Bro.

salem.
November 24, 2014, 10:33:35 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 588
  • Denominasi: nonvenom
Kalau anda tidak yakin tidaklah perlu percaya, itu aja kok repot.

Anda itu asal ngomong aja,

justru saya tidak yakin, makanya saya repot2 buat topik ini,

fakta anda itu orang tidak mau pusing,

kalau tidak bertumbuh, tidak berbuah, dipotong, dibuang dan dibakar oleh Yesus loh Bro,

masakah anda tidak pernah baca ayat ini?

salem.
November 24, 2014, 10:35:27 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 851
  • Gender: Male
  • Denominasi: pro-testan
Istilah “perjamuan kudus” tidak ada di dalam Alkitab. Yang ada “Perjamuan Tuhan” (1 Kor 11:20). Sedangkan perjamuan malam terakhir sebelum Yesus disalibkan adalah “Perjamuan Paskah” (Mat. 26:17; Mrk. 14:12; Luk. 22:8). Jadi akar tradisi perjamuan kudus dapat ditelusuri sampai Perjamuan Paskah Yahudi, yang memperingati peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir. Perayaan Paskah diadakan setiap tahun, yaitu pada hari ke-14 dalam bulan Nisan (Im. 23:4; Bil. 28:16) selama seminggu (sampai hari ke-21). Perjamuan Paskah dilaksanakan dengan cara:
1.Ritus pendahuluan: Kepala keluarga menaikan doa pengudusan, dilanjutkan dengan makan sayur-sayuran pahit (sebagai ‘kenangan’ di Mesir). Makanan Paskah sudah disajikan, tetapi belum dimakan.
2. Ritus inti: Seorang anak bertanya apa arti semua ini. Kepala keluarga menjelaskan makna dan berkat yang terkandung dalam Perjamuan Paskah (Kel 12:26-27; 13:14) dan menceritakan ringkasan kisah keluaran dari Mesir; dilanjutkan nyanyian pujian (Mazmur 113) dan minum dari “cawan pengucapan syukur”. Setelah itu kepala keluarga mengucap berkat atas roti tidak beragi, memecah-mecahkannya dan membagikan kepada seluruh isi rumahnya; semua makan roti tak beragi itu bersama sayur-sayur pahit serta daging domba Paskah dan diakhiri dengan minum “cawan berkat”. Pengucapan berkat diyakini akan membuat mereka mendapat berkat yang terkandung dalam Perjamuan Paskah itu.
Jadi jelas bahwa anak-anak dilibatkan dalam Perjamuan Paskah, termasuk perjamuan yang diselenggarakanTuhan Yesus pada malam terakhir. Apalagi Lukas 8:1-3 menggambarkan adanya perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus sejak dari Galilea hingga Yerusalem. Perempuan tidak dapat dilepaskan dari anak-anak. Komunitas Yesus bukan hanya 12 laki-laki, namun juga ada perempuan dan anak - anak.

Di tengah-tengah Perjamuan Paskah itulah Yesus melakukan apa yang kemudian kita kenal sebagai Perjamuan Kudus di gereja. Mrk. 14:22-24, Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Ambilah, inilah tubuhku.” Sesudah itu ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu. Dan Ia berkata kepada mereka: “Inilah darah-Ku, darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang.” Dengan demikian Perjamuan Paskah itu diberi makna baru oleh Yesus. Bukan lagi sebagai peringatan peristiwa keluaran dari Mesir, Perjamuan Paskah Tuhan berpusat pada karya penebusan Tuhan Yesus di kayu salib demi kelepasan dari kuasa dosa. Namun hal berkat kelepasan dan keselamatan dari Allah yang diberikan kepada seluruh keluarga, termasuk anak-anak, dalam perjamuan Paskah Yahudi tidak diubah oleh Yesus. Dengan tetap dilakukannya perjamuan Tuhan dalam jemaat Kristen, bolehlah kita simpulkan bahwa keikutsertaan anak-anak juga ada dalam Perjamuan Tuhan (Perjamuan Kudus).

GBU
"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna.  "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.
November 24, 2014, 10:54:26 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 588
  • Denominasi: nonvenom
Istilah “perjamuan kudus” tidak ada di dalam Alkitab. Yang ada “Perjamuan Tuhan” (1 Kor 11:20).


Saya tahu, saya hanya memakai istilah yang ada sekarang, kalau detail juga bukan Perjamuan Tuhan, tetapi makan malam Tuan.

Baca ISA 2.1.5 www.scripture4all.org

Quote
Sedangkan perjamuan malam terakhir sebelum Yesus disalibkan adalah “Perjamuan Paskah” (Mat. 26:17; Mrk. 14:12; Luk. 22:8). Jadi akar tradisi perjamuan kudus dapat ditelusuri sampai Perjamuan Paskah Yahudi, yang memperingati peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir. Perayaan Paskah diadakan setiap tahun, yaitu pada hari ke-14 dalam bulan Nisan (Im. 23:4; Bil. 28:16) selama seminggu (sampai hari ke-21). Perjamuan Paskah dilaksanakan dengan cara:
1.Ritus pendahuluan: Kepala keluarga menaikan doa pengudusan, dilanjutkan dengan makan sayur-sayuran pahit (sebagai ‘kenangan’ di Mesir). Makanan Paskah sudah disajikan, tetapi belum dimakan.
2. Ritus inti: Seorang anak bertanya apa arti semua ini. Kepala keluarga menjelaskan makna dan berkat yang terkandung dalam Perjamuan Paskah (Kel 12:26-27; 13:14) dan menceritakan ringkasan kisah keluaran dari Mesir; dilanjutkan nyanyian pujian (Mazmur 113) dan minum dari “cawan pengucapan syukur”. Setelah itu kepala keluarga mengucap berkat atas roti tidak beragi, memecah-mecahkannya dan membagikan kepada seluruh isi rumahnya; semua makan roti tak beragi itu bersama sayur-sayur pahit serta daging domba Paskah dan diakhiri dengan minum “cawan berkat”. Pengucapan berkat diyakini akan membuat mereka mendapat berkat yang terkandung dalam Perjamuan Paskah itu.
Jadi jelas bahwa anak-anak dilibatkan dalam Perjamuan Paskah, termasuk perjamuan yang diselenggarakanTuhan Yesus pada malam terakhir. Apalagi Lukas 8:1-3 menggambarkan adanya perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus sejak dari Galilea hingga Yerusalem. Perempuan tidak dapat dilepaskan dari anak-anak. Komunitas Yesus bukan hanya 12 laki-laki, namun juga ada perempuan dan anak - anak.

Di tengah-tengah Perjamuan Paskah itulah Yesus melakukan apa yang kemudian kita kenal sebagai Perjamuan Kudus di gereja. Mrk. 14:22-24, Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Ambilah, inilah tubuhku.” Sesudah itu ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu. Dan Ia berkata kepada mereka: “Inilah darah-Ku, darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang.” Dengan demikian Perjamuan Paskah itu diberi makna baru oleh Yesus. Bukan lagi sebagai peringatan peristiwa keluaran dari Mesir, Perjamuan Paskah Tuhan berpusat pada karya penebusan Tuhan Yesus di kayu salib demi kelepasan dari kuasa dosa. Namun hal berkat kelepasan dan keselamatan dari Allah yang diberikan kepada seluruh keluarga, termasuk anak-anak, dalam perjamuan Paskah Yahudi tidak diubah oleh Yesus. Dengan tetap dilakukannya perjamuan Tuhan dalam jemaat Kristen, bolehlah kita simpulkan bahwa keikutsertaan anak-anak juga ada dalam Perjamuan Tuhan (Perjamuan Kudus).

GBU


anda jelaskan panjang lebar, padahal saya hanya tanya apakah tubuh dan darah Yesus dalam arti sungguhan?

malahan anda bilang anak2 boleh mengambil bagian di dalam PK, anda mulai ngawur membuat ajaran baru!

Apakah anda tidak baca setiap orang harus menguji diri sendiri sebelum ambil bagian di dalam PK?

Apakah anak2 itu sudah mampu beriman?

Anehnya anda di sini menerima anak2 sebagai orang dewasa, padahal baptisan air saja tidak boleh masih anak2.

Anda memakai patokan PB dan anda tafsirkan sepihak dan secara hurufiah, inilah yang membuat anda membuat ajaran baru yang dapat mencelakakan orang lain,

bacalah ayatnya, kalau tidak layak terima PK, jangankah menjadi sakit bahkan ada yang meninggal dunia.

salem.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)