Author Topic: Mengapa Yesus mengatakan bahwa Suara/Rupa Bapa tidak pernah terdengar/terlihat?  (Read 3261 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 28, 2014, 03:18:09 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13152
    • fossil coral cantik
Kitab Suci dengan jelas mengatakan:

Ul. 6:4   Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa
Yahweh itu satu, manifestasinya banyak ... nanti jadi orang, nanti jadi semak belukar menyala, nanti jadi malaikat, tiang awan, dlsb dlsb .... hehehe...  :char11:


Quote
Kita tahu bahwa TUHAN (YHWH) pernah didengar suara-Nya dan dilihat Rupa-Nya oleh manusia....
IMO,
1. Yesus nggak ngomong Yahweh, melainkan Bapa
2. Yesus nggak lagi bermaksud meyatakan bhw Bapa itu gak pernah dan gak akan pernah  didengar suaranya dan dilihat rupanya oleh SEMUA manusia ... melainkan oleh "kamu" spt tertulis di ayat sbb , vbn ...


Kamu
1. tidak pernah mendengar suara-Nya,
2. rupa-Nyapun tidak pernah Kamu lihat (38)
3. dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu,

SEBAB

Kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. (39) Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab Kamu menyangka bahwa oleh-Nya Kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, (40) namun Kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

(42) Tetapi tentang Kamu , memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu Kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.



dilain sisi,
Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa


kontradiksi ?

lanjut,

(18) Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Yohanes tidak menggunakan kata "Bapa" melainkan kata "Allah"... so disini maksudnya :
A. "Allah" = ELOHIM ?
B. ataukah "Allah" = Yahweh ?
C. ataukah "Allah" = Bapa ?

(45) Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah.

"Allah" : A ? B ? ataukah C ?



Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.

nah tuh... ternyata ada posibilitas ada orang yg mendengar Bapa.


(46) Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa.

tapi tidak sertamerta artinya kalo udah mendengar Bapa = melihat Bapa.

Hanya dia yang datang dari Allah, dialah yang telah melihat Bapa.

nah, orang yang datang dari Allah itulah yang Yesus bilang ybs inilah yg bisa dikatakan telah melihat Bapa. Tetep, pertanyaannya idem ... kata "Allah" disini, A ? B ? ataukah C yah vbn ?

Kalo yang PL kan, tiap kali kosakata "Allah" muncul di bhs indonesianya - di bhs ibraninya muncul kosakata "ELOHIM" yah ? Please CMIIW.

Nah... kalo Kitab PB ada gak sih ya yg bahasa ibraninya, vbn ? Kalo ada :
Kitab PB yg bahasa ibraninya, tiap kali muncul kosakata "Allah" di bahasa indonesia ... di bahasa ibraninya muncul kosakata apa yah vbn ? ELOHIM kah ? Yahweh kah ? Abba kah ?

maap... bukannya nge-respond vbn - malah jadi nanya ini itu...
hehehe...  :char11:

:)
salam.
« Last Edit: December 28, 2014, 03:21:47 AM by odading »
December 29, 2014, 01:17:45 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Yahweh itu satu, manifestasinya banyak ... nanti jadi orang, nanti jadi semak belukar menyala, nanti jadi malaikat, tiang awan, dlsb dlsb .... hehehe...  :char11:
betul, tapi pengertian itu tidak sesuai dengan maksud pengertian: TUHAN itu esa! :char11:


IMO,
1. Yesus nggak ngomong Yahweh, melainkan Bapa
2. Yesus nggak lagi bermaksud meyatakan bhw Bapa itu gak pernah dan gak akan pernah  didengar suaranya dan dilihat rupanya oleh SEMUA manusia ... melainkan oleh "kamu" spt tertulis di ayat sbb , vbn ...


Kamu
1. tidak pernah mendengar suara-Nya,
2. rupa-Nyapun tidak pernah Kamu lihat (38)
3. dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu,

SEBAB

Kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. (39) Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab Kamu menyangka bahwa oleh-Nya Kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, (40) namun Kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

(42) Tetapi tentang Kamu , memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu Kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.
Pengeretian bro. oda betul, jika bro.oda tidak mengakui diri sebagai manusia  :char11:

dilain sisi,
Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa


kontradiksi ?

lanjut,

(18) Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Yohanes tidak menggunakan kata "Bapa" melainkan kata "Allah"... so disini maksudnya :
A. "Allah" = ELOHIM ?
B. ataukah "Allah" = Yahweh ?
C. ataukah "Allah" = Bapa ?
Jika bro.oda baca tulisan Yunaninya, maka kata yang diterjemahkan dengan kata "Allah" adalah Theon; Mengenai hal ini sudah saya jelaskan bahwa maksud dari kata "Theon" ini merujuk kepada Bapa. :char11:

(45) Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah.

"Allah" : A ? B ? ataukah C ?
Jika melihat tulisan Yunaninya, maka bro.oda akan mendapati kata "Theou" yang diterjemahkan "Allah", padahal kata Theou merujuk kepada TUHAN.

Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.

nah tuh... ternyata ada posibilitas ada orang yg mendengar Bapa.
Terjemahan di atas, menurut saya lebih menjurus kepada pengertian sang penterjemah sendiri.... sebab, Yesus Kristus menyatakan: Tidak seorangpun yang pernah mendengar Suara-Nya Bapa.

bersambung....
December 29, 2014, 01:18:04 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
(46) Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa.

tapi tidak sertamerta artinya kalo udah mendengar Bapa = melihat Bapa.

Hanya dia yang datang dari Allah, dialah yang telah melihat Bapa.

nah, orang yang datang dari Allah itulah yang Yesus bilang ybs inilah yg bisa dikatakan telah melihat Bapa. Tetep, pertanyaannya idem ... kata "Allah" disini, A ? B ? ataukah C yah vbn ?
Kata Allah yang tertulis dalam ayat itu berasal dari kata "Theou" yang maksudnya merujuk kepada TUHAN (Yahweh), bukan ELOHIM.
Dengan demikian maka artinya sama dengan apabila sesorang telah diajar oleh TUHAN, maka ia dikaruniakan Bapa untuk datang kepada Yesus.... hal ini sejajar dengan pernyataan Yesus yang mengatakan:
Yoh. 6:65   Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."

Kalo yang PL kan, tiap kali kosakata "Allah" muncul di bhs indonesianya - di bhs ibraninya muncul kosakata "ELOHIM" yah ? Please CMIIW.
Gak semuanya bro.... banyak kata Ibrani Eloah atau El diterjemahkan dengan kata "Allah"

Nah... kalo Kitab PB ada gak sih ya yg bahasa ibraninya, vbn ? Kalo ada :
Kitab PB yg bahasa ibraninya, tiap kali muncul kosakata "Allah" di bahasa indonesia ... di bahasa ibraninya muncul kosakata apa yah vbn ? ELOHIM kah ? Yahweh kah ? Abba kah ?

maap... bukannya nge-respond vbn - malah jadi nanya ini itu...
hehehe...  :char11:

:)
salam.
Maaf bro, Kitab PB yang berbahasa Ibrani sudah ditulis berdasarkan kitab terjemahan yang sudah ada, yakni berdasarkan "septuaginta".... artinya, salinannya tidak lagi berdasarkan pengertian tulisan Ibrani.


Salam,
December 29, 2014, 11:15:24 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
Maaf, penjelasan sodara di atas itu hanya utak-atik-gatuk sodara untuk mencocok-cocokannya dengan ajaran/keyakinan sodara saja.... sebab, tidak demikian dengan yang dinyatakan oleh Kitab Suci.
Kitab Suci dengan jelas mengatakan:

Ul. 6:4   Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! :afro:
Jika Musa dan seluruh Israel sudah memahami keberadaan ketiga sosok tsb, maka Yesus Kristus tidak perlu lagi datang ke dalam dunia untuk memberitakan tentang Bapa kepada Israel....
Lagi-lagi penjelasan sodara di atas itu hanya utak-atik-gatuk keyakinan sodara saja.... tidak berdasarkan penjelasan dari Yesus Kristus.
Orang Kristen memang tidak mampu menjelaskan apa yang diyakininya.... bukti dari semua itu terlihat jelas dari konsep ajaran yang dibangunnya, yakni Allah Tritunggal.

Kebenaran Tritunggal sulit dimengerti atau dipahami (Stephen Tong; Allah Tritunggal; 1990: 13-18)

Stephen Tong mengatakan : “Biasanya kita mengerti sesuatu karena sesuatu itu mempunyai persamaan dengan sesuatu yang lain, sehingga melalui persamaan itu kita menemukan analoginya. Karena ada persamaan, kita mempunyai jembatan analogis untuk pengertian kita, sehingga dari sesuatu yang sudah dimengerti kita loncat ke sesuatu yang belum kita mengerti, akhirnya kita mengerti semuanya. Tetapi di dalam kita mengerti Allah, tidak ada pembanding-Nya, tidak ada persamaan-Nya, sehingga tidak bisa dimengerti dengan rasio sepenuhnya”. (Stephen Tong: Allah Tritunggal; 1990: 16)

Salam,

Tidak semua orang yang mengerti mampu menjelaskan. Dan tidak semua orang yang diberi penjelasan mampu  menangkap penjelasan tersebut. Sebaiknya anda bertanya n memohon kepada Allah, agar memberi penjelasan pada anda "mengapa trinitarian percaya bahwa Allah adalah Bapa, Anak dan ROH KUDUS"
seek then ye shall find.
December 30, 2014, 01:23:01 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13152
    • fossil coral cantik
betul, tapi pengertian itu tidak sesuai dengan maksud pengertian: TUHAN itu esa! :char11:
Oh gitu ya...

Tapi kalo manifestasinya berbeda beda pada orang laen, misal :
pada Cuplis manifestasinya semak belukar menyala
pada Unyil manifestasinya malaikat bersayap

Nah, diketika Cuplis dan Unyil ketemu dan menceritakan pengalamannya masing2 - kan possible :
A. Cuplis bilang : Tuhan saya itu semak belukar menyala
B. Unyil bilang : Tuhan saya itu malaikat bersayap

Tidakkah di pov Cuplis dan Unyil ini possible berpendapat bhw : "wah... Tuhan itu ternyata ada banyak ya...":char11:

Quote
Pengeretian bro. oda betul, jika bro.oda tidak mengakui diri sebagai manusia  :char11:
betul... saya manusia. vbn juga manusia. Pertanyaannya :
apakah vbn ini manusia yang :
1. tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya ?
2. menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab vbn menyangka bahwa oleh kitab2 suci itu vbn mempunyai hidup yang kekal ?
3. tidak mau datang kepada Yesus untuk memperoleh hidup itu ?
4. di dalam hatimu, vbn tidak mempunyai kasih akan Allah ?

pabila ke empat point diatas jawaban vbn adalah : YA
maka itu masuk kriterianya.... dimana Yesus bilang, yakni vbn adalah manusia yang

X. tidak pernah mendengar suara-Nya,
Y. rupa-Nyapun tidak pernah vbn lihat
Z. dan firman-Nya tidak menetap di dalam diri vbn

paparan saya diatas itu dalam perihal logik aja loh ya vbn
saya nggak sedang berpendapat bhw vbn itu XYZ sebab 1234  :happy0025:


Quote
Jika bro.oda baca tulisan Yunaninya, maka kata yang diterjemahkan dengan kata "Allah" adalah Theon; Mengenai hal ini sudah saya jelaskan bahwa maksud dari kata "Theon" ini merujuk kepada Bapa. :char11:
jadi kalo tiap kali ada kosakata "Theon" di PB versi bahasa asli ---> ini = ngerujuk kepada Bapa, yah vbn ? Dimana dilain sisi....

Quote
Jika melihat tulisan Yunaninya, maka bro.oda akan mendapati kata "Theou" yang diterjemahkan "Allah", padahal kata Theou merujuk kepada TUHAN.
dilain sisi, tiap kali ada kosakata "Theou" di PB versi bahasa asli ---> ini = ngerujuk kepada Yahweh, yah vbn ?

Quote
Terjemahan di atas, menurut saya lebih menjurus kepada pengertian sang penterjemah sendiri.... sebab, Yesus Kristus menyatakan: Tidak seorangpun yang pernah mendengar Suara-Nya Bapa.
Terus kalo yang ini : Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa ?

Quote
Dengan demikian maka artinya sama dengan apabila sesorang telah diajar oleh TUHAN, maka ia dikaruniakan Bapa untuk datang kepada Yesus.... hal ini sejajar dengan pernyataan Yesus yang mengatakan:
Yoh. 6:65   Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."
maap vbn... tidakkah diketika seseorang (sebut saja Cuplis) telah diajar oleh TUHAN (Yahweh) ---> ini = diketika itulah Bapa mengaruniakan Cuplis kepada Yesus ?

Kalimat ayat itu logikanya menjadi sbb :
Yesus : Saya tidak bisa mengajar siapa siapa, karena tidak ada seorangpun dapat datang kepadaKU dengan sendirinya, kecuali Bapa mengaruniakan dirinya kepadaKU, maka ybs dapat datang kepadaKU dan bisa Saya ajar.

begimana ?  :wink:

Quote
Gak semuanya bro.... banyak kata Ibrani Eloah atau El diterjemahkan dengan kata "Allah"
Yang pasti, pabila ngerujuk Yahweh .. maka kata Eloah atopun El itu gak digunakan - atopun kalo digunakan, maka dikasih tambahan kosakata "Yahweh" didepannya kosakata "Eloah/El "yg di PL bhs Ibraninya, yah vbn ?

So, selama tidak ada tertulis kosakata "Yahweh" ... maka kosakata El / Eloah / ELOHIM yg trdpt di PL versi Ibrani  ---> ini semua tidak sedang ngerujuk ke diri Yahweh.

Please CMIIW.

Quote
Maaf bro, Kitab PB yang berbahasa Ibrani sudah ditulis berdasarkan kitab terjemahan yang sudah ada, yakni berdasarkan "septuaginta".... artinya, salinannya tidak lagi berdasarkan pengertian tulisan Ibrani.
kok yang saya dapetin di wiki terbalik yah, vbn ?

The Septuagint /ˈsɛptjuːəˌdʒɪnt/, /ˈsɛptuːəˌdʒɪnt/, /ˌsɛpˈtuːədʒɪnt/, /ˈsɛptʃuːəˌdʒɪnt/, from the Latin word septuaginta (meaning seventy), is a translation of the Hebrew Bible and some related texts into Koine Greek. http://en.wikipedia.org/wiki/Septuagint

dari artikel diatas, yang sepanjang saya bisa ngerti-in : Septuaginta itu adalah kitab berbahasa Koine Greek (Yunani) hasil dari translasi dari Kitab berbahasa Hebrew (Ibrani).

ato mungkin saya yang salah ngerti ?
Please CMIIW.

:)
salam.
« Last Edit: December 30, 2014, 01:25:14 AM by odading »
December 30, 2014, 03:42:35 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Oh gitu ya...

Tapi kalo manifestasinya berbeda beda pada orang laen, misal :
pada Cuplis manifestasinya semak belukar menyala
pada Unyil manifestasinya malaikat bersayap

Nah, diketika Cuplis dan Unyil ketemu dan menceritakan pengalamannya masing2 - kan possible :
A. Cuplis bilang : Tuhan saya itu semak belukar menyala
B. Unyil bilang : Tuhan saya itu malaikat bersayap

Tidakkah di pov Cuplis dan Unyil ini possible berpendapat bhw : "wah... Tuhan itu ternyata ada banyak ya...":char11:
Makanya bro.... manifes-Nya itu jangan dijadikan dasar untuk memahami TUHAN; pasti keliru! :char11:

betul... saya manusia. vbn juga manusia. Pertanyaannya :
apakah vbn ini manusia yang :
1. tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya ?
2. menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab vbn menyangka bahwa oleh kitab2 suci itu vbn mempunyai hidup yang kekal ?
3. tidak mau datang kepada Yesus untuk memperoleh hidup itu ?
4. di dalam hatimu, vbn tidak mempunyai kasih akan Allah ?

pabila ke empat point diatas jawaban vbn adalah : YA
maka itu masuk kriterianya.... dimana Yesus bilang, yakni vbn adalah manusia yang

X. tidak pernah mendengar suara-Nya,
Y. rupa-Nyapun tidak pernah vbn lihat
Z. dan firman-Nya tidak menetap di dalam diri vbn

paparan saya diatas itu dalam perihal logik aja loh ya vbn
saya nggak sedang berpendapat bhw vbn itu XYZ sebab 1234  :happy0025:
Soal apakah saya manusia yang, saya pikir bukan masalah utamanya sehingga tidak memungkinkan manusia dapat melihat dan mendengar Suara-Nya Bapa; Sebab tentang hal itu sudah jelas dikatakan hanya Anak saja yang dapat melihat dan mendengar Suara Bapa.

jadi kalo tiap kali ada kosakata "Theon" di PB versi bahasa asli ---> ini = ngerujuk kepada Bapa, yah vbn ? Dimana dilain sisi....
 dilain sisi, tiap kali ada kosakata "Theou" di PB versi bahasa asli ---> ini = ngerujuk kepada Yahweh, yah vbn ?
yup....

Terus kalo yang ini : Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa ?
Pernyataan Yesus di atas jelas mempunyai makna tersembunyi yang tidak dapat manusia memahaminya apabila TUHAN tidak karuniakan Roh Kebenaran; sebab Yesu juga menegaskan bahwa: Yoh. 6:46   Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.

maap vbn... tidakkah diketika seseorang (sebut saja Cuplis) telah diajar oleh TUHAN (Yahweh) ---> ini = diketika itulah Bapa mengaruniakan Cuplis kepada Yesus ?
Bisa saja seperti itu, sebab semua orang --pada dasarnya-- mempunyai kesempatan yang sama untuk diajar oleh TUHAN; tetapi hal itu belum menjadi jaminan bahwa ybs dapat langsung menjadi milik TUHAN.

Kalimat ayat itu logikanya menjadi sbb :
Yesus : Saya tidak bisa mengajar siapa siapa, karena tidak ada seorangpun dapat datang kepadaKU dengan sendirinya, kecuali Bapa mengaruniakan dirinya kepadaKU, maka ybs dapat datang kepadaKU dan bisa Saya ajar.

begimana ?  :wink:
Betul.... sesuai dengan pernyataan Yesus:

Yoh. 6:44   Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

bersambung.....
December 30, 2014, 03:42:56 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Yang pasti, pabila ngerujuk Yahweh .. maka kata Eloah atopun El itu gak digunakan - atopun kalo digunakan, maka dikasih tambahan kosakata "Yahweh" didepannya kosakata "Eloah/El "yg di PL bhs Ibraninya, yah vbn ?

So, selama tidak ada tertulis kosakata "Yahweh" ... maka kosakata El / Eloah / ELOHIM yg trdpt di PL versi Ibrani  ---> ini semua tidak sedang ngerujuk ke diri Yahweh.

Please CMIIW.

Kalo tertulis kata Eloah, sudah pasti ngerujuk kepada Yahweh, kecuali untuk kata El dan ELOHIM..... harus ada tambahan kata Yahweh.

kok yang saya dapetin di wiki terbalik yah, vbn ?

The Septuagint /ˈsɛptjuːəˌdʒɪnt/, /ˈsɛptuːəˌdʒɪnt/, /ˌsɛpˈtuːədʒɪnt/, /ˈsɛptʃuːəˌdʒɪnt/, from the Latin word septuaginta (meaning seventy), is a translation of the Hebrew Bible and some related texts into Koine Greek. http://en.wikipedia.org/wiki/Septuagint

dari artikel diatas, yang sepanjang saya bisa ngerti-in : Septuaginta itu adalah kitab berbahasa Koine Greek (Yunani) hasil dari translasi dari Kitab berbahasa Hebrew (Ibrani).

ato mungkin saya yang salah ngerti ?
Please CMIIW.

:)
salam.

Maaf bro oda....
maksud saya tuh, Kitab PB yang berbahasa Ibrani itu sudah ditulis berdasarkan paradigma orang Yunani, hal itu sudah berlangsung dari sejak ditulisnya Septuginta....

Salam,
December 30, 2014, 07:03:00 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9656
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
kok yang saya dapetin di wiki terbalik yah, vbn ?

The Septuagint /ˈsɛptjuːəˌdʒɪnt/, /ˈsɛptuːəˌdʒɪnt/, /ˌsɛpˈtuːədʒɪnt/, /ˈsɛptʃuːəˌdʒɪnt/, from the Latin word septuaginta (meaning seventy), is a translation of the Hebrew Bible and some related texts into Koine Greek. http://en.wikipedia.org/wiki/Septuagint

dari artikel diatas, yang sepanjang saya bisa ngerti-in : Septuaginta itu adalah kitab berbahasa Koine Greek (Yunani) hasil dari translasi dari Kitab berbahasa Hebrew (Ibrani).

ato mungkin saya yang salah ngerti ?
Please CMIIW.

:)
salam.


itu maksudnya kitab PL yang bahasa aslinya Ibrani diterjemahkan ke Yunani Koine
kalau PB aslinya berbahasa Yunani
January 04, 2015, 05:17:36 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Tidak semua orang yang mengerti mampu menjelaskan. Dan tidak semua orang yang diberi penjelasan mampu  menangkap penjelasan tersebut. Sebaiknya anda bertanya n memohon kepada Allah, agar memberi penjelasan pada anda "mengapa trinitarian percaya bahwa Allah adalah Bapa, Anak dan ROH KUDUS"
seek then ye shall find.
Berdasarkan pengalaman saya selama di FK ini, tidak ada seorangpun yang mampu untuk menjelaskan konsep Allah Tritunggal itu bro.. jadi siapa/apa yang salah?

Kalau menurut saya sih malah sebaliknya bro, sodara yang berkeyakinan "Allah Tritunggal" itu-lah yang seharusnya memohon hikmat kepada TUHAN agar dapat menjelaskan secara tuntas kepada mereka yang bertanya.. :)


Salam,
January 04, 2015, 11:34:17 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13152
    • fossil coral cantik
Sebab tentang hal itu sudah jelas dikatakan hanya Anak saja yang dapat melihat dan mendengar Suara Bapa

mari kita liat ayat Yoh 14:9 ya vbn :
(9) Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

dari ayat diatas, saya mau ngasih pendapat2 sementara, yakni :
  • 1. Yesus bingung atas kejadian aneh yang menimpa Filipus.
  • 2. Yesus bilang udah sekian lama Filipus ngliat Yesus pake mata dan mendengar Yesus pake kuping
  • 3. Dengan demikian menurut Yesus, Filipus tidak perlu berkata Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami
  • 4. karena berdasarkan point-2 itu menurut Yesus Filipus sudah melihat dan mendengar Bapa
  • 5. oleh karena itulah Yesus mengungkapkan kebingungannya : bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami

saya rasa pendapat sementara saya diatas gak salah kan ya vbn ...
so saya melanjutkan ke pertanyaan sbb :
Jadi di pov Yesus ... si Filipus ini telah melihat Bapa ato belon ?

kalo versi saya ngejawab :
BELON. Filipus saat itu belon melihat/mendengar Bapa sekalipun Filipus udah sekian lama ngedenger Yesus pake kuping - ngliat Yesus pake mata.

selanjutnya jadi timbul pertanyaan :
lalu kenapa kok Yesus bingung mengenai si Filipus ini ?

versi saya ngejawab :
saat itu Yesus nggak sedang bingung dalam perihal KENAPA si Filipus yang udah ngliat/ngedenger Bapa (karena sudah ngliat diriNYA pake mata / ngedenger ucapanNYA pake kuping) kok masih juga berkata Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami

saat itu ibarat katanya Yesus sedang menyindir si Filipus yang sudah sekian lama bersama Yesus, namun masih juga belon ngerti ajaran2/ucapan2NYA.

kesimpulan :
"bersama Yesus" itu fokusnya BUKAN tentang melihat Yesus pake mata & mendengar Yesus pake kuping, melainkan setelah sekian lama bersama Yesus, melihat Yesus pake mata & mendengar Yesus pake kuping, Filipus itu seyogyanya sudah mengerti.

Dengan demikian, diketika Filipus itu memang sudah mengerti - maka barulah Filipus bisa dikatakan telah melihat/mendengar Bapa .... yakni melalui ucapan2 Yesus.

bersambung
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)