Author Topic: Seperti siapakah Manusia ketika ia melanggar Perintah TUHAN?  (Read 874 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 24, 2014, 09:48:27 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Kej. 3:4-5   Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah (’ĕ·lō·hîm) mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah (kê·lō·hîm), tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Topik ini sengaja saya sajikan untuk membuka wawasan para penyembah Allah (’ĕ·lō·hîm) dengan tujuan agar mereka sadar, bahwa apa yang mereka sembah-sembah itu adalah si jahat.

Oleh sebab itu tidak heran jika Yesus Kristus mengatakan kepada orang-orang Yahudi (Farisi dan ahli Taurat) bahwa bapa mereka adalah iblis.
Yoh. 8:44   Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.


Salam,
December 24, 2014, 10:19:50 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Kel. 23:13   Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama Allah (’ĕ·lō·hîm) lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu."
December 24, 2014, 11:36:30 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
Saya koq justru melihat arah thread yang kamu tulis ini menjadi tidak jelas, bro...
Kamu sedang ingin membahas apa?

;D
December 24, 2014, 11:51:52 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
Cinta Bhinneka tidak menangkap keterkaitan antara judul topik dengan ayat-ayat yang dikutip sebagai post pembuka topik.   brc memang betul, topik ini tidak jelas.

Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
December 24, 2014, 06:53:38 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1076
  • Gender: Male
tetap seperti semula serupa dengan gambaran TUHAN.

namun bedanya adalah sudah tidak di liputin oleh kemuliaan TUHAN.

alias berdosa/Mati/hilang kemuliaan TUHAN. :coolsmiley:
December 28, 2014, 03:35:45 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
Quote
Seperti siapakah Manusia ketika ia melanggar Perintah TUHAN?


kata Yahweh ELOHIM : seperti salah satu dari KITA.

(22) Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita

salah satu dari "KITA" tsb seperti begini :
tahu tentang yang baik dan yang jahat;

so, SISAnya (selain salah satu) dari "KITA" seperti begini :
tidak tahu tentang yang baik dan yang jahat.


Kel. 23:13   Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama Allah (’ĕ·lō·hîm) lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu."
nama Allah (’ĕ·lō·hîm) lain, maksudnya itu misal : Brahma, Wisnu, Syiwa, Baal, Behemoth, Isis, Osiris, Marduk, Lilith, tante Lusi, dlsb yah vbn ?

 :char11:,
salam.
December 28, 2014, 01:36:01 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Kej. 3:4-5   Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah (’ĕ·lō·hîm) mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah (kê·lō·hîm), tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Topik ini sengaja saya sajikan untuk membuka wawasan para penyembah Allah (’ĕ·lō·hîm) dengan tujuan agar mereka sadar, bahwa apa yang mereka sembah-sembah itu adalah si jahat.

Oleh sebab itu tidak heran jika Yesus Kristus mengatakan kepada orang-orang Yahudi (Farisi dan ahli Taurat) bahwa bapa mereka adalah iblis.
Yoh. 8:44   Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.


Salam,

Seperti siapakah Manusia ketika ia melanggar Perintah TUHAN?

Yoh 8:32 : “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Lalu bagaimana reaksi orang Yahudi?

Yoh 8:33 : Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"

Kata-kata orang Yahudi ini rasanya seperti mereka mempunyai kemampuan sendiri (tanpa Tuhan) dan tidak pernah menjadi hamba siapapun (secara rohani) karena sebagai keturunan Abraham, mereka punya perjanjian dengan Allah, bahwa mereka adalah umat Allah. Jadi mereka percaya bahwa mereka tidak pernah menjadi hamba siapa pun secara rohani. Yesus lalu berkata dalam Yoh 8:34 :

Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Yoh. 8:34

Jadi Yesus mengajarkan bahwa  semua orang yang melanggar perintah Tuhan/setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa dan karena semua manusia berbuat dosa (Roma 3:23) maka semua manusia adalah hamba dosa, tanpa kecuali.

Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.

Lalu bagaimana sampai manusia bisa menjadi hamba dosa?

Kita perlu mengetahui kondisi manusia pra kejatuhan kondisinya adalah mungkin berdosa, dan mungkin tidak berdosa.

Manusia pasca kejatuhan kondisinya adalah tidak mungkin tidak berdosa.

Selanjutnya manusia di dalam Kristus kondisinya adalah mungkin berdosa, mungkin tidak berdosa .

Dan akhirnya manusia setelah dimuliakan (di surga) maka kondisinya adalah tidak mungkin berdosa.

Jadi manusia pasca kejatuhan adalah manusia yang TIDAK MUNGKIN TIDAK BERDOSA dan akhirnya manusia menjadi hamba dosa.

Roma 6:17 : Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.

Paulus pernah mengalami kondisi perhambaan dosa semacam ini.

Roma 7:15-21 : (15) Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. (16) Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik. (17) Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. (18) Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. (19) Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. (20) Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku. (21) Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.

Semua manusia mengalami gejala seperti ini dan ini membuktikan bahwa semua manusia sementara dijajah dosa/menjadi hamba dosa.
« Last Edit: December 28, 2014, 01:52:58 PM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
December 29, 2014, 11:29:55 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan


kata Yahweh ELOHIM : seperti salah satu dari KITA.

(22) Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita

salah satu dari "KITA" tsb seperti begini :
tahu tentang yang baik dan yang jahat;

so, SISAnya (selain salah satu) dari "KITA" seperti begini :
tidak tahu tentang yang baik dan yang jahat.

Jika pengertiannya seperti itu, maka ada dua pertanyaan yang harus diterangkan...
1. Siapakah menurut catatan KitabSuci yang tahu tentang yang baik dan yang jahat itu? Yahweh ELOHIM atau ELOHIM?
2. Kepada siapakah Yahweh ELOHIM berfirman: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; ......"

nama Allah (’ĕ·lō·hîm) lain, maksudnya itu misal : Brahma, Wisnu, Syiwa, Baal, Behemoth, Isis, Osiris, Marduk, Lilith, tante Lusi, dlsb yah vbn ?

 :char11:,
salam.
Pengertian seperti sangat sangat masuk akal, apalagi nama Allah (’ĕ·lō·hîm) yang gak jelas seperti yang dinyatakan oleh Kitab Kejadian 1:1.


Salam,
March 11, 2015, 12:32:00 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Kej. 3:4-5   Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah (’ĕ·lō·hîm) mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah (kê·lō·hîm), tahu tentang yang baik dan yang jahat."


Kej. 3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Kata iblis seringkali berlawanan dengan apa yang Tuhan Allah katakan:  "Kamu tidak akan mati..... dan kamu akan menjadi seperti Allah"!

Banding dengan perintah Tuhan Allah Kej. 2:17..........."sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.
 
Inilah yang menjadi manusia tidak sadar bahwa mereka berusaha untuk selalu menyangkal hukuman mati utk dosa yang mereka perbuat dan akhir-akhir ini manusia berusaha mau seperti Tuhan Allah, tidak lagi bergantung kepada kebenaran Firman Tuhan, dan dengan demikian menjadi allah palsu yang mau berusaha menyejajarkan diri mereka dengan Allah.

Karena kejatuhan manusia maka mereka tidak mau lagi bergantung kepada Allah dan  Firman Tuhan sebagai pedoman dasar kebenaran dari mereka itu sendiri!

Alkitab menyatakan bahwa semua yang yang berusaha seperti Allah "akan lenyap dari bumi dan dari kolong langit ini" (Yer. 10:10-11).

Hal ini sama juga seperti nasib antikristus yang menyatakan diri "sebagai Allah" (2Tes. 2:4).   
« Last Edit: March 11, 2015, 05:40:24 PM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
April 29, 2015, 09:24:05 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan


kata Yahweh ELOHIM : seperti salah satu dari KITA.

(22) Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita

salah satu dari "KITA" tsb seperti begini :
tahu tentang yang baik dan yang jahat;

so, SISAnya (selain salah satu) dari "KITA" seperti begini :
tidak tahu tentang yang baik dan yang jahat.
Saya pikir, fokusan bro.oda (dalam penjelasan) di atas sudah menyimpang dari pernyataan Kitab Suci.

Jika dikatakan "Kita" maka yang perlu kita diketahui adalah siapakah "Kita" yang dimaksud.... TUHAN berbicara kepada siapa pada waktu itu sehingga Ia mengatakan "Kita"?
Menurut pengertian saya, Kitab Suci sudah menyatakannya dengan jelas dengan menuliskan: Berfirmanlah TUHAN Allah (way·yō·mer Yah·weh ’ĕ·lō·hîm)...."

Warna merah dan biru itulah (menurut pengertian saya) yang sebagai dimaksud dengan "Kita" oleh TUHAN.

nama Allah (’ĕ·lō·hîm) lain, maksudnya itu misal : Brahma, Wisnu, Syiwa, Baal, Behemoth, Isis, Osiris, Marduk, Lilith, tante Lusi, dlsb yah vbn ?

 :char11:,
salam.
Itu benar bro, tetapi masalahnya sekarang adalah kata "Allah" (’ĕ·lō·hîm) itu sudah berubah menjadi sebuah "NAMA"...... sedangkan Nama TUHAN (Yah·weh) sendiri malah terlupakan.

Mungkin, hal itu terjadi oleh karena Nama TUHAN (Yah·weh) dipandang oleh bangsa-bangsa sebagai "nama" sesembahannya bangsa Israel saja.


Salam,
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)