Author Topic: Yohanes 10:28, teologi yang keliru dari penganut OSAS dan Calvinisme  (Read 15069 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 12, 2015, 07:44:15 AM
Reply #110
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Makanya kan namanya 'agama'.
Kl Kristen hanya dilihat kulitnya, maka dia sama saja dengan kedudukan agama-agama lain.

Kl semua agama dibeda dalem-dalemnya, baru keliatan bedanya.

Smentara itu, bicara soal doktrin keselamatan Kristen, pd prinsipnya adalah sama.
Syarat keselamatan adalah iman pada Yesus Kristus.
Tidak ada aliran Kristen waras yg bkata bhw yg mbuat manusia selamat adalah perbuatan saja.

Ada yg bilang iman itu diperoleh dari pemilihan eksklusif,
Ada yg bilang iman itu adalah respon thd panggilan ROH KUDUS yg terlebih dahulu memberikan iman,
Ada yg bilang iman itu otomatis menjaga dan otomatis membuahkan perbuatan,
Ada yg bilang iman itu harus dijaga dan dibuktikan dengan perbuatan.
Kl diliat-liat dalemnya dari semua varian itu, intinya sama.

Kamu jadi Kristen krn beriman pd Yesus Kristus karena kerja ROH KUDUS yg tidak kelihatan.

Intinya tiba-tiba kamu sadar siapa Yesus Kristus yg sbenarnya dan kamu percaya kpadaNya (bisa jadi krn kotbah, bisa jadi krn baca Alkitab, bisa jadi krn nonton film, bisa jadi krn mhadapi masalah).
Ssudah itu, hidupmu kamu rasakan otomatis tjadi prubahan mulai dari motivasi sampai tindakan nyata.
Kamu punya krinduan baca Alkitab dan ke Gereja.
Kmudian seiring pjalanan Kekristenan, kamu dhadapkan pd kondisi-kondisi dimana kamu harus memilih antara taat atau ikut keinginan daging, maka kita otomatis tau mana yg sebaiknya dipilih dan kitapun mlakukan pemilihan.

Ssudah kamu blajar pendalaman Alkitab tentang keselamatan, barulah mulai sgala variasi-variasi yg mbingungkan ini.

Kl mnrt saya,
Org yg tidak mdalami doktrin soteriologi pun sbetulnya tau bgmn mjalani hidup Kekristenan yg benar dan berbuah.
Jangankan orang Kristen, baik agama lain, bahkan ateis juga punya ide bagaimana menjalani kehidupan yang 'benar dan berbuah'. Moralitas dan hidup baik itu tidak ekslusif milik Kristen saja.

Tapi yang membedakan adalah, ketika seseorang menghadapi godaan dan pencobaan, menghadapi tantangan dalam menjalankan kehidupan. Ketika situasi sulit itu datang, apa yang kita percaya akan SANGAT BERPENGARUH terhadap keputusan yang kita ambil dalam menghadapi krisis tersebut.

Misalnya ketika anda terjerat rokok atau alkohol. Mau lepas susah. Jatuh lagi-jatuh lagi.
Kalau anda percaya teori pemilihan, mungkin pada suatu titik anda akan mikir, 'jangan-jangan saya memang bukan orang pilihan. Terbukti saya selalu gagal hidup sesuai Firman Tuhan'. Akhirnya bisa jadi putus asa dan meninggalkan Kekristenan.

Kalau anda percaya anda dapat kehilangan keselamatan, mungkin anda juga akan frustasi karena selalu mengecewakan Tuhan dan berfikir mungkin Tuhan sudah menolak anda. Karena terlalu sering minta ampun dan jatuh lagi.

Lain halnya bila anda ngerasa Allah itu seperti Bapa yang baik yang setia yang tak akan meninggalkan kita. Dia akan selalu di samping kita meskipun kita gagal-lagi-gagal lagi. Ini akan menjadikan motivasi dan kekuatan bagi kita untuk mampu mengatasi perbuatan dosa.

Jadi pendalaman alkitab yang 'membingungkan' ini bagai saya bukan sekedar teori untuk memuaskan pikiran kita, tapi benar-benar nyata untuk menerima pertolongan Tuhan dalam menghadapi masalah hidup.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
January 12, 2015, 11:11:44 AM
Reply #111
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 67
  • Denominasi: ICHTHUS
Opini Ente di atas, itu value-nya ekstrim-ekstrim semua, Sob.
Kalo berat ngikutin salah satu, gimana kalo digabung aza jadi CalMinian.
Kalau digabung masa bisa, keduanya bertolak belakang sama sekali.
Kalau diambil kelebihannya masing2 dan kekurangannya dibuang mungkin bisa.
Misalnya : saya sependapat dengan bro@ HenHen bahwa doktrin pilihan hanya berlaku untuk kasus tertentu saja tidak berlaku umum.
 Jadi kehendak bebas manusia ada, pemilihan yang selamat ada.
Doktrinnya bukan Calminian...Doktrin keselamatan Alkitab / Yesus Kristus saja :)
January 12, 2015, 01:02:59 PM
Reply #112
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6474
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Jangankan orang Kristen, baik agama lain, bahkan ateis juga punya ide bagaimana menjalani kehidupan yang 'benar dan berbuah'. Moralitas dan hidup baik itu tidak ekslusif milik Kristen saja
Tapi yang membedakan adalah, ketika seseorang menghadapi godaan dan pencobaan, menghadapi tantangan dalam menjalankan kehidupan. Ketika situasi sulit itu datang, apa yang kita percaya akan SANGAT BERPENGARUH terhadap keputusan yang kita ambil dalam menghadapi krisis tersebut.

Misalnya ketika anda terjerat rokok atau alkohol. Mau lepas susah. Jatuh lagi-jatuh lagi.
Kalau anda percaya teori pemilihan, mungkin pada suatu titik anda akan mikir, 'jangan-jangan saya memang bukan orang pilihan. Terbukti saya selalu gagal hidup sesuai Firman Tuhan'. Akhirnya bisa jadi putus asa dan meninggalkan Kekristenan.

Kalau anda percaya anda dapat kehilangan keselamatan, mungkin anda juga akan frustasi karena selalu mengecewakan Tuhan dan berfikir mungkin Tuhan sudah menolak anda. Karena terlalu sering minta ampun dan jatuh lagi.

Lain halnya bila anda ngerasa Allah itu seperti Bapa yang baik yang setia yang tak akan meninggalkan kita. Dia akan selalu di samping kita meskipun kita gagal-lagi-gagal lagi. Ini akan menjadikan motivasi dan kekuatan bagi kita untuk mampu mengatasi perbuatan dosa.

Kl saya liat ya, problem dari tulisan Bro Aleph adalah Bro menuliskan ssuatu dg paradigma seolah 'mutlak'.

Misal:

Misalnya ketika anda terjerat rokok atau alkohol. Mau lepas susah. Jatuh lagi-jatuh lagi.
Kalau anda percaya teori pemilihan, mungkin pada suatu titik anda akan mikir, 'jangan-jangan saya memang bukan orang pilihan. Terbukti saya selalu gagal hidup sesuai Firman Tuhan'. Akhirnya bisa jadi putus asa dan meninggalkan Kekristenan.


Cara Bro menulis seolah-olah hampir pasti pola pikir keliru ini akan terjadi di benak para Calvinist.

Kalau anda percaya anda dapat kehilangan keselamatan, mungkin anda juga akan frustasi karena selalu mengecewakan Tuhan dan berfikir mungkin Tuhan sudah menolak anda. Karena terlalu sering minta ampun dan jatuh lagi.

Ini juga sama.
Cara Bro menulis seolah-olah hampir pasti pola pikir keliru ini akan terjadi di benak para Arminianist.

Lain halnya bila anda ngerasa Allah itu seperti Bapa yang baik yang setia yang tak akan meninggalkan kita. Dia akan selalu di samping kita meskipun kita gagal-lagi-gagal lagi. Ini akan menjadikan motivasi dan kekuatan bagi kita untuk mampu mengatasi perbuatan dosa.

Sbg pbandingan, maka Bro mngedepankan pola pikir di atas sbg suatu kepastian yg dialami kaum 'grace-radical'.

Jadi pendalaman alkitab yang 'membingungkan' ini bagai saya bukan sekedar teori untuk memuaskan pikiran kita, tapi benar-benar nyata untuk menerima pertolongan Tuhan dalam menghadapi masalah hidup.

Dg konteks tulisan Bro sebelumnya, maka ksimpulan ini jadi beda diartikannya (stidaknya oleh saya).

Saya jd mngartikan bhw Bro mngatakan grace-radical adalah the-best.
Ya sudahlah itu kan iman pribadi Bro.

Tp ktika Bro mbandingkannya pd calvinism dan arminianism, Bro mngambil suatu ksimpulan 'pribadi' bhw penganut Calvin dan Arminian tidak akan mungkin (or akan sangat sangat sukar) mcapai kdewasaan rohani sbgmn kaum grace-radical.
Padahal, Calvinist dan Arminianist belum tentu mngalami proses bpikir sbgmn yg Bro simpulkan sndiri itu.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 12, 2015, 01:15:59 PM
Reply #113
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6474
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Bro Siip,
Iman bahwa dia sudah dipilih, iman ini tidak menyelamatkan.
Yang menyelamatkan adalah iman kepada Kristus yang telah mati menebus dosanya.

Hehehe...
Maaf Bro,
Tulisan Bro memang benar.
Iman kpd Kristus-lah yg menyelamatkan.

Namun dalam konteks Calvinisme,

Tp mana yg tjadi lebih dahulu?
Allah memilih ataukah manusia beriman?

Yg tjadi dulu kan 'Allah memilih'.
Krn Allah memilih maka manusia bisa beriman.

Jd proses maha-penting adalah pemilihan oleh Allah.

Skrg saya tanya ke Bro,
Misal ada orang yg bilang ke Bro bhw dia mengimani Yesus Kristus,
Apakah Bro yakin 100% bhw orang ini adalah umat pilihan?

Saya yakin Bro ngga bisa yakin 100%.
Trus gimana cara Bro mningkatkan kadar kyakinan Bro akan status 'pilihan' dari orang ini?
Tentu dg Bro mlihat indikator perilakunya.

Makin dia bperilaku jauh dari norma Kristen, maka makin Bro bkata:
'Mungkin aja dia cuma ngaku di mulut beriman'.

Bgmn dg orang bsangkutan?
Bisa aja dia di dalam hati yakin 100% dia selamat.

Tp apakah dapat disepakati bhw dia (skalipun scr pribadi yakin 100% selamat) maka serta merta dia pasti selamat?

Ngga juga.

Kl dia nanya ke Bro, apakah saya pasti umat pilihan?
Maka apa tanda yg Bro berikan ke dia?
Ya kembali ke indikator perilakunya.

Ini tulisan Bro:
ketika kita bisa merasakan dengan jelas akan kasih Allah dalam hidup kita, dan dalam kita pun kemudian tumbuh rasa mengasihi Allah, maka boleh lah kita yakin akan keselamatan kita yang tidak akan pernah hilang

Tetap saja ada indikator perilakunya.

--------

Hal di atas akan sama dg Arminian, Bro.

Coba aja tanya ke Arminian manapun,
Mreka akan mjawab:
Saya yakiiiin 100% saya sudah dipilih Tuhan, ini buktinya saya dibukakan mengenai Kristus dan bisa percaya Kristus.
Saya juga yakiiiin 100% sudah selamat krn Kristus menjanjikannya.

Kl Bro tanya:
Lalu apa peran indikator perilaku bagi kamu?

Maka dia jawab:
Ini sbg tanda dari iman saya.

----------

Sama saja Bro Wawan.
Teorinya memang beda, tp outcome-nya sama.

Iman harus dwujudkan oleh perbuatan.
- Yg calvin bilang otomatis muncul
- Yg arminian bilang sbg bukti
- Yg grace-radical bilang otomatis muncul

Coba tanya lg ke mreka:
Siapa yg munculkan?

Smua kompak jawab: ROH KUDUS, bukan saya.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 12, 2015, 01:38:39 PM
Reply #114
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Kl saya liat ya, problem dari tulisan Bro Aleph adalah Bro menuliskan ssuatu dg paradigma seolah 'mutlak'.

Misal:

Misalnya ketika anda terjerat rokok atau alkohol. Mau lepas susah. Jatuh lagi-jatuh lagi.
Kalau anda percaya teori pemilihan, mungkin pada suatu titik anda akan mikir, 'jangan-jangan saya memang bukan orang pilihan. Terbukti saya selalu gagal hidup sesuai Firman Tuhan'. Akhirnya bisa jadi putus asa dan meninggalkan Kekristenan.


Cara Bro menulis seolah-olah hampir pasti pola pikir keliru ini akan terjadi di benak para Calvinist.

Kalau anda percaya anda dapat kehilangan keselamatan, mungkin anda juga akan frustasi karena selalu mengecewakan Tuhan dan berfikir mungkin Tuhan sudah menolak anda. Karena terlalu sering minta ampun dan jatuh lagi.

Ini juga sama.
Cara Bro menulis seolah-olah hampir pasti pola pikir keliru ini akan terjadi di benak para Arminianist.

Lain halnya bila anda ngerasa Allah itu seperti Bapa yang baik yang setia yang tak akan meninggalkan kita. Dia akan selalu di samping kita meskipun kita gagal-lagi-gagal lagi. Ini akan menjadikan motivasi dan kekuatan bagi kita untuk mampu mengatasi perbuatan dosa.

Sbg pbandingan, maka Bro mngedepankan pola pikir di atas sbg suatu kepastian yg dialami kaum 'grace-radical'.

Jadi pendalaman alkitab yang 'membingungkan' ini bagai saya bukan sekedar teori untuk memuaskan pikiran kita, tapi benar-benar nyata untuk menerima pertolongan Tuhan dalam menghadapi masalah hidup.

Dg konteks tulisan Bro sebelumnya, maka ksimpulan ini jadi beda diartikannya (stidaknya oleh saya).

Saya jd mngartikan bhw Bro mngatakan grace-radical adalah the-best.
Ya sudahlah itu kan iman pribadi Bro.

Tp ktika Bro mbandingkannya pd calvinism dan arminianism, Bro mngambil suatu ksimpulan 'pribadi' bhw penganut Calvin dan Arminian tidak akan mungkin (or akan sangat sangat sukar) mcapai kdewasaan rohani sbgmn kaum grace-radical.
Padahal, Calvinist dan Arminianist belum tentu mngalami proses bpikir sbgmn yg Bro simpulkan sndiri itu.
Betul Siip,
Itu pendapat saya. Memang tidak bisa dimutlakkan. Kalau mau mendalami lebih lanjut sebaiknya ayo kita bahas ayatnya.
Saya hanya ingin membukakan bahwa yang anda katakan 'sama saja, cuma kemasannya berbeda', ternyata pada tingkat tertentu sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan.

Saya gak ingin berkata, 'grace-radical adalah the-best', tapi bukankah seharusnya Firman Tuhan itu menolong dan menguatkan kita? Dan dalam keterpurukan kita, bagaimanakah doktrin 'dipilih sebagian' dapat menolong kita? Bagaimanakah doktrin 'keselamatan kita akan hilang' bisa menolong kita?

Memang bisa saja kita bersikap seperti anda..."itu semua cuma kemasan, yang penting percaya Yesus", kalau dalam konteks saling menerima saya juga gak masalah bersikap seperti itu. Tapi kalau mau saling mempertajam, berdikusi lebih dalam, mempelajari ayat secara mendalam, mari kita dama-sama belajar....
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
February 25, 2015, 08:50:45 PM
Reply #115
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 113
Saya gatau ya maksud aliran2 osas dll itu apa, cuma perlu saya tegaskan di dalam alkitab tidak ada yg namanya sekali selamat tetap selamat.

Berkat keselamatan dari Tuhan itu gratis bapak ibu. Anda dan saya tidak bisa mengusahakannya. Gratis dan tidak bisa dibatalkan. Tapi saya mau tanya, anda sudah terima tuhan, tapi anda buat dosa, bisakah anda masuk surga? Jawabannya tidak! Keselamatan gratis, tapi untuk hidup benar, ada harga yg harus anda dan saya bayarkan! Tolong Firman Tuhan jangan diputarbalikkan. Anda pikir masuk surga gampang? Sama sekali tidak!

Matius 7:13-14  Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
February 26, 2015, 09:14:32 AM
Reply #116
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Saya gatau ya maksud aliran2 osas dll itu apa, cuma perlu saya tegaskan di dalam alkitab tidak ada yg namanya sekali selamat tetap selamat.

Berkat keselamatan dari Tuhan itu gratis bapak ibu. Anda dan saya tidak bisa mengusahakannya. Gratis dan tidak bisa dibatalkan. Tapi saya mau tanya, anda sudah terima tuhan, tapi anda buat dosa, bisakah anda masuk surga? Jawabannya tidak! Keselamatan gratis, tapi untuk hidup benar, ada harga yg harus anda dan saya bayarkan! Tolong Firman Tuhan jangan diputarbalikkan. Anda pikir masuk surga gampang? Sama sekali tidak!

Matius 7:13-14  Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
Dari sini aja tulisan anda sudah kontradiksi. Berkat keselamatan gratis dan tidak bisah diusahakan tapi kok harus 'dibayar' dengan berusaha keras? kontradiksi bukan?

Saya rasa karena penafsiran yang kurang sesuai konteks.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
February 26, 2015, 09:28:00 AM
Reply #117
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6474
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Saya gatau ya maksud aliran2 osas dll itu apa, cuma perlu saya tegaskan di dalam alkitab tidak ada yg namanya sekali selamat tetap selamat.

Berkat keselamatan dari Tuhan itu gratis bapak ibu. Anda dan saya tidak bisa mengusahakannya. Gratis dan tidak bisa dibatalkan. Tapi saya mau tanya, anda sudah terima tuhan, tapi anda buat dosa, bisakah anda masuk surga? Jawabannya tidak! Keselamatan gratis, tapi untuk hidup benar, ada harga yg harus anda dan saya bayarkan! Tolong Firman Tuhan jangan diputarbalikkan. Anda pikir masuk surga gampang? Sama sekali tidak!

Matius 7:13-14  Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

Ada Sobat.
Jika tidak ada, maka tidak ada dasar keamanan bagi iman dalam Yesus Kristus.

Dalam iman, kita harus senantiasa yakin 100% bahwa saya pasti selamat.

Kl ada yg btanya-tanya: 'Akankah saya selamat?',
Maka ia kurang ber-iman.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
February 26, 2015, 11:03:32 AM
Reply #118
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 113
Dari sini aja tulisan anda sudah kontradiksi. Berkat keselamatan gratis dan tidak bisah diusahakan tapi kok harus 'dibayar' dengan berusaha keras? kontradiksi bukan?

Saya rasa karena penafsiran yang kurang sesuai konteks.

Dibaca baik2 bro, saya GAK bilang kita harus BAYAR KESELAMATAN, saya bilang UNTUK HIDUP BENAR ADA HARGA YANG HARUS DIBAYAR. Gini deh saya kasih satu cerita biar anda paham.

Anda tau Lady Diana kan? Seorang Putri Kerajaan Inggris. Lady Di itu orang awam yang nikah sama Putra Bangsawan, si Pangeran Charles, anak Ratu Elizabeth. Background Lady Di itu guru TK, orang awam, memang ada keturunan bangsawan tapi tidak berasal dari kerajaan dan hidupnya normal spt rakyat biasa. Di umur 20 tahun nikah sama Pangeran Charles yg umurnya sudah 32 tahun. Waktu nikah, udah official kan tuh Lady Di jadi Puteri Kerajaan. Anda tau bagaimana stressnya Diana hidup menurut aturan kerajaan? Ini ga boleh itu ga boleh. Jadinya apa? Dia bulimia dan anoreksia. Anda tau akhir hidupnya? Meninggal tragis, mantan suaminya kawin lagi sama cem2an waktu sblm nikah sm Lady Di. Anda tau kenapa? Karena Diana stress hidup dalam aturan kerajaan! Dia orang awam yang jadi Puteri kerajaan, ya mau ga mau harus hidup sesuai aturan kerajaan! Sama seperti kita orang percaya pak! Anda dan saya dulu dosa, sejak kenal Kristus, kita "menikah" dengan Kristus, kita ini sudah jadi warga Kerajaan Sorga! Tapi ingat, hidup dalam kerajaan sorga anda dan saya harus mau hidup menurut aturan sorga! Apa aturannya? Sudah jelas semua ada di alkitab. Bisa gak ada melenceng dan buat dosa? Sangat bisa! Tapi ingat, akhir hidup anda akan tragis seperti Lady Diana tuh, alias tidak mendapat bagian dalam kerajaan sorga!
February 26, 2015, 11:30:21 AM
Reply #119
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 113
Ada Sobat.
Jika tidak ada, maka tidak ada dasar keamanan bagi iman dalam Yesus Kristus.

Dalam iman, kita harus senantiasa yakin 100% bahwa saya pasti selamat.

Kl ada yg btanya-tanya: 'Akankah saya selamat?',
Maka ia kurang ber-iman.

Yakobus 2:14, 17, 20, 22, 24  Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)