Author Topic: Mari menyembah Tuhan Sang Bapa, bukan Yesus Sang Anak  (Read 8540 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 18, 2015, 06:45:37 PM
Reply #360
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Ada yang percaya gak? kalau Yesus Kristus itu adalah Yahweh sendiri yang menjadi Anak Manusia!?
=========

Orang-orang beragama emang syusyah!! ;D

Ya saya percaya!
Jika anda mau teliti dan hati-hati dalam memahami Kitab Suci!
Bapa juga sosok yang bernama YHWH (TUHAN) di PL.
Ada pernyataan sosok Bapa, ada pernyataan sosok Anak, ada pernyataan sosok ROH KUDUS.
Sosok Anaklah yang menjadi Manusia bernama Yesus di PB.
Inilah kebenaran. Jadi tidak perlu repot-repot mengalihkan pembicaraan.
-jika sodara mau teliti dan hati-hati dalam memahami Kitab Suci-
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
January 18, 2015, 09:33:09 PM
Reply #361
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1076
  • Gender: Male
udah dijawab terus kok,

kenapa tidak tanggap melulu?

programnya errors ya Pak?
Jadi JURUSELAMAT itu TUHAN atau bukan TUHAN?

Di jawab saja... jangan taptei..
January 18, 2015, 10:16:30 PM
Reply #362
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Betul!

Yesus adalah Tuhan (yang mengutus)

Dosa telah membawa berbagai sengsara dan penderita pada manusia. Secara sadar ataupun tidak, manusia tiada henti hentinya berusaha utk keluar dari dosa dan sengsara ini.

Mereka berpikir bahwa dengan upaya mereka sendiri, misalnya dengan berbuat baik serta mematuhi peraturan peraturan agama, mereka dapat menyelamatkan diri dan luput dari dari hukuman dosa.

Namun sebenarnya semua usaha manusia itu sia-sia saja.

Sebenarnya kesalehan manusia itu seperti kain kotor (Yesaya 64:6).

Jelaslah, bahwa segala usaha manusia, baik melalui perbuatan amal, kekayaan maupun kesalehan tidak dapat menyelamatkan dirinya dari hukuman maut.

Manusia sesungguhnya sama sekali tidak berdaya utk menyelamatkan diri sendiri.

“Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN (YHWH) itu Allah kita (ELOHEYNU), TUHAN (YHWH) itu esa! Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu (Ul 6:4-5).

Oleh karena itu TUHAN (YHWH) itu Allah kita, Ia adalah Allah yang menjadi manusia. Dalam keadaan-Nya sebagai manusia, Ia telah mati disalibkan utk menyelamatkan kita dari hukuman maut.

Sesudah itu Ia di kuburkan, dan pada hari yang ketiga Ia bangkit dari kematian, sebab kuasa maut telah dikalahkan-Nya (1Kor. 15:3,4).

Kematian-Nya pada kayu salib memperdamaikan kita dengan Allah.

Akibatnya, setiap orang yang percaya kepadaNya dipindahkan kedalam Kerajaan Allah.

Jadi, kita diselamatkan bukan karena usaha atau kebaikan kita, melainkan karene kebaikan Allah semata-mata.

Manusia diselamatkan dari hukuman maut karena kasih karunia (anugerah) Allah. Kasih karunia adalah suatu pemberian cuma-cuma yang sebenarnya kita tidak layak utk menerimanya.

Ia bersifat cuma-cuma, karena Yesus Kristus telah membayarnya bagi kita pada kayu salib. lihat Ef. 2:8; Roma 6:23.

Jadi jelas bahwa maksud tujuan Yesus Kristus dengan mati utk orang berdosa (1Pet. 3:18) supaya Ia membawa kita kepada Allah.

Apakah yang dipikul Tuhan Yesus pada tubuh-Nya dikayu salib itu? lihat 1Pet. 2:24 Dia telah memikul dosa kita. Amin....   

Jadi dengan apakah kita telah ditebus dari cara hidup kita yang sia-sia, yang penuh dengan dosa itu?
Tentunya dengan darah Kristus.

Lihat 1Pet. 1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, 1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Apakah yang harus kita lakukan agar Tuhan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita.

Lihat 1 Yoh.1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Kita akan diselamatakan jika kita mengaku dengan mulut kita, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Lihat Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Jadi sangat jelas bahwa Tuhan Yesus mati dikayu salib agar kita dapat masuk ke dalam kerjaan Allah, diselamatkan dari hukuman maut dan memiliki hidup yang kekal.

Agar supaya dapat memiliki anugerah Allah yang amat berharga ini, kita perlu mengaku bahwa kita adalah orang berdosa, dan percaya serta mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan kita. Amin.
« Last Edit: January 18, 2015, 10:41:25 PM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)