Author Topic: Daily Devotional  (Read 36517 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 20, 2018, 07:02:44 AM
Reply #1280
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


20
Oct
Renungan Harian
RencanaNya Pasti Indah

Amsal 3:1-26; Roma 8:28-30

”Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

Amsal 3:5

Dua malaikat yang sedang melakukan perjalanan ke luar kota dan singgah pada rumah seorang yang kaya raya. Keluarga itu tidak mengijinkan kedua malaikat tersebut tidur di dalam rumah besar mereka. Sebagai gantinya, kedua malaikat itu diberi tempat di gudang bawah tanah yang dingin, kotor, tanpa pemanas.

Ketika sedang menyiapkan tempat tidur mereka, malaikat yang lebih tua melihat sebuah lubang di dinding, lalu memperbaikinya. Ketika malaikat yang lebih muda bertanya, malaikat yang tua itu menjawab : “kelak kau akan tahu.”

Malam berikutnya, kedua malaikat tersebut menginap di sebuah keluarga petani yang miskin, tetapi sangat ramah. Setelah berbagai makanan yang serba sedikit, pasangan petani tersebut mempersilahkan kedua malaikat tersebut tidur di tempat tidur mereka, sedangkan mereka sendiri tidur di lantai.

Ketika matahari muncul di ufuk timur keesokan paginya, mereka menemukan pasangan petani tersebut sedang menangis sedih. Ternyata, sapi yang merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka, yang memberikan susu setiap pagi, tergeletak mati di pinggir ladang mereka.

Malaikat muda menjadi marah kepada malaikat tua : “mengapa engkau tega melakukan semua ini ? Kemarin kita menginap di rumah seorang kaya raya dan kita dibiarkan tidur di gudang yang kotor dan dingin, tetapi kamu masih membantu mereka dengan memperbaiki dindingnya yang bolong. Malam ini kita menginap di rumah seorang petani miskin yang begitu ramah dan mau berbagai, tetapi apa yang kamu lakukan ? Kamu biarkan sapi yang merupakan satu-satunya sumber hidup mereka, mati.”

Malaikat tua menjawab singkat : “Kau akan mengerti.”

Ketika malaikat muda mendesak untuk menjelaskan, malaikat tua berkata : “Waktu kita menginap di tempat orang kaya kemarin, aku melihat sebuah lubang di dinding. Di dalamnya ada kepingan emas. Tetapi karena orang kaya tersebut sangat tamak, tidak mau berbagai, dan tidak bisa ramah kepada orang lain, maka dinding tersebut kututup. Biar mereka tidak tahu dan tidak dapat mengambil emas tersebut. Lalu malam ini, ketika kita tidur di ranjang pak Tani, dan mereka mengalah tidur di lantai, malaikat maut datang hendak mengambil istri petani itu. Tetapi aku belokkan dan sebagai gantinya, malaikat maut itu mengambil sapi pak Tani.”

 

Renungan :

Pernahkah kita merasa bahwa hidup kita begitu berantakan dan Tuhan sepertinya tidak bekerja sesuai dengan harapan kita ? Namun kita tahu bahwa Allah bekerja sesuai dengan rencanaNya dan rencanaNya itu pasti indah.

 

Orang bijak memandang jauh ke depan.




October 21, 2018, 12:04:49 PM
Reply #1281
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


21
Oct
Renungan Harian
Utamakan Yang Kekal

Amsal 3:27-35; Matius 10:42

Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada padamu.

Amsal 3:28

Musim hujan sudah berlangsung selama dua bulan sehingga dimana-mana pepohonan tampak menjadi hijau. Seekor ulat menyeruak diantara daun-daun hijau yang bergoyang-goyang diterpa angin.

“Apa kabar daun hijau !!” katanya.

Tersentak daun hijau menoleh ke arah suara yang datang. “Oh, kamu ulat. Badanmu kelihatan kecil dan kurus, mengapa ?” Tanya daun hijau.

“Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku. Bisakah engkau membantuku sobat ?” kata ulat kecil.

“Tentu . . . tentu . . . mendekatlah kemari.”

Daun hijau berpikir, jika aku memberikan sedikit dari tubuhku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau, hanya saja aku akan kelihatan berlobang-lobang, tapi tak apalah.

Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau. Setelah makan dengan kenyang, ulat berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan bagian tubuhnya menjadi makanan si ulat. Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekalipun tubuhnya kini berlobang di sana sini, namun ia bangga bisa melakukan bagi ulat kecil yang lapar.

Tidak lama berselang ketika musim panas datang, daun hijau menjadi kering dan berubah warna. Akhirnya ia jatuh ke tanah, disapu orang dan dibakar.

Ketika kita menyangka bahwa menolong orang yang sedang dilanda kesusahan itu adalah perkara sia-sia, maka saat itulah kita menjadi manusia bodoh yang tidak dapat memahami arti sebuah kekekalan. Ada orang yang begitu pelitnya sampai-sampai mengeluarkan uang seratus rupiah saja buat si miskin begitu enggannya. Tetapi saat masuk ke sebuah restoran, 30 menit kemudian ia membayar dengan kartu kredit senilai 2 juta rupiah.

Apakah kita mengira harta kita akan tinggal bersama kita selamanya ? Salah besar. Suatu saat kelak kita akan mendiami sepetak tanah 1 x 2 meter  dan roh kita akan kembali kepada Tuhan. Tidak ada cincin berlian dan kalung emas yang akan menyertai kita di kekekalan. Hanya perbuatan baik kita yang akan menyertai kita.

 

Renungan :

Kalau kita telah diselamatkan di dalam Yesus, maka perbuatan baik yang kita lakukan itu akan menyertai kita di kekekalan. Kita tidak mau hanya sekedar masuk ke dalam surga bukan ? kita mau menerima mahkota dan pahala bukan ? Jadi berbuatlah baik kepada sesama.

 

Yang tak kelihatan itu kekal, tetapi manusia suka memperhatikan yang kelihatan.



October 22, 2018, 05:42:22 AM
Reply #1282
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


21
Oct
Renungan Harian
Utamakan Yang Kekal

Amsal 3:27-35; Matius 10:42

Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada padamu.

Amsal 3:28

Musim hujan sudah berlangsung selama dua bulan sehingga dimana-mana pepohonan tampak menjadi hijau. Seekor ulat menyeruak diantara daun-daun hijau yang bergoyang-goyang diterpa angin.

“Apa kabar daun hijau !!” katanya.

Tersentak daun hijau menoleh ke arah suara yang datang. “Oh, kamu ulat. Badanmu kelihatan kecil dan kurus, mengapa ?” Tanya daun hijau.

“Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku. Bisakah engkau membantuku sobat ?” kata ulat kecil.

“Tentu . . . tentu . . . mendekatlah kemari.”

Daun hijau berpikir, jika aku memberikan sedikit dari tubuhku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau, hanya saja aku akan kelihatan berlobang-lobang, tapi tak apalah.

Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau. Setelah makan dengan kenyang, ulat berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan bagian tubuhnya menjadi makanan si ulat. Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekalipun tubuhnya kini berlobang di sana sini, namun ia bangga bisa melakukan bagi ulat kecil yang lapar.

Tidak lama berselang ketika musim panas datang, daun hijau menjadi kering dan berubah warna. Akhirnya ia jatuh ke tanah, disapu orang dan dibakar.

Ketika kita menyangka bahwa menolong orang yang sedang dilanda kesusahan itu adalah perkara sia-sia, maka saat itulah kita menjadi manusia bodoh yang tidak dapat memahami arti sebuah kekekalan. Ada orang yang begitu pelitnya sampai-sampai mengeluarkan uang seratus rupiah saja buat si miskin begitu enggannya. Tetapi saat masuk ke sebuah restoran, 30 menit kemudian ia membayar dengan kartu kredit senilai 2 juta rupiah.

Apakah kita mengira harta kita akan tinggal bersama kita selamanya ? Salah besar. Suatu saat kelak kita akan mendiami sepetak tanah 1 x 2 meter  dan roh kita akan kembali kepada Tuhan. Tidak ada cincin berlian dan kalung emas yang akan menyertai kita di kekekalan. Hanya perbuatan baik kita yang akan menyertai kita.

 

Renungan :

Kalau kita telah diselamatkan di dalam Yesus, maka perbuatan baik yang kita lakukan itu akan menyertai kita di kekekalan. Kita tidak mau hanya sekedar masuk ke dalam surga bukan ? kita mau menerima mahkota dan pahala bukan ? Jadi berbuatlah baik kepada sesama.

 

Yang tak kelihatan itu kekal, tetapi manusia suka memperhatikan yang kelihatan.



October 23, 2018, 06:42:18 AM
Reply #1283
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


22
Oct
Renungan Harian
Peranan Seorang Ayah

Amsal 4; Efesus 6:4

Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.

Amsal 4:22

Figur seorang ayah yang baik sulit didapatkan akhir-akhir ini. Tetapi kita tidak dapat menghindari kenyataan bahwa anak-anak di rumah membutuhkan figur seorang ayah yang baik, yang tahu memberikan didikan dan kasih sayangnya kepada anak-anaknya. Lihatlah apa yang terjadi di dunia ini. Kita masih dapat melihat “pagar makan tanaman.” Suatu istilah yang tepat diberikan kepada para ayah yang menggauli anak gadisnya. Sebuah kebiadaban lain yang kita temukan dalam diri manusia.

Mungkin renungan ini khusus ditujukan kepada para ayah yang peduli akan integritas mereka di tengah kebobrokan moral para ayah di muka bumi ini.

Kita memanggil Allah kita dengan “Bapa” suatu sebutan yang menyatakan karakter Allah kita yang maskulin dan gagah perkasa dalam membela anak-anakNya. Sifat ini hendaknya menjadi suatu teladan bagi para ayah. Dan tugas ayah bukan sekedar memberi nafkah saja. Tugas ayah bukanlah sekedar cari duit saja. Tetapi menjadi teladan dan dapat membagikan nilai-nilai luhur Firman Tuhan itulah yang penting bagi anak-anak kita.

Kalau anak-anak melihat teladan yang baik dalam diri para ayah, maka mereka juga akan segan dan menghormati ayah mereka. Satu kesalahan kecil dapat menghapuskan kenangan yang manis. Karena itu tugas seorang ayah tidaklah mudah.

Anak-anak banyak mencari teladan di tempat lain. Sebab mereka tidak menemukannya di dalam rumah. Tidak ada kalimat yang keluar dari bibir mereka, “Ayahku adalah seorang pahlwan.” Dan iblis banyak memanfaatkan kelemahan para ayah untuk keuntungannya sendiri. Alkitab berkata, “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasehat Tuhan” (Efesus 6:4).

Jelas, tugas seorang ayah adalah mendidik anak-anaknya. Hai para ayah, kau diangkat Tuhan sebagai presiden dalam rumah tanggamu. Karena itu janganlah sia-siakan jabatan yang Tuhan embankan kepada kita. Jangan relakan bila dunia mendidik anak-anak kita dan membentuk mereka menjadi manusia duniawi yang hanya tahu kepentingan-kepentingan duniawi.

 

Renungan :

Ayo para ayah, jadilah teladan yang baik bagi anak-anak kita. Jadilah pahlawan bagi mereka. Dan didiklah mereka dalam ajaran Tuhan.

 

Jika kita adalah pahlawan bagi anak kita, itu tandanya kita berhasil menjadi seorang ayah yang baik.




October 24, 2018, 06:00:28 AM
Reply #1284
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


23
Oct
Renungan Harian
Ditaklukkan Oleh Wanita

Amsal 5; Ibrani 13:4

Hai anakku, mengapa engkau berahi akan perempuan jalang, dan mendekap dada perempuan asing?

Amsal 5:20

Seorang pendeta berkata dengan keras di mimbar; Allah mencintai seks. Wah ini pernyataan yang amat kontroversial. Sebagian jemaatnya tidak dapat menerima pada mulanya. Apa pendeta yang berkhotbah di atas sudah kehilangan aksinya ? Apa pendeta itu baru menenggak minuman keras, sehingga ucapannya bak pendekar mabuk ? Tetapi barulah dimengerti setelah dijelaskan bahwa Allah memang mencintnai seks tetapi selama pasangan yang melakukan hubungan itu adalah pasangan yang telah diresmikan alias sepasang suami istri. Kalau tidak ada seks, tidak akan ada keturunan !

Hanya masalahnya kita berhadapan dengan dunia yang semakin mengagungkan cinta tanpa mengerti batasan-batasan di dalamnya. Bahkan ada gereja sesat buatan iblis yang menuntut anggota jemaatnya untuk berhubungan seks. Dan perilaku yang buruk ini juga mempengaruhi banyak anak muda. Mereka terlibat dengan seks bebas !

Kita tidak dapat menutupi mata bahwa kejatuhan banyak anak-anak Tuhan adalah seputar dunia seks. Bahkan tokoh-tokoh hebat di Alkitab seperti Daud juga terjerembab dalam dosa perselingkuhan. Mengapa manusia cenderung berselingkuh ? Salah satu sebabnya adalah kejenuhan. Pasangan yang jenuh cenderung melakukan hal-hal yang konyol dengan orang lain. Tetapi bila dilanjutkan maka mereka akan memasuki dunia perselingkuhan yang katanya penuh hal-hal baru, tetapi ujungnya menuju maut.

Penulis Amsal menuliskan peringatan yang tidak main-main supaya jangan ada dosa perzinahan. Kita sebagai orang percaya harus memperhatikan hal ini. Jangan meremehkan perkara-perkara kecil seperti perhatian kecil dan sentuhan kecil, karena api mulanya dari sebatang korek api kecil. Alkitab berkata, “Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah” (Ibrani 13:4).

Tuhan selalu membuka tanganNya untuk menerima orang berdosa. Jangan berharap rajin ke gereja tetapi masih menyimpan wanita maka orang itu akan lolos dari penghakiman. Kalau kita orangnya, bertobatlah. Sekali lagi kembalilah kepada jalan Tuhan yang benar. Selama masih ada waktu bagi kita, bertobatlah !.

 

Renungan :

Dunia menceritakan seputar perselingkuhan dalam kemasan yang menarik, seolah-olah itu tidak berbahaya. Tetapi kita adalah orang yang dipilih Tuhan dan wajib melakukan seperti apa yang Tuhan inginkan.

 

Pria menaklukkan dunia dan ditaklukkan oleh wanita.



October 25, 2018, 06:44:18 AM
Reply #1285
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


24
Oct
Renungan Harian
Kekejian Bagi Tuhan

Amsal 6:1-19; 1 Timotius 6:10

”mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.”

Amsal 6:17-19

Ada 7 hal yang membuat kekejian di mata Allah Bapa. Oleh karena itu marilah kita belajar untuk tidak melakukan hal-hal yang membuat kekejian di mata dan hati Allah.

Kesatu : Kesombongan. Dalam Yesaya 5:15 dengan jelas berkata bahwa setiap orang yang sombong akan direndahkan oleh tangan oleh tangan Tuhan sendiri. Dan kesombongan akan membawa kehancuran.

Kedua : Dusta. Jangan mengucapkan saksi dusta kepada sesama kita adalah salah satu larangan dalam 10 perintah Allah (Keluaran 20:16). Karena itu orang yang dapat menguasai lidahnya dia adalah orang yang menang.

Ketiga : Penindasan. Banyak sekali kejadian yang mengarah kepada penindasan. Yang lemah di tindas oleh yang kuat dan yang kaya menindas yang miskin. Itu menimpakan kejahatan kepada orang yang tidak bersalah.

Keempat : Rencana jahat. Kenapa di dalam pikiran seseorang selalu timbul rencana jahat ? Semua itu karena segala keinginannya tidak terlaksana, maka yang ada di dalam pikirannya hanyalah melakukan dengan segala cara untuk mendapatkannya.

Kelima : Pelaku kejahatan. Akar dari segala kejahatan adalah cinta uang (1 Timotius 6:10). Oleh karena keinginan hatinya yang tidak pernah puas maka orang akan rela melakukan kejahatan.

Keenam : Gosip. Tanpa kita sadari seringkali kita jatuh dalam hal gosip, membicarakan sesuatu yang belum tentu kebenarannya, tetapi sudah menjadi bahan pembicaraan yang sangat luas.

Ketujuh : Pertengkaran. Perseteruan antar keluarga sering terjadi. Misalnya pembagian harta warisan. Inilah yang sering terjadi di dalam keluarga.

 

Renungan :

Jangan sekali-kali membuat kekejian di hati Allah Bapa. Contoh di atas adalah sebagian saja. Tetapi seringkali kita tidak merasa bahwa apa yang telah kita lakukan telah membuat seseorang menjadi sakit hati. Bertobatlah !.

 

Tuhan tidak pernah membenci manusia, tetapi Dia membenci segala kejahatan yang dilakukan manusia.



October 26, 2018, 06:54:58 AM
Reply #1286
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


26
Oct
Renungan Harian
Awas Tipuannya !

Amsal 7; Efesus 6:11

”kulihat di antara yang tak berpengalaman, kudapati di antara anak-anak muda seorang teruna yang tidak berakal budi”

Amsal 7:7

Jika kita mendengar atau melihat di media cetak dan media lainnya, masalah berat dihadapi oleh orangtua masa kini, pendidik, bahkan pemerintah adalah penyalahgunaan narkoba ! Banyak anak muda yang kehilangan masa depannya karena direnggut oleh bubuk setan tersebut.

Kita tidak tahu, siapa yang salah. Orangtua yang kurang perhatian atau pergaulan yang tidak terkontrol ? Atau anak tersebut yang tidak berakal budi menurut bacaan hari ini ? Mungkin semua sangat berkaitan, dan itu semua kembali kepada sifat dan karakter pribadi anak tersebut.

Sebut saja Adi, anak ini seorang yang pendiam, jarang bergaul, pulang sekolah dia selalu langsung ke rumah, diam di kamar atau bermain-main dengan anjing kesayangannya. Di sekolah dia termasuk anak yang memiliki prestasi yang menonjol dan tidak pernah membuat onar. Tetapi suatu hari ketika ibunya baru datang dari tempat kerjanya, ia melihat anaknya di dalam kamar sendirian sedang menonton vcd porno sambil menghisap ganja ! Betapa terkejut ibunya melihat pemandangan tersebut, ia langsung menangis di depan pintu, dan segera bergegas menghampiri anak semata wayangnya. Ia duduk di samping anaknya dan ibu tersebut minta penjelasan padanya,  mengapa ia melakukan hal-hal yang bodoh seperti itu.

Apapun alasannya, fakta telah berbicara bahwa narkoba telah menyeruak masuk ke dalam rumah tangga-rumah tangga. Oleh karena itu jangan abaaikan keberadaan mereka, tetapi tuntunlah dengan kebenaran Firman Tuhan, agar mereka dapat melihat masa depan mereka yang penuh dengan pengharapan.

 

Renungan :

Anak-anak muda banyak yang tidak berpengalaman saat mereka berada di muka bumi ini. Mudah saja mereka diakali oleh tipuan-tipuan dunia ini. Seperti wanita pertama mudah diakali, begitu juga anak-anak muda yang tidak berakal budi mudah saja mereka dikibuli. Tetapi baiklah kita mendidik anak-anak kita di dalam ajaran Tuhan supaya mereka dapat mengenali berbagai taktik dari kerajaan kegelapan.

 

Yang kurang pengalaman carilah Tuhan supaya kau tidak mudah ditipu.




October 27, 2018, 05:49:37 AM
Reply #1287
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


27
Oct
Renungan Harian
Hanya Oleh Anugerah

Amsal 8; Yohanes 14:6

”Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.”

Amsal 8:35

Seorang pria meninggal dunia dan rohnya pergi ke surga. Di gerbang surga ia disambut oleh Petrus.

Petrus berkata, “Inilah syarat untuk masuk ke surga. Engkau memerlukan 100 poin untuk masuk. Caranya, sebutkan semua perbuatan baik yang telah engkau lakukan semasa hidupmu. Tiap-tiap perbuatan baik akan diberi poin sesuai dengan derajat kebaikannya. Kalau engkau sudah mencapai 100 poin maka engkau berhak menjadi penghuni surga.”

“Baiklah,” kata orang tersebut, “saya telah menikah selama 50 tahun dan tidak pernah berselingkuh maupun berbohong terhadap istriku walau di dalam pikiran sekalipun.”

“Itu bagus,” kata Petrus, “Nilainya 3 poin !”

“Tiga poin ?!” kata orang itu dengan sedikit kecewa. “Baiklah, saya selalu hadir dalam setiap kebaktian Minggu selama hidup saya. Saya selalu membayar perpuluhan dan mendukung penuh pelayanan pekerjaan Tuhan di gereja.”

“Luar biasa !” kata Petrus. “Hal ini sudah pasti menghasilkan 1 poin.”

“Satu poin ?!?” keluhnya; sekarang ia benar-benar merasa cemas. “Saya menjadi pelopor dapur umum untuk orang-orang miskin di kota saya dan saya bekerja di tempat penampungan untuk para veteran perang yang  tidak punya rumah.”

“Hebat! Itu berarti engkau memiliki tambahan 2 poin lagi,” kata Petrus.

“Dua poin !?” orang itu berteriak. “Dengan sistem penilaian seperti ini, satu-satunya cara untuk dapat masuk ke surga hanyalah dengan kasih anugerah Tuhan!”

Petrus mengangguk dan berkata, “Tepat, 100 poin untuk engkau ! Masuklah anakku.”

Kalau Anda bertanya kepada saya, apakah hanya Yesus yang akan membawa manusia masuk ke surga, dengan mantap saya akan berkata : YA ! Yesus tidak sekedar nabi dan rasul atau salah satu dari tokoh terhebat di dunia ini, karena tujuan Yesus datang ke bumi adalah memberikan hidup kekal kepada manusia, dan supaya manusia terhindar dari kutukan dosa dan maut. Yesus tidak datang untuk mendirikan agama, sebab agama tidak menyelamatkan. Yang menyelamatkan adalah menerima Kristus sebagai satu-satunya Juru selamat dunia ini. Keselamatan itu bukan milik agama, tapi milik Allah.

 

Renungan :

Kata Yesus : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6). Di dalam Dia ada hidup kekal. Dalam Dia ada keselamatan. Di luar itu tidak ada keselamatan.

 

Satu anugerah Allah menghapus jutaan dosa manusia.




October 29, 2018, 06:35:29 AM
Reply #1288
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


28
Oct
Renungan Harian
Orang Bijak Selalu Mengampuni

Amsal 9 ; Lukas 6:27

”Janganlah mengecam seorang pencemooh, supaya engkau jangan dibencinya, kecamlah orang bijak, maka engkau akan dikasihinya.”

Amsal 9:8

Suatu hari saya melewati sebuah spanduk besar yang bertuliskan : “Orang bijak, taat bayar pajak.” Saya tersenyum geli. Dalam hati saya berkata, “Benarkah bahwa orang yang bayar pajak itu disebut bijak ?” Kalau ini Anda tanyakan kepada petugas pajak, jawabannya pasti “ya,” tanpa ragu lagi. Tetapi bagaimana dengan pendapat Anda ?

Saya juga tidak meragukan kebenaran kalimat di spanduk itu. Saya setuju saja bahwa orang bijak itu pastilah taat membayar bajak, tetapi itu bukanlah definisi mutlak dari orang bijak. Orang bijak tidak sekedar taat membayar pajak, tetapi juga melakukan perkara-perkara bijak, dan hidupnya memuliakan Tuhan. Dan orang bijak hidup dalam waktu, dan membangun hidupnya dengan perbuatan-perbuatan baik. Tetapi orang bebal menghamburkan hidupnya dalam waktu dengan perbuatan-perbuatan jahat.

Melalui ayat bacaan hari ini kita menemukan satu lagi definisi orang bijak, yaitu sabar menahan segala sesuatu dan tidak mudah terpancing oleh sikap lawan yang bermusuhan. Bahkan orang bijak membalas kejahatan dengan kebaikan. Yesus berkata, “ . . . Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu” (Lukas 6:27). Yesus berbicara tentang seorang yang bijak. Apakah Anda seorang yang bijak ?

Berbicara tentang musuh, setiap orang mempunyai musuh, tetapi tidak semua orang membalas perlakuan musuhnya. Ada orang bijak yang mengalahkan permusuhan dengan kasih. Saya berikan contoh orang yang bijak. Salah satu contoh terbersar adalah Yesus sendiri. Apakah Yesus mengirim malaikat maut untuk membantai para penganiayaNya ? Tidak ! Bahkan Dia mengampuni mereka (Lukas 23:24). Dan kalau mereka mau percaya kepadaNya, mereka juga akan diselamatkan. Contoh orang bijak lainnya adalah Stefanus. Di saat nyawanya meregang karena para penganiayanya bernafsu membunuhnya dengan lemparan batu, dia menengadahkan ke langit dan mengampuni mereka (Kisah Para Rasul 7:60). Orang bijak tidak pernah menyimpan kesalahan orang lain dan dia selalu mengampuni.

 

Renungan :

Jadilah orang yang bijak ! Alkitab banyak berbicara tentang orang bijak, dan bagaimana orang bijak itu dapat menahan nafsunya (Amsal 29:11).

 

Orang bijak tahu apa yang harus dipilih dan dilakukannya.




October 30, 2018, 05:40:19 AM
Reply #1289
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22876
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/id/renungan.php?id_newscat=2&lang=id


29
Oct
Renungan Harian
Tentukan Usia Anda

Amsal 10; 1 Timotius 4:8

”Takut akan TUHAN memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.”

Amsal 10:27

Saya percaya bahwa umur panjang adalah berkat yang Tuhan sediakan kepada anak-anakNya. Dan inilah yang dikatakan oleh Salomo. Tetapi apa kenyataannya ? Usia masih mudah sudah terkena berbagai sakit-penyakit. Usia masih belia sudah menyimpan berbagai macam penyakit. Apakah janji Tuhan tidak digenapi ?

Orang Kristen banyak salah mengerti saat mereka berbicara tentang berkat kesehatan di dalam Kristus. Memang kuasa Yesus ampuh untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Memang tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh kuasa Tuhan, tetapi kita juga harus mengerti bahwa Tuhan memberikan tubuh ini untuk dijaga dengan baik. Kita masih tinggal di kemah tubuh yang rentan dengan berbagai virus dan bakteri. Yang harus kita lakukan adalah menjaga dengan disiplin makanan yang kita makan dan merawat tubuh ini dengan baik.

Jangan mentang-mentang kesembuhan adalah milik orang percaya lalu kita dengan seenaknya makan “sampah-sampah” untuk tubuh kita. Apakah makanan “sampah” itu ? Makanan-makanan yang tidak ada kandungan gizinya. Sebenarnya ada makanan yang mungkin aman untuk dimakan oleh sebagian orang, tetapi dapat menjadi makanan yang mencelakakan kalau dimakan oleh orang-orang  yang memiliki kadar kolesterol atau gula yang berlebihan. Tidak hanya itu saja, hampir makanan yang kita konsumsi tidak lepas dari campuran MSG (monosodium glutamate). Dan bahan ini memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan kita.

Saudara, marilah kita hidup berhikmat. Di samping memperhatikan perkara-perkara di atas kita juga harus memperhatikan keadaan sekeliling kita. Perhatikanlah sekali lagi makanan yang kita makan. Dan peliharalah tubuh kita dengan baik. Berolah raga juga janganlah diabaikan. Paulus berkata, Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang” (1 Timotius 4:8). Banyak orang tidak mau berolah raga dengan alasan “terbatas gunanya” mengacu dari ayat ini. Tetapi mereka lupa bahwa olah raga tetap berguna meskipun gunanya tidak sebesar latihan rohani. Jadi ibadah memang tetap nomor satu, tetapi olah raga juga berguna.

 

Renungan :

Berikan perhatian kepada tubuh kita, maka niscaya kita akan tetap sehat dan dapat mencapai umur panjang. Nikmati berkat umur panjang dari Tuhan.

 

Umur panjang ditentukan oleh Allah dan . . . kita sendiri !





 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)