Author Topic: Daily Devotional  (Read 28341 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 26, 2015, 05:11:27 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional


Luruskan Motivasimu !

Ayat Bacaan : Efesus 1:15-17; Amsal 21:2 “……. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku” (Efesus 1:16)

“Aku telah berdoa lama bagi suamiku,” kata seorang wanita kepada pendetanya, “Tetapi ia bukannya bertobat, tetapi malahan semakin jauh.” “Mengapa Ibu ingin suami ibu bertobat?” “Oh, rumah tanggaku akan indah. Ia akan menjadi ayah yang baik dan mencintai anak-anaknya dan istrinya.” “Lupakanlah kalau begitu. Engkau berdoa untuk kepentinganmu sendiri. Engkau mendambakan suamimu bertobat bukan untuk keselamatan jiwanya.”

Doa Ibu di atas kelihatannya rohani tetapi salah. Anda bisa melihat letak kesalahannya? Saudara, kita seharusnya meneladani Paulus yang menempatkan jemaat Tuhan di hatinya. Paulus berdoa untuk jemaat Tuhan bukan supaya jemaat Tuhan diberkati lalu sanggup memberikan amplop tebal kepada Paulus. Bukan, bukan itu! Tetapi Paulus berdoa agar jemaat Tuhan diberikan roh hikmat dan wahyu supaya mereka dapat mengenal Tuhan dengan benar. Sekarang bagaimanakah dengan doa-doa Anda. Selama ini Anda berdoa buat suami, istri, anak, kakak, adik, orang tua, teman, atau siapa saja, apa yang menjadi motivasi dibalik doa-doa Anda? Apakah ada “politik taktis” di balik doa-doa Anda? Anda berdoa agar suami Anda bertobat, supaya apa? Jujur saja. Apa supaya ia dapat menjadi suami yang baik dan akan setia kepada Anda? Itu tidak salah.

Doa ini kelihatan rohani, tetapi sangat egois. Doa ini bukan untuk kepentingan Tuhan, melainkan untuk kepentingan Anda sendiri. Sebaiknya Anda berdoa agar suami Anda bertobat, karena ia membutuhkan Juru Selamat. Jiwanya patut dikasihani dan apabila Ia bertobat, nama Tuhan yang dimuliakan. Itu yang terutama! Kalau Anda berdoa bagi anak-anak supaya mereka bertobat, apa motivasi Anda? Supaya mereka menjadi anak-anak yang baik dan menjadi kebanggaan keluarga Anda? Doa ini egois. Anda tidak sungguh-sungguh mengasihi jiwanya. Jiwanya sedang terhilang dan perlu diselamatkan. Menangislah untuk itu!

Renungan: Anda luruskan terlebih dahulu motivasi Anda dalam berdoa, supaya doa syafaat Anda menjadi efektif. Mintalah ampun kepada Tuhan kalau selama ini doa-doa Anda sangat egois dan tidak mempedulikan kemuliaan bagi Tuhan.

Doa yang efektif adalah doa yang tidak disisipi dengan kepentingan pribadi.








Makna Kebangkitan Kristus

Ayat bacaan : Efesus 1: 18-23; Kejadian 5:24

“… yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga … “ (Efesus 1:20).

Apabila Anda mendengar kata paskah, tentu Anda mengerti maksudnya. Ya, umat kristiani merayakan kebangkitan Tuhan Yesus. Bila Anda mendengar kata "Kebangkitan Tuhan Yesus", Apa yang ada dalam pikiran Anda? Apakah hanya sekadar rutinitas makan telur paskah yang sudah dibungkus kertas yang berwarna-warni dan mungkin juga sudah di gambar dengan lukisan yang lucu-lucu, atau juga mungkin Anda sedang sibuk latihan drama via dolorosa dan Anda kebagian peran sebagai Maria atau salah satu prajurit Romawi? Semua ini baik, tetapi jangan lupa bahwa ada satu hal yang sangat penting bahwa kita harus mengerti makna kebangkitan Kristus.

Apa makna kebangkitan Kristus? Makna kebangkitan Kristus adalah: "….. betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya". Jadi perayaan paskah bukan sekadar merayakan, tetapi ada dampak yang sangat besar terjadi bagi orang percaya ketika Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Mungkin Anda berkata, aku orang percaya kepada Yesus, berarti aku termasuk orang-orang kudus. Ya … memang benar! Setiap orang yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat dan meminta ampun atas seluruh dosa-dosanya, maka dosanya diampuni, hidupnya disucikan dan dikuduskan, maka ia termasuk orang-orang kudus.
February 26, 2015, 05:11:50 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
Tetapi kekudusan itu harus dipelihara dan dijaga sesuai dengan Firman Tuhan agar tak bercacat sampai kedatangan Tuhan kita Yesus kristus yang kedua kali. Dalam pengiringan akan Tuhan Yesus, ada dua pilihan yang diperhadapkan bagi kita. Apabila kita suam-suam kuku, maka kita akan dimuntahkan oleh Tuhan seperti Firman Tuhan kepada jemaat di Laodikia (Wahyu 3:16), tetapi sebaliknya, jika kita setia sampai mati maka kepada kita akan dikaruniakan mahkota kehidupan (Wahyu 2:10). Kenyataan yang kita alami, pada saat menerima Tuhan Yesus begitu gampang dan mudah tanpa harus melalui jalan yang berliku-liku dan persyaratan yang rumit. Pokoknya percaya Yesus, selamat! Tetapi untuk kita sampai pada akhir tujuan yaitu setia sampai mati, kok rasanya sangat sulit sekali. Tetapi jangan kuatir, ada teladan yang bisa kita tiru selain Tuhan Yesus, namanya Henokh. Resep yang diterapkan oleh Henokh adalah hidup bergaul dengan Allah. Alkitab berkata, “Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah” (Kejadian 5:24).

Renungan: Karena Yesus mati dan bangkit, maka ada kemuliaan yang disediakan bagi kita. Itulah hari di mana iblis berdukacita dan anak-anak Allah bersukacita. Karena itu pertahankan imanmu dan jaga persekutuanmu dengan Tuhan. Kebangkitan Kristus adalah kemenangan surga.
February 27, 2015, 05:19:23 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional

Hidup Tapi Mati

Ayat bacaan : Efesus 2:1-3; Amsal 11:19

”Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka” (Efesus 2:1-2).

Kita semua setuju bila seseorang berhenti bernafas untuk selamanya disebut mayat. Tetapi kita pasti tidak setuju bila seseorang yang masih segar bugar dikatakan sudah mati. Namun kenyataannya demikian, ada banyak orang yang menyebut dirinya hidup tetapi kenyataannya mati atau dengan istilah lain “mayat berjalan.” Manusia apa ini? Zombie? Vampire? Bukan! Rasul Paulus sebenarnya ingin menggambarkan keberadaan kita sebelum kita mengambil keputusan untuk percaya dalam hati dan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat. Keberadaan kita pada waktu itu mati.

Apa artinya? Ingat peringatan Tuhan kepada Adam dan Hawa – nenek moyang pertama manusia? Mereka akan mati bila makan buah pohon pengetahuan baik dan jahat.Tetapi apa yang terjadi setelah mereka makan buah tersebut? Langsung mati secara fisik? Tidak! Ada dua jenis kematian yang dialami Adam dan keturunannya setelah jatuh dalam dosa. Kematian rohani. Detik Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, mereka kehilangan kehidupan Allah di dalam rohnya [manusia adalah makhluk roh, memiliki jiwa, dan tinggal di dalam tubuh]. Rohnya telah putus hubungan dengan Sumber Kehidupan - Allah sendiri. Rohnya mati, tidak berfungsi. Rohnya tidak lagi bisa berkomunikasi dengan surga. Sebab Allah berkomunikasi melalui roh manusia (Amsal 20:27). Inilah kematian yang Paulus maksudkan. Dan tidak ada satupun yang bisa membangun kembali hubungan yang putus ini. Hanya melalui percaya pada Yesus Kristus saja roh seseorang akan dihidupkan kembali. Bila tidak demikian ia akan terpisah dari Allah untuk selama-lamanya - mengalami kematian kekal yaitu masuk dalam lautan api.

Dosa membuat manusia mati secara rohani. Kematian jasmani. Kematian ini terjadi setelah kematian rohani terjadi. Kenyataannya setelah Adam dan Hawa diusir keluar dari taman Eden karena dosa, mereka tidak langsung mati. Adam baru mengalami kematian jasmani di usia 930 tahun. Bagi yang di dalam Tuhan kematian jasmani hanya jalan menuju kehidupan kekal bersama dengan Tuhan. Dosa juga membuat tubuh manusia menjadi fana dan mengalami kematian.

Renungan: Orang bisa menghindari kematian kekal dengan cara dilahirkan kembali melalui Yesus Kristus, meskipun kematian jasmani harus dialami. Sebab semua orang pasti akan mati. Tetapi ada sesuatu yang lebih menyedihkan di dunia ini: masih banyak mayat yang berjalan di mana-mana. Itu bisa suami, saudara atau teman kita. Bahkan mereka tidak menyadari bahwa mereka itu sebenarnya mati sekalipun hidup.

Siapa yang bisa menolong mereka? KITA SEMUA! Setelah kematian terbitlah kehidupan kekal di dalam Yesus.
February 28, 2015, 05:13:46 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional

Iblis Di Bawah Kaki Anda

Ayat bacaan : Efesus 2:4-7; Yesaya 43:4 ”....dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,...” (Efesus 2:6).

Hari ini sebelum Anda melakukan aktivitas pekerjaan Anda sehari-hari, ada satu hal yang terlebih dahulu harus Anda renungkan secara mendalam bahwa ”Anda sekarang ini sudah didudukan bersama-sama dengan Kristus di surga.” Kata ”sudah” sengaja ditulis tebal dan miring itu pertanda saat ini Anda memang atau benar-benar telah didudukan bersama dengan Yesus Kristus di surga sekalipun Anda masih hidup di dunia ini.

Kok bisa? Mari kita kembali melihat Efesus 1:20-23, di situ tertulis bahwa posisi Kristus didudukan jauh lebih tinggi dari segala ”segala PEMERINTAH dan PENGUASA dan KEKUASAAN dan KERAJAAN dan TIAP-TIAP NAMA yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.” Itulah posisi Kristus sekarang ini. Posisi memerintah. Posisi berkuasa. Posisi memimpin. Posisi berkemenangan. Posisi tertinggi. Bahkan setan dan antek-anteknya ada di bawah telapak kaki-Nya. Demikian juga dengan kita, karena kita [orang yang telah dilahirkan kembali] telah didudukan bersama dengan Kristus di surga [alam yang tingkatannya lebih tinggi dari bumi dan neraka] itu berarti posisi kita secara rohani atau di alam roh sekarang ini jauh lebih tinggi dari segala PEMERINTAH, PENGUASA, KEKUASAAN, KERAJAAN dan TIAP-TIAP NAMA [nama apa saja yang Anda takuti termasuk nama-nama penyakit di dalamnya].

Satu posisi berkemenangan, memerintah dan memimpin. Karena posisi kita jauh lebih tinggi dari segala sesuatu yang disebutkan di atas maka itu juga berarti segala penyakit, setan atau apa saja yang berasal dari neraka dan bumi ini ada di bawah kaki kita. Artinya di dalam Kristus kita mempunyai kuasa atas semuanya itu bukan kita lagi yang dikuasai. Ini adalah kebenaran. Oleh sebab itu kita tidak lagi melihat iblis atau persoalan dengan cara pandang yang sama. Mungkin dulu cara kita melihat iblis look up [artinya ketakutan pada iblis] tetapi sekarang ini kita memandangnya look down [memandang rendah iblis dan antek-anteknya sudah dikalahkan oleh Yesus Kristus di atas kayu salib].

Renungan: Saat iblis menyerang Anda, ingatkan selalu akan posisinya. Posisi iblis tidak pernah berubah - di bawah kuasa orang percaya. Dan posisi rohani Anda di dalam Kristus juga tidak pernah berubah - jauh lebih tinggi dari kuasa manapun juga. Bertindaklah sesuai dengan posisi Anda maka Anda akan selalu berkemenangan. Oleh sebab itu Anda tidak perlu takut terhadap segala sesuatu kecuali Tuhan.

Haleluya! Perkataan mencerminkan hati - posisi melambangkan kuasa.
March 01, 2015, 05:01:24 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional

"Rel" Kehidupan Anda

Ayat bacaan : Efesus 2:8-10; Amsal 8:35

” Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya” (Efesus 2:10).

Luar biasa bila kita merenungan ayat di atas. Sebab ada beberapa kebenaran yang akan membuka mata hati kita tentang rencana Allah. Kebenarannya adalah: Kita yang dahulu orang berdosa dan rusak di pemandangan Allah tetapi karena Kristus kita diciptakan ulang dan dilahirkan menjadi manusia baru sama sekali. Manusia yang rohnya baru. Jadi sadar atau tidak sadar kita adalah manusia baru sekarang ini bukan lagi manusia lama - berdosa.

Allah bukan hanya mencipta ulang kita tetapi Dia juga telah menanam di dalam roh kita yang baru kemampuan untuk melakukan segala pekerjaan baik. Jadi manusia baru memiliki kesukaan untuk melakukan pekerjaan baik. Contoh paling jelas adalah melakukan kehendak Allah seperti yang dikatakan Yesus, “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” Apa itu? Antara lain: memberitakan Injil, berdoa bagi yang sakit, atau hidup dalam kasih. Kebenaran yang lain adalah Allah juga telah membuat jalan bagi hidup kita jauh hari sebelum semuanya ada yaitu suatu jalan kehidupan yang baik.

Bagaimana bentuk kehidupan yang baik itu? Yang pasti kehidupan yang sakit-sakitan bukan bentuk kehidupan yang Allah rencanakan bagi manusia baru sebaliknya kehidupan dengan kesehatan ilahi itulah kehidupan yang baik. Pada intinya kehidupan yang suci, berkemenangan dan kehidupan yang sukses itulah jalan kehidupan yang Allah telah persiapkan bagi kita. Dan Allah mau supaya kita hidup di dalamnya dan mengalaminya. Jadi kita tidak perlu bingung dan takut menghadapi kehidupan ini sebab Allah telah membentangkan jalan kehidupan yang baik bagi manusia baru. Haleluya!

Renungan: Bukankah kebenaran-kebenaran ini merupakan kebenaran yang sederhana untuk dimengerti? Ya! Oleh sebab itu hidup Anda hari ini harus berjalan di atas ”rel” kehidupan yang Allah telah siapkan. Keluar ”rel” berarti maut, bencana, kutuk dan lain sebagainya. Cara supaya Anda tetap ada di atas ”rel” adalah hidup dipimpin oleh ROH KUDUS yang tinggal di dalam roh Anda yang baru itu maka kesuksesan sedang menanti Anda selalu.

Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.
March 02, 2015, 05:18:07 AM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://forumkristen.com/index.php?topic=55342.msg1095765#new

Mesakake

Ayat bacaan : Efesus 2:11-13; 1 Samuel 17:45

“…… waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia” (Efesus 2:12).

Saya teringat dengan lagu rohani dalam bahasa Jawa yang sebaris kalimatnya berkata seperti ini “e… e… mesakake uripe wong dunyo” (e.. e… kasihan hidupnya orang dunia). Lagu ini cukup enak didengar dan mudah dipelajari. Cukup populer terutama di kalangan gereja-gereja Jawa. Tetapi belakangan ini lagu tersebut dikecam oleh sebagian orang Kristen. Masalahnya? Sebab dari pesan yang disampaikan terbersit adanya ejekan terhadap orang dunia yang akan binasa.

Seolah-olah lagu ini merupakan olokan kepada orang dunia. Mereka yang tidak percaya kepada Yesus memang kekekalannya telah ditentukan, tetapi apakah perlu kita mengejeknya? Itulah alasan mereka. Terlepas dari itu, Alkitab menyatakan bahwa mereka memang patut dikasihani. Kalau Alkitab menyatakan bahwa mereka disebutkan dengan “tanpa pengharapan dan tanpa Allah”, bukankah hal ini amat menyedihkan? Dahulu kita juga tanpa Allah. Kita hidup seenaknya sendiri dan tidak mempedulikan kehidupan yang akan datang. Tetapi setelah Anda menerima Yesus sebagai Juru Selamat Anda, ROH KUDUS berdiam di dalam Anda. Dan malaikat Allah mengucapkan kata-kata: “Selamat! Anda kini duduk bersama Kristus, mendapat warisan Allah, pengharapan, dan yang lebih penting, Anda memiliki Allah.” Lalu ia memberikan KTP Kerajaan Allah kepada Anda. Anda tidak perlu takut lagi dengan kematian! Anda tidak perlu gemetar terhadap vonis dokter yang menyatakan bahwa umur Anda tinggal sebulan. Anda punya Kristus. Anda punya Allah. Anda punya segalanya! Belajarlah untuk tidak takut menghadapi situasi apapun dalam hidup Anda.

Ketakutan itu terjadi saat Anda tidak menyadari bahwa Anda mempunyai Allah. Kalau Daud tidak menyadari bahwa dia memiliki Allah, maka Alkitab tidak akan pernah mencatat kisah Daud mengalahkan Goliat. Perhatikan perkataan Daud kepada Goliat, “Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu” (1 Samuel 17:45). Daud tahu benar bahwa dia mempunyai Allah Maha-Kuasa.

Renungan: Masa depan Anda jelas bersama Kristus. Surga di depan mata. Kebahagiaan di depan mata. Pengharapan Anda jelas di depan Anda. Sadarilah dan marilah kita bersukacita akan kasih karunia Allah ini!

Manusia yang paling menyedihkan adalah manusia tanpa Allah.
March 03, 2015, 05:13:49 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional

Salib Pendamai

Ayat bacaan : Efesus 2:14-18; Mazmur 37:37

“Dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu” (Efesus 2:16).

Dulu mesra kini gontok-gontokan di pengadilan mempeributkan harta gono-gini. Betapa herannya kita melihat perilaku suami istri pada zaman ini. Apakah semua kemesraan yang pernah terjadi itu lenyap begitu saja dan nasib perkawinan mereka harus ditentukan ketokan palu sang hakim? Salib adalah pendamai. Allah mendamaikan diri-Nya dengan manusia melalui salib. Bila tidak ada Yesus yang dikorbankan di kayu salib, maka tidak akan ada keselamatan. Orang Yahudi yang bermusuhan dengan non-Yahudi juga dipersatukan melalui salib. Dan saya percaya akan adanya kuasa pendamaian dari salib Tuhan.

Ya, salib melenyapkan berbagai perselisihan. Seorang pria yang mukanya muram sembari membanting pintu kantornya bisa saja karena ia baru saja bertengkar hebat dengan istrinya. Atau seorang wanita yang matanya bengkak karena habis menangis, mungkin saja ia terlibat dalam perselisihan yang tajam dengan seseorang. Dua anak kecil yang sedang bermain begitu rukunnya, setengah jam kemudian akan terdengar tangisan keras, sebab pertengkaran. Pertengkaran tidak dapat dihindarkan dari hidup manusia. Mari kita gunakan salib ini sebagai kuasa yang mendamaikan.

Apakah Anda sedang terlibat dalam perselisihan atau pertengkaran? Selama ini kita diajarkan untuk mengampuni orang yang menyakiti kita. Kalau “resep” ini kurang berhasil, cobalah sekarang Anda menggunakan kuasa salib Tuhan. Berkatalah seperti ini, “Aku mengakui bahwa Yesus disalibkan supaya kuasa salib itu mendamaikan diriku dengan Allah. Tidak hanya itu saja, tetapi kuasa salib itu juga memampukan aku untuk mendamaikan aku dengan orang-orang yang berselisih denganku. Dan Allahku, sumber segala sukacitaku, akan mendamaikan aku dengan siapa saja melalui salib Tuhan.” Firman Tuhan berkata, “Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan” (Mazmur 37:37).

Renungan: Inisiatif berdamai itu harus melalui kita terlebih dahulu. Ini berarti menyalibkan daging kita. Apabila hubungan Anda dalam keadaan tidak sehat dengan suami atau istri Anda, mintalah kuasa salib Allah untuk mendamaikan Anda, supaya rumah tangga Anda dipenuhi dengan damai sejahtera Allah.

Pertumpahan darah tidak perlu terjadi, sebab Yesus sudah menumpahkan darah-Nya di kayu salib.
March 04, 2015, 05:11:27 AM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional

Hak Anda Terjamin

Ayat bacaan : Efesus 2:19-22; Yesaya 41:10

“Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah” (Efesus 2:19).

Kata yang diterjemahkan “orang asing” berasal dari bahasa Yunani, xenoi, yang berarti “orang asing dalam sebuah negara”. Jadi dia tidak mempunyai hak atas kewarganegaraan negara tersebut. Sedangkan kata “pendatang” berasal dari kata Yunani, paroikoi, yang berarti “tamu dalam sebuah keluarga”. Yang terjadi pada saat itu, orang asing diizinkan tinggal sementara di Athena, melakukan bisnis, itupun dilarang mengatasnamakan dirinya, dan melakukan kegiatan-kegiatan lainnya dengan amat terbatas. Kalau Anda sebagai rakyat Indonesia, Anda tentunya merasakan (atau tidak?) mendapatkan hak-hak Anda sebagai warga negara Indonesia, misalnya: hak mendapatkan perlindungan hukum, hak menjalankan usaha, hak beribadah (maaf, tidak terlalu menjamin), dan hak-hak lainnya.

Di negara-negara yang sudah maju seperti Amerika Serikat, setiap warga negara tahu merasakan betul bagaimana hak-hak mereka dijamin oleh pemerintah. Sedangkan pendatang, apalagi imigran gelap, tidak akan mendapatkan hak-hak itu, malahan mereka sewaktu-waktu dapat dideportasi bila melanggar izin batas waktu tinggal. Saya tidak tahu apakah Anda sudah menikmati hak-hak Anda sebagai warga negara Kerajaan Allah.

Yang paling menyedihkan adalah bila Anda tidak tahu sama sekali hak-hak Anda di dalam Yesus. Pada saat terjadi huru-hara Allah memberikan jaminan perlindungan kepada warga Kerajaan Surga (Mazmur 46:2). Pada saat takut, Anda berhak, mendapatkan penyertaan Allah (Yesaya 41:10). Pada saat Anda kekurangan, Anda berhak atas pemeliharaan Allah. (Filipi 4:19). Lalu apa yang membuat hak-hak itu tidak dapat kita miliki? Pertama, Anda tidak tahu hak-hak Anda di dalam Yesus; kedua, Anda tidak percaya kepada janji-janji-Nya; ketiga, dosa. Sayangnya, banyak orang Kristen yang tidak tahu akan hak-hak mereka sebagai warga negara Kerajaan Allah. Dalam keadaan terjepit mereka tidak berlari kepada Tuhan, tetapi kepada dukun-dukun atau “orang pintar”.

Renungan: Yang paling utama dahulu untuk disadari adalah: Anda adalah warga Kerajaan Allah (kalau Anda sudah bertobat dan dilahirkan kembali). Kemudian selidiki hak-hak Anda di dalam Firman Tuhan. Lalu percayalah bahwa hak-hak itu milik Anda dan Anda bisa mengingat kembali pada saat dibutuhkan.

Hak-hak Anda sebagai warga Kerajaan Allah terjamin penuh di dalam Yesus.
March 05, 2015, 05:10:08 AM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional

Kemampuan Dari Allah 1

Ayat bacaan : Efesus 3:1-3; Amsal 15:17

“Itulah sebabnya aku ini, Paulus, orang yang dipenjarakan karena Kristus Yesus untuk kamu orang-orang yang tidak mengenal Allah” (Efesus 3:1).

Pasal 3 ayat 1 sampai 13 ini berbicara mengenai pernyataan kuasa Allah kepada Paulus. Empat hal ini yang Allah lakukan kepada Paulus dan juga akan dilakukan kepada kita (kita renungkan setiap poin setiap hari). Pertama, Allah memberikan kemampuan kepada kita untuk mengasihi musuh-musuh kita. Siapa yang tidak kenal Paulus? Sebelum bertobat pun dia dikenal dengan semangatnya mengejar orang-orang Kristen. Seandainya dia hidup pada zaman seperti di Indonesia saat ini, mungkin dialah yang dicurigai sebagai otak pengeboman gereja-gereja di Indonesia. Dia adalah pembenci orang Kristen nomor wahid.

Tetapi Allah mengubahkan hidupnya secara total. Bukan hanya itu saja, kalau dahulu orang-orang non-Yahudi dibencinya, namun kini dikasihinya, bahkan ia rela dipenjarakan supaya mereka dapat mengenal kasih Allah. Kasih Allah akan memampukan kita mengasihi musuh-musuh kita. Saya bertemu dengan banyak orang Kristen yang tinggal dalam kebencian. Hati mereka yang terlanjur terluka tidak mudah dibalut begitu saja. Kadang sehari luka itu sembuh, kadang seminggu, sebulan, atau bahkan bertahun-tahun. Dia terlalu menyakiti hati saya. Dia keterlaluan bersikap seperti itu.

Dia sangat melukai hati saya. Kalimat-kalimat ini menyatakan bahwa Anda sedang berada dalam jurang kebencian. Kasih Allah adalah obat bagi segala macam akar kepahitan. Kasih Allah tidak bertendensi atau menuntut imbalan. Kasih Allah diwujudkan dengan jelas saat kematian Yesus di kayu salib. Dan apabila hati Anda dipenuhi kasih Allah, wajah-wajah monster yang selama ini menghantui hidup Anda berubah menjadi wajah-wajah yang manis. Orang-orang yang dahulu Anda benci akan menjadi orang-orang yang menyenangkan. Alkitab berkata, “Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian” (Amsal 15:17). Orang yang hidup dalam kebencian tidak akan tenteram hidupnya. Makanan enak pun di depannya menjadi hambar. Tapi orang yang dipenuhi kasih Allah, meskipun lauknya cuma tempe dan tahu, tapi nikmatnya sungguh luar biasa.

Renungan: Tidak ada gunanya bukan menyimpan kebencian? Berdoalah saat ini juga supaya Allah memulihkan hidup Anda, dan supaya Ia membalut luka-luka hati Anda. Yesus sanggup melakukannya.

Tidak ada resep yang paling ampuh bagi penyakit kebencian, kecuali kasih Allah.
March 06, 2015, 05:05:39 AM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bethanygraha.org/ind/index.php/media-download/2013-07-13-06-04-12/daily-devotional

Kemampuan Dari Allah 2

Ayat bacaan : Efesus 3:4-6; Yosua 1:8

“….. bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat” (Efesus 3:3).

Kedua, Allah memberikan kemampuan kepada kita untuk mengerti firman-Nya. Allah menyatakan rahasia kepada Paulus bahwa orang-orang non-Yahudi turut menjadi ahli waris dan janji-janji di dalam Yesus. Benarkah ini adalah rahasia besar? Kalau Anda tanyakan hal ini kepada orang Rusia, mereka akan menggelengkan kepalanya. Tetapi coba Anda tanyakan hal ini kepada orang-orang Yahudi, mereka akan membelalakkan matanya. “Ah, tidak mungkin Allah memilih bangsa lain, sebab Dia telah menjadikan kami umat pilihan-Nya???” Apabila saya melihat Alkitab di atas meja, saya memandangnya sebagai buku yang penuh dengan misteri ilahi.

Di dalamnya terkandung rahasia-rahasia yang bahkan setan sendiri ingin mengetahuinya. Saya heran dengan sikap orang Kristen terhadap Alkitabnya. Mereka tidak memandang Alkitab sebagai benda yang sangat berharga. Bangun pagi yang dicari pertama kali adalah koran, lalu buru-baru berangkat ke kantor. Di kantor Alkitab yang tersedia di atas meja rupanya hanya sebagai hiasan belaka, sebab tidak pernah dibaca. Dan kegiatan yang seabrek hari itu dilaluinya tanpa menyentuh Alkitab. Kapan mereka mau menyentuh Alkitab? Setelah badai datang! Saat tagihan bulanan yang mencekik, barulah ia mencari janji-janji Tuhan di dalam Alkitab.

Atau saat istri lari dengan sopirnya barulah ia mencari Tuhan dan membaca Alkitab. Perlukah hal ini terjadi terlebih dahulu supaya Anda mau baca Alkitab? Saya tidak bermaksud mengatakan kalau Alkitab itu jaminan bahwa Anda tidak akan mendapatkan masalah. Tidak! Tetapi Alkitab akan membentuk Anda menjadi manusia rohani yang kuat dan Anda dapat bertindak dengan tepat begitu badai datang. Saudara, marilah kita galakkan gerakan mencintai Firman Tuhan. Mari kita belajar mendisiplinkan diri untuk menyediakan banyak waktu bagi Tuhan dan firman-Nya. Dan ubahlah paradigma lama Anda yang mengatakan bahwa Alkitab itu hanyalah buku biasa. Sekarang pandanglah Alkitab sebagai harta Anda yang terbesar, dan di dalamnya berisi rahasia-rahasia besar yang akan disingkapkan kepada mereka yang merindukannya.

Renungan: Rahasia keberhasilan orang benar terletak pada keintimannya dengan Tuhan dan ketekunannya merenungkan Firman Tuhan siang dan malam. Rahasia sukses ini diberitahukan oleh Allah kepada Yosua ribuan tahun yang lalu, dan terbukti masih manjur hingga kini (Yosua 1:8).

Allah merahasiakan banyak hal di dalam Alkitab, namun disingkapkan kepada kekasih yang gemar membacanya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)