Author Topic: [SPIRITUALITY] Meditasi Yesus - Doa Batin Yang Berakar Dalam Tradisi Gereja  (Read 16816 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 23, 2015, 05:55:24 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Male
    • Meditasi Yesus
  • Denominasi: Katolik
Continue from #19

Landasan Biblis dan Karunia Rohani Meditasi Yesus

Sambil anda mulai mempraktekkan Meditasi Yesus, saya akan membagikan sebagian dari kekayaan rohani yang terkandung dalam doa batin sederhana ini. Sepintas lalu Meditasi Yesus hanyalah sekedar modifikasi kecil dari Doa Yesus yang kemudian diberi nama baru. Namun modifikasi kecil ini ternyata berdampak besar dan memberikan perubahan yang signifikan di dalam spiritualitasnya.

Untuk memahami itu kita perlu mengetahui makna yang terkandung di dalam dua rumusan doa pada Meditasi Yesus. Kedua rumusan doa tersebut memiliki landasan biblis yang sangat kuat. Doa yang pertama, "Tuhan Yesus Kristus Putra Allah, kasihanilah aku orang berdosa" diambil dari doa orang buta, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku" (Luk. 18:38) dan doa pemungut cukai dalam perumpamaan yang diceritakan oleh Yesus, "Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini..." (Luk. 18:13).

Mengenai doa pemungut cukai Yesus mengatakan, "Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." Sementara itu ketika mendengar orang buta yang menyerukan nama-Nya dan memohon belas kasihan, Yesus mendatangi orang buta tersebut  dan menawarkan apa yang diinginkannya. Orang buta tersebut ingin dapat melihat maka Yesus membuat orang buta tersebut dapat melihat kembali.

Melalui rumusan doa yang pertama kita datang menghadap Tuhan dengan merendahkan diri sebagai orang berdosa. Doa seperti ini sangat berkenan bagi Tuhan sehingga Ia siap menganugerahkan apapun yang kita butuhkan. Lalu apa yang kita butuhkan? Dalam rumusan doa yang kedua kita mengucapkan, "Tuhan Yesus Kristus, aku mengasihi Engkau", kita yang berdosa dan tidak sempurna ini membutuhkan kemampuan untuk dapat mengasihi Kristus, Tuhan dan penyelamat kita. Maka seperti yang pernah dilakukan-Nya pada orang buta, Yesus juga membebaskan kita dari kebutaan akan tiga hal ini: jalan, kebenaran, dan hidup. Yesus menganugerahkan kita hikmat pengertian yang akan memampukan kita untuk dapat memahami Diri-Nya dengan lebih baik agar kita dapat mengasihi-Nya dengan sempurna. Itulah anugerah luar biasa yang tersedia bagi siapapun yang mempraktekkan Meditasi Yesus ini dengan setia dan sungguh-sungguh. Hikmat pengertian adalah anugerah yang sama seperti yang diminta oleh Salomo ketika Tuhan menawarkan segalanya.

Rumusan doa yang kedua, "Tuhan Yesus Kristus, aku mengasihi Engkau..." diambil dari jawaban Petrus ketika Tuhan bertanya, "Simon anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" (Yoh. 21:15-17). Yesus menanyakan ini sampai tiga kali yang menunjukkan betapa Yesus sangat merindukan kasih manusia yang telah ditebus-Nya di kayu salib. Setelah Petrus menjawab, "...aku mengasihi Engkau", Tuhan Yesus memberikan tugas yang harus dijalankan oleh Petrus sebagai ungkapan atau pembuktian kasihnya kepada Yesus, "Gembalakanlah domba-domba-Ku..." Demikian juga ketika kita mengucapkan rumusan yang kedua dari Meditasi Yesus, "Tuhan Yesus Kristus, aku mengasihi Engkau",  maka kepada kita juga dituntut untuk dapat membuktikan kasih kita kepada Tuhan Yesus dalam kehidupan kita sehari-hari. Tuhan akan memberikan segala yang dibutuhkan agar kita dapat mengasihi Dia dengan sempurna, sama seperti Tuhan telah memberikan segalanya bagi Petrus agar imannya jangan gugur dan dia dapat menjadi gembala bagi Gereja-Nya. Jadi modifikasi kecil dari Doa Yesus telah melahirkan sebuah doa batin yang baru dengan konsep spiritual yang berbeda dari sebelumnya.

Meditasi Yesus memang tampak sederhana dan mudah, tapi di dalamnya terdapat kekayaan rohani yang luar biasa. Melalui meditasi sederhana ini Tuhan akan menganugerahkan hikmat pengertian yang membuat kita dapat 'melihat' jalan, kebenaran, dan hidup, sehingga kita dapat mengasihi Tuhan dan membuktikannya dalam kehidupan kita. Selain anugerah satu-satunya yang diinginkan Salomo, hikmat pengertian juga adalah anugerah yang dimintakan Rasul Paulus bagi kita:

Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna,sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,..(Kol.1:9-10)

Tentu saja itu semua bisa kita dapatkan jika kita mau mempraktekkan Meditasi Yesus ini dengan setia dan konsisten. Maka dari itu tidak jemu-jemu saya mengajak anda untuk mulai mempraktekkan meditasi yang sederhana ini sekarang juga. Hidup kita akan diubah menjadi lebih baik pada waktunya dan kita akan ikut mengambil bagian dalam kultur kehidupan yang dibangun oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

to be continued...
« Last Edit: January 23, 2015, 09:02:48 PM by MentalRevo »
Tuhan hanya mendirikan SATU GEREJA, SEKALI untuk SELAMANYA, dan hanya menunjuk Petrus sebagai pemimpinnya, SEKALI untuk SETERUSNYA. Apa yang sudah ditetapkan oleh Tuhan tidak dapat diubah oleh manusia.
January 23, 2015, 07:53:20 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1270
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Mana ada Tuhan Yesus bermeditasi?
Dari mana ajaran itu diambil?
"Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!" -  Kisah Para Rasul  18:9
January 23, 2015, 11:56:49 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Male
    • Meditasi Yesus
  • Denominasi: Katolik
Mana ada Tuhan Yesus bermeditasi?
Dari mana ajaran itu diambil?


Meditasi hanyalah salah satu cara berdoa. Semua doa-doa yang digunakan diambil dari Injil, tidak ada satupun yang bertentangan dengan ajaran Yesus.
Tuhan hanya mendirikan SATU GEREJA, SEKALI untuk SELAMANYA, dan hanya menunjuk Petrus sebagai pemimpinnya, SEKALI untuk SETERUSNYA. Apa yang sudah ditetapkan oleh Tuhan tidak dapat diubah oleh manusia.
January 23, 2015, 02:28:30 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9613
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
yang dimaksud dengan doa batin itu apa ya?
kongkritnya gimana?
January 23, 2015, 02:33:27 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Male
    • Meditasi Yesus
  • Denominasi: Katolik
yang dimaksud dengan doa batin itu apa ya?
kongkritnya gimana?

Doa yang diucapkan dalam hati, bukan di mulut.
Tuhan hanya mendirikan SATU GEREJA, SEKALI untuk SELAMANYA, dan hanya menunjuk Petrus sebagai pemimpinnya, SEKALI untuk SETERUSNYA. Apa yang sudah ditetapkan oleh Tuhan tidak dapat diubah oleh manusia.
January 23, 2015, 02:45:07 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9613
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Doa yang diucapkan dalam hati, bukan di mulut.

Firman namun juga mengajarkan untuk kita berdoa dengan mulut
bagaimana pandangan anda mengenai hal ini
January 23, 2015, 02:48:01 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Male
    • Meditasi Yesus
  • Denominasi: Katolik
Firman namun juga mengajarkan untuk kita berdoa dengan mulut
bagaimana pandangan anda mengenai hal ini

Tidak apa-apa juga, doa batin hanya salah satu cara bukan satu-satunya.
Tapi ketika Yesus mengajarkan berdoa dengan cara masuk ke dalam kamar dan menutup pintu serta berdoa kepada Bapa di tempat yang tersembunyi, maka yang dimaksud tentu adalah doa batin. Jadi itu cara berdoa yang terbaik. Jika ada yang lebih baik dari itu tentu Yesus akan mengajarkannya.
« Last Edit: January 23, 2015, 02:50:13 PM by MentalRevo »
Tuhan hanya mendirikan SATU GEREJA, SEKALI untuk SELAMANYA, dan hanya menunjuk Petrus sebagai pemimpinnya, SEKALI untuk SETERUSNYA. Apa yang sudah ditetapkan oleh Tuhan tidak dapat diubah oleh manusia.
January 23, 2015, 02:51:46 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9613
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Tidak apa-apa juga, doa batin hanya salah satu cara bukan satu-satunya.

kapan sekiranya Tuhan Yesus berdoa batin?

kalau begitu mungkin anda setuju bahwa doa dalam hati atau mulut, yang penting adalah hati? Kenapa harus ditekankan pada doa batinnya?
January 23, 2015, 02:57:05 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Male
    • Meditasi Yesus
  • Denominasi: Katolik
kapan sekiranya Tuhan Yesus berdoa batin?
Ketika Dia pergi berdoa seorang diri.

Quote
kalau begitu mungkin anda setuju bahwa doa dalam hati atau mulut, yang penting adalah hati? Kenapa harus ditekankan pada doa batinnya?
Itu masalah cara saja.

Seperti Doa Rosario, itu bisa dikategorikan sebagai doa batin ketika dilakukan sendiri. Tapi Doa Rosario juga dapat diucapkan dengan mulut ketika didoakan dalam kelompok.
Tuhan hanya mendirikan SATU GEREJA, SEKALI untuk SELAMANYA, dan hanya menunjuk Petrus sebagai pemimpinnya, SEKALI untuk SETERUSNYA. Apa yang sudah ditetapkan oleh Tuhan tidak dapat diubah oleh manusia.
January 23, 2015, 03:12:05 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Continue from #18
---------------------

Meditasi Yesus Dan Berdoa Setiap Waktu

Di dalam sebuah buku spiritual klasik "The Way Of The Pilgrim" (di terjemahkan ke bahasa Indonesia dalam buku "Doa Tak Kunjung Putus - Kisah Seorang Peziarah") dikisahkan bagaimana pengarang buku ini (anonim, tak dikenal) terobsesi oleh perintah Rasul Paulus, "Berdoalah setiap waktu di dalam Roh ...." (Ef.6:18). Bagaimanakah seseorang bisa mempraktekkan perintah yang sulit ini dalam kehidupan sehari-hari? Seperti apa itu berdoa setiap waktu yang dimaksud oleh Rasul Paulus? Dalam pencariannya ia menemukan jawabannya dalam buku Philokalia, sebuah buku yang berisi kumpulan tulisan para pertapa dan bapa-bapa Gereja Timur sejak abad ke 4 tentang hidup rohani.

Dari buku Philokalia tersebut ia mempraktekkan Doa Yesus dengan cara mendaraskannya secara terus menerus di dalam hati seirama dengan ritme pernafasan. Ia melakukannya baik dalam waktu yang khusus diluangkan untuk berdoa maupun dalam aktivitas sehari-hari. Berkat doa ini ia mendapat banyak karunia yang memperkaya kehidupan rohaninya.

Buku "The Way Of The Pilgrim" yang kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa dan tersebar di seluruh dunia membuat Doa Yesus menjadi sangat terkenal dan banyak orang-orang  di luar Gereja Timur ikut mempraktekkannya.

Meditasi Yesus dapat dipraktekkan dengan cara sederhana seperti orang mendaraskan Doa Yesus. Baik pada waktu yang khusus diperuntukkan untuk itu, di sela aktivitas sehari-hari, ataupun pada saat kita melakukan aktivitas sehari-hari. Caranya sangat mudah, cukup fokuskan pikiran kita pada rumusan doa dalam Meditasi Yesus saat kita mengucapkannya secara perlahan dengan penuh kesungguhan di dalam hati:

Pada rumusan doa pertama:
Saat menarik nafas, "Tuhan Yesus Kritus Putra Allah...."
Saat mengeluarkan nafas, "...kasihanilah aku orang berdosa...."
Ulangi doa ini sebanyak sepuluh kali.

Lalu lanjutkan dengan rumusan doa kedua:
Saat menarik nafas, "Tuhan Yesus Kristus...."
Saat mengeluarkan nafas, "... aku mengasihi Engkau..."
Hening sejenak selama satu tarikan nafas, lalu ulangi lagi rumusan doa yang pertama... demikian seterusnya berulang-ulang.

Ini adalah bentuk dasar dari Meditasi Yesus dan dapat dipraktekkan oleh semua pengikut Kristus, baik yang Katolik ataupun bukan. Untuk membantu menghitung jumlah doa, kita bisa menggunakan kalung rosario. Jika tidak ada, jari-jari tangan bisa kita gunakan.

---

Kitapun bisa mempraktekkan Meditasi Yesus ini saat melakukan aktivitas sehari-hari. Saat kita sedang di dalam angkutan umum, saat berada di dalam mobil (tapi jangan saat kita mengendarai mobil), saat menunggu sesuatu, atau bahkan saat kita berjalan kaki, kita bisa mendaraskan doa-doa sederhana Meditasi Yesus di dalam hati tanpa menarik perhatian orang lain. Intinya kita bisa mempraktekkan Meditasi Yesus ini dalam setiap aktivitas yang tidak membutuhkan kerja aktif pikiran dan tidak menodai kekudusan doa. Dengan cara ini kita bisa mempraktekkan ajaran Rasul Paulus untuk berdoa setiap waktu dan mengisi seluruh waktu yang mungkin dalam kehidupan kita dengan doa serta membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Jangan cuma membaca dan menjadikan tulisan ini sebagai tambahan kekayaan pengetahuan intelektual, tapi coba praktekkan dan jadikan Meditasi Yesus yang sederhana ini menjadi bagian dari kehidupan rohani anda sehari-hari. Pada waktunya anda akan merasakan perubahan hidup rohani yang luar biasa. Jangan buang waktu, kita tidak pernah tahu kapan Tuhan memisahkan gandum dan lalang, mulailah sekarang juga. Jadilah bagian dari gandum dan kultur kehidupan, Tuhan menghendakinya.

Saya akan sangat senang jika anda mau membagikan pengalaman anda dalam mempraktekkan Meditasi Yesus ini. Demikian juga jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan atau didiskusikan mengenai Meditasi Yesus ini, saya siap membantu sejauh apa yang saya ketahui.

to be continued....
Tujuan doa lebih penting dari "CARA"-nya.
Tuhan mengajarkan cara berdoa adalah supaya bisa mencapai Tujuan doa.
Tapi SALAH kalau sudah terlalu fokus kepada CARA sehingga lupa akan TUJUAN.

"Berdoalah setiap waktu di dalam Roh ...."[/i] (Ef.6:18) yang dimaksud Paulus adalah pray in a tongue.
Di 1 Kor 14:14-15, sangat jelas Paulus menyamakan Pray in the Spirit dengan Pray in tongue.


If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)