Author Topic: tentang pekerja profetik  (Read 703 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 20, 2015, 11:27:44 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1725
Apakah bisa dibenarkan secara moral jika pekerja profetik di gereja(seperti WL,singer,dll) menerima upah uang dari gereja tempatnya berjemaat(kadang istilahnya persembahan kasih atau apalah gitu,saya jg lupa namanya)??bukankah sudah jadi kewajiban mereka untuk melayani Tuhan biarpun tidak dijanjikan upah uang sama sekali??saya  kuatirnya tradisi pemberian upah semacam itu ke depannya akan merusak moral para pekerja profetik.
January 20, 2015, 12:01:11 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9602
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
tujuan utama persembahan kasih (PK) adalah sekedar memberikan apa adanya untuk makan, transportasi, dll
itu awalnya adalah inisiatif dari gereja, bukan karena permintaan dari pelayannya
jadi ada ga ada itu bukan suatu keharusan dan para pelayan tak berhak menuntut hal tersebut kalau tak diberikan

namun ya itu banyak yang menyimpangkan dan bahkan malah ada yang mengganggap itu keharusan

kalau tanya saya sih lebih baik PK tersebut tak usah diberikan
January 20, 2015, 01:33:27 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 750
  • Gender: Male
  • Denominasi: Oikumene
Saya berpendapat, mereka adalah bagian dari Kaum Lewi jaman modern. Ketugasannya adalah berpartisipasi dalam liturgis ibadah. Menurut salah seorang saudara di sini, Bpk Repento merekalah yang seharusnya diberikan persembahan persepuluhan. Baru sepuluh persen dari persembahan mereka diberikan pada pendeta. Jadi, mereka boleh menerima persembahan kasih boleh tidak. Tergantung motivasinya  :tongue:
January 20, 2015, 06:25:08 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
Kalo pekerjanya bukan jemaat lokal, itu udah biasa yah. Ibaratnya sama dengan sewa jasa. Tapi kalo pekerjanya adalah jemaat lokal, apalagi jika skill yang dia dapat adalah hasil binaan dari orang-orang gereja juga, IMO, tidak harus mendapatkan persembahan kasih berupa "gaji" per-minggu atau per-bulan.
January 21, 2015, 09:50:39 AM
Reply #4
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6470
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Pemberian upah itu tidak ada salahnya.

Dahulu kaum Lewi pun dipelihara oleh rakyat Israel dengan persembahan persepuluhan (Israel dipungut persepuluhan 3 kali, salah satunya utk mhidupi kaum Lewi).

Tujuan pemberian persembahan adalah supaya kaum Lewi makin giat dan happy dalam melayani (krn kekuatiran soal penghidupan bkurang).

--------

Urusan motivasi, itu kembali pd pelayannya sendiri-sendiri.
Kl kebijakannya yg diubah, bisa-bisa pelayan yg benar-benar mbutuhkan dan benar-benar mlayani dg hati ttuju kpd Tuhan juga kena getahnya.

Ibarat lalang+gandum, kl dicabut terburu-buru, maka yg gandum akan ikut tercabut.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 21, 2015, 10:21:28 PM
Reply #5
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 192
  • Denominasi: Fundamentalis
si pekerja profetik harus diberikan kesadaran, bahwa itu bukan gaji namun hanya sebagai pendanaan untuk transportasi dan makan

sehingga pekerja profetik tidak melayani dengan motivasi untuk memperoleh uang

jaman dahulu pun, kaum lewi menerima persembahan dari 11 suku israel yang tentu jumlah nya berlimpah. tentu ini sebagai bukti bahwa Tuhan memelihara para pelayan nya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)