Author Topic: Lukas 16:16, kata "berlaku" yang sebenarnya tidak ada  (Read 5578 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 28, 2015, 02:56:37 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
kalau benar
artinya hukum taurat pada masanya memang membawa kehidupan

itu saja yang mau saya sampaikan
Itu tidak mungkin, semua yg menerima keselamatan dari Allah haruslah berupa anugerah, dan bukan hasil pekerjaan/upah suatu ketaatan.
Untuk jelasnya :

Ef1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
Sama artinya dg : Sebab dg anugerah yg akan diberikanNya sendiri Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan..........

Ayat FT di atas, mengatakan bhw: sebelum ada dunia dan isinya (sebelum manusia diciptakan ) Allah telah berencana bhw semua manusia milikNya yg direncanakan sejak semula untuk memuliakanNya haruslah melalui anugerah hidup yg diberikanNya sendiri, ini berarti pula tanpa ada kecuali baik yg hidup di PL maupun di PB.

Salam.
February 28, 2015, 07:36:17 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
Jadi, apa kita masih mau meyakini sebuah teologi yang dihasilkan dari terjemahan yang tidak sesuai fakta bahwa Hukum Taurat hanya berlaku sampai pada zaman Yohanes dan masih mau mengajarkan hal ini kepada orang lain?

Varalla, kalau soal bahasa asli, saya sama sekali tidak mengerti. Jadi Anda berdiskusi sama dengan Pak Sarpag. Saya hanya dapat mengamati dan memetik hasil diskusi kalian berdua.

Tapi kalau boleh berbagi, Anda melupakan satu hal yang cukup krusial di dalam hukum Taurat. Hal yang saya maksud adalah pengenaan sanksi bagi pelanggar-pelanggar ketetapan hukum Taurat. Berusaha menjalankan hukum Taurat sepenuhnya, berarti tidak melupakan sanksi-sanksi yang harus diberikan kepada pelanggar-pelanggar hukum Taurat.
February 28, 2015, 07:45:50 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
hukum taurat itu baik pada masanya, tentunya juga membawa keselamatan pada masanya
kalau hukum taurat sampai dikatakan tidak membawa kehidupan buat apa itu diturunkan, hukum taurat juga jelas bukan produk gagal
Saya tetap percaya bahwa hukum Taurat tidak membawa keselamatan. Saya tetap percaya bahwa imanlah yang membawa keselamatan. Pada masa hukum Taurat, maka karena seseorang beriman, dia menjalankan hukum Taurat. Tapi di sisi lain, juga dimungkinkan orang yang tidak beriman tetap menjalankan hukum Taurat. Contohnya orang-orang Saduki.

Lalu apa fungsi hukum Taurat?
Jika saya coba sederhanakan memakai bahasa saya, maka hukum Taurat berfungsi untuk mengekang keliaran keinginan daging. Oleh karena itulah hukum Taurat juga mengandung unsur-unsur sanksi bagi para pelanggar.
March 01, 2015, 07:07:58 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Itu tidak mungkin, semua yg menerima keselamatan dari Allah haruslah berupa anugerah, dan bukan hasil pekerjaan/upah suatu ketaatan.
Untuk jelasnya :

Ef1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
Sama artinya dg : Sebab dg anugerah yg akan diberikanNya sendiri Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan..........

Ayat FT di atas, mengatakan bhw: sebelum ada dunia dan isinya (sebelum manusia diciptakan ) Allah telah berencana bhw semua manusia milikNya yg direncanakan sejak semula untuk memuliakanNya haruslah melalui anugerah hidup yg diberikanNya sendiri, ini berarti pula tanpa ada kecuali baik yg hidup di PL maupun di PB.

Salam.

Saya tetap percaya bahwa hukum Taurat tidak membawa keselamatan. Saya tetap percaya bahwa imanlah yang membawa keselamatan. Pada masa hukum Taurat, maka karena seseorang beriman, dia menjalankan hukum Taurat. Tapi di sisi lain, juga dimungkinkan orang yang tidak beriman tetap menjalankan hukum Taurat. Contohnya orang-orang Saduki.

Lalu apa fungsi hukum Taurat?
Jika saya coba sederhanakan memakai bahasa saya, maka hukum Taurat berfungsi untuk mengekang keliaran keinginan daging. Oleh karena itulah hukum Taurat juga mengandung unsur-unsur sanksi bagi para pelanggar.

artinya anda berdua tidak percaya ayat ini :

Roma 10
5. Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya."

pada masanya, itulah yang menyelamatkan
masa itu orang tidak mengenal kasih karunia, hanya tahu taat sama hukum aja
kalau tidak artinya Allah kita adalah Allah yang penipu, cuman mau ngerjain manusia aja
ngasih hukum tapi tidak menyelamatkan, ujung2nya hukumnya dipakai untuk sangsi aje
seolah2 hukum taurat adalah hukum yang gagal
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
March 01, 2015, 09:52:00 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
artinya anda berdua tidak percaya ayat ini :

Roma 10
5. Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya."

pada masanya, itulah yang menyelamatkan
masa itu orang tidak mengenal kasih karunia, hanya tahu taat sama hukum aja
kalau tidak artinya Allah kita adalah Allah yang penipu, cuman mau ngerjain manusia aja
ngasih hukum tapi tidak menyelamatkan, ujung2nya hukumnya dipakai untuk sangsi aje
seolah2 hukum taurat adalah hukum yang gagal

Asumsi sdr HenHen diatas, membawa kepada kesimpulan sbb:
1.Jadi kalau dikatakan manusia di PB menerima kasih karunia sedang di PL belum ada kasih karunia maka ini berarti semua manusia di PL tdk ada yg selamat.

2.Atau kenyataan bhw manusia itu mati di mata Allah adalah tdk benar, sebab manusia di PL tetap ada yg selamat dimana yg selamat itu karena melakukan pekerjaan keselamatan (selamat =upah ketaatan akan hk Allah ), maka konskwensi dari ini adl bhw tdk ada yg dikatakan "kasih karunia" itu, yg berarti pula tdk dibutuhkan adanya penebus/ mesias karena sudah terbukti bhw manusia ada yg sampai kepada selamat oleh karena pekerjaan yg dilakukannya sendiri (manusia itu hidup di mata Allah ).
Kedua point diatas bertentangan dg apa yg alkitab katakan:
 Ternyata sejak PL pun manusia mutlak selamat karena karya juruselamat/selamat karena penebusan, bukan karena pekerjaan yg dilakukan manusia itu sendiri/keselamatan sbg upah suatu ketaatan akan hk Allah.

Yes49:26 Aku akan memaksa orang-orang yang menindas engkau memakan dagingnya sendiri, dan mereka akan mabuk minum darahnya sendiri, seperti orang mabuk minum anggur baru, supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, adalah Juruselamatmu dan Penebusmu, Yang Mahakuat, Allah Yakub."

Gal2:16 Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorang pun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.

Kalau di ay di atas dikatakan "tidak seorangpun", maka ini berarti manusia yg hidup di PL pun termasuk pula.

Kalau di ay di atas dikatakan "hanya" oleh karena "iman", sedangkan "iman" adalah kasih karunia maka artinya semua manusia termasuk di PL butuh kasih karunia untuk sampai selamat.


 Adanya kasih karunia atau anugerah Allah mensyaratkan bhw manusia itu "mati di mata Allah", ini artinya tidak akan dapat disebut kasih karunia kalau manusia itu sebelum menerimanya dalam keadaan hidup /berdaya di mata Allah.
Dan ini sudah terbukti dg FT berikut:
Kej2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
Keadaan "mati" di mata Allah ini diperjelas dg diusirnya manusia itu dari Eden, karena manusia yg telah mati itu pasti akan mengaktualisasikan matinya itu dg cara "oleh kehendaknya sendiri memakan buah pohon kehidupan " yg artinya menuju mati permanen , kita tahu: "memakan buah pohon kehidupan oleh karena kehendaknya sendiri = mati kekal, memakan buah pohon kehidupan oleh karena dikaruniai = hidup kekal" ,seperti itulah dikatakan pula selamat itu bukan karena melakukan perbuatan/pekerjaan termasuk melakukan hk taurat, tetapi selamat itu adl kasih karunia/anugerah Allah, sama pula dg siapa yg bekerja pada hari sabat harus dibinasakan, karena harisabat itu adl gambaran anugerah hidup dari Allah (shg sang mesias yg melakukan mukjizat/kiasan dr keselamatan ,melakukannya pada hr sabat ).
Kita juga bisa merenungkan : mana yg lebih mudah untuk dipenuhi 1. Melakukan hk taurat yg seabrek itu, atau 2.Mematuhi untuk tdk memakan buah pohon kehidupan krn kehendak sendiri ?.
Tentu dg mudah rasio kita akan mengatakan mematuhi unt tdk memakan buah pohon kehidupan itu adl jauh lebih mudah, tapi mengapa manusia itu diusirNya pula dr Eden spy tdk bisa memakan buah itu ?, bukankah ini bukti bhw manusia itu pasti tdk dapat mematuhinya unt tdk memakannya?, lalu kalau yg mudah itu saja pasti tdk dapat mematuhinya, kenapa kita masih yakin akan kemampuan mematuhi hktaurat yg se abrek itu yg jelas2 jauh lebih tdk mungkin?, lalu bagaimana kita masih mengatakan bhw org di PL selamat krn melakukan hk Taurat ?.


Salam.
March 01, 2015, 01:07:42 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
artinya anda berdua tidak percaya ayat ini :
Roma 10
5. Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya."
Kan ada lanjutannya, Hen.

Roma 10:6
Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian...
(kata tetapi saya beri penekanan khusus).

Akan lebih mengasyikkan jika kedua bagian tersebut (ayat 5 serta ayat 6-8) dilihat dari sumber aslinya.

Imamat 18:5
Sesungguhnya kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku dan peraturan-Ku. Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya; Akulah TUHAN.


Lalu silahkan Anda bandingkan dengan Ulangan 30:11-15 (tidak saya kutip karena terlalu panjang). Dan akhirnya saya tutup pada ayat 16.

Karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, ...

Quote
pada masanya, itulah yang menyelamatkan
masa itu orang tidak mengenal kasih karunia, hanya tahu taat sama hukum aja
kalau tidak artinya Allah kita adalah Allah yang penipu, cuman mau ngerjain manusia aja
ngasih hukum tapi tidak menyelamatkan, ujung2nya hukumnya dipakai untuk sangsi aje
seolah2 hukum taurat adalah hukum yang gagal
Ya, saya setuju. Pada masa tersebut orang belum mengenal kasih karunia. Tapi untuk orang-orang yang mau mengasihi Tuhan, mau beriman kepada Allah Israel, maka mereka akan menjalankan hukum Taurat dengan serius. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, hukum Taurat memang tidak menyelamatkan. Tapi, hukum Taurat menjaga keliaran keinginan daging seseorang. Keinginan daging belum dapat ditundukkan, tapi keinginan daging untuk sementara dapat dikandangkan. Jadi fungsi hukum Taurat sangatlah besar.
March 01, 2015, 08:12:55 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Kan ada lanjutannya, Hen.

Roma 10:6
Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian...
(kata tetapi saya beri penekanan khusus).

Akan lebih mengasyikkan jika kedua bagian tersebut (ayat 5 serta ayat 6-8) dilihat dari sumber aslinya.

Imamat 18:5
Sesungguhnya kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku dan peraturan-Ku. Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya; Akulah TUHAN.


Lalu silahkan Anda bandingkan dengan Ulangan 30:11-15 (tidak saya kutip karena terlalu panjang). Dan akhirnya saya tutup pada ayat 16.

Karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, ...

perhatikan kata tetapi disitu bro,
itu sudah masuk penjelasan hukum kasih karunia, itu bukan menjelaskan tentang taurat
Musa bilang kepada bangsa Israel : nih saya beri kamu taurat, pilihlah kamu mau kehidupan atau kematian
Paulus mempertegas pernyataan Musa : memang hukum taurat membawa kehidupan, tetapi kita ini sekarang hidup di kasih karunia, karena itu taurat sudah tidak berlaku bagi kita kalau kita menerima hukum kasih karunia itu

baca aja sampai selesai itu semua Paulus menjelaskan tentang kasih karunia

Ya, saya setuju. Pada masa tersebut orang belum mengenal kasih karunia. Tapi untuk orang-orang yang mau mengasihi Tuhan, mau beriman kepada Allah Israel, maka mereka akan menjalankan hukum Taurat dengan serius. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, hukum Taurat memang tidak menyelamatkan. Tapi, hukum Taurat menjaga keliaran keinginan daging seseorang. Keinginan daging belum dapat ditundukkan, tapi keinginan daging untuk sementara dapat dikandangkan. Jadi fungsi hukum Taurat sangatlah besar.

kalau anda bilang hukum taurat tidak menyelamatkan/tidak memberi kehidupan
artinya Musa bohong bro
dan Firman Tuhan yang bilang taurat membawa kehidupan pun anda tolak

bukti2 lanjutan yang mendukung :
sering sekali pada jaman PL Allah berfirman "Jikalau kamu mengikuti jalan2Ku dengan segenap hati, maka ...."

1Samuel 12
14. asal saja kamu takut akan TUHAN, beribadah kepada-Nya, mendengarkan firman-Nya dan tidak menentang titah TUHAN, dan baik kamu, maupun raja yang akan memerintah kamu itu mengikuti TUHAN, Allahmu!

Nehemia 1
8. Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa.

Yeremia 26
4. Jadi katakanlah kepada mereka: Beginilah Firman Tuhan: Jika kamu tidak mau mendengarkan Aku, tidak mau mengikuti Taurat-Ku yang telah Kubentangkan di hadapanmu,

dan masih banyak lagi Firman yang demikian
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
March 01, 2015, 09:48:45 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
perhatikan kata tetapi disitu bro,
itu sudah masuk penjelasan hukum kasih karunia, itu bukan menjelaskan tentang taurat
Beberapa hari ini saya melihat frasa kata 'hukum kasih karunia', dan saya ingin sekali ikutan nimbrung di sana. Hukum kasih adalah hukum kasih, hukum kasih bukanlah hukum kasih karunia. Kasih karunia adalah kasih karunia. Kasih karunia bukanlah sebuah hukum. Kasih karunia lebih tepat dikatakan sebuah keadaan, sebuah kondisi, sebuah situasi, dan akhirnya untuk umat manusia, sebuah kisah, dimana Tuhan memilih untuk menyelamatkan manusia.

Roma 10:6 diambil Paulus dari kitab Ulangan, dimana umat Israel belum hidup pada masa kasih karunia seperti kita sekarang. Lalu akhirnya Musa pun memerintahkan bangsa Israel untuk mengasihi Tuhan. Perintah Musa ini adalah bagian dari hukum Taurat, dimana ditegaskan kembali oleh Tuhan Yesus, lalu seolah-olah menjadi sebuah hukum baru, yaitu hukum kasih.

Hukum kasih inilah yang menjadi tuntutan hukum Taurat sebenarnya. Hal ini juga dijelaskan Paulus pada kitab Roma.

Begini loh Hen. Saya coba ubah dalam kondisi saat ini.

Apakah untuk selamat butuh syarat-syarat lain selain percaya kepada Tuhan Yesus?
Kita berdua pasti kompak menjawabnya: TIDAK.

Apakah bila seseorang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus, lalu tiba-tiba mati mendadak, dia kehilangan keselamatannya?
Kita berdua pasti kompak menjawabnya: TIDAK.

Apakah bila seseorang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, lalu tidak hidup seperti Tuhan Yesus hidup, akan selamat?
HenHen: .... (walaupun menurut saya HenHen pasti ingin berkata TIDAK, tapi karena saya kenal HenHen, HenHen akan menjawabnya lebih sopan).
Saya: ke laut aja loe (maklum, Hen, petobat baru, jadi mungkin lebih vulgar dalam berkata).

Nah, ketiga poin ini kan kita sudah sepakat.

Lalu bagaimana dengan hukum Taurat? Saya jawab saja idem. Pada masa hukum Taurat berlaku, karena seseorang mengasihi Tuhan dengan amat sangat, dia akan berusaha melakukan seluruh hukum Taurat, terlepas dari apakah dia bisa atau tidak melakukan semua hukum Taurat. Setuju kan, Hen?

Lalu terjadilah perkembangan diskusi. Apakah fungsi hukum Taurat pada masanya? Saya sudah memberikan pandangan saya, bahwa hukum Taurat berfungsi sangat besar. Hukum Taurat menjaga keliaran dari keinginan daging atas seseorang. Tapi keinginan daging tersebut masih ada. Belum dapat dijinakkan, melainkan masih sebatas dikurung di bawah hukum Taurat.

Roma 3:28
Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
March 02, 2015, 12:29:57 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
Nanya dikit ya, Sob :Kata manusia dalam ayat tersebut, berdasarkan pov ente, ada batasan-batasan waktunya tidak?
Bolehkan pertanyaan Anda dijelaskan lebih lanjut. Saya masih belum bisa menangkap maksud pertanyaan Pak Membayangi.
March 02, 2015, 01:29:10 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1542
  • Denominasi: Gak tau dah...
Bolehkan pertanyaan Anda dijelaskan lebih lanjut. Saya masih belum bisa menangkap maksud pertanyaan Pak Membayangi.
Mereka-reka maksud pertanyaan Pak Shadowing, mata malah tambah melek. Tidur ah.

Kelupaan sedikit sebelum tidur:
Kacang, kacang.
Kacangnya, Pak, Kacangnya, Bu.
Juga ada minyak angin, minyak kayu putih, minyak nyongnyong, minyak sayur.

Zzzz... Zzzz... Zzzz...
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)