Author Topic: Lukas 16:16, kata "berlaku" yang sebenarnya tidak ada  (Read 20578 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 17, 2019, 03:51:10 PM
Reply #190
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
mk: Gud!
Semoga berterima di hati, bukan di kepala


SP: Iya. Semoga.
Disimpan dalam hati, kek,
disimpan di musium kek,
diistilahkan disimpan, ya disimpan.
Tidak digunakan.
Tah!
Bila telah tersimpan dgn baik
Mudah kita menggunakannya
Lain hal jika basi, itu dibuang


Firman ada yang tertulis, dan ada yang tidak tertulis, yaitu Yesus Kristus. Firman yang tidak tertulis memerintahkan rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman untuk mengajar jemaat.
Segala sesuatu dijadikan oleh firman-Nya

Dengan kata lain, Yesus Kristus memberikan Magisterium (kewenangan mengajar) kepada rasul.
Dan kpd kita2 yg telah menjadi murid2-Nya
"... jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka
dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,
[Mat 28:19]


Berdasar kewenangan mengajar itu pula muncul Firman yang tertulis. Alkitab terdiri dari Perjanjian Lama yang ditulis oleh bukan rasul, dan Perjanjian Baru ditulis oleh rasul dan murid (penerus) rasul. Perjanjian Lama terdiri dari Hukum Taurat dan kitab para nabi.
ROH KUDUS yg mengajarkan, mengingatkan, semua perkataan-Nya
ROH KUDUS yg memimpin murid2-Nya kpd seluruh kebenaran


Luk 16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. Penggunaan kata "berlaku" itu pula yang menjadi doalan trit ini.
Anggap saja kata "berlaku" itu mengacu kp propaganda Kerajaan Allah
Setelah jaman itu Kerajaan Allah diberitakan oleh yg Empunya Kerajaan
Itu sebabnya, maka  setiap orang menggagahinya berebut memasukinya


Menurut pendapatku, dengan atau tanpa kata "berlaku" pada Luk 16:16, pengertiannya tetap menyatakan bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi sampai zaman Yohanes saja.
Ya! Propagandanya berlaku hanya sampai zaman Yohanes saja.
Setelah firman menjadi manusia semua org yg menerima-Nya diberi-Nya kuasa
spy menjadi anak2 Allah, yaitu mereka yg percaya dlm nama-Nya dan lahir kembali [Yoh 1:12-13]


Dari zaman Yohanes sampai akhir zaman, Kerajaan Allah diberitakan (catat: bukan diajarkan) oleh setiap orang, bahkan oleh bukan orang, misalnya recorder dll. Sejak zaman Yohanes, setiap orang berupaya menggagahi Kerajaan Allah dan berebut memasuki Kerajaan Allah. Banyak orang yang menganggap bahwa apabila dia sudah berseru "Tuhan, Tuhan", maka dia akan masuk Kerajaan Allah. Banyak orang tidak nganggap perkataan Yesus Kristus yang memberikan kewenangan mengajar kepada rasul dan rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Ya! [Mat 11:12] Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang,
Kerajaan Sorga diserong dan org yg menyerongnya mencoba menguasainya.


Menurut pendapatku, tidak nyambung.
Firman yang diibaratkan sebagai benih yang ditaburkan ialah perkataan Yesus yang diucapkan baik oleh Yesus maupun oleh pemegang kewenangan mengajarkan perkataan Yesus. Sementara Hukum Taurat dan kitab para nabi bukan diucapkan Yesus, melainkan ditulis oleh yang bukan rasul.
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada
satupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.


Mmm... ya.
Tuhan Yesus Kristus mengatakan bahwa
Dia menggenapi Hukum Taurat dan kitab para nabi.
Simpanlah itu dgn baik, jangan dibuang
Spt Maria menyimpan segala perkara itu
di dalam hatinya dan merenungkannya.

Salam Damai!
« Last Edit: December 17, 2019, 03:56:11 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
December 17, 2019, 11:52:04 PM
Reply #191
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Tah!
Bila telah tersimpan dgn baik
Mudah kita menggunakannya
Lain hal jika basi, itu dibuang
Pemahamanku, kalo disimpan artinya tidak digunakan. Digunakan, artinya tidak disimpan.

Firman ada yang tertulis, dan ada yang tidak tertulis, yaitu Yesus Kristus. Firman yang tidak tertulis memerintahkan rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman untuk mengajar jemaat.
Segala sesuatu dijadikan oleh firman-Nya
Kehendak bebas manusia diciptakan, tetapi akibat dari kehendak bebas manusia itu tidak diciptakan Tuhan. Ganjaran kehendak bebas disediakan. Tiap manusia bebas menggunakan kehendak bebasnya, hendak patuh atau membelot. Setiap sikap sudah disediakan ganjaran, imbalan, upah.

Dengan kata lain, Yesus Kristus memberikan Magisterium (kewenangan mengajar) kepada rasul.
Dan kpd kita2 yg telah menjadi murid2-Nya
"... jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka
dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,
[Mat 28:19]
Karena Mat 28:19-20 merupakan satu kalimat, jangan Anda putus hanya (sola) sampai perintah memuridkan dengan membaptis. Harus dilanjutkan dengan, murid yang dibaptis itu diajar melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus. Dan, bukan setiap orang yang dimuridkan memiliki kompetensi mengajar. Kompetensi mengajar hanya diberikan kepada 11 orang setelah Yudas Iskariot memilih bunuh diri, dan Saulus belum dirubah menjadi Paulus. Mengingat ke-11 orang itu dijanjikan senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, patut diartikan bahwa penerus mereka juga memiliki kompetensi mengajar.

Berdasar kewenangan mengajar itu pula muncul Firman yang tertulis. Alkitab terdiri dari Perjanjian Lama yang ditulis oleh bukan rasul, dan Perjanjian Baru ditulis oleh rasul dan murid (penerus) rasul. Perjanjian Lama terdiri dari Hukum Taurat dan kitab para nabi.
ROH KUDUS yg mengajarkan, mengingatkan, semua perkataan-Nya
ROH KUDUS yg memimpin murid2-Nya kpd seluruh kebenaran
Kepemimpinan ROH KUDUS kepada murid itu adalah proses pengajaran yang diberikan oleh Yesus Kristus. Jika hanya (sola) sampai mendapat baptisan saja, tanpa menerima ajaran apostolik, atau proses pemuridan tidak diterima, atau si murid merasa sudah mengetahui segala yang harus dikatakan Yesus Kristus berdasar yang tertulis di Alkitab, justru mengingkari hal yang terctat di Injil. Di Injil dicatat bahwa masih banyak hal yang harus dikatakan Yesus kepada rasul, namun rasul belum sanggup menanggung.

Luk 16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. Penggunaan kata "berlaku" itu pula yang menjadi soalan trit ini.
Anggap saja kata "berlaku" itu mengacu kp propaganda Kerajaan Allah
Setelah jaman itu Kerajaan Allah diberitakan oleh yg Empunya Kerajaan
Itu sebabnya, maka  setiap orang menggagahinya berebut memasukinya
Maksudnya?
Menganggap "berlaku" mengacu kepada propaganda Kerajaan Allah?
Bagaimana yang Anda maksudkan?
Apakah maksud Anda, karena Kerajaan Allah diberitakan oleh si Pemilik Kerajaan Allah, maka setiap orang menggagahinya? Emang, menurut Anda, seberapa kuat, atau seberapa mampu orang-orang yang berusaha menggagahi Kerajaan Allah?

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 17, 2019, 11:54:27 PM
Reply #192
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Menurut pendapatku, dengan atau tanpa kata "berlaku" pada Luk 16:16, pengertiannya tetap menyatakan bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi sampai zaman Yohanes saja.
Ya! Propagandanya berlaku hanya sampai zaman Yohanes saja.
Setelah firman menjadi manusia semua org yg menerima-Nya diberi-Nya kuasa
spy menjadi anak2 Allah, yaitu mereka yg percaya dlm nama-Nya dan lahir kembali [Yoh 1:12-13]
Uuuppss... maksud Anda,  orang-orang yang dibaptis dan menerima Yesus Kristus, kemudian secara otomatis diberi kuasa?
Menurut pemahamanku, jika hanya (sola) sampai dibaptis saja, tanpa diajar secara apostolik, tidak diberi kuasa. Mungkin saja orang seperti itu berkuasa, dan karena itu dia merasa bahwa dia termasuk orang percaya, rajin berseru "Tuhan, Tuhan", namun di akhir zaman akan diusir oleh Yesus Kristus.


Dari zaman Yohanes sampai akhir zaman, Kerajaan Allah diberitakan (catat: bukan diajarkan) oleh setiap orang, bahkan oleh bukan orang, misalnya recorder dll. Sejak zaman Yohanes, setiap orang berupaya menggagahi Kerajaan Allah dan berebut memasuki Kerajaan Allah. Banyak orang yang menganggap bahwa apabila dia sudah berseru "Tuhan, Tuhan", maka dia akan masuk Kerajaan Allah. Banyak orang tidak nganggap perkataan Yesus Kristus yang memberikan kewenangan mengajar kepada rasul dan rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Ya! [Mat 11:12] Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang,
Kerajaan Sorga diserong dan org yg menyerongnya mencoba menguasainya.
"Diserong", maksud Anda dibuat menjadi "serong", bukan?
Menurut pendapatku, niat dan sikap menyerong, itu bukan sikap murid sejati Yesus Kristus. Itu adalah sikap murid-muridan Yesus Kristus, alias murid abal-abal, atau mengaku murid padahal bukan.
Jadi, para pihak yang menyerong Kerajaan Allah itu mengklaim seolah dirinya memiliki kompetensi mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus, namun nyatanya, orang tersebut mengajarkan apa yang diinginkannya. Misal, Tuhan Yesus Kristus tidak menulis, meninggalkan, atau mengirimkan Scriptura, tetapi muncul orang yang mengajarkan Sola Scriptura.

Menurut pendapatku, tidak nyambung.
Firman yang diibaratkan sebagai benih yang ditaburkan ialah perkataan Yesus yang diucapkan baik oleh Yesus maupun oleh pemegang kewenangan mengajarkan perkataan Yesus. Sementara Hukum Taurat dan kitab para nabi bukan diucapkan Yesus, melainkan ditulis oleh yang bukan rasul.
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada
satupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Maksud Anda, pelanggaran-pelanggaran manusia juga dijadikan oleh-Nya?
Menurut pemahamanku, segala sesuatu yang baik, dijadikan oleh-Nya. Hal-hal yang buruk, bukan dijadikan oleh-Nya.

Mmm... ya.
Tuhan Yesus Kristus mengatakan bahwa
Dia menggenapi Hukum Taurat dan kitab para nabi.
Simpanlah itu dgn baik, jangan dibuang
Spt Maria menyimpan segala perkara itu
di dalam hatinya dan merenungkannya.
Ya.
Sesuatu yang digenapi, memang selayaknya disimpan. Bukan digunakan.

Salam Damai!
Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 19, 2019, 09:39:07 AM
Reply #193
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Pemahamanku,
kalo disimpan artinya tidak digunakan.
Digunakan, artinya tidak disimpan. (Firman itu spt benda, ya!)
Istilah "simpan" dan "gunakan",
Apa bisa dipahami spt menyimpan corpus dan menggunakan Maria?
Pemahamanku: "Maria menyimpan segala perkara dlm hati dan merenungkannya.[Luk 2:19]

Bagai mana mungkin Maria merenungkan perkara PB, jika tidak ada sedimen PL yg tersimpan, ya, kan?
Dgn PL kita mengerti dr mana kita berasal, dgn PB kita semakin jelas tujuan propaganda Kerajaan Allah itu
Propaganda Kerajaan Allah dgn menggunakan PL telah cukup hanya sampai zaman Yohanes Pembaptis saja.

Jadi bila PL telah tersimpan dgn baik
Mudah kita menggunakannya balik
Spt kau merenungkan "asal" Selasa

Lain hal jika PL itu masih basi bagimu
Maka hrs dibuang atau dirongsokkan

Segitu dulu deh, Bro, biar kelar satu2 istilah
Istilah "berlaku" (taksi kosong) kita ulangi lagi nanti

Salam Damai!
« Last Edit: December 19, 2019, 10:08:48 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
December 19, 2019, 01:40:27 PM
Reply #194
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on December 17, 2019, 11:52:04 PM
Pemahamanku,
kalo disimpan artinya tidak digunakan.
Digunakan, artinya tidak disimpan. (Firman itu spt benda, ya!)
Istilah "simpan" dan "gunakan",
Apa bisa dipahami spt menyimpan corpus dan menggunakan Maria?
Pemahamanku: "Maria menyimpan segala perkara dlm hati dan merenungkannya.[Luk 2:19]

Bagai mana mungkin Maria merenungkan perkara PB, jika tidak ada sedimen PL yg tersimpan, ya, kan?
Dgn PL kita mengerti dr mana kita berasal, dgn PB kita semakin jelas tujuan propaganda Kerajaan Allah itu
Propaganda Kerajaan Allah dgn menggunakan PL telah cukup hanya sampai zaman Yohanes Pembaptis saja.

Jadi bila PL telah tersimpan dgn baik
Mudah kita menggunakannya balik
Spt kau merenungkan "asal" Selasa

Lain hal jika PL itu masih basi bagimu
Maka hrs dibuang atau dirongsokkan

Segitu dulu deh, Bro, biar kelar satu2 istilah
Istilah "berlaku" (taksi kosong) kita ulangi lagi nanti

Salam Damai!
Iyalah.
Dari karakteristiknya, Firman itu kata benda. Jika menurut Anda itu bukan kata benda, boleh jadi. Tapi kemukakan latar pikirmu.

Tentang yang direnungkan oleh Bunda Maria, memang menurut penangkapanmu, yang direnungkan Bunda Maria itu, apa? Hukum Taurat dan kitab para nabi ato hal yang baru saja dialaminya?
Yang kutangkap, perkara-perkara yang direnungkan Bunda Maria adalah perkara-perkara yang baru saja dialaminya. Pada Luk 2:19, menurut penangkapanku, yang direnungkan oleh Bunda Maria ialah apa yang dikatakan gembala dikaitkan dengan apa yang dialaminya. Bunda Maria bukan merenungkan Hukum Taurat dan kitab para nabi. Cara pikirmu yang tidak fokus menganggap bahwa perkara yang direnungkan Bunda Maria adalah Hukum Taurat dan kitab para nabi, padahal, rangkaian Luk 2:8-20 mengungkapkan, yang direnungkan Bunda Maria adalah perkara-perkara yang baru saja dikatakan gembala.

Hukum Taurat dan kitab para nabi yang sudah digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus itu dikatakan oleh-Nya hanya (sola) sampai Zaman Yohanes. Jika Anda hendak menggunakannya, silahkan saja. Sama halnya dengan pengikut Kristus dihimbau, diminta, diharapkan menuruti segala perintah Tuhan, tetapi jika ada yang tidak mematuhi, boleh saja, bukan? Tiap sikap ada ganjaran.

Damai tanpa pentung.

Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 19, 2019, 06:21:21 PM
Reply #195
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Istilah "simpan" dan "gunakan",
Apa bisa dipahami spt menyimpan corpus dan menggunakan Maria?
Pemahamanku: "Maria menyimpan segala perkara dlm hati dan merenungkannya.[Luk 2:19]

Bagai mana mungkin Maria merenungkan perkara PB, jika tidak ada sedimen PL yg tersimpan, ya, kan?
Dgn PL kita mengerti dr mana kita berasal, dgn PB kita semakin jelas tujuan propaganda Kerajaan Allah itu
Propaganda Kerajaan Allah dgn menggunakan PL telah cukup hanya sampai zaman Yohanes Pembaptis saja.

Jadi bila PL telah tersimpan dgn baik
Mudah kita menggunakannya balik
Spt kau merenungkan "asal" Selasa

Lain hal jika PL itu masih basi bagimu
Maka hrs dibuang atau dirongsokkan

Segitu dulu deh, Bro, biar kelar satu2 istilah
Istilah "berlaku" (taksi kosong) kita ulangi lagi nanti


Iyalah.
Dari karakteristiknya, Firman itu kata benda.
Jika menurut Anda itu bukan kata benda, boleh jadi.
Tapi kemukakan latar pikirmu.
Latar pikirku, gini:
Pada mulanya adalah Firman;
Firman itu ber-sama2 dgn Allah
dan Firman itu adalah Allah. [Yoh 1:1]


Tentang yang direnungkan oleh Bunda Maria, memang menurut penangkapanmu, yang direnungkan Bunda Maria itu, apa? Hukum Taurat dan kitab para nabi ato hal yang baru saja dialaminya?
Tidak ada yg baru tanpa membandingkan yg lama
Bagaimana ia merenungkan yg baru tanpa Firman?

Firman telah ada sebelum segalanya ada
Sebab pada mulanya adalah Firman, Bro!
Yg baru ialah Firman yg menjadi manusia

Kembali ke "istilah"
Lalu bagaimana kau menyimpan Firman
Bagai mana pula kau menggunakan Firman itu?
Belum jelas istilahmu ttg "simpan" dan "gunakan" itu

Sekali lagi: "Apa bisa dipahami spt menyimpan corpus dan menggunakan Maria?"
Pemahamanku: "Maria menyimpan segala perkara dlm hati dan merenungkannya[Luk 2:19].
Bukan cuma ay.19, juga perkataan Simeon, perkataan Yesus 12 thn, saat Yesus 30 thn, Hk Taurat, dll.


Yang kutangkap, perkara-perkara yang direnungkan Bunda Maria adalah perkara-perkara yang baru saja dialaminya. Pada Luk 2:19, menurut penangkapanku, yang direnungkan oleh Bunda Maria ialah apa yang dikatakan gembala dikaitkan dengan apa yang dialaminya.
Maria tidak bisa menangkap ada perkara yg baru
Kalau ia tdk bisa mengerti telah ada perkara yg lama


Bunda Maria bukan  merenungkan Hukum Taurat dan kitab para nabi(?).
Cara pikirmu yang tidak fokus menganggap bahwa perkara yang direnungkan Bunda Maria adalah Hukum Taurat dan kitab para nabi, padahal, rangkaian Luk 2:8-20 mengungkapkan, yang direnungkan Bunda Maria adalah perkara-perkara yang baru saja dikatakan gembala.
Cara pikirku termasuk perkara sunat, perkutut, pentahiran, dll.
Pengertian segala perkara tdk hrs sebatas pd apa yg dikatakan Malaikat atau gembala saja
Bisa kau perluas mis. paskah Yahudi, hari raya ponok daun, dll yg rutin dipikirkan dan dikerjakannya

PB tak berdasar tanpa ia menyimpan PL
Tidak seorangpun bisa menerima Yesus
Jika ia tak mengenal Abraham, Ishak, Yakub

Bila Maria itu Yahudi tentu ia mengenal Musa dan YHWH,
Ialah Allah yg benar yg telah lama bernobuat melalui nabi2 dlm PL
Itu sebab ia dpt menyimpan segala perkara dlm hati dan merenungkannya


Hukum Taurat dan kitab para nabi yang sudah digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus itu dikatakan oleh-Nya hanya (sola) sampai Zaman Yohanes. Jika Anda hendak menggunakannya, silahkan saja.
Kau pun sudah gunakanlah PL itu mencari Selasa
Coba kau gunakan lagi, apa latar pentahiran Maria

Salam Damai!


« Last Edit: December 19, 2019, 07:09:22 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
December 20, 2019, 11:46:24 AM
Reply #196
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Latar pikirku, gini:
Pada mulanya adalah Firman;
Firman itu ber-sama2 dgn Allah
dan Firman itu adalah Allah. [Yoh 1:1]
Baik juga latar pikirmu untuk poin itu.
Latar pikirmu itu tidak membuktikan bahwa Firman itu tidak memenuhi karakteristik kata benda.
Firman itu ada yang tertulis, ada yang tidak tertulis.
Firman tertulis ada berabad-abad setelah kelahiran, sengsara, kematian, kebangkitan Firman yang telah jadi manusia, yang mengatakan bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai zaman Yohanes.

Tentang yang direnungkan oleh Bunda Maria, memang menurut penangkapanmu, yang direnungkan Bunda Maria itu, apa? Hukum Taurat dan kitab para nabi ato hal yang baru saja dialaminya?
Tidak ada yg baru tanpa membandingkan yg lama
Bagaimana ia merenungkan yg baru tanpa Firman?
Luk 2:17 Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.
Luk 2:18 Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.
Luk 2:19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.
Apa yang dikatakan gembala? --> tentang Luk 2:11-12 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Semua orang heran mendengar perkataan gembala yang didengar dari Malaikat, hanya (sola) Maria yang menyimpan segala perkara itu(yang dikatakan gembala) dalam hati dan merenungkannya.

Firman telah ada sebelum segalanya ada
Sebab pada mulanya adalah Firman, Bro!
Yg baru ialah Firman yg menjadi manusia
Iya.
Hukum Taurat dan kitab para nabi berisikan nubuatan tentang kedatangan Mesias.
Perjanjian Baru bersikan kondisi Immanuel, Tuhan berada ditengah manusia.

Kembali ke "istilah"
Lalu bagaimana kau menyimpan Firman
Bagai mana pula kau menggunakan Firman itu?
Belum jelas istilahmu ttg "simpan" dan "gunakan" itu
Kenapa Anda membahas istilah simpan?
Istilah simpan itu muncul untuk menolong mengartikan bahwa Hukum Taurat yang sudah digenapi itu, kemudian dikatakan oleh Yesus berlaku sampai zaman Yohanes.
Hal yang sudah digenapi, layak disimpan. Lhah, kenapa Anda hendak menekankan pembahasan istilah "simpan"?
Apakah Anda berencana hendak menggeser topik bahasan?

Sekali lagi: "Apa bisa dipahami spt menyimpan corpus dan menggunakan Maria?"
Pemahamanku: "Maria menyimpan segala perkara dlm hati dan merenungkannya[Luk 2:19].
Bukan cuma ay.19, juga perkataan Simeon, perkataan Yesus 12 thn, saat Yesus 30 thn, Hk Taurat, dll.
Terserah pada pihak yang mengartikan.
Hendak dipahaminya seperti menyimpan corpus dan menggunakan Maria, silahkan saja.
Jika menurut pemahaman Anda Maria menyimpan segala perkara(yang dimaksudkan pada Luk 2:19) adalah termasuk Hukum Taurat dan kitab para nabi, ya silahkan saja. Menurut pemahamanku, hal yang dimaksudkan oleh Luk 2:19 itu ialah hal yang baru saja disampaikan oleh gembala, yaitu hal yang baru didengar oleh gembala dari Malaikat.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 20, 2019, 11:47:47 AM
Reply #197
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Yang kutangkap, perkara-perkara yang direnungkan Bunda Maria adalah perkara-perkara yang baru saja dialaminya. Pada Luk 2:19, menurut penangkapanku, yang direnungkan oleh Bunda Maria ialah apa yang dikatakan gembala dikaitkan dengan apa yang dialaminya.
Maria tidak bisa menangkap ada perkara yg baru
Kalau ia tdk bisa mengerti telah ada perkara yg lama
Apa pula dasar simpulanmu ini?
Nyata-nyata gembala mengatakan kembali hal yang dikatakan Malaikat kepada gembala, semua yang mendengar penuturan gembala itu menjadi heran kecuali Maria. Maria menyimpan, dan merenungkan hal yang disampaikan gembala itu. Maria bukan merenungkan Hukum Taurat da kitab para nabi.

Bunda Maria bukan  merenungkan Hukum Taurat dan kitab para nabi(?).
Cara pikirmu yang tidak fokus menganggap bahwa perkara yang direnungkan Bunda Maria adalah Hukum Taurat dan kitab para nabi, padahal, rangkaian Luk 2:8-20 mengungkapkan, yang direnungkan Bunda Maria adalah perkara-perkara yang baru saja dikatakan gembala.
Cara pikirku termasuk perkara sunat, perkutut, pentahiran, dll.
Pengertian segala perkara tdk hrs sebatas pd apa yg dikatakan Malaikat atau gembala saja
Bisa kau perluas mis. paskah Yahudi, hari raya ponok daun, dll yg rutin dipikirkan dan dikerjakannya
Ya sudah. Jika Anda menganggapnya seperti itu, silahkan saja.
Yang kutangkap, yang dimaksud dengan "segala perkara" pada Luk 2::19 ialah segala hal yang disampaikan gembala. Kata "itu" pada segala perkara "itu" sebagai penanda, bahwa yang dimaksud di ayat itu bukan meliputi Hukum Taurat dan kitab para nabi, melainkan segala hal yang baru saja disampaikan gembala.

PB tak berdasar tanpa ia menyimpan PL
Tidak seorangpun bisa menerima Yesus
Jika ia tak mengenal Abraham, Ishak, Yakub
Itu katamu.
Yesus Kristus mengatakan bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai zaman Yohanes saja.

Bila Maria itu Yahudi tentu ia mengenal Musa dan YHWH,
Ialah Allah yg benar yg telah lama bernobuat melalui nabi2 dlm PL
Itu sebab ia dpt menyimpan segala perkara dlm hati dan merenungkannya[/color]
Quote
Yang kutangkap, "segala perkara itu" di Luk 2:19 tidak meliputi Hukum Taurat dan kitab para nabi.

Hukum Taurat dan kitab para nabi yang sudah digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus itu dikatakan oleh-Nya hanya (sola) sampai Zaman Yohanes. Jika Anda hendak menggunakannya, silahkan saja.
Kau pun sudah gunakanlah PL itu mencari Selasa
Coba kau gunakan lagi, apa latar pentahiran Maria
Ya iyalah.
Semua orang merdeka hendak menggunakannya, walaupun Yesus mengatakan bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai zaman Yohanes, setiap orang merdeka hendak menggunakannya.
Kayaknya, hari ketiga adalah hari selasa itu menghunjam ke ulu hatimu, ya? D:
Maria ditahirkan pada masa itu karena Maria masih menuruti Hukum Taurat.

Salam Damai!
Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 20, 2019, 01:56:20 PM
Reply #198
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kenapa Anda membahas istilah simpan?
Istilah simpan itu muncul untuk menolong mengartikan bahwa Hukum Taurat yang sudah digenapi itu, kemudian dikatakan oleh Yesus berlaku sampai zaman Yohanes. Hal yang sudah digenapi, layak disimpan. Lhah, kenapa Anda hendak menekankan pembahasan istilah "simpan"?

Bukan hanya istilah "simpan" yg kita bahas,
Tapi juga perlu dibahas istilah "gunakan"


Pemahamanku,
kalo disimpan artinya tidak digunakan.
Digunakan, artinya tidak disimpan.

Itu sebab aku mengambil gambaran mereka ini:
Menyimpan corpus Yesus dan menggunakan Maria
Apa bisa demikian maksudmu simpan vs gunakan


Terserah pada pihak yang mengartikan.
Hendak dipahaminya seperti menyimpan corpus dan menggunakan Maria, silahkan saja.
Ya! Sebab ada pihak yg mengartikan begitu, semoga kau tidak begitu
Maria digunakan bertambah "cingklong", corpus Yesus disimpan jadi spt "kalong"
http://forumkristen.com/index.php?topic=64227.msg1249698#msg1249698
http://forumkristen.com/index.php?topic=62497.msg1222306#msg1222306


Jika menurut pemahaman Anda Maria menyimpan segala perkara(yang dimaksudkan pada Luk 2:19) adalah termasuk Hukum Taurat dan kitab para nabi, ya silahkan saja.
Artinya,
Kau tidak yakin Maria spt itu
Makanya kau mempersilahkan siapa saja?


Menurut pemahamanku, hal yang dimaksudkan oleh Luk 2:19 itu ialah hal yang baru saja disampaikan oleh gembala, yaitu hal yang baru didengar oleh gembala dari Malaikat.
Kau benar!
Tapi aku sangat yakin, Maria menyimpan segala perkara di dlm hati
Ay.19 itu salah satu perkara dan disimpannya di dlm hati
Jika ia merenungkannya berarti ia menggunakannya
Mengkomunikasikan segala perkara kpd Allah
Menurutmu? Dan pihak lain?

Pemahamanku,
kalo disimpan artinya tidak digunakan.
Digunakan, artinya tidak disimpan.

Apakah Anda berencana hendak menggeser topik bahasan?
Ya! Dr pd disimpan di musium
Lebih baik digeser ke dlm hati
Yg digenapi menjadi berguna

Salam Damai!



« Last Edit: December 20, 2019, 02:11:28 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
January 21, 2020, 02:59:03 PM
Reply #199
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4786
  • Gender: Male
Bukannya maksudnya jelas??? Bahwa hukum Taurat dan kitab para nabi menjadi penuntun sampai Yohanes Pembaptis datang menyiapkan jalan bagi Mesias?

Gal 3:24  Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.
Gal 3:25  Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.

Memang ada orang ekstrim menafsirkan bahwa kitab-kitab dalam Perjanjian Lama sudah tidak dipakai lagi, bisa dehapus dari Alkitab. Namun menurut saya biarkan saja mereka... (bukan urusan kita).

Sebuah kenyataan bahwa apa yang tertulis dalam kitab-kitab Perjanjian Baru adalah bersumber dari kitab-kitab Perjanjian Lama. Kedua bagian Alkitab kita saling melengkapi, menerangkan dan diterangkan.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)