Author Topic: Lukas 16:16, kata "berlaku" yang sebenarnya tidak ada  (Read 20574 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 21, 2020, 03:18:15 PM
Reply #200
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva
Kenapa Anda membahas istilah simpan?
Istilah simpan itu muncul untuk menolong mengartikan bahwa Hukum Taurat yang sudah digenapi itu, kemudian dikatakan oleh Yesus berlaku sampai zaman Yohanes. Hal yang sudah digenapi, layak disimpan. Lhah, kenapa Anda hendak menekankan pembahasan istilah "simpan"?
Bukan hanya istilah "simpan" yg kita bahas,
Tapi juga perlu dibahas istilah "gunakan"
Ya.
Disimpan berarti tidak digunakan, dan digunakan berarti tidak disimpan.

Quote from: Sotardugur Parreva
Pemahamanku,
kalo disimpan artinya tidak digunakan.
Digunakan, artinya tidak disimpan.
Itu sebab aku mengambil gambaran mereka ini:
Menyimpan corpus Yesus dan menggunakan Maria
Apa bisa demikian maksudmu simpan vs gunakan
Disimpan berarti tidak digunakan, dan digunakan berarti tidak disimpan.

Terserah pada pihak yang mengartikan.
Hendak dipahaminya seperti menyimpan corpus dan menggunakan Maria, silahkan saja.
Ya! Sebab ada pihak yg mengartikan begitu, semoga kau tidak begitu
Maria digunakan bertambah "cingklong", corpus Yesus disimpan jadi spt "kalong"
http://forumkristen.com/index.php?topic=64227.msg1249698#msg1249698
http://forumkristen.com/index.php?topic=62497.msg1222306#msg1222306
O begitu.
Dengan menggunakan kamus manapun, kupikir, digunakan berarti tidak disimpan, dan disimpan berarti tidak digunakan.

Jika menurut pemahaman Anda Maria menyimpan segala perkara(yang dimaksudkan pada Luk 2:19) adalah termasuk Hukum Taurat dan kitab para nabi, ya silahkan saja.
Artinya,
Kau tidak yakin Maria spt itu
Makanya kau mempersilahkan siapa saja?
Saya yakin dengan pengertian saya, dan pengertian saya itu tidak kupaksakan kepada orang lain. Jika sudah kusampaikan landasan mengartikan seperti yang kuartikan, itu sudah cukup. Jika pihak yang mendengar ato membaca penjelasanku tidak menimbang landasan pengertianku, ato membaca tetapi tidak menerima, bagiku itu tidak jadi soal. Tiap orang, merdeka hendak mengartikan sesuatu seperti yang dikehendaki sendiri, lepas dari sesuai dengan pengertian umum ato tidak.

Menurut pemahamanku, hal yang dimaksudkan oleh Luk 2:19 itu ialah hal yang baru saja disampaikan oleh gembala, yaitu hal yang baru didengar oleh gembala dari Malaikat.
Kau benar!
Tapi aku sangat yakin, Maria menyimpan segala perkara di dlm hati
Ay.19 itu salah satu perkara dan disimpannya di dlm hati
Jika ia merenungkannya berarti ia menggunakannya
Mengkomunikasikan segala perkara kpd Allah
Menurutmu? Dan pihak lain?
Syukurlah kalo Anda menangkap dan memandang benar hal yang kusampaikan.
Pada poin pembahasan Luk 2:19, kuartikan bahwa segala perkara yang disebut itu ialah hal yang disampaikan malaikat kepada gembala, yang kemudian diterussampaikan kepada Maria.
Jika pada poin itu Anda mengartikan bahwa Maria menyimpan segala perkara itu dalam hatinya termasuk hal-hal lain selain dari yang diceritakan gembala, Anda merdeka mengartikan seperti itu. Dariku sudah kujelaskan, dan dapat Anda terima atau tidak, bukan urusanku.

Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 18, 2020, 04:51:20 PM
Reply #201
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Bukan hanya istilah "simpan" yg kita bahas,
Tapi juga perlu dibahas istilah "gunakan"

Ya.
Disimpan berarti tidak digunakan, dan digunakan berarti tidak disimpan.

Itu sebab aku mengambil gambaran ini:
Menyimpan corpus Yesus dan menggunakan Maria
Apa bisa jadi demikian mengartikan simpan vs gunakan?
sbb:

Terserah pada pihak yang mengartikan.
Hendak dipahaminya seperti menyimpan corpus dan menggunakan Maria, silahkan saja.

Ya! Sebab ada pihak yg mengartikan begitu, semoga kau tak mengartikan begitu
Maria digunakan jadi "cemerlang", corpus Yesus disimpan jadi spt "kalong"
http://forumkristen.com/index.php?topic=64227.msg1249698#msg1249698
http://forumkristen.com/index.php?topic=62497.msg1222306#msg1222306


Disimpan berarti tidak digunakan,
dan digunakan berarti tidak disimpan.

Dengan menggunakan kamus manapun, kupikir, digunakan berarti tidak disimpan, dan disimpan berarti tidak digunakan.

Saya yakin dengan pengertian saya, dan pengertian saya itu tidak kupaksakan kepada orang lain. Jika sudah kusampaikan landasan mengartikan seperti yang kuartikan, itu sudah cukup. Jika pihak yang mendengar ato membaca penjelasanku tidak menimbang landasan pengertianku, ato membaca tetapi tidak menerima, bagiku itu tidak jadi soal. Tiap orang, merdeka hendak mengartikan sesuatu seperti yang dikehendaki sendiri, lepas dari sesuai dengan pengertian umum ato tidak .

Syukurlah kalo Anda menangkap dan memandang benar hal yang kusampaikan.
Pada poin pembahasan Luk 2:19, kuartikan bahwa segala perkara yang disebut itu ialah hal yang disampaikan malaikat kepada gembala, yang kemudian diterussampaikan kepada Maria.
Jika pada poin itu Anda mengartikan bahwa Maria menyimpan segala perkara itu dalam hatinya termasuk hal-hal lain selain dari yang diceritakan gembala, Anda merdeka mengartikan seperti itu. Dariku sudah kujelaskan, dan dapat Anda terima atau tidak , bukan urusanku.

Wah, celaka dua belas!
Yg tidak2 menyalak
Ada 12 kali tidak2

Katakan saja, yg “disimpan berati utk digunakan”
Atau yg “disimpan adalah yg berguna”, beres, kan?
Tak usah repot2 pake kamus utk memastikan hal itu

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 21, 2020, 10:12:27 AM
Reply #202
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 27, 2020, 02:53:54 PM
Reply #203
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Siplah, Bro!
Dan memang utk itu Dia datang
Memerdekakan kita dr belenggu dunia

Salam Damai!


Alkitab Hari Ini - 27 Februari 2020
Tetapi barangsiapa meneliti hukum yg sempurna, yaitu hukum yg memerdekakan org,
dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar utk melupakannya, tetapi
sungguh2 melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. - Yakobus 1:25
« Last Edit: February 27, 2020, 03:08:56 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 29, 2020, 11:47:59 AM
Reply #204
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kupikir, kalo pembahasan sesuai judul sudah selesai, selain dari itu akan OOT.

Damai yang benar-banar damai tidak pakai pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 02, 2020, 06:22:32 PM
Reply #205
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kupikir juga, pembahasan topik ini sebenarnya sudah selesai sejak 5 thn yg lalu
Selesai oleh TS sendiri sejak February 27, 2015 plus oleh @BP pakar bahasa Yunani
Kerancuan ada pd sisipan kata "berlaku" yg berkonotasi firman itu spt "barang" duniawi


Sudah jelas sekarang, bw ayat diatas sama sekali tidak mengatakan bw Hukum Taurat hanya berlaku
sampai pd zaman Yohanes, sebab hukum Taurat kekal sebagaimana dilanjutkan sendiri oleh ayat berikutnya

Lukas 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Jadi, apa kita masih mau meyakini sebuah teologi yg dihasilkan dari terjemahan yg tidak sesuai fakta
bw Hukum Taurat hanya berlaku sampai pd zaman Yohanes dan masih mau mengajarkan hal ini kpd orang lain?

Merdeka.
Jikalau kamu tetap dlm firman-Ku, kamu benar2 adalah murid-Ku dan kamu
akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
[Yoh 8:31-32]


Salam Merdeka!
« Last Edit: May 23, 2020, 08:46:48 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 06, 2020, 09:22:02 AM
Reply #206
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dunia dengan menggunakan bahasa manusia. Manusia dunia memaknai Firman Tuhan dengan bahasa dunia. Meski bahasa dunia tidak identik sama dengan bahasa surgawi, patut diyakini bahwa Firman Tuhan harus dapat dipahami manusia. Menurut pendapatku, jika ada manusia menyisipkan suatu kosa kata  pada Firman Tuhan, jika didorong oleh niat baik untuk memperjelas perkataan tersebut, tanpa niat membelokkan arti, dan penambahan kosa kata tersebut dilakukan oleh pemegang otoritas, yaitu mereka yang diberi kompetensi mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan, hal penyisipan kosa kata itu dapat diterima.

Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 07, 2020, 01:57:46 PM
Reply #207
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dgn menggunakan bahasa manusia.
Manusia dunia memaknai Firman Tuhan dengan bahasa dunia.
Yes!
Dulu di bumi hanya ada satu bahasa, satu logatnya, kerjanya muter2 di seputar menara
Padahal manusia telah diberkati utk menguasai seluruh bumi dan dgn segala isinya
Lalu Allah mengacaukan Bahasa itu, mereka menjadi berserak ke seluruh bumi

Manusia bubar dr Babel, lalu membuat bahasa dan budaya-muter2-nya masing2
Kini kita dipersatukan kembali oleh roh dan hrs menjadi satu roh dgn Dia.
Sebab oleh satu Roh, kita telah dibaptis ke dlm satu tubuh,
Baik Yahudi pun Yunani, baik budak pun org merdeka,
Dan kita semua diberi minum dr satu Roh.

Roh itulah yg kini menuntun dan mengajari kita kpd seluruh kebenaran
Maka membaca firman-Nya hrs ber-ulang2, ber-kali2, berbagai Bahasa, tak jenuh
Sebab roh kita bertumbuh, ke-dewa-sa-an nalar bertambah, pemaknaan kata berubah

Maka adalah Alkitab Bahasa Melayu, ada Terjemahan Lama, ada Terjemahan Baru, ada bah.Daerah, dll.
Semua itu hari demi hari demi semakin mendekat kpd-Nya, demi menumbuhkan iman percaya
Sebab org benar akan hidup oleh iman dan diselamatkan oleh iman


Menurut pendapatku, jika ada manusia menyisipkan suatu kosa kata  pada Firman Tuhan, jika didorong oleh niat baik untuk memperjelas perkataan tersebut, tanpa niat membelokkan arti, dan penambahan kosa kata tersebut dilakukan oleh pemegang otoritas, yaitu mereka yang diberi kompetensi mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan, hal penyisipan kosa kata itu dapat diterima.
Yes!
Tentu kiat itu dpt diterima demi menumbuhkan iman
Sebab ada koso kata/kaidah yg tdk dimiliki tradisi lokal
Baik itu pd tradisi alami, tradisi duniawi pun tradisi rohani

Kurasa itu efek pengacauan bahasa, maka timbul beda2 tradisi di bumi ini
Interpretasi kata pun bisa beda2, terlebih jika hulu-muaranya bukan Logos
Kini kita diuji bagaimana memaknai doa Yesus bagi kita spy menjadi satu:

Dan bukan utk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga utk org2, [Yoh 17:20-21]
yg percaya kpd-Ku oleh pemberitaan mereka; spy mereka semua menjadi satu,
sama spt Engkau, ya Bapa, di dlm Aku dan Aku di dlm Engkau,
agar mereka juga di dlm Kita, spy dunia percaya,
bw Engkaulah yg telah mengutus Aku.


Salam Merdeka!
« Last Edit: March 10, 2020, 05:35:21 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 12, 2020, 12:22:17 PM
Reply #208
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3434
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 27, 2020, 07:15:18 AM
Reply #209
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: protestan
 :)

(Lukas 16:16 [LAI TB]   Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.)
Ὁ νόμος καὶ οἱ προφῆται μέχρι Ἰωάννου· ἀπὸ τότε ἡ βασιλεία τοῦ θεοῦ εὐαγγελίζεται καὶ πᾶς εἰς αὐτὴν βιάζεται.
Transliteration: Ho Nomos kai Hoi Prophetai mekhri Yoannou, apo tote he basileia tou theou evangelizetai kai pas heis auten biazetai


Well, kritikan itu perlu, karena jika manusia, lembaga, atau apapun namanya tidak pernah dikritik, tentu tidak baik dampaknya buat ke depan. Jadi, orang atau lembaga apapun yang ingin maju pasti selalu mau menerima kritikan.

Dalam ayat diatas tertulis bahwa Hukum Taurat dan Kitab Para Nabi "Berlaku" sampai kepada zaman Yohanes. Padahal dalam teks Yunaninya, kata "berlaku" sama sekali tidak ada. Padahal ayat tersebut dalam bahasa Yunaninya, jika diterjemahkan, hanya berbunyi seperti ini:

(Lukas 16:16 [TERJEMAHAN BEBAS] Hukum Taurat dan Kitab Para Nabi hingga Yohanes, dari waktu itu, kerajaan Allah sedang diberitakan dan setiap orang berusaha untuk masuk ke dalamnya
Ὁ νόμος καὶ οἱ προφῆται μέχρι Ἰωάννου· ἀπὸ τότε ἡ βασιλεία τοῦ θεοῦ εὐαγγελίζεται καὶ πᾶς εἰς αὐτὴν βιάζεται.
Transliteration: Ho Nomos kai Hoi Prophetai mekhri Yoannou, apo tote he basileia tou theou evangelizetai kai pas heis auten biazetai


Well, sebenarnya hanya itu saja bunyi ayat diatas. Sama sekali tidak ada kata "Berlaku" di dalam ayat diatas. Nah, apa yang sebenarnya yang dimaksudkan dalam ayat diatas? Perhatikan kata "apo tote ἀπὸ τότε (Dari waktu Itu)". Kata "apo tote ἀπὸ τότε (Dari waktu Itu)" ini mengacu kepada waktu yang mana?

Kata "apo tote ἀπὸ τότε (Dari waktu Itu)" itu mengacu kepada frase sebelumnya, yaitu "Hukum Taurat, Kitab Para Nabi hingga Yohanes". Jadi, maksudnya, dari zaman Hukum Taurat (Kejadian-Ulangan), zaman Kitab Para Nabi (Yosua sampai Malekahi [catatan, bagi kanon Yahudi, kitab para nabi itu dimulai Yosua dan diakhiri dengan Maleakhi]), dan sampai pada zaman Yohanes, kerajaan Allah itu sedang diberitakan. Itulah yang sebenarnya sedang dimaksudkan oleh ayat diatas.

"Jadi ayat diatas sama sekali tidak berbicara bahwa Hukum Taurat hanya berlaku sampai kepada zaman Yohanes sebagaimana yang sayangnya banyak sekali diajarkan oleh banyak pendeta dan juga banyak teolog. Penambahan kata 'berlaku" jelas salah satu faktor yang membuat munculnya teologi tersebut"

Jadi, sudah jelas sekarang, bahwa ayat diatas sama sekali tidak pernah sedikitpun mengatakan bahwa Hukum Taurat hanya berlaku sampai pada zaman Yohanes. Hukum Taurat kekal sebagaimana yang dilanjutkan sendiri oleh ayat berikutnya

(Lukas 16:17 [LAI TB]   Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.)

Jadi, apa kita masih mau meyakini sebuah teologi yang dihasilkan dari terjemahan yang tidak sesuai fakta bahwa Hukum Taurat hanya berlaku sampai pada zaman Yohanes dan masih mau mengajarkan hal ini kepada orang lain?

Salam. TUHAN YESUS memberkati
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)