Author Topic: Lukas 16:16, kata "berlaku" yang sebenarnya tidak ada  (Read 20333 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 28, 2020, 01:26:39 AM
Reply #210
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@kakijo

Lama sekali membacanya!
Jgn malu2, semua belajar
Membaca dan ber-kata2

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 24, 2020, 12:55:44 AM
Reply #211
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Masih adakah hal yang ingin @Maren Kitatau bahas tentang ada atau tidak adanya kata "berlaku" di Luk 16:16?
Kalo masih ada, silahkan bahas.Kalu sudah tuntas, pembahasan akan keluar dari judul.
Kubawa mari, mungkin ada klarifikasi
Kalau2 minatmu hanya PB saja yg kau akui sbg firman-Nya
Sementara firman-Nya dlm PL masih kau anggap hilang/lumpuh/rongsok/tak laku lagi, pun Titah 1-4


Paparan @Simatupang@123 di atas banyak mengutip ayat-ayat Perjanjian Lama (Hukum Taurat dan kitab para nabi). Ketepatan, @Sotardugur Parreva kurang berminat mencermati Perjanjian Lama karena pemahamanku terhadap Luk 16:16. Kumaknai, Perjanjian Lama (Hukum Taurat dan kitab para nabi) sudah digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, sudah menjadi sejarah.
Itu kuanggap sbg kemajuan pemahamanmu
Bw Perjanjian Lama itu sudah menjadi sejarah
Sebelum itu, kau kurang menghargai sbg sejarah
Sejarah manusia, sejarah kasih, sejarah dosa, dll.

Sbb:

Kurang setuju jika dikatakan PL itu sejarah kasih Allah kepada umat manusia,
karena PL terbatas menceritakan kasih Allah kepada Israel, bukan kepada seluruh umat manusia.

Kupikir, kalo sudah digenapi, maka hukum Taurat dan kitab para nabi menjadi usang.
Karena sudah digenapi, bukan hanya surut dalam arti berkurang, melainkan hilang
atau lumpuh, tinggal rongsokan yang tidak berdaya apa-apa.

Kalo kata sudah mengartikan kadaluarsa,
mau dipelajari dengan cara bagaimanapun, tidak akan berubah menjadi aktif kembali.

Alkitab Hari Ini - 24 Mei 2020
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu
kemuliaan yg diberikan kpd-Nya sbg Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran -Yoh 1:14

Boleh kau bertanya diri pd Alkitab hari ini
Firman mana yg telah menjadi manusia?

Salam Damai!
« Last Edit: May 24, 2020, 01:04:00 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 24, 2020, 02:02:13 AM
Reply #212
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Masih adakah hal yang ingin @Maren Kitatau bahas tentang ada atau tidak adanya kata "berlaku" di Luk 16:16?
Kalo masih ada, silahkan bahas. Kalu sudah tuntas, pembahasan akan keluar dari judul.
Kubawa mari,
Kalau2 minatmu hanya PB saja yg kau akui sbg firman-Nya
Sementara firman-Nya dlm PL masih kau anggap hilang/lumpuh/rongsok/tak laku lagi, pun Titah 1-4
Tidak menunjang trit.
Trit ini ingin membahas ada atau tidak adanya kata "berlaku" dalam Luk 16:16.

Paparan @Simatupang@123 di atas banyak mengutip ayat-ayat Perjanjian Lama (Hukum Taurat dan kitab para nabi). Ketepatan, @Sotardugur Parreva kurang berminat mencermati Perjanjian Lama karena pemahamanku terhadap Luk 16:16. Kumaknai, Perjanjian Lama (Hukum Taurat dan kitab para nabi) sudah digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, sudah menjadi sejarah.
Itu kuanggap sbg kemajuan pemahamanmu
Bw Perjanjian Lama itu sudah menjadi sejarah
Sebelum itu, kau kurang menghargai sbg sejarah
Sejarah manusia, sejarah kasih, sejarah dosa, dll.

Sbb:

Quote
Kurang setuju jika dikatakan PL itu sejarah kasih Allah kepada umat manusia,
karena PL terbatas menceritakan kasih Allah kepada Israel, bukan kepada seluruh umat manusia.

Quote
Kupikir, kalo sudah digenapi, maka hukum Taurat dan kitab para nabi menjadi usang.
Karena sudah digenapi, bukan hanya surut dalam arti berkurang, melainkan hilang atau lumpuh, tinggal rongsokan yang tidak berdaya apa-apa.

Kalo kata sudah mengartikan kadaluarsa,
mau dipelajari dengan cara bagaimanapun, tidak akan berubah menjadi aktif kembali.
Syukurlah kalo talenta kepengarangan @Maren Kitatau masih mampu menganggap secara normal terhadap peningkatan. Bukan hanya melihat dengan lidah, mendengar dengan mata. :D

@Sotardugur Parreva kurang menghargai Perjanjian Lama? Dengan harga berapa seharusnya agar tidak kurang? Kayaknya @Sotardugur Parreva tidak pernah menghargai Perjanjian Lama. Bukan hanya kurang menghargai sebagai sejarah.
Perjanjian Lama itu di pemahamanku, adalah sejarah bangsa Israel/Yahudi. Bukan sejarah dunia.
Maka, di pandanganku, kelompok yang menjadikan Perjanjian Lama sebagai pedoman hidup kelompok, pedoman yang tidak dapat ditawar-tawar, adalah kelompok Israel/Yahudi.
Perjanjian Lama yaitu Hukum Taurat dan kitab para nabi, sudah digenapi oleh Tuhanku. Digenapi dengan cara mati di kayu salib. Tuhanku yang bukan malaikat Mikhael.

Posting @Maren Kitatau ini termasuk dengan muatan Injil hari ini, tidak menunjang trit.

Damai tanpa pentung.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 24, 2020, 02:24:40 AM
Reply #213
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@Sotardugur Parreva kurang menghargai Perjanjian Lama?
Dengan harga berapa seharusnya agar tidak kurang?
Kayaknya @Sotardugur Parreva tidak pernah menghargai Perjanjian Lama.
Bukan hanya kurang menghargai sebagai sejarah.
Perjanjian Lama itu di pemahamanku, adalah sejarah bangsa Israel/Yahudi. (?)

Bukankah Israel dimulai dr Yakup
Dan Yahudi dimulai dr Yehuda, anak Yakup?

Di belakang itu ada banyak ragam sejarah manusia
Sejarah dosa, kasih, iman, pengharapan, janji, pencobaan, dll.

Salam Damai!
« Last Edit: May 24, 2020, 02:29:38 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 24, 2020, 05:34:46 AM
Reply #214
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Yang kutangkap, meski di Perjanjian Lama ada cerita mengenai orang-orang Non-Israel/Yahudi, itu hanya sekilas-sekilas, sepanjang terkait dengan Israel/Yahudi. Kurang tahu juga @Sotardugur Parreva jika talenta kepengarangan @Maren Kitatau dapat menangkap kisah-kisah detil bangsa selain Israel/Yahudi di Perjanjian Lama.
Kalo dianalogikan dengan trit di forum ini, pembahasan sesuatu yang di luar judul trit masih dilakukan apabila hal yang dibahas masih terkait erat dengan judul, atau ada permintaan dari para pendiskusi. Nah, Perjanjian Lama mengisahkan sejarah Israel/Yahudi, dan sekilas-sekilas menceritakan bangsa lain bila terkait dengan Israel/Yahudi.

Nah, jika pembahasan ini diteruskan, nyata sudah, semakin jauh dari judul.

Begitu penangkapanku.

Damai selalu tanpa pentung.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 25, 2020, 12:35:23 AM
Reply #215
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Yang kutangkap, meski di Perjanjian Lama ada cerita mengenai orang-orang Non-Israel/Yahudi,
itu hanya sekilas-sekilas, sepanjang terkait dengan Israel/Yahudi.

Kalo dianalogikan dengan trit di forum ini, pembahasan sesuatu yang di luar judul trit masih dilakukan
apabila hal yang dibahas masih terkait erat dengan judul, atau ada permintaan dari para pendiskusi.

Nah, Perjanjian Lama mengisahkan sejarah Israel/Yahudi,
dan sekilas-sekilas menceritakan bangsa lain bila terkait dengan Israel/Yahudi.

Nah, jika pembahasan ini diteruskan, nyata sudah, semakin jauh dari judul.
Begitu penangkapanku.

Nah, tangkap juga lah, bw
Sekilas2 itu lebih dr ribuan iota
Perlu kilas2 balik utk melihatnya


Kurang tahu juga @Sotardugur Parreva jika talenta kepengarangan @Maren Kitatau
dapat menangkap kisah-kisah detil bangsa selain Israel/Yahudi di Perjanjian Lama.
---
Utk apa itu, Bro!
Yg hrs ditangkap ialah sejarah iota dosa manusia
Tangkap juga konsistensi kasih Allah kpd manusia
Juga bagai mana  gambar  dan rupa Allah pd kita2

Jadi, firman-Nya mustahil basi/lenyap
Baik firman-Nya dlm PL maupun dlm PB
Walau firman-Nya telah menjadi manusia
Sebab firman-Nya kekal selama-lamannya

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita
Coba kilas mandiri, "firman mana" yg telah menjadi manusia?
Dan apakah setelah menjadi manusia "firman mana" itu lenyap?
Jadi menurut pendapatku pasti ada motiv lain utk merongsokkan

Salam Damai!
« Last Edit: May 25, 2020, 12:40:42 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 25, 2020, 02:51:30 PM
Reply #216
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Yang kutangkap, meski di Perjanjian Lama ada cerita mengenai orang-orang Non-Israel/Yahudi,
itu hanya sekilas-sekilas, sepanjang terkait dengan Israel/Yahudi.

Kalo dianalogikan dengan trit di forum ini, pembahasan sesuatu yang di luar judul trit masih dilakukan
apabila hal yang dibahas masih terkait erat dengan judul, atau ada permintaan dari para pendiskusi.

Nah, Perjanjian Lama mengisahkan sejarah Israel/Yahudi,
dan sekilas-sekilas menceritakan bangsa lain bila terkait dengan Israel/Yahudi.

Nah, jika pembahasan ini diteruskan, nyata sudah, semakin jauh dari judul.
Begitu penangkapanku.
Nah, tangkap juga lah, bw
Sekilas2 itu lebih dr ribuan iota
Perlu kilas2 balik utk melihatnya
Lah, kalo @Maren Kitatau merasa perlu balik melihat, silahkan. @Sotardugur Parreva akan balik melihatnya juga saat memerlukan. @Sotardugur Parreva tidak memagngnya erat-erat, karena @Sotardugur Parreva memegang Tuhan Yesus Kristus yang sudah datang dan tinggal di antara manusia.

Kurang tahu juga @Sotardugur Parreva jika talenta kepengarangan @Maren Kitatau
dapat menangkap kisah-kisah detil bangsa selain Israel/Yahudi di Perjanjian Lama.
---
Utk apa itu, Bro!
Yg hrs ditangkap ialah sejarah iota dosa manusia
Tangkap juga konsistensi kasih Allah kpd manusia
Juga bagai mana  gambar  dan rupa Allah pd kita2

Jadi, firman-Nya mustahil basi/lenyap
Baik firman-Nya dlm PL maupun dlm PB
Walau firman-Nya telah menjadi manusia
Sebab firman-Nya kekal selama-lamannya

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita
Coba kilas mandiri, "firman mana" yg telah menjadi manusia?
Dan apakah setelah menjadi manusia "firman mana" itu lenyap?
Jadi menurut pendapatku pasti ada motiv lain utk merongsokkan
Sesuai perkataan Tuhan Yesus Kristus, Hukum Taurat dan kitab para nabi tidak lenyap, melainkan digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, dan berlaku sampai zaman Yohanes.
Satu contoh, Kel 21:24 mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, Itu digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, dan dicatat di Mat 5:38-39 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Kalo menurut pendapat @Maren Kitatau pasti ada motiv lain utk merongsokkan Hukum Taurat dan kitab para nabi, silahkan kemukakan motiv yang pasti itu, agar tidak asnul (asal nulis).
Kutangkap, Luk 16:16 cukup sederhana untuk dapat dinalar oleh seluruh partisipan forum ini, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
 

Damai selalu tanpa pentung.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.


Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 26, 2020, 12:46:39 AM
Reply #217
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Lah, kalo @Maren Kitatau merasa perlu balik melihat,
@Sotardugur Parreva akan balik melihatnya juga saat memerlukan.
---
Ini yg kumaksud kemajuanmu memandang PL
Jadi tdk ada yg hrs dilenyapkan atau hrs hilang


@Sotardugur Parreva tidak memagngnya(?) erat-erat, karena
---
Karena memangnya bukan spt akhir lagu "balon-ku tinggal empat ..."

@Sotardugur Parreva memegang Tuhan Yesus Kristus yang sudah datang dan tinggal di antara manusia.
---
Sama, kita hrs memegang perkataan-Nya
Sebab perkataan-Nya adalah roh dan hidup

Alkitab Hari Ini - 26 Mei 2020
Kata Yesus kpd-nya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada
seorangpun yg datang kpd Bapa, kalau tidak melalui Aku. - [Yoh 14:6]


Sesuai perkataan Tuhan Yesus Kristus, Hukum Taurat dan kitab para nabi tidak lenyap,
melainkan digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, dan berlaku sampai zaman Yohanes.
---
Ini pun spt kemajuanmu dlm memandang PL

Satu contoh, Kel 21:24 mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, Itu digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, dan dicatat di Mat 5:38-39 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
---
Contoh lain ke-10 hukum Allah

Kalo menurut pendapat @Maren Kitatau
pasti ada motiv lain utk merongsokkan Hukum Taurat dan kitab para nabi,
silahkan kemukakan motiv yang pasti itu, agar tidak asnul (asal nulis).
---
Ya! Pasti ada, jika yg merah miring montok ini bukan asnul-mu:
Kupikir, kalo sudah digenapi, maka hukum Taurat dan kitab para nabi menjadi usang.
Karena sudah digenapi, bukan hanya surut dalam arti berkurang, melainkan hilang
atau lumpuh, tinggal rongsokan yang tidak berdaya apa-apa.

Kalo kata sudah mengartikan kadaluarsa,
mau dipelajari dengan cara bagaimanapun, tidak akan berubah menjadi aktif kembali.

Kutangkap, Luk 16:16 cukup sederhana untuk dapat dinalar oleh seluruh partisipan forum ini, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
---
Sederhananya:
Propaganda Kerajaan Allah tdk berlaku spt model Farisi lagi
Yaitu yg selalu menggunakan Hk.Taurat dan kitab para nabi
Sebab Yesus Kristus yg empunya Kerajaan Allah ialah bukti

Salam Damai!
« Last Edit: May 26, 2020, 01:07:28 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 26, 2020, 05:33:46 AM
Reply #218
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5249
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Lah, kalo @Maren Kitatau merasa perlu balik melihat,
@Sotardugur Parreva akan balik melihatnya juga saat memerlukan.
---
Ini yg kumaksud kemajuanmu memandang PL
Jadi tdk ada yg hrs dilenyapkan atau hrs hilang
Siapa pula yang mengatakan harus dilenyapkan atau harus hilang?
Hukum Taurat dan kitab para nabi tetap ada, sudah tidak berlaku karena sudah digenapi.

@Sotardugur Parreva tidak memagngnya(?) erat-erat, karena
---
Karena memangnya bukan spt akhir lagu "balon-ku tinggal empat ..."
Upfs, maaf, typ0.

@Sotardugur Parreva memegang Tuhan Yesus Kristus yang sudah datang dan tinggal di antara manusia.
---
Sama, kita hrs memegang perkataan-Nya
Sebab perkataan-Nya adalah roh dan hidup
Setuju.
@Sotardugur Parreva memilih menjadi domba Kristus yang digembalakan penerus Petrus.

Sesuai perkataan Tuhan Yesus Kristus, Hukum Taurat dan kitab para nabi tidak lenyap,
melainkan digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, dan berlaku sampai zaman Yohanes.
---
Ini pun spt kemajuanmu dlm memandang PL
Kemajuan?
Sebelumnya bagaimana, hingga @Maren Kitatau melihatnya sebagai kemajuan?

Satu contoh, Kel 21:24 mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, Itu digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus, dan dicatat di Mat 5:38-39 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
---
Contoh lain ke-10 hukum Allah
Boleh juga.
Diperbaharui dengan Kasihi Tuhanmu, kasihi sesamamu.

Kalo menurut pendapat @Maren Kitatau
pasti ada motiv lain utk merongsokkan Hukum Taurat dan kitab para nabi,
silahkan kemukakan motiv yang pasti itu, agar tidak asnul (asal nulis).
---
Ya! Pasti ada, jika yg merah miring montok ini bukan asnul-mu:
Quote
Kupikir, kalo sudah digenapi, maka hukum Taurat dan kitab para nabi menjadi usang.
Karena sudah digenapi, bukan hanya surut dalam arti berkurang, melainkan hilang
atau lumpuh, tinggal rongsokan yang tidak berdaya apa-apa.

Kalo kata sudah mengartikan kadaluarsa,
mau dipelajari dengan cara bagaimanapun, tidak akan berubah menjadi aktif kembali.
Tanpa melihatnya dengan telinga boleh juga. Hukum Taurat tetap ada, tetapi tidak berlaku, sudah digenapi.

Kutangkap, Luk 16:16 cukup sederhana untuk dapat dinalar oleh seluruh partisipan forum ini, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
---
Sederhananya:
Propaganda Kerajaan Allah tdk berlaku spt model Farisi lagi
Yaitu yg selalu menggunakan Hk.Taurat dan kitab para nabi
Sebab Yesus Kristus yg empunya Kerajaan Allah ialah bukti
Tidak kutangkap ketersambungannya.
Bisa diperjelas?

Kutangkap dari Luk 16:16, Hukum Taurat dan kitab para nabi sudah digenapi, maka kepada rasul yang senantiasa disertai senantiasa sampai kepada akhir zaman diberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus.

Damai selalu tanpa pentung.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 27, 2020, 01:16:07 PM
Reply #219
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Sederhananya:
Propaganda Kerajaan Allah tdk berlaku spt model Farisi lagi
Yaitu yg selalu menggunakan Hk.Taurat dan kitab para nabi
Sebab Yesus Kristus yg empunya Kerajaan Allah ialah bukti


Tidak kutangkap ketersambungannya.Bisa diperjelas?

Kuperjelas sbb:
Hk.Taurat dan kitab nabi2 (sbg propaganda berita Sorga) berlaku s/d zaman Yohanes (saja);
setelah itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap org menggagahinya berebut memasukinya.

Salam Damai!
« Last Edit: May 27, 2020, 01:22:38 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)