Author Topic: Salam Bahagia pertanyaan mengenai dasar iman Katolik  (Read 10271 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 08, 2019, 09:56:50 AM
Reply #370
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Bisa beri conroh ajaran Yesus mana yg belum twrcatat di Alkitab :
Paus sbg kepala gereja ?
Hapus dosa pakai indulgensi ?
Ada sumber keselamatan lain swlain Yesus ?
Alkitab jilid 2 yg isinya tradisi manusia ?
Atau masih ada yg lain ?
Bisa @alacarte perjelas, apa yang @alacarte inginkan?
Apakah @alacarte memaksudkan agar @Sotardugur Parreva memberi contoh tentang ajaran yang @alacarte tulis itu, yang mana dari antaranya yang belum dicatat di Alkitab?

Paus adalah uskup Roma.
Kepala Gereja ialah Yesus Kristus.
Yesus Kristus menunjuk Petrus sebagai administrator Gereja, yaitu dengan perintah, "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Paus Pertama ialah Simon Petrus. Paus Kedua dan seterusnya, meneruskan tugas menggembalakan domba Kristus.

Coba kemukakan, apa yang @alacarte mengerti mengenai indulgensi?

Tidak ada yang sampai kepada Bapa (Keselamatan) jika tidak melalui Yesus Kristus.

Hidup menggereja itu berlandaskan kepada Tradisi Suci/Gereja, Kitab Suci, dan Magisterium. Apa yang @alacarte maksudkan dengan Alkitab jilid 2?

Belum jelas kutangkap, apa yang @alacarte inginkan.

Damaikan hatimu, jangan lagi menggunakan hoaks sebagai referensi diskusi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 08, 2019, 10:50:40 AM
Reply #371
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Setuju, bahwa ROH KUDUS bukan hanya untuk rasul ato penerus rasul saja. Sejauh yang dapat kumengerti, tidak semua orang yang meminta ROH KUDUS akan diberi. Tetap ada syarat, dan dari pemahamanku sejauh ini, syaratnya adalah iman. Iman yang bukan hanya di bibir.
Setuju!
Sebab itu pikirkanlah senantiasa apa yg dipikirkan Allah,
Jika kerap memikirkan apa yg dipikirkan manusia, maka "rohaneh" yg datang


Di sisi lain, kepada rasul ditekankan oleh Yesus Kristus, yaitu pada kalimat terakhir ayat 28 Injil Matius, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Kutangkap, tanpa meminta, rasul senantiasa disertai, sampai kepada akhir zaman.

Rasul tidak pernah meminta dan Yesus sudah berjanji
Mereka belum pernah berdoa dlm nama Yesus
Belum beriman sejati kpd-Nya [Yoh 16:24]

Benar yg Kukatakan ini kpd-mu:
Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.
Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kpd-mu,
tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. [Yoh 16:7]


Pengikut Kristus yang bukan rasul atau penerus rasul, harus meminta,
dan meski sudah meminta, dan melalui perkataan menyatakan diri beriman,
keputusan disertai atau tidak, Tuhan yang menentukan.
Ya!
Dan boleh ngotot dlm meminta!


Selain itu, kutangkap juga bahwa Tuhan Yesus Kristus sudah memberikan kewenangan mengajar kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, yaitu untuk mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan-Nya. Kata Yesus kepada rasul-Nya, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu."

Inilah perintah-Ku, yaitu spy kamu saling mengasihi, spt Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yg lebih besar dr pd kasih seorang yg memberikan nyawanya utk sahabat2-nya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yg Kuperintahkan kpd-mu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yg diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kpd kamu segala sesuatu yg telah Kudengar dr Bapa-Ku. [Yoh 15:12-15] Ini yg diklaim Paulus sbg kawan sekerja Allah

Dikaitkan dengan masih banyak hal yang harus dikatakan-Nya kepada rasul, maka, apabila menurut Tuhan bahwa rasul atau penerus rasul sudah sanggup menanggung, maka Tuhan akan menyampaikan kepada rasul atau penerus rasul untuk diajarkan kepada jemaat.
"Sudah selesai!"
Perkataan salib itu puncak ajaran-Nya
Kebangkitan-Nya adalah inti iman Kristen

Jika kau anggap masih banyak ajaran-Nya
Berarti kau anggap Yesus salah omong, Bro!
Berarti rasul tak semampu penerus rasul ydskaz
Ini bisa kuanggap "roh-aneh" itu yg datang kpd-mu

Salam Damai!



Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 08, 2019, 11:34:27 AM
Reply #372
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 08, 2019, 08:58:17 AM
Setuju, bahwa ROH KUDUS bukan hanya untuk rasul ato penerus rasul saja. Sejauh yang dapat kumengerti, tidak semua orang yang meminta ROH KUDUS akan diberi. Tetap ada syarat, dan dari pemahamanku sejauh ini, syaratnya adalah iman. Iman yang bukan hanya di bibir.
Setuju!
Sebab itu pikirkanlah senantiasa apa yg dipikirkan Allah,
Jika kerap memikirkan apa yg dipikirkan manusia, maka "rohaneh" yg datang
Tidak harus lebih kerap juga.
Menurut pendapatku, perlu keseimbangan, mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama.

Di sisi lain, kepada rasul ditekankan oleh Yesus Kristus, yaitu pada kalimat terakhir ayat 28 Injil Matius, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Kutangkap, tanpa meminta, rasul senantiasa disertai, sampai kepada akhir zaman.

Rasul tidak pernah meminta dan Yesus sudah berjanji
Mereka belum pernah berdoa dlm nama Yesus
Belum beriman sejati kpd-Nya [Yoh 16:24]
Ya.
Demikian juga keutamaan rasul, tidak diminta oleh rasul, langsung diberikan.

Pengikut Kristus yang bukan rasul atau penerus rasul, harus meminta,
dan meski sudah meminta, dan melalui perkataan menyatakan diri beriman,
keputusan disertai atau tidak, Tuhan yang menentukan.
Ya!
Dan boleh ngotot dlm meminta!
Boleh ngotot, tetapi keputusan tetap di tangan Tuhan.

Selain itu, kutangkap juga bahwa Tuhan Yesus Kristus sudah memberikan kewenangan mengajar kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, yaitu untuk mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan-Nya. Kata Yesus kepada rasul-Nya, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu."

Inilah perintah-Ku, yaitu spy kamu saling mengasihi, spt Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yg lebih besar dr pd kasih seorang yg memberikan nyawanya utk sahabat2-nya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yg Kuperintahkan kpd-mu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yg diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kpd kamu segala sesuatu yg telah Kudengar dr Bapa-Ku. [Yoh 15:12-15] Ini yg diklaim Paulus sbg kawan sekerja Allah
Menurut pemahamanku, tidak ada ayat dalam Injil (Perjanjian Baru) yang saling menganulir. Walaupun dicatat "Inilah perintah-Ku" pada suatu ayat, itu tidak menganulir ayat-ayat lain yang berisi perintah. Ayat-ayat lain yang berisi perintah juga harus dilakukan tanpa mengabaikan perintah lain.

Dikaitkan dengan masih banyak hal yang harus dikatakan-Nya kepada rasul, maka, apabila menurut Tuhan bahwa rasul atau penerus rasul sudah sanggup menanggung, maka Tuhan akan menyampaikan kepada rasul atau penerus rasul untuk diajarkan kepada jemaat.
"Sudah selesai!"
Perkataan salib itu puncak ajaran-Nya
Kebangkitan-Nya adalah inti iman Kristen
Menurut pendapatku, inti iman pengikut Kristus terungkap pada Pengakuan Iman Rasuli, yang memuat pernyataan pengakuan kepada Bapa Pencipta, kepada Putra Tunggal Allah yang lahir, menderita, wafat, bangkit, naik ke sorga, dan akan datang sebagai hakim, serta percaya kepada ROH KUDUS.

Jika kau anggap masih banyak ajaran-Nya
Berarti kau anggap Yesus salah omong, Bro!
Berarti rasul tak semampu penerus rasul ydskaz
Ini bisa kuanggap "roh-aneh" itu yg datang kpd-mu
Maksudmu, perkataan Yesus yang mengatakan bahwa "masih banyak hal yang harus dikatakan-Nya tetapi rasul belum dapat menanggung" adalah salah omong? Atau, yang harus dikatakan-Nya itu, akhirnya sudah dikatakan?
Jika demikian, kemukakan, di ayat mana dicatat bahwa segala sesuatu yang harus dikatakannya itu akhirnya sudah disampaikan.

Rasul dan penerus rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Apa dasar Anda mengartikan bahwa @Sotardugur Parreva menganggap rasul tak semampu penerus rasul?

Salam Damai!
Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 08, 2019, 12:39:52 PM
Reply #373
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
mk: Setuju!
Sebab itu pikirkanlah senantiasa apa yg dipikirkan Allah,
Jika kerap memikirkan apa yg dipikirkan manusia, maka "rohaneh" yg datang


Tidak harus lebih kerap juga.
Menurut pendapatku, perlu keseimbangan, mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama.
Dlm berpikir hrs spt itu!
Dlm mengasihi memang hrs seimbang


Demikian juga keutamaan rasul, tidak diminta oleh rasul, langsung diberikan.
Tak ada yg langsung
Mereka hrs dididik, ditempa 3,5 thn
Hingga mereka siap dan rela, tak spt Iskariot


Boleh ngotot, tetapi keputusan tetap di tangan Tuhan.
Yes!

Menurut pemahamanku, tidak ada ayat dalam Injil (Perjanjian Baru) yang saling menganulir. Walaupun dicatat "Inilah perintah-Ku" pada suatu ayat, itu tidak menganulir ayat-ayat lain yang berisi perintah. Ayat-ayat lain yang berisi perintah juga harus dilakukan tanpa mengabaikan perintah lain.
Semua perintahnya demi kasih-Nya
Spy sukacita-Yesus ada di dlm kita
Dan sukacita itu menjadi penuh.


Menurut pendapatku, inti iman pengikut Kristus terungkap pada Pengakuan Iman Rasuli, yang memuat pernyataan pengakuan kepada Bapa Pencipta, kepada Putra Tunggal Allah yang lahir, menderita, wafat, bangkit, naik ke sorga, dan akan datang sebagai hakim, serta percaya kepada ROH KUDUS.
Inti itu simpulnya:
Yg bangkit tentu pernah mati
Yg mati tentu pernah hidup
Yg hidup pernah lahir


Maksudmu, perkataan Yesus yang mengatakan bahwa "masih banyak hal yang harus dikatakan-Nya tetapi rasul belum dapat menanggung" adalah salah omong? Atau, yang harus dikatakan-Nya itu, akhirnya sudah dikatakan?
Jika demikian, kemukakan, di ayat mana dicatat bahwa segala sesuatu yang harus dikatakannya itu akhirnya sudah disampaikan.
Yg dikatakan-Nya: "Sudah selesai!"
Itu perkataan salib, itu puncak ajaran
Kata itu yg hrs kita pahami lebih luas


Apa dasar Anda mengartikan bahwa @Sotardugur Parreva menganggap rasul tak semampu penerus rasul?
Sebab menurutmu,
Penerus rasul masih menerima perkataan yg menurutmu belum dikatakan-Nya
Padahal Yesus Kristus sudah menggenapi ajaran kasih-Nya dgn berkata,  "Sudah selesai"

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 08, 2019, 01:21:17 PM
Reply #374
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 08, 2019, 11:34:27 AM
mk: Setuju!
Sebab itu pikirkanlah senantiasa apa yg dipikirkan Allah,
Jika kerap memikirkan apa yg dipikirkan manusia, maka "rohaneh" yg datang

Tidak harus lebih kerap juga.
Menurut pendapatku, perlu keseimbangan, mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama.
Dlm berpikir hrs spt itu!
Dlm mengasihi memang hrs seimbang
Ya.
Menurut pendapatku, mengasihi diawali dengan memikirkan.

Demikian juga keutamaan rasul, tidak diminta oleh rasul, langsung diberikan.
Tak ada yg langsung
Mereka hrs dididik, ditempa 3,5 thn
Hingga mereka siap dan rela, tak spt Iskariot
Menurut pendapatku, keutamaan tiga rasul (Petrus, Yohanes, dan Yakobus) yang diminta mendampingi Tuhan naik ke gunung yang tinggi, diizinkan menjenguk anak Yairus yang sudah mati, adalah keutamaan yang seketika tanpa pendidikan.

Menurut pemahamanku, tidak ada ayat dalam Injil (Perjanjian Baru) yang saling menganulir. Walaupun dicatat "Inilah perintah-Ku" pada suatu ayat, itu tidak menganulir ayat-ayat lain yang berisi perintah. Ayat-ayat lain yang berisi perintah juga harus dilakukan tanpa mengabaikan perintah lain.
Semua perintahnya demi kasih-Nya
Spy sukacita-Yesus ada di dlm kita
Dan sukacita itu menjadi penuh.
Benar. Tidak hanya dalam satu ayat saja.

Menurut pendapatku, inti iman pengikut Kristus terungkap pada Pengakuan Iman Rasuli, yang memuat pernyataan pengakuan kepada Bapa Pencipta, kepada Putra Tunggal Allah yang lahir, menderita, wafat, bangkit, naik ke sorga, dan akan datang sebagai hakim, serta percaya kepada ROH KUDUS.
Inti itu simpulnya:
Yg bangkit tentu pernah mati
Yg mati tentu pernah hidup
Yg hidup pernah lahir
Setiap mengikuti perayaan ekaristi, @Sotardugur Parreva mengenang hal-hal itu.

Maksudmu, perkataan Yesus yang mengatakan bahwa "masih banyak hal yang harus dikatakan-Nya tetapi rasul belum dapat menanggung" adalah salah omong? Atau, yang harus dikatakan-Nya itu, akhirnya sudah dikatakan?
Jika demikian, kemukakan, di ayat mana dicatat bahwa segala sesuatu yang harus dikatakannya itu akhirnya sudah disampaikan.
Yg dikatakan-Nya: "Sudah selesai!"
Itu perkataan salib, itu puncak ajaran
Kata itu yg hrs kita pahami lebih luas
Kupikir, untuk memahami lebih luas itu pula maka jemaat membutuhkan pengajaran penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Apa dasar Anda mengartikan bahwa @Sotardugur Parreva menganggap rasul tak semampu penerus rasul?
Sebab menurutmu,
Penerus rasul masih menerima perkataan yg menurutmu belum dikatakan-Nya
Padahal Yesus Kristus sudah menggenapi ajaran kasih-Nya dgn berkata,  "Sudah selesai"
Ooo... begitu.
Lantas, menurut pemahamanmu, apa manfaat Yesus Kristus menekankan agar rasul mengetahui bahwa rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman?
"Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman," kata Yesus kepada rasul. Menurut pendapatku, jika penyertaan itu dilakukan kepada rasul yang sudah mati, tidak bermanfaat bagi manusia. Maka, kumaknai, penyertaan itu juga dilakukan kepada penerus rasul, yang secara sinambung menggembalakan domba Kristus.

Salam Damai!
Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 08, 2019, 01:51:04 PM
Reply #375
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
mk: Dlm berpikir hrs spt itu!
Dlm mengasihi memang hrs seimbang


Ya.
Menurut pendapatku, mengasihi diawali dengan memikirkan.

Pemikiran pun diawali dgn pembicaraan
Dan pembicaraan diawali dgn kata, logos
Kita hrs tetap berpegang kpd firman-Nya


Menurut pendapatku, keutamaan tiga rasul (Petrus, Yohanes, dan Yakobus) yang diminta mendampingi Tuhan naik ke gunung yang tinggi, diizinkan menjenguk anak Yairus yang sudah mati, adalah keutamaan yang seketika tanpa pendidikan.
Utk menjadi rasul, didikan itu mutlak
Paulus terdidik, boleh dikata ia yg langsung jadi
Dia lah yg menulis PB hampir 1/3-nya, kurasa


Setiap mengikuti perayaan ekaristi, @Sotardugur Parreva mengenang hal-hal itu.
Kupikir, untuk memahami lebih luas itu pula maka jemaat membutuhkan pengajaran penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Di sini pun kita sedang belajar dan terus belajar
Tak seorangpun yg menguasai kebenaran-Nya


Ooo... begitu.
Lantas, menurut pemahamanmu, apa manfaat Yesus Kristus menekankan agar rasul mengetahui bahwa rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman?
"Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman," kata Yesus kepada rasul. Menurut pendapatku, jika penyertaan itu dilakukan kepada rasul yang sudah mati, tidak bermanfaat bagi manusia. Maka, kumaknai, penyertaan itu juga dilakukan kepada penerus rasul, yang secara sinambung menggembalakan domba Kristus.
Pan udah tadi!

Salam Damai!


Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 09, 2019, 01:17:47 AM
Reply #376
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 08, 2019, 01:21:17 PM
mk: Dlm berpikir hrs spt itu!
Dlm mengasihi memang hrs seimbang

Ya.
Menurut pendapatku, mengasihi diawali dengan memikirkan.
Pemikiran pun diawali dgn pembicaraan
Dan pembicaraan diawali dgn kata, logos
Kita hrs tetap berpegang kpd firman-Nya
Menurut pendapatku, sebaliknya, pembicaraan yang diawali pemikiran.

Menurut pendapatku, keutamaan tiga rasul (Petrus, Yohanes, dan Yakobus) yang diminta mendampingi Tuhan naik ke gunung yang tinggi, diizinkan menjenguk anak Yairus yang sudah mati, adalah keutamaan yang seketika tanpa pendidikan.
Utk menjadi rasul, didikan itu mutlak
Paulus terdidik, boleh dikata ia yg langsung jadi
Dia lah yg menulis PB hampir 1/3-nya, kurasa
Cermati tulisan di Injil.
Paulus yang menamai Kefas, Yohanes, dan Yakobus sebagai soko guru.

Setiap mengikuti perayaan ekaristi, @Sotardugur Parreva mengenang hal-hal itu.
Kupikir, untuk memahami lebih luas itu pula maka jemaat membutuhkan pengajaran penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Di sini pun kita sedang belajar dan terus belajar
Tak seorangpun yg menguasai kebenaran-Nya
Yang kubicarakan adalah keutamaan rasul, bukan kebenaran.

Ooo... begitu.
Lantas, menurut pemahamanmu, apa manfaat Yesus Kristus menekankan agar rasul mengetahui bahwa rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman?
"Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman," kata Yesus kepada rasul. Menurut pendapatku, jika penyertaan itu dilakukan kepada rasul yang sudah mati, tidak bermanfaat bagi manusia. Maka, kumaknai, penyertaan itu juga dilakukan kepada penerus rasul, yang secara sinambung menggembalakan domba Kristus.
Pan udah tadi!
Apanya yang udah?

Salam Damai!
Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 09, 2019, 01:47:07 AM
Reply #377
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
mk: Pemikiran pun diawali dgn pembicaraan
Dan pembicaraan diawali dgn kata, logos
Kita hrs tetap berpegang kpd firman-Nya


Menurut pendapatku, sebaliknya, pembicaraan yang diawali pemikiran.

In the begining was the Word
Maka kata adalah pd awalnya, sbb:


Tidak ada yg sekali tepuk jadi oleh manusia
Semua yg jadi hrs dimulai dgn kata (logos)
Utk itu kita hrs rajin mendengar suara-Nya

Kata adalah awal utk berbicara
Bicara adalah awal utk berpikir
Pikir adalah awal utk percaya

Percaya adalah awal utk bekerja
Kerja adalah awal utk menjadi
Jadi ialah pd akhirnya kata


Paulus yang menamai Kefas, Yohanes, dan Yakobus sebagai soko guru.
Yang kubicarakan adalah keutamaan rasul, bukan kebenaran.
Ok!

Apanya yang udah?
Komen utk kata2, "Aku menyertai kamu sampai kpd akhir zaman"
Bahkan di sini lebih lengkap kuberikan apa saja kemungkinan alasan-Nya
http://forumkristen.com/index.php?topic=50235.msg1258621#msg1258621

Salam Damai!

.
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 09, 2019, 05:15:21 AM
Reply #378
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Bisa @alacarte perjelas, apa yang @alacarte inginkan?
Apakah @alacarte memaksudkan agar @Sotardugur Parreva memberi contoh tentang ajaran yang @alacarte tulis itu, yang mana dari antaranya yang belum dicatat di Alkitab?

Paus adalah uskup Roma.
Kepala Gereja ialah Yesus Kristus.
Yesus Kristus menunjuk Petrus sebagai administrator Gereja, yaitu dengan perintah, "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Paus Pertama ialah Simon Petrus. Paus Kedua dan seterusnya, meneruskan tugas menggembalakan domba Kristus.

Coba kemukakan, apa yang @alacarte mengerti mengenai indulgensi?

Tidak ada yang sampai kepada Bapa (Keselamatan) jika tidak melalui Yesus Kristus.

Hidup menggereja itu berlandaskan kepada Tradisi Suci/Gereja, Kitab Suci, dan Magisterium. Apa yang @alacarte maksudkan dengan Alkitab jilid 2?

Belum jelas kutangkap, apa yang @alacarte inginkan.

Damaikan hatimu, jangan lagi menggunakan hoaks sebagai referensi diskusi.


1.Bagaimana dengan membeli indulgensi dosa bisa hapus ?

2.Apakah manusia masih memerlukan pengantara kepada Yesus ?

3.Adakah tradisi suci kalau bertentangan dengan ajaran Alkitab ?

4.Dimana ayatnya bahwa Magisterium dan tradisi bikinan manusia bisa menggantikan Scriptura ?

5.Mengapa tradisi bikinan manusia dikatakan tradisi suci ,apa dasarnya ?


Siapkan hatimu menjawab tanpa ngeyel ya  !

October 11, 2019, 03:17:34 PM
Reply #379
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2384
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
One by one lah, Brow!
Yes, spt bagi2 kacang eta tea
Jgn spt ngasih jagung burung merpati

Salam Damai!
« Last Edit: October 11, 2019, 04:01:46 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)