Author Topic: Derita Penghuni Panti Asuhan Bersinar  (Read 1255 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 08, 2015, 10:37:26 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 516
  • Denominasi: Kharismatik


CIRACAS –
Kebakaran yang melanda Panti Asuhan Bersinar di Jalan Pembangunan No.18, RT 02/RW 06, Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Jumat (20/3/2015), masih menyisakan luka mendalam bagi seluruh penghuninya, termasuk pengelola panti. Bagaimana tidak. Dua kamar tidur anak laki-laki, perpustakaan, tempat bermain musik (biasa digunakan juga untuk berdoa), aula, dan sebuah kamar pembina anak ludes dilalap si jago merah.

Panti asuhan di bawah naungan Yayasan Bersinar Tunas Bangsa ini sedikitnya dihuni 41 anak. Mereka terdiri dari anak laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 5 tahun hingga 22 tahun. Ketua Yayasan Bersinar Tunas Bangsa, Harasabam (46) mencoba menceritakan kejadian nahas tersebut walaupun saat kejadian kebakaran dia sedang tidak ada di tempat. Dia baru mengetahui panti asuhan yang dikelolanya terbakar, karena dikabari oleh pengurus panti lainnya.

Harasabam menjelaskan, kebakaran itu terjadi pukul 14.30 WIB. Pada saat itu anak-anak panti sedang mengadakan kegiatan belajar di salah satu ruangan. Ketika anak-anak dan pengurus panti mengetahui terjadinya kebakaran, maka mereka langsung berlari berhamburan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara oleh polisi setempat bahwa penyebab kebakaran akibat korsleting listrik. Insiden kebakaran ini tidak hanya menghanguskan bangunan panti, tetapi rumah yang letaknya persis di sebelah panti juga ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini.

“Karena kamar anak laki-laki terbakar, untuk sementara mereka tinggal di rumah saya di daerah Cilangkap, Jakarta Timur. Sedangkan, yang perempuan tetap tinggal di panti karena kamarnya tidak terbakar,” jelas Harasabam, kepada Infonitas, Senin (23/3/2015).

Anak-anak Panti Asuhan Bersinar ini tidak hanya dari Jabodetabek. Ada juga dari Sumatera, Nias, Maluku dan Papua. Panti Asuhan Bersinar berdiri sejak 1 Juli 2003. Sebenarnya, pengelola Panti Asuhan Bersinar belum punya bangunan sendiri untuk menampung anak-anak yang kurang mampu itu. Pengelola panti masih mengontrak rumah dengan biaya sewa sebesar Rp 25 juta per dua tahun. Akan tetapi, pemilik kontrakan tidak mau lagi memperpanjang masa sewa.

Oleh sebab itu, pihak yayasan yang mengelola panti itu mulai membangun sendiri panti sejak 2014. Bangunan panti yang sedang diupayakan pihak yayasan ini lokasinya tidak jauh dari tempat sekarang ini. Namun, Harasabam menuturkan karena masalah pendanaan, maka pembangunan panti terpaksa terhenti. Padahal, pembangunan baru mencapai 30 persen. Sementara, bulan depan mereka harus angkat kaki lantaran sewa kontrak sudah habis.

Harasabam menyatakan selama ini untuk biaya operasional Panti Asuhan Bersinar diperoleh dari para donatur dan dermawan. Pemerintah juga berkontribusi dengan memberikan biaya makan sebesar Rp 3.500 per anak. Meski bantuan pasang surut, tetapi pria asal Medan, Sumatera Utara, ini percaya jika Tuhan akan menolong umat-Nya.

“Saya percaya Tuhan akan bertanggung jawab atas anaknya. Dia tidak akan meninggalkan begitu saja, dan akan memberi bantuan dengan berbagai cara,” ungkapnya.

Harasabam mengaku pengelola panti saat ini sedang kewalahan menghadapi masalah keuangan. Kerugian akibat musibah kebakaran ditaksir mencapai Rp 300 juta. Belum lagi harus mengganti rumah tetangga yang ikut terbakar, dan bulan depan sewa kontrakan akan berakhir serta belum rampungnya pembangunan panti.

Sedangkan, kebutuhan pakaian seragam sekolah, sepatu dan perlengkapan sekolah sangat dibutuhkan mengingat kebakaran telah menghanguskan itu semua. Ditambah lagi masalah makan anak-anak panti setiap hari

Oleh sebab itu, Harasabam selaku ketua yayasan panti tersebut berharap uluran tangan dari para dermawan untuk dapat memberi bantuan. Bagi siapa saja yang ingin membantu dapat menghubungi Harasabam di nomor 08129282431.

 

Bantuan berupa uang dapat ditransfer ke

Sumbangan Dana dapat disalurkan melalui transfer melalui bank :
* BCA Cab. Cibubur : 628 067 0004
* Mandiri Cab. Kramat Jati : 129 000 787 1870

http://www.pantiasuhanbersinar.com/

sumber: http://infonitas.com/cibubur/2015/03/24/derita-penghuni-panti-asuhan-bersinar/
May 22, 2015, 07:37:57 PM
Reply #1
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 329
  • Gender: Male
  • Venite exultemus Domino, venite adoremus...
    • Kailasa Tour and Travel
  • Denominasi: Ut Omnes Unum Sint (Johannes 17:21)
Ya Tuhan...
maaf, saya baru baca berita ini sekarang...

Tuhan memperkenalkan saya kepada panti asuhan ini secara tidak sengaja... awalnya cuma karena tugas Ujian Praktek Pendidikan Agama Katolik di SMA saya, disuruh mencari dan mewawancarai lebih dekat tentang orang-orang yg terabaikan... kelompok saya pun memilih menuju panti asuhan... sebenarnya rencananya panti asuhan lain, tapi akhirnya diarahkan oleh seseorang untuk menuju Panti Asuhan Bersinar...
sampai di sana, kami wawancara singkat dgn sekretaris panti, dan menyempatkan diri mengikuti persekutuan doa anak2 di sana...

lalu saya kasih info panti asuhan ini kepada sekretaris gereja kami (POUK Citra Gran), supaya mudah2an bisa diundang untuk perayaan Natal sekolah minggu di gereja kami... dan akhirnya selama 4 tahun berturut-turut gereja kami mengundang anak2 Panti Asuhan Bersinar untuk perayaan Natal sekolah minggu...

terima kasih sudah berbagi info dan rekeningnya... saya akan transfer secepatnya, dan juga infokan ke gereja kami supaya ikut memberikan bantuan dana... semoga anak2 dan pengurus Bersinar diberi kekuatan oleh Tuhan menghadapi ujian ini...
"Molo na holong rohamuna di Ahu, radotanmuna do angka patikku."
Johannes 14:15

KAILASA TOUR & TRAVEL
Tiket pesawat (domestik & internasional) - kereta api - voucher hotel - paket tour
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)