Author Topic: Tuhan Yesus Kristus tidak mungkin dan tidak dapat berbuat dosa  (Read 9887 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 18, 2015, 06:05:22 AM
Reply #300
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
1. Argumentasi SdT sudah jelas, berkali2 SdT mengarahkan pemahaman bhw kaitan ability to sin itu dgn person... dan Person Yesus itu tidak berubah; kemarin, sekarang, dan selamanya.
Bukti: Ibr. 13:8    Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.

2. Konsep anda itu masuk akal hanya jika Gereja mengajarkan bhw Yesus Kristus itu dua person - masing2 nature berotoritas penuh terhadap person masing2 (nature manusia Yesus berotoritas terhadap person manusia Yesus, dan nature ilahi Yesus berotoritas terhadap person ilahi Yesus-masing2 jalan sendiri2)
Konsep diatas itu selain tidak diajarkan Gereja, juga sama sekali tidak logis dlm pengaplikasiannya..
Jika Yesus Kristus yg cuman 1 itu dikendalikan oleh dua nature yg bertentangan sifat - implikasinya lu menyatakan bhw tiap detik tiap saat dlm diri Yesus terjadi pertentangan batin luar biasa..

Sedangkan konsep SdT itu jelas: salah satu tujuan Yesus inkarnasi jadi manusia itu untuk menyatukan di dalam Dia nature ilahi dgn nature manusia sehingga manusia kelak bangkit dgn nature material yg hidup kekal...

Nah, ketika Allah menjadi daging, dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan - apapun yg Yesus lakukan dan katakan adalah standar kebenaran, adalah "the mark".. oleh krn His ability was to be the mark in flesh, his ability was not to miss the mark !

Konsep kamu ttg tujuan Yesus inkarnasi aja kayaknya amburadul banget begitu - logika dari konsep anda itu aneh banget lu tau gak sih ?
logika dari konsep lu itu seolah2 Yesus itu dua orang yg bertindak sendiri2, bukan satu orang yg menjadi tanda dalam daging agar oleh satu orang semua jasmani orang mengalami kematian, dan oleh satu Orang semua jasmani orang akan kekal !

Pikiran anda sudah diracuni tradisi manusia makanya sulit menjawab pertanyaan saya sampai sekarang sebab anda sudah mengacaukan kedua sifat Yesus.

Tuduhan anda kepada saya juga hanya fitnah tanpa dasar kebenaran Alkitab melainkan hanya bersumber tradisi bikinan manusia belaka.

Adalah jelas sekali bahwa Yesus bergumul sebagaimana kita harus bergumul. Yesus telah bergumul dengan keadaan manusia yang tidak dibebaskan dari hukum Tuhan mengenai sifat kemanusiaan tanpa pengecualian. Yesus harus bertempur di tempat kita, agar Ia dapat memberikan teladan kepada kita bagaimana kita semua seharusnya bertempur melawan cobaan si jahat itu.

Dalam hal “berbuat dosa” ini, sama sekali tidak ada perbedaan di antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya termasuk kemanusiaan Yesus. Semua berada di dalam satu kapal. Tetapi Yesus telah mengenakan kemanusiaan kita, kemanusiaan yang telah menerima resiko “segala akibat hukum kemanusiaan yang besar” berdasarkan ciptaan Tuhan,tetapi Dia tidak berbuat dosa walau sudah dicobai,itulah yg menjadi teladan bagi manusia yang tidak pernah lepas dari pencobaan sijahat itu.

Yesus telah menang! Ibrani 4:15, “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”

Yesus telah 100% menang dalam pergumulannya dengan keadaan kemanusiaan seperti kemanusiaan kita, Yesus hendak memberi tahu kepada kita bahwa Ia telah menang bukan disebabkan keilahiannya ataupun sebab kemanusiaannya yang lebih unggul dari kemanusiaan kita,tetapi hanya ketaatannya kepada Allah Bapa baik didalam keadaan kemuliaannya di Sorga maupundalam keadaan kemanusiaannya dibumi.
Kita juga harus menjadi pemenang mencontoh teladan Tuhan Kita Yesus Kristus.

Wahyu 21:7Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akanmenjadi anak-Ku.

Dosa manusia sangat berkaitan dengan pribadinya atau tubuh kedagingan dan hatinya seperti ajaran Alkitab :

Roma 1:24Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.

Markus 7:20 Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,
7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.

Roma 8:6Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

1 Korintus 15:50Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

Anda sama sekali tidak mampu membedakan antara tubuh manusia yg bisa berdosa dan tubuh kebangkitan yg tidak bisa berdosa,makanya pertanyaan saya anda elakkan terus.
« Last Edit: August 18, 2015, 06:11:54 AM by saksang »
September 03, 2015, 04:50:08 PM
Reply #301
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2649
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Adalah jelas sekali bahwa Yesus bergumul sebagaimana kita harus bergumul. Yesus telah bergumul dengan keadaan manusia yang tidak dibebaskan dari hukum Tuhan mengenai sifat kemanusiaan tanpa pengecualian. Yesus harus bertempur di tempat kita, agar Ia dapat memberikan teladan kepada kita bagaimana kita semua seharusnya bertempur melawan cobaan si jahat itu.

Dalam hal “berbuat dosa” ini, sama sekali tidak ada perbedaan di antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya termasuk kemanusiaan Yesus. Semua berada di dalam satu kapal. Tetapi Yesus telah mengenakan kemanusiaan kita, kemanusiaan yang telah menerima resiko “segala akibat hukum kemanusiaan yang besar” berdasarkan ciptaan Tuhan,tetapi Dia tidak berbuat dosa walau sudah dicobai,itulah yg menjadi teladan bagi manusia yang tidak pernah lepas dari pencobaan sijahat itu.

Yesus telah menang! Ibrani 4:15, “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”

Yesus telah 100% menang dalam pergumulannya dengan keadaan kemanusiaan seperti kemanusiaan kita, Yesus hendak memberi tahu kepada kita bahwa Ia telah menang bukan disebabkan keilahiannya ataupun sebab kemanusiaannya yang lebih unggul dari kemanusiaan kita,tetapi hanya ketaatannya kepada Allah Bapa baik didalam keadaan kemuliaannya di Sorga maupundalam keadaan kemanusiaannya dibumi.
Kita juga harus menjadi pemenang mencontoh teladan Tuhan Kita Yesus Kristus.

Wahyu 21:7Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akanmenjadi anak-Ku.

amen kawan, saya setuju dengan pandangan kamu...

Quote
Anda sama sekali tidak mampu membedakan antara tubuh manusia yg bisa berdosa dan tubuh kebangkitan yg tidak bisa berdosa,makanya pertanyaan saya anda elakkan terus.

ijinkan saya memberi tanggapan untuk yang ini kawan!!!  :wink:

menurut saya dosa tidak ada hubungannya dengan tubuh yang dapat berbuat dosa dan tubuh yang tidak dapat berbuat dosa.

tubuh itu hanya media.
dosa itu dimulai dipikiran (menurut saya), tidak peduli dengan tubuh apa yang dimiliki,
kalau pikiran dipenuhi untuk kemuliaan diri sendiri, maka tubuhpun akan digunakan untuk mencapai tujuan tujuan pikiran tersebut.  :wink:

salam....
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
September 06, 2015, 05:59:48 PM
Reply #302
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
Pikiran anda sudah diracuni tradisi manusia makanya sulit menjawab pertanyaan saya sampai sekarang sebab anda sudah mengacaukan kedua sifat Yesus.
Yang saya baca pelarian mulu, bukan jawaban !


Tuduhan anda kepada saya juga hanya fitnah tanpa dasar kebenaran Alkitab melainkan hanya bersumber tradisi bikinan manusia belaka.
Jangan mengalihkan persoalan kalau cari cari alasan tidak sanggup menjawab, itu OOT namanya.


Adalah jelas sekali bahwa Yesus bergumul sebagaimana kita harus bergumul. Yesus telah bergumul dengan keadaan manusia yang tidak dibebaskan dari hukum Tuhan mengenai sifat kemanusiaan tanpa pengecualian. Yesus harus bertempur di tempat kita, agar Ia dapat memberikan teladan kepada kita bagaimana kita semua seharusnya bertempur melawan cobaan si jahat itu.
Bosen nungguin, tidak pernah ada jawaban dari anda, cuman bisanya ngeyel melulu walau sudah terbukti keamburadulan konsep anda.

Karena anda berkonsep bhw: "Yesus Kristus dikendalikan oleh dua nature yg bertentangan sifat"

Maka buktikan bhw tiap detik tiap saat dlm diri Yesus terjadi pertentangan batin luar biasa ?


Dalam hal “berbuat dosa” ini, sama sekali tidak ada perbedaan di antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya termasuk kemanusiaan Yesus. Semua berada di dalam satu kapal. Tetapi Yesus telah mengenakan kemanusiaan kita, kemanusiaan yang telah menerima resiko “segala akibat hukum kemanusiaan yang besar” berdasarkan ciptaan Tuhan,
Pendapat anda itu justru semakin mengungkapkan bahwa kamu tdk memahami ayat alkitab sbb:
Rm. 8:3   Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

Jika pendapat anda diatas itu benar, maka Paulus tentunya tidak menulis kata "serupa", melainkan menulis kalimat "...mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang dikuasai dosa karena dosa"

kamu menganulir pernyataan "serupa" oleh rasul Paulus.




« Last Edit: September 06, 2015, 06:29:55 PM by Seek d Truth »
Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
September 06, 2015, 06:09:51 PM
Reply #303
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
...Tetapi Yesus telah mengenakan kemanusiaan kita, kemanusiaan yang telah menerima resiko “segala akibat hukum kemanusiaan yang besar” berdasarkan ciptaan Tuhan,tetapi Dia tidak berbuat dosa walau sudah dicobai,itulah yg menjadi teladan bagi manusia yang tidak pernah lepas dari pencobaan sijahat itu.

Yesus telah menang! Ibrani 4:15,

Yesus telah 100% menang dalam pergumulannya dengan keadaan kemanusiaan seperti kemanusiaan kita,

Yesus hendak memberi tahu kepada kita bahwa Ia telah menang bukan disebabkan keilahiannya ataupun sebab kemanusiaannya yang lebih unggul dari kemanusiaan kita,tetapi hanya ketaatannya kepada Allah Bapa baik didalam keadaan kemuliaannya di Sorga maupundalam keadaan kemanusiaannya dibumi.
Kita juga harus menjadi pemenang mencontoh teladan Tuhan Kita Yesus Kristus.

Krn kamu berkonsep: "nature ilahiNya tidak bisa berbuat dosa, sedangkan nature manusianya bisa berbuat dosa kesimpulannya; Yesus bisa berbuat dosa"

Maka buktikan bhw:
a. nature manusiaNya lebih HEBAT dan lebih MAHA KUASA ketimbang nature ilahiNya sehingga kamu menyimplkan bhw Yesus bisa berbuat dosa ?
b. nature manusiaNya berpotensi MENGGAGALKAN ketetapan Allah, rencana Allah, rancangan Allah terhadap keselamatan umat manusia sebelum segala jaman ?

Saya harap kamu tidak kabur lagi mengelak pertanyaan pertanyaan saya ini supaya sejarah tidak berulang terus.


Dosa manusia sangat berkaitan dengan pribadinya atau tubuh kedagingan dan hatinya seperti ajaran Alkitab :
Markus 7:20 Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,
7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.
Karena anda sebelumnya telah menyatakan scr implisit bhw "Yesus telah mengenakan kemanusiaan kita yg punya evil inclination, telah tercemar original sin"

Maka buktikan bhw "dari dalam, dari hati Yesus Kristus, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan" ?

Jangan mengelak terus dengan macam macam pendapat yang tidak relevan.


Anda sama sekali tidak mampu membedakan antara tubuh manusia yg bisa berdosa dan tubuh kebangkitan yg tidak bisa berdosa,makanya pertanyaan saya anda elakkan terus.
Makanya diskusi itu saling menanya dan saling menjawab dua arah,bukan hanya bisanya menanyakan saja, sedangkan kalau ditanya lalu mencari seribu satu alasan muter muter yang tidak jelas juntrungannya!




« Last Edit: September 06, 2015, 06:27:24 PM by Seek d Truth »
Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
September 17, 2015, 12:47:26 PM
Reply #304
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2141
  • Denominasi: Universal
Satu hal yang saya tahu.. Yesus yang dikandung tanpa noda.. Ia yang dilahirkan bukan diciptakan menjadi sama seperti manusia kecuali dalam hal dosa..

Yesus tidak dapat berdosa.. Tidak mungkin bisa berbuat dosa.. Karena Dia Allah itu sendiri..

Yang masih bilang mungkin.. Jadilah sama seperti iblis.. Yg berpikir sama seperti anda..
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. Ibrani 12:14
October 31, 2018, 09:16:52 AM
Reply #305
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2649
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

tubuh itu hanya media.
dosa itu dimulai dipikiran (menurut saya), tidak peduli dengan tubuh apa yang dimiliki,
kalau pikiran dipenuhi untuk kemuliaan diri sendiri, maka tubuhpun akan digunakan untuk mencapai tujuan tujuan pikiran tersebut.  :wink:

salam....

sangat betul sekali..

tulisan diatas ini adalah tulisanku kurang lebih 3 tahun yang lalu. tapi menurutku ini sangat penting jadi mau mengingatkan kembali, siapa tau ada teman teman yang terinspirasi dari tulisan ini.


Tubuh itu Hanya Media. tidak peduli Tubuh apa yang dipakai, apakah Tubuh Kemuliaan, Tubuh Fana, Tubuh Malaikat atau Tubuh yang dipenuhi kurap..

kalau dipikiran hanya berfokus kepada diri dan kemuliaan diri, maka sekalipun dengan tubuh kemuliaan, makhluk tersebut akan jatuh ke dalam dosa.

namun sekalipun Tubuh ini hanyalah dari tanah liat, dan rentan terhadap penyakit, namun kalau di pikiran di penuhi dengan Hormat, Pujian dan Kasih kepada Tuhan, manusia atau makhluk tersebut dapat di kuduskan,.


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 01, 2018, 03:17:33 PM
Reply #306
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9255
Quote
Tubuh itu Hanya Media. tidak peduli Tubuh apa yang dipakai, apakah Tubuh Kemuliaan, Tubuh Fana, Tubuh Malaikat atau Tubuh yang dipenuhi kurap..


Tubuh kemuliaan tidak pernah berdosa lagi.

Tubuh fana adalah tubuh yang berdosa dan telah tercemar sejak kejatuhan Adam.

Malaikat TIDAK MEMPUNYAI TUBUH , karena mereka adalah ROH.


Quote
kalau dipikiran hanya berfokus kepada diri dan kemuliaan diri, maka sekalipun dengan tubuh kemuliaan, makhluk tersebut akan jatuh ke dalam dosa.

namun sekalipun Tubuh ini hanyalah dari tanah liat, dan rentan terhadap penyakit, namun kalau di pikiran di penuhi dengan Hormat, Pujian dan Kasih kepada Tuhan, manusia atau makhluk tersebut dapat di kuduskan,.


Markus 7:21
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,

2 Korintus 4:4
yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Ibrani 4:12
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

1 Korintus 15:44
Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.


15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

Manusia yang telah dibangkitkan mengenakan tubuh rohaniah yang tidak dapat berbuat dosa lagi.


15:54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah Firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.
15:55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"
15:56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

Maut telah dikalahkan oleh Tuhan Yesus diatas kayu salib.

Sehingga manusia rohaniah tidak dapat beruat dosa lagi, maut dan sengat maut telah tiada didunia baru.

Kalau hati yang baru telah dirubah oleh ROH KUDUS , Yeh 36 : 26, 27 Yoh 3 : 3 , maka pikiran juga telah dirubah.

Selama manusia yang baru belum mati mendapatkan tubuh rohaniah, maka manusia itu tetap dapay jatuh kedalam dosa, tetapi TIDAK HIDUP DIDALAM DOSA ATAU TERUS MENERUS BERBUAT DOSA.

November 01, 2018, 03:59:07 PM
Reply #307
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2649
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

Tubuh kemuliaan tidak pernah berdosa lagi.

Tubuh itu Netral. Ibarat Mobil.
Mobil bergerak ke kiri atau kekanan, atau maju lurus tergantung pada si Sopir yang membawa.

Tubuh Fana Ibarat mobil tahun 70an,
Tubuh Baru Ibarat mobil terbaru dengan teknologi paling mutakhir.

Jiwalah atau manusia itu yang sesungguhnyalah yang mau membawa kemana dan untuk apa Tubuh beserta Sumber Dayanya digunakan.

Quote
Tubuh fana adalah tubuh yang berdosa dan telah tercemar sejak kejatuhan Adam.

Jiwa atau Manusia itulah yang berdosa,
contoh:
Jiwa atau Hawa lah yang mengulurkan tangannya untuk mengambil buah itu.
Hawa melangkahkan kaki-Nya mendekati Pohon Larangan itu,

jadi bukan Kaki Hawa yang membawa Hawa kepada Pohon itu.
dan Bukan Tangan Hawa yang mengulurkan sendiri kepada buah itu tanpa sepengetahuan hawa



Quote
Malaikat TIDAK MEMPUNYAI TUBUH , karena mereka adalah ROH.

Punya sist.
malaikat bisa makan, bisa membunuh, bisa bergulat, ada di alkitab lho..

Quote
Markus 7:21
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,

ilmu Sains menyebut keinginan keinginan jahat berasal dari Amigdala, yaitu bagian otak kita yang berbentuk seperti kacang almond yang dapat menghasilkan Hormon bernama hormon dopamin.
ketika hormon ini dikeluarkan maka memberi rangsangan kepada otak untuk segera dipuaskan.

misalkan, ketika melihat/mendegar atau membayangkan wanita cantik dan seksi, ketika melihat/mendegar atau membayangkan makanan yang lezat, ketika melihat/mendegar atau membayangkan nikmatnya miras, rokok, atau obat terlarang. maka Amigdala akan mengeluarkan Hormon Dopamin yang ingin segera dipuaskan.

pada mulanya sebelum jatuh dalam dosa Amigdala membuat keinginan keinginan baik kepada manusia, tapi setelah jatuh dalam dosa tidak aman untuk percaya kepada keinginan keinginan alamiah kita lagi.
keinginan jahat itu harus dikalahkan, dengan Cara Meminta Belas Kasihan Tuhan dan Pertolongan melalui Kuasa ROH KUDUS, dan Pelatihan Kehendak (WILL).
oleh Karunia Tuhan, melalui ROH KUDUS, manusia akan dilahirbarukan sehingga tidak tunduk lagi kepada keinginan keinginannya yang jahat.
di dalam Tuhan, manusia atau Jiwa bukanlah hamba keinginannya tapi sebaliknya keinginan adalah hamba manusia itu.


Quote
Manusia yang telah dibangkitkan mengenakan tubuh rohaniah yang tidak dapat berbuat dosa lagi.

aku tidak mengimani kalimat sister diatas ini.
tidak ada hubungannya tubuh rohani dengan tidak dapat berbuat dosa.
sebab lusifer sendiri di dalam tubuh kemuliaannya atau tubuh rohaninya dapat berbuat dosa.

Hanya Kasihlah yaitu Kasih Tuhan di dalam pikiran yang berkuasa sebagai Benteng Pelindung yang berkuasa menolong Jiwa untuk tidak berbuat dosa.


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 01, 2018, 04:25:30 PM
Reply #308
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2649
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist


Hanya Kasihlah yaitu Kasih Tuhan di dalam pikiran yang berkuasa sebagai Benteng Pelindung yang berkuasa menolong Jiwa untuk tidak berbuat dosa.


satu satunya Penolong dan Obat Mujarab bagi manusia supaya tidak berbuat dosa bukanlah meminta tubuh yang baru. melainkan meminta pemahaman akan Kasih Tuhan.
bahkan di dalam Tubuh Fana ini pun kita dapat mengalahkan dosa.

obatnya adalah: Dengan Memandang Kita akan diubah, "By Beholding Love we Become Change"

perkenankanlah ku bagikan kutipan berikut ini, yang aku imani tulisannya diinspirasi oleh ROH KUDUS.

https://m.egwwritings.org/en/search?query=%22by+beholding+we+become+changed%22&type=basic&limit=20
 
Looking unto Jesus we obtain brighter and more distinct views of God, and by beholding we become changed. Goodness, love for our fellow men, becomes our natural instinct. We develop a character which is the counterpart of the divine character. Growing into His likeness, we enlarge our capacity for knowing God. More and more we enter into fellowship with the heavenly world, and we have continually increasing power to receive the riches of the knowledge and wisdom of eternity. Christ’s Object Lessons, p. 355.1 (Ellen Gould White)

“Create in me a clean heart.” This is beginning right, at the very foundation of Christian character; for out of the heart are the issues of life. If all, ministers and people, would see to it that their hearts are right with God, we should see much larger results from the labor put forth. The more important and responsible your work, the greater the necessity that you have clean hearts. The needed grace is provided, and the power of the Holy Spirit will work with every effort you make in this direction. If every child of God would seek him earnestly and perseveringly, there would be a greater growth in grace. Dissensions would cease; believers would be of one heart and one mind; purity and love would prevail in the churches. By beholding, we become changed. The more you contemplate the character of Christ, the more you will become conformed to His image. Come to Jesus just as you are, and He will receive you, and put a new song in your mouth, even praise to God.  Gospel Workers 1892, p. 451.5 (Ellen Gould White)

It is a law both of the intellectual and the spiritual nature that by beholding we become changed. The mind gradually adapts itself to the subjects upon which it is allowed to dwell. It becomes assimilated to that which it is accustomed to love and reverence. Man will never rise higher than his standard of purity or goodness or truth. If self is his loftiest ideal, he will never attain to anything more exalted. Rather, he will constantly sink lower and lower. The grace of God alone has power to exalt man. Left to himself, his course must inevitably be downward.   The Great Controversy, p. 555.1 (Ellen Gould White)


HANYA dengan memandang kita dapat diubahkan.
hukum pikiran adalah kita akan diubahkan kepada apa yang sering sering kita pikiran dan renung renungkan.
kalau di dalam hati kita kita memasukkan Firman Tuhan, Kasih Tuhan, Pengorbanan Tuhan, Janji Tuhan. maka lama lama tanpa disadari dan tanpa dibuat buat, kita akan mirip kepada apa yang ada dipikiran kita.
kalau dipikiran kita ada Tuhan Jesus, maka kita akan mirip seperti Dia.

salam
TYM
« Last Edit: November 01, 2018, 04:37:38 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 02, 2018, 07:55:37 AM
Reply #309
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9255
Quote
Tubuh itu Netral. Ibarat Mobil.
Mobil bergerak ke kiri atau kekanan, atau maju lurus tergantung pada si Sopir yang membawa.

Tubuh Fana Ibarat mobil tahun 70an,
Tubuh Baru Ibarat mobil terbaru dengan teknologi paling mutakhir.

Jiwalah atau manusia itu yang sesungguhnyalah yang mau membawa kemana dan untuk apa Tubuh beserta Sumber Dayanya digunakan.


Tubuh rohaniah berlainan dengan tubuh yang anda lukiskan.

1 Korintus 15:52
dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

2 Korintus 3:18
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Bukankah Firman sudah menjelaskan tubuh yang anda lukiskan , TIDAK DAPAT BERADA DI SURGA ????

Tubuh rohaniah , Alkitab hanya menjelaskan sebatas pada saat setelah kebangkitan Tuhan Yesus bersama dengan murid muridNya.

Dapat menembus dinding dan makan, selebihnya , tidak dapat berbuat dosa lagi.

Apakah anda menganggap nanti di bumi baru dan langit baru masih ada dosa ?????

Bukankah di 1 Kor 15 sudah sangat jelas menjelaskan bahwa MAUT telah ditaklukkan, dosa yang merupakan sengat maut juga ditaklukkan Tuhan Yesus diatas kayu salib ????

Tolong dibaca 1 kor 15 secara lengkap

Wahyu 21
21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

Maut dan sengat maut sudah tidak ada lagi , berarti TIDAK ADA DOSA LAGI .

Silakan baca juga Wahyu 21 secara lengkap .
« Last Edit: November 02, 2018, 07:59:26 AM by RITA RATINA »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)