Author Topic: Tuhan Yesus Kristus tidak mungkin dan tidak dapat berbuat dosa  (Read 9984 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 02, 2018, 11:43:33 AM
Reply #320
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2662
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
kebebasan yang kamu katakan , atau free will manusia tetap terbatas pada free will didalam TUHAN.

menurutku ito gagal paham..
Will dengan Keinginan itu adalah dua hal yang berbeda.

Will adalah Kehendak. sementara keinginan adalah keinginan.

Will atau Kehendak juga berbeda dengan perasaan.

Will atau Kehendak juga berbeda dengan Pikiran.

Will atau KEHENDAK itu adalah Karunia Besar Pencipta kepada manusia.
Will itu adalah hak Prerogative yang diberikan Tuhan kepada manusia.


setelah jatuh ke dalam dosa, Kehendak kita sudah lama ditidurkan, lama tidak diaktifkan dan sangat jarang sekali ada manusia yang menggunakan kuasa Kemauan-nya atau kuasa Kehendak-nya atau Willnya dengan benar.

sederhananya begini to.. mudah mudahan contoh berikut ini kita semakin mengerti apa artinya Will. atau kehendak
1. sekalipun manusia sangat menginginkan dosa, dengan Will atau kehendak-nya manusia dapat memilih untuk tidak melakukan dosa.
2. sekalipun perasaan manusia itu sudah disakiti, dilukai, dihina dengan Will atau kehendak manusia dapat memilih untuk tidak membalas atau memilih untuk tidak melawan.
3. sekalipun pikiran sudah dinyatakan atau disingkapkan Kebenaran Firman Tuhan dengan sejelas jelasnya dan seterang terangnya, dengan Kehendak atau Will manusia itu dapat memilih untuk tidak taat kepada kebenaran itu.

dengan contoh diatas semoga paham apa artinya Will atau Kehendak.


Quote
Free will manusia sekarang juga ada, tetapi bagi orang yang telah di lahirkan kembali, free will kita adalah free will didalam Tuhan.

di lain kesempatan saya akan mencoba menjelaskan tentang otak dan cara kerjanya...
semoga kita dapat lebih memahami pikiran pikiran kita dan cara bekerjanya.

Quote
Artinya tidak sebebas bebasnya, tetapi tetap tidak keluar dari KEHENDAK ALLAH.
Hukum Tuhan lah sebagai pengekang manusia itu untuk tidak melewati batas.
Hukum itu adalah Kasih.

dengan Kasih-lah yang adalah Hukum Tuhan membuat manusia itu dapat menahan diri-nya dari perbuatan perbuatan yang menyimpang.



salam
« Last Edit: November 02, 2018, 11:45:47 AM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 02, 2018, 12:01:39 PM
Reply #321
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2662
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist


Will atau KEHENDAK itu adalah Karunia Besar Pencipta kepada manusia.


perkenankanlah kubagikan sedikit tulisan berikut ini, yang tulisannya kuyakini diinspirasi oleh ROH KUDUS.
mengenai Will atau Kehendak:

12 Banyak orang yang bertanya: “Bagaimanakah saya dapat memasrahkan diri saya sepenuhnya kepada Tuhan Allah?” Engkau ingin memasrahkan dirimu sendiri kepada Allah tetapi engkau lemah dalam kuasa moral, dikungkung kekuatiran, serta dikendalikan oleh kebiasaan-kebiasaan hidupmu yang penuh dosa. Janji-janji dan segala keputusan hatimu adalah bagaikan tali yang terbuat dari pasir. Engkau tidak mampu menguasai pikiran-pikiranmu, dorongan-dorongan hatimu, dan keinginan-keinginanmu. Sadar akan janji-janji yang tidak dapat kau tepati serta tekad yang hilang begitu saja melemahkan keyakinanmu di dalam ketulusan hatimu, menyebabkan engkau merasa bahwa Allah tidak dapat menerima engkau; tetapi kau tidak perlu putus asa. Apa yang perlu kau pahami ialah tenaga kemauan yang sejati. Inilah kuasa yang memerintahkan di dalam tabiat manusia, kuasa mengambil keputusan, atau kuasa memilih. Segala sesuatu tergantung atas perbuatan kemauan yang benar. Kuasa memilih Allah telah diberikan kepada manusia; inilah yang harus digunakan manusia. Engkau tidak dapat mengubah hatimu, dengan dirimu sendiri engkau tidak dapat memberikan kepada Allah segala keinginan-keinginan hati itu; tetapi engkau dapat memilih melayani Dia. Engkau dapat memberikan kemauan padaNya, lalu dia akan bekerja di dalam engkau dan mengerjakannya semua sesuai dengan keridlaanNya. Dengan demikian semua tabiatmu akan dibawa kebawa pimpinan Roh Kristus; keinginan-keinginanmu akan dipusatkan padaNya, pikiran-pikiranmu akan setuju dengan Dia.   Kebahagiaan Sejati, p. 42.3 (Ellen Gould White)


Setiap Anak Harus Memahami Kuasa Kemauan. Kemauan adalah kuasa yang memerintah di dalam tabiat manusia, yang mengendalikan segala kesanggupan lainnya di bawah perintahnya. Kemauan bukanlah cita rasa ataupun kecenderungan, tetapi itu adalah kuasa yang menentukan, yang bekerja di dalam diri manusia untuk menurut Allah, atau tidak menurut.
Setiap anak harus memahami kuasa kemauan yang sebenarnya. Ia harus dituntun menyadari betapa besarnya tanggung jawab yang terkandung di dalam pemberian ini. Kemauan adalah ... kuasa untuk membuat keputusan, atau memilih. 
  Membina Anak yang Bertanggung Jawab, p. 71.1 (Ellen Gould White)

Sukses Datang Bilamana Kemauan Diserahkan kepada Allah. Setiap manusia yang dikendalikan oleh pertimbangan mempunyai kuasa untuk memilih yang benar. Di dalam setiap pengalaman hidup firman Allah kepada kita adalah, “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah.” Setiap orang dapat menempatkan kemauannya serasi dengan kemauan Allah, dapat memilih untuk menurut Dia, dan dengan cara demikian menghubungkan dirinya sendiri dengan alat-alat Ilahi, ia dapat berdiri di mana tidak ada sesuatu yang dapat memaksa dia untuk berbuat jahat. Di dalam diri setiap orang muda, dan anak-anak, terdapat kuasa, oleh pertolongan Allah, untuk membentuk satu tabiat yang jujur dan untuk menghidupkan satu kehidupan yang bermanfaat.    Membina Anak yang Bertanggung Jawab, p. 222.1 (Ellen Gould White)

untuk lebih lengkapnya silahkan baca link berikut ini: https://m.egwwritings.org/search?lang=id&query=kuasa+kemauan&suggestion=0


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 02, 2018, 12:05:37 PM
Reply #322
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9257
Arti kata kehendak menurut KBBI
kehendak [ke·hen·dak] Kata Nomina (kata benda)
Dari kata dasar: hendak.
Arti: kemauan; keinginan dan harapan yang keras
contoh: 'demikianlah kehendak orang tuanya'

Dari geogle
November 02, 2018, 12:07:14 PM
Reply #323
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9257
perkenankanlah kubagikan sedikit tulisan berikut ini, yang tulisannya kuyakini diinspirasi oleh ROH KUDUS.
mengenai Will atau Kehendak:

12 Banyak orang yang bertanya: “Bagaimanakah saya dapat memasrahkan diri saya sepenuhnya kepada Tuhan Allah?” Engkau ingin memasrahkan dirimu sendiri kepada Allah tetapi engkau lemah dalam kuasa moral, dikungkung kekuatiran, serta dikendalikan oleh kebiasaan-kebiasaan hidupmu yang penuh dosa. Janji-janji dan segala keputusan hatimu adalah bagaikan tali yang terbuat dari pasir. Engkau tidak mampu menguasai pikiran-pikiranmu, dorongan-dorongan hatimu, dan keinginan-keinginanmu. Sadar akan janji-janji yang tidak dapat kau tepati serta tekad yang hilang begitu saja melemahkan keyakinanmu di dalam ketulusan hatimu, menyebabkan engkau merasa bahwa Allah tidak dapat menerima engkau; tetapi kau tidak perlu putus asa. Apa yang perlu kau pahami ialah tenaga kemauan yang sejati. Inilah kuasa yang memerintahkan di dalam tabiat manusia, kuasa mengambil keputusan, atau kuasa memilih. Segala sesuatu tergantung atas perbuatan kemauan yang benar. Kuasa memilih Allah telah diberikan kepada manusia; inilah yang harus digunakan manusia. Engkau tidak dapat mengubah hatimu, dengan dirimu sendiri engkau tidak dapat memberikan kepada Allah segala keinginan-keinginan hati itu; tetapi engkau dapat memilih melayani Dia. Engkau dapat memberikan kemauan padaNya, lalu dia akan bekerja di dalam engkau dan mengerjakannya semua sesuai dengan keridlaanNya. Dengan demikian semua tabiatmu akan dibawa kebawa pimpinan Roh Kristus; keinginan-keinginanmu akan dipusatkan padaNya, pikiran-pikiranmu akan setuju dengan Dia.   Kebahagiaan Sejati, p. 42.3 (Ellen Gould White)


Setiap Anak Harus Memahami Kuasa Kemauan. Kemauan adalah kuasa yang memerintah di dalam tabiat manusia, yang mengendalikan segala kesanggupan lainnya di bawah perintahnya. Kemauan bukanlah cita rasa ataupun kecenderungan, tetapi itu adalah kuasa yang menentukan, yang bekerja di dalam diri manusia untuk menurut Allah, atau tidak menurut.
Setiap anak harus memahami kuasa kemauan yang sebenarnya. Ia harus dituntun menyadari betapa besarnya tanggung jawab yang terkandung di dalam pemberian ini. Kemauan adalah ... kuasa untuk membuat keputusan, atau memilih. 
  Membina Anak yang Bertanggung Jawab, p. 71.1 (Ellen Gould White)

Sukses Datang Bilamana Kemauan Diserahkan kepada Allah. Setiap manusia yang dikendalikan oleh pertimbangan mempunyai kuasa untuk memilih yang benar. Di dalam setiap pengalaman hidup firman Allah kepada kita adalah, “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah.” Setiap orang dapat menempatkan kemauannya serasi dengan kemauan Allah, dapat memilih untuk menurut Dia, dan dengan cara demikian menghubungkan dirinya sendiri dengan alat-alat Ilahi, ia dapat berdiri di mana tidak ada sesuatu yang dapat memaksa dia untuk berbuat jahat. Di dalam diri setiap orang muda, dan anak-anak, terdapat kuasa, oleh pertolongan Allah, untuk membentuk satu tabiat yang jujur dan untuk menghidupkan satu kehidupan yang bermanfaat.    Membina Anak yang Bertanggung Jawab, p. 222.1 (Ellen Gould White)

untuk lebih lengkapnya silahkan baca link berikut ini: https://m.egwwritings.org/search?lang=id&query=kuasa+kemauan&suggestion=0


salam
TYM

Tulisan yang diinspirasi oleh ROH KUDUS , HANYA ADA DI ALKITAB .
November 02, 2018, 12:17:05 PM
Reply #324
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2662
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Tulisan yang diinspirasi oleh ROH KUDUS , HANYA ADA DI ALKITAB .

kalau begitu Imani dan Percayalah kepada kata Firman Tuhan berikut ini:
Ulangan 30:19. Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Yosua 24
15. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Kuasa Memilih itu adalah WILL atau Kehendak..
itu adalah hak prerogativemu..


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 02, 2018, 12:39:13 PM
Reply #325
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9257
kalau begitu Imani dan Percayalah kepada kata Firman Tuhan berikut ini:
Ulangan 30:19. Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Yosua 24
15. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Kuasa Memilih itu adalah WILL atau Kehendak..
itu adalah hak prerogativemu..


salam
TYM

Aku tidak merasa aku punya kuasa seperti yang kamu lukiskan.

Yang ada adalah KETAATAN MELAKUKAN SEGALA SESUATU UNTUK MEMULIAKAN ALLAH.

Roma 11:36
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Bahkan KEINGINAN KEHENDAKMU ADALAH DARI ALLAH UNTUK KEMULIAAN ALLAH, BUKAN UNTUK MEMUASKAN KEINGINAN KEHENDAK DIRI SENDIRI.

Tidak ada nya kuasa memilih, karena manusia tidak mampu memilih yang baik kalau tidak dipimpin oleh Allah , sehingga dimanakah adanya KUASA MEMILIH ??????????

YANG ADA ADALAH KETAATAN MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH.

Karena bukan lagi kita yang hidup tetapi Kristus yang hidup didalam kita .

Galatia  2
2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Tidak mungkin kita mempunyai KUASA MEMILIH, yang ada senantiasa taat pada kehendak Allah.

Untuk itulah kita senantiasa belajar Alkitab, untuk mengenal kehendak Allah.
November 02, 2018, 01:19:16 PM
Reply #326
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9257
KUASA MEMILIH , dari mana pula lah Ito.

Sedankan kita kalau ada persoalan kecil saja, berdoa minta Tuhan pimpin supaya jangan kehendak kita tapi kehendak Allah untuk memuliakan Allah.

Seluruh hidup kita telah berubah sejak kita dilahirkan kembali, mana yang sesuka kita dulu, kita buang , sudah tidak mungkin bagi kita untuk seenaknya milih, apalagi KUASA MEMILIH .

Markus 8:34
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Lukas 14:27
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Mengertikah arti MENYANGKAL DIRI ?????

Buanglah Ito, KUASA MEMILIH, sangkal diir yang tida kmampu memilih apa apa , serahkan pada Kristus, yang memilih yang terbaik untuk kita.

November 02, 2018, 01:27:56 PM
Reply #327
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9257
Agama seringkali dibangun untuk memuaskan egoisitas manusia.
Dari sejak kejatuhan manusia ke dalam dosa, agama menjadi alat manipulasi untuk mencapai kepuasan diri.

Problema yang paling sulit terjadi ketika manusia mulai membutuhkan aktualisasi diri, seperti: hidup mau ke mana dan menjadi apa, maka manusia mencari jawabannya di dalam agama.

Manusia mengalami konflik dalam pikirannya karena Allah seharusnya berada di atas manusia dan tidak bisa diperintah oleh manusia, sedangkan manusia menginginkan Allah yang menuruti kemauan dirinya, maka dibentuklah allah palsu yang bisa memenuhi kemauan manusia.

Manusia seharusnya tunduk kepada Allah yang sejati karena Allah itu berdaulat.

Hal ini tidaklah disukai oleh manusia. Penganut agama tidaklah menyukai hal ini, termasuk orang Israel.

Orang Israel merasa dirinya mendapatkan hak istimewa sebagai umat Tuhan sehingga juga mendapatkan bagian di dalam Kerajaan Surga, sedangkan orang di luar bangsa Israel memang layak binasa.

Muncullah semangat eksklusif dalam diri bangsa Israel, orang yang di luar bangsa mereka dikatakan sebagai orang yang tak bersunat/ orang kafir yang berarti tidak berhak menerima keselamatan/ masuk Surga.
Konsep ini sangatlah sulit untuk didobrak bahkan sampai zaman PB.

Tuhan Yesus berusaha untuk mendobrak kesalahan konsep ini dengan berkali-kali berinteraksi dengan orang-orang non-Yahudi, seperti: menyembuhkan anak perwira Romawi, berbicara dengan orang Samaria, bahkan sebelum Dia naik ke Surga Dia memberikan perintah/ amanat agung yaitu: Pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku.

 Hal ini tetaplah tidak mengubah konsep orang Yahudi, bahkan ketika Petrus diperintah Tuhan untuk mengabarkan Injil kepada Kornelius, dia enggan melakukannya.

Maka Tuhan memberikan penglihatan kepada Petrus selembar kain besar yang berisi binatang-binatang haram dan menyuruh Petrus memakannya.
Petrus menolaknya, tetapi Tuhan terus memerintah dia untuk memakannya, dan Tuhan berkata: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah tidaklah boleh dinyatakan haram oleh manusia.

Manusia memang memiliki jiwa untuk terus menerus membangun eksklusivitas.

Tuhan menekankan bahwa Injil haruslah mengerti kedaulatan Allah dan pikiran Tuhan mengatasi semua egoisitas manusia.

Semua kemapanan, kenyamanan, status quo yang diinginkan manusia haruslah didobrak.

Konsep iman Kristen didasarkan pada kedaulatan Allah yang dinyatakan kepada manusia dengan predestinasi, yaitu Tuhan memilih umat-Nya satu demi satu.

Tuhan menghadirkan Adam dan Hawa, menunjukkan bahwa Tuhanlah pencipta dan pemilik alam semesta ini, maka semua ciptaan haruslah taat kepada Tuhan.

Kedaulatan Allah pertama kali dinyatakan kepada Adam dan Hawa, mereka adalah milik Tuhan, maka mereka harus taat kepada Tuhan; kalau mereka tidak taat maka mereka akan dibuang dari Taman Eden dan akan binasa.

Sayangnya manusia memilih untuk tidak taat sehingga manusia dibuang oleh Tuhan, dan sejak saat itu manusia cenderung mengikuti jalannya sendiri dan menuju kebinasaan.

 Di dalam kedaulatan-Nya, Allah memilih Abram disertai dengan perintah: Pergi, keluar dari tanah kelahiranmu, jadilah hamba-Ku dan membawa kebenaran Tuhan, bangun Kerajaan Surga.

Inilah perintah pertama sebelum perintah dalam Matius 28:19-20. Abram tidak bertanya mau pergi ke mana, tetapi Tuhan yang memimpin dan memelihara sepenuhnya.

Prinsip di atas juga berlaku pada zaman PB.
Tuhan memerintahkan kepada bangsa Israel untuk pergi memberitakan Injil kepada bangsa lain juga.
Tuhan memotong ranting yang asli dan kemudian mencangkokkan ranting yang lain karena bangsa Israel tidak menjalankan misi-Nya, maka bangsa Israel tidak lagi menjadi satu-satunya umat pilihan-Nya.

Tuhan memilih gereja Tuhan untuk menjalankan tugas misi-Nya.

Dengan berkaca pada kejadian di atas, sebagai umat pilihan Tuhan kita pun harus berhati-hati untuk tidak cenderung bersifat eksklusif.

Setiap bangunan eksklusif adalah bangunan yang berbahaya dan tidak disukai oleh Tuhan.

Theologi yang beres seharusnya membawa kita untuk menjalankan panggilan kita dengan sungguh-sungguh.

Yang celaka adalah jika para theolog hanya ribut berdebat tapi tidak menjalankan panggilan Tuhan atas diri mereka di tengah dunia ini.
Untuk mengabarkan Injil diperlukan kerelaan hati membuka diri, mencintai orang lain, melepaskan kenyamanan dan berkorban.

Kita mungkin bisa berempati kepada orang lain, tetapi seberapa kita bisa merasakan kesedihan Tuhan dan seberapa kita mau taat menjalankan panggilan Tuhan?

Seorang Kristen sejati akan memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan, hidup bergaul dengan Tuhan, mengerti isi hati Tuhan, dan mau taat menjalankan panggilan Tuhan.

Taat tunduk pada kedaulatan Allah dengan sepenuh hati.
November 02, 2018, 04:31:04 PM
Reply #328
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2662
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Tidak mungkin kita mempunyai KUASA MEMILIH, yang ada senantiasa taat pada kehendak Allah.

Untuk itulah kita senantiasa belajar Alkitab, untuk mengenal kehendak Allah.

bangun pagi pagi,.
cuci muka atau mandi,
membaca dan  merenungkan Firman Tuhan setiap pagi.
olahraga,..
makan makanan yang sehat.
Berdoa
bersaksi dan menginjil.
aktif di Forum Kristen.
bersekolah dan rajin belajar,
memilih Jurusan dan memilih pekerjaan.
memilih pasangan hidup.
memilih tempat tinggal.


adalah Pilihan Pilihan yang kita buat setiap hari. kenapa kita dapat memilih ?
karena Tuhan telah memberikan kepada kita Kehendak atau Kuasa untuk memilih, kuasa untuk bertindak..

saya lebih setuju, untuk mengatakan,

* minta Tuhan campur tangan dan menuntun dalam setiap pilihan yang kita buat..

atau

* MENGIJINKAN ROH KUDUS bekerja melalui kita dan mengubahkan kita
mengapa kukatakan mengijinkan ?? sebab Tuhan tidak mau memaksa kita.


 :) :) :)
salam
TYM
« Last Edit: November 02, 2018, 05:10:00 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 02, 2018, 06:13:08 PM
Reply #329
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9257
Memilih dan KUASA MEMILIH adalah PERBEDAAN YANG SANGAT BESAR.

Saya mengatakan bahwa kita mempunyai free will didalam Tuhan Yesus, apakah itu bukan memilih.

Ito ternyata tidak mengerti tulisan saya.

Coba tolong dibaca perlahan lahan, bukankah jelas dikatakan free will dalam Tuhan Yesus seperti yang dilakukan oleh Rasul Rasul yang lain.

Kehendak yang menakluk kan diri dibawah kedaulatan Allah.

TIDAK ADA KUASA MEMILIH, karena kalau anda mempunyai kuasa memilih berarti anda TIDAK MENYANGKAL DIRI, MEMIKUL SALIB DAN MENGIKUTI YESUS

Kuasa memilih akan melampaui kehendak Allah.

Tettapi kehendak yang takluk pada kedaulatan Allah itu yang namanya MANYANGKAL DIRI, MEMIKUL SALIB.

Walau tidak sesuai dengan kehendak kita, kita tetap harus mentaatinya.

Yang Ito katakan semua adalah kehendak yang taat pada kedaulatan Allah.

Pelan pelan baca lagi tulisan saya Ito. selamat malam.
« Last Edit: November 03, 2018, 11:04:23 AM by RITA RATINA »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)