Author Topic: "pada asumsi" VS "begitulah adanya" ?  (Read 2114 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 25, 2015, 06:27:24 PM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12936
    • fossil coral cantik
Sorry Oda, baru balas, maklum .
iyah gpp rit... santai aja....  :happy0062:

Quote
Untuk membedakan para rasul, kita dapat membaca dari Alkitab, sebelum mereka dilahirkan kembali dengan sebelum nya, perbedaan sangat jauh berbeda.
kalo menurut saya sih : APA yang nampak oleh kita2 manusia ---> ini tidak sertamerta suatu bukti absolut bhw sso itu sudah [lahir baru] ato belon, rit.

Alesan saya :
pabila kita BISA menentukan berdasarkan apa yang nampak oleh kita2 manusia sso itu sudah/belon [lahir baru]---> maka ini artinya kita TAU cara kerja Tuhan secara absolut.

Quote from: odading
Alesan saya :
[menjadi berani + pikiran terbuka"=] ---> bisa didalam pengertian "full (A s/d Z)" bisa juga didalam pengertian "on the way" (sudah-sedang-akan).

Quote from: rita
Pekerjaan Allah senantiasa tuntas, bukan tahap demi tahap, tapi dalam sekejap langsung selesai lahir kembalinya.
kosakata "senantiasa" tsb tidak absolut.
Dengan demikian "senantiasa tuntas, bukan tahap demi tahap" (imo) tidaklah benar rit, karena kita tau bhw hari2 penciptaan adalah tahap demi tahap ... tidak jreng! sekaligus tuntas semuanya tercipta dalam sekejap   :happy0062:


Quote
Karena Tuhan Yesus sudah mengucapkan kata kata SUDAH SELESAI.
Ya... pabila Allah itu sendiri bertahap s/d titik "sudah selesai" - begimana itu ceritanya manusia jadi tidak bertahap ?

anyway,
kayaknya kita sudah ketemu perbedaan pengertian antara kita berdua deh ...  :happy0062:

rita :
orang yang sudah [lahir baru] tidak akan ada diketika "jatuh bangun" --->segera ybs mengalami [lahir baru] segera itu pula ybs itu totally secara absolut KUDUS di segala aspek. Apa yang KUDUS tidak mungkin "jatuh".

odading :
orang yang sudah [lahir baru] ada didalam proses [sudah-sedang-akan]. Ybs sedang didalam proses mencapai tahap Kudus secara sempurna di berbagai aspek. Dengan demikian ada ketika "jatuh bangun". Pabila ybs "jatuh" terus maka masa [sedang-akan]nya semakin pendek  :char11:


Quote
Berarti bagi Allah seluruh penggenapan keselamatan telah selesai diatas kayu salib, tidak on the way.
Coba deh rita perhatikan kalimat tsb .... kalimat diatas itu justru sedang menyatakan perihal "on the way" s/d "selesai". Lah kalo sudah selesai ya tentu tidak on the way lah rit ...hehehe...  :char11:

pertanyaannya,
Allah itu sendiri aja secara proses, kok yang manusia langsung secara tanpa proses ? Begimana itu ceritanya : segera [lahir baru] maka mendadak segala ketakutan/kekhawatiran/ketidak-tahuan si ybs lenyap dalam seketika. Dengan kata lain, manusia ybs ini jreng! tiba2 saja secara absolut Kudus sempurna, mengerti semua ayat Alkitab tanpa ada selubung2 lagi, berani dalam segala aspek, dlsb ?


Quote
Allah kekal dimana tidak terikat ruang dan waktu.
Kita yang harus merealisasikan dalam jaman , waktu dan tempat.

Status kita tidak on the way , tapi TUNTAS KUDUS.

Sedangkan Doing / perbuatan kita yang on the way , terus menerus berubah makin menyerupai teladan Kristus
ih... rita ini gimana siiih.... wong saya justru lagi ngomongin bold kok rit  :D. Saya berpendapat bhw terjadinya peristiwa "jatuh bangun" pada seorang Kristen ---> ini tidak sertamerta artinya ybs tidak/belon [lahir baru].

Namun menurut rita, tidak ada itu orang yang telah [lahir baru] "jatuh bangun" ... semuanya PERFEK disegala aspek pada orang yg [lahir baru]. Mendadak otomatis ybs tau semua mengenai ayat2 Alkitab ... karena pikirannya yang tadinya terselubung sebelon lahir baru ... jreng! tidak terselubung lagi secara perfek absolut diketika [lahir baru].

bersambung
July 25, 2015, 06:27:38 PM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12936
    • fossil coral cantik
sambungan

Quote
Sebelum penggenapan diatas kayu salib, MEREKA SAMA SEKALI BELUM DILAHIRKAN KEMBALI.

Setelah penggenapan diatas kayu salib, MEREKA DILAHIRKAN KEMBALI SECARA TUNTAS.
Demikian juga (imo) event [lahir baru] nggak bisa di define secara didalam waktu (historis), yakni sebelon/sesudah Yesus mati, rit.

Alesan saya :
Karena bahkan setelah kematian Yesuspun, pada kenyataannya  orang tetep tidak bisa tau itu mengenai perihal [lahir baru] secara absolut.

Namun dilain sisi, rita malah menyatakan bhw melalui DOING/perbuatan sso ---> dari sini bisa diketahui sso itu sudah/belon [lahir baru] secara absolut.

IMO, kalo rita konsisten - maka :
tunggang langgang-nya para Rasul, menyangkalnya Petrus, ketidak mengertian (terselubung) mereka, dlsb ---> ini tidak bisa rita jadikan sebagai bukti bhw mereka belon [lahir baru], rit. Karena rita kan berpendapat bhw event [lahir baru] possible terjadi HANYA setelah Yesus mati.

Dilain sisi,
KALO rita juga jadikan patokan bhw hal hal semacem orange SETELAH Yesus mati adalah bukti absolut seseorang tidak/belon [lahir baru] ---> maka konsekwensinya adalah rita tidak memerlukan patokan sebelon/sesudah Yesus mati. Karena berdasarkan perbuatan rita sudah bisa tau dan nge-define secara absolut mengenai [lahir baru] pada diri seseorang setelah Yesus mati.

Sedangkan saya berpendapat :
SEKALIPUN Yesus sudah mati, kita tetep tidak bisa nge-define secara absolut perihal [lahir baru]. Yang kita bisa adalah percaya (meng-imani) bhw seseorang itu telah [lahir baru] diketika melalui suatu tanda corporeal, yakni dibaptis, menjadi orang percaya, pengetahuan kita mengenai kehidupan ybs...

Quote
Benar sekali Oda.

Orang orang PL BELUM MENGALAMI KELAHIRAN KEMBALI.

Orang orang PB MENGALAMI KELAHIRAN KEMBALI.
Dimana pada saat KEBANGKITAN TUHAN YESUS, maut telah dikalahkan

Bahkan Alkitab menulis ada yang dibangkitkan pada saat penggenapan diatas kayu salib.
[/quote] oke deh... saya coba begini ya rit ....

para yang bangkit tsb SEKALIPUN menurut rita berstatus najis di pov Allah ---> ini mereka pasti AKAN berstatus KUDUS ato kagak setelah Yesus mati sewaktu mereka ada di tempat penantian ?

juga dilain sisi,
menurut rita ada lagi nggak tempat lain dimana jiwa2 lain yang sekalipun Yesus sudah mati, status mereka TETEP najis di pov Allah ?

Dengan kata lain, saya menanyakan mengenai dua tempat :
1. "tempat penantian"
2. "tempat lain" yg bukan tempat penantian.

Pabila dua tempat ini eksis, maka :
jiwa2 yang di "tempat penantian" mengalami proses ---> yakni mereka AKAN diKuduskan setelah Yesus mati.



Quote
Seluruh orang orang PL yang telah dipilih didalam kekekalan , mengalami KELAHIRAN KEMBALI, STATUS MEREKA MENJADI KUDUS OLEH DARAH KRISTUS
IMO, kita sama sama nggak punya  referensi ayat mengenai :

secara versi odading :
tidak ada referensi ayat mengenai orang2 yg mati sebelon Yesus mati itu ada yang mengalami [lahir baru] ato tidak ...

DAN JUGA

secara versi rita :
tidak ada referensi ayat bhw orang2 yang mati sebelon Yesus mati itu mengalami [lahir baru] didunia orang mati diketika Yesus mati.

Namun (imo) versi rita membutuhkan dukungan2 logik yang lebih kuat drpd versi odading, hehehe....  :char11:.

Alesan saya adalah :
yang saya kemukakan "konsisten" terjadi didalam waktu semasa hidup ybs.
Event [lahir baru] setelah Yesus mati terjadi semasa ybs bernafas di bumi ---> so kekonsistenannya adalah : event [lahir baru] sebelon Yesus mati juga terjadi semasa ybs bernafas di bumi.

Sementara secara versi rita :
rita membutuhkan penjelasan logik yang mendukung bhw event [lahir baru] bisa juga terjadi pada jiwa2 di dunia orang mati (setelah ybs mati jasmani).

bersambung
July 25, 2015, 06:27:53 PM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12936
    • fossil coral cantik
sambungan

Kelahiran baru  seseorang hanya diketahui oleh orang tersebut dan Allah.
That's it ... bingo!  :happy0062:

Dan spt yang saya post sebelonnya, dengan demikian orang tidak bisa nge-define sso yg sudah/belon [lahir baru] itu berdasarkan pengetahuan luar.

Quote
Quote
kita tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi = tidak didalam pengertian bhw kita tidak tau dari mana RK itu, karena tentunya kita tau bhw itu dari Allah. So... (imo) kalimat ini menyatakan bhw kita tidak tau kapan itu RK datang dan pergi pada diri seseorang - tidak juga kita bisa nge-define bhw RK itu datang [sso mengalami lahir baru] secara historically, yakni setelah Yesus mati

Kita tahu Oda, karena Alkitab yang mengatakannya.
Kita tidak tau rita.
Bukankah barusan rita sendiri bilang : [Kelahiran baru  seseorang hanya diketahui oleh orang tersebut dan Allah] ??? mengapa sekarang rita bilang [kita tau Oda], yah ??  :rolleye0014:

Quote
Orang berdosa akibat dosa pertama Adam, membutuhkan pengampunan dari Allah.
(24) All are justified and made upright and in right standing with God, freely and gratuitously by His grace , through the redemption which is in Christ Jesus, (25) Whom God put forward as a mercy seat and propitiation by His blood  through faith. This was to show God's righteousness, because in His divine forbearance He had passed over and ignored former sins without punishment.

Bagi saya, sins without punishment = diampuni

Nah, secara versi rita :
Orang2 yang mati sebelon Yesus mati itu membutuhkan pengampunan dari Allah. Dengan kata lain mereka tidak/belon diampuni karena Yesus belon mati.

Sekarang :
begimana rita menjelaskan pengertian "sins without punishment" itu artinya = belon diampuni karena Yesus belon mati ?

Quote
Hanya Anak Allah dalam diri Kristus Yesus yang dapat menanggung murka Allah, dan membayar hutang darah dengan darahNya sendiri yang kudus.
sekali lagi pertanyaan-nya saya adalah : para orang yang mati sebelon Yesus mati dimana jiwa2 mereka ini ada di tempat penantian pasti AKAN di tanggung nggak murkanya Allah tsb oleh Yesus ?

Quote
Oleh karena itu melalui lahir kembali, darah Kristus yang kudus menyucikan dosa kita satu kali untuk selama lamanya.
Nah itu... rita perlu menjelaskan ke saya loh mengenai adanya event [lahir kembali] di dunia orang mati secara diluar ayat. Karena kita sama sama tau bhw tidak ada referensi ayat yg bisa menuntun ke pendapat bhw event [lahir baru] juga terjadi di dunia orang mati. Referensi yang kita punya adalah : event [lahir baru] terjadi diketika orang bernafas di bumi.


Quote
Ibrani 10:10   
Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya
oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.
masih dengan pertanyaan saya yang sama yah rit :
A. orang2 yang mati sebelon Yesus mati dimana jiwa2 mereka ada di tempat penantian itu AKAN dikuduskan ato kagak oleh darah Yesus ?

B. atokah menurut rita, jiwa2 mereka yg ditempat penantian ini masih didalam dunia posibilitas : sebagian akan ada yang dikuduskan oleh darah Yesus - sebagian lagi tidak dikuduskan oleh darahNya ?



pabila rita menjawab A,
maka artinya mereka mengalami [sudah-sedang-AKAN] diselamatkan. Tidak diperlukan ayat2 dukungan disini, karena pertanyaan A itu sendiri adalah secara pandangan/pendapat.

pabila rita menjawab B,
maka artinya saya meminta dukungan detail pendapat (bukan ayat2) bhw jiwa2 yang ada di Abraham's Bosom itu sebagian akan dikuduskan oleh darah Yesus sebagian lagi tidak ....hehehe...   :happy0062:

bersambung
July 25, 2015, 06:28:06 PM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12936
    • fossil coral cantik
sambungan

Quote
Hanya darah Kristus yang dapat menyucikan dosa manusia.
oke oke... ya saya nurut dan mencoba mengerti apa yang rita sampaikan. Namun TETEP pertanyaan saya adalah spt yg ijo, rit : orang2 yang mati sebelon Yesus mati dimana jiwa2 mereka ada di tempat penantian itu AKAN disucikan dosa2nya ato kagak oleh darah Yesus ?

Quote
Mereka yang bangkit sebelum kebangkitan Kristus, merupakan misteri yang tidak dijawab Alkitab
tidaklah misteri pabila kita berpedoman bhw orang2 yang mati dimana mereka sedang berada di tempat penantian (Abraham's Bosom) sebelon Yesus mati itu memang AKAN dibangkitkan, rit.

Menjadi misteri, karena rita sendiri berangkatnya dari pendapat bhw : orang2 yang mati sebelon Yesus mati tidak mungkin didalam sikon [sudah-sedang-apalagi AKAN] diselamatkan/dibangkitkan KARENA event [lahir baru] itu sendiri baru possible terjadi hanya setelah Yesus mati. Alhasil rita tidak menemukan jawaban KENAPA ada orang2 yang bangkit dari kubur diketika Yesus mati  - keluar dari kubur diketika Yesus bangkit ?

Sedangkan kalu odading setidaknya masih bisa menemukan jawaban secara logik, yakni : Ya karena jiwa2 mereka yang di Abraham's Bosom itu ya emang AKAN dibangkitkan ---> akan diselamatkan s/d final. Mereka2 ini semasa hidupnya mengalami [sudah-sedang-akan] diselamatkan oleh Firman Allah  :happy0062: :happy0025:

Quote
Sorry Oda, belum , para Nabi KUDUS, setelah dikuduskan dengan DARAH KRISTUS
Oke rita.... BELON.... para Nabi itu masih najis, bergelimang dosa, sundal, tidak ada satupun yg benar tidak satupun di pov Allah ... mereka BELON Kudus di pov Allah diketika mereka ada di Abraham's Bosom.

Pertanyaannya tetep :
Apakah mereka2 ini yg di Abraham's Bosom AKAN dikuduskan oleh darah Kristus ?
ataukah didalam kemungkinan sebagian akan ada yg dikuduskan sebagian lagi tidak dikuduskan oleh darah Kristus ?

Quote
Manusia dapat mengalami kelahiran kembali, setelah penggenapan Kristus dikayu salib yang MEMPERSEMBAHKAN DARAHNYA YANG KUDUS.
Nah itu. secara dukungan ayat, maka event [lahir kembali] itu terjadinya adalah didalam waktu, semasa ybs bernafas di bumi.

Sekarang yang secara pendapat/pandangan (tidak ada ayatnya) .... saya mohon rita kasih penjelasan detail mengenai pendapat rita bhw event [lahir kembali] itu terjadi di dunia orang mati diketika Yesus mati ?


Quote
Alkitab mengatakan setiap orang yang lahir kembali adalah SECATA ROHANI, sehingga walau telah mati, jiwa roh mereka tetap harus dilahirkan kembali, menjadi KUDUS.
rita sedang bermaksud menyatakan bhw event [lahir kembali] itu terjadi di dunia orang mati kan ?
Saya tidak/belon menemukan ayat yang ada bisa menuntun ke pengertian bhw : orang yang sudah mati itu jiwanya masih bisa di[lahir kembali]kan and/or di[lahir baru]kan , rit.

Dan saya rasa saya tidak perlu mencarinya, karena dugaan saya - ya memang tidak ada ayat yang bisa menuntun ke pendapat spt ungu. Dengan demikian, saya anggap ungu adalah pendapat/pandangan sendiri... oleh karena itu saya kepingin penjelasan secara detail dari rita begimana itu ceritanya ungu yaaa...  :happy0062:. Semoga jawaban dari rita bukan spt sbb : "karena Yesus belon mati, oda" atopun "yang namanya Allah, ya bisa bisa aja donk Dia melahir-barukan jiwa orang yg sudah mati, oda ... kamu mao protes ?" yaaa....  hehehe.... :char11:

Quote
Mereka menunggu penggenapan Kristus  , tidak ada sudah sedang AKAN selamat.
Lah... yang namanya menunggu itu kan artinya yang ditunggu itu BELON dateng, kan rit ?

Coba deh rita tolong perhatikan pertanyaan saya yang ijo diatas.
Saya sengaja gunakan kalimat AKAN dikuduskan ... karena sewaktu jiwa2 ini berada ditempat penantian menurut rita status mereka BELON kudus di pov Allah .... menurut rita status mereka itu masih bergelimang dosa, najis dan bejat di pov Allah. (apa pula lawan dari kosakata "kudus" selain kosakata "najis" and/or "bejat", kan ?).

Nah... sekarang menurut rita, jiwa2 yang di Abraham's Bosom itu memang AKAN dikuduskan oleh darah Yesus ? ataukah jiwa2 ini AKAN ada yang dikuduskan - ada juga yang tidak dikuduskan oleh darah Yesus ?

Simpel kok rit....
pabila rita berpendapat jiwa2 mereka BELON Kudus karena Yesus belon mati ---> dengan demikian artinya jiwa2 mereka AKAN Kudus ketika Yesus mati. Begimana itu ceritanya rita bilang : tidak ada [sudah-sedang-akan] diselamatkan/dikuduskan/dibangkitkan ?

bersambung
July 25, 2015, 06:28:23 PM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12936
    • fossil coral cantik
sambungan

Quote
Para Nabi tetap harus menunggu penggenapan Kristus, darah Persembahan Kristus
Ya... para Nabi tetap harus menunggu.
Menunggu apa ?
Menunggu UNTUK dikuduskan.

Dengan demikian, sikon mereka sewaktu menunggu di Abraham's Bosom itu begimana, rita ?
Mereka AKAN dikuduskan ? ataukah sebagian dari mereka akan ada yg dikuduskan ada juga ada yg tidak dikuduskan oleh darah Yesus ?

tentunya saya nggak sedang ngarepin jawaban dari rita spt sbb loh ya :
sikon mereka saat itu sedang menunggu untuk dikuduskan, tidak ada itu sudah-sedang-akan.

Karena yang saya tanyakan :
sikon mereka sewaktu menunggu di Abraham's Bosom itu .... menurut rita, mereka2 ini AKAN dikuduskan ato kagak ?

saya tidak sedang menanyakan begimana sikon mereka sewaktu di ABraham's Bosom.
Kalo saya tanya : rit, menurutmu sikon mereka begimana sewaktu di Abraham's Bosom ?
Adalah bisa rita menjawab : menurut saya mereka saat itu sedang menunggu di kuduskan, oda

Tapi saya nggak menanyakan begitu.
Yang saya tanya adalah : rit, menurutmu sewaktu menunggu di AB sikon mereka itu AKAN dikuduskan oleh darah Yesus ato kagak ?

Maka jawaban rita bisa sbb :
A. menurutku mereka TIDAK AKAN dikuduskan oleh darah Yesus, oda
B. menurutku YA... mereka AKAN dikuduskan oleh darah Yesus
C. menurutku sebagian dari mereka akan ada yang dikuduskan oleh darah Yesus, so nggak semuanya oda.

Quote
Mereka selamat juga pada saat mengalami kelahiran kembali secara rohani.
tidak ada ayat yang menyatakan bhw orang2 yang sudah mati itu jiwanya masih bisa mengalami [lahir kembali] rit. Oleh karena itu saya mohon penjelasan rita tersendiri mengenai hal ini.

Quote
Disini mereka telah bertemu dengan MESIAS yang ditunggu mereka berabad abad.
Iman percaya pada Tuhan Yesus menyelamatkan mereka.
rita, IMO pabila setiap kali apa apa selalu disangkutpautin secara historis ... setelah/sebelon Yesus mati-lah .... setelah/sebelon Taurat diberikan ke Musa lah ... maka alhasil adanya komedi puter, rit .... hehehe  :cheesy: :char11: :happy0025:

Salah satu contohnya : quote rita diatas saya bisa respond sbb :
Secara dari pengertian rita, kalimat bold hanya bisa tercakup di lingkungan orang2 yg mengetahui nubuat akan kedatangan Mesias. Dengan demikian, Iman percaya pada Firman Allah NIHIL sejak jaman AdamHawa s/d sebelon diketahuinya nubuat2 Mesias yad. Makanya saya bikin thread yg satu lagi mengenai "the Word"  :char11:

:)
salam.
July 26, 2015, 12:14:16 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9262
Quote
sambungan
 Ya... "sementara" ---> namun di pengertian saya adalah : ini tidak sertamerta artinya para Nabi PL yg sedang berada di tempat "sementara" tsb didalam dunia posibilitas selamat/tidak selamat. Dengan kata lain : di tempat "sementara" tsb - para Nabi PASTI selamat.

Para Nabi bersama orang orang pilihan menanti ditempat penantian sebelum penggenapan Kristus .

Ingat bahwa Allah telah memilih didalam kekekalan, sehingga Kepastian keselamatan mereka tidak akan menggagalkan rencana Allah.

Quote
ini jadi menimbulkan pertanyaan sbb :
apakah dengan membedakannya rita antara "tempat sementara" VS "kerajaan Surga", rita berpendapat bhw di "tempat sementara" tsb para Nabi masih didalam dunia posibilitas selamat/tidak_selamat ?

* Keselamatan orang orang pilihan adalah PASTI.
* tempat sementara Firdaus Luk 23 :

23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

2 Timotius 4:18   
Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

Wahyu 3
3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru

Quote
Ya... bukan fisik, sedangkan kematian Yesus adalah secara fisik. Dengan demikian, sejak dari AdamHawa s/d pra-Yesus mati - dunia posibilitas sso itu mengalami [lahir baru] ---VS--- tidak mengalami [lahir baru] eksis kan rit ?

Setelah kebangkitan Kristus orang orang pilihan sejak Adam sampai kebangkitan mengalami kelahiran kembali.
Quote

(13) For if sprinkling of unholy and defiled persons with blood of goats and bulls and with the ashes of a burnt heifer is sufficient for the purification of the body (14) How much more surely shall the blood of Christ, Who by virtue of  eternal Spirit has offered Himself as an unblemished sacrifice to God, purify our consciences from dead works and lifeless observances to serve the [ever] living God?

IMO,
1. pada kosakata "the body" dari kalimat merah ---> ini tidak didalam pengertian lahiriah.
Dengan kata lain, diketika Allah PL memerintahkan korban darah ---> ini tidak Allah maksudkan secara didalam pengertian lahiriah, melainkan didalam pengertian secara rohaniah yang "aplikasi"nya diwujudkan secara lahiriah.

Hukum Taurat mempersembahan pengorban untuk dosa fisik manusia bukan secara rohani seperti persembahan Kritus Yesus.

orang orang di PL , wajib :
Ibrani  5
5:1 Sebab setiap imam besar, yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa.


Ibrani  8
8:3 Sebab setiap Imam Besar ditetapkan untuk mempersembahkan korban dan persembahan dan karena itu Yesus perlu mempunyai sesuatu untuk dipersembahkan.


Ibrani  8
8:4 Sekiranya Ia di bumi ini, Ia sama sekali tidak akan menjadi imam, karena di sini telah ada orang-orang yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat.


Ibrani  9
9:9 Itu adalah kiasan masa sekarang. Sesuai dengan itu dipersembahkan korban dan persembahan yang tidak dapat menyempurnakan mereka yang mempersembahkannya menurut hati nurani mereka,


Ibrani  9
9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Korban persembahan binatang tidak dapat menyucikan secara rohaniah, hanya secara fisik.


Ibrani  10
10:8 Di atas Ia berkata: "Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya" -- meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat --.


Ibrani  10
10:10 Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

Ibrani  9
9:22 Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.

July 26, 2015, 12:42:52 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9262
Quote
2. Israel (secara bangsa) tidak mengetahui hal ungu and/or ignorant.
Dengan kata lain, mereka (secara bangsa) anggap bhw dengan melalui aksi "korban darah" semua jadi beres, diri mereka kembali suci/bersih. Mereka "meng-aplikasikan"nya hanya secara lahiriah, tanpa adanya yang secara rohaniah.

Bangsa Israel mengetahui dengan jelas, akan nubuat kedatangan Mesias yang akan menyelamatkan mereka.

Mereka  juga sadar akan persembahan untuk pengampunan dosa mereka setiap tahun.

Hanya mereka belum ada bayangan seperti apa menerima anugerah Allah.

Sama seperti kita yang baru mengalami lahir kembali, juga masih bingung dengan proses kelahiran kembali.

Baru setelah lama saya belajar Firman Tuhan, kita baru mulai mengerti akan makna kelahiran kembali.
Quote

3. So, ayat 13 pada kosakata "the body" tsb tidak sedang didalam pengertian lahiriah.
Kekonsistenan-nya ada di ayat 14, pembicara berkata "how much more" dimana di ayat sebelonnya ayat 13 si pembicara berkata "sufficient".

Quote
4. Kesimpulan : amplifikasi.
Dulu "cukup" - sekarang "lebih".

5. Kesimpulannya BUKAN :
dulu "nihil" - sekarang "eksis"

Terus terang saya masih belon bisa nangkep/ngerti kenapa sepertinya di pov rita :
"korban darah binatang" = nihil
"korban darah Yesus" = eksis
(?)

Tolong baca Ibrani , kamu akan mendapat pengertian yang jelas.

darah binatang tidak dapat menyucikan dosa dosa manusia.

Hanya Darah Kristus, Anak Allah yang inkarnasi menjadi manusia , dalam Yesus, yang dapat menyucikan dosa manusia sekali untuk selamanya.

Ibr 13
13:20 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,

Ibrani  9
9:15 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan,
sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Ini ayat yang tepat untuk menjawab pertanyaan kamu, tentang bagaimana orang orang PL, perjanjian yang pertama.

Quote
Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. Ya... Yesus bukan orang lain telah mendapat kelepasan kekal (full, A s/d Z) karena Dia membawa darah-Nya sendiri - dengan demikian Dia tidak lagi mesti berulang-ulang mempersembahkan korban darah binatang. Lagipula, (imo) darah membersihkan dosa adalah perihal simbolis.
 Tetap menunggu PENGGENAPAN KRISTUS DIKAYU SALIB oke... terserah mao di mana jiwa mereka, mao di tanggerang kek - di bekasi kek  :char11: ... jawaban rita adalah : bold.

Alkitab menulis contoh, ada yang tidur, Firdaus dll
Quote

So, jiwa Rasul yg mati ini (dimana setelah setahun hidup bersama Yesus dimana Yesus keep them save and watch over them dan Yudas juga belon went astray) menunggu apa kalo menurut rita ?

Menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

2 Petrus 1:16   
Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.

Setelah itu baru terjadi seperti dibawah ini.

Wah 20
20:11 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.

20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

20:13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.


Quote
Apa yang terjadi pada jiwa tsb sebelum dan setelah Yesus mati ? Masih didalam dunia posibilitas mungkin masuk sorga - mungkin juga masuk neraka kah kalo menurut rita ?

Jawabannya diatas ayat ayat Wahyu 20
July 26, 2015, 01:20:44 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9262
Quote
pertama :
kosakata "mereka" itu tidak termasuk kelompok yang diajak bicara oleh si pembicara/penulis

Mereka adalah semua orang berdosa di bangsa Israel dan bangsa bangsa lain.

Quote
kedua :
kalimat merah pada ayat diatas tidak ada menyertakan kosakata "darah".

Disini ditulis dengan jelas :

Roma 3:25
Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

Efesus 2:13   
Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.

Kolose 1:20   
dan oleh Dialah Ia
memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

Ibrani 9:14   
betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

1 Petrus 1:2   
yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

1 Petrus 1:19   
melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Ayat ayat saling melengkapi dan saling menunjang.
July 26, 2015, 01:38:11 PM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9262
Quote
ketiga :
blok ayat diatas tidak sedang ngomongin perihal [lahir baru] ... dengan demikian "pikiran terselubung" tidak sertamerta artinya pasti in absolute sense "memang begitu adanya" adalah suatu bukti bhw ybs tidak/belon mengalami [lahir baru]. Dengan kata lain, ayat diatas tidak bisa dijadikan suatu rujukan bukti bhw "pikiran terselubung" adalah suatu bukti mutlak bhw ybs tidak/belon [lahir baru] karena ayat itu sendiri memang nggak lagi ngomongin tentang [lahir baru].

Itu namanya total depravity, menunjukkan orang yang belum mengalami lahir kembali dan keadaan itu menunjukkan keadaan berdosa manusia .

Setiap ada keadaan yang menunjukkan keberdosaan dan ketidak mampuan manusia, itu menunjukkan orang berdosa yang belum lahir kembali.

Alkitab tidak perlu mengatakan , ini belum lahir baru, tetapi dengan menunjukkan TANDA TANDA LAHIR KEMBALI, dan keadaan berdosa manusia, maka pembaca menyadari bahwa orang itu belum lahir kembali.

Quote
IMO, event ini tidak bisa dirujuk bhw itu adalah pasti in absolute sense "memang begitu adanya" murid2 tidak [sudah-sedang-akan] diselamatkan Yesus ketika mereka bersamaNya.

Murid murid berada dalam keadaan yang already dan not yet.

Mereka mulai masuk kedalam kerajaan Allah, tapi belum sempurna, karena penggenapan Kristus belum terjadi.
Quote
Itu dah. IMO, yang rita bicarakan adalah didalam maksud "completeness" ---> "dewasa" (full, A s/d Z) ---> BUKAN tentang orang yang sedang baru mengalami [lahir baru]. Sedangkan yang saya maksudkan adalah yang [sudah-sedang-akan], rita.

Bukan DEWASA yang saya maksud, tetapi ANUGERAH TELAH LENGKAP, , jadi bukan sudah - sedang akan.

Karena kedagingan kita yang telah tercemar dosa, itu baru already dan not yet sempurna.

Sudah terima keselamatan , SUDAH, tetapi BELUM SEMPURNA , karena kedagingan kita masih yang tercemar dosa, BELUM DIRUBAH, TUBUH DUNIAWI.

Quote
IMO, [sudah-sedang-akan] adalah metode jitu, karena dengan demikian kita tidak akan berangkat dari perihal yang negatif - melainkan perihal yang positif.
Quote
Dilain sisi,
IMO pabila kita pake pedoman yg "full", maka berangkatnya pasti ke perihal yang negatif ---> yakni : sso yg masih "terselubung" adalah bukti absolut bhw ybs samasekali tidak/belon diselamatkan atopun tidak/belon [lahir baru].
Lahir kembali adalah proses yang dikerjakan Alalh ROH KUDUS secara tuntas, TIDAK SUDAH , SEDANG , AKAN DATANG.

Yang belum sempurna adalah tubuh duniawi kita, tetapi secara rohani, status kita telah KUDUS.

Ingatlah bahwa LAHIR KEMBALI ADLAAH SECARA ROHANI.
Quote

Berangkat dari sini menuntun ke pertanyaan sbb ke seseorang yg Kristen :
"hai teman, apakah ada terkait ayat di Alkitab yang kamu tidak/belon mengerti ?"
diketika yg ditanya menjawab : "ya... saya masih gak ngerti mengenai ayat bla3x nih"
maka : "oh... itu artinya kamu samasekali belon diselamatkan, kamu belon lahir baru .... ini terbukti bhw pikiranmu masih terselubung sehingga tidak mengerti ayat bla3x tsb"

Itu adalah pertanyaan orang yang belum mengenal Alkitab.

Orang yang mengenal Alkitab, tentu tidak akan menghakimi sedemikian rupa.

Karena pencerahan pikiran orang percaya tentang Firman Tuhan, Wahyu Allah adalah PROGRESIF, TAHAP DEMI TAHAP.

Sampai matipun TIDAK ADA SATUPUN MANUSIA SANGGUP MENGERTI SELURUH ALKITAB.

Pencerahan atau iluminasi Allah ROH KUDUS menurut kerelaan kehendakNya.

itu makanya ada ayat yang mengatakan, kepada yang diberi sedikit, dan yang diberi banyak, masing masing tuntutannya berbeda beda.
July 27, 2015, 04:03:30 AM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12936
    • fossil coral cantik
Para Nabi bersama orang orang pilihan menanti ditempat penantian sebelum penggenapan Kristus .
ya... menanti UNTUK sempurna diselamatkan, kan rit yah ?


Quote
tempat sementara Firdaus Luk 23 :

23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
So, Firdaus = Abraham's Bosom ya ?


Quote
2 Timotius 4:18   
Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia AKAN menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.
Nah... taroh kata ada dua orang mengucap kalimat yang sama spt diatas, namun keduanya ini hidup di masa yang berbeda, yakni mr.X di masa sebelum Yesus mati - mr.Y dimasa setelah Yesus mati.

Pertanyaan diketika ---saat itu--- kalimat tsb dikeluarkan oleh si pengucap, yang mana yang dijadikan patokan bukti kepastian terkait perihal [lahir baru] yg selanjutnya [diselamatkan] ?

A1. karena Yesus belon mati, mr.X tidak didalam kemungkinan [lahir baru] otomatis semasa hidupnya dirinya tidak pernah diselamatkan dan ini ABSOLUT. Kalimat mr.X spt di ayat atas ngawur. Tuhan tidak akan menyelamatkan mr.X semasa hidupnya karena Yesus belon mati. Dengan kata lain : Tuhan samasekali tidak pernah menyelamatkan mr.X semasa hidupnya karena Yesus belon mati.

dimana dilain sisi,
A2. mr. Y secara ABSOLUT pasti sudah [lahir baru] dimana otomatis mr. Y SUDAH selamat COMPLETELY, tidak ada itu [sudah-sedang-akan] karena Yesus sudah mati.

Pabila rita memilih A,
mohon perhatikan kalimat ayat diatas yg keluar dari mulut si mr.Y ...
mr.Y menggunakan kosakata AKAN.
Konsekwensi rita menyatakan tidak ada itu [sudah-sedang-akan] diselamatkan :
Dengan menggunakannya kosakata "akan" ---> ini artinya mr. Y belon [lahir baru] karena mr.Y masih menganggap dirinya BELON diselamatkan dimana menurut rita segera setelah Yesus mati mr.Y SUDAH diselamatkan secara tuntas sekaligus.


ataukah :

B1. segala perihal2 eksternal terkait kehidupan mr.X (percaya Firman Allah, beriman, taat, bertobat, dlsb) tidak menjadikan itu artinya mr.X  sudah [lahir baru] apalagi selamat, karena Yesus belon mati.


B2. DOING (hal2 eksternal) seperti tunggang langgang - tidak tunggang langgang, pikiran terselubung - pikiran terbuka, berani - takut ADALAH bukti bhw sso itu sudah/belon mengalami [lahir baru] dimana selanjutnya otomatis sudah/belon selamat. So, ucapan mr.Y menunjukan bhw mr.Y itu sudah [lahir baru] dan SUDAH selamat. Tidak ada itu [sudah-sedang-akan] diselamatkan karena Yesus sudah mati.


Pabila rita memilih B,
mohon perhatikan kalimat ayat diatas yg keluar dari mulut si mr.Y ...
mr.Y menggunakan kosakata AKAN.
Konsekwensi rita menyatakan tidak ada itu [sudah-sedang-akan] diselamatkan :
Dengan menggunakannya kosakata "akan" ---> ini artinya mr. Y BELON [lahir baru] karena mr.Y masih menganggap dirinya BELON selamat/diselamatkan dimana menurut rita segera setelah Yesus mati mr.Y SUDAH diselamatkan secara tuntas sekaligus.


So, saya mohon jawaban rita atas pertanyaan saya berikut ini agar saya menjadi jelas :
seperti yang mana yang menurut rita mengenai perihal [lahir baru] sebelon VS sesudah Yesus mati ? Apakah yang A ? ataukah yang seperti B ?

bersambung.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)