Author Topic: "pada asumsi" VS "begitulah adanya" ?  (Read 2288 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 27, 2015, 04:03:48 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
sambungan

Quote
Wahyu 3
3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku,
Mohon rita jelaskan ke saya secara detail atas pertanyaan saya sbb agar saya mengerti :
Pada kalimat "barangsiapa menang" itu ada didalam sikon orang ybs itu begimana ? misal :
A. segera setelah ybs [lahir baru] ---> ybs menang
atau mungkin
B. karena dipilih ya otomatis ybs dibikin menang. Dengan demikian kalimat "barangsiapa menang" oleh si pengucap, ini dia bermaksud menyatakan : barang siapa yang saya pilih ya sudah pasti itu dia yang menang.
C. (masukan dari rita kalo bukan A atopun yg B)

acuan ayat-1
Quote
yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru

acuan ayat-2
Quote
2 Timotius 4:18   
Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

Mohon rita jelaskan apa perbedaan secara dari pov si pengucap mengenai Kerajaan yang DI sorga - dengan Yerusalem Baru yang turun dari sorga ?

Quote
Setelah kebangkitan Kristus orang orang pilihan sejak Adam sampai kebangkitan mengalami kelahiran kembali.
Sepanjang yang saya ketahui dari ayat, referensi-nya menyatakan bhw event [lahir kembali] itu terjadi semasa ybs bernafas di bumi.

Bisa rita tolong jelaskan latar-belakang apa sehingga rita berpendapat bhw jiwa orang yang sudah mati mengalami [lahir kembali] diketika Yesus mati ?

Quote
Hukum Taurat mempersembahan pengorban untuk dosa fisik manusia bukan secara rohani seperti persembahan Kritus Yesus.
Absolut-kah itu ?
Bukankah ayat sendiri bilang : Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya ?

Dimana lalu kalimat selanjutnya ayat menyatakan :
Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah

Tidakkah itu menunjukan bhw korban sembelihan adalah tanda/simbol ungkapan seperti yang saya sudah tulis sebelonnya ?

Apa yang jadi "bukan secara rohani" yah rit ? sementara justru yang Allah tidak pandang hina adalah perihal internal yg manusia lain tidak bisa ketahui yakni [jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk] ?

Quote
Korban persembahan binatang tidak dapat menyucikan secara rohaniah, hanya secara fisik
IMO, tidak ada itu fisik disucikan, rita.
Korban2 persembahan hanyalah simbol ... sesuai aturan2 manusia yg sedang berlaku saat itu.

ayat sendiri bilang kok :
karena semuanya itu, di samping makanan minuman dan pelbagai macam pembasuhan, hanyalah peraturan-peraturan untuk hidup insani, yang hanya berlaku sampai tibanya waktu pembaharuan.

sekali lagi, persembahan korban sembelihan hanyalah aturan2 saat itu ---> BUKAN didalam pengertian bhw itu fungsinya menyucikan fisik/jasmani. Bukankah demikian spt ayat diatas katakan, rit ?  :wink:


Quote
Ibrani  9
9:22 Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.
merah itu adalah tradisi / tata-cara kan rit ? Dan (imo) bukan begitu yang Allah maksudkan bhw "kalo elu nggak sembelih korban, gue gak akan ampuni elu". Melainkan si pembuat tata-caralah yang bilang : "eh... Allah bilang ke gue bhw kalo elu orang nggak sembelih korban, Allah gak akan ampunin elu loh"  :char11:


bersambung
July 27, 2015, 04:04:08 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
bersambung

Bangsa Israel mengetahui dengan jelas, akan nubuat kedatangan Mesias yang akan menyelamatkan mereka.
maksud saya disini nggak lagi ngomongin mengenai pengetahuan soal nubuat Mesias rita.

Point-2 saya itu terkoneksi dengan point-1.
Yang saya bilang Israel (secara bangsa) tidak mengerti  itu maksud saya adalah : Israel tidak mengerti / tidak tau (atopun mungkin ignorant) bhw BUKAN perihal menjalankan aturan2 spt korban sembelihan lah yang diliatNYA --- BUKAN perihal2 eksternal, melainkan perihal internal-nya lah yang diliatNya.

Quote
Mereka  juga sadar akan persembahan untuk pengampunan dosa mereka setiap tahun.
Ya.... secara bangsa mereka sadar bold... tapi mereka gak sadar / gak tau / gak mengerti / ignorant bhw ungu, kan rit ?

Bukankah sudah keliatan dimana ayat menyatakan bhw Allah sendiri tidak berkenan akan korban2 persembahan mereka ?

Quote
Sama seperti kita yang baru mengalami lahir kembali, juga masih bingung dengan proses kelahiran kembali.
Lalu kenapa rita mengajukan teori bhw ketidak-mengertian / ketidak-tahuan para Rasul yg rita katakan pikiran terselubung semasa hidup bersama Yesus adalah sebagai bukti ABSOLUT bhw itu artinya mereka belon mengalami [lahir baru] ya ?

Dan kenapa juga rita menyampaikan kalimat bold ya ?
Dimana padahal kalimat bold itulah yang sejak awal saya maksudkan bhw ADA PROSES [sudah-sedang-akan] diselamatkan ... ada masa ketika dimana sso itu BARU mengalami [lahir baru], ada masa "jatuh bangun" : bingung, masih bisa ada rasa takut, masih mungkin2 saja menyangkal, tunggang langgang, tidak mengerti mengenai ayat (terselubung) ---> dan rita menyangkalnya dengan menyatakan : "tidak ada itu jatuh-bangun, takut, terselubung, dlsb. Yang ada pada orang [lahir baru] adalah mereka langsung berubah menjadi berani, pikiran terbuka tidak terselubung lagi"

Quote
Benar sekali , hanya mereka tidak mengetahuinya, mereka sadar pada saat mereka dilahirkan kembali, dan seluruh pelayanan mereka berubah menjadi berani dan dengan pikiran yang terbuka.

Perhatikan sewaktu Tuhan Yesus mengajar, mereka banyak yang sulit mengerti.

sebelum mereka dilahirkan kembali dengan sebelum nya, perbedaan sangat jauh berbeda.

Sebelumnya mereka ditulis ,
* masih sibuk mencari siapa yang lebih besar.
* berebut untuk mendamping kiri kanan Tuhan dll.


Sedangkan setelah mereka lahir baru, Alkitab sudah tidak menulis kekurangan mereka lagi.
* malah makin berani mereka berita kan Injil, walau dalam keadaan bahaya, dimana sebelumnya mereka pontang panting lari ketakutan.

* Petrus malah minta disalib terbalik, yang artinya lebih sengsara dll.

bersambung
July 27, 2015, 04:05:57 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
sambungan

 Coba deh rita perhatikan tulisan rita sendiri ... disitu rita menggunakan perihal2 eksternal tsb secara bukti absolut antara yang belon [lahir baru] ---VS--- yang sudah [lahir baru].

Dan respond dari saya adalah ketidak-sependapatan saya atas tulisan rita.
Saya tidak sependapat kalo DOING itu dijadikan bukti mutlak absolut bhw begitulah tandanya pada orang yang sudah [lahir baru] ---VS--- belon [lahir baru].

Mengapa saya tidak sependapat ?
Karena saya "melibatkan" pengertian pada titik masa dimana ybs itu BARU mengalami [lahir baru]. Dengan demikian ybs ini "on the way" menuju kesempurnaan di segala aspek.

Dan lagi2 rita tidak sependapat dengan saya ...
Quote
Status kita tidak on the way , tapi TUNTAS KUDUS.


Tapi kok sekarang rita malah bilang :
Quote
Sama seperti kita yang BARU mengalami lahir kembali, juga masih bingung dengan proses kelahiran kembali.
yah ?

Sementara rita sebelonnya mengajukan teori bhw orang yg sudah [lahir baru] pikirannya sudah tidak terselubung lagi (pikiran terbuka, lihat kalimat biru rita diatas) ... otomatis ya nggak [masih bingung] kan rit ?

Dan sekali lagi, saya sudah wanti2 dalam menjabarkan pengertian saya dimana saya sengaja melibatkan pengertian pada titik masa dimana ybs itu BARU mengalami [lahir baru] di post sebelonnya spt sbb loh ...  :char11:

Quote
Itu dah. IMO, yang rita bicarakan adalah didalam maksud "completeness" ---> "dewasa" (full, A s/d Z) ---> BUKAN tentang orang yang sedang baru mengalami [lahir baru]. Sedangkan yang saya maksudkan adalah yang [sudah-sedang-akan], rita.

rita menjawab :
Quote
Bukan DEWASA yang saya maksud, tetapi ANUGERAH TELAH LENGKAP
Lah... saya nggak lagi ngomongin mengenai bold koook .... hehehe  :char11:

Quote
jadi bukan sudah - sedang akan
justru yang saya lagi omongin itu yang [sudah-sedang-akan]... BUKAN mengenai bold. Pada orang yg BARU mengalami [lahir baru] ybs ini didalam sikon [sudah-sedang-akan] menuju kesempurnaan disegala aspek. Dengan demikian, hal hal seperti merah yg rita jadikan patokan sbg bukti orang yg belon [lahir baru] di pandangan saya TIDAK bisa dijadikan acuan bukti bhw itulah (merah) tanda orang yang belon [lahir baru].

Quote
Setiap ada keadaan yang menunjukkan keberdosaan dan ketidak mampuan manusia, itu menunjukkan orang berdosa yang belum lahir kembali.
Nah ... kembali lagi berkontradiksi dengan kalimat rita sendiri.

kalimat "MASIH BINGUNG" ---> ini sudah menunjukan ketidak mampuan manusia rit.
Sebelonnya rita bilang :
Quote
Sama seperti kita yang baru mengalami lahir kembali, juga masih bingung



Quote
Ingatlah bahwa LAHIR KEMBALI ADLAAH SECARA ROHANI.
sekali lagi, lalu kenapa rita menggunakan acuan secara jasmani sebagai bukti orang sudah/belon [lahir kembali] ya ?

Quote
Alkitab tidak perlu mengatakan , ini belum lahir baru, tetapi dengan menunjukkan TANDA TANDA LAHIR KEMBALI, dan keadaan berdosa manusia, maka pembaca menyadari bahwa orang itu belum lahir kembali.
Dengan begitu, kalimat rita :
Quote
Sama seperti kita yang baru mengalami lahir kembali, juga masih bingung dengan proses kelahiran kembali.
bukankah rita seharusnya menyadari utk menulisnya spt sbb ?
[Sama seperti kita yang baru   BELUM mengalami lahir kembali, juga masih bingung dengan proses kelahiran kembali]

dimana ini konsisten dgn kalimat yg sebelonnya rita tulis :
Quote
mereka sadar pada saat mereka dilahirkan kembali, dan seluruh pelayanan mereka berubah menjadi berani dan dengan pikiran yang terbuka


bersambung
July 27, 2015, 04:07:28 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
sambungan

Quote
darah binatang tidak dapat menyucikan dosa dosa manusia.
Ya.... dan darah binatang juga tidak dapat menyucikan fisik/jasmani manusia ...  sabun iya ... hehehe... intermezo dikit...  :char11:

Quote
Hanya Darah Kristus, Anak Allah yang inkarnasi menjadi manusia , dalam Yesus, yang dapat menyucikan dosa manusia sekali untuk selamanya.
IMO, penulis nggak bilang begitu rit. Penulis menggunakan perbandingan secara "sufficient" ---VS--- "how much more" ---> amplifikasi. Ilustrasi kalimat mengenai hal ini adalah : "satu aja cukup apalagi sepuluh".

Quote
Ibrani  9
9:15 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan,
sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Ini ayat yang tepat untuk menjawab pertanyaan kamu, tentang bagaimana orang orang PL, perjanjian yang pertama.
Ya... dan pelanggaran2 tsb BUKAN didalam perihal [korban sembelihan] yang menurut rita HANYA utk menyucikan secara fisik.

Dengan kata lain, melakukannya mereka korban sembelihan ini BUKAN karena di pov Allah itu hal yang nihil dimana menurut rita karena korban sembelihan itu fungsinya cuma menyucikan secara fisik tidak secara rohani. BUKAN ITU.

Pelanggaran mereka adalah karena mereka melakukan korban sembelihan dengan hati yang tidak benar di pov Allah. Sekali lagi, pelanggaran itu BUKAN karena [korban sembelihan] itu fungsinya yg menurut rita cuma menyucikan secara fisik --- melainkan karena ungu.

So, melakukan korban sembelihan dengan hati yang benar di pov Allah is sufficient ... how much more persembahan darah Yesus yang tentunya JUGA dengan hati yang benar.

Quote
Menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.
Nah... dengan demikian, 12 Rasul itu sewaktu hidup bersama Yesus dibumi selama 1 tahun = [sudah-sedang-akan] diselamatkan oleh Yesus, kan rit ? Taroh kata ada orang lain yang saat itu bukan pengikut/murid Yesus dan juga mati setelah kurun waktu 1 tahun Yesus mengajar ... adakah jiwa ybs ini menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali ? Nggak kaaan  :happy0062:

Terus ada Yohanes Pembaptis yang mati duluan drpd Yesus.
Ada dimana jiwa dia ?
Di suatu tempat dimana YP in torment kah ?
Di Firdaus kah ?
Di Abraham's Bosom kah ?
Di tempat penantian kah ?

bersambung
July 27, 2015, 04:07:44 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
sambungan

Quote
Apa yang terjadi pada jiwa tsb sebelum dan setelah Yesus mati ? Masih didalam dunia posibilitas mungkin masuk sorga - mungkin juga masuk neraka kah kalo menurut rita ?
Quote
Jawabannya diatas ayat ayat Wahyu 20
Oke... dari ayat Wahyu 20 tsb mengisahkan ada jiwa2 yang dilempar ke neraka. So... jawaban rita atas pertanyaan saya tsb : para jiwa yg di Firdaus/Abraham's Bosom/Tempat penantian itu ada yang dilempar ke neraka. Begitu bukan ? Please CMIIW.

Quote
Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus
ya... amplifikasi. Dulu jauh sekarang dekat .... BUKAN dulu tidak ada - sekarang ada.

Quote
betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat
lagi, amplifikasi. Dulu cukup sekarang lebih.... BUKAN dulu tidak ada sekarang ada.


Quote
Ayat ayat saling melengkapi dan saling menunjang.
Ya... dengan demikian, yang hanya kosakata "Kristus" kita bisa selipin kosakata "darah" menjadi "darah Kristus" ---- dilain sisi, pabila kalimatnya "darah Kristus" kita bisa ilangin itu kosakata "darah" menjadi "Kristus".  :happy0062:

anyway, (imo) penggunaan kalimat yang berdarah-darah itu adalah simbol / gaya bahasa, rit. Makna yang sebenernya adalah pengorbanan/kerelaan Yesus itulah yg sebagai fokusnya BUKAN tentang darah muncrat sana sini.

Quote
Mereka mulai masuk kedalam kerajaan Allah, tapi belum sempurna, karena penggenapan Kristus belum terjadi

Sudah terima keselamatan , SUDAH, tetapi BELUM SEMPURNA , karena kedagingan kita masih yang tercemar dosa, BELUM DIRUBAH, TUBUH DUNIAWI.
Lah ya itu daaahh... ini dah yang saya maksudkan dari sejak awal, rita  :happy0062:
Sudah masuk kedalam kerajaan Allah tapi belon sempurna ya = [sudah-sedang-akan].

Mengapa kok rita menyangkal pendapat saya bhw 12 Rasul sewaktu sudah 1 tahun bersama Yesus itu [sudah-sedang-akan] diselamatkan ? Sementara padahal rita sendiri barusan menulis secara bold di quote atas ?

Quote
Orang yang mengenal Alkitab, tentu tidak akan menghakimi sedemikian rupa.
makanya sudah saya katakan sejak awal rit, perihal eksternal yang diketahui tidak bisa dijadikan sbg acuan bukti bhw sso itu sudah/belon [lahir baru].

Dengan kata lain, orang yang mengenal Alkitab tidak akan menyatakan para Rasul begana-begono ---> ini = mereka belon [lahir baru]. Para Rasul begini-begunu ---> ini = mereka sudah [lahir baru].

Lahir baru adalah peristiwa rohani, tidak bisa di define dengan acuan pada perihal2 yang eskternal/duniawi/jasmani/historis kan yah rit ?

:)
salam.
July 28, 2015, 08:17:42 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1256
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Keselamatan adalah ANUGERAH
sudah ditentukan dari awal semua manusia termasuk YI diselamatkan, jika patuh kepada Tuhan
sejak dari awal ditentukannya sendiri oleh hawa nafsu, watak, perbuatan YI itu sendiri menolak ANUGERAH
« Last Edit: July 28, 2015, 08:21:13 PM by cNc »
July 29, 2015, 12:35:17 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9262
Quote
ya... menanti UNTUK sempurna diselamatkan, kan rit yah ?
SEMPURNA , yang bagaimana ?

Pekerjaan Tuhan sudah SEMPURNA.

Kita manusia yang terikat waktu dan tempat yang belum sempurna , selama mengenakan tubuh kedagingan ini.

Sempurna nanti di surga.
Quote

 So, Firdaus = Abraham's Bosom ya ?

Bukan, Firdaus adalah taman Firdaus yang dulu ditinggal Adam dan Hawa.
Quote

 Nah... taroh kata ada dua orang mengucap kalimat yang sama spt diatas, namun keduanya ini hidup di masa yang berbeda, yakni mr.X di masa sebelum Yesus mati - mr.Y dimasa setelah Yesus mati.

Pertanyaan diketika ---saat itu--- kalimat tsb dikeluarkan oleh si pengucap, yang mana yang dijadikan patokan bukti kepastian terkait perihal [lahir baru] yg selanjutnya [diselamatkan] ?
Quote
A1. karena Yesus belon mati, mr.X tidak didalam kemungkinan [lahir baru] otomatis semasa hidupnya dirinya tidak pernah diselamatkan dan ini ABSOLUT. Kalimat mr.X spt di ayat atas ngawur. Tuhan tidak akan menyelamatkan mr.X semasa hidupnya karena Yesus belon mati. Dengan kata lain : Tuhan samasekali tidak pernah menyelamatkan mr.X semasa hidupnya karena Yesus belon mati.

Sorry Oda , bukan seperti itu cara Tuhan bekerja.

Ingatlah senantiasa, Allah kekal, tidak terikat waktu dan tempat, apa yang dirancangkan langsung TELAH SELESAI BAGI ALLAH.

Kalau didalam kekekalan Allah telah memilih suatu Umat PilihaNya, maka orang yang di PL sebelum penggenapan Kristus, yang telah dipilih, sudah pasti selamat.

Hanya dia tetap harus menjalankan perintah Tuhan dan mengalaminya yaitu LAHIR KEMBALI, untuk menyucikan dosanya menjadi KUDUS.

Pada saat penggenapan Kristus di atas kayu salib, jiwa dan rohnya mengalami itu.

Kelahiran kembali secara rohani .bukan fisik yang dibutuhkan.

Quote

dimana dilain sisi,
A2. mr. Y secara ABSOLUT pasti sudah [lahir baru] dimana otomatis mr. Y SUDAH selamat COMPLETELY, tidak ada itu [sudah-sedang-akan] karena Yesus sudah mati.

Saya sudah jelaskan diatas, DUA DUA NYA sudah tuntas setelah LAHIR KEMBALI.

Quote
Pabila rita memilih A,
mohon perhatikan kalimat ayat diatas yg keluar dari mulut si mr.Y ...
mr.Y menggunakan kosakata AKAN.
Konsekwensi rita menyatakan tidak ada itu [sudah-sedang-akan] diselamatkan :
Dengan menggunakannya kosakata "akan" ---> ini artinya mr. Y belon [lahir baru] karena mr.Y masih menganggap dirinya BELON diselamatkan dimana menurut rita segera setelah Yesus mati mr.Y SUDAH diselamatkan secara tuntas sekaligus.

Benar, karena manusia tidak kekal, terikat ruang dan waktu, sehingga setelah kelahiran kembali, mereka diselamatkan secara tuntas.

Quote
ataukah :

B1. segala perihal2 eksternal terkait kehidupan mr.X (percaya Firman Allah, beriman, taat, bertobat, dlsb) tidak menjadikan itu artinya mr.X  sudah [lahir baru] apalagi selamat, karena Yesus belon mati.

Iman percaya pada Kristus yang menyelamatkan manusia, dimana orang itu mengalami lahir kembali baru dapat iman percaya pada Kristus.

Pertanyaannya adalah mereka hanya percaya Mesias yang akan datang.

Sehingga mereka tidak mengalami seperti orang orang di PB.

Tapi karena mereka iman percaya pada MESIAS, maka mereka diselamatkan oleh iman mereka pada Kristus.

Ingat saya pernah berikan ayat , Kristus menebus orang orang pilihan di PL .
July 29, 2015, 12:49:26 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9262
Quote
B2. DOING (hal2 eksternal) seperti tunggang langgang - tidak tunggang langgang, pikiran terselubung - pikiran terbuka, berani - takut ADALAH bukti bhw sso itu sudah/belon mengalami [lahir baru] dimana selanjutnya otomatis sudah/belon selamat.
So, ucapan mr.Y menunjukan bhw mr.Y itu sudah [lahir baru] dan SUDAH selamat. Tidak ada itu [sudah-sedang-akan] diselamatkan karena Yesus sudah mati.

Pabila rita memilih B,
mohon perhatikan kalimat ayat diatas yg keluar dari mulut si mr.Y ...
mr.Y menggunakan kosakata AKAN.
Konsekwensi rita menyatakan tidak ada itu [sudah-sedang-akan] diselamatkan :
Dengan menggunakannya kosakata "akan" ---> ini artinya mr. Y BELON [lahir baru] karena mr.Y masih menganggap dirinya BELON selamat/diselamatkan dimana menurut rita segera setelah Yesus mati mr.Y SUDAH diselamatkan secara tuntas sekaligus.

Quote
So, saya mohon jawaban rita atas pertanyaan saya berikut ini agar saya menjadi jelas :
seperti yang mana yang menurut rita mengenai perihal [lahir baru] sebelon VS sesudah Yesus mati ? Apakah yang A ? ataukah yang seperti B ?

Baik A dan B dua duanya tidak dapat dijadikan patokan dengan baik.

Karena cara kerjanya tidak sedemikian rupa.

Saya telah jelaskan diatas, sebaiknya Oda pelan pelam analisanya lagi.

Sorry saya sedikit repot, nanti saya jawab lagi pertanyaan Oda ya.
July 29, 2015, 04:02:29 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
SEMPURNA , yang bagaimana ?

Pekerjaan Tuhan sudah SEMPURNA.
Nope. Maksud saya disini nggak lagi ngomongin yg saya coret, rit.

Terlepas apapun itu pandangan/pendapat pikiran orang bhw Pekerjaan Tuhan sudah sempurna ato belon, aplikasi yang ada didalam waktu adalah belon sempurna and/or belon selesai s/d final.

Quote
Kita manusia yang terikat waktu dan tempat yang belum sempurna , selama mengenakan tubuh kedagingan ini.
nah itu yg saya maksudkan rit  :happy0062:

so, pabila sikon manusia itu belon sempurna ---> ini bisa didalam pengertian yang artinya BUKAN belon menginjak sama sekali utk menuju ke sempurnaan secara A s/d Z.

Semisal tahapan sempurna itu A s/d Z, maka :
di titik A seseorang sempurna ... maju berikutnya ke titik B
di titik B ybs sempurna ... maju berikutnya ke titik C.
di titik C ybs sempurna ... maju berikutnya ke titik D.
dst s/d akhirnya di titik Z.

Quote
Sempurna nanti di surga.
so sempurnanya itu = jiwa tanpa tubuh ?
IMO, sempurna itu nanti setelah ybs bangkit dgn TK (tubuh kemuliaan).

Quote
Bukan, Firdaus adalah taman Firdaus yang dulu ditinggal Adam dan Hawa.
Mungkin rita ada referensi ayat bhw si penjahat di salib dan itu ke Firdaus yg dimana dulu itu disebut Eden ?
Dengan kata lain, apa ada ayat yg bisa menuntun ke pendapat bhw Firdaus itu adalah Eden tmpt AdamHawa tinggal ?

Begimana dengan Paulus yg caught up ke Third-Heaven ?


Quote
odading :
Quote
A1. karena Yesus belon mati, mr.X tidak didalam kemungkinan [lahir baru] otomatis semasa hidupnya dirinya tidak pernah diselamatkan dan ini ABSOLUT. Kalimat mr.X spt di ayat atas ngawur. Tuhan tidak akan menyelamatkan mr.X semasa hidupnya karena Yesus belon mati. Dengan kata lain : Tuhan samasekali tidak pernah menyelamatkan mr.X semasa hidupnya karena Yesus belon mati.

rita :
Sorry Oda , bukan seperti itu cara Tuhan bekerja.
Yap. Begitulah saya juga sependapat dgn rita. Oleh karena itu saya menyatakan bhw sekaliPUN Yesus belon mati, ada orang yang diselamatkan selagi dia hidup  :happy0062:

Quote
Ingatlah senantiasa, Allah kekal, tidak terikat waktu dan tempat, apa yang dirancangkan langsung TELAH SELESAI BAGI ALLAH.
Saya ingin mengajukan penawaran buat rita .... cieee....  :char11:

1. Kita tidak akan pernah bisa tau secara absolut BAGAIMANA itu [tidak terikat waktu dan tempat]
2. Kalimat "telah selesai" ---> ini tidak sertamerta artinya suatu definisi yg mutlak mengenai perihal [tidak terikat waktu dan tempat] .... KARENA kosakata "telah" itu sendiri telah menunjukan adanya keterkaitan dgn waktu.
3. satu2nya jalan agar kalimat "telah selesai" bisa diaplikasikan ---> maka ini harus kita tempatkan kedalam waktu secara pov diluar Allah. So, diketika Allah menciptakan langit dan bumi, sesaat sebelon Dia menciptakan, ada waktu (t) dimana segala rancangan/rencanaNya [telah selesai]
4. satu2nya jalan untuk mengertikan (walo tidak secara absolut) bagaimana itu [tidak terikat waktu] adalah dengan mengaplikasikan urutan logik.

Quote
Kalau didalam kekekalan Allah telah memilih suatu Umat PilihaNya, maka orang yang di PL sebelum penggenapan Kristus, yang telah dipilih, sudah pasti selamat.

Hanya dia tetap harus menjalankan perintah Tuhan dan mengalaminya yaitu LAHIR KEMBALI, untuk menyucikan dosanya menjadi KUDUS.

Pada saat penggenapan Kristus di atas kayu salib, jiwa dan rohnya mengalami itu.

Kelahiran kembali secara rohani .bukan fisik yang dibutuhkan.
maap rita, saya cerewet disini karena tidak ada ayat yg saya pernah temui (atopun mungkin krn saya tidak tau) yg bisa menuntun ke pendapat bhw event [lahir kembali] itu terjadi di dunia orang mati  :rolleye0014:

bersambung
« Last Edit: July 29, 2015, 04:06:34 PM by odading »
July 29, 2015, 04:03:03 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
    • fossil coral cantik
Quote
Benar, karena manusia tidak kekal, terikat ruang dan waktu, sehingga setelah kelahiran kembali, mereka diselamatkan secara tuntas.
supaya saya jelas, saya ulang ayatnya yah rit ...

2 Timotius 4:18   
Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia AKAN menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

dengan mengajukan pertanyaan sbb :
Diketika penulis menuliskan kalimat tsb (dimana dia mewakili dirinya dgn kata ganti orang "aku" pada tulisan tsb) --->saat itu, si penulis ini belon diselamatkan ? ataukah sudah diselamatkan ?

berangkat dari penjelasan rita, yang saya tangkep adalah sbb :
menurut rita, seseorang itu langsung tuntas keselamatannya diketika dia sudah diselamatkan ---> tidak ada itu [sudah-sedang-akan].

Konsekwensi dari penjelasan rita diatas, maka jawaban atas pertanyaan saya tsb adalah :
Si penulis BELON diselamatkan.
Mengapa ?
Karena si penulis sendiri menulis kalimat merah di ayat tsb.


dilain sisi,
berangkat dari pengertian odading :
seseorang yg sudah mengalami keselamatan sikon ybs itu adalah [sudah-sedang-akan].

Untuk menjawab pertanyaan saya sendiri, saya berangkat dgn pendapat bhw si penulis adalah OP Yesus ... maka diketika dia menulis ayat tsb state dia [sudah-sedang-akan] diselamatkan. Oleh karena itu tidak mengherankan dia menulis kalimat merah, karena kalimat merah tidak didalam pengertian artinya state si penulis BELON diselamatkan.


Quote
Tapi karena mereka iman percaya pada MESIAS, maka mereka diselamatkan oleh iman mereka pada Kristus.
namun pertanyaannya tetep, mereka2 yang mati sebelon Yesus mati itu dimana jiwa2 mereka ada di tempat penantian (Abraham's Bosom) :
X. event [lahir baru] telah mereka alami semasa hidup kah ? ataukah ...
Y. event [lahir baru] baru-lah mereka alami di dunia orang mati ?

Quote
Ingat saya pernah berikan ayat , Kristus menebus orang orang pilihan di PL .
Yang kisahnya mengenai Yesus turun ke dunia orang mati selama 3 hari itu yah rit ?

Quote
Baik A dan B dua duanya tidak dapat dijadikan patokan dengan baik.
Ya... saya sependapat. Oleh karena itu saya nggak sependapat ama rita diketika rita menyatakan bhw "tunggang langgangnya murid", "masih adanya murid yg tidak mengerti (terselubung)", "menyangkalnya Petrus", "berkhianatnya Yudas" ---> ini adalah bukti yg "memang begitulah adanya" bhw mereka2 ini sama sekali tidak pernah diselamatkan (belon mengalami [lahir baru]).

Juga saya tidak sependapat dimana dilain sisi "berubah menjadi berani", "mengerti (tidak terselubung)", "berani mati" ---> ini adalah bukti yg "memang begitulah adanya" bhw mereka2 ini sudah diselamatkan [lahir baru].

Mengapa saya nggak sependapat ?
pertama ya yg seperti rita tulis ungu diatas.
kedua, secara dari pov ybs ... sikon diselamatkan itu sendiri adalah [sudah-sedang-akan].
Selain itu (imo) dalam perihal "dunia gereja - jemaat" ---> [sudah-sedang-akan] diselamatkan adalah metode yang jitu karena konsisten dgn pedoman [sudah-sedang-akan].

IMO,
para Rasul saat itu selagi Yesus hidup ...sikon mereka2 ini lagi diselamatkan Tuhan...
Penjahat di salib, berdasarkan dialog antara si penjahat dgn Yesus ---> dia juga lagi diselamatkan Tuhan.

Saya masih lagi cari kepastian mengenai "merasuknya RK" ke diri seseorang di thread yang satu lagi.
Di thread tsb, "merasuknya RK" ada didalam asumsi bhw disitulah event [lahir baru] ---> dimana ini terjadi secara "satu paket" diketika sso bertobat/percaya.

Terus terang saya sendiri belon mempunyai kepastian apakah "merasuknya RK" itu
1. memang begitulah adanya yg Yesus maksudkan pada kalimatNYA [lahir kembali]
2. bisa terjadi sebelon orang menjadi Kristen ... bisa terjadi diketika sso menjadi Kristen ... bisa juga terjadi setelah orang menjadi Kristen

:)
salam.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)