Author Topic: pengertian "the Word" antara sebelum dan sesudah Yesus mati ?  (Read 2060 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 30, 2015, 12:47:06 AM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1568
  • Denominasi: Gak tau dah...
Quote
dari ayat 45, "enak" karena kita sbg pembaca dikasih tau event diketika RK mencurah ke orang2nya Kornelius. Sementara dari ilustrasi ijo saya, "nggak enak" karena tidak diketahui event ketika RK mencurah ke kelompok B ... tidak pula diketahui apakah sso yg di pov agama Kristen adalah beragama nonKristen yang e-eh ternyata di pov Allah ybs itu "Kristen"!  :char11: Hanya saja belon secara formally/legally seturut proses pembaptisan di gereja, dlsb.

Era jaman Kornelius, Petrus disitu berfungsi sbg pembawa berita Injil ... which in fact, Petrus hanya mengulang mengenai apa yang telah jadi "gosip" (baca : kisah) yg telah diketahui Kornelius sebelumnya (ayat 37).
Ada sedikit pertanyaan serius dari saya sebelum saya menanggapi bagian ini. Menurut Pak odading, enaknya dimana dan tidak enaknya dimana?

Saya sedikit berputar kembali mengenai masalah realita. Saya tetap berpendapat, bahwa ROH KUDUS pun akan memberikan realita akan kehadiran diri-Nya di dalam kehidupan seseorang jikalau hal tersebut dibutuhkan. Kita ketahui bahwa Petrus dan orang-orang bersunat yang menyertai dirinya melihat realita jika ROH KUDUS pun turun kepada Kornelius dan orang-orangnya (yang tentunya berasal dari golongan tidak bersunat).

Kisah Para Rasul 11:17
Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?


Realita itu sangatlah dibutuhkan, sehingga pekabaran Injil terhadap seluruh bangsa tidak terhambat. Dan realita yang disaksikan Petrus, diberitakan oleh Petrus ketika terjadi perselisihan, sehingga perselisihan pun mereda.



Tambahan:

Quote
Sekarang kalo kita aplikasikan ke jaman sekarang, bermacam media ada berfungsi sbg pembawa berita Injil. Dan (imo) adalah tetep didalam suatu kemungkinan (berangkat dari fakta kisah Kornelius) bisa aja ada orang2 yg nonKristen yg kebetulan membaca/mendengar/menonton dan lalu percaya berita dari media2 tsb yg dimana di pov Allah percaya-nya orang2 (isi hatinya) ini total/benar.

Begimana kalo menurut bla ?
SE - PEN - DA - PAT

Selesai ditambah



Quote
kecil kecil juga ah hurufnya : wkwkwkwkwk.....   :cheesy: :char11: :happy0025:
Quote
case-5 :
Apakah bla dan odading lagi sama sama bingung ?
hahahahaha....  :char11: ;D :cheesy:
(ati ati loh... orang yang masih bingung itu katanya belon mengalami [lahir baru] loh, bla)
Pak odading kan sering ngomong begini: "Saya kan bukan Kristen, jadi saya gak ada Roh Kudusnya."
Lama-lama saya malah curiga dan bertambah bingung, jangan-jangan Pak odading ini malahan sudah lahir baru dan ROH KUDUS sudah berada di dalam hidup Pak odading. Hanya saja mungkin Pak odading membutuhkan realita. Tapi katanya kan tidak baik menuduh orang lain sudah lahir baru atau belum.
« Last Edit: July 30, 2015, 08:05:43 AM by mrt_bla »
July 30, 2015, 02:22:53 AM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
Ye, si Pak odading curang ah. Wong pilihan nomor tiga sudah saya katakan belum siap kalau ditanya-tanya. Eh, malah nanya banyak sekali mengenai pilihan nomor 3.
hehehehe.... sorrriiiii ... ga nyadar, keburu "gatel" utk nanya bla ....  :ashamed0002: :char11: :happy0025:

Quote
OK, saya ulangi dari awal lagi ya. Pada bagian ini diskusi kita mengenai orang-orang percaya pra Tuhan Yesus mati. Persoalannya adalah apakah mereka sempat mengalami lahir baru. Saya ajukan tiga pilihan kepada Anda.
  • 1. Mereka sempat mengalami lahir baru dalam skop terbatas.
  • 2. Mereka tidak sempat mengalami lahir baru. Barulah sesudah Tuhan Yesus mati, mereka mengalami lahir baru di intermediate state.
  • 3. Mereka sama sekali tidak mengalami lahir baru. Tapi bukan berarti mereka tidak masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Pilihan yang sulit buat saya ....  :char11:
anyway, saya coba ya bla ....

yang nomor-1,
secara bla nge-define lebih jauh lagi secara bold - saya rasa mungkin2 saja.

yang nomor-2,
ini sulit utk saya terima, walopun saya akui saya sendiri tentunya ga bisa secara absolut pasti ... namun saya berpendapat bhw kalopun terjadi event [lahir baru] pada orang2 yang duluan mati drpd Yesus, maka saya cenderung memilih itu terjadinya semasa ybs bernafas di bumi ketimbang terjadinya di dunia orang mati. So, dgn kata lain, saya mending memilih point-1 : [lahir baru] dalam skop terbatas semasa bernafas di bumi  .... ketimbang point-2 : [lahir baru] di dunia orang mati (setelah dud, gag napas lagi di bumi).

yang nomor-3,
pilihan yang menarik ... dan ya... saya rasa mungkin2 saja.
So, di point-3 ini .... Caranya berbeda, tujuan intinya sama ---> yakni mencapai Z (kebangkitan dgn TK).
Tapiiiiii.... ada tapinya .... pabila saya memilih nomor-3, maka konsekwensi logik yang ada pada jawaban case-1 ... point-A tidak lagi bisa saya ajukan.

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

Quote
case-1
Kalimat ayat tsb dimaksudkan Yesus didalam pengertian :
a. berlaku secara absolut di segala jaman kah ?
b. berlaku HANYA setelah DiriNya mati kah ?
c. berlaku SEJAK Yesus mengucapkan saat itu kah ?
so.... pilihannya tinggal dua, B ? atokah C ?

Quote
Lalu landasan ayat yang saya gunakan:

Yohanes 3:3
Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."


Yohanes 7:37-39
37 Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.
Nah itu ... kalo saya berpendapat secara murni nonK, amplifikasi ... ato bisa juga ngikut model kalimatnya bla : dulu skop-nya terbatas - sekarang menjadi tidak terbatas. namun intinya tetep sama.

ibarat
dulu ada tersedia tampungan sederhana utk air dimana untuk orang2 disekitarnya "menikmatinya" secara cukup .... sekarang tampungan sederhana itu sudah jadi waduk dimana orang2 disekitarnya "menikmatinya" jadi secara tumpah ruah  :char11:

Dengan demikian, saya "muter balik" kembali ke pilihan nomor-1 yg masuk nominasi  :happy0062: ... dan yang jadi bikin saya hepi, opsi A pada case-1 itu ga jadi dicoret ... malah jadi dipilih sebagai jawaban.

bersambung
July 30, 2015, 02:23:16 AM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
sambungan

Quote
Tapi dari penggalan ayat di atas, dengan tegas Yohanes mengatakan bahwa ROH KUDUS belum datang. Sehingga dampaknya pilihan nomor satu dapat diabaikan. Sampai di sini Pak odading mungkin sependapat dengan saya.
bwahahaha ...  ;D baru aja tadi diatas saya tulis ungu, eh giliran pas nyampe baca kalimat bla di quote atas, malah bla mencoret nomor-1   :char11:

gimana donk nih bla ?
Ya adalah betul bhw RK belon datang karena Yesus belon mati berdasarkan ayat Yohanes diatas.
Namun secara ilustrasi waduk (imo) "merasuknya RK" itu adalah amplifikasinya dimana tidak sertamerta artinya tidak pernah ada orang semasa hidupnya mengalami [lahir baru]. ADA orang yang mengalami [lahir baru] sebelon Yesus mati .... cumaaaa... ya itu dah yg spt bla define lebih jauh, yakni didalam scope yg terbatas.

Quote
Tapi sampai di sini, saya sendiri bingung, manakah menurut saya benar. Baik pilihan nomor dua maupun nomor tiga mempunyai dasar teologisnya masing-masing.
Kalo menurut saya, opsi nomor dua itu sulit bla ... terlalu jauh (walopun sekalilagi saya nggak lagi bicara secara absolut) kalo sampe2 dipendapati event [lahir baru] terjadi juga di dunia orang mati.

Alesan saya ?
Karena apa apa yang ada di ayat yg sepanjang saya ketahui terkait [lahir baru] itu ya aplikasinya semasa orang ybs bernafas di bumi.

Quote
Jika dikembalikan kepada kasus penjahat, maka saya tetap bersikeras jika si penjahat tidak mengalami lahir baru sampai dia mati. Tapi apakah akhirnya di intermediate state dia mengalami  lahir baru, atau dia sama sekali tidak mengalami lahir baru, saya belum dapat menjawabnya.
utk mendukung pilihan nomor dua (imo) perlu dicari logika2 baru ... bukan ayat (secara sepanjang dari ayat yg saya ketahui ---sekali lagi--- saya berpendapat [lahir baru] itu terjadi ya semasa ybs bernafas di bumi) mengenai begimana itu ceritanya kok orang udah mati, jiwa-nya dirasuki/disemayami RK ? .

Kalo ogut, ketimbang jadi tambah puyeng mikirin orange - lah ya mending milih nomor-3 laaah... (dimana nomor-1 tetep nominasi saya  :happy0062:) .... hehehe ...  :char11:

Quote
Yang saya pegang, pada hari tersebut (hari Yesus mati), penjahat sudah bersama-sama Yesus di Firdaus.
nah... sekarang saya ubah ... sekarang saya "kabur" dulu dari perihal [lahir baru], dengan pertanyaan sbb : (case-3b)
KAPANkah si penjahat di salib diselamatkan oleh Tuhan ?
a. sebelon si penjahat berucap di kayu salib spt demikian kah ? (penjahat masih hidup, Yesus juga belon mati)
b. setelah ucapan Yesus sbg respond ke si penjahat kah ? (penjahat masih hidup, Yesus juga belon mati)
c. diketika si penjahat masih sempet hidup sekian waktu setelah Yesus mati kah ?
d. setelah si penjahat mati ... di dunia orang mati.

sebagai pedoman (bahan acuan) buat bla :
dari pihak doktrin Calvin kayaknya menyatakan bhw tidak seorangpun pernah diselamatkan karena Yesus belon mati.

Lanjut ke case-4 menjadi case-4b :
Kapankah YP diselamatkan oleh Tuhan ?
a. sewaktu Yesus hidup
b. setelah Yesus mati

bersambung
« Last Edit: July 30, 2015, 02:27:24 AM by odading »
July 30, 2015, 02:31:46 AM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
bla... saya udah ngantuk.
Bla jangan respond dulu yah dua post saya diatas, biar gak tumpang tindih.
Nanti saya cari waktu utk ngebaca lalu nge-respond dua post terakhir dari bla.

:)
salam.
July 30, 2015, 08:00:46 AM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1568
  • Denominasi: Gak tau dah...
Bla jangan respond dulu yah dua post saya diatas, biar gak tumpang tindih.
Tapi saya juga ikutan gatel nih, Pak odading. Ya sudah, kalau tidak boleh, saya edit sedikit saja ya. Ada yang terlupa.
July 30, 2015, 10:49:45 AM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
Nah, kalau yang begini-begini baru deh bisa berpendapat.
//cut

Contoh di atas benar-benar jauh untuk menjelaskan secara total mengenai realita ataupun kesadaran akan hadirnya ROH KUDUS di dalam hidup seseorang. Tapi Pak odading pasti bisa menangkap esensinya. Cuma terus terang saja, menurut pendapat saya pribadi realita tersebut kadang terlalu dibesar-besarkan. Toh pada akhirnya apakah di dalam menjalankan hidupnya seseorang telah mencerminkan pribadi Kristus atau hanya sebagai pemanis bibir saja.
Makasih atas ilustrasinya bla, walo saya masih sulit mencernanya secara aplikasi "menyadari RK" telah bersemayam di diri ybs  :char11:.

Makanya saya sebelonnya bilang "enak" di jaman baru2 Yesus mati, karena bisa ketauan itu event "RK merasuk". Sekarang kan sulit, ato paling jauh "ditunggu-in" kalo2 ada orang yg tiba2 berbahasa roh sewaktu di baptis  :char11:

anyway,
jadi kesimpulannya, para Rasul tsb memang BUKAN sbg orang yang percaya dan bertobat ya sewaktu hidup bersama Yesus selama 3 taon tsb ? Mengingat kita ambil patokan bhw event [lahir baru] itu satu paket dgn percaya/bertobat, maka para Rasul itu barulah sbg orang2 yg percaya Yesus ya diketika hari pencurahan RK. Begitu bukan bla ?

Agak terasa janggal kalo buat saya... hehehe...  :char11:
Karena kalo dikatakan para Rasul itu bukan orang2 yg percaya Yesus semasa Dia hidup, lah ngapain juga selama 3 taon ngikut2in Yesus kemana Dia pergi ?  :rolleye0014:


Quote
Misalkan Pak odading bersikeras, "Lah, bla, gimana tuh kalo ada orang yang percaya total kepada Yesus, hidupnya juga baek kayak Yesus, tapi dia sendiri masih ragu kalo ROH KUDUS sudah ada blon di dalam dia?"
Nah itu "kesulitan"nya buat saya bla. Sekali lagi, dulu "enak" karena kita tau kapan itu event pencurahan RK dengan demikian kita bisa nge-define kosakata "total", yakni para Rasul telah menjadi [percaya total] ya diketika hari pencurahan RK tsb.

Tapi ini jadinya (imo) komedi-puter, karena dgn demikian para Rasul memang adalah orang2 percaya sewaktu mereka hidup bersama Yesus sebelon Yesus mati yang dimana lalu kita nge-define : tapiiiiiii.... percayanya para Rasul saat itu belon total ... menjadi total ya diketika hari pencurahan RK tsb.

Dan situasi spt diatas itu .... malah bisa jadi mirip kalo diaplikasikan secara pengalaman pribadi bla.
So kalimat ijonya berobah menjadi : para Rasul memang adalah orang2 percaya sewaktu mereka hidup bersama Yesus sebelon Yesus mati dimana RK sebenernya sudah bersemayam di diri mereka ---> yang dimana lalu kita nge-define : tapiiiiiii.... para Rasul tsb tidak/belon menyadari bhw diri mereka telah disemayami RK .... mereka baru menyadarinya ya diketika hari pencurahan RK tsb ---> saya kasih bold, karena kita tau saatnya ... dimana di jaman sekarang kalimat boldnya jadi diganti : ya bisa 1 taon kemudian, 10 taon kemudian, dlsb.

Quote
Jawaban dari saya tetaplah sama, jika memang dibutuhkan, ROH KUDUS akan memberikan realita tersebut. Toh pada akhirnya lahir baru merupakan bagian awal dari keseluruhan proses, yang menyangkut unsur mau diproses dan mau berproses.
Naaaa.... itu dah bla.

IMO, sikonnya jadi spt sbb :
ketika sso percaya Yesus / bertobat ---> sikon mereka (para Rasul) ini memang sudah [lahir baru], RK bersemayam didalam diri mereka. Sikon selanjutnya adalah ada di tiga opsi :
1. mendadak orang ybs memang FULLY enlightened (taro kata secara ilustrasi, power RK yg ngerasuk tsb 1000 watt ... cetar menggelegar membahana  :char11:)
2. tidak mendadak orang ybs fully enlightened. Power RK itu yaaaa katakanlah 100 watt.... , so mesti di "exercise" oleh orang ybs s/d suatu ketika diharapkan mencapai 1000 watt ---ato---- yaaa seenggaknya jadi lebih-laaah drpd 100 watt tsb.
3. berangkat dari point-2 .... dimana nggak di "exercise" ... alhasil power RK-nya jadi malah makin redup.

So, kesimpulannya :
1. 11 Rasul semasa hidup bersama Yesus ada di point-2 ...  mencapai "1000 watt" di hari pentakosta.
2. Yudas ada di point-3.
3. Kalo si Paulus, dugaan saya kayaknya dia di point-1
4. si penjahat, dugaan saya di point-2 namun nasib mujur dia keburu mati, jadi ga perlu repot2 "exercise"
5. YP ... saya nggak bisa menebak-nya ... hehehe...  :char11:

Begimana kalo menurut bla ?

bersambung
July 30, 2015, 11:49:51 AM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
Rasanya saya membaca poin C ini jika ada kemungkinan ROH KUDUS sudah berada di dalam hidup seseorang, sementara orang tersebut belumlah bertobat, belumlah pernah mendengar injil. Poin inilah yang saya tentang. Tapi waktu baca-baca lagi, loh? Kok jadi beda ya? Apa karena saya bacanya malam-malam menjelang subuh?
IMO karena bold, sehingga bla kurang nangkep yg saya maksud.

Quote
Atau jangan-jangan Pak odading yang sudah edit postingang Pak odading sendiri? Tapi kalau Pak odading yang edit, kok tidak ada tandanya ya? Hayo, ngaku!
yeeee....., hahaha... bold itu adalah sudah merupakan bukti saya nggak edit2 loh bla.... reply#30 http://forumkristen.com/index.php?topic=57236.msg1130563#msg1130563 emang saya gak edit2 kok.

Ni... asli loooh point-C :
Quote
C. sebelon orang laen mengetahui sso (Cuplis) itu percaya dan bertobat - mungkin2 saja RK sudah hinggap ke Cuplis. Dengan demikian, pada saat orang laen mengetahui bhw Cuplis itu percaya dan bertobat ---> ini tidak didalam kategori A atopun B, karena ternyata Cuplis sudah duluan dihinggapi/didatangi RK - so, Cuplis sudah [lahir baru] duluan sebelon taunya orang2 laen diketika Cuplis percaya dan bertobat.


Quote
Ada beberapa kali di forum ini saya membaca, Allah telah lebih dahulu melahirbarukan seseorang (entah kapan, tidak dapat diketahui dengan pasti), sehingga orang tersebut dapat bertobat dan dapat percaya.
Ooo... maksud bla tadinya bla kira-in yang point-C itu secara didalam ajaran Reformed yah ? Bukaaaaan.... bukan yg begitu yg saya maksudkan, bla  :happy0062:

Quote
Coba dong Pak odading tanyain ke kakak Pak odading latar belakang teologis pengajaran di atas. Ini permintaan serius loh.
Saya kalo ngobrol2 perihal Kekristenan dgn kk saya, ya waktu saya berjumpa dgn dia, bla ... jadi bisa "enak" sambil tatap muka, sambil kesel2an & ngotot2an & saling julur2in lidah  :tongue: :tongue: :tongue: ... hehehe....  :char11:. Sikon yg ada sekarang, saya berbeda kota ama kk saya. Tapi ini PR dah buat saya, nanti akan saya tanyain ke kk saya kalo kita ada jumpa lagi. Di tunda dulu ya, bla  :happy0062:

bersambung
July 30, 2015, 12:06:20 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
Quote
Kecuali Pak odading ngeles (biar menang debat) dan mendebat saya, "Ah, bla. Siapa tahu sebenernya Yesus juga sudah ajarin tuh tentang lahir baru ke murid-muridnya. Cuma penulis Injil doang yang gak nyatet cerita itu. Lagian kan akhirnya dicatet juga."
IMO, yang Yesus katakan sbb : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

Menurut saya itu bukan pengajaran (atopun suruhan/perintah) utk di patuhi, bla .... melainkan kalimat tsb berupa informasi (pengertian). Alesan saya : titik awal event [lahir baru] itu datengnya dari hati manusia. So, ilustrasi kalimatnya (tidak utk disetarakan secara blekplek) : "sesungguhnya jika Cuplis tidak cinta Meylan, cuplis ya nggak ngliat pelaminan ini bersama Meylan".

Kalimat informasi yang ya memang begitulah adanya.
Cuplis ngawinin Meylan ya tidak mungkin tanpa [cinta].
Melihat Kerajaan Allah ya tidak mungkin tanpa [lahir baru].
Dimana [cinta] itu sendiri ga bisa dipaksa-paksa-in .... demikian juga [lahir baru].

Nah, taroh kata ada orang (unyil) nggak tau perihal orang kawinan, ada orang laen ngasih tau unyil dgn berkata spt ungu. Dengan demikian unyi menjadil tau bhw : adanya cuplis di pelaminan bersama Meylan, tidak mungkin tanpa adanya [cinta] cuplis ke Meylan.

Jadi, (imo) itu bukan ajaran ... melainkan suatu pemberitahuan (pengertian)

Quote
saya memperhitungkan faktor Nikodemus.
Naaaa.... akhirnya nyampe juga deh kita ke Nikodemus...  :char11:

Quote
Kita sama-sama tahu, Tuhan Yesus dikenal sebagai guru kampung, berasal dari udik. Berbeda dengan Nikodemus, yang termasuk golongan cerdik cendikiawan Yahudi. Mungkin Nikodemus merasakan kebenaran dari pengajaran Yesus
Ya... dan saya sangat amat cenderung berpendapat bhw Nikodemus ada mengalami [lahir baru] bukan yg 1000 watt setelah perjumpaan-nya dgn Yesus tsb.

Quote
Hasil akhir dari pengajaran khusus untuk Nikodemus bisa kita lihat.
Ya... dimana (sekali lagi imo), Nikodemus ada mengalami lahir baru setelah ketemu Yesus tsb.

Dan kata siapa ajaran nabi2 tidak mengandung pengertian [lahir baru] sekalipun istilah yg berupa kalimat [lahir baru] itu belon eksis ?

(8) Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
(9) Nikodemus menjawab, katanya: "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?" (10) Jawab Yesus: "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?


IMO, kalimat tsb didalam bhs sehari hari :
"gile luh... lu kan pengajar Israel ... kok nggak ngerti sih mengenai hal hal tsb (yg berkaitan [lahir baru]) ?".

Mengapa Nikodemus nggak tau bhw kitab2 yg dibacanya ada mengandung pengertian mengenai [lahir baru] ? IMO, karena yang Nikodemus liat (pake) itu didalam pengertiannya lebih ke secara yg duniawi, bukan yg rohani.

Quote
Nikodemuslah (bukan para murid utama) yang membantu Yusuf dari Arimatea menurunkan mayat Tuhan Yesus dari kayu salib, serta tak lupa ia membawa ramuan rempah-rempah dalam jumlah banyak. Semua itu dia lakukan untuk Tuhan Yesus.
IMO, disaat itu ... Nikodemus sudah mengalami [lahir baru] bukan yg 1000 watt. Dan sekali lagi tidak sertamerta artinya HARUS jreng! segera Yesus mati ---mendadak--- segera itu pula Nikodemus mengalaminya  :char11:

bersambung
« Last Edit: July 30, 2015, 12:10:38 PM by odading »
July 30, 2015, 12:06:44 PM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12934
    • fossil coral cantik
sambungan

Ada sedikit pertanyaan serius dari saya sebelum saya menanggapi bagian ini. Menurut Pak odading, enaknya dimana dan tidak enaknya dimana?
Berdasarkan baca kisah, kita tau saat terjadinya event RK ngerasuk sso. Misal, di hari Pentakosta dan juga diketika orang2 Kornelius berbahasa lidah. Kita tidak dikasih tau KAYAK BEGIMANA itu perasaan orang yg dihinggapi RK ... namun kita dikasih tau saat saatnya itu terjadi ---> "enak".

Lah di jaman sekarang .... siapa toh yang bisa kasi tau ke kita, misal diketika sso dibaptis "wow.... liattt... itu ada semacem hologram berbentuk merpati hinggap ke org yg lagi di baptis !" .... atopun siapa toh yang bisa bilang kayak gini : "sewaktu ada baptisan massal di tgl 1 Januari 2015 di gereja anu, terjadilah pencurahan RK" ---> so, "ga enak"  :char11: Dimana pabila eksis yg ngomong kayak begitu, bisa bisa (didalam posibilitas) langsung di komentari : "emberrrrr..... ngomong deh lu ama tembok" hahahaha....  ;D

paling jauh, ya pabila terjadi mendadak yg dibaptis itu berbahasa roh  :char11:


Quote
Realita itu sangatlah dibutuhkan, sehingga pekabaran Injil terhadap seluruh bangsa tidak terhambat
sependapat.... dan sangat sependapat  :happy0062:.

Event [lahir baru] yang di-define di Alkitab (imo) fokusnya BUKAN mengenai event itu sendiri ... melainkan suatu pernyataan bhw siapapun didalam posibilitas mengalami [lahir baru]  :happy0062:

:)
salam.
July 31, 2015, 02:05:44 AM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1568
  • Denominasi: Gak tau dah...
yang nomor-3,
pilihan yang menarik ... dan ya... saya rasa mungkin2 saja.
So, di point-3 ini .... Caranya berbeda, tujuan intinya sama ---> yakni mencapai Z (kebangkitan dgn TK).
Tapiiiiii.... ada tapinya .... pabila saya memilih nomor-3, maka konsekwensi logik yang ada pada jawaban case-1 ... point-A tidak lagi bisa saya ajukan.

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

Quote
case-1
Kalimat ayat tsb dimaksudkan Yesus didalam pengertian :
a. berlaku secara absolut di segala jaman kah ?
b. berlaku HANYA setelah DiriNya mati kah ?
c. berlaku SEJAK Yesus mengucapkan saat itu kah ?
so.... pilihannya tinggal dua, B ? atokah C ?
Saya coba komentar sediiikiiit saja mengenai pilihan nomor tiga. Tapi karena cuma sediiikiiit, jadi tidak boleh ditanya lagi yang macam-macam. Janji ya?

Saya cukup sulit membayangkan pilihan nomor tiga. Maksud saya, coba  Pak odading bayangkan/khayalkan Kerajaan Sorga ibarat Indonesia. Maka [Abraham - Musa - Daud - dll] tidak duduk sebagai kabinet pemerintahan Presiden RI (berdasarkan Yohanes 3:3). Abraham ditempatkan di Aceh. Musa ditempatkan di Surabaya. Daud ditempatkan di Bali. Mereka diposisikan sesuai dengan kepentingan Presiden, tapi tetap tidak duduk sebagai kabinet (yang mungkin dapat menemui Presiden kapan saja).

Sedangkan Yohanes sebagai menteri bla, Petrus sebagai menteri bli, dan Paulus sebagai menteri blu, berada di Jakarta, duduk semeja dan sehidangan dengan Presiden. OK, sampai di sini saya masih bisa menerima. Apalagi penderitaan yang dialami [Yohanes - Petrus - Paulus] dalam memberitakan Injil tidak dapat digambarkan denga kata-kata. Bandingkan dengan [Abraham - Musa - Daud] yang sempat mempunyai waktu di dalam kelimpahan, entah kelimpahan harta maupun kekuasaan.

Nah, yang susah untuk saya mengerti, bahwa ada kemungkinan dimana (terus terang saya ambil saja nama kita berdua daripada sembarang nama) Pak odading diangkat menjadi menteri ble, dan mrt_bla diangkat menjadi menteri blo. Nah, dimana rumusannya sementara Pak odading sedang sibuk berdiskusi mengenai masalah ble-ble dengan Presiden, Abraham cuma berada di Aceh saja. Ataupun mrt_bla sedang makan bersama Presiden, Daud cuma sebatas makan pecel lele di Bali.

Kaliat yang saya bold di atas itulah yang terus terang sangat susah untuk saya mengerti. Memang secara teori, saya paham jika untuk mengangkat kabinet bla-bli-blu-ble-blo, Presiden pun sampai berkorban dari pihak-Nya sendiri. Tapi tetap saja saya merasa aneh.

Sekarang saya yang tidur dulu, ya?

Sudah janji kan untuk tidak bertanya-tanya?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)