Author Topic: Empat Petinggi GIDI Tak Penuhi Panggilan Polda Papua  (Read 1303 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 02, 2015, 10:10:04 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
informasi off the record yg newbie dapat sih, perbandingannya sudah besar si hijau bro, mirip dg kondisi kalimantan tengah ataupun ambon.
namun apapun itu sudah saatnya pemimpin" Kristen fokus memikirkan jiwa" bukan gontok" an antara sesamanya sendiri.

Belum, bro, saya berani pastikan itu..

 :wink:
September 02, 2015, 10:14:07 AM
Reply #21
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 214
  • Gender: Male
  • belajar menjadi murid Kristus
  • Denominasi: Tubuh Kristus...
Belum, bro, saya berani pastikan itu..

 :wink:
:afro: aminn deh bro brc... semoga pemimpin" umat tersadar ya....
dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. 2Tawarikh 7: 14
September 02, 2015, 10:18:25 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
:afro: aminn deh bro brc... semoga pemimpin" umat tersadar ya....

Papua daerah pesisir memang jumah mereka sudah mulai banyak, bro, tetapi pedalaman masih sulit mereka masuk, contohnya seperti di Tolikara itu. Kalaupun ada, maka adalah warga pendatang.

Nah, justru karena perilaku GIDI itulah, maka Tolikara berhasil ditembus, sungguh perilaku yang membuat jengkel.

September 14, 2015, 09:03:36 AM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
Dan ini hasil dari 'salah langkah' yang dilakukan oleh GIDI :


Saat tatap muka antara umat Muslim dan perwakilan Nasrani dari GIDI di aula kasar reserse Polres Tolikara, Papua. Dalam kesepakatan bersama, jemaah masjid diperbolehkan menggunakan atribut Islam dan pengeras suara saat beribadah. Foto: Derwes Yikwa


Bangunan mesjid baru Tolikara tampak dari depan Jalan Koramil Karubaga. Masjid yang sempat terbakar saat Lebaran lalu, kini dapat kembali dipergunakan kembali. Foto: Derwes Yikwa

September 14, 2015, 09:42:07 AM
Reply #24
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 182
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
informasi off the record yg newbie dapat sih, perbandingannya sudah besar si hijau bro, mirip dg kondisi kalimantan tengah ataupun ambon.
namun apapun itu sudah saatnya pemimpin" Kristen fokus memikirkan jiwa" bukan gontok" an antara sesamanya sendiri.

Saya sudah 3 tahun di Papua, tepatnya di kabupaten Jayapura.
saya tinggal 5 jam dari Jayapura, di daerah pedalaman.
selama 3 tahun ini saya cuma satu kali saja lihat orang asli sini yang jadi "ijo" itupun pas lebaran di Jayapura.
tidak ada saya lihat namanya mereka mulai "menghijaukan".
Orang orang sini Kristen tulen, tapi masih perlu belajar banyak, miras, judi, kdrt, selingkuh hal wajar.
Malah lebih banyak ketemu SY ama orang advent..
khusus Jayapura ya..
belum tahu daerah daerah lain..
September 14, 2015, 10:15:52 AM
Reply #25
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 214
  • Gender: Male
  • belajar menjadi murid Kristus
  • Denominasi: Tubuh Kristus...
Saya sudah 3 tahun di Papua, tepatnya di kabupaten Jayapura.
saya tinggal 5 jam dari Jayapura, di daerah pedalaman.
selama 3 tahun ini saya cuma satu kali saja lihat orang asli sini yang jadi "ijo" itupun pas lebaran di Jayapura.
tidak ada saya lihat namanya mereka mulai "menghijaukan".
Orang orang sini Kristen tulen, tapi masih perlu belajar banyak, miras, judi, kdrt, selingkuh hal wajar.
Malah lebih banyak ketemu SY ama orang advent..
khusus Jayapura ya..
belum tahu daerah daerah lain..
bro Isac, menurut newbie sudah masuk.. terbukti dari pernyataan bro sendiri yg mengatakan pernah lihat orang asli papua yg jadi "ijo", menurut newbie sangat gak masuk akal tiba" dia dapat hidayah jadi "ijo" pasti ada yg membimbing, itu bukti nyata kalo memang sudah masuknya grand strategi "ijo" tsb, cara yg lain menurut saya masuk melalui anak" karena jikalau orang dewasa yg sekarang masih bisa menangkis serangan tsb, maka jika di mulai dari anak" akan menyebabkan mereka menjadi lebih toleran dan akhirnya terlena.
foto" dari bro brc juga memberikan makna disana kegiatan penghijauan cukup agresif memanfaatkan segala macam isue".
menurut newbie, lebih baik energi "persaingan" antara denominasi di fokuskan untuk membina khususnya anak" di daerah" kantong Kristen sendiri, memang saat ini Umat Kristen jumlahnya terbanyak di muka bumi, namun jika anak" tidak dibentengi dg benar" dg pengertian Firman Tuhan yg benar, kecenderungan Eropa dan Amerika yg mulai banyak gereja yg ditinggal umat bisa menjadi kenyataan jg di sini, apalagi jika di iringi intimidasi dsb. 
dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. 2Tawarikh 7: 14
September 14, 2015, 10:31:33 AM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
Quote
menurut newbie, lebih baik energi "persaingan" antara denominasi di fokuskan untuk membina khususnya anak" di daerah" kantong Kristen sendiri, memang saat ini Umat Kristen jumlahnya terbanyak di muka bumi, namun jika anak" tidak dibentengi dg benar" dg pengertian Firman Tuhan yg benar, kecenderungan Eropa dan Amerika yg mulai banyak gereja yg ditinggal umat bisa menjadi kenyataan jg di sini, apalagi jika di iringi intimidasi dsb.

Fenomena itulah yang patut disayangkan, ibarat batang cangkokan yang lepas dari induknya kemudian mulai menyerang induknya. Dan antara batang cangkokan saling serang dan larang.

Sayang sekali....

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)